Anda di halaman 1dari 15

Perancangan Rektor Gasifier

Kelompok 24 Jonny Miharyono Maihendra Mukhlisoh Arifah Sari Ulfayana

Gasifier Fungsi : Mengubah bahan baku TKS menjadi gas sintesis Jenis : Bubling Fluidized Bed Ellipsoidal Bahan : Stainless Steel, type-430F Jumlah : 1Unit Kondisi Operasi : T = 1255 K P = 34,2atm g = 9,8 m/s2

(Geankoplis,1995)

Umpan

Laju alir mol mol (kmol/jam)


370,70 1012,36 569,96 1953,02

BM (kg/kmol) 162 18 32

Laju alir massa (kg/jam) 60053,4 18222,4 18238,6 96514,5

(kg/m3) 2400 11,2111 1,3

Volum (m3/jam) 25,02225 1625,3927 14029,721 15680,136

TKS H2O O2 Total

TKS (Unggun) Temperatur (T) Tekanan (psia) Massa jenis () Diameter partikel (dp)
H2O

: 330 oF : 440 psia : 2400 kg/m3 : 0,0003 m


GAS
O2

T P

769oF 490 psia 11,2111 kg/m3 2,48E-05 Pa.s 0,64 0,36 1,33 kg/m3 2,5E-05 Pa.s

T P

370oF 460 psia 1,33 kg/m3 2,6E-05 Pa.s

Fraksi H2O Fraksi O2 g g

Untuk menghitung O2

2,5 Umf 0,442374158 Uop

Uop < Uop < 0,45110286

0,5 Ut 0,45983

8. Tinggi Bed pada Umf (Lmf)

9. Tinggi Gasifier

Tinggi gasifier = Hf + Lbed = 8,27 m 10. Tebal Silinder (t) Bahan konstruksi : Carbon steel tipe SA-285 grade A Double welded butt joint Data perancangan : Alloweble stress (S) = 6500 psia (900 oF) (Brownell, 1959 : Table 13.1) Max Joint Eficientcy (E)= 80 % (Brownell, 1959 : Table 13.2) Faktor korosi (C) = 0,125 (Peter, 2003) Tekanan Design (P) = 34,5 bar = 500,518 psi Jari-jari silinder (r) = 1,99 m = 78,25 in (Brownell, 1959)

11.

Tutup reaktor (head) Bentuk Dasar Pemilihan Asumsi

: Hemisperical : Bentuk dipilih karena tekanan pada reaktor gasifikasi cukup tinggi, yaitu mencapai 34,2 atm. : bahan konstruksi tutup sama dengan silinder, maka tebal tutup juga sama dengan silinder

th

th = 0,21 m Tinggi head =

3,125 m
ds

12.Bagian bawah reaktor (Bottom) Bentuk : Conical Dasar Pemilihan : Fasa padat hasil gasifikasi akan turun ke bagian bawah reaktor sehingga dengan model konis akan lebih mudah dalam proses pengumpulan dan pemisahan

13.Tebal Bottom (tb)

[Brownell & Young, 1959]

= 30o

[Brownell & Young, 1959]

14. Tinggi Bottom (hb) hb = r tan hb = 3,125 m 15.Tinggi Total Reaktor hreaktor = hs + (hh + th) + (hb + tb) = 14,95 m

Distributor

Distributor
Jumlah tuyere per area distributor (Nor) Ior = 0,1 m ( jarak antar tuyere) (Kunii, 1991 : Chapter 4) Diameter orifice pada inlet gas tuyere (dor) (Kunii, 1991 : Chapter 4)

Jumlah lubang per tuyere (Nh) dan diameter lubang (dh) Nh = 6 (Kunii, 1991 : Chapter 4)

Jumlah tuyere total (Ntuyere) dan jumlah lubang total (Nhole)

Fasa Bubbling

LEMBAR SPESIFIKASI REAKTOR Equipment Gasifier Type Buble fluidized bed reactor Function Merubah bahan baku TKS menjadi gas sintesis Operating Condition Temperature (K) 1255,00 Pressure (atm) 34,2 Shell Outside Diameter, OD (m) 6,68 Inside Diameter, ID (m) 6,25 Thickness, ts (m) 0,21 Height, Hs (m) 8,27 Volume (m3) 253,79 Total Height, Including Head (m) 14,95

Code R-101

Material
Head Top Head (Elipsoidal) Thickness, th 0,21 (m) Height, Hh (m) Material 3,125 Carbon Steel type-SA

Carbon Steel type-SA 285 Grade A


Bottom Head (Conical) Thickness, tb (m) Height, Hb (m) Material 0,22 3,125 Carbon Steel type-SA 285

Distributor
Temperatur operasi pada gasifier cukup tinggi, sehingga tipe distributor yang digunakan adala jenis Tuyere Distributor. Untuk memastikan aliran gas merata melalui Tuyere, maka digunakan Tuyere dengan orifice pada inlet gas.

Pressure drop min melalui bed (Pa) Pressure drop melalui distributor (Pa) Kecepatan gas melewati orifice (m/s) Jumlah Tuyere Diameter orifice (m) Jumlah lubang Diameter lubang (m) Fasa Bubling Kecepatan bubling (m/s) Diameter bubling (m) Fraksi bed yang diisi bubling Waktu tinggal (s)

472976,8

14189,1
36,54 1240 0,012 7442 0,00512 1,665 0,39 0,2708 33

TERIMA KASIH