Anda di halaman 1dari 21

Yang dimaksud pengerjaan plat adalah pengerjaan membentuk dan menyambung logam lembaran (plat) sehingga sesuai dengan

bentuk dan ukuran yang sudah direncanakan. Pada proses kerja plat selalu gunakan alat keselamatan hal ini menjaga diri anda dan agar kita tidak luka, sedangkan

Kerja tempa adalah suatu proses pengerjaan logam yang paling tua. Prosesnya terdiri dari atas pemukulan atau penekanan logam menjadi bentuk yang dikehendaki.Hal ini dapat dikerjakan baik dalam keadaan panas maupun dingin, tetapi istilah tempa umumnya menggunakan panas.

I. Alat-alat yang digunakan :


1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Palu Konde Palu Pena Palu Perata Penggores Mistar baja Gunting tuas tangan Palu plastic Tang Pemotong Plat 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. Ragum Siku-siku Gunting tangan plat Gunting seng Peralatan mematri Jangka sorong Landasan Jangka bengkok Jangka kaki.

Dalam pengerjaan plat terdapat 3 proses yaitu


1. Proses pemotongan plat 2.

Proses tekuk (bending)

3. Proses rolling

1. Proses Pemotongan Plat


Pada proses pemotongan plat, alat yang digunakan untuk memotong plat adalah mesin gullotine. Prinsip kerja mesin gullotine ini menggunakan gaya geser untuk proses pemotongan Pelat yang dipotong diletakkan pada landasan pisau tetap dan pisau atas ditekan sampai memotong pelat.

Mesin Gullotine Tuas

Secara mekanika proses penekukan ini terdiri dari dua komponen gaya yakni: tarik dan tekan (lihat gambar). Proses ini dilakukan dengan menjepit pelat diantara landasan dan sepatu penjepit selanjutnya bilah penekuk diputar ke arah atas menekan bagian pelat yang akan mengalami penekukan.

3. Proses Pengerolan

Gambar di saping ini adalah salah satu contioh mesin roll

Proses pengerolan dapat terjadi apabila besarnya sudut kontak antara rol penjepit dengan pelat yang akan dirol melebihi gaya penekan yang yang ditimbulkan dari penurunan rol pembentuk. Besarnya penjepitan ini dapat mendorong pelat sekaligus pelat dapat melewati rol pembentuk. Proses pengerolan ini dapat dilihat seperti pada gambar di samping.

Menempa merupakan salah satu proses pembentukan yang dilakukan pada benda kerja dalam kondisi panas. Panas yang dimaksudkan adalah sebelum dilakukan proses pembentukan benda logam dipanaskan terlebih dahulu sampai mencapai tempratur tempa yangdiinginkan. Prinsip dasar menempa secara mekanika mempunyai komponen pembentukan pengepresan atau tekan, peregangan atau tarik, dan pemotongan / geser.

1. Penempaan Palu 2. Penempaan Timpa

3. Penempaan Tekan
4. Penempaan Upset 5. Penempaan Roll

1. Penempaan Palu
Pada proses penempaan ini logam yang dipanaskanditempa dengan mesin tempa uap diantara perkakas tangan atau die datar. Seperti gambar di samping !!!

2. Penempaan Timpa
Prosesnya sama seperti Penempaan Palu, hanya berbeda pada Dienya saja. Seperti gambar dibawah ini !

3. Penempaan Tekan
Pada penempaan tekan, deformasi plastik logam melalui penekanan berlangsung dengan lambat, yang berbeda dengan impak palu yang berlangsung dengan cepat. Umumnya mesin tempa tekan berbentuk simetris dengan permukaan die yang halus sehingga toleransi lebih ketat.

4. Penempaan Upset
Pada penempaan upset batang berpenampang rata dijepit dalam die dan ujung yang dipanaskan ditekan sehingga mengalami perubahan bentuk. Seperti gambar berikut ini.

5. Penempaan Roll
Batang bulat yang pendek dikecilkan penampangnya atau dibentuk tirus dengan mesin tempa rol.