Jurnal Ranying Bunu, Vol.2, No.1, Januari 2007 Kepastian Hukum...(FX.

Ary Setiawan) 1-10

Kepastian Hukum Hak-Hak Buruh Terhadap
Arus Investasi Di Indonesia

Oleh : FX. Ary Setiawan
Dosen Fakultas Hukum, Universitas Palangka Raya

Abstract
Walk out mass one side can pursue the production process of whereas on the other side can
be assumed to bother the national stability. For a while eye of capital owner pursuing of
production process will lessen the advantage, whereas security and political social condition
stability represent one of factor which must become the consideration in a invesment
remember the UUD 1945 and Declaration of PBB year 1948 about Rights of Basic of
Human being give the commendation manifestly hit the rights for work.

PENDAHULUAN kepentingannya. Fenomena ini bukan
sekedar isapan jempol, namun telah
Globalisasi dan liberalisasi ekonomi menggejala dalam masyarakat negara-
merupakan kondisi yang tidak mungkin negara berkembang, termasuk Indonesia.
terelakkan. Di satu sisi globalisasi Buruh selalu dianggap remeh dan seolah
merupakan kesempatan ketika kita telah dinafikkan peran atau fungsinya dalam
siap menghadapinya, tetapi disisi lain dia berbagai aspek hidup. Apalagi setelah
merupakan tantangan dalam persaingan ideologi kapitalisme merasuki bangsa
yang ketat (hyper competition). Salah satu Indonesia yang mulai beranjak
ancaman terbesar liberalisasi ekonomi, membangun dan memasuki era
terlebih yang tidak disertai dengan industrialisasi. Para pemilik modal
pembangunan kelembagaan yang sepadan dianggap segalanya, bahkan dianggap
adalah kecenderungan meningkatnya menentukan lancar atau tidaknya
ketimpangan. Pembangunan kelembagaan pembangunan, sehingga tidak aneh jika
ini untuk melengkapi sistem ekonomi para pemilik modal dimanja dengan
pasar yang pada dasarnya bukan sekedar berbagai aturan yang menyejahterakan
hanya merupakan proses ekonomi, tetapi mereka dan seolah memiliki hak apapun
lebih merupakan proses politik atau bahkan untuk hidup layak atau sejahtera.
demokratisasi. Hal tersebut untuk Maraknya demonstrasi buruh
mencapai tujuan guna lebih menandakan bahwa adanya kepentingan
memanusiakan, mengadilkan kesejahteraan (hak) buruh yang tak terpenuhi, meski
dan kemakmuran bersama seraya dalam banyak peraturan atau Undang-
mengurangi eksploitasi terhadap salah satu Undang hak mereka telah diatur. Ada
kelompok pelaku ekonomi. anggapan bahwa berbagai hak yang telah
Buruh adalah salah satu pelaku diatur belum tentu menjadi haknya, karena
ekonomi, namun kelas sosial, masih bisa dikalahkan oleh kepentingan
keberadaan buruh sering kali dikalahkan pemodal atau yang berbau politis.

ISSN : 1904 - 4107 1

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful