Anda di halaman 1dari 28

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Tahun Pelajaran Alokasi Waktu : SMP ..

: Biologi : VIII / I : . : X 40 menit

STANDAR KOMPETENSI Memahami berbagai system dalam kehidupan manusia KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan system gerak pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan NILAI KARAKTER BANGSA 1. DISIPLIN 2. JUJUR 3. BERTANGGUNG JAWAB 4. TELITI 5. SALING MENGHARGAI 6. KERJASAMA TUJUAN PEMBELAJARAN Siswa dapat menyebutkan organ penyusun system gerak pada manusia Siswa dapat menjelaskan fungsi rangka tubuh bagi manusia

Siswa dapat menyebutkan macam-macam tulang berdasarkan jenis dan bentuknya Siswa dapat menyebutkan macam-macam sendi menurut sifat geraknya Siswa dapat menyebutkan macam-macam otot berdasarkan jenisnya Siswa dapat membedakan fungsi tulang rawan, tulang keras, otot dan sendi dalam system gerak

MATERI AJAR Hewan dan manusia dapat bergerak secara aktif. Hal ini disebabkan karena manusia dan hewan memiliki alat rangka dan saraf sebagai pengatur gerak. Manusia dan hewan bergerak untuk menanggapi rangsangan. Gerakan ini terjadi karena adanya kontraksi otot yang menggerakan tulang. Kerja otot ada sinergis (saling mendukung) da nada yang antagonis (berlawanan). Untuk lebih mengetahui tentang system gerak pada manusia, mari cermati uraian berikut. A. Rangka Tubuh Rangka merupakan rangkaian tulang yang mendukung dan melindungi organ tubuh yang lunak. Adapun fungsi rangka yaitu antara lain :

Memberi bentuk, contohnya pada tulang tengkorak yang member bentuk pada wajah

Sebagai penopang tubuh, contohnya pada tulang kaki yang menopang seluruh tubuh

Melindungi organ-organ dalam, contohnya tulang-tulang rusuk yang melindungi jantung dan paru-paru.

Alat gerak pasif Tempat melekatnya otot.

Pergerakan pada manusia terjadi karena adanya system rangka dan sistem otot. Rangka dapat digerakkan karena ada otot yang melekat pada rangka. Oleh karena itu, rangka disebut sebagai alat gerak pasif dan otot sebagai alat gerak aktif. Rangka memiliki beberapa fungsi, antara lain: sebagai alat gerak pasif, menunjang tegaknya tubuh, memberi bentuk tubuh, dan melindungi alat-alat tubuh dalam yang vital. Selain itu, sebagai tempat pembentukan sel-sel darah merah dan sebagai tempat penimbunan mineral. Rangka terdiri atas tulang rawan dan tulang keras.

1. Pengelompokkan Rangka Kerangka (skeleton) manusia dapat dibedakan menjadi dua kelompok besar, yaitu skeleton aksial dan skeleton apendikuler. a. Tulang Aksial Skeleton aksial meliputi tengkorak, tulang belakang, tulang dada, dan tulang rusuk. Tulang tengkorak terdiri atas 28 buah, semuanya berfungsi untuk melindungi otak, mata, dan telinga bagian dalam. Sedangkan, tulang belakang terdiri atas 33 ruas, masing-masing 7 ruas tulang belakang, 12 ruas tulang punggung, 5 ruas tulang kelangkang, dan 4 ruas tulang ekor. Tulang belakang berfungsi untuk menyangga tengkorak dan sebagai tempat melekatnya tulang rusuk.

b. Tulang Apendikuler Tulang apendikuler terdiri atas tulang anggota gerak atas (tungkai atas) dan tulang anggota gerak bawah (tungkai bawah). 1) Tungkai atas Tungkai atas terdiri atas tulang selangka, tulang belikat, tulang lengan atas (humerus), tulang lengan bawah yang terdiri atas tulang pengumpil (radius) dan hasta (ulna), pergelangan tangan (karpal) berjumlah 8 buah, telapak tangan (metakarpal) berjumlah 5 buah, dan ruas jari tangan (falanges) berjumlah 14 buah. 2) Tungkai bawah Anggota tungkai bawah bersambungan dengan tulang aksial pada gelangan pinggul. Tungkai bawah terdiri atas tulang pinggul atau pelvic, paha (femur),

tempurung lutut (patela), tulang kering (tibia), betis (fibula), ruas pergelangan kaki (tarsal) berjumlah 7 buah, telapak tangan (metatarsal) berjumlah 5 buah, dan ruas jari kaki (falanges) berjumlah 14 ruas. 2. Bentuk Tulang Berdasarkan bentuknya, tulang dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu: tulang pipa, tulang pipih, dan tulang pendek.

a. Tulang Pipa Tulang pipa merupakan tulang yang berbentuk bulat, memanjang seperti pipa, dan bagian tengahnya berlubang. Tulang pipa terdiri atas tiga bagian, yaitu kedua ujung tulang (epifis), bagian tengah (diafisis), dan cakraepifisis (antara epifisis dan diafisis). Di dalam tulang pipa terdapat sumsum merah tempat pembuatan sel darah merah. Contohnya, tulang paha dan tulang lengan. b. Tulang Pipih Tulang pipih memiliki bentuk gepeng dan tipis. Contohnya, tulang belikat, tulang duduk, dan tulang tengkorak. c. Tulang Pendek Tulang pendek memiliki bentuk seperti dadu. Contohnya, pada ruas-ruas pergelangan tangan dan kaki. Selain ketiga bentuk di atas, terdapat tulang tak berbentuk, contohnya, tulang wajah dan ruas tulang belakang. Persendian Hubungan antar tulang disebut sendi atau artikulasi. Pada sistem gerak manusia, persendian mempunyai peranan penting dalam proses terjadinya gerak. Berdasarkan sifat gerak inilah sendi di bedakan menjadi sendi mati (sinartrosis), sendi gerak (diartorsis) dan sendi kaku (amfiartrosis). a. Sendi mati (sinartrosis) adalah hubungan antar tulang yang tidak dapat digerakkan, contohnya pada tulang tengkorak. b. Sendi kaku (amfiartrosis) adalah hubungan antar tulan yang

memungkinkan terjadinya gerakan tulang secara terbatas, contohnya adalah tulang pergelangan tangan,

c.

Sendi

gerak

(diartrosis)

adalah

hubungan

antar

tulang

yang

memungkinkan terjadi gerakan tulang secara bebas. Berdasarkan bentuknya persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan dibagi menjadi lima bentuk yaitu ;

Sendi peluru Memungkinkan gerakan yang bebas hampir ke segala arah, misalnya sendi antara lengan atas dan bahu.

Sendi engsel Memungkinkan gerakan satu bidan seperti pada engsel pintu atau jendela, misalnya sendi pada siku dan lutut

Sendi putar Memungkinkan erakan memutar, misalnya sendi pada tulang leher

Sendi pelana Memungkinkan gerakan memutar dan melengkung, misalnya sendi pada ibu jari.

B. Otot Bagian tubuh yang dapat melakukan pergerakan adalah otot, sehinggan otot di sebut sebagai alat gerak aktif. Otot manusia meliputi 40-50% dari berat tubuh. Otot bersifat elastic, dapat di gerakkan, dapat di rangsang dan berkonstraksi. Jika otot berkontraksi akan menyebabkan otot menarik tulang yang dilekatinya sehingga menyebabkan gerakan pada sendi. Kontraksi otot akan akan menggerakan tulag ke suatu arah. Untuk mengembalikan tulang seperti semula, diperlukan otot lain yang menggerakan tulang kearah berlawanan. Misalnya pada otot bisep dan trisep, yang menyebabkan lengan dapat di bengkokkan dan diluruskan. 1. Macam-macam Otot Secara garis besar otot dapat di bedakan menjadi otot lurik, otot polos, dan otot jantung. a. Otot Lurik

Otot lurik atau biasa juga disebut otot rangka karena otot ini melekat menutupi tulang-tulang yang menyusun rangka tubuh. Otot lurik merupakan otot yang berfungsi dalam melakukan gerakan.

Memendeknya (kontraksi) otot lurik dapat dikendalikan sesuai dengan kemauan manusia Ciri-ciri otot lurik adalah : - Sel berinti banyak - Bentuknya silindris atau seperti tabung yang mempunyai bagian gelap dan terang sehingga tampak seperti lurik - Bekerja atas kesadaran atau menurut perintah otak Pada bagian ujung otot lurik terdapat urat otot atau tendon. Tendon merupakan jaringan ikat yang menghubungkan tulang dengan otot. Otot yang ujung atasnya mempunyai dua tendon disebut otot bisep, contoh otot bisep terdapat pada lengan atas bagian depan. Otot yang ujung atasnya mempunyai tiga tendon disebut otot trisep, contoh otot trisep terdapat pada lengan atas bagian belakang.

b. Otot Polos Otot polos merupakan penyusun organ-organ tubuh bagian dalam, misalnya saluran pencernaan dan saluran pernafasan. Kontraksi otot polos tidak dapat dikendalikan secara sadar sehingga sering disebut otot tak sadar. Ciri-ciri otot polos adalah sebagai berikut : - Sel berinti satu - Sel berbentuk gelendong dengan kedua ujungnya meruncing - Otot ini bekerja di luar kesadaran, bekerja lambat, teratur dan tidak cepat lelah

c.

Otot Jantung

Otot jantung ini hanya terdapat pada jantung. Otot jantung tampak seperti otot lurik, namun kontraksi otot

ini tidak dapat dikendalikan secara sadar dan dapat bekerja terus menerus seperti cara kerja otot polos. Oleh karena itu disebut juga otot spesial. Ciri-ciri otot jantung adalah sebagai berikut : - Sel berbentuk serabut lurik yang bercabang-cabang - Jumlah inti selnya satu atau banyak, terletak di tengah serabut - Otot jantung bekerja di luar kesadaran
2. Gerak Otot

Otot yang sedang berkontraksi akan menghasilkan suatu gerak. Untuk melakukan gerakan ini, otot tidak bekerja sendirian, tetapi selalu berpasangan dengan otot lain. Kontraksi satu macam otot hanya mampu menggerakkan otot ke satu arah saja. Untuk kembali ke keadaan semula, otot yang lain akan berkontraksi kebalikan dari kerja otot pertama. Berdasarkan tujuan kerjanya, otot dibedakan menjadi antagonis dan otot sinergis. a. Otot Antagonis

Otot antagonis adalah dua otot atau lebih yang menggerakkan tulang ke arah yang berlawanan. Arah gerakan yang ditimbulkan oleh kontraksi otot juga ditentukan oleh persendiannya. Berdasarkan arah geraknya, gerakan antagonis dibagi menjadi beberapa macam, yaitu: 1) Abduksi >< Aduksi Abduksi adalah gerakan anggota tubuh menjauhi sumbu tubuh. Contohnya, merentangkan tangan hingga sejajar dengan bahu. Sedangkan, aduksi adalah gerakan anggota tubuh mendekati sumbu tubuh. Contohnya, tangan setelah direntangkan. 2) Ekstensi >< Fleksi Ekstensi adalah gerak meluruskan, sedangkan fleksi adalah gerak menekuk. Contohnya, gerak pada siku, lutut, dan ruas-ruas jari. 3) Supinasi >< Pranasi Supinasi adalah gerakan menengadahkan tangan, sedangkan pronasi adalah gerakan menelungkupkan tangan.

4)

Depresi >< Elevasi Depresi adalah gerakan menurunkan anggota tubuh.

Sedangkan, gerakan elevasi adalah mengangkat anggota tubuh. b. Otot Sinergis Otot sinergis adalah dua otot atau lebih yang bekerja bersama dengan tujuan yang sama. Artinya, otot-otot ini berkontraksi bersama dan berelaksasi bersama pula. Contohnya, otot-otot antartulang rusuk yang bekerja sama ketika kamu menarik napas. Menurut tempat melekatnya, otot dibedakan menjadi dua macam, yaitu origo dan insersi. Origo adalah ujung otot yang melekat pada tulang-tulang yang tidak bergerak ketika otot berkontraksi. Sedangkan, insersi adalah bagian ujung otot lain yang melekat pada tulang yang bergerak ketika otot berkontraksi PENDEKATAN/STRATEGI/METODE PEMBELAJARAN 1. Pendekatan 2. Metode 3. Model : Scientific :: Kooperatif Learning Tipe Stad :

MEDIA/ALAT/SUMBER BELAJAR Media Alat/Bahan Sumber Belajar KEGIATAN PEMBELAJARAN

: Laptop,LCD, Torso : LDS (Lembar Diskusi Siswa), Nomor Diri : Buku SMP Kelas VIII, BSE Pusat Pembukuan

A. KEGIATAN AWAL/PEMBUKA : (5 menit) a. Pengkondisian siswa Guru mengucapkan salam dan berdoa sebelum pembelajaran dimulai Guru memeriksa kehadiran siswa

b. Apersepsi

Mengapa daun telinga dan batang hidungmu dapat dibengkokkan sedang lengan atas dan pahamu tidak dapat dibengkokkan ?

c.

Motivasi Mari kita saksikan video system gerak berikut ini. Kemudian bertanya Bagaimana akibatnya jika dalam tubuhmu tidak terdapat rangka ?

d. Menginformasikan Tujuan Pembelajaran Menyampaikan tujuan pembelajaran di Power Point. e. Mengelola Kelas Membagi kelompok, setiap kelompok terdiri dari 3-4 orang secara heterogen, mengatur tempat duduk seperti huruf U. B. KEGIATAN INTI : (20 menit)

- Guru menyajikan atau menyampaikan materi pelajaran dengan bantuan slide power point - Siswa mengamati gambar atau torso yang disajikan guru - Guru memberi pertanyaan : Contoh gerakan apalagi yang kalian ketahui mengenai gerak depresi dan elevasi ? Apa fungsi dari rangka dalam tubuh manusia ?

- Guru menilai keterampilan siswa dalam mengungkap jawaban dari siswa - Guru memberi tugas berupa LDS tentang tulang-tulang penyusun tulang tengkorak, bagian anggota badan, tulang anggota gerak dan ciri-ciri dari masing-masing otot kepada masing-masing kelompok untuk di kerjakan oleh setiap kelompok - Setiap kelompok melakukan pengamatan pada gambar/torso untuk membantu siswa dalam mengerjakan LDS mengenai system gerak (tulang-tulang penyusun tulang tengkorak, bagian anggota badan, tulang anggota gerak dan ciri-ciri dari masing-masing otot)

- Masing-masing kelompok mendiskusikan dan mengerjakan LDS berdasarkan pengamatan (anggota yang sudah mengerti dapat menjelaskan pada anggota lainnya sampai semua anggota kelompoknya mengerti) - Guru menilai sikap dan antusias siswa dalam berdiskusi kelompok dan membimbing setiap kelompok dalam mengerjakan LDS - Perwakilan dari masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. - Guru menilai keterampilan dan ketepatan siswa dalam menjawab dan mengkomunikasikan hasil diskusinya di depan kelas. - Kemudian guru melakukan pembenaran dari jawaban kelompok yang kurang tepat bersama dengan siswa. - Siswa mengerjakan kuis secara mandiri dan tidak bekerja sama dengan teman - Guru memberikan penilaian dan penghargaan kepada kelompok terbaik. - Guru menjelaskan materi yang belum dipahami siswa atau memberikan penguatan. C. KEGIATAN AKHIR (10 menit) - Guru merangkum materi pembelajaran system gerak dengan melibatkan siswa - Guru memberikan tes evaluasi dan siswa mengerjakan dengan jujur dan teliti - Guru memberikan tugas tidak terstruktur untuk dikerjakan di rumah.

PENILAIAN

Indikator

Soal

Ranah Kognitif

Kunci Jawaban
A B C B C

Skor

1. Membandingkan macam organ penyusun sistem gerak pada manusia

1 2 3 5

C2 C1 C1 C1 C2

1 1 1 1 1

2. Membedakan tulang rawan, keras, otot dan sebagai penyusun tubuh

fungsi tulang sendi rangka

4 7 8 9 10

C2 C3 C4 C3 C4

A D C D A

1 1 1 1 1

Tugas Mandiri (diluar jam pelajaran) No. Standar Kompetensi Indikator Tugas Mandiri Terstruktur Tugas Mandiri Tidak Terstruktur
1. Memahami berbagai sistem gerak pada manusia dan hubungannya dengan 2. Membedakan fungsi 1. Membandingkan macam organ Mencari macammacam penyakit yang berhubungan dengan sistem gerak

penyusun sistem gerak pada manusia

tulang rawan, tulang keras, otot dan sendi

kesehatan

sebagai rangka tubuh

penyusun

(browsing)

Bogor, Desember 2013 Kepala Sekolah, Biologi Guru Mata Pelajaran

Dra. Triasianingrum Afrikani. S.U NIP

Nova Anggita A

Metode dan bentuk Instrumen Metode Penilaian Sikap Penilaian Unjuk Kerja Tes Tertulis Peniliaian Sikap No Siswa Tenggang Rasa 1. Aldi 2. Tria 3. Endang 4. Arif 5. Wahyu 6. Ratu 7. Destri 8. Sri 9. Ginest 10. Septi 11. Aida 12.. Ayu 13. Irma 14. Irni Keterangan : Skala Penilaian sikap dibuat rentang antara 1 sampai 5 1 = Sangat Kurang 2 = Kurang 3 = Cukup Untuk penilaian sikap, angka ini berfungsi sebagai alat peringkas profil peserta didik Nilai = Skor Perolehan X 100% Skor maksimal Keterangan : Skor maksimal = 20 4 = Baik 5 = Sangat Baik Sikap Diskusi Kelompok Keaktifan Kerjasama Tanggung Jawab Jumlah Skor Bentuk Instrumen Lembar Pengamatan sikap Tes penilaian kinerja Tes uraian

Penilaian Unjuk Kerja Kelas / Semester Kelompok Anggota : : : 1. 2. 3. 4.


No. Nama Antusias dalam presentasi Aspek yang di Nilai Kebenaran/ketepatan jawaban Cara mengkomunikasikan Jumlah Skor

Keterangan : Skala Penilaian sikap dibuat rentang antara 1 sampai 3 1 = Sangat Kurang 2 = Kurang 3 = Cukup 4 = Baik 5 = Sangat Baik Untuk penilaian sikap, angka ini berfungsi sebagai aat peringkas profil peserta didik Nilai = Skor Perolehan X 100% Skor maksimal Keterangan : Skor maksimal = 15

LEMBAR DISKUSI SISWA


Tujuan :

Untuk mengetahui tulang, sendi dan otot yang dapat melakukan pergerakan

Alat dan Bahan : Charta rangka tubuh manusia, anggota tubuh manusi, buku paket IPA SMP kelas VIII

Prosedur Kerja : Lengkapilah tabel dibawah ini, lalu diskusikan dengan teman kelompok kalian ! Tabel 1

No.

Bagian rangka tubuh

Tulang-tulang penyusunnya

Sendi-sendi yang terlibat

1.

Tulang tengkorak

2.

Bagian anggota badan

3.

Tulang anggota gerak

Pertanyaan : 1. Pada setiap bagian rangka tubuh manusia tersebut, tulang-tulang apa sajakah yang termasuk kedalam tulang keras dan tulang rawan ? sebutkan beserta fungsi dari tulang rawan dan tulang keras !

2. Apakah terdapat sendi yang menempati lebih dari satu bagian dari rangka tubuh manusia tersebut ? sebutkan ! 3. Ada berapa macam persendian pada alat gerakmu ?

Tabel 2 No.
1.

Otot

Ciri-ciri

2.

3.

Pertanyaan : 1. Berdasarkan cirinya, manakah otot yang termasuk kedalam otot lurik, polos dan jantung ? 2. Apakah fungsi otot dalam sistem gerak manusia !

Anggota Kelompok : 1. 2. 3. 4. ......................................................... ......................................................... ......................................................... .........................................................

Kelas :

NILAI

PARAF GURU

Soal Kuis 1. Apa sajakah fungsi dari rangka tubuh manusia ? 2. Sebutkan perbedaan tulang rawan dan tulang keras ? berikan masingmasing contohya ! 3. Ada berapa macam sendi yang kamu ketahui ? sebutkan ! 4. Sebutkan 3 macam otot ? 5. Tulang-tulang apa sajakah yang membentuk tulang dada ?

TES FORMATIF 1. Berikut ini adalah macam-macam tulang 1) Tulang keras 2) Tulang rawan 3) Tulang pipih 4) Tulang pendek 5) Tulang tulang pipa 6) Tulang tidak beraturan Yang termasuk kedalam tulang berdasarkan jenisnya yaitu . (C2) a. 1 dan 2

b. 3 dan 5 c. 1 dan 4

d. 2 dan 6 2. Organ yang berfungsi sebagai alat gerak aktif pada sistem gerak adalah (C1) a. Tulang rawan

b. Otot c. Sendi

d. Tulang keras 3. Tulang rusuk melayang berjumlah . (C1) a. 4 pasang

b. 3 pasang c. 2 pasang

d. 1 pasang 4. 1). Memberi bentuk 2). Tempat melekatnya otot 3). Alat gerak aktif 4). Alat gerak pasif

Yang merupakan fungsi dari rangka tubuh manusia adalah . (C2) a. 1,2,4

b. 1,3,4 c. 2,3,4

d. 1,2,3 5. Sendi-sendi berikut ini termasuk kedalam sendi gerak (diartrosis), kecuali (C1) a. Sendi peluru

b. Sendi cakram c. Sendi putar

d. Sendi engsel 6. 1) Sel berinti banyak 2) Sel berinti satu 3) Jumlah inti selnya satu atau banyak 4) Bentuknya seperti tabung 5) Bekerja atas kesadaran 6) Bekerja diluar kesadaran silindris atau

Yang merupakan ciri-ciri dari otot lurik yaitu (C2) a. 1,4,6

b. 2,3,5 c. 1,4,5

d. 2,3,6 7. Sendi memiliki peranan penting dalam sistem gerak. Tidak menutup kemungkinan sendi dapat terserang penyakit. Salah satunya yaitu nyeri sendi. Penyebab dari nyeri sendi ini kemungkinan karena seseorang terkena asam urat atau bisa jadi dikarenakan adanya radang pada sendi, sehingga menyebabkan rasa sakit yang luar biasa. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit nyeri sendi yaitu (C3) a. Konsumsi banyak buah, makan-makanan bergizi, minum air putih yang banyak (2 liter per hari), kurangi mengkonsumsi jenis kacangkacangan

b. c.

Jangan beraktifitas berlebihan Hindari makanan yang banyak mengandung purin tinggi, misalnya ikan sarden, kerang, jeroan hewan dll.

d. 8.

Jawaban a, b dan c benar

Tulang merupakan salah satu organ terpenting dalam sistem gerak, sehingga tulang sangat rawan sekali mengalami cedera, salah satunya yaitu cedera patah tulang. Namun, jika patah tulang terjadi pada anak-anak, tulang yang patah bisa cepat sembuh kembali dibandingkan dengan orang dewasa. Apa yang menyebabkan hal itu dapat terjadi ? (C4) a. Karena kalsium pada anak-anak lebih banyak dibandingkan orang dewasa b. Karena kadar zat kapur pada orang dewasa lebih tinggi daripada anak-anak c. Karena pada tulang anak-anak terdapat lebih banyak semacam zat perekat yang disebut zat kolagen d. Karena pada tulang orang dewasa tulangnya sudah mengeras

9.

Jumlah penderita osteoporosis atau pengeroposan tulang di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Tjandra Yoga Aditama mengatakan "Dari sekitar 20 ribuan kasus pada 2007 meningkat menjadi sekitar 43 ribuan kasus pada 2010,". Upaya yang dilakukan agar tidak terjadi pengeroposan tulang yaitu (C3) a. b. Berolahraga dan jalan kaki secara rutin Banyak mengkonsumsi makanan yang kaya kalsium, potasium dan magnesium (susu, pisang, ikan) c. Membiasakan mengkonsumsi ikan yang dapat dikonsumsi beserta tulangnya (ikan teri, ikan mas baby, dll) d. Jawaban a, b dan c benar

10. Otot bekerja dengan cara berkontraksi. Otot akan berkontraksi jika mendapat rangsangan dari saraf. Namun otot yang berkontraksi secara terus menerus akan mengalami kelelahan. Hal ini disebabkan oleh (C4) a. Terjadinya penimbunan asam laktat yang di peroleh dari hasil metabolisme anaerob b. c. d. Terjadinya penimbunan asam amino di tulang Terjadinya ketegangan di otot, tulang dan sendi Terjadinya penimbunan asam urat yang di peroleh dari hasil metabolism aerob

Kunci Jawaban LDS Tabel 1

No.

Bagian rangka tubuh

Tulang-tulang penyusunnya

Sendi-sendi yang terlibat

1.

Tulang tengkorak

Disusun oleh Tulang pipih.

Sinartrosis

terdiri dari : Tulang dahi, tulang hidung, tulang ubun-ubun, tulang pipi, tulang langit-langit, tulang baji, tulang pelipis, tulang air mata, tulang rahang atas, tulang rahang bawah

2.

Bagian anggota badan

Disusun oleh tulang belakang Sinartrosis dan

(tulang leher, tulang punggung, tulang Amfiartrosis pinggang, tulang kelangkang, tulang ekor), tulang dada, tulang rusuk, dan gelang panggul

3.

Tulang anggota gerak

Disusun oleh tungkai atas (lengan Amfiartrosis

atas, pengumpil, hasta, pergelangan dan Diartrosis tangan, telapak tangan, ruas jari tangan), (Sendi Engsel, Tungkai bawah (tulang paha, tulang Sendi Pelana, tempurung lutut, tulang kering, tulang

Sendi putar,

betis, tulang pergelangan kaki, tulang telapak kaki, ruas jari kaki)

Sendi Peluru)

Jawaban : 1. Tulang Keras : tulang paha, tulang lengan, tulang betis, tulang selangka Tulang keras berfungsi untuk menyusun sistem rangka Tulang Rawan : daun telinga, epiglotis, bronkiolus Berfungsi untuk membantu pergerakan, untuk memberikan fleksibelitas, untuk memberikan kekuatan dan melindungi jaringan yang lebih dalam. 2. Ada, pada bagian anggota badan terdapat Sinartrosis dan Amfiartrosis. Juga pada tulang anggota gerak terdapat Amfiartrosis dan Diartrosis. 3. Ada 3 : Sinartrosis, Amfiartrosis, Diartrosis.

Tabel 2
No. 1. Otot Ciri-ciri - Sel berinti banyak - Bentuknya silindris atau seperti

tabung yang mempunyai bagian gelap dan terang sehingga tampak seperti lurik - Bekerja atas kesadaran atau menurut perintah otak 2. - Sel berinti satu - Sel berbentuk gelendong dengan kedua ujungnya meruncing - Otot ini bekerja di luar kesadaran, bekerja lambat, teratur dan tidak cepat lelah 3. - Sel berbentuk serabut lurik yang bercabang-cabang - Jumlah inti selnya satu atau banyak, terletak di tengah serabut - Otot kesadaran jantung bekerja di luar

Jawaban 1. Nomor 1, 2, 3 2. Sebagai alat gerak aktif pada manusia karena dapat berkontraksi. Sehingga dapat menggerakkan tulang-tulang karena adanya kerjasama otot yang menempel pada tulang-tulang tersebut.

Kunci Jawaban Soal Kuis

1. - Memberi bentuk, contohnya pada tulang tengkorak yang member bentuk pada wajah - Sebagai penopang tubuh, contohnya pada tulang kaki yang menopang seluruh tubuh - Melindungi organ-organ dalam, contohnya tulang-tulang rusuk yang melindungi jantung dan paru-paru. - Alat gerak pasif - Tempat melekatnya otot. 2. - Tulang keras tersusun atas campuran antara kalsium dan kolagen. Contoh tulang keras yaitu tulang paha, tulang lengan, tulang betis, tulang selangka - Tulang rawan tersusun dari sel-sel tulang rawan yang sifatnya kenyal dan lentur. Contoh : daun telinga, epiglotis, bronkiolus, tulang dada, tulang kemaluan, tubuh bagian dalam. 3. Sendi peluru, Sendi pelana, Sendi engsel, Sendi putar 4. Otot lurik, otot polos, otot jantung 5. Tulang hulu, tulang badan, tulang pedang-pedangan

Kunci Jawaban Tes Formatif 1. A 2. B 3. C 4. A 5. B 6. C 7. D 8. C 9. D 10. A

Nilai = Skor Perolehan X 100% Skor maksimal

Keterangan : Skor maksimal = 100