Anda di halaman 1dari 1

Sistem imun non-spesifik Adanya alergen (bakteri, jamur, virus, ataupun benda asing) akan ditangkap oleh makrofag.

Selanjutnya makrofag akan mengeluarkan sitokin-sitokin yang berperan dalm meningkatkna respon imunitas, antara lain IL- , IL-!, IL-",IL- #dan $%&-'. (ertama IL- , $%&-' akan meningkatkan adhesi leukoeit ke endotel lokal untuk membuat leukosit bergerak sesuai sinyal kemotaktik. IL-" la yang berfungsi sebagai )at kemotaktik. IL- , IL-! dan $%&-' berfungsi sebagai meningkatkan molekul adhesi I*A+ yang berakibat tertariknya neitrophil ke arah tempat inflamasi. Selanjutnya sel-sel inflamasi tersebut se,ara bersama-sama akan berusaha membunuh alergen. Sistem imun spesifik -imana alergen yang telah dimakan oleh makrofag tersebut akan di presentasikan oleh makrofag ke sel $. .emudian sel $h/ akan mengeluarkan sitokik-sitokin seperti IL-# yang kan membuat sel $h/ ini berdeferensiasi menjadi sel $h dan sel $h#. Selain IL-# yang dikeluarkan oleh sel $h/ itu senderi deferensiasi sel $h/ juga dipengaruhi oleh IL- # yang dikeluarkan oleh makrofag yang telah tersensitasi. Selanjutnya sel $h akan mengeluarkan sitokin seperti I&%-0 yang berfungsi sebagai aktivasi sel %.(lihat fungsinya dalam membunuh jamur) dan makrofag yang mengakibat meningkatnya sel imun ke tempat inflamasi. .emokin juga dikeluarkan oleh sel $ ini yang berfungsi sebagai kemotaksis,aktivasi dan migrasi sel imun ke tempat inflamasi. $h# akan mengelurkan sitokin Il-1 yang kam membuat sel 2 berdeferensiasi membentuk imonoglobulin. $erbentuknya imonoglobulin ini akan mempermudah sel-sel imun dalam hal opsonisasi.