Anda di halaman 1dari 1

Dua orang penggali sumur, Nurhadi (60) dan anaknya, Yulianto tewas karena kehabisan oksigen di dalam sumur

kedalaman 8 meter. Keduanya meninggal saat menggali sumur di Kelurahan etungan, Ke!amatan "elebar, Kota engkulu, Kamis (#$%$#0%&) sekitar pukul %0.00 '( . )ena*ah kedua korban die+akuasi tim asarnas ,ro+insi engkulu dibantu personel polisi tiga -am kemudian atau sekitar pukul %..0%/ '( , dengan kondisi mengenaskan. 0Kedua korban meninggal kehabisan oksigen saat berada di dalam sumur. "elain itu, dalam sumur ada bensin yang tertumpah. Kita dari asarnas kesulitan mengangkatnya lantaran terkendala dengan alat yang kita miliki,0 kata Korlap ,engamanan "iaga asarnas ,ro+insi engkulu, Yudi ,atria, Kamis (#$%$#0%&). erdasarkan in1ormasi didapat, kedua ayah dan anak ini sedang menggali sumur milik 'asdi di Kelurahan etungan. Keduanya menggunakan mesin penyedot air untuk mengeringkan sumur, namun bensin mesin penyedot itu sempat tumpah ke dalam sumur. 0Diduga tumpahan bensin -uga pemi!u kedua korban kehabisan oksigen pada saat di dalam sumur,0 tambah Yudi. 2walnya, Nurhadi masuk ke dalam sumur, namun ter-atuh. Yulianto pun berusaha untuk menolong dengan menyambut tangan ayahnya tersebut. "ayangnya, upaya tersebut gagal. Yulianto -ustru ikut ter!ebur ke dalam sumur dengan kedalaman delapan meter hingga tewas.