Anda di halaman 1dari 56

1

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Beberapa waktu belakangan semenjak bergulirnya gelombang reformasi, otonomi daerah menjadi salah satu topik yang banyak dibicarakan, otonomi daerah menjadi wacana dan bahan kajian dari berbagai kalangan baik pemerintah, lembaga perwakilan rakyat, kalangan akademis, pelaku ekonomi bahkan masyarakat awam. Semua pihak berbicara dan memberikan komentar tentang otonomi daerah menurut pemahaman dan persepsinya masing-masing. Kota Cilegon dibentuk dengan undang-undang Nomor ! "ahun

### tentang pembentukan Kotamadya $aerah "ingkat %% $epok dan Kotamadya $aerah "ingkat %% Cilegon.Kota Cilegon baru berjalan kurang lebih & tahun. Sebagai Kota yang relatif masih baru tentunya dalam menjalankan otonomi daerah banyak membutuhkan personil manusia yang berkualitas. 'engingat pentingnya peranan pegawai sebagai sumberdaya yang harus dimaksimalkan potensinya dalam sebuah organisasi. (rganisasi sebagai suatu sistem terdiri dari komponen yang saling berkaitan atau saling tergantung satu sama lain dan dalam proses kerjasama untuk mencapai tujuan tertentu. Subsistem yang saling tergantung itu adalah tujuan dan nilai-nilai, teknikal, manajerial, psikososial, dan subsistem struktur. $alam proses interaksi antara

suatu subsistem dengan subsistem lainnya tidak ada jaminan akan selalu terjadi kesesuaian atau kecocokan antara indi)idu pelaksananya Setiap saat ketegangan dapat saja muncul, baik antar indi)idu maupun antar kelompok dalam organisasi . Banyak faktor yang melatar belakangi munculnya ketidak cocokan atau ketegangan, antara lain* sifat-sifat pribadi yang berbeda. +erbedaan kepentingan, komunikasi yang buruk, perbedaan nilai, dan sebagainya. +erbedaan-perbedaan inilah yang akhirnya membawa organisasi ke dalam suasana konflik. "imbulnya ketegangan seperti di gambarkan di atas pada hakikatnya di sebabkan oleh tiga faktor, yakni masalah organisasi di lingkungan kerja, faktor dengan karyawan dan hal lain yang berhubungan terjadi seorang pegawai mengalami

masyarakat, bisa

ketegangan karena ketiga faktor atau salah satu faktor saja. ,aktor dalam diri indi)idu juga mempengaruhi timbulnya

ketegangan. Berbagai masalah yang menyangkut indi)idu dan dapat mengakibatkan ketegangan antara lain adalah keinginan dan cita-cita yang tidak masuk akal, sikap yang merusak diri, rintangan karier, masalah keuangan, masalah ketidak cocokan status, konflik antara masalah pekerjaan dan lain-lain. 'asalah yang menyangkut pada diri pegawai sering

mengakibatkan timbulnya konflik dalam bidang pekerjaan, apalagi jika

pribadi pegawai itu tidak kokoh, sehingga mudah sekali terpengaruh oleh hal-hal yang mestinya bisa dihindari. Konflik sebagai suatu hal yang nyata dalam kehidupan seseorang merupakan proses sosial orang-orang yang berusaha mencapai tujuannya dengan jalan bersaing sehat atau menentang pihak lawan yang di sertai kekerasan. Sikap membiarkan suatu keadaan tertentu dalam bidang kerja, tak dapat dihindari sebagai akibat adanya konflik. Kehidupan kerja seperti ini menunjukkan perasaan tak ikut memiliki bersama bidang kerja. Satu dengan yang lainnya berusaha menjatuhkan lawannya. Bagaimana juga hal ini memang dibuat sehingga orang lain akan memperhatikan atau menghargai prestasi yang dicapainya. $isadari ataupun tidak dalam sebuah struktural organisasi

pemerintahan pasti terdapat persaingan kerja antar pegawai dengan pegawai ataupun pegawai dengan atasannya. +ersaingan ini timbul atas sikap rasional dan emosional dalam memcapai prestasi kerja yang baik dan dimoti)asi oleh ambisi untuk mendapatkan pengakuan, penghargaan dan setatus sosial yang baik. Karna fitrahnya manusia pasti diberikan sebuah khasanah pebedaan, baik berfikir ataupun keinginan yang ingin dicapainya. 'enyikapi permasalahan yang memoti)asi konfik adalah keinginan memperoleh pengakuan, penghargaan, dan status social yang baik apakah akan menimbulkan semangat dalam memacu kualitas kerja

dan perbaikan kerja seorang pegawai pemeritahan ataukah malah sebaliknya sebuah konflik akan menimbulkan sebuah pertentangan dan rusaknya hubungan komunikasi kerja antar pegawai. Karna pegawai merupakan salah satu aset yang sangat penting dalam pemerintahan, karena mereka yang menghasilkan pekerjaan. +egawai bukan hanya sebagai objek yang harus selalu mendapat perhatian dan perlindungan dari pemerintah tetapi juga pegawai sekaligus sebagai subjek yang menentukan bagus atau tidaknya pelayanan pemerintah terhadap masyarakat, serta berkualitas atau tidaknya pelayanan tersebut. $alam sebuah pencapaian yang bagus kedalam bentuk pelayanan terhadap masyarakat banyak upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam meningkatkan kualitas pegawainya menjadi sumber daya yang mempunyai daya kinerja yang baik, dengan melakukan langkahlangkah memberikan berbagai macam pelatihan dan pengembangan bagi pegawainya. Berdasarkan latar belakang tersebut, dalam hal ini penulis merasa tertarik untuk dapat melakukan penelitian yang akan dilakukan mengenai konfik kerja apakah akan berhubungn dengan kualitas kerja yang akan dicapai. -ntuk itu penulis memberikan judul Pengaruh Konflik Terhada %i&e&er '. Kualitas Ker!a Pega"ai Pada Ke#a$atan

B. Identifikasi Masalah Sehubungan dengan latar belakang masalah yang telah diuraikan diatas, maka penulis mencoba mengidentifikasi masalah yang ada untuk lebih jauh memahami dan mendalami permasalahan * . .pa yang menimbulkan terjadinya persaingan kerja pada

Kecamatan Cibeber/ 0. Bagaimana konflik yang terjadi pada Kecamatan Cibeber/ 1. .pa latar belakang konflik yang terjadi/ 2. .pakah keingingan mencapai prestasi yang baik dapat

menimbulkan konflik/ !. Bagaimana kulitas kerja pegawai pada Kecamatan Cibeber/ 3. Bagaimana pengaruh konflik terhadap kualitas kerja pegawai pada Kecamatan Cibeber/

%. Pe$&atasan Masalah -ntuk dapat memudahkan dalam melakukan penelitian dan tidak meluas serta melebar karna mengingat keterbatasan waktu dan dana yang tersedia maka penulis membatasinya hanya pada ruang Pengaruh Konflik Terhada Kualitas Ker!a ega"ai Pada

Ke#a$atan %i&e&er yaitu 4ariabel bebas 5)ariabel 67 pada konflik dan 4ariabe terikat 5)ariabel 87 pada kualitas9.

D. (u$usan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah dan identifikasi masalah, penulis merumuskan masalah yaitu * . Bagaimana konflik pada Kecamatan Cibeber/ 0. Bagaimana kualitas kerja pegawai pada Kecamatan Cibeber/ 1. Seberapa besar pengaruh konflik terhadap kualitas kerja pegawai pada Kecamatan Cibeber/ :umusan masalah diatas akan dibuktikan atau mendapat jawaban melalui penelitian.

E. Tu!uan dan Kegunaan Penelitian "ujuan dari penelitian tentang +engaruh Konflik Kerja "erhadap Kualitas Kerja di Kecamatan Cibeber adalah untuk * . 'engetahui konflik pada Kecamatan Cibeber 0. 'engetahui kualitas kerja pegawai pada Kecamatan Cibeber 1. 'engetahui seberapa besar pengaruh konflik kerja terhadap kualitas kerja pada Kecamatan Cibeber .dapun kegunaan dari hasil penelitian ini adalah * . Bagi penulis untuk menambah wawasan dan pengetahuan mengenai penelitian sebagai perbandingan antara teori mata kuliah manajemen sumber daya manusia dengan praktek dilapangan. 0. Bagi pembaca diharap hasil penelitian ini dapat menambah ilmu dan wawasan dalam bidang ilmu manajemen khususnya

manajemen sumber daya manusia pada masalah konflik kerja terhadap kualitas kerja dan juga untuk dijadikan referensi bagi yang melakukan penelitian. 1. Bagi instansi sebagi bahan masukan mengenai konflik kerja terhadap kualitas kerja dan proses perbandingan serata masupan bagi instansi yang dilakukan penelitian ini.

). *aktu dan Te$ at Penelitian +. *aktu Penelitian ;aktu pelaksanaan penelitian dilakukan dari bulan ,ebruari sampai dengan bulan 'ei 0&&#. .dapun jadwal penelitian seperti pada tabel . sebagai berikut * Ta&el .+ ,ad"al Penelitian *AKTU PELAK/ANAAN ,AN )EB MA( AP(

N-

KE.IATAN +engajuan +roposal skripsi Sidang +roposal Skripsi +engumpulan $ata .nalisa data +enyusunan laporan Sidang Skripsi

DE/

MEI

0 1 2 ! 3

0. Te$ at Penelitian .dapun tempat penelitian ini adalah pada Kantor Kecamatan Cibeber Kota Cilegon <l. Kalitimbang No. Cilegon. 1. .a$&aran U$u$ Kantor Ke#a$atan %i&e&er a. /e!arah Ke#a$atan %i&e&er Kecamatan Cibeber dibentuk berdasarkan +eraturan "elp 5&0!27 1=!=3# >

+emerintah :epublik %ndonesia No. 1 "ahun

##0 tentang

penetapan perwakilan Kecamatan Cibeber. $engan demikian kota .dminostratif Cilegon 'eliputi 2 5empat7 Kecamatan yaitu ? Kecamatan Cibeber, Kecamatan Cilegon, Kecamatan Ciwan dan Kecamatan +ulomerak. +eraturan +emerintah :epublik %ndonesia diatas dibentuk 0@ Kecamatan diwilayah Kabupataen-kabupatan $aerah "ingkat %% +andeglang, Aebak, Serang, "anggerang, Karawang, Bekasi, Bogor, Kuningan, %ndramayu, Cirebon, "asikmalaya, Sukabumi, Sumedang, 'ajalengka, Subang, Barut, Ciamis, +urwakarta dan Cianjur dalam wilayah +ropinsi "ingkat % <awa Barat. 'embentuk Kecamatan Cibeber diwilayah Kabupatan $aerah "ingkat %% Serang, yang meliputi wilayah kerja * $esa Cibeber, $esa Kedaleman, $esa Sukmajaya, $esa Karang .sem, $esa Kalitimbang, $esa Bulakan, $esa Cikerai,

Kemudian -ndang-undang No.

! "ahun

### tentang

pembentukan Kotamadya $aerah "ingkat %% $epok dan Kotamadya $aerah "ingkat %% Cilegon. 'aka Kota Cilegon yang tadinya merupakan Kota .dministrtatif Cilegon sekarang telah menjadi Kotamadya $aerah "ingakat %%. $an berdasarkan +eraturan $aerah Kota Cilegon No. !

"ahun 0&&0 tentang pembentukan 2 5empat7 kecamatan baru yaitu * Kecamatan Brogol, Kecamatan +urwakarta, Kecamatan <ombang dan Kecamatan Citangkil. $engan demikian maka Kota Cilegon memiliki = Kecamatan yaitu ? . Kecamatan Cibeber 0. Kecamatan Cilegon 1. Kecamatan Ciwan 2. Kecamatan +ulomerak !. Kecamatan Brogol 3. Kecamatan +urwakarta @. Kecamatan <ombang =. Kecamatan Citangkil Setelah terbentuknya 2 kecamatan baru berdasarkan +eraturan $aerah Kota Cilegon No. ! "ahun 0&&0 maka

Kecamatan Cibeber 'empunyai ;ilayah kerja sebagai berikut * . $esa Cibeber 0. $esa Kedaleman

10

1. $esa Karang .sem 2. $esa Kalitimbang !. $esa Bulakan 3. $esa Cikerai &. Kedudukan2 Tugas Pokok dan )ungsi Ke#a$atan %i&e&er Kedudukan, tugas pokok dan fungsi Kecamatan Cibeber Kota Cilegon pada prinsipnya tetap didasarkan pada peraturan dan ketentuan prinsip dasar dalam pembentukan suatu organisasi pemerintahan. Kedudukan sebuah Kecamatan adalah sebagai perangkat $aerah Kota yang mempunyai wilayah kerja tertentu, yang dipimpin oleh Camat. Camat disini berkedudukan sebagai koordinator penyelenggaraan pemerintahan di wilayah kerjanya, berada di bawah dan bertanggung jawabkepada ;alikota melalui sekretaris $aerah. Berdasarkan +eraturan $aerah No. 0 "ahun 0&&! tentang (rganisasi dan tata kerja Kecamatan, Kecamatan 'empunyai tugas pokok 9 membantu ;alikota dalam memimpin,

mengkoordinasikan dan mengendalikan tugas pemerintah, ketentraman dan ketertiban umum, pemberdayaan ekonomi, pembangunan serta kesejahteraan sosial di Kecamatan

berdasarkan pelimpahan sebagian kewenangan dari walikota

11

untuk menanganisebagian urusan otonomi daerah dan tugas lain yang ditetapkan dalam perundang-undangan. "ugas pokok tersebut kemudian dijabarkan dalam bentuk fungsi sebagaimana tertera pada pasal 2 +eraturan $aerah tersebut yaitu Kecamatan mempunyai fungsi * . +enyelenggara pemerintahan 0. +embina ketentraman dan ketertiban umum 1. +elaksana pemberdayaan ekonomi dan pembangunan 2. +enyelenggaraan pembinaan kesejahteraan sosial dan kemasyarakatan #. Data Pega"ai dilingkungan Ke#a$atan %i&e&er .dapun data pegawai dilingkungan Kecamatan Cibeber adalah pada tabel . 0 sebagai berikut * Ta&el . 0 Data Pega"ai dilingkungan Ke#a$atan %i&e&er No 0 1 2 ! 3 @ = # & 0 1 2 ! Nama $rs. C. Nikmatullah, '. Si $rs. <oko +urwanto. '' C. Casyim .mirul 'ukminin, S. Sos. 'si Sumarsono ;awan %hwani, S. +d ,ebrika Cendriani, S. S"+ .stari. SE Nabhani (ndi SamarFondi, S" %im Kartini Bahroni. SE Camami Koswara Cabudin <abatan Camat Sekretaris Camat Kasi "rantib Kasi +em. 'asyarakat Kasi Kes Sos Kasubag -mum D Kepeg Kasubag Keuangan Kasi +emerintahan +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana

12

3 @ = # 0& 0 00 01 02 0! 03 0@ 0= 0# 1& 1 10 11 12 1! 13 1@ 1= 1# 2& 2 20 21 22 2! 23 2@ 2= 2# !& ! !0 !1 !2 !! !3 !@ != !#

Sarmani Gaenal Bahaudin %ndah Cidayatullailah. S. "i 'astari 8ayah .maliah Sahroni -kon ,urkoni .chmad %Hudin, S". '' Samsul .rif. S. Kom %melda :iHki. SE Cabibatul 'unawaroh %da Cerawati Salman .dnan. S. %+ Suroso Nurul -lum %rpa Gilhamdi Eri Sobari '. "edi 'achfudi. SE Cabib. .S Cilman. :C Sukron :oji. S. C. Syarif ,athoni 'ustahik 'aIani -muyatul ;ahyu. SE Garkasi. SE Safrudin. SC -bai -swaidi Cajali Canafi Ceruji 'arjuki .. GaHuli Colidudin Sahril ,urkon 'ulyadi. B. <ahuri. S. Kom :d. Ceri 'uhit C. Caerudin. S. .g 8usup han. S"

+elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana Aurah Cibeber Sekretaris Aurah Kasi "ata +emerintahan +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana Aurah Kalitimbang Sekretaris Aurah +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana Aurah Cikerai Sekretaris Aurah +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana Aurah Kedaleman Sekretaris Aurah Kasi "ata +emerintahan +elaksana +elaksana

13

3& 3 30 31 32 3! 33 3@ 3= 3# @& @ @0 @1 @2 @! @3 @= @# =& = =0 =1 =2 =! =3

C. Sobri, SE. '' Cj. :atu .isyah Suherman. SE 'asrik. SE :ohman Sodeli 'angsur, S. .g. '. Si :usman. S. Sos Cj. .hdariah. S. .g :okhmani <enal 'ahbub -baidillah 'ustahijudin 'arali, Shi. '' Sukardi, S. Sos <ahuri Budin Cermawan <aman :eni 'uhyidin 'arjuki hasbullah .hmad imron 8unita marjuki

+elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana Aurah Karangasem Sekretaris +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana Aurah Bulakan sekretaris Aurah +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana +elaksana

.. /iste$atika Penulisan -ntuk memudahkan penyusunan dalam laporan penelitian ini, maka penulis membagi beberapa bab dengan sistematika penulisan sebagai berikut * BAB I PENDAHULUAN +ada bab ini menjelaskan tentang latar belakang masalah, identifikasi masalah, pembatasan

masalah, rumusan masalah, tujuan dan kegunaan penelitian, waktu dan tempat penelitian dan sistematika penulisan.

14

BAB II

LANDA/AN TE-(I +ada bab ini menjelaskan tentang pengertian deskripsi teori Konflik Kerja dan Kualitas kerja, kerangka penelitian serta hipotesis penelitian

BAB III MET-DEL-.I PENELITIAN +ada bab ini membahas dan menguraikan tentang definisi operasional )ariabel, metode penelitian, populasi dan sample, jenis data, tehnik

pengumpulan data, tehnik analisa data, dan hipotesis statistik.

BAB I3

HA/IL PENELITIAN DAN PEMBAHA/AN +ada bab ini menjelaskan tentang gambaran hasil penelitian dan

pembahasan yang meliputi * deskripsi data, pengujian prasyarat analisis, pengujian hipotesis dan pembahasan hasil penelitian tentang pengaruh konflik kerja terhadap kualitas kerja pada Kecamatan Cibeber.

BAB 3

PENUTUP Bab ini berisikan tentang kesimpulan dari hasil penelitian dan saran-saran.

15

BAB II LANDA/AN TE-(I

A. Deskri si Teori +. Konflik Subjek konflik seringkali dicampuradukan karena adanya macam-macam definisi dan konsepsi sehubungan istilah tersebut. 'enurut $rs. C. 'alayu S, +. Casibuan * JKonflik adalah persaingan yang kurang sehat berdasarkan ambisi dan sikap emosional dalam memperoleh kemenangan, konflik akan menimbulkan ketegangan, konfrontasi, perkelahian dan frustasi jika tidak dapat diselesaikan9. Kemudian definisi yang dikemukakan <ames .. ,. Stoner, dan Charles ;ankel * Konflik keorganisasian merupakan suatu ketidak sepakatan antara dua anggota organisasi atau lebih, yang muncul karena fakta bahwa mereka harus berbagi sumber daya yang langka atau aktifitas-aktifitas kerja dan atau oleh karena fakta bahwa mereka memiliki status-status, tujuan-tujuan, nilai-nilai atau persepsi-persepsi yang berbeda.0 $an menurut $r. .. .. .nwar +rabu 'angkunegara, $rs., '. Si. +si *

Hasibuan. Malayu. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Re isi. !" #umi $%sara. &a%ar'a. 2005. (al ) 199 2 Hand*%* Hani. Manajemen. Edisi ++. #!,E. -*.ya%ar'a. 2003. (al ) 245

16

JKonflik adalah suatu +ertentangan yang terjadi antara apa yang diharapkan oleh seseorang terhadap dirinya, orang lain, organisasi dengan kenyataan apa yang diharapkan9. 1 .rtinya ternyata banyak hal-hal yang menimbulkan terjadinya sebuah konflik seperti yang ada diatas, dalam bukunya 'anajemen Sumber $aya 'anusia hal-hal $rs. yang C. 'alayu S. +. Casibuan dan

menerangkan

menyebabkan

terjadinya

munculnya sebuah konflik antara lain * a. "ujuan "ujuan sama yang ingin dicapai akan merangsang timbulnya persaingan dan konflik diantara indi)idu atau kelompok karyawan. Setiap karyawan atau kelompok selalu berjuang untuk mencapai pengakuan yang lebih baik dari orang lain dalam memperoleh sebuah prestasi. b. Ego 'anusia Ego manusia yang selalu menginginkan lebih berhasil dari manusia yang lainnya akan menimbulkan persaingan dan konflik. c. Kebutuhan Kebutuhan material dan nonmaterial yang terbatas akan menyebabkan timbulnya persaingan dan konflik. Karena pada dasarnya setiap orang menginginkan pemenuhan kebutuhan material dan nonmaterial yang lenih baik dari orang lain. d. +erbedaan +endapat. +erbedaan pendapat akan menimbulkan konflik, karena setiap orang atau kelompok terlalu mempertahankan bahwa pendapatnya itulah yang paling tepat, jika perbedaan pendapat tidak terselesaikan akan menimbulkan konflik yang kadang-kadang menyebabkan perpecahan. e. Salah +aham Salah paham sering terjadi diantara orang-orang yang bekerja sama. Karena salah paham merupakan salah penilaian terhadap informasi yang diterima. f. +erasaan yang dirugikan
3

Man.%une.ara $n/ar. Manajemen Sumber Daya Manusia !erusa(aan. Edisi . R*sda. #andun.. 2001. (al ) 155

17

+erasaan yang dirugikan karena perbuatan orang lain akan menimbulkan konflik. Setiap orang tidak dapat menerima kerugian dari perbuatan orang lain. g. +erasaan Sensitif +erasaan sensitif atau mudah tersinggung akan menimbulkan konflik. +erilaku atau sikap seseorang dapat menyinggung perasaan orang lain yang dapat menimbulkan konflik dan perselisihan.2 $alam sebuah perusahaan atau instansi pasti akan terjadi sebuah konfik karena mobilitas sosial antara indi)idu-indi)idu yang mempunyai kebutuhan dan tujuan dari apa yang ingin dicapainya, karna juga disebuah kehidupan pasti indi)idu akan mengalami sebuah interaksi dengan indi)idu yang lainnya. Sebuah konflik sudah muncul dari dahulu sehingga banyak terjadi sebuah refleksi teori-teori tentang konflik yang tadinya sebuah konflik akan merugikan sebuah organisasi, merusak hubungan antar indi)idu sampai pada konflik itu sendiri sangat dihindari atau jangan sampai timbul sebuah konflik dalam organisasi, akan tetapi kini sebuah konflik bisa dijadikan sebuah hal yang menjadikan keuntungan bagi organisasi, dan sebuah konflik tidak dapat dihindari atau dihilangkan dalam ruang lingkup perusahaan tinggal bagaimana sebuah konflik bisa dikelola dengan sedemikian rupa oleh para manajer. 'aka dari itu ada dua buah pandangan tentang menurut Cani Candoko konflik * a. +andangan "radisional 7 Konflik dapat dihindarkan
4

01.2i' 3Manajemen Sumber Daya Manusia (al ) 199

18

07 Konflik disebabkan oleh kesalahan-kesalahan manajemen dalam perancangan dan pengelolaan organisasi oleh pengacau 17 Konflik mengganggu organisasi dan menghalangi pelaksanaan optimal 27 "ugas manajemen adalah menghilangkan konflik !7 +elaksanaan kegiatan organisasi yang optimal membutuhkan penghapusan konflik b. +andangan 'odern 5+andangan Interaksionis7 7 Konflik tidak dapat dihindarkan 07 Konflik timbul karena banyaknya sebab, termasuk strutur organisasi, perbedaan tujuan yang tidak dapat dihindarkan, perbedaan dalam persepsi dan nilai-nilai pribadi dan sebagainya 17 Konflik dapat membantu atau menghambat pelaksanaan organisasi. 27 "ugas manajemen adalah mengelola tingkat konflik dan penyelesaiannya !7 +elaksana kegiatan organisasi yang optimal membutuhkan tingkat konflik yang moderat. ! $ari kesimpulan diatas bahwa konflik dapat berpotensi merusak dan konflik berpotensi juga untuk mengembangkan dan memberi segi keuntungan di sebuah organisasi. $alam sebuah organisasi konflik bisa saja timbul dari segi manapun dan konflik bisa timbul dari indi)idu, kelompok bahka konflik antar organisasi,. .da lima jenis dari konfilik yang bisa timbul dalam kehidupan organisasi menurut ;inardi dalam buku manajemen +erilaku (rganisasi antaralain * a. Konflik dalam diri indi)idu, terjadi bila seorang indi)idu menghadapi ketidak pastian tentang pekerjaan yang diharapkan untuk meleksanakannya, bila berbagai permintaan pekerja saling bertentangan, atau indi)idu diharapkan melakukan lebih dari kemampuannya. b. konflik antar indi)idu dalam organisasi yang sama, dimana hal ini sering diakibatkan oleh perbedaan-perbedaan
5

01.2i' 3 Manajemen4 (al ) 246

19

keperibadian, konflik ini juga berasal dari adanya konflik antar peranan seperti antar manajer dan karyawan. c. konflik antar indi)idu dan kelompok, yang berhubungan dengan cara indi)idu menenggapi tekanan untuk keseragaman yang dipaksakan oleh kelompok kerja mereka, sebagai contoh seorang indi)idu mungkin dihukum atau diasingkan oleh kelompok kerjanya karena melanggar norma-norma kelompok. d. Konflik antar kelompok dalam organisasi yang sama, karena terjadi pertentangan kepentingan antar kelompok. e. Konflik antar organisasi, yang timbul sebagai akibat bentuk persaingan ekonomi dan sistem perekonomian suatu negara. Konflik ini telah mengarah timbulnya pengembangan produk baru, teknologi, dan jasa, harga-harga lebih rendah dan penggunaan sumber daya yang lebih efisien. 3 Setelah tadi menjabarkan tentang definisi konflik, penyebab timbulnya konflik, perubahan pandangan tentang konflik dan jenisjenis konflik dibawah ini akan mengulas tentang sebuah metodemetode pengelolaan konflik agar konflik yang terjadi menjadi sebuah daya guna yang bisa dimanfaatkan guna pengembangan sebuah perusahaan dan menghindari dari apa yang bisa merugikan akibat timbulnya sebuah konflik. .da tiga bentuk metode pengelolaan konflik menurut Suad Cusnan dalam bukunya 'anajemen +ersonalia antaralain * a. 'etode Stimulasi Konflik Seperti telah disebutkan, konflik dapat menimbulkan dinamika dan pencapaian cara-cara yang lebih baik dalam pelaksanaan kegiatan kerja suatu kelompok. Situasi dimana konflik terlalu rendah akan menyebabkan para karyawan kurang berinisiatif dan menjadi pasif. Kejadian-kejadian, perilaku dan informasi yang dapat mengarahkan orangorang bekerja lebih diabaikan? para anggota kelompok saling bertoleransi terhadap kelemahan dan kejelekan pelaksanaan kerj. Situasi dari kelomok ini perlu merangsang timbulnya persaingan dan konflik yang dapat mempunyai efek penggembelengan.
6

5inardi. Manajemen !erila%u 0r.anisasi. Edisi Re isi. !ranada Media. &a%ar'a. 2004. (al ) 437

20

'etode stimulasi konflik meliputi * 7 +emasukan atau penempatan orang luar kedalam kelpmpok. 07 +enyusunan kembali organisasi. 17 +enawaran bonus, pembayaran insentif dan penghargaan unutk mendorong persaingan. 27 +emilihan manajer-manajer yang tepat. !7 +erlakuan yangberbeda dengan kebiasaan. b. 'etode pengurangan konflik 7 +endinginan suasana 07 'empersatukan kedua kelompokyang bertentangan untuk menghadapi ancaman atau musuh yang sama. c. 'etoda penyelesaian konflik 7 $ominasi atau penekanan 07 Kompromi 17 +emecahan 'asalah %ntegratif.@ 0. Kualitas Ker!a 'enurut Boestch dan $a)is 5 ##27 membuat definisi tentang Jkualitas9 yang lebih luas cakupannya, definisi tersebut adalah * JKualitas merupakan suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan produk, jasa, manusia, proses, dan lingkungan yang memenuhi atau melebihi harapan9.= Sebenarnya sangat sukar mencari definisi dari istilah kualitas yang berbau Jilmiah9 apalagi bersifat Jresmi9 dalam kaitan dengan sumber daya manusia. $emikian pula dengan istilah kualitas itu sendiri. Kata 'asaaki dalam Kaizen; The Key To Japans Competitive Success 5 #=37 *

7 8

Husnan Suad. Heidjra2man. Manajemen !ers*nalia. Edisi +6. #!,E. -*.ya%ar'a. 1994. (al 234 "ji1'*n* ,andy. "*'al 7uali'y Manajemen'8 Edisi Re isi. $ndi -*.ya%ar'a. -*.ya%ar'a 2003. (al ) 3

21

istilah Jkualitas9 atau mutu mempunyai arti yang berbeda-beda dan tidak seorangpun dapat menjelaskan apa sebenarnya mutu itu. $alam arti yang luas, kualitas adalah * sesuatu yang dapat disempurnakan. -ntuk menyederhanakan persoalan, istilah kualitas sumber daya manusia pada dasarnya adalah tingkat pengetahuan, kemampuan dan kemauan yang dapat ditunjukan oleh sumber daya manusia. "ingkat itu dibandingkan dengan tingkat yang dibutuhkan dari waktu ke waktu oleh organisasi yang memiliki sumber daya manusia tersebut. # Kualitas sendiri memiliki banyak kreteria yang berubah secara terus menerus, orang yang berbeda akan menilai dengan kreteria yang berbeda. 9Kualitas merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi produktifitas kerja karyawan selaindari arana pendukung dan supra sarana9.
&

+roduktifitas mengandung pandangan hidup dan sikap

mental yang selalu berusaha untuk meningkatkan mutu kehidupan, keadaan hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan kehidupan besok harus lebih baik dari hari ini. 'enurut +hilip Kotler pengertian kualitas * 9Kualitas adalah keseluruhan ciri dan sifat dari suatu produk dan pelayanan yang berpengaruh pada kemempuannya untuk

memuaskan kebutuhan yang dinyatakan atau yang tersirat9. 'enurut Crosby mendefinisi kualitas adalah * 9kualitas adalah
0

tingkat

kebagusan

atau

tingkat

kebaikan

5goodness79.
9

10 11 12

Ru%y. S. $2(mad. SDM #er%uali'as Men.uba( 6isi Menjadi Reali'as. 9e'a%an ++. :ramedia. &a%ar'a. 2006. Hal ) 57 $;rida. E%*n*mi Sumber Daya Manusia. Edisi Re isi. :(alia. &a%ar'a. 2003. (al 37 <*'ler !(ili1. Manajemen !emasaran. Edisi #a(asa +nd*nesia. &ilid +. 1997 01.2i'4 "*'al 7uali'y Manajemen'. (al ) 57

22

Sedangkan kualitas kerja menurut .frida dalam Ekonomi Sumber $aya 'anusia * 9Kualitas kerja adalah segala kemampuan karyawan yang

dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, pelatihan, motifasi, etos kerja dan kemampuan fisik karyawan yang bersangkutan9. +endidikan memberikan pengetahuan
1

bukan

saja

yang

langsung dengan pelaksanaan tugas, tetapi juga landasan untuk mengembangkan diri serta kemampuan memanfaatkan semua sarana yang ada disekitar kita untuk kelancaran pelaksanaan tugas, semakin tinggi pendidikan semakin tinggi produktifitas kerja. Kemudian latihan kerja bertujuan untuk melengkapi karyawan dengan keterampilan dan cara-cara menggunakan alat-alat kerja. $engan kata lain, latihan kerja melengkapi pendidikan. +endidikan biasanya bersifat umum, sedangkan pelatihan bersifat khusus dan teknis oprasional. "ingkat pendidikan angkatan kerja %ndonesia dewasa ini pada umumnya rendah, oleh sebab itu latihan kerja diperlukan bukan saja sebagai pelengkap pendidikan, tetapi justru sekaligus memberikan dasar-dasar pengetahuan. 'otifasi kerja, etos kerja dan sikap mental karyawan yang berorientasi kepada peningkatan kualitas membutuhkan waktu yang lama dan memerlukan teknik-teknik tertentu antara lain dengan menciptakan iklim dan lingkungan kerja yang

menyenangkan dan serata budaya kerja yang baik.


13

01.2i' 3E%*n*mi Sumber Daya Manusia. (al 37

23

Kemempuan fisik karyawan dalam hal ini memerlukan perhatian dari perusahaan, pada dewasa ini terutama tingkat upah umumnya rendah sehingga pemenuhan giHi dan kesehatan

pegawaiKkaryawan sangat terbatas, terutama untuk karyawan berpenghasilan rendah. -saha-usaha perbaikan penghasilan akan sangat meningkatkan kemampuan fisik dan kemudian produktifitas mereka. Sebuah kenyataan kualitas sumber daya yang manusia perlu merupakan diperhatikan hal oleh

internal terpenting

perusahaan. $ari Kualitas sumber daya manusia tiap-tiap karyawan atau pegawai bukan hanya kesanggupannya untuk

mengembangkan diri dalam menyelesaikan tugas melaikan juga kesanggupan untuk mengembangkan diri rekan-rekannya.

B. Kerangka Penelitian -ntuk memudahkan penyusunan skripsi ini, penulis membuat krangka pemikiran, agar lebih memudahkan dalam penyusunan dan pemahaman oleh para penyimak. .dapun kerangka pemikiran yang dimaksud disajikan pada gambar. sebagai berikut * .a$&ar. + Kerangka Pe$ikiran

24

K(N,A%K KE:<.

K-.A%".S KE:<.

suatu ketidak sepakatan antara dua anggota organisasi atau lebih, yang muncul karena fakta bahwa mereka harus berbagi sumber daya yang langka atau aktifitasaktifitas kerja dan atau oleh karena fakta bahwa mereka memiliki status-status, tujuantujuan, nilai-nilai atau persepsipersepsi yang berbeda

segala kemampuan karyawan yang dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, pelatihan, motifasi, etos kerja dan kemampuan fisik karyawan yang bersangkutan

. 0. 1. 2. !.

"ujuan Ego manusia +erbedaan pendapat Salah paham Status

. 0. 1. 2. !.

+endidikan +elatihan 'otifasi Etos kerja Kemampuan fisik

$ilihat dari kerangka pemikiran sederhana diatas, nampak bahwa sebuah konflik dapat berpengaruh terhadap kualitas kerja.

%. Hi otesis Penelitian -ntuk dapat mengetahui jawaban sementara dari sebuah penelitian maka perlu ada yang namanya hipotesis, menurut Cusein -mar J Cipotesis adalah perumusan sementara mengenai suatu hal itu dan juga dapat menuntunKmengarahkan penyelidikan selanjutnya.
2

14

Husein =mar Rise' Sumber Daya Mnusia Dalam 0r.anisasi8 2e'a%an %e'uju(. !" :ramedia !us'a%a ='ama8 &a%ar'a 20058 Hal 168

25

$imana fungsi dari hipotesis itu sendiri sebagai petunjuk kearah pemecahan masalah, berdasarkan pembatas dan rumusan masalah diatas, maka penulis menyatakan hipotesis 5 dugaan sementara 7

bahwa J $iduga terdapat +engaruh Konflik Kerja terhadap Kualitas Kerja di Kecamatan Cibeber9

BAB III MET-D-L-.I PENELITIAN

A. Definisi - erasional 3aria&el

26

4ariabel penelitian pada dasarnya adalah suatu hal yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi
!

tentang

hal

tersebut,

kemudian

ditarik

kesimpulannya.

$alam hal ini sesuai dengan judul penelitian J +engaruh Konflik Kerja "erhadap Kualitas Kerja +ada Kecamatan Cibeber Jdan pada batasan masalah penulis menentukan yaitu 4ariabel bebas 5)ariabel 67 pada konflik kerja dan 4ariabel terikat 5)ariabel 87 pada kualitas kerja. Cal ini berarti terdapat dua )ariabel yang satu dengan yang lainnya dihubungankan untuk mengetahui tingkat pengaruh )ariabel tersebut. -ntuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang )ariabel)ariabel tersebut, dalam hal ini penulis definisikan secara oprasional dengan maksud untuk memudahkan pengukurannya. -ntuk lebih jelasnya, berikut ini disampaikan batasan-batasan masing-masing )ariabel * . Konflik Kerja 5 )ariabel Bebas L 6 7 merupakan )ariabel yang menggambarkan sebuah dimensi dinamika kehidupan dilingkungan pekerjaan di kantor Kecamatan Cibeber yang akan dicari hubungan dengan )ariabel terikat yaitu kualitas kerja. 0. Kualitas kerja 5 )ariabel terikat L 8 7 secara oprasianal )ariabel ini dapat diartikan sebagai derajat kualitas dari pegawai di kantor kecaamayan Cibeber.
15

Su.iy*n* Me'*de 1eneli'ian bisnis8 2e'a%an 1er'ama. 96.$l;abe'a bandun. 1999 Hal. 32

27

.dapun dimensi yang digunakan unutk mengukur konflik kerja serta kualitas kerja dapat dilihat pada table .1 dibawah ini Ta&el .1 Deskri si o rasional Masing4 Masing 3aria&el 3aria&el Konflik Kerja 567 Difinisi suatu ketidak sepakatan antara yang fakta dua muncul bahwa organisasi atau Indikator . "ujuan No. Instru$en dan 0 1 dan 2 ! dan 3 @ dan = # dan &

anggota 0. Ego 'anusia lebih, 1. +erbedaan karena +endapat mereka 2. Salah paham

harus berbagi sumber !. Status daya yang langka atau aktifitas-aktifitas fakta bahwa kerja mereka nilai-nilai dan atau oleh karena memiliki atau status-status,

tujuan-tujuan,

persepsi-persepsi . +endidikan dan 0 1 dan 2 ! dan 3 @ dan = # dan &

yang berbeda Kualitas Kerja segala kemampuan 587 karyawan pendidikan, kemampuan karyawan bersangkutan

yang 0. +elatihan pelatihan, 2. Etos Kerja fisik yang ,isik

dipengaruhi oleh tingkat 1. 'otifasi motifasi, etos kerja dan !. Kemampuan

28

B. Metode Penelitian 'etode penelitian adalah suatu cara, teknikK langkah yang harus dilalui dalam melakukan penelitian, sehingga dalam hal ini untuk mendapatkan data yang baik dan konkrit sebagai bahan analisis dalam mengambil kesimpulan. $alam melakukan penelitian ini penulis akan melakukan metode sur)ey. 'etode sur)ey digunakan terhadap pegawai kecamatan Cibeber khususnya mengenai konflik kerja dan kualitas kerja pegawai.

%. Po ulasi dan /a$ el . +opulasi +opulasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas * objekKsubjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya 3, dalam hal ini kecamatan Cibeber memiliki penduduk yang heterogen dan wilayah yang cukup luas sehingga dapat mempengaruhi karakter pegawai yang ada di kecamatan Cibeber tersebut. $alam penelitian ini target dari populasinya adalah seluruh +egawai dilingkungan Kecamatan Cibeber yaitu termasuk pegawai dari Kecamatan itu sendiri dan pegawai kelurahan adalah =3 orang. 0. Sampel

16

01. 2i'. Me'*de 1eneli'ian bisnis8 Hal. 72

29

.dapun teknik pengambilan sample yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Random Sampling yaitu teknik penentuan sampel yang ditarik secara acak dan tidak semua anggota populasi menjadi anggota sampel. +enentuan jumlah sample tersebut diambil berdasarkan tabel Krecjie yang dikutip oleh Sugiono @. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak @0 orang dengan tingkat kesalahan ! M. .dapun pegawai yang dijadikan responden adalah 5lihat lampiran 2 !.

D. ,enis Data Sebelum meneliti objek yang akan diteliti, maka peneliti harus menggunakan data, adapun data yang digunakan adalah data Kualitatif yang dikuantitatifkan dimana data Kualitatif adalah data yang berbentuk kata, kalimat, skema dan gambar untuk kemudian dijadikan ukuran atau angka. E. Teknik Pengu$ ulan Data -ntuk melakukan penelitian ini penulis menggunakan beberapa teknik pengumpulan data diantaranya * . Study Aiterature yaitu pencarian data dengan cara membaca bukubuku, dokumen-dokumen atau peraturan-peraturan yang ada hubungannya dengan topik yang dibahas.

17

01. 2i'. Me'*de 1eneli'ian bisnis8 Hal. 81

30

0. Study lapangan

yaitu melakukan pengamatan secara langsung menyebar Kuisioner serta

pada objek penelitian dengan cara

wawancara pada pegawai yang berada di instansi tersebut. 3. Kuesioner 5 angket 7 merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyan atau pertanyaan tertulis kepada responden untuk dijawabnya =.

). Teknik Analisis Data "eknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik korelasi dengan menggunakan rumus* 1. U!i Deskri tif $alam hal ini peneliti akan melakukan langkah dengan mendeskriptifkan data yang kualitatif menjadi data kuantitatif dengan berupa tanggapan-tanggapan dari kuisioner yang telah disebarkan kepada responden dengan memberikan frekuensi jawaban dan nilai persentasi dari tanggapan. 2. U!i 3aliditas 4aliditas instrument menggambarkan bahwa suatu instrument benar-benar mampu mengukur )ariabel-)ariabel yang akan diukur dalam penelitian serta mampu menunjukan tingkat kesesuaian antar konsep dan hasil pengukuran. :umus uji )aliditas ini adalah *

18

+bid. (al.135

31

r=

[ n 2 ( ) 2 ][ 2 ( ) 2 ]

n ( )( )

$imana * r L Koefisien korelasi +roduct 'oment N6 N8 N68 N60 N80 n L <umlah skor dalam sebaran 6 L <umlah skor dalam sebaran 8 L <umlah hasil kali skor 6 dan 8 yang berpasangan L <umlah skor yang dikuadratkan dalan sebaran 6 L <umlah skor yang dikuadratkan dalam sebaran 8 L <umlah sampel

3. U!i (elia&ilitas +engujian reliabilitas instrument dilakukan dengan internal konsistensi dengan menggunakan teknik Spearman "ro#n yaitu teknik belah dua $ Split hal% ! yaitu dengan membandingkan nilai rhitung dengan rtabel, apabila nilai rhitung lebih besar daripada nilai rtabel, maka item-tem tersebut reliabel. $engan dilakukan uji relibilitas maka akan menghasilkan suata instrumen yang benar-benar tepatKakurat dan mantap. .pabila koefisien reliabilitas instumen yang dihasilkan lebih besar berarti instrumen tersebut memiliki reliabilitas yang cukup baik.

32

r=

[ n 2 ( ) 2 ][ 2 ( ) 2 ]

n ( )( )

4. U!i Koefisien Korelasi Produ#t Mo$ent +roduck 'oment yang untuk mengetahui apa ada hubungan yang berarti antara dua )ariable tersebut dengan rumus sbb*

r=

[ n 2 ( ) 2 ][ 2 ( ) 2 ]

n ( )( )

Keterangan * r L Koefisien korelasi n L <umlah sample yang diambil O L 4ariabel Bebas y L 4ariabel terikat P L "otal 5sigma7 5. U!i (egresi Linier /ederhana -ji regresi linear sederhana yang berfungsi untuk mengetahui seberapa jauh perubahan satu )ariabel dengan )ariable yang lain dengan rumus * 8 L a Q bO $imana 8 a b L Subyek dalam )ariabel yang diprediksikan L Carga 8 bila 6 L & 5harga konstan7 L .ngka arah atau koefisien yang menunjukkan arah peningkatan ataupun penurunan )ariabel dependent

33

yang didasarkan pada )ariabel independent. Bila b 5 Q 7 maka naik, dan bila 5 - 7 maka terjadi penurunan. 6 L Subyek pada )ariabel independent yang mempunyai nilai tertentu. Selanjutnya harga a dapat dihitung dengan menggunakan rumus * a L NY(X2) 5 N&N&' n( X2 - (X)2 Sedangkan untuk harga b dapat dihitung dengan menggunakan rumus * b L nNYX N6N8 nN X2 4 N X)2

6. U!i Hi otesis -ji Cipotesis untuk koefesien korelasi dengan menggunakan u!i t yang intinya untuk mengetahui signifikasinya mean harus dites rumusnya * tLrRn-0 R - r0

.. Hi otesis /tatistik Co * p L & "idak terdapat pengaruh signifikasikan antara faktor konflik kerja terhadap kualitas kerja Co * p S & "erdapat pengaruh signfikan antra antara faktor konflik kerja terhadap kualitas kerja

34

BAB I3 HA/IL PENELITIAN DAN PEMBAHA/AN

A. Deskri si Data Sebagaimana telah diuraikan pada rumusan masalah, yaitu apakah ada pengaruh konflik kerja terhadap kualitas kerja di Kecamatan

35

Cibeber dan Kelurahan disekitarnya. -ntuk mendapatkan jawaban dari masalah tersebut, penulis mengumpulkan data dengan menggunakan metode penelitian lapangan 5 %ield research7 melalui penyebaran angket kuisioner pada objek penelitian. $ata yang penulis gunakan dalam penelitian ini berbentuk kuantitatif yang berasal dari responden, yaitu sebanyak @0 orang 5sample7 dengan 0& pertanyaan, yang terbagi dalam untuk )ariable 6 5konflik kerja7, dan 5kualitas kerja7. $ari & pertanyaan tersebut dibagi kembali dalam bentuk & pertanyaan

& pertanyaan untuk )ariabel 8

pertanyaan positif dan negatif yang kemudian untuk )ariabel O 5kualitas kerja7 terdapat 0 pertanyaan positif pada nomor 0 dan &, dan =

pertanyaan berbentuk negatif pada nomor , 1, !, 3, @, =, dan #. -ntuk pertanyaan yang berbentuk positif akan diberi bobot nilai * Sangat setuju setuju :agu-ragu "idak setuju * * * * ! 2 1 0

Sangat tidak setuju * -ntuk bentuk pertanyaan yang negatif yaitu * Sangat setuju setuju :agu-ragu * * * 0 1

36

"idak setuju

2 !

Sangat tidak setuju *

.dapun data score hasil dari penelitian untuk )ariabel O tersebut dapat dilihat pada lampiran ). .dapun rekapitulasi hasil responden dalam bentuk pertanyaan yaitu sebagai berikut * Ta&el. 6 (eka itulasi 3aria&el 7 Bentuk Pertan8aan Positif No$or Pertan8aan Initial 0 +9 ,$l Bo&ot // 10 1= @& ! / 1= 1 3# 2 (( 0 1 1 T/ & 0 0 0 /T/ & & & Total :0 :0 +;; Sumber * Casil responden yang telah diolah

/#ore 7 1!& 0@3 # 2 & <1=

Ta&el. < (eka itulasi 3aria&el 7 Bentuk Pertan8aan Negatif No$or Pertan8aan ,$l Initial + 1 ; 6 < : > = // & & & & & & & 2 2 2 / @ & 2& & & 1 = 3 =2 (( 0 3 & & 1 # 10

Bo&ot

/#ore 7

0 1

13= #3

37

T/ /T/

! 1

11 1@

! &

20 1&

11 1=

&

0&0 !@ 6:<

2 !

=&= @=! 096>

= 2 @ : : : Total :0 :0 :0 :0 :0 0 0 0 Sumber * Casil responden yang telah diolah

Sedangkan deskripsi data untuk masing-masing instrument sebagai berikut * . Setujukah anda bahwa sebuah tujuan untuk mencapai pengakuan dan prestasi dapat menimbulkan persaingan/ Ta&el. : ,a"a&an Hasil Bo&ot /#ore Sangat Setuju 5SS7 & & Setuju 5S7 @ 0 2 :agu-ragu 5::7 1 1 "idak Setuju 5"S7 ! 2 0&2 Sangat "idak Setuju 5S"S7 1 ! 3! ,u$lah :0 0>< Sumber * <awaban dari kuisioner ? & 2,=#! ,&2=#! @ ,10=@ 00,@0@1 +99

Kesimpulan dari tanggapan responden atas pertanyaan tersebut adalah diperoleh jawaban dari responden tidak setuju, bahwa sebuah tujuan untuk mencapai pengakuan dan prestasi dapat menimbulkan persaingan. 0. Setujukah anda bahwa setiap pegawai memiliki tujuan yang sama untuk mendapatkan prestasi yang lebih baik lagi/ Ta&el. > ,a"a&an Sangat Setuju 5SS7 Hasil Bo&ot /#ore 10 ! 3& ? !&,1 2!

38

Setuju 5S7 :agu-ragu 5::7 "idak Setuju 5"S7 Sangat "idak Setuju 5S"S7 ,u$lah Sumber * <awaban dari kuisioner

1= 0 & & :0

2 1 0

!0 3 & & 1+>

2@,@#=@ ,==3@# & & +99

Kesimpulan dari tanggapan responden atas pertanyaan tersebut adalah diperoleh jawaban dari responden setuju, bahwa setiap pegawai memiliki tujuan yang sama untuk mendapatkan prestasi yang lebih baik lagi. 1. Setujukah anda bahwa dalam mengerjakan tugasnya para pegawai lebih mementingkan egonya masing-masing/ "abel. # ,a"a&an Hasil Sangat Setuju 5SS7 & Setuju 5S7 & :agu-ragu 5::7 0 "idak Setuju 5"S7 11 Sangat "idak Setuju 5S"S7 1@ ,u$lah :0 Sumber * <awaban dari kuisioner Bo&ot 0 1 2 ! /#ore & & 3 10 =! 101 ? & & ,=!@!# 2&,=33# !@,0@!! +99

Kesimpulan dari tanggapan responden atas pertanyaan tersebut adalah diperoleh jawaban dari responden sangat tidak setuju, bahwa dalam mengerjakan tugasnya para pegawai lebih

mementingkan egonya masing-masing. 2. Setujukan anda bila ego manusiaKpribadi harus dihilangkan dalam bekerjasama menyelesaikan tugas/

39

Ta&el. +9 ,a"a&an Hasil Sangat Setuju 5SS7 Setuju 5S7 2& :agu-ragu 5::7 3 "idak Setuju 5"S7 ! Sangat "idak Setuju 5S"S7 & ,u$lah :0 Sumber * <awaban dari kuisioner Bo&ot 0 1 2 ! /#ore =& = 3& !& 0:< ? &,2@=2@ 1=,0@@! =,3 022 0=,@&= 01,#012 +99

Kesimpulan dari tanggapan responden atas pertanyaan tersebut adalah diperoleh jawaban dari responden setuju, bahwa ego manusiaKpribadi harus dihilangkan dalam bekerjasama

menyelesaikan tugas. !. Setujukan anda jika dalam bekerja sering terdapat perbedaan pendapat antar pegawai/ Ta&el. ++ ,a"a&an Hasil Sangat Setuju 5SS7 & Setuju 5S7 & :agu-ragu 5::7 & "idak Setuju 5"S7 20 Sangat "idak Setuju 5S"S7 1& ,u$lah :0 Sumber * <awaban dari kuisioner Bo&ot 0 1 2 ! /#ore & & & 3= !& 1+> ? & & & !0,=1&0 2@, 3#= +99

Kesimpulan dari tanggapan responden atas pertanyaan tersebut adalah diperoleh jawaban dari responden tidak setuju, bahwa jika dalam bekerja sering terdapat perbedaan pendapat antar pegawai. 3. Setujukan anda bahwa perbedaan pendapat antar pegawai dipandang baik untuk kemudahan bekerja/

40

Ta&el. +0 ,a"a&an Hasil Sangat Setuju 5SS7 & Setuju 5S7 & :agu-ragu 5::77 "idak Setuju 5"S7 11 Sangat "idak Setuju 5S"S7 1= ,u$lah :0 Sumber * <awaban dari kuisioner Bo&ot 0 1 2 ! /#ore & & 1 10 #& 106 ? & & &,#01&= 2&,3 !2 !=,23 ! +99

Kesimpulan dari tanggapan responden atas pertanyaan tersebut adalah diperoleh jawaban dari responden sangat tidak setuju, bahwa perbedaan pendapat antar pegawai dipandang baik untuk kemudahan bekerja. @. Setujukah anda terjadinya kesalahpahaman antar pegawai adalah karna kurangnya komunikasi yang baik/ Ta&el. +1 ,a"a&an Hasil Sangat Setuju 5SS7 & Setuju 5S7 21 :agu-ragu 5::7 & "idak Setuju 5"S7 Sangat "idak Setuju 5S"S7 = ,u$lah :0 Sumber * <awaban dari kuisioner Bo&ot 0 1 2 ! /#ore & =3 1& 22 2& 099 ? & 21 ! 00 0& +99

Kesimpulan dari tanggapan responden atas pertanyaan tersebut adalah diperoleh jawaban dari responden setuju, bahwa terjadinya kesalahpahaman antar pegawai adalah karna kurangnya

komunikasi yang baik.

41

=. Setujukah anda kesalahpahaman yang buruk akan merusak kondisi kerja yang kondusif/ Ta&el. +; ,a"a&an Hasil Sangat Setuju 5SS7 & Setuju 5S7 2= :agu-ragu 5::7 1 "idak Setuju 5"S7 @ Sangat "idak Setuju 5S"S7 2 ,u$lah :0 Sumber * <awaban dari kuisioner Bo&ot 0 1 2 ! /#ore & #3 # 0= @& 091 ? & 2@,0#&3 2,211! 1,@#1 12,2=0= +99

Kesimpulan dari tanggapan responden atas pertanyaan tersebut adalah diperoleh jawaban dari responden setuju, bahwa

kesalahpahaman yang buruk akan merusak kondisi kerja yang kondusif.

#. Setujukah

bahwa

perbedaan

status

kepegawaian

dapat

berpengaruh pada kualitas kerja pegawai/ Ta&el. +6 ,a"a&an Hasil Bo&ot /#ore ?

42

Sangat Setuju 5SS7 Setuju 5S7 :agu-ragu 5::7 "idak Setuju 5"S7 Sangat "idak Setuju 5S"S7 ,u$lah Sumber * <awaban dari kuisioner

& 23 # & @ :0

0 1 2 !

& #0 0@ 2& 1! +=;

& 2@,200@ 1,# @! 0&,3 =3 =,&2 0 +99

Kesimpulan dari tanggapan responden atas pertanyaan tersebut adalah diperoleh jawaban dari responden setuju, bahwa perbedaan status kepegawaian dapat berpengaruh pada kualitas kerja pegawai. &. Setujukah bahwa status pegawai yang sudah +NS sudah berkualitas hasil kerja yang dicapainya/ Ta&el. +< ,a"a&an Hasil Sangat Setuju 5SS7 1= Setuju 5S7 1 :agu-ragu 5::7 "idak Setuju 5"S7 0 Sangat "idak Setuju 5S"S7 & ,u$lah :0 Sumber * <awaban dari kuisioner Bo&ot ! 2 1 0 /#ore #& 02 1 2 & 10+ ? !#, # 1=,30#1 &,#12!= ,023 & +99

Kesimpulan dari tanggapan responden atas pertanyaan tersebut adalah diperoleh jawaban dari responden sangat setuju, bahwa perbedaan status kepegawaian dapat berpengaruh pada kualitas kerja pegawai.

43

+ada )ariabel 8 5Kualitas Kerja7 semua bentuk pertanyaan adalah berbentuk posotif tidak ada yang negatif. .dapun data score hasil dari penelitian untuk )ariabel 8 tersebut dapat dilihat pada lampiran 2. .dapun rekapitulasi responden dalam bentuk pertanyaan, yaitu sebagai berikut * Ta&el. +: (eka itulasi 3aria&el @ No$or Pertan8aan + // / (( T/ /T/ Total @ 1 & 2 3 ! : 0 0 0 : 0 0 0 2 1 1 1 2 1# 0 ! 0 :0 ; & 1! 00 ! & :0 2 @ 1 & :0 6 < 00 1& 2 3 & :0 2 :0 : 3 11 = > 1& 1= 2 & & :0 :0 :0 = 1 1= 2 3 0 +9 1 0@ @= 122 1@ 23 ! :09 ! 2 1 0 /#ore 7 =#& 1@3 2 #0 ! 0:>;

Initial

,$l Bo&ot

Sumber * Casil responden yang telah diolah Sedangkan deskripsi data untuk masing-masing instrument sebagai berikut * . Setujukah anda jika pegawai yang berpendidikan tinggi mempunyai kualitas kerja yang baik/

Ta&el. +> ,a"a&an Sangat Setuju 5SS7 Hasil @ Bo&ot ! /#ore =! ? 10. #@

44

Setuju 5S7 1& :agu-ragu 5::7 2 "idak Setuju 5"S7 3 Sangat "idak Setuju 5S"S7 ! ,u$lah :0 Sumber * <awaban dari kuisioner

2 1 0

0& 20 0 ! 0<;

2!.2!! !.#&# 2.!2!! .=#1# +99

Kesimpulan dari tanggapan responden atas pertanyaan tersebut adalah diperoleh jawaban dari responden setuju, bahwa pegawai yang berpendidikan tinggi mempunyai kualitas kerja yang baik. 0. Setujukah anda bahwa pendidikan yang tinggi itu penting bagi pegawai/ Ta&el. += ,a"a&an Hasil Sangat Setuju 5SS7 02 Setuju 5S7 11 :agu-ragu 5::7 "idak Setuju 5"S7 0 Sangat "idak Setuju 5S"S7 0 ,u$lah :0 Sumber * <awaban dari kuisioner Bo&ot ! 2 1 0 /#ore 0& 10 11 2 0 0=+ ? 2 .01@ 2!.13 .12 .1@23 &.3=@1 +99

Kesimpulan dari tanggapan responden atas pertanyaan tersebut adalah diperoleh jawaban dari responden setuju, bahwa pendidikan yang tinggi itu penting bagi pegawai.

1. Setujukah anda bahwa pegawai memerlukan bentuk pelatihanpelatihan sebagai penunjang bagi profesionalisme kerja pegawai/

45

Ta&el. 09 ,a"a&an Hasil Sangat Setuju 5SS7 2 Setuju 5S7 1# :agu-ragu 5::7 0 "idak Setuju 5"S7 ! Sangat "idak Setuju 5S"S7 0 ,u$lah :0 Sumber * <awaban dari kuisioner Bo&ot ! 2 1 0 /#ore @& !3 13 & 0 0:; ? 0!.!2@ !3.#12 1. 1# 1.32#3 &.@0## +99

Kesimpulan dari tanggapan responden atas pertanyaan tersebut adalah diperoleh jawaban dari responden setuju, bahwa pegawai memerlukan bentuk pelatihan-pelatihan sebagai penunjang bagi profesionalisme kerja pegawai 2. Setujukah anda bahwa pelatihan bisa menjadikan hasil kerja anda lebih baik/ Ta&el. 0+ ,a"a&an Hasil Sangat Setuju 5SS7 & Setuju 5S7 1! :agu-ragu 5::7 00 "idak Setuju 5"S7 ! Sangat "idak Setuju 5S"S7 & ,u$lah :0 Sumber * <awaban dari kuisioner Bo&ot ! 2 1 0 /#ore !& 2& 33 & & 0<< ? =.@#@ !0.310 02.= 0 1.@!#2 & +99

Kesimpulan dari tanggapan responden atas pertanyaan tersebut adalah diperoleh jawaban dari responden setuju, bahwa pelatihan bisa menjadikan hasil kerja anda lebih baik. !. Setujukah anda bahwa motifasi dapat memberikan sebuah semangat baru dalam bekerja/

46

Ta&el. 00 ,a"a&an Hasil Sangat Setuju 5SS7 Setuju 5S7 2 :agu-ragu 5::7 @ "idak Setuju 5"S7 1 Sangat "idak Setuju 5S"S7 & ,u$lah :0 Sumber * <awaban dari kuisioner Bo&ot ! 2 1 0 /#ore !! 32 ! 3 & 0:< ? #.#0= !#.20 =.2@= 0. @1# & +99

Kesimpulan dari tanggapan responden atas pertanyaan tersebut adalah diperoleh jawaban dari responden setuju, bahwa motifasi dapat memberikan sebuah semangat baru dalam bekerja. 3. Setujukah anda bahwa motifasi dari seorang pemimpin itu perlu bagi pegawai/ Ta&el. 01 ,a"a&an Hasil Sangat Setuju 5SS7 00 Setuju 5S7 1& :agu-ragu 5::7 2 "idak Setuju 5"S7 3 Sangat "idak Setuju 5S"S7 & ,u$lah :0 Sumber * <awaban dari kuisioner Bo&ot ! 2 1 0 /#ore & 0& 20 0 & 0>; ? 1=.@10 20.0!2 2.@=# 2.00!2 & +99

Kesimpulan dari tanggapan responden atas pertanyaan tersebut adalah diperoleh jawaban dari responden setuju, bahwa motifasi dari seorang pemimpin itu perlu bagi pegawai. @. Setujukah anda bahwa etos kerja dikantor anda sudah baik/ Ta&el. 0; ,a"a&an Hasil Bo&ot /#ore ?

47

Sangat Setuju 5SS7 3 Setuju 5S7 11 :agu-ragu 5::7 = "idak Setuju 5"S7 Sangat "idak Setuju 5S"S7 2 ,u$lah :0 Sumber * <awaban dari kuisioner

! 2 1 0

1& 10 !2 00 2 0;0

0.1#@ !2.!2! 00.1 2 #.&#&# .3!0# +99

Kesimpulan dari tanggapan responden atas pertanyaan tersebut adalah diperoleh jawaban dari responden setuju, bahwa etos kerja dikantor anda sudah baik. =. Setujukah anda bahwa etos kerja yang baik perlu ditingkatkan dikantor anda/ Ta&el. 06 ,a"a&an Hasil Sangat Setuju 5SS7 1& Setuju 5S7 1= :agu-ragu 5::7 2 "idak Setuju 5"S7 & Sangat "idak Setuju 5S"S7 & ,u$lah :0 Sumber * <awaban dari kuisioner Bo&ot ! 2 1 0 /#ore !& !0 0 & & 1+; ? 2@.@@ 2=.2&= 1.=0 @ & & +99

Kesimpulan dari tanggapan responden atas pertanyaan tersebut adalah diperoleh jawaban dari responden setuju, bahwa etos kerja yang baik perlu ditingkatkan dikantor anda. #. Setujukah anda dengan kondisi fisik yang baik maka dalam melakukan tugas mudah bagi anda/ Ta&el. 0< ,a"a&an Sangat Setuju 5SS7 Hasil 1 Bo&ot ! /#ore ? 3! 01.=#@

48

Setuju 5S7 1= :agu-ragu 5::7 2 "idak Setuju 5"S7 3 Sangat "idak Setuju 5S"S7 ,u$lah :0 Sumber * <awaban dari kuisioner

2 1 0

!0 20 0 0:0

!!.==0 !.22 2.2 = &.13@3 +99

Kesimpulan dari tanggapan responden atas pertanyaan tersebut adalah diperoleh jawaban dari responden setuju, bahwa kondisi fisik yang baik maka dalam melakukan tugas mudah bagi anda. &. Setujukah anda bahwa kondisi fisik yang sehat adalah modal utama anda dalam bekerja/ Ta&el. 0: ,a"a&an Hasil Sangat Setuju 5SS7 1 Setuju 5S7 0@ :agu-ragu 5::7 "idak Setuju 5"S7 0 Sangat "idak Setuju 5S"S7 ,u$lah :0 Sumber * <awaban dari kuisioner Bo&ot ! 2 1 0 /#ore !! &= 11 2 19+ ? ! .2#! 1!.== &.#31 .10=# &.1100 +99

Kesimpulan dari tanggapan responden atas pertanyaan tersebut adalah diperoleh jawaban dari responden sangat setuju, bahwa kondisi fisik yang sehat adalah modal utama anda dalam bekerja.

B. U!i 3aliditas Carapan dalam penyusunan sebuah kuisioner adalah diperoleh data yang tepat dan dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah secara benar, memperoleh hasil olahan data yang )alid dan rele)an,

49

maka perlu dilakukan uji )aliditas yang bertujuan untuk mengetahui tingkat akurasi yang dicapai oleh sebuah indikator dalam menilai sesuatu atau keakuratan pengukuran atas apa yang seharusnya diukur. +enulis mengajukan 0& item pertanyaan mewakili 0 )ariabel yaitu konflik kerja sebanyak & item pertanyaan dan kualitas kerja & item pertanyaan. +engujian )aliditas instrumen penelitian dilakukan dengan menyebar kuisioner kepada pegawai dilingkungan Kecamatan Cibeber. Casil pengujian )aliditas instrumen penelitian dapat dilihat pada lampiran 1 sampai dengan lampiran #, berdasarkan hasil pengujian )aliditas instrumen penelitian terdapat item yang tidak )alid atau gugur karena nilai r hitung yang ditunjukan pada tabel lebih kecil dari r ta*el+ dengan taraf signifikan &,&! atau ! M $lihat lampiran , dan lampiran -!.

a. %nstrumen Konflik Kerja Casil yang diperoleh dari uji )aliditas instrumen pemberian insentif $lihat lampiran , dan lampiran -! tidak terdapat item yang tidak )alid atau gugur, sedangkan item-item yang )alid yaitu item nomor , 0, 1, 2, !, 3, @, =, # dan &. b. %nstrumen Kualitas Kerja Casil yang diperoleh dari uji )aliditas instrument peningkatan kinerja karyawan $lihat lampiran dan lampiran -! terdapat item

50

yang tidak )alid atau gugur yaitu item nomor @ dan =, sedangkan item-item yang )alid yaitu item nomor , 0, 2, !, 3, #, dan &.

%. U!i (elia&ilitas Setelah diuji keandalan instrumen penelitian, kemudian item-item yang telah )alid 5memenuhi syarat nilai hasil atau r hitung lebih besar dari nilai r ta*el! dilanjutkan dengan uji reliabilitas untuk mengaetahui akurasi dari instrumen. <umlah responden dalam penelitian ini adalah sebanyak @0 responden, dengan menyebarkan @0 kuisioner dan seluruhnya dapat terpenuhi. Casil yang diperoleh melalui analisis yang ditunjukan dengan r hitung dibandingkan dengan r ta*el dengan taraf signifikan &,&! 5!M7 yaitu &,0&@ $lihat lampiran 22!.

a. %nstrumen Konflik Kerja $ari & item yang diuji reliabilitas diperoleh hasil yaitu didapat r hitung sebesar &,! # $lihat lampiran ),!. Karena nilai r hitung lebih besar dari r ta*el maka instrumen konflik kerja dinyatakan reliabel. b. %nstrumen Kualitas Kerja $ari & item yang diuji reliabilitas diperoleh hasil yaitu didapat r hitung sebesar &, 12@ $lihat lampiran )-!. karena nilai r hitung lebih

51

besar dari r ta*el dinyatakan reliabel.

maka instrument kualitas kerja pegawai

D. U!i Koefisien Korelasi Produ#t Mo$ent "ujuan analisis ini adalah untuk mengetahui kuat atau tidaknya hubungan pengaruh antara )ariabel 6 yaitu konflik kerja dengan )ariabel 8 yaitu kualitas kerja atau untuk mengetahui sejauh mana hubungan keeratan antara satu )ariabel dengan )ariabel lainnya . $ari hasil analisis koefesien korelasi didapat r sebesar &,1@1 $lihat lampiran )/!. $ari hasil korelasi sebesar &,1@1 adalah termasuk ke dalam kategori rendah, jadi hubungan antara )ariabel konflik kerja dan kualitas kerja adalah rendah. karena nilai r hitung sebesar &,1@1 lebih besar dari r ta*el sebesar &,0&@.

Ta&el. 0> Pedo$an Inter retasi Koefesien Korelasi No 1 2 3 4 5 Interval Koefesien 0800 > 08199 0820 > 08399 0840 > 08599 0860 > 08799 0880 > 18000 Tingkat Hubungan San.a' renda( Renda( Sedan. <ua' San.a' %ua'

Sumber * 'etodologi +enelitian Bisnis, Sugiyono, 0&&2.

52

$ari hasil perhitungan, besar kecilnya sumbangan )ariabel 6 terhadap 8 dengan rumus koefesien diterminan sebagai berikut * K+ atau C$ L r0 O &&M L 5&,1@170 O &&M

K+ atau C$ L r0 O &&M $imana

L &, 1# O &&M L 1,# M * K+ atau C$ L Besarnya koefesien penentu 5diterminan7 r L Koefesien korelasi <adi besaran sumbangan yang diberikan )ariabel konflik kerja 567 terhadap kualitas kerja 587 sebesar 1,# M.

E. U!i (egresi Linier /ederhana .nalisis ini digunakan untuk mengetahui seberapa jauh perubahan antara )ariabel 6 yaitu konflik kerja terhadap )ariabel 8 yaitu kualitas kerja. Bentuk persamaan regresi linier sederhana adalah 8 L a Q bO. Berdasarkan perhitungan analisis regresi linier sederhana ini diperoleh nilai 8 L 03,221Q &,103 O. $lihat lampiran 20! $ari persamaan regresi tersebut, nilai konstanta )ariabel

peningkatan kinerja karyawan 587 adalah sebesar 03,221 ini berarti jika tidak ada )ariabel konflik kerja maka kualitas kerja tetap sebesar 03,221 satuan. 4ariabel konflik kerja 567 merupakan )ariabel yang

mempengaruhi kualitas kerja dengan koefesien sebesar &,103.

). U!i Hi otesis

53

+engujian hipotesis dengan tujuan untuk membuktikan hipotesis dalam penelitian ini, koefesisien korelasi tersebut signifikan atau tidak. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh t hitung yaitu sebesar 1,1@1 $lihat lampiran 2)!. Kemudian t hitung sebesar 1,1@1 tersebut dibandingkan dengan harga t ta*el dalam hal ini tingkat kesalahan untuk uji dua pihak adalah digunakan ! M dan dk L @0 - 0 L @&, maka berdasarkan tabel nilai-nilai dalam distribusi t, diperoleh t ta*el dk L 0,&&& $ihat lampiran 2,! hal ini dapat digambarkan sebagai berikut * .a$&ar 0A Diagra$ engu!ian hi otesis
D$ER$H !E?0@$<$? H* D$ER$H !E?ER+M$$? H* D$ER$H !E?0@$<$? H*

A38373

A2.000

2.000

38373

$asar penentuan keputusan hipotesis statistiknya adalah sebagai berikut ) a. Co diterima atau Ca ditolak jika t hitung T t ta*el berarti ditolakK tidak terdapat pengaruh antara kedua )ariabel tersebut. b. Co ditolak atau Ca diterima jika t hitung U t ta*el berarti diterimaK terdapat pengaruh antara kedua )ariabel tersebut. Berdasarkan perhitungan yang ditunjukan pada gambar di atas maka dapat dinyatakan t hitung sebesar 1,1@1 berada dalam daerah penolakan Co, yang artinya bahwa hipotesis ini menunjukan ada pengaruh antara konflik kerja terhadap kualitas kerja. $engan

54

demikian kesimpulan hasil uji menunjukan bahwa Co ditolak atau Ca diterima yang dapat diartikan bahwa ada hubungan positif antara )ariabel 6 5konflik kerja7 dengan )ariabel 8 5kualitas kerja7. $engan demikian hipotesis yang menyatakan bahwa terdapat hubungan positif antara pemberian insentif dengan peningkatan kinerja karyawan terbukti.

BAB 3 KE/IMPULAN DAN /A(AN

A. Kesi$ ulan Berdasarkan hasil penelitian dan analisa data yang telah diuraikan sebelumnya, maka penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut * . Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis tentang konflik kerja dilingkungan Kecamatan Cibeber dapat disimpulkan

55

bahwa )ariabel konfli kerja dari

& pertanyaan yang diajukan

semuanya )alid $lihat lampiran , dan lampiran -! , dan dari & item yang diuji reliabilitas diperoleh hasil yaitu didapat r hitung sebesar &,! # $lihat lampiran ),!. Karena nilai r hitung lebih besar dari r ta*el maka instrumen konflik kerja dinyatakan reliable. 2. -ntuk kualitas kerja dari hasil penelitian dilingkungan Kecamatan Cibeber dapat disimpulkan bahwa )ariabel kualitas kerja dari & pertanyaan yang diajukan semuanya terdapat item yang tidak )alid atau gugur yaitu item nomor @ dan =, sedangkan item-item yang )alid yaitu item nomor , 0, 2, !, 3, #, dan &, $lihat lampiran dan lampiran -!+ dan dari & item yang diuji reliabilitasnya

diperoleh hasil yaitu didapat r hitung sebesar &, 12@$lihat lampiran )-!. Karena nilai r hitung lebih besar dari r ta*el maka instrument kualitas kerja pegawai dinyatakan reliabel. 1. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Kecamatan Cibeber dan Kelurahan disekitarnya, didapat r sebesar &,1@1

$lihat lampiran )/!. $ari hasil korelasi sebesar &,1@1 adalah termasuk ke dalam kategori rendah, jadi hubungan antara )ariabel antara konflik kerja dengan )ariable kualitas kerja adalah rendah. Karena nilai dari r hitung sebesar 1,131 lebih besar dari pada r ta*el sebesar 0,&&& maka dalam penelitian ini dinyatakan terdapat pengaruh positif kerja. antara konflik kerja dengan kualitas

56

B. /aran4saran $engan melihat uraian-uraian diatas, maka penulis memberikan saran atau masukan sebagi berikut * . Sebaiknya para pegawai pemrintahan lebih meningkatkan

lagikualitas kerja serta pelayanannya agar masyarakat yang dilayani merasa puas atas kinerja serta kualitas pelayanan para pegawai pemerimtahan khususnya Kecamtan Cibeber. 0. konflik bukanlah seseuatu yang hanya bias berdampak nagatif akan tetapi sebuah konflik dapat diolah dengan metode yang sudah diterangakan pada bab %% yang pada akhirnya akan berdampak positif bagi instansi itu sendiri. 1. Kepada para peneliti lain yang ingin melakukan penelitian lebih jauh terhadap konflik kerja dan kualitas kerja agar dapat lebih mendalami aspek-aspek lain yang mempengaruhikualitas kerja. 'eskipun demikian tidak menutup kemungkinan bahwa kajian penelitian ini dapat menjadi referensi bagi penelitian dalam faktor yang sama dengan yang telah diteliti oleh penulis sehingga lebih memberikan kejelasan dan kemudahan terhadap pengaruhkonflik kerja serta kualitas kerja.