Anda di halaman 1dari 74

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan fondasi dasar peradaban manusia.

Pendidikan juga merupakan kewajiban bagi setiap warga negara karena pendidikan merupakan suatu proses dimana pembinaan tingkah laku manusia harus berperan lebih aktif agar proses pendidikan berjalan dengan lancar. Oleh sebab itu kegagalan suatu pendidikan dapat mengakibatkan kemunduran suatu bangsa yang pada akhirnya tidak tercapainya tujuan pendidikan nasional yang telah dicita-citakan bersama yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu usaha mencerdaskan bangsa adalah salah satu tujuan nasional yang tercantum dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 19 ! pada alinea ke-empat yang berbunyi" #$emudian dari pada itu untuk membentuk suatu pemerintahan negara %ndonesia yang melindungi segenap bangsa %ndonesia dan seluruh tumpah darah %ndonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum& mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan& perdamaian abadi dan keadilan sosial '( UU)P*& *o.+,& +,,-& 1 . )ejalan dengan alinea keempat Undang-undang Dasar 19 ! tersebut di atas& maka dalam undang-undang *omor +, /ahun +,,- tentang )istem Pendidikan *asional& 0ab %% pasal - disebutkan bahwa " 'Pendidikan *asional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Disamping fungsi

tersebut di atas& pada pasal - tersebut dijelaskan pula tentang tujuan pendidikan *asional adalah untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada /uhan 1ang 2aha 3sa& berakhlak mulia& sehat& berilmu& cakap& kreatif& mandiri& dan menjadi warga negara& yang demokratis serta bertanggung jawab'( UU)P* *o.+, /ahun +,,-& 4 .. Dengan isi pembukaan UUD 19 ! serta penjabaran tujuan yang dituangkan dalam Undang-Undang )istem Pendidikan *asional *omor +, /ahun +,,- tersebut merupakan wujud cita-ciata bangsa dan negara %ndonesia yang sangat luhur. Pendidikan merupakan pondasi dasar bagi peradaban manusia. 5rtinya semakin tinggi pendidikan suatu bangsa maka semakin tinggi pula peradabannya. /olak ukur keberhasilannya suatu pendidikan dapat dilihat dari adanya perubahan tingkah laku manusia menjadi lebih baik sebagai hasil dari proses belajar. 6al ini sebagaimana yang tertuang dalam $amus Pendidikan& bahwa pendidikan adalah proses dimana seseorang mengembangkan kemampuan sikap dan bentuk-bentuk tingkah laku lainya di dalam masyarakat dimana ia hidup. )ehingga apabila belum mampu membuahkan suatu perubahan maka dikatakan pendidikan itu telah mengalami suatu kegagalan total ( 6asan " 1979& 1+- .. )ebagaimana yang telah diketahui& pendidikan di %ndonesia mengalami kegagalan& hal itu tidak lepas dari + hal Pertama" dalam pelaksanaannya tidak konsisten terhadap tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. 5rtinya bahwa dalam pelaksanaannya pendidikan dituntut untuk lebih mengutamakan kognitif dan skillnya dengan mengesampingkan afektif dan moral sosialnya. Padahal dengan jelas telah disebutkan bahwa tujuan utama pendidikan adalah keberhasilan dalam membentuk

manusia yang bertakwa dan berbudi pekerti& sebagaimana yang tercantum dalam tujuan pendidikan nasional. Pendidikan *asional berdasarkan Pancasila dan bertujuan meningkatkan $etakwaan kepada /uhan 1ang 2aha 3sa& kecerdasan& keterampilan& mempertinggi budi pekerti& . . . serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa. ( 6asan " 1979& 1+- .. Kedua : kurangnya pemahaman dan pengalaman tentang arti dari pendidikan itu sendiri& yaitu dengan anggapan bahwa mendidik adalah hanya suatu jenis pekerjaan yang membutuhkan suatu profesionalisme. Dengan demikian maka tujuanya adalah bagaimana selepas mendapatkan pendidikan agar mendapat pekerjaan yang layak. Oleh karena itu mutu pendidikan senantiasa perlu diperhatikan dan ditingkatkan agar selalu dapat mengikuti atau kalau memungkinkan bisa mewarnai dinamika kehidupan masyarakat. Untuk merealisasikan gagasan tersebut& pemerintah %ndonesia secara resmi menggariskan beberapa kebijaksanaan pembangunan sektor pendidikan sebagaimana tertuang dalam 806* tahun 199 yang salah satunya adalah bahwa pendidikan diarahkan untuk memacu penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilandasai iman dan takwa terhadap /uhan 1ang 2aha 3sa' (199 " 9 .. $ebijaksanaan tersebut mengisyaratkan perlunya peningkatan mutu

pendidikan berkaitan erat dengan peningkatan hasil belajar siswa. 0ahkan dapat dikatakan mutu pendidikan akan tercermin pada hasil belajar siswa. 2eningkatkan mutu pendidikan ditandai dengan meningkatnya mutu hasil belajar siswa. Dengan demikian usaha untuk meningkatkan mutu pendidikan pada hakekatnya merupakan usaha meningkatkan mutu hasil belajar siswa. 5spek pertama-tama yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan mutu hasil belajar siswa adalah mutu proses belajar

mengajar yang secara langsung di sekolah. Dengan kata lain& peningkatan mutu hasil belajar siswa dapat dicapai melalui proses belajar mengajar yang efektif. Untuk mencapai proses belajar mengajar ada dua kegiatan pokok yang harus diperhatikan dan dilaksanakan guru agama pada saat pengajaran berlangsung. $egiatan tersebut adalah pengelolaan pengajaran dan pengelolaan kelas. Pengelolaan pengajaran adalah kegiatan mengajar itu sendiri yang melibatkan secara langsung komponen materi pengajaran. )edangkan pengelolaan kelas adalah penciptaan kondisi yang memungkinkan proses belajar mengajar dapat berlangsung secara optimal. Pendidikan amat penting peranannya dalam membentuk manusia seutuhnya. Dengan pendidikan manusia akan mencapai tingkat manusia yang manusiawi. 9ebihlebih dewasa ini& usaha pengajaran& bimbingan& dan usaha terhadap persiapan anak agar kelak setelah lulus dalam jenjang pendidikan tertentu bisa memahami& menghayati& dan menggunakan ilmunya sebagai way of life (jalan hidup. sehari-hari dalam kehidupan pribadi maupun sosial kemasyarakatan sangat digalakkan. Dalam kaitannya dengan pendidikan yang merupakan salah satu aspek kehidupan bangsa& pemerintah telah mengupayakan berbagai hal demi kemajuan bangsa. )ehingga pendidikan mempunyai peranan penting dan turut serta menentukan arah dan masa depan bangsa. Pendidikan sebagai motor pembangunan bangsa sekaligus mendorong hidup bangsanya kearah suatu kehidupan yang lebih baik dan sempurna. Pendidikan itu menyangkut salah satu kebutuhan warga negara& baik sebagai kelompok kecil atau kelompok besar sebagai bangsa. Pendidikan sekolah membawa perubahan cepat atau lambat& terbuka atau tertutup bagi warganya. Pendidikan merupakan kegiatan mutlak dari perjuangan dalam membangun. 2elihat

pendidikan tidak terlalu mudah untuk mewujudkan& maka banyak faktor yang mempengaruhi proses belajar mengajar. )elain itu dalam perjalanan sejarah bangsa %ndonesia& pendidikan pernah dikenal salah satu sarana untuk mewujudkan perdamaian internasional. 6al ini sangatlah beralasan karena pendidikan itu sendiri merupakan upaya manusia dalam memanusiakan manusia sehingga dapat memberikan solusi bagi tercapai kecerdasan bangsa. Pendidikan adalah bimbingan secara sadar oleh seorang guru sebagai pendidik terhadap perkembangan pemikiran warga belajar (siswa. menuju terbentuknya kepribadian dan tingkah laku yang luhur. Untuk mencapai pendidikan nasional tersebut& dibutuhkan adanya lembaga yang masing-masing mempunyai tujuan sendiri yang selaras dengan tujuan pendidikan nasional. 2ata pelajaran pendidikan 5gama %slam 5l-:ur;an 6adits tidak hanya tanggung jawab orang tua& tetapi juga merupakan bagian tanggung jawab bersama yaitu pemerintah& dan masyarakat. Di sekolah banyak terdapat mata pelajaran yang mana setiap mata pelajaran tersebut mempunyai tujuan tersendiri tanpa terkecuali bidang studi al-:ur;an 6adits. Untuk mencapai tujuan tersebut& seorang guru harus memilih metode pembelajaran yang tepat untuk mata pelajarannya. 2etode mengajar yang baik adalah metode yang sesuai dengan tujuan pengajaran dalam situasi pendidikan dan waktu pengajaran di sekolah tersebut. Demikian pula dalam mencapai tujuan bidang studi al-:ur;an 6adits harus memakai metode yang sesuai. 6al ini disebabkan bidang studi al-:ur;an 6adits merupakan salah satu komponen pendidikan serta pembelajaran dalam 5gama %slam yang perlu mendapatkan perhatian khusus sehingga akan berpengaruh terhadap prestasi belajar

yang diikuti oleh seorang siswa sebagai warga berlajar. Pada prinsipnya metode mengajar pendidikan 5gama %slam sama dengan metode mengajar pada pelajaran umum. Pada bidang studi pendidikan 5gama %slam al-:ur;an 6adits juga terdapat bermacam-macam metode yang digunakan dalam penyampaian materi pembelajaran diantaranya metode ceramah& tanya jawab& serta pemberian tugas. 2etode ini merupakan kombinasi dari beberapa metode mengajar yang dapat digunakan dalam menyampaikan bidang studi al-:ur;an 6adits. 0erangkat dari kenyatan di atas& penulis terdorong untuk meneliti masalah metode tersebut yakni metode ceramah& tanya jawab serta pemberian tugas dalam praktek penggunaannya dan sejauh mana hubungan dengan peningkatan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan 5gama %slam al-:ur;an 6adits. Dengan permasalahan di atas& maka penulis mengambil judul skripsi # Korelasi Penggunaan Metode Ceramah, Tanya Jawab, dan Pemberian Tugas dengan Prestasi Belajar iswa Kelas !" Bidang tudi #l$%ur&an 'adits di () Kebonsari *+ Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran ,**-.,**/0 sebagai topik pembahasan pada skripsinya1 1.2 Alasan Pemilihan Judul 5dapun alasan penulis memilih judul skripsi ini adalah " 1. $arena metode pendidikan agama %slam merupakan salah satu komponen dan pengajaran agama %slam yang perlu mendapatkan perhatian yang serius sehingga akan berpengaruh terhadap pretasi belajar. Oleh karena itu tidak baiknya prestasi siswa dalam bidang studi pendidikan al-:uar;an 6adits sangat ditentukan oleh

<

kemampuan seorang guru dalam mengelola pembelajaran berdasarkan metode yang sesuai dalam penyampaian materinya. +. 2engingat bahwa metode dalam bidang studi al-:ur;an 6adits yang sering digunakan diantaranya adalah metode ceramah& tanya jawab dan pemberian tugas disamping metode yang lain. -. )esuai dengan latar belakang penulis sebagai calon pendidik 5gama %slam& maka penulis ingin mengetahui seberapa jauh hubungan praktek penggunaan metode mengajar yaitu berupa metode ceramah& tanya jawab& dan pemberian tugas dalam peningkatan pretasi belajar siswa utamanya dalam hal pendidikan al-:ur;an 6adits. 6al ini sesuai dengan jurusan pendidikan yang penulis tekuni& yakni =urusan Pendidikan 5gama %slam. . 2engingat bahwa pendidikan al-:ur;an 6adits& merupakan mata pelajaran pokok di lembaga formal yang dapat memberi pengaruh besar terhadap kepribadian seorang siswa& maka dalam hal pembelajarannya diperlukan suatu ketrampilan dari seorang guru sehingga dalam penyampaiannya dapat memberikan kontribusi nilai yang positif kepada diri siswa tersebut. !. 2engingat lokasi )D* $ebonsari ,- $ec. /uban $ab. /uban mudah dijangkau& sehingga penulis tertarik untuk dijadikan obyek penelitian. 1.3 umusan Masalah 5tas pemikiran di atas& maka penulis mengidentifikasi beberapa rumusan masalah yang melingkupi pembahasan skripsi ini. Penulis merumuskan hal ini untuk lebih memudahkan pembahasan dan tersusunnya secara sistematis sehingga lebih

mengenali sasaran persoalan perlu adanya usaha penelitian dengan permasalahan sebagai berikut " 1. 0agaimanakah praktek penggunaan metode mengajar dengan metode ceramah& tanya jawab& dan pemberian tugas di )D* $ebonsari ,- $elas %> ? +. 5dakah korelasi antara praktek penggunaan metode mengajar dengan metode ceramah& tanya jawab& dan pemberian tugas terhadap prestasi belajar siswa kelas %> bidang studi al-:ur;an 6adits di )D* $ebonsari ,- ? 1.! "u#uan Penelitian Penelitian ini bertujuan sebagai berikut " 1. Untuk mengetahui praktek penggunaan metode ceramah& tanya jawab& dan pemberiaan tugas dalam mengajar bidang studi 5l-:ur;an 6adits di )D* $ebonsari ,- $elas %>. +. Untuk mengetahui korelasi penggunaan metode ceramah& tanya jawab& dan pemberian tugas dengan prestasi belajar siswa kelas %> )D* $ebonsari ,- bidang studi 5l-:ur;an 6adits. 1.$ Man%aat Penelitian Dengan penelitian ini& penulis berharap akan bermanfaat bagi " 1. Para guru agama. Diharapkan hasil penelitian ini bisa menambah wawasan dan pikiran bagi para guru agama dan menjadi landasan untuk pengembangan wawasan dalam menyajikan materi di dalam kelas. +. 0agi para siswa )D* $ebonsari ,- $ecamatan /uban $abupaten /uban. Diharapkan hasil penelitian ini bermanfaat untuk meningkatkan prestasi belajar

utamanya untuk materi 5l-:ur;an 6adits sehingga hasil yang diperoleh akan lebih baik dan dapat memuaskan. -. 9embaga )/%/25 /uban. 6asil penelitian ini diharap akan menambah bahan bacaan dan kajian yang kelak akan memperkaya refrensi yang sudah ada. . Peneliti berikutnya. Diharap hasil penelitian ini bisa dipakai sebagai refrensi untuk meneliti subject yang berbeda dengan perangkat yang sama. 1.& Batasan Masalah Dalam penelitian skripsi ini& penulis membatasi permasalahan tentang #$orelasi Penggunaan 2etode @eramah& /anya =awab& dan Pemberian /ugas dengan Prestasi 0elajar )iswa $elas %> 0idang )tudi 5l-:ur;an 6adits di )D* $ebonsari ,- $ecamatan /uban $abupaten /uban /ahun Pelajaran +,,<A+,,4#. Penulis membatasi masalah hanya pada siswa kelas %> dan bidang studi 5l-:ur;an 6adits. Dengan demikian maka penulis akan bisa membahas secara tuntas dan komprehensif. 1.' Hi()tesa 6ipotesa adalah dugaan yang mungkin benar dan mungkin juga salah. 6ipotesa akan ditolak bila salah satu palsu& sedangkan hipotesa akan diterima bila faktor-faktor membenarkan ()utrisno 6adi " <-.. 5dapun hipotesanya adalah " 1. 6ipotesa 5lternatif ( 61. " bahwa terdapat hubungan yang positif antara 2etode ceramah& tanya jawab& dan metode pemberian tugas dengan prestasi belajar siswa $elas %> bidang studi 5l-:ur;an 6adits di )D* $ebonsari ,$ecamatan /uban $abupaten /uban.

+.

6ipotesa *ol (60. menyatakan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara 2etode ceramah& tanya jawab& dan metode pemberian tugas dengan prestasi belajar siswa $elas %> bidang studi 5l-:ur;an 6adits di )D* $ebonsari ,- $ecamatan /uban $abupaten /uban. 0erangkat dari kedua hipotesa tersebut di atas& penulis mempunyai pemikiran

bahwa kemampuan anak memahami pelajaran sangat berbeda-beda. 6al ini lebih disebabkan metode yang diterapkan guru ada yang sulit dipahami anak ada juga yang mudah dipahami tergantung anak tersebut bagaimana menerima rangsangan dari guru pada setiap pelajaran yang disajikan di dalam kelas. 1.* Penegasan Judul Untuk memperoleh gambaran tentang pengertian yang jelas dan benar serta untuk menghindari adanya salah penafsiran tentang judul skripsi ini& maka penulis menganggap perlu adanya penjelasan dari beberapa istilah yang terdapat dalam judul skripsi ini. 5dapun penjelasan mengenai istilah-istilah dalam skripsi tersebut adalah sebagai berikut " 1. $orelasi " 6ubungan timbal balik atau sebab akibat ( 2asBud $hasan 5bdul :ohar& $amus Populer 3disi 9uC& 1997& hal.+-9 .. 1ang dimaksud adalah suatu upaya untuk menghubungkan antara penggunaan metode ceramah& tanya jawab& dan pemberian tugas dengan peningkatan prestasi belajar yang telah dicapai oleh siswa yaitu berupa nilai angka yang terdapat dalam raport. +. Penggunaan " 0erasal dari kata #guna# diberi awalan pe dan akhiran an1

1,

-. 2etode

" 5lat motiDasi ekstrinsik dalam kegiatan belajar mengajar di lembaga pendidikan. 2otiDasi ekstrinsik adalah motif-motif yang aktif dan berfungsinya& karena adanya perangsang dari luar ( )ardiman. 5.2& 1977 & 9, .. 2enurut penulis& yang dimaksud dengan metode adalah suatu cara yang ditempu atau digunakan oleh seorang guru dalam menyampikan informasi kepada siswa sehingga dengan cara tersebut siswa dapat memahami dengan mudah apa yang disampaikan guru tersebut.

. @eramah

+ @ara mengajar dengan untuk menyampaikan informasi secara lisan( )yaiful 0ahri Djamarah& )trategi 0elajar 2engajar& Eineka @ipta& 199!& 11, .. 2enurut penulis& ceramah adalah penerangan atau penuturan secara lisan oleh guru terhadap siswa di dalam proses menyajikan pembelajaran di dalam kelas. Dalam metode ceramah guru dapat mempergunakan alat bantu misalnya gambar& potret& film& dan sebagainya dalam penyajian materi pembelajaran di kelas.

!. /anya =awab

" @ara penyajian pelajaran dalam bentuk pertanyaan yang harus dijawab& terutama dari guru kepada siswa& tetapi dapat pula dari siswa kepada guru ( )yaiful 0ahri Djamarah& )trategi 0elajar 2engajar& Eineka @ipta& 199!& 1,4 ..

<. Pemberian tugas "Pemberian tugas dari guru kepada siswa untuk dikerjakan dan dipertanggung jawabkan ()etomo& Dasar-Dasar %nteraksi 0elajar 2engajar& Usaha *asional )urabaya& 199-& 1<,..

11

2enurut penulis& pemberian tugas ini identik dengan tugas pekerjaan rumah ( PE .. '. Prestasi " 6asil yang dicapai ( F=). Poerwodarminto& 197 & 4<7.. 1ang dimaksud disini adalah hasil yang diperoleh siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode ceramah& tanya jawab& dan metode pemberian tugas. 7. 0elajar " )ebagai proses perubahan tingkah laku pada diri indiDidu berkat adanya interaksi antara indiDidu dengan indiDidu serta indiDidu dan lingkungannya (Drs. 2oh. UGer Usman& 2enjadi 8uru Profesional&199!& hal. !.. 1ang dimaksud prestasi belajar adalah hasil belajar yang telah dicapai oleh siswa dengan kemampuan yang dimiliki melalui ulangan atau tes hasil belajar dan dinyatakan dalam bentuk nilai atau angka. 6asil belajar siswa ini merupakan bahan acuan seorang guru dalam melanjutkan pembelajaran atau materi belajaran berikutnya. 9. )iswa " 5dalah seorang pelajar (F=).Poerwodarminto& 197 & 9!!.. =adi siswa $elas %> pada bidang studi 5l-:ur;an 6adits di )D* $ebonsari ,- $ecamatan /uban $abupaten /uban sebagai sasaran penelitian skripsi ini. 1., -istimatika Pem.ahasan )eperti biasanya& sistimatika uraian dalam penelitian ini pada dasarnya dapat dilihat dalam daftar isi yang tercantum di bagian awal& tetapi masih dipandang perlu

1+

pembahasanApenjelasan tambahan& paling tidak menyangkut latar belakang dan maksud yang tersusun dalam urutan-urutan bab dan sub bab& seperti yang tercatum dalam isi skripsi ini. 5dapun sistematika penulisannya adalah sebagai berikut " 050 % " P3*D56U9U5* Dalam tulisan ini memuat sembilan sub bab uraian& yaitu latar belakang masalah& alasan pemilihan judul& rumusan masalah& tujuan penelitian&manfaat penelitian& batasan masalah& hipotesa& penegasan judul& dan sistimatika pembahasan ini sendiri. 2aksudnya adalah agar dapat diketahui seberapa jauh arti dan nilai karya tulis ini dilihat dari latar belakang penyusunannya. 050 %% " 95*D5)5* /3OE% 2enguraikan tentang praktek penggunaan metode mengajar" ceramah& tanya jawab& serta pemberian tugas& tinjauan prestasi belajar yang meliputi" Pengertian prestasi belajar al-:ur;an 6adits& =enis-jenis pretasi belajar& dan faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar& selanjutnya dibahas mengenai korelasi praktek penggunaan metode mengajar ceramah& tanya jawab& dan pemberian tugas dengan prestasi belajar siswa bidang studi 5l-:ur;an 6adits. 050 %%% " 23/OD3 P3*39%/%5* 2emuat 2etode penelitian. 0ab ini mencakup rancangan penelitian& subiyek dan obiyek penelitian& populasi dan sampel& data dan sumber data& tehnik pengumpulan data dan tehnik analisa data.

1-

050 %>

" P320565)5* Pembahasan dalam penelitian ini& meliputi penyajian data dan analisa data& yang merupakan inti dari pembahasan.

050 >

" P3*U/UP 0ab ini berisi dua sub bab yaitu kesimpulan dan saran. Dalam hal ini penulis menyimpulkan temuannya yang dibahas di bab %>. $emudian dia memberi saran kepada pihak yang terkait dengan penelitiaan ini misalnya pembaca secara umum& lembaga )D* $ebonsari ,-& lembaga )/%/25 dan para peneliti brikutnya.

BAB II LANDA-AN "E/ I 2.1 0am.aran Umum -DN 1e.)nsari 23 "u.an 2.1.1 Letak 0e)gra%is 0erdasarkan data yang penulis peroleh dari hasil obserDasi di )D* $ebonsari ,- bahwa sekolah tersebut terletak di Desa $ebonsari& $ecamatan /uban $abupaten /uban& tepatnya terletak diperempatan pabrik kapur lama ( sebelah utara jalan menghadap timur.. 0agian barat dibatasi oleh rumah-rumah penduduk& bagian selatan dibatasi oleh jalan raya& dan perbatasannya dibatasi oleh pagar tembok dan kawat berduri yang mengelilingi gedung )D* $ebonsari ,- /uban. )ementara bagian utara perumahan penduduk dan timur dibatasi oleh jalan raya. $eadaan lokasi )D* $ebonsari ,- /uban sangat menguntungkan bagi proses belajar mengajar& sebab lokasi ini terletak di tepi jalan raya sehingga sangat muda dijangkau oleh transportasi. 2.1.2 "in#auan -e3ara Hist)ris -DN 1e.)nsari 23 "u.an Pada awalnya lembaga pendidikan ini bernama )D* $ombokarno yang didirikan sekitar tahun 19<!. $emudian pada tahun 197, )D* $ombokarno ini diganti namanya menjadi )D* $ebonsari ,-. 6al ini dilatarbelakangi adanya perkembangan serta pertumbuhan lembaga-lembaga pendidikan di $ecamatan /uban& yang pada waktu itu dengan nama lembaga )D* $ebonsari ,1 dan lembaga )D* $ebonsari ,+. )elanjutnya pada tahun 197, lembaga ini yang semula )D* $ombokarno diganti namanya )D* $ebonsari ,- $ecamatan /uban yang lokasi masih satu desa dengan )D* $ebonsari ,1 dan )D* $ebonsari ,+. )etelah resmi

1!

berganti namanya& )D* $ebonsari ,- yang oleh Pemerintah Daerah /k. %% $abupaten /uban diberikan *))" 1,.1,.!,.<,.1,,-. $emajuan pembangunan gedung )D* $ebonsari ,- ini mengalami perkembangan tahap demi tahap pada setiap ganti kepala sekolah& mulai dari perubahan ruangan kantor U$)& perpustakaan& kamar mandi serta F@ guru dan murid& warung koperasi siswa& ruang belajar siswa& 2usholla dan sebagainya. )edangkan mengenai orang yang pernah menjabat kepala sekolah )D* $ebonsari ,- tersebut mengalami 4 kali pergantian& yaitu " pertama oleh 0pk. $usmidar ( /ahun 194! sAd 197, .& kedua 0pk. %skandar ( /ahun 197, sAd 197! .& ketiga %bu )uyatmi ( /ahun 197! sAd 199, .& keempat 0pk. $arsidan ( /ahun 199, sAd 199< . dan kelima 0pk. %bu )oepijanti ( 199< sAd +,,+ . $eenam %bu Dra. )udarsih ( +,,+ sAd +,, . dan ketujuh 0pk. Drs. 2ashuri& 2.Pd ( +,, sampai sekarang .. 2.1.3 1eadaan 0uru 5dapun jumlah tenaga pengajar yang terdaftar di )D* $ebonsari ,- /uban sebanyak 1 orang guru dan 1 penjaga sekolah. Dari keempat belas tersebut

menunjukkan pendidikan terakhir perguruan tinggi baik )+& )1& D- mapun D+. Untuk lebih jelasnya penulis sajikan dalam bentuk tabel " "ABEL + I 1EADAAN 0U U -DN 1EB/N-A I 23 "UBAN "AHUN PELAJA AN 222&4222'
N/ N A M A ,1 Drs. 2ashuri& 2.Pd *%P. 1-, <<+ !17 ,+ )oekaeni& 5.2a *%P. 1!, , < <<+ JABA"AN $epala )ekolah 8uru $elas %% PENDIDI1AN "E A1I )+ UniD. 5dibuana D+ U/. )urabaya "AHUN LULU+,,! 1994

1<

,, ,! ,< ,4 ,7 ,9 1, 11 1+ 11

9ilik& 5.2a *%P. 1-, + 9+7 2uljan& ).Pd *%P. 1-, <, 7 9 )ukartini& ).Pd *%P. 1-, + 9+! *anik Easmiatun& ).Pd *%P. 1-, !, ,7< )arpik& ).Pd *%P. 1-, 9< 9<7 %mam 2asyhari& 05 *%P. 1-1 -4 !-+ )iti Hulaikhah& ).5g *%P. 1-1 -4 <-4 Dra. *urul $5& ).Pd *%P. 1-1 !14 71 5bd. )yakur& ).Pd *%P. 5ch. )yaichudin *%P. >aria )etiani *%P. 6esti 1uwani& ) *%P.

8uru $elas > 8uru $elas %> 8uru $elas >% 8uru $elas % 8uru $elas %%% 8uru P5% $elas % sAd >% 8uru P5% $elas % sAd >% 8uru Penjas $elas % sAd >% 8// 0ahsa %nggris $elas %> sAd >% 8uru $omputer 8// 0ahsa %nggris $elas % sAd %%% 8// 2ulok& %P5 $elas % sAd >%

D+ U/. )urabaya )1 %$%P /uban )1 %$%P /uban )1 %$%P /uban )1 %$%P /uban )armud U*)UE% /uban )1 )/%/2U 9amongan )1 U*3)5 )urabaya )1 %$%P /uban )1 %$%P /uban )1 %$%P /uban )armud %$%P /uban

1999 +,,+ +,,+,,+,,+ 197< +,,1 +,,1 +,, +,,! +,,! 1997

Sumber Data : Data Sekunder dari Monografi SDN Kebonsari 03 Tuban Dengan memperhatikan daftar di atas yang menunjukkan 1,, I berpendidikan terakhir perguruan tinggi& maka dapat dapat kami nyatakan bahwa tenaga pengajar )D* $ebonsari ,- /uban bukanlah merupakan tenaga pengajar yang asal-asalan& akan tetapi benar-benar suatu usaha penyempurnaan kependidikan yang menempatkan pada porsi yang sesungguhnya agar berbeda dengan sekola-sekolah di desa terutama pada sekolah agama. $arena selama ini sekolah-sekolah pedesaan selalu asal-asalan dalam menempatkan tenaga pengajar pada madrasah. 5kan tetapi dengan adanya prosentasi 1,, I tenaga pengajarnya yang berpendidikan terakhir di Perguruan /inggi& bukan berarti dalam hal ini sudah tidak ada masalah. )ebab bentuk-bentuk dan perubahan administrasi kependidikan dan sebagainya akan selalu

14

berbeda dengan apa yang mereka peroleh. Untuk itu bagi )D* $ebonsari ,- /uban perlu adanya pengembangan kualitaas sumber daya manusia terhadap seluruh tenaga pengajarnya. 2.1.! 1eadaan -is5a dan /ut Put -is5a. $eadaan siswa )D* $ebonsari ,- $ecamatan /uban pada tahun pelajaran +,,<A+,,4 secara keseluruhan berjumlah +9, siswa yang terdiri dari kelas % sAd $elas >%. Untuk lebih jelasnya penulis sajikan dalam bentuk tabel di bawah ini " " A B E L + II 1EADAAN -I-6A -DN 1EB/N-A I 23 1E7. "UBAN "AHUN PELAJA AN 222$4222& Laki8laki Perem(uan Jumlah +9 +4 +9 +1 +< +4 1$, 19 +, ++ + ++131 7 4 !1 ! 9 !, 2,2

1elas I II III I9 9 9I Jumlah

umber (ata : (ata ekunder dari data Monogra2i () Kebonsari *+ Tuban

)edangkan jumlah kelulusan )D* $ebonsari ,- $ecamatan /uban pada tahun sebelumnya sebagai berikut " "ahun Pela#aran +,,-A+,, +,, A+,,! +,,!A+,,< " A B E L + III Jumlah 0agal -! -9 !, Lulus 1,, I 1,, I 1,, I

Sumber Data : Data Sekunder dari data Monografi SDN Kebonsari O3 Tuban

17

Dari rincian di atas& dapat kita nyatakan bahwa secara simbolis )D* $ebonsari ,- $ecamatan /uban telah berhasil dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajarnya& hal ini ditandai dengan tidak adanya siswa )D* $ebonsari ,- yang ketinggalan atau gagal dalam pelaksanaan ujian akhir. 5kan tetapi dari jumlah 1,,I data luluasan di atas bagi )D* $ebonsari ,- /uban belum menjamin kualitas siswasiswinya sepenuhnya. 6al ini ditandai dengan tidak pernahnya prestasi siswa )D* $ebonsari ,- /uban mendapat rangking pertama pada tingkat kabupaten& dan hanya menempati urutan 1, besar saja. *amun dalam ukuran se- $ecamatan /uban prestasi siswa )D* $ebonsari ,- selalu masuk dalam urutan - besar kecamatan. " A B E L + I9 HA-IL UJIAN A1HI : U1M 4 UA- ; -DN 1EB/N-A I 23 "UBAN "AHUN PELAJA AN 222$4222& N) ,1 ,+ ,, ,! N) ,< ,4 ,7 ,9 1, Mata Pela#aran PP$n 0hs. %ndonesia 2atematika %P5 %P) Mata Pela#aran Pendidikan 5gama %slam 0ahasa Daerah 0ahasa %ngris Penjaskes $ertakes Nilai "ertinggi "erendah 9&,, 7&,, 7&7, <&!, 9&,, <&,, 9&+, 4&,, 9&,, 4&,, Nilai "ertinggi "erendah 9&,, <&,, 7&,, <&,, 7&,, <&!, 7&,, 4&,, 7&,, 4&,, ata8rata 7&!, 4&<! 4&!, 7&1, 7&,, ata8rata 4&!, 4&,, 4&+! 4&!, 4&!,

umber (ata : (ata ekunder dari (ata Monogra2i () Kebonsari *+ Tuban

Para alumni )D* $ebonsari ,- /uban sebagian besar melanjutkan studinya ke )2P *egeri % /uban serta )2P *egeri - /uban& )2P *egeri ! /uban& )2P *egeri < dan ada pula yang ke pondok pesantren.

19

2.1.$

1eadaan -arana Pendidikan )ebagaimana umumnya& bahwa keadaan sarana dan prasarana pendidikan di

lembaga-lembaga pendidikan sekolah& khususnya yang ada di pedesaan banyak yang tidak memenuhi syarat& dalam arti fasilitas mereka sangat tidak mendukung terhadap kegiatan proses belajar mengajar dan inilah merupakan kendala pendidikan kita. )edangkan di )D* $ebonsari ,- /uban fasilitas sudah lumayan mendukung. )D* $ebonsari ,- /uban memiliki 1, ruang belajar dengan rincian < lokal untuk ruang belajar yang digunakan kelas % sampai kelas >%. 5dapun yang ruangan

digunakan untuk ruang guru& ruang komputer& ruang perpustakaan dan satu lagi ruang kepala sekolah. 5dapun perlengkapan peralatan alat-alat bantu pendidikannya telah tersedia secara lengkap. 0egitu juga dengan peralatan olah raga dan perlengkapan kegiatan ekstra kurikulernya maupun perlengkapan administrasinya. Peralatan-peralatan tersebut diperoleh dari bantuan dari pemerintah daerah& dana bos dan hasil usahanya sendiri. 0egitu juga dengan fasilitas perpustakaannya& buku-buku yang tersedia adalah hasil dari usaha sendiri atau membeli dan sebagian juga yang merupakan sumbangan dari Departemen Pendidikan *asional. Dengan memperhatikan fasilitas yang ada sebagaimana yang disebutkan di atas& maka dapat dinyatakan bahwa keadaan sarana dan prasarana pendidikan yang ada di )D* $ebonsari ,- /uban cukup menunjang dan mendukung bagi pelaksanaan kegiatan proses belajar mengajar. *amun ada beberapa sarana yang perlu ditingkatkan dan dikembangkan& yaitu keadaan sarana perpustakaan yang masih

+,

sederhana dan tidak layak. Dengan pengusahaan gedung perpustakaan yang berdiri sendiri maka perpustakaan dapat difungsikan secara maksimal. Untuk itu salah satu syarat agar dapat melaksakan kegiatan belajar mengajar disuatu lembaga pendidikan khususnya madrasah maka perlu adanya sarana dan prasarana yang memadai yang memungkinkan belajar. 2.1.& 1urikulum -DN 1e.)nsari 23 "u.an $urikulum )D* $ebonsari ,- /uban yang dijadikan sebagai acuan untuk keberhasilan proses belajar mengajar pada dasarnya sama dengan kurikulum yng ada di )D*-)D* lain. 6al ini sesuai dengan petunjuk yang ada dalam Peraturan 2enteri Pendidikan *asional Eepublik %ndonesia *omor ++ /ahun +,,< tentang )tandar %si& untuk satuan pendidikan dasar dan menengah serta Peraturan 2enteri Pendidikan *asional Eepublik %ndonesia *omor +- /ahun +,,< tentang )tandar $ompetensi 9ulusan untuk semua )atuan Pendidikan Dasar dan 2enengah. 5dapun kurikulum yang digunakan sebagai standar *asional yang digunakan dalam pengelolaan )D* $ebonsari ,- /uban adalah sebagai berikut" "A BEL+9 1U I1ULUM -DN 1EB/N-A I 23 1E7AMA"AN "UBAN "AHUN PELAJA AN 222&4222' N) Mata Pela#aran 1elas dan Al)kasi 6aktu I9< 9< dan I II III 9I + ! !

A. Mata Pela#aran ,1 Pendidikan 5gama ,+ Pendidikan $ewarganegaraan ,- 0ahasa %ndonesia , 2atematika

+1

,! %lmu Pengetahuan 5lam ,< %lmu Pengetahuan )osial ,4 )eni 0udaya dan $eterampilan ,7 Pendidikan =asmani& Olah raga dan $esehatan B. Muatan L)kal 7. Pengem.angan Diri

+ +J.

32 Jumlah 2& 2' 2* Sumber Data : Data Sekunder dari data Monografi SDN Kebonsari 03 Tuban Dari daftar kurikulum di atas dapat dikatakan bahwa muatan materi yang ada di )D* $ebonsari ,- /uban telah mencukupi standar yang telah ditetapkan oleh Departemen Pendidikan *asional. )elain itu pula diberikan materi tambahan yaitu 0ahasa %nggris yang dimulai dari kelas % sAd >%. )edangkan tujuan diberikannya materi ini adalah untuk memberikan kemampuan dasar pada anak didiknya sebagai bekal dalam mempersiapkan studi kelanjutannya. 6al ini menunjukkan bahwa )D* $ebonsari ,- /uban sebenarnya telah mengikuti arus perkembangan komunikatif dan siap akan adanya perubahan dan pengembangan pendidikan serta siap akan kebutuhan-kebutuhan dalam konteks masa sekarang ini. 2.1.' 1egiatan Ekstra 1urikuler $egiatan ekstra kurikuler di )D* $ebonsari ,- /uban pada dasarnya adalah serangkaian kegiatan yang mendukung kegiatan proses belajar mengajar dalam rangka membantu menambah wawasan serta ketrampilan anak didiknya& yang diadakan di luar jam efektif. $egiatan-kegiatan tersebut adalah kepramukaan& dan bimbingan membaca al :urBan. )elain kegiatan tersebut& sebenarnya masih ada kegiatan yang lainnya& seperti karyawisata& olahraga& kesenian dan sebagainya. 5kan tetapi kegiatan yang paling rutin dilaksanakan dan dilaksanakan setiap seminggu

++

sekali adalah kegiatan-kegiatan di atas& sedangkan kegiatan-kegiatan yang tersebut terakhir bersifat insidentil& artinya kegiatan tersebut menuruti akan adanya kebutuhan saja. $egiatan kepramukaan dilaksanakan pada setiap hari =umBat pada jam 1!. ,, Fib. $egiatan ini wajib sifatnya diikuti oleh kelas %>& > dan >%. )ebagai kelanjutan dari kegiatan ini sering mengadakan perkemahan sendiri atau mengikuti perkemahan yang diadakan oleh Departemen Pendidikan *asional. Disamping itu juga untuk mendokrak nilai hasil ujian akhir sekolah& kelas >% diwajibkan untuk mengikuti pelajaran tambahan (les. seperti mata pelajaran 2atematika& 0ahasa %ndonesia dan %lmu Pengerahuan 5lam dan %lmu Pengerahuna )osial serta Pendidikan $ewarganegaraan ( PP$n .. 2.2 Mengenal Pengertian Bela#ar Menga#ar 0elajar memiliki beberapa konsep dan pengertian. 0elajar selalu mempunyai hubungan dengan arti perubahan-perubahan& baik itu perubahan berupa suatu keseluruhan tingkah laku& atau hanya terjadi pada beberapa aspek dari kepribadian orang yang belajar. 0eberapa pengertian belajar yang berbeda-beda itu menimbulkan adanya perbedaan definisi belajar antara ahli pendidikan yang satu dengan yang lain. 2enurut pendapat tradisional& belajar itu ialah menambah dan mengumpulkan sejumlah pengetahuan (). *asution& 197, " -4.. Dalam pendapat ini dipentingkan adalah segi pendidikan intelektual& yakni hanya bermacam-macam ilmu pengetahuan dan mata pelajaran untuk menambah pengetahuan anak. Pendapat ini terlalu sempit& dan hanya berpusat pada mata pelajaran belaka. 0elajar tidak hanya demikian saja& melainkan ada pendapat yang lebih baru yang

+-

mengartikan bahwa belajar sebagai K5 change in behaDior atau perubahan kelakuan (). *asution " -4.. Dalam hal belajar& )umardi )uryabrata menegaskan " a. 0elajar dapat membawa perubahan baik maupun aktual. b. 0ahwa perubahan itu pada pokoknya adalah didapatkannya kecakapan baru. c. 0ahwa perubahan itu terjadi karena usaha dengan sengaja ()umardi )uryabrata& Psikologi Pendidikan& Eajawali& =akarta& 197 & hal " +!-.. Dengan demikian belajar adalah suatu peristiwa yang disengaja untuk memperoleh perubahan-perubahan& dan bukan suatu yang diperoleh dari perubahan alamiah& atau suatu yang tidak disengaja oleh orang belajar. Lirman 5llah )wt M behaDioral changes&

.\ TP Oq OU ^ _Y T\ OP Vd O RS TU VW (-.k la Om ^n ^O W X OY o[ Op O ` ^a Ob ^ W(+.N cP Od O e ^f T g O _h Oi ^j ^T W N OP OQ O (1.N OP OQ O RS TU VW X OY Z[ O \ T] ^ _Y T` ^a Ob ^W ( !.\ ^P Or ^s O\ ^U O _f O g O _h Oi ^j ^T W \ OP Vd O(


Artin=a + 0acalah dengan menyebut nama /uhanmu yang menciptakan& Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah& 0acalah dan /uhanlah yang paling mulia& 1ang mengajar manusia dengan perantaraan kalam& Dia mengajarkan apa yang tidak diketahuinya (Depag E%& 5l-:urBan terjemah& =akarta& 1971A197+& hal"1,49.. Dari pengertian-pengertian di atas& dapat dikemukkan bahwa belajar bukan berarti hanya penambahan pemberian ilmu pengetahuan saja& melainkan segenap rangkaian kegiatanAaktifitas yang dilakukan secara sadar oleh seseorang& dan berakibat adanya perubahan pengetahuan& atau kepandaian& perubahan tingkah laku& sikap& cara seseorang menghadapi suatu masalah dan lain-lain. 2.3 Praktek Penggunaan Met)de 7eramah< "an=a Ja5a. dan Pem.erian "ugas. 2.3.1 Pengertian Met)de Menga#ar

)ebelum penulis jelaskan pengertian secara keseluruhan dari judul di atas& maka perlu kiranya dijelaskan dahulu komponen-komponen yang terdapat dalam keseluruhan pengertian tersebut. $omponen-komponen yang membentuk suatu kesatuan di atas diantaranya adalah metode mengajar. 5pabila dilihat dari segi etimologi& kata metode berasal dari bahasa 8reeks yakni metha dan hodos1 $ata metha berarti melalui atau melewati& sedangkan kata hodos berarti jalan atau cara tertentu ( 5rifin& 194< "1 1.. Dengan demikian kata methode berarti jalan atau cara yang harus dilalui untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. )edangkan dalam buku 0Metodologi Pengajaran )asional0 dikatakan bahwa metode adalah suatu cara yang di dalam fungsinya merupakan alat untuk mencapai tujuan yang diinginkan ()urahmad& 197! "1,9 .. 2.3.2 Pengertian Met)de 7eramah 0anyak para ahli yang memberikan defenisi metode ceramah yang berbeda. 2enurut Drs. Huhairini& dkk mendefenisikan metode ceramah sebagai berikut " #2etode ceramah adalah suatu metode di dalam pendidikan dimana cara menyampaikan pengertian-pengertian materi pada anak didik dengan jalan penerangan dan penuturan secara lisan. Untuk penjelasan urainnya& seorang guru dapat menggunakan alat-alat bantu misalnya gambar-gambar& peta& denah& dan alat peraga lainnya# ( Huhairimi dkk. 197! " 4+ .. Dari defenisi di atas dapat di ambil pengertian bahwa metode ceramah adalah cara penyampaian meteri pembelajaran kepada siswa dengan jalan penuturan secara lisan. 2etode ceramah ini akan berjalan dengan baik jika seorang guru dalam menyampaikan meteri pembelajaran di dalam kelas dapat didukung dengan media pembelajaran serta dapat memperhatikan batas-batas kemungkinan penggunaannya. 5da dua hal yang harus diperhatikan dalam metode ceramah ini yaitu "

+!

2enetapkan

apakah

metode

ceramah

wajar

digunakan

dengan

mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut " a. /ujuan pembelajaran yang hendak dicapai. b. 0ahan yang akan diajarkan. c. =umlah siswa termasuk tingkat kemauan dalam mengikuti pembelajaran d. $emampuan seorang guru dalam menguasai materi pembelajaran yang akan disajikan kepada siswa. e. $emampuan seorang guru dalam mengkomunikasikan materi pembelajaran kepada siswa sebagai warga belajar sehingga akan termotiDasi dalam menerima pelajaran yang disajikan guru tersebut. 9angkah-langkah penggunaan metode ceramah. Pada umumnya ada tiga langkah yang harus diperhatikan yaitu " a. Persiapan dari guru sebelum menyampaikan materi kepada siswa. b. Pelaksanaan kegiatan pembelajaran ( penyajian materi kepada siswa.. c. Pemberian kesimpulan sebelum menutup pelajaran. Perlu diperhatikan bahwa penggunaan metode ceramah akan berhasil baik bila didukung oleh metode-metode mengajar yang lain misalnya tanya jawab& pemberian tugas dan lain-lain. Umumnya metode ceramah ini disampaikan dalam hal yang sifatnya memberitahukan sesuatu. Oleh karena itu metode ini kurang baik dipakai bila tidak didukung dengan alat bantu A peraga serta metode yang lain dengan tujuaan pembelajaran berlangsung secara P5$32. 2.3.3 Pengertian Met)de "an=a Ja5a.

+<

/idak berbeda dengan metode ceramah& maka metode tanya jawab juga banyak para ahli yang meberikan defenisi. Falaupun berbeda dalam pengolahan kata-katanya tetapi mempunyai maksud yang sama. Diantara para ahli yang mendefenisikan metode tanya jawab adalah Dr. *ana )udjana& 0eliau dalam bukunya berjudul 0(asar$(asar Proses Belajar Mengajar0 mengemukakan bahwa " #2etode tanya jawab adalah metode mengajar yang memungkinkan terjadinya komunikasi langsung yang bersifat two way traffic sebab pada saat yang sama terjadi dialog antara siswa dan guru. 8uru bertanya dan siswa menjawab. Dalam komunikasi ini terlihat hubungan timbal balik secara langsung antara guru dan siswa ( hal. 47 .#. Dari pengertian di atas dapat diambil suatu pengertian bahwa metode tanya jawab adalah suatu metode mengajar dimana antara guru dan siswa terjadi tanya jawab. Demikian pula sebaliknya siswa yang bertanya guru yang memberikan jawaban atau penjelasan. Pertanyaan merupakan bentuk stimulan dan jawabannya merupakan pengarahan aktiDitas belajar siswa-siswa. Pada umumnya metode ini sebagai rangkaian tindak lanjut dari metode ceramah. 2.3.! Pengertian Met)de Pem.erian "ugas 0egitu pula dengan metode pemberian tugas banyak para ahli memberikan defenisi yang berbeda. Drs. 5bu 5hmadi dalam bukunya Metodik Khusus #l$%ur&an 'adits, memberikan pengertian bahwa metode pemberian tugas adalah " #2etode pemberian tugas belajar ( resitasi . sering disebut juga metode pekerjaan rumah yaitu siswa diberi tugas khusus di luar jam pelajaran. Dalam pelaksanaan metode ini& siswa-siswa dapat mengerjakan tugasnya tidak hanya di rumah& melainkan di perpustakaan& laboratorium& kebun percobaan dan sebagainya untuk dipertanggung jawabkan kepada guru ( hal. 117 . #.

+4

Dari pengertian di atas& penulis berpendapat bahwa metode pemberian tugas adalah suatu cara atau proses dalam belajar mengajar yang mana bila seorang guru memberi tugas kepada siswa maka tugas tersebut harus dikerjakan atau dapat diselesaikan dengan waktu yang telah ditentukan secara bersama-sama. /ugas diselesaikan di dalam kelas& laboratorium& perpustakaan& ruang praktikum& atau pun di rumah. /ugas bertujuan untuk memberi rangsangan kepada siswa untuk aktif dalam belajar baik secara indiDidu maupun secara kolektif. 2.! Pengertian Praktek Penggunaan Met)de 7eramah< "an=a Ja5a. dan Pem.erian "ugas. Dari defenisi beberapa komponen di atas& dapat diambil pengertian bahwa praktek metode ceramah& tanya jawab& dan pemberian tugas adalah penyampaian materi pelajaran yang praktek penggunaannya dengan menggunakan metode ceramah& tanya jawab& dan pemberian tugas. Di dalam buku Dasar-Dasar %lmu 2endidik dijelaskan bahwa" #Di dalam urusan yang berteori berarti pekerjaan yang dilandaskan kepada rencana& dan rencana ini disangga oleh pengetahuan-pengetahuan yang cukup. =adi kerja berencana adalah suatu rangkaian ungkapan lain dari adanya hubungan teori dan praktek (5li& 1949" +!.#. Oleh karena itu antara teori dan praktek merupakan suatu rangkaian yang tidak dapat kita pisahkan. Untuk membuktikan teori maka diadakan praktek. Dengan demikian praktek metode mengajar dengan metode ceramah& tanya jawab& pemberian tugas adalah sesuatu yang dilakukan setelah pemberian teori& kemudian dipraktekkan metode tersebut di dalam $02 di sekolah.

+7

2.!.1

1e.aikan dan 1elemahan Met)de 7eramah 2etode ceramah yang oleh sebagian para ahli disebut #one man show#

merupakan suatu cara penyampaian bahan pelajaran secara lisan oleh guru di depan kelas atau kelompok. 2aka peranan guru dan siswa berbeda secara jelas& yakni bahwa guru terutama dalam penuturan dan penerangannya secara aktif& sedangkan siswa mendengarkan dan mengikuti secara cermat serta membuat catatan tentang pokok masalah yang diterangkan oleh guru. 2etode ceramah sebagai salah satu metode mengajar yang paling tua umurnya dan paling banyak dipergunakan di sekolah& dapat dipandang sebagai cara yang paling mengena bagi usaha penyampaian informasi memiliki suatu kelebihan dan kelemahan. Dalam buku Pedoman #l$%ur&an 'adits pada ( yang diterbitkan oleh Departemen 5gama E%& dijelaskan bahwa metode ceramah memiliki kelebihan dan kekurangan. 2.!.1.1 1ele.ihan Met)de 7eramah. a. 8uru dapat menguasai seluruh arah pembicaraan dalam kelas. b. Organisasi kelas sederhana yang berarti guru tidak perlu mengadakan pengelompokkan siswa c. 6al-hal yang sangat mendesak dan sangat penting dapat disampaikan. d. 2elatih menggunakan pendengarannya dengan baik serta memberi kesimpulan isi ceramah dengan cepat dan tepat. 2.!.1.2 1elemahan81elemahan Met)de 7eramah. a. 8uru tidak dapat mengetahui sampai dimana siswa telah memahami keterangan-keterangan yang disampaikan oleh guru.

+9

b. Dalam diri seorang siswa dapat dibentuk konsep yang lain dari pada katakata yang dimaksudkan. c. )iswa cenderung bersifat pasif dan menunggu informasi yang akan disampaikan oleh seorang guru. d. )iswa sulit mengkonsentrasikan perhatiannya terhadap keterangan guru terutama pada siang dan sore hari ( Depag E%& hal. 1,<.. Dari uraian tersebut dapat diambil pengertian bahwa metode ceramah mempunyai kelebihan-kelebihan salah satu diantaranya guru dapat menguasai seluruh kelompok siswa baik itu berjumlah besar atau pun jumlah kecil sehingga dapat menghemat waktu dan tenaga. *amun demikian kelemahan-kelemahan dari metode ceramah itu akan terbentuk dua kelompok yaitu kelompok yang aktif dalam pembelajaran serta kelompok yang pasif. )elain itu juga guru tidak dapat mengetahui secara pasti dan jelas pengetahuan dan pemahaman yang dimiliki siswa ketika mengikuti pembelajaran di dalam kelas. Untuk menghindari dari kelemahan-kelemahan itu& maka guru harus menggunakan metode yang lain misalnya metode tanya jawab dan pemberian tugas. $arena kita sadar bahwa tidak ada metode ynag sempurna. )emua metode mengajar mempunyai kelebihan dan kelemahan masing-masing. Oleh karena itu jika guru akan menggunakan metode ceramah& hal-hal di bawah ini harus selalu disampaikan" a. 0ahan pelajaran harus disesuaikan dengan taraf perkembangan psikologis siswa baik yang berhubungan dengan lingkungan sosial maupun lingkungan budaya. b. 6endaknya seorang guru dapat menyesuikan tingkat bahasa yamng dipergunakan dengan taraf kecerdasan anak didik.

-,

c. 8aya bahasa supaya diperhatikan& baik berupa ucapan& tempo& melodi& ritme maupun dinamikanya. d. 8uru agama sebagai penceramah baik sikap dan cara berdirinya harus menimbulkan rasa simpatik. e. 6endaknya guru agama dapat memberikan kesan moral kepada siswa bahwa ia sendiri sangat berminat pada bahan pelajaran yang disampaikan. f. 8uru agama dalam memberikan pelajaran hendaknya diadakan Dariasi misalnya tanya jawab audio Disual dan lain sebagainya ( 2ahfud )hahaludin& 2etodelogi 5l-:ur;an 6adits " ! .. 2.!.2 1e.aikan dan 1ekurangan Met)de "an=a Ja5a. Pada umumnya metode tanya jawab merupakan tindak lanjut metode ceramah. Oleh karena itu dalam cara ini paling tidak ada dua tugas yakni " a. 2emberikan kesempatan untuk bertanya. 6al ini dimaksudkan memberikan latihan keberaian dan kemauan siswa untuk selalu bertanya. b. )ebagai tolak ukur untuk mengetahui sampai seberapa jauh pelajaran itu dipahami anak didik. 2etode tanya jawab tidak berbeda dengan metode lainnya. 2etode ini juga mempunyai kelebihan dan kelemahan seperti dikemukakan oleh para ahli diantaranya menurut /eam Didaktik 2etodik $urikulum %$%P )urabaya dalam bukunya 0Pengantar Metodik (idaktik Kurikulum PBM# dijelaskan bahwa metode tanya jawab ada kelebihan dan kekurangannya. 2.!.2.1 1ele.ihan Met)de "an=a Ja5a..

-1

a. )ambutan dalam kelas. /anya jawab dapat memperoleh sambutan yang lebih aktif bila dibandingkan dengan hasil dari metode ceramah. b. 2emberi kesempatan kepada siswa untuk menggunakan hal-hal yang belum jelas atau belum dimengerti sehingga guru dapat menjelaskan lagi. c. 2engetahui perbedaan pendapat antara siswa dan guru dan akan membawa kearah suatu diskusi. 2.!.2.2 1elemahan Met)de "an=a Ja5a. /anya jawab bisa menimbulkan penyimpangan dari pokok persoalan. /erlebih jika siswa memberi jawaban atau mengajukan pertanyaan yang dapat menimbulkan beberapa masalah baru dan kemudian menyimpan dari pokok persoalan atau dapat menimbulkan pokok pembicaraan baru ( hal. 9 .. Dari pengertian di atas dapat diambil suatu pelajaran bahwa metode tanya jawab dapat menghidupkan situasi kelas karena dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya serta dapat mengemukakan pendapatnya. Disamping itu juga seorang guru dapat mengontrol pada pemahaman siswa terhadap masalah yang telah dibicarakan. *amun disisi lain& metode ini mempunyai kelemahan bahwa permasalahan dapat menyimpang dari materi yang diberikan sehingga dapat menggunakan waktu yang lebih lama. )elain itu juga akan muncul perbedaan pendapat antra guru dan siswa. Pada sisi lain siswa ada yang aktif mengikuti tanya jawab ada juga yang pasif terhadap tanya jawab tersebut. Untuk itu seorang guru harus mengetahui jalan keluarnya agar kelemahan-kelemahan itu dapat dihindari.

-+

Untuk menghindari atau mengurangi kelemahan-kelemahan metode tanya jawab ini& sebaiknya seorang guru harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut " 2erumuskan pertanyaan-pertnyaan yang akan diajukan. Pertanyaan sebaiknya dapat membangkitkan minat& mendorong inisiatif siswa& dan dapat memberikan rangsangan kepada siswa untuk bekerja sama. 2elatih anak mampu mengasosiasikannya denganmasalah-masalah lain /eknik pengajuan pertanyaan hendaknya ditujuhkan kepada seluruh siswa dan giliran menjawab diberikan secara merata& tidak berpusat pada satu siswa saja. 2.!.3 1e.aikan dan 1ekurangan dari Met)de Pem.erian "ugas 2etode pemberian tugas adalah suatu cara mengajar yang bercirikan oleh adanya kegiatan perencanaan antara siswa dan guru mengenai suatu persoalan atau problem yang harus diselesaikan dan dikuasai oleh siswa dalam jangka waktu tertentu disepakati bersama antara siswa dan guru. 2etode ini sangat bermanfaat bagi latihan anak didik sehingga apa telah disjikan oleh guru dapat dipelajari kembali setelah di rumah dengan pengawasan orang tua. Dalam percakapan sehari-hari metode ini terkenal dengan metode pekerjaan rumah& akan tetapi sebenarnya metode ini lebih luas dari pekerjaan rumah karena dalam belajar tidak hanya di dalam rumah& tetapi boleh di perpustakaan& sekolah& laboratorium atau tempat lainnya yang diharapkan agar siswa belajar secara bebas tetapi dapat bertanggung jawab. /ugas untuk merangsang anak agar mau belajar baik secara indiDidual maupun secara kelompok. Oleh karena itu pemberiaan tugas dapat diartikan secara indiDidual atau dapat pula secara kelompok.

--

2etode pembriaan tugas merupakan suatu aspek dari metode-metode pengajaran dalam dunia pendidikan. $arena dengan pemberian tugas bermaksud meninjau pelajaran baru& untuk menghafal belajaran yang sudah diperoleh. Untuk latihan-latihan& dengan tugas untuk mengumpulkan bahan untuk memecahkan suatu masalah dan seterusnya. 2enurut Departemen 5gama E% dalam bukunya 0Pedoman Pelaksanaan #l$%ur&an 'adits0 pada tingkat satuan pendidikan )DA2% dijelaskan bahwa " 2.!.3.1 -egi 1e.aikan Met)de Pem.erian "ugas 1. Pengetahuan yang diperoleh siswa melalui hasil belajar sendiri yang banyak hubungannya dengan minat dan bakat dapat bermanfaat untuk hidup mereka akan lebih meresap tahan lama dan autentik. +. 2etode ini dapat dilaksanakan dalam berbagai mata pelajaran. -. )iswa berkesempatan memupuk perkembangan dan keberanian untuk selalu berinisiatif& kreatif& bertanggung jawab serta mampu berdiri sendiri tanpa bantuan orang lain. . 2elatih siswa untuk selalu inoDatif dalam menyelesaikan masalah. 2.!.3.2 -egi 1elemahan Met)de Pem.erian "ugas. 1. )eringkali siswa melakukan penipuan dimana siswa hanya meniru atau menyalin pekerjaan teman tanpa mengalami proses atau peristiwa belajar. +. 5dakanya tugas itu dikerjakan oleh orang lain tanpa pengawasan. -. 5pabila tugas terlalu sering diberikan dalam kategori sulit& ketenangan mental siswa dapat terganggu. . )ukar memberi tugas yang memenuhi perbedaan tugas indiDidu (hal.1+- ..

Dari penjelasan di atas& dapat diambil gambaran bahwa metode pemberian tugas ini sangat baik untuk mengisi waktu kosong sehingga anak terdorong untuk belajar dan dapat memupuk rasa tanggung jawab pada diri siswa. *amun segi kekurangan metode pemberiaan tugas ini adalah jika tugas itu berat& maka akan diserahkan tugas tersebut kepada orang lain atau sekedar meniru hasil dari pekerjaan orang lainAtemannya& sehingga sukar untuk memberikan tugas itu karena perbedaan indiDidu. Untuk menghindari kelemahan-kelemahan itu& maka diberikan saran-saran. 5dapun saran-saran pemakaian metode pemberian tugas agar berhasil dengan baik& maka harus diperhatikan yaitu " /ugas yang diberikan harus jelas sehingga anak mengerti betul apa yang harus dikerjakan . Faktu untuk menyelesaikan tugas tersebut harus cukup. 5dakan kontrol yang sistematis sehingga mendorong anak-anak bekerja dengan sungguh-sungguh. /ugas yang diberikan kepada siswa hendaknya dapat bersifat " a. 2enrik perhtian anak b. 2endorong anak untuk mencari& mengalami& dan menyampaikan. c. 5nak-anak mempunyai kemungkinan dapat menyelesaikan. d. bersifat praktis dan ilmiah. )elain saran-saran di atas& guru harus ingat bahwa siswa-siswa menghadapi berbagai tugas dan belum berpengalaman dengan cara-cara membagi waktu. Dari ketiga macam metode mengajar al :ur;an 6adits di atas masing-masing mempunyai

-!

kebaikan dan kekurangan serta mempunyai kondisi-kondisi khusus yang perlu dijadikan bahan kajian dan bahan pertimbangan dalam mempergunakannya. $ebaikan-kebaikan suatu metode mengajar dan mendidik agama& tidak secara mudah menentukan kegagalannya& akan tetapi unsur guru pun juga ikut menentukan berhasil tidaknya suatu metode mengajar dan mendidik agama %slam khusunya dalam bidang srudi 5l-:ur;an 6adits. )eorang guru yang dengan cermat memilih cara mengajar dan mendidik disesuaikan dengan situasi dan kondisi serta tujuan akan dicapai dan kemampuan dalam menggunakannya& maka besar kemungkinannya penggunaan metode mengajar dan mendidik tersebut akan mencapai hasil yang memuaskan sebagaimana mekanisme dunia pendidikan dan pengajaran pada umumnya. )ebaliknya seorang guru yang memilih metode mengajar dan mendidik hanya berdasarkan

kecenderungannya tanpa didasari suatu orientasi yang terarah bagaimana situasi dan kondisi yang dihadapinya& tujuan apa yang akan dicapai dan bagaimana kemampuan dirinya untuk menggunakanAmemerankan metode-metode yang telah dipilihnya& maka besar kemungkinannya akan mengalami kegagalan total& yang sebenrnya tidak perlu terjadi dalam mekanisme dunia pendidikan dan pengajaran. 2.$ "in#auan Prestasi Bela#ar 2.$.1 Pengertian Presatasi Bela#ar Al8>ur?an Hadits Prestasi belajar secara etimologi terdiri dari dua kata& yaitu prestasi dan belajar. 0erbicara tentang prestasi belajar pada dasarnya banyak sekali para ahli yang mencoba memberikan pendapatnya untuk memperoleh suatu pengertian secara jelas

-<

tentang prestasi belajar itu secara aktual. Diantara para ahli yang menberikan pendekatan secara definitif adalah Pasaribu dan 0. )imajuntak serta 0ukhori. 2enurut %.9 Pasaribu dan 0. )imajuntak yang dimaksud dengan prestasi adalah hasil yang dicapai setelah mengikuti usaha& didikan atau latihan# ( 1971 " 11! .. )edangkan menurut 0ukhori 2.3d. yang dimaksud prestasi adalah menunjukkan hasil yang nyata dari suatu usaha ke pekerjaan# ( 197, " 97 .. Dari dua pengertian tersebut di atas dapatlah kiranya diambil suatu pemahaman bahwa yang dimaksud dengan prestasi adalah suatu hasil nyata yang telah dicapai atau diperoleh oleh seseorang setelah melakukan suatu usaha atau aktifitas tertentu. 2.$.2 Jenis8Jenis Prestasi Bela#ar Prestasi belajar pada dasarnya adalah sama tetapi terdiri dari berbagai unsur atau bagian yang mendukung. )ebagian orang memberi penilaian bahwa prestasi belajar siswa itu hanya keberhasilan dalam suatu aspek belajar. Prestasi belajar itu terdiri dari berbagai aspek pendukung sebab belajar itu sendiri sangat komplek yaitu meliputi seluruh perubahan tingkah laku bidang cita& rasa dan karsa. Dalam hal ini& tokoh pendidikan yang terkenal bernama Bloom memberi aspek pendidikan itu meliputi" a. 5spek kognitif (conitiDe domain. b. 5spek afektif (afectiDe domain. c. 5spek psikomotor (psychomotor domain. 2.$.2.1 Prestasi Bela#ar Bidang 1)gniti%

-4

Prestasi belajar siswa dalam bidang kognitif ini hanya menitik beratkan pada masalah kecerdasan atas bidang intelektual saja. @lara E& Pujiyogyanti mengatakan bahwa Kkognitif adalah pengetahuan'& sehingga kemampuan akal selalu mendapatkan perhatian yaitu kerjanya otak untuk mengetahuiAmenguasai berbagai pengetahuan yang diterimanya. KPrestasi bidang kognitif ini mencakup di dalamnya aspek pengetahuan& pemahaman& pengetarapan& analisis& sintesis dan eDaluasi'(1971 " 1+, .. Dengan pengetahuanAmengetahui kita mampu mengingat apa saja yang telah dipelajari. )etelah mengingat harus memahami kemampuan melangkah makna dari yang dipelajari. Pengetrapan untuk menggunakan hal yang sudah diketahui dalam situasi yang baru. 2enganalisa yaitu kemampuan untuk merinci hal yang dipelajari kedalam unsur-unsurnya supaya struktur organisasinya dapat dimengerti. )istim

yaitu menerangkan aspek analisis atau menguraikan dan mengeDaluasi maksudnya kemampuan untuk menentukan suatu yang dipelajari untuk sesuatu tujuan yang tertentu. 2.$.2.2 Prestasi Bela#ar Bidang A%ekti%. Prestasi belajar bidang efektif ini banyak menyangkut bidang sikap& yaitu tertuju pada perasaan manusia. 5fektif adalah merupakan penelitian indiDidu. Penelitian tersebut akan membentuk penerimaan serta menghargai sehingga prestasi bidang afektif ini lebih tinggi dari bidang sebelumnya (kognitif.& sebab bidang efektif ini menyangkut kemampuan yang tidak terlepas dari kemauan untuk berbuat sesuatu. Oleh karena itu bidang afektif ini lebih berpengaruh di dalam kehidupan manusia

-7

maupun siswa. )ebab sikap hidup seseorang itu mempengaruhi pola pikir dan mempengaruhi prilaku kehidupannya sehari-hari. 2.$.2.3 Prestasi Bela#ar Bidang Psik)m)t)r 1ang dimaksud kemampuan psikomotor adalah kemampuan yang

menyangkut otot dan kegiatan fisik. Prestasi bidang psikomotor ini adalah kemampuan siswa dalam masalah skil atau ketrampilan yaitu tertuju kepada kemampuan bidang jasmani seseorang. )ebagai contoh anak yang telah selesai mengikuti pelajaran ketrampilan atau olah raga sehingga anak tersebut benar-benar trampil dalam bidang yang dipelajarinya& maka ia akan dapat dikatakan berprestasi dalam bidang psikomotor. Dari aspek psikomotorik yang dperoleh siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar yang berupa pengetahuan sikap atau tindakan sebagai hasil nyata atau kongkrit dalam bentuk suatu ketrampilan tertentu. )edangkan dalam bentuk psikomotorik dari hasil al-:urBan 6adits& dalam hal ini adalah suatu bentuk ketrampilan atau tentang tindakan praktis tentang amaliyah agama dengan kata lain bentuk praktis dalam pelaksanaan ibadah. 2.$.3 @akt)r8@akt)r Aang Mem(engaruhi Prestasi Bela#ar 0elajar merupakan proses untuk mencapai tujuan yang tertentu saja tidak bisa lepas dari beberapa pengaruh& baik pengaruh yang datang dari luar maupun dari dalam indiDidu yang mengalaminya. Laktor-fasktor yang mempengaruhi dari hasil belajar dapat di golongkan sebagai berikut" a. Laktor internal. Laktor internal adalah faktor yang timbul dari dalam anak itu sendiri& seperti kesehatan& rasa aman& kemampuan& minat dan sebagainya.

-9

b. Laktor eksternal. Laktor eksternal ialah faktor yang datang dari luar anak seperti kebersihan anak& udara yang panas& lingkungan dan sebagainya. 0anyak faktor yang mempengaruhi prestasi belajar seperti yang di ungkapkan Drs. 0imo Falgito& sebagai berikut #0anyak orang mengira bahwa rendahnya hasil prestasi belajar anak disebabkan karena rendahnya dari segi intelektual& intelegensinya ( 197< " 1!1 .. Pendapat demikian tidak seluruhnya benar. 2emang ada anak yang nilainya rendah karena disebabkan kurang intelegensinya& tetapi tidak semua prestasi belajar yang rendah diusebabkan rendahnya intlegensinya& sehingga hal ini tidaklah mutlak. Dengan demikian maka rendahnya prestasi belajar dapat disebabkan karena faktor yang lain. Dari kutipan tersebut jelas bahwa faktor prestasi belajar siswa itu bukan semata-mata karena intelegensinya& mungkin belajarnya & latar belakang keluarganya dan sebagainya. Prestasi belajar juga akan melahirkam kader pendidikan yang berbakat. Dengan prestasi belajar yang dimiliki& seorang siswa akan dapat menciptakan sumber daya manusia yang sempurna sehingga tujuan untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa akan tercapai dengan baik. 2.& 1)relasi Praktek Penggunaan Met)de 7eramah< "an=a Ja5a. dan Pem.erian "ugas dengan >urBan Hadits. 2etode adalah cara yang fungsinya merupakan salah satu alat untuk mencapai tujuan dalam mata plajaran al :urBan 6adits yang diterapkan. Dikatakan oleh Dra. Prestasi Bela#ar -is5a Mata Pela#aran Al

%.9. Pasaribu dan 0. )imanjutak" Kberhasil tidaknya tujuan yang akan dicapai tergantung pada penggunaan metode yang tepat' ( 1971 " 11 .. Oleh karena itu semakin sesuai dengan metode 5l :urBan 6adits yang digunakan akan semakin berdaya guna dan berhasil guna dalam mencapai tujuannya. Diantara metode 5l :urBan 6adits yang digunakan dalam penyampaian materi adalah metode ceramah& tanya jawab dan pemberian tugas. 2etode ceramah adalah metode yang paling murah dan mudah

penggunaannya& karena lisan sebagai alat utama dari metode ini. 2etode ini akan berhasil dengan baik jika dipersiapkan dengan sebaik mungkin seperti dalam buku proses belajar mengajar. @eramah adalah penuturan bahan pelajaran secara lisan. 2etode ini tidak senantiasa jelek bila penggunaannya disiapkan dengan baik& didukung dengan alat dan media serta memperhatikan batas-batas kemungkinan penggunannya'. )edangkan $orelasi penggunaan dan tanya jawab dan pemberian tugas dengan prestasi belajar adalah karena metode tersebut tidak dapat digunakan sediri tetapi merupakan kombinasi dari beberapa metode mengajar. $arena metode yang satu dengan metode lainnya adalah saling mendukung untuk mencapai tujuan.

BAB III ME"/DE PENELI"IAN Dalam penelitian& terdapat langka-langkah yang harus diperhatikan yaitu metode penelitian. 2etode merupakan cara-cara yang ditempuh dalam penelitian itu sendiri berdasarkan jenisnya. Dalam penelitian ini& penulis merumuskan metode penelitian yang meliputi rancangan penelitian& subyek dan obiyek penelitian& populasi dan sampel& jenis data& sumber data& tekhnik pengumpulan data& tekhnik analisa data& dan Dariabel penelitian. 3.1 an3angan Penelitian Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif. 5rtinya penulis mencari dan mengolah data dengan menggunakan angka-angka statistik dalam bentuk product moment kemudian mendeskripsikannya dalam bentuk penelitiaan ini. )elain itu& penulis juga menggunkan buku-buku atau referensi untuk mendasari pendapatnya

agar mendapatkan pedoman yang Dalid dan bisa dipercaya. Disamping itu juga penelitin ini juga menggunakan studi perpustakaan. 3.2 -u.i=ek dan /.=ek Penelitian )ubyek penelitian ini adalah korelasi penggunaan metode mengajar yaitu metode ceramah& tanya jawab&dan pemberian tugas terhadap prestasi belajar siswa mata pelajaran al-:ur;an 6adits. Penulis betul-betul ingin mengetahui apakah ada hubungan antara metode mengajar dengan prestasi belajar siswa khususnya mata pelajaran al-:ur;an 6adits. )edangkan yang menjadi obyek dari penulisan karya tulis ini adalah seluruh siswa kelas %> )D* $ebonsari ,- $ecamatan /uban $abupaten /uban yang berjumlah ! siswa. 3.3 P)(ulasi dan -am(el. 3.3.1 P)(ulasi. Populasi adalah seluruh penduduk yang diselidiki ()utrisno 6adi& 199,& ++,.. 2aksudnya adalah sejumlah keseluruhan dari suatu obyek yang diteliti sekaligus merupakan wilayah atau daerah generalisasi dari hasil penelitian tersebut. Oleh karena itu kesimpulan dari hasil penelitian diwakili oleh sebagian dari anggota populasi itu. 5dapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas %> )D* $ebonsari ,- $ecamatan /uban $abupaten /uban yang berjumlah ! siswa. Dari hasil interDiew dan obserDasi didapatkan bahwa jumlah murid kelas %> adalah ! siswa yang terdiri dari laki-laki sebanyak +1 siswa dan perempuan sebanyak +

siswa. Data lebih lengkapnya disajikan dalam bab %> tentang 9aporan 6asil Penelitian. 3.3.2 -am(el. )edangkan yang dimaksud dengan sampel adalah bagian dari populasi yaitu sejumlah penduduk yang jumlahnya kurang dari jumlah populasi. ()utrisno 6adi& 199,& ++1.. 2engingat populasi yang diselidiki relatif cukup banyak& maka dalam penelitian ini digunakan teknik sampling. %stilah sampling tidak sama dengan sampel& sampling adalah cara yang digunakan untuk mengambil sampel. 9ebih jelasnya tehnik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah tehnik proporsional menurut sertifikasi yaitu" K setiap unsur dari keseluruhan populasi mempunyai kesempatan yang sama untik dipilih dengan cara menggolongkannya menurut ciri-ciri atau tanda-tanda tertentu' (*asution& 1977& 47 .. Dengan demikian sampel dalam penelitian ini adalah jumlah populasi sebanyak ! siswa atau anak didik. 3.! Jenis Data 0erdasarkan jenisnya data yang diperlukan terdiri dari dua jenis& yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. 2engenai hal ini )utrisno 6adi mengatakan jenis data yang dapat diukur langsung atau yang lebih tepat dihitung adalah data kuantitatif& sedang data yang hanya dapat diukur secara tidak langsung termasuk jenis data kualitatif' ( 6adi& 1974& hal. <<.. 0erdasarkan kutipan di atas& maka data kualitatif yang perlu adalah para guru terhadap pelaksanaan pendidikan& dan kemampuan siswa.

1ang termasuk data kualitatif dalam penulisan skripsi ini adalah " a. Praktek penggunaan metode mengajar dengan menggunakan metode ceramah& tanya jawab dan pemberian tugas. b. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar pada mata pelajaran 5l :urBant6adits di )D* $ebonsari ,- $ecamatan /uban $abupaten /uban. c. $eberhasilan siswa dalam prestasi belajar mengajar pada mata pelajaran pendidikan agama %slam 5l :urBanthadits. )edangkan yang termasuk data kuantitatifnya adalah " a. =umlah murid b. =umlah guru c. =umlah kelas d. fasilitas yang mendukung pembelajaran di sekolah e. =adwal pelajaran yang ada dan alokasi waktu jam pelajaran f. =umlah prosentase anak yang memperoleh nilai tertentu pada mata pelajaran al-:ur;an 6adits. 3.$ -um.er Data 0erdasarkan sumbernya& data dapat dibedakan menjadi dua& yaitu" data

primer dan data skunder. 2arGuki dalam bukunya berjudul Metodelogi 3iset berpendapat bahwa #data primer adalah data yang diperoleh langsung dari sumbernya& diamati dan dicatat pertama kalinya sedangkan data skunder adalah K data yang bukan diusahakan sendiri pengumpulannya oleh peneliti#. (1944& !! ..

5dapun data yang terdapat dalam penelitian ini secara keseluruhan telah diusahakan merupakan data primer. )edangkan sumber data dalam penelitian ini adalah sebagai berikut" 3.& )iswa )D* kebonsari ,- $ec. /uban $abupaten /uban kelas %> 8uru agama %slam )D* $ebonsari ,- $ec. /uban $abupaten /uban $epala )D* kebonsari ,- $ec. /uban $abupaten /uban Dokumentasi 1ang ada di )D* kebonsari ,- $ec. /uban $abupaten /uban

"eknik Pengum(ulan Data Untuk pengumpulan data digunakan metode obserDasi& wawancaraA interDiew&

angket A uuestioner dan metode dokumentasi. 3.&.1 "eknik /.serCasi ObserDasi adalah tehnik pengumpulan data yang dilaksanakan secara sistematis dan disengaja dilakukan dengan alat indra terhadap kejadian-kejadian yang langsung dapat ditangkap dalam waktu kejadian berlangsung. )utrisno 6adi mengatakan obserDasi bisa sebagai pengamatan dan pendataan dengan sistematis fenomena-fenomena yang diselidiki (1974& 19-.. 2etode ini digunakan untuk mengumpulkan data tentang kegiatan belajar mengajar& utamanya dalam praktek penggunaan metode mengajar"ceramah& tanya jawab dan pemberian tugas serta untuk mengumpulkan data tentang keadaan sekolah. 3.&.2 "eknik 6a5an3ara

<

Fawancara adalah suatu percakapan yang diarahkan pada suatu masalah tertentu. %ni merupakan proses tanya jawab lisan& dimana dua orang atau lebih berhadapan secara fisik ($artini-$artono& 197-& 111.. /ehnik ini penulis gunakan dalam rangka mengumpulkan data tentang proses belajar mengajar yang siswanya dari berbagai tempat berlainan yang jaraknya tidak sama dan data-data tentang berdirinya madrasah& serta beberapa hal yang berkaitan dengan masalah tersebut. )elain itu wawancara merupakan cara pengumpulan data dengan cara atau melalui tanya jawab sepihak yang dikerjakan dengan sistimatis dan berlandaskan pada tujuan penelitian. 5dapun dalam pelaksanaanya& penulis gunakan cara yaitu interDiew tak terpimpin. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan tidak menentu arahnya dan dapat menimbulkan free talk'. @ara ini penulis gunakan pada penelitian pendahuluan. /ehnik wawancara ini digunakan untuk memperoleh data dari siswa tentang tanggapan mereka terhadap pelaksanaan penggunaan metode ceramah& tanya jawab& dan pemberian tugas dalam pelajaran al-:urBan 6adits. 6al ini nantinya seacara lengkap digunakan metode angket untuk memperoleh data ini ditujukan kepada guru untuk mengetahui kegiatan belajar mengajar dalam mata pelajaran al-:urBan 6adits khususnya dalam praktek penggunaan metode mengajar dengan ceramah& tanya jawab dan pemberian tugas serta ditujukan kepada kepala sekolah untuk mengetahui data tentang sarana dan prasarana yang ada di sekolah tersebut. 3.&.3 "ehnik Angket

2etode angket yaitu sampel dihubungi melalui daftar pertanyaan tertulis. 5ngket adalah suatu penyelidikan mengenai suatu masalah yang umumnya banyak mengangkat kepentingan umum dilakukan dengan jalan mengedarkan suatu daftar pertanyaan berupa formulir& diajukan secara tertulis kepada sejumlah subyek untuk mendapatkan jawaban atau respon tertulis seperlunya ($artini-$artono&197-" +,,.. Dalam penggunaan metode angket ini penulis menyediakan beberapa blanko pertanyaan yang harus dijawab oleh respoden dalam bentuk pilihan ganda. Dengan menggunakan angket langsung& yaitu yang dikirim langsung kepada responden. Pengertian angket langsung ini sebagaimana dikatakan oleh ahli bidang ilmu penelitian bahwa suatu angket disebut angket langsung jika daftar pertanyaan dikirim langsung kepada orang yang ingin diminta pendapat& keyakinan atau diminta untuk menceritakan kepada orang lain. Dengan melihat jenis angket tersebut serta kegunaannya masing-masing sebagaimana pendapat di atas& maka dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis angket langsung. Penulis menggunakan metode angket untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap sikap dan penampilan guru dan penggunaan metode ceramah& tanya jawab dan penberian tugas yang di praktekkan oleh guru agama serta pemahaman siswa terhadap mata pelajaran. 3.&.! "ehnik D)kumtasi 2etode dokumentasi yaitu suatu metode penelitian untuk memperoleh keterangan dengan cara memeriksa dan mencatat dokumen yang disimpan ditempat penelitian. )edang dalam buku prosedur penelitian karangan )uharsini 5rikunto

dijelaskan bahwa metode dokumentasi adalah merupakan metode penelitian untuk memperoleh data atau keterangan dengan menyelidiki benda-benda tertulis seperti buku-buku& majalah& notulen rapat& peraturan-peraturan& catatan-catatan harian dan sebagainya. 0erdasarkan pendapat di atas& maka tehnik dokumentasi ini penulis gunakan untuk memperoleh data tentang keadaan obyek yaitu dengan jalan mencatat dari buku atau dokumen-dokumen atau lebih jelasnya di pergunakan untuk memperoleh data tentang keadaan obyek yaitu dengan situasi umum )D* $ebonsari ,- $ecamatan /uban $abupaten /uban serta data lain yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti penulis. Dokumentasi diperlukan juga untuk mengamati secara dekat tentang pelaksanaan kegiatan pembelajaran yng berlansung di )D* $ebonsari ,- /uban& juga untuk mendokumentasikan kegiatan yang ada disekolah. 3.' "ehnik Analisa Data Untuk menganalisa data yang terkumpul dalam penelitian ini& maka penulis menggunakan tehnik analisa sebagai berikut" a. /ehnik analisa data kuantitatif yaitu data yang dapat diukur secara langsung atau lebih tepatnya dapat dihitung. b. /ehnik analisa data kualitatif yaitu data hanya dapat diukur secara tidak langsung dan penerapannya menggunakan penerapan obyek dan subyek. Dalam penelitian ini yang termasuk data kuantitatif berupa prestasi bidang studi 5l- :urBan-6adits yang diperoleh oleh siswa )D* $ebonsari ,- $ec. /uban $ab. /uban berbentuk nilai yang dicapai dalam pelaksanaannya di beri kode y&

sedang data kwalitatifnya berupa praktek pengguanaan metode mengajar ceramah& tanya jawab dan pemberian tugas bidang studi 5l-:urBan 6adits dalam pelaksanaannya diberi k)de x. )elanjutnya untuk memperoleh hasil penelitian& dicari korelasinya antar Dariable dependent dengan statistik. Dalam hal ini penulis menggunakan rumus angka dari product moment sebagai berikut " x2

rxy

N
N

EA F : G;: =;
( G2 8 H G I2 .
N

: r2 8 H =I2 .

1eterangan + xy v koefisien korelasi antara Dariable C dan y x y v =umlahndari product Dariable C. v =umlah dari product Dariabel y

x& v =umlah dari hasil kali tiapskor dari cDariabel C dan y. x2 v =umlah dari kwadrat tiap skor Dariable C. y2 v =umlah dari kwadrat tiap skor Dariable y. (x 2 v $wadrat dari jumlah skor Dariable C. (y 2 v $wadrat dari jumlah dari skor Dariable y. N v =umlah responden.

!,

Untuk analisa non statistik& penulis menggunakan (mengadakan. kupasankupasan terhadap data yang diperoleh dengan menggunakan argumentasi logika berdasarkan fakta di lapangan yang diamati baik langsung maupun tidak langsung.

BAB I9 PEMBAHA-AN !.1 Pen=a#ian Data !.1.1 1)relasi Praktek Penggunaan Met)de 7eramah< "an=a Ja5a. dan Pem.erian "ugas "erhada( Prestasi Bela#ar -is5a 1elas I9 -DN 1e.)nsari 23 "u.an. Praktek penggunaan metode ceramah& tanya jawab dan pemberian tugas mempunyai korelasi yang sangat positif terhadap prestasi belajar siswa kelas %> )D*

!1

$ebonsari ,- /uban. 6al ini dengan semakin baiknya nilai raport yang ditunjukan anak kelas %> tersebut pada saat ulangan semester. Oleh karena itu semakin baik metode yang digunakan guru akan semakin mempengaruhi prestasi belajar serta pemahaman siswa terhadap pelajaran yang disajikan khususnya al-:ur;an 6adits. !.1.1.1 1)relasi Praktek Penggunaan Met)de 7eramah "erhada( Prestasi Bela#ar -is5a 2etode ceramah merupakan cara penyampaian materi pembelajaran kepada siswa dengan cara penuturan secara lisan. Dengan kata lain metode ceramah merupakan metode pembelajaran dengan berpusat pada guru. 2etode ceramah akan berhasil dengan baik jika dalam penyampaiannya akan ditunjang dengan media pembelajaran yang baik. 2etode ceramah mempunyai hubungan yang positif terhadap prestasi belajar siswa kelas %> )D* $ebonsari ,- /uban& hal ini dapat dari semakin tingginya prestasi belajar siswa dan motiDasi yang kuat terutama pada pelajaran Pendidikan 5gama %slam 0idang )tudi 5l-:ur;an 6adits. !.1.1.2 1)relasi Praktek Penggunaan Met)de "an=a Ja5a. "erhada( Prestasi Bela#ar -is5a 2etode tanya jawab mempunyai korelasi terhadap prestasi belajar siswa di )D* $ebonsari ,- /uban. 6al ini disebabkan metode tanya jawab merupakan cara penyampaian meteri pembelajaran yang terjadi dengan adanya hubungan timbal balik baik pertanyaannya berasal dari guru ke siswa ataupun dari siswa kepada guru. Dengan demikan akan memberikan pemahaman kepada siswa secara langsung sehuingga apa yang disampiakan oleh guru dapat difahami dengan baik.

!+

!.1.1.3

1)relasi Praktek Penggunaan Met)de Pem.erian "ugas "erhada( Prestasi Bela#ar -is5a 2etode pemberian tugas merupakan suatu metode dalam sistem pembelajaran

yang mana bila seorang guru memberi tugas kepada siswa maka tugas tersebut harus diselesaikan dengan sebaik-baiknya. 2etode pemberian tugas akan dapat mengukur tingkat kemampuan siswa dalam menerima pelajaran yang disajikan oleh guru. 6al ini sangat berhubungan prestasi siswa dalam suatu lembaga pendidikan. !.2 Analisa Data Pelakasanaan pembelajaran di )D* $ebonsari ,- /uban khususnya bidang studi 5l-:ur;an 6adits dilaksanakan + jam pelejaran perminggu pada masing-masing kelas. Untuk mengetahui sejauh mana korelasi praktek penggunaan metode ceramah& tanya jawab dan pemberian tugas dengan prestasi belajar siswa bidang studi 5l:ur;an 6adits& maka penulis menggunakan angket. 5ngket tersebut penulis sebarkan pada responden serta melihat nilai yang ada pada buku laporan pendidikan siswa. Dalam angket tersebut& penulis menggunakan 1! item dan setiap itemnya terdiri dari - alternatif jawaban yaitu a& b& dan c dengan memberi skor masing-masing jawaban sebagai berikut " Untuk jawaban 5 diberi skor 4 Untuk jawaban 0 diberi skor < Untuk jawaban @ diberi skor !

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini " " A B E L + 9I

!-

E1API"ULA-I HA-IL AN01E" "EN"AN0 PEN00UNAAN ME"/DE 7E AMAH< "ANAA JA6AB DAN PEMBE IAN "U0A- -DN 1EB/N-A I 23 "UBAN "AHUN PELAJA AN 222&4222' Penggunaan 2etode @eramah& tanya Prestasi 0elajar 0idang )tudi 5l*o jawab& dan pemberian tugas( w . :ur;an 6adits (1. ,1 ,+ ,, ,! ,< ,4 ,7 ,9 1, 11 1+ 11 1! 1< 14 17 19 +, +1 ++ ++ +! +< +4 +7 +9 -, -1 -+ --! -< -4 -7 4 ! ! < < 4 ! 4 < < 4 < 4 < 4 ! 4 < ! < < 4 4 < ! 4 < < 4 < 4 ! 4 ! 4 < 4 < 4 < < 4 4 4 < 7 4 < < 4 < 4 4 < 4 < 4 < 4 4 4 7 < 4 4 < 7 4 4 < 7 < 4 4 4 4

-9 , 1 + -

4 7 4 7 < 4 4 4 ! < 4 < ! < 4 umber (ata : (ata ekunder dari data Monogra2i () Kebonsari *+ Tuban $orelasi praktek penggunaan metode ceramah& /anya jawab& dan pemberian

!.3 "eknik Analisa Data

tugas pada bidang studi 5l-:ur;an 6adits dengan prestasi belajar siswa di )D* $ebonsari ,- /uban. Untuk mengetahui sejauh mana korelasi praktek metode ceramah& tanya jawab& dan pemberian tugas terhadap prestasi siswa belajar 5l-:ur;an 6adits akan ditempuh dengan teknik analisa data dengan menggunakan rumus korelasi product moment "

rxy

EA F : G;: =;

N ( G2 8
N
1eterangan + xy v koefisien korelasi antara Dariable C dan y x y v =umlahndari product Dariable C. v =umlah dari product Dariabel y

H G I2 .
N

: r2 8 H =I2

x& v =umlah dari hasil kali tiapskor dari cDariabel C dan y. x2 v =umlah dari kwadrat tiap skor Dariable C. y2 v =umlah dari kwadrat tiap skor Dariable y. (x 2 v $wadrat dari jumlah skor Dariable C.

!!

(y 2 v $wadrat dari jumlah dari skor Dariable y. N v =umlah responden.

5dapun langkah-langkah yang ditempuh dalam analisa data ini adalah " !.3.1 Menentukan 9aria.el >ariabel artinya segala sesuatu yang akan dijadikan obyek penelitian. )ering juga dinyatakan bahwa Dariabel penelitian itu sebagai faktor-faktor yang berperanan dalam peristiwaAgejala yang akan diteliti. >ariabel bebas merupakan Dariabel yang memberi pengaruh terhadap munculnya Dariabel lainADariabel terikat. >ariabel bebas ini juga dapat disebut independent Dariabel. Dalam pembahasan ini ada + Dariabel yang akan dianalisa dengan teknik analisa korelasi producr moment. $orelasi praktek penggunaan metode ceramah& tanya jawab& dan pemberian tugas dengan prestasi belajar bidang studi 5l-:ur;an 6adits yang terbagi dengan dua Dariabel penelitian korelasi penggunaan metode ceramah& tanya jawab dan pemberian tugas sebagai Dariabel bebas ( independent Dariable. dan prestasi belajar siswa bidang studi 5l-:ur;an 6adits sebagai Dariabel terikat ( dependet Dariable .. >ariabel bebas berupa skor akhir dari hasil nilai angket tentang korelasi penggunaan metode ceramah& tanya jawab& dan pemberian tugas yang penulis beri kode : G ; dan Dariabel terikatnya adalah prestasi belajar siswa bidang studi 5l-:ur;an 6adits yang penulis beri kode : = ;. !.3.2 "a.ulasi Data 5dapun tabulasi data merupakan tabel persiapan untuk menghitung korelasi antara praktek metode ceramah& tanya jawab& dan pemberiaan tugas dengan prestasi

!<

belajar siswa bidang studi 5l-:ur;an 6adits di )D* $ebonsari ,- $ecamatan /uban. Untuk lebih jelasnya tabulasi data tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini " "ABEL 9II "ABULA-I UN"U1 MEN7A I 1/E@I-IEN 1/ ELA-I AN"A A P A1"E1 PEN00UNAAN ME"/DE 7E AMAH< "ANAA JA6AB< DAN PEMBE IAN "U0A- DEN0AN P E-"A-I BELAJA -I-6A BIDAN0 -"UDI AL8>U ?AN HADI"- DI -DN 1EB/N-A I 23 "UBAN N) ,1 ,+ ,, ,! ,< ,4 ,7 ,9 1, 11 1+ 11 1! 1< 14 17 19 +, +1 ++ ++ +! +< +4 +7 +9 -, -1 E 4 ! ! < < 4 ! 4 < < 4 < 4 < 4 ! 4 < ! < < 4 4 < ! 4 < < 4 < 4 A 4 < < 4 4 4 < 7 4 < < 4 < 4 4 < 4 < 4 < 4 4 4 7 < 4 4 < 7 4 4 E2 9 +! +! -< -< 9 +! 9 -< -< -< -< 9 -< 9 +! 9 +! +! -< -< 9 9 -< +! 9 -< -< 9 -< 9 A2 9 -< -< 9 -< 9 -< < 9 -< -< 9 -< 9 9 -< 9 -< 9 -< 9 9 9 < -< 9 9 -< < 9 9 EA 9 -, -, + -< 9 -, !< + -< + + + + 9 -, 9 -, -! -< + 9 9 7 -, 9 + -< !< + 9

!4

-+ --! -< -4 -7 -9 , 1 + ! N

! 4 ! 4 < 4 < 4 4 < 4 ! 4 < 2',

< 7 < 4 4 4 4 7 7 4 4 < < 4 32$

+! 9 +! 9 -< 9 -< 9 9 -< 9 +! 9 -< 1.'$'

-< < -< 9 9 9 9 < < 9 9 -< -< 9 2.2*'

-, !< -, 9 + 9 + !< !< + 9 -, + + 1.,2!

$eterangan " w v 6asil angket tentang korelasi penggunaan metode ceramah& tanya jawab& dan pemberian tugas. 1 v 6asil nilai prestasi belajar siswa bidang studi 5l-:ur;an 6adits. w1 v 6asil kali antara w dan 1 !.3.3 Menentukan -igni%ikasi 1)relasi )ecara teoritis dikatakan bahwa koefisien korelasi bergerak antara ,&,,, sampai x 1&,,, atau diantara ,&,,, sampai dengan t 1&,,, tergantung pada arah korelasi nihil positif atau negatif. Dalam pengetesan korelasi& bilamana nilai JrJ telah diketahui atau diperoleh itu sama atau lebih besar dari JrJ dari tabel JrtJ maka nilai JrJ yang diperoleh tersebut adalah signifikan dan begitu pula sebaliknya. !.3.! Menghitung 1)e%isien 1)relasi dengan umus 1)relasi Pr)du3t M)ment Angka 1asar se.agai .erikut + Dari tabel >% dapat diketahui bahwa " * w v ! w+ 1+ v 1.4!4 v +.,74

v +49

!7

v -,!

w1

v 1.9,

sehingga perhitunganya adalah sebagai berikut " rxy D EA F : G;: =;

N
( G2 8 N rxy !$ D H G I2 . : r2 8 H =I2 .

N
1.,2! F :2',;:32$;

: 1.'$' 8 !$ rxy !$ D !$

H 2', I2 ;

: 2.2*' 8 H 32$I2

1.,2! F *$.2,$

: 1.'$' 8

''.*!1

: 2.2*' F ,3.22$

rxy

1.,2! F 1.*,1

: 1.'$' 8 rxy D 13 : 2'<2 ; rxy D 13

1.'2,<* ;

: 2.2*' F 2.2&'<2

: 1,<* ;

!9

$3*<$& rxy D 13 23<22' rxy D 2<$&2

Dari hasil perhitungan tersebut telah diketahui bahwa J r # yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah sebesar D 2<$&2. )edangkan pada tarap signifikan !I diketahui #r# dalam tabel ( rt . sebesar v ,&+9 dan pada taraf signifikasi 1I adalah sebesar ,&-7,. Dengan demikian dari hasil penelitian menunjukkan bahwa #r# yang diperoleh adalah lebih besar dari pada harga #r# tabel baik pada taraf signifikasi !I maupun 1I maka sebagai konsekwensinya hipotesa yang menyatakan #ada korelasi praktek penggunaan metode ceramah& tanya jawab& dan pemberian tugas dengan prestasi belajar siswa bidang studi 5l-:ur;an 6adits# diterrima. Dan hipotesa yang menyatakan # tidak ada korelasi praktek penggunaan metode ceramah& tanya jawab& dan pemberian tugas dengan prestasi belajar siswa bidang studi 5l-:ur;an 6adits# ditolak. Dan sebagai kesimpulan derajat pengaruh tersebut adalah 3uku( ( , t <, .. BAB 9 1E-IMPULAN DAN -A AN $.1 1esim(ulan 0erdasarkan analisa data yang telah penulis uraikan pada pembahasan di atas& maka selanjutnya penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut :

<,

1. Praktek penggunaan metode ceramah& tanya jawab& dan pemberian tugas bidang studi 5l-:ur;an 6adits di )D* $ebonsari ,- /uban dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar tanpa hambatan. +. 0erdasarkan perhitungan atau hasil penelitian secara statistik& metode mengajar 5l-:ur;an 6adits dengan menggunakan metode ceramah& tanya jawab& dan pemberian tugas mempunyai korelasi terhadap prestasi belajar siswa. Dengan kata lain terdapat korelasi yang sangat signifikan antara penggunaan metode ceramah& tanya jawab& dan pemberian tugas dengan prestasi belajar siswa bidang studi 5l-:ur;an 6adits di )D* $ebonsari ,- /uban. $.2 -aran8saran )etelah penulis membahas dan menyimpulkan isi dari skripsi ini& selanjutnya dikemukakan saran-saran sebagai berikut " 1. 6endaknya seorang guru agama mampu mengembangkan metode pembelajaran dalam menyajikan materi kepada siswa secara baik dan benar sehingga tercipta suasana proses pembelajaran yang mampu menarik minat anak didik kearah sikap dan tingkah laku yang sesuai dengan ajaran agama yaitu dengan jalan memperhatikan kemampuan siswa& situasi dan kondisi kelas. Untuk meningkatkan mutu pembelajran bidang studi pendidikan 5l-:ur;an 6adits& seorang guru agama harus kreatif sehingga apa yang disampaikannya dapat memberikan pengalaman kepada siswa. Dengan demikian tujuan pendidikan nasionl dapat terwujud dengan baik.

<1

+. 0agi siswa sendiri& hendaknya segera mengambil langkah perbaikan dan penyesuaian terhadap tugas-tugas atau kewajiban-kewajiban sebagai seorang pelajar& demi keberhasilan belajarnya. -. 0agi 9embaga )/%/25< diharapkan dengan penelitian ini akan menambah materi buku-buku untuk melengkapi perpustakaan dan berupaya untuk membenahi kekurangan buku yang selama ini menjadikan dalam penulisan karya ilmiah. . Peneliti berikutnya. Diharap hasil penelitian ini menjadi sumber inspirasi untuk menggali permasalahan metode pengajaran dalam karya ilmiah dari sisi lain.

DA@"A PU-"A1A
5rifin& 62. (1974.. 'ubungan Timbal Balik Pendidikan #gama di 4ingkungan ekolah dan Keluarga& @et. %%% & =akarta& 0ulan 0intang. 0imo& Fargito. Bimbingan dan Penyuluhan di ekolah& 1ogyakarta& Lak. Psikologi U82.

<+

Departemen 5gama E%. (199,.. #l %ur&an dan Terjemahnya& =akarta& Proyek Pengadaan $itab )uci 5l :ur;an. 6adi )utrisno. (1974.. tatistik, =ilid %%& cet. >%%%& 1ogyakarta& 1ayasan Penerbitan Lakultas Psikologi U82& =umhur dan 2oh. )urya. ( 194!.. Bimbingan dan Penyuluhan di ekolah, cet. >%& 0andung & @>.5neka %lmu. 2as;ud 6asan. 5bdul :ohar& (+,,+.. Kamus Populer, 1agyakarta& @>. 0intang Pelajar. 2ahfudh )holahuddin dkk. (1991.. Metodelogi #l$%ur&an 'adits& )urabya& 0ina %lmu. *ana )udjana. (199,.. Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum di ekolah& 0andung& )inar 0aru. Pasaribu. 0. )imanjuntak. (197-.. Proses Belajar Mengajar& 0andung& /arsito. *asution. ). ( 197+51 (edaktik #sas$asas Mengajar& 0andung& =amers. Poerwandarminto. Fjs. (194<.. Kamus 6mum Bahasa !ndonesia& =akarta& 0alai Pustaka. )urahmad Finarno. (197,.. Pengantar !nteraksi Belajar Mengajar& cet. >& 0andung& /arsito. Undang-Undang E% *omor 1 Umbara. /ahun (+,,!.. 7uru dan (osen, 0andung& @itra

Undang-Undang E%& *omor +, /ahun (+,,-.. istem Pendidikan )asional, =akarta. Penerbit @emerlang. UGer Usman 2oh. (+,,+.. Menjadi 7uru Pro2esional& 0andung& P/. Eemaja Eosdakarya. Lam(iran + I "ENA0A @UN0-I/NAL -DN 1EB/N-A I 23 TUBAN "AHUN PELAJA AN 222&4222'

<-

1EPALA -E1/LAH Drs. MA-HU I< M.Pd

6ALI 1ELA- 9I -U1A "INI< -.Pd

6ALI 1EL- 9 LILI1< A.Ma

6ALI 1ELA- I9 MULJAN< -.Pd

6ALI 1EL- II
6ALI 1ELA- III -A PI1< -.Pd DE6AN 0U U

-/E1AENI< A.Ma

6ALI 1ELA- I NANI A-MIA"UN< -.Pd

-I-6A

Lam(iran + II

-" U1"U / 0ANI-A-I -DN 1EB/N-A I 23 "UBAN

$3P595 )3$O956 <

$O2%/3

/5/5 U)565 F5$%9 $3P595 )3$O956

$3)%)F55*

$UE%$U9U2

)5E5*5

6U25)

D3F5* 8UEU

)%)F5

Lam(iran + III

7U
DA"A P IBADI + *ama /empat A/gl 9ahir

I7ULUM 9I"AE

" IMAM MA-AHA I " /uban& ,! *opember 19<1

<!

$ebangsaan 5gama

" %ndonesia " %slam " 0ukit $arang 0lok. P *o. E/. ,1 AEF. ,<

5lamat

/elp. (,-!<. --17,, 6p. ,7!< 9 <1-<1 DA"A 1ELUA 0A + *ama %stri *ama 5nak " /atik 2ulyani " 1. +. DA"A / AN0 "UA + *ama 5yah *ama %bu Pekerjaan I6AAA" PENDIDI1AN + 2%* /uban P85* /uban P85* /uban lulus /ahun lulus < /ahun /ahun /ahun /ahun 1941944 1949 197< +,,4 " 5hmad 2uslam ( 5lm . " )iti Euuoyyah ( 5lm. "Euhana )ilDia 1uniari 6ikmah 9ailatuts /suroyya

)5E2UD U*)UE% )urabaya di /uban /ahun ) / % / 2akhdum %brahim /uban

Lam(iran + I9

PEME IN"AH 1ABUPA"EN "UBAN DINA- PENDIDI1AN

<<

-DN 1EB/N-A I III N/. 23


JL. B A6IJAAA N/. &2 1/DE P/- + &231' "ELP. :23$&; 32'22$ 1E7AMA"AN "UBAN F 1ABUPA"EN "UBAN

-U

A" 1E"E

AN0AN

N)m)r + 2'242234!1!.2!2.221.234222& 1ang bertanda tangan di bawah ini& $epala )D* $ebonsari ,- /uban& menerangkan dengan sesungguhnya bahwa " *ama *%2 A *%2$O Lakultas A =urusan /ahun 5kademik " IMAM MA-AHA I " +,,!.+!,.1!-< A +,,!. .,+!.,,,1.1.,114! " /arbiyah A Pendidikan 5gama %slam " +,,<A+,,4

%a betul-betul telah mengadakan penelitian di )D* $ebonsari ,- /uban tersebut di atas dengan baik& pada tanggal 1 *opember +,,< 11 Desember +,,< dalam rangka penyusunan )kripsi yang berjudul #Korelasi Penggunaan Metode Ceramah, Tanya Jawab, dan Pemberian Tugas dengan Prestasi Belajar iswa Kelas !" Bidang tudi #l$%ur&an 'adits di () Kebonsari *+ Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran ,**-.,**/0. Demikian surat keterangan ini kami buat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. /uban& 1+ Desember +,,< $epala

Drs. Mashuri< M.Pd NIP. 132 &&2 $1* Lam(iran + 9 IN-" UMEN PEN0UMPULAN DA"A

<4

1/ ELA-I PEN00UNAAN ME"/DE 7E AMAH< "ANAA JA6AB< DAN PEMBE IAN "U0A- DEN0AN P E-"A-I BELAJA -I-6A 1ELA- I9 BIDAN0 -"UDI AL8>U ?AN HADI"- DI -DN 1EB/N-A I 23 1E7. "UBAN 1AB."UBAN "AHUN PELAJA AN 222&4222' 5. ObserDasi meliputi " 1. $eadaan gedung sekolah& halaman dan lingkungan sekolah. +. $eadaan perlengkapan ruang& laboratorium& perpustakaan. -. $eadaan organisasi sekolah meliputi struktur organisasi& jadwal pelajaran. . $eadaan personel sekolah !. $eadaan para guru & karyawan dan siswa. 0. Fawancara tentang. 1. 9atar belakang berdirinya )D* $ebonsari ,- /uban. +. Perkembangan fisik )D* $ebonsari ,- /uban. -. Perkembangan siswa )D* $ebonsari ,- /uban . $eadaan guru& jumlah& latar belakang& pendidikan& kegiatan-kegiatan yang dilakukan dan kebijakan-kebijakan $epala )ekolah terhadap guru. !. Dan lain-lain yang diperlukan. @. Eesponden meliputi " 1. $epala )ekolah +. Fakil $epala )ekolah -. 8uru-guru . )iswa !. Personalia $omite )ekolah <. Pegawai $aryawan D. 5ngket disebarkan kepada semua siswa (sebagaimana terlampir.. Lam(iran + 9I

AN01E" PENELI"IAN

<7

1/ ELA-I PEN00UNAAN ME"/DE 7E AMAH< "ANAA JA6AB< DAN PEMBE IAN "U0A- DEN0AN P E-"A-I BELAJA -I-6A 1ELA- I9 BIDAN0 -"UDI AL8>U ?AN HADI"- DI -DN 1EB/N-A I 23 1E7. "UBAN 1AB."UBAN "AHUN PELAJA AN 222&4222' Petunjuk Pengisian " 2ohon dijawab semua pertanyaan dengan memberi tanda silang (C. di depan jawaban yang dianggap cocok. 1. 5pakah kamu perhatikan bila gurumu menerangkan pelajaran 5l-:ur;an 6adits ? a. saya perhatikan b. tidak saya perhatikan c. kadang-kadang saya perhatikan +. 5pakah orang tuamu ikut membantu kamu untuk belajar 5l-:ur;an 6adits ? a. selalu membntu b. kadang-kadang c. tidak pernah -. 5pakah kamu sering diberikan tugas oleh gurumu tentang pelajaran 5l-:ur;an 6adits ? a. sering b. tidak pernah c. kadang-kadang . Disamping kamu mendapatkan pelajaran 5l-:ur;an 6adits di sekolah& kamu juga mendapat pelajaran dari ............................................................................... a. 2usholla b. teman-teman c. keluarga !. 5pakah kamu selalu kesulitan terhadap pelajaran 5l-:ur;an 6adits ? a. tidak pernah kesulitan

<9

b. selalu kesulitan c. kadang-kadang kesulitan <. Pernahkah kamu tanyakan kepada gurumu tentang kesulitan pelajaran 5l-:ur;an 6adits ? a. pernah b. kadang-kadang c. tidak pernah 4. 5pakah kamu selalu mendapatkan dari gurumu tentang pelajaran 5l-:ur;an 6adits ? a. /idak pernah b. dapat c. kadang-kadang dapat 7. Pernahkah kamu selalu kesulitan pelajaran 5l-:ur;an 6adits ? a. pernah b. tidak pernah c. kadang-kadang 9. 5pakah kamu senang terhadap pelajaran 5l-:ur;an 6adits ? a. tidak senang b. sangat senang c. senang 1,. 5pakah kamu selalu mempelajari isi kandungan 5l-:ur;an 6adits yang telah diberikan gurumu ? a. ya

4,

b. tidak c. kadang-kadang 11. 0erapakah nilai raportmu pada pelajaran 5l-:ur;an 6adits ? a. ! b. < c. 4 1+. 5pakah nilaimu pada pelajaran 5l-:ur;an 6adits itu baik ? a. baik b. jelek c. cukup 1-. Pernahkah kamu mendapatkan nilai yang sangat jelek pada pelajaran 5l-:ur;an 6adits ? a. pernah b. tidak pernah c. sering sekali 1 . 5mal yang pertama kali dihisap di hari kiamat adalah ........................................... a. sholat b. Gakat c. puasa

1!. @ara membaca atau hokum bacaan 0 nun syiddah0 adalah .................................... a. jelas b. dengung

41

c. samar-samar 1<. )holat merupakan kewajiban yang tak dapat ditawar-tawar lagi& namun demikian ada rukshoh dalam pelaksanaannya. 5rti rikshoh adalah yyyyyyyyyy a. pergantian b. penghapusan c. keringanan 14. Dalam )urat 5l-0auorah ayat 17- menjadi dali diwajibkannya ............................ a. puasa b. Gakat c. sholat 17. 5rti 5l-Lakhsyai adalah ......................................................................................... a. kemungkaran b. keji c. bodoh 19. Di bawah ini termasuk nama 5l-:ur;an& kecuali yyyyyyyyyyyy... a. 5l-$itab b. 5dG-DGikru c. 5shaum

+,. /erdapat dalam GuG -, 5l-2uthoffifin ayat 1 di situ ada tanda wauaf sakta. 5pa yang dimaksud dengan wauaf sakta itu ? a. berhenti sekedar satu alif& tanpa bernapas

4+

b. tidak boleh berhenti c. harus berhenti

Terima Kasih atas bantuannya

-E1/LAH "IN00I ILMU "A BIAAH MA1HDUM IB AHIM : -"I"MA ; "UBAN


-"A"U- "E A1 EDI"A-I
05D5* 5$E3D%/5)% *5)%O*59 P3E8UEU5* /%*88% *omor ,,-, A 5k t % t %%% t ,1+ A )U6P0% A >% A +,,,

4-

$ampus " =l. 2anunggal *o. 1, t 1+ /elp. (,-!<. --1!4+ /uban $ode Pos <+-17

BE I"A A7A A BIMBIN0AN -1 IP-I


1. +. -. .
*525 2565)%)F5 *O2OE %*DU$ P/5%) *%2$O =UDU9 )$E%P)% " %252 25)165E% " +,,!.+!,.1!-< " +,,!. .,+!.,,,1.1.,114! " $OE395)% P3*88U*55* 23/OD3 @3E5256& /5*15 =5F50& D5* P3203E%5* /U85) D3*85* PE3)/5)% 0395=5E )%)F5 $395) %> 0%D5*8 )/UD% 59-:UE;5* 65D%/) D% )D* $30O*)5E% ,$3@525/5* /U05* $50UP5/3* /U05* /56U* P395=5E5* +,,<A+,,4. " 1- *OP3203E +,,< " Drs. 59% L5UH%& 2.Pd " 1- *OP3203E +,,< sAd +7 Desember +,,< 1eterangan P3*85=U5* =UDU9 )$E%P)% P3*85=U5* 050 % P3*85=U5* 050 %% P3*85=U5* 050 %%% P3*85=U5* 050 %> P3*85=U5* 050 > P3*85=U5* E3>%)% 050 % sAd 050 > P3*85=U5* @O>3E D3P5* @3$ 5$6%E

!. /5*8859 23*85=U$5* <. 4.


=UDU9 )$E%P)% DO)3* P320%20%*8 $O*)U9/5)% "anggal Bim.ingan 1- *opember +,,< 1! *opember +,,< +, *opember +,,< +7 *opember +,,< , Desember +,,< 1< Desember +,,< 17 Desember +,,< +, Desember +,,< +7 Desember +,,< Para% Pem.im.ing

"u.an< 2* Desem.er 222& Mengetahui 1 e t u a -"I"MA "u.an D)sen Pem.im.ing

Drs. Ainul AaKin< M.Pd.I

Drs. Ali @auLi< M.Pd