Anda di halaman 1dari 35

SEORANG LAKI-LAKI YANG MENGELUH SERING MERASA SEMUTAN DAN SAKIT KEPALA

KELOMPOK 8 030.09.070 030.09.072 030.09.073 030.09.074 030.09.075 030.09.077 030.09.078 030.09.079 030.09.080 030.09.082 030.09.084 030.09.085 030.09.08" DIANITA KUSUMA WIJAYA DINNOOR ISMANSYAH DION SATRIAWAN DHANIARDI DITRA PUTRI SANDIA DUDI NOVRI WIJAYA ELSHA HAMIDAWATI PUTRI ERIN TRIANA ERWIN JAMES SAGALA EVA MARIS SAHARA ANNY ISYANA ARDHANI E!RIAN TAN JAYA E!RIANI MULDIATI ENNI #OKRO

AKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TRISAKTI JAKARTA$ 22 SEPTEM!ER 20%%

!&' I PENDAHULUAN Diskusi tutorial Modul EMG kasus I dengan judul Seorang laki-laki yang mengeluh sering merasa semutan dan sakit kepala dimulai dengan sesi pertama pada hari Senin, 19 Septem er !"11 dan dilanjutkan dengan sesi kedua pada hari #a u tanggal !1 Septem er !"11 di #uang !"$% Masing-masing diskusi erjalan selama & 1,$ jam% 'ada diskusi sesi pertama , jalannya diskusi dipimpin oleh (e rian )an *aya dengan sekretarisnya Dianita +usuma ,ijaya, dengan di im ing oleh tutor kami Dr% -rlin % Sesi kedua dipimpin oleh Dion Satria.an Dhaniardi dengan sekretarisnya Ditra 'utri Sandia% 'ada diskusi kali ini telah di ahas mengenai seorang laki-laki ernama )n% /adi

erusia 0! tahun mengeluh sering merasa semutan dan sakit kepala yang seringnya terjadi pada pagi hari% 'ada anamnesis le ih lanjut, )n% /adi mengeluh nyeri dipangkal i u jari kaki kirinya sejak 1 hari yang lalu% *uga pada pemeriksaan lanjutan, didapatkan kadar gula darah dan pro2il lipid yang meningkat dari angka normal% /al yang paling menonjol yang terjadi selama diskusi adalah sulitnya menentukan pato2isiologi dari setiap masalah dan juga menemukan kriteria diagnostik untuk dia etes melitus yang sempat menjadi learning issues agi kelompok kami% 3amun, dengan arahan yang tepat, satu demi satu pato2isiologi tiap masalah isa kami ketahui% Dan kami juga telah men4ari ja.a an atas poin yang menjadi learning issues agi kelompok kami% Diskusi kasus sesi pertama dan kedua erlangsung dengan kondusi2% Setiap peserta akti2 mem erikan pendapatnya masing-masing erdasarkan re2erensi yang mereka miliki%

!&' II LAPORAN KASUS I()*+,&-. K&-/I01(2.2&3ama 6sia 5 )n% /adi 5 0! tahun

*enis kelamin 5 laki-laki -lamat 'ekerjaan Status -namnesis +eluhan 6tama 5 'asien mengeluh merasa semutan dan serin sakit kepala pada pagi hari setelah angun tidur% +eluhan tam ahan 5 3yeri di pangkal i u jari kaki kirinya sejak 1 hari yang lali, tapi sekarang sudah mem aik% #i.ayat penyakit sekarang 5 1% Di agian mana kesemutan dirasakan7 !% -kti2itas apa yang dilakukan se elum terjadi kesemutan7 1% -pakah ada yang memper erat atau yang memperingan kesemutan7 555-

0% 'ada saat angun tidur, apakah pasien langsung erdiri atau sikap duduk terle ih dahulu7 $% -pakah pasien mengalami gejala lain7 Seperti na2su makan ertam ah7 8anyak minum7 8anyak uang air ke4il7 9% :anthelasma sudah terjadi erapa lama7 ;% *ika terjadi luka, luka akan 4epat sem uh atau tidak7 #i.ayat penyakit dahulu 5 1% -pakah pernah mengalami hal yang sama se elumnya7 !% -pakah ada ri.ayat dia etes mellitus7 1% -pakah ada ri.ayat hipertesi atau tidak7 0% -pakah se elumnya sudah pernah merasakan nyeri di pangkal i u jari kaki kiri7 #i.ayat penyakit keluarga 5 1% apakah dalam keluarga ada yang mengalami hal serupa7 !% -pakah dalam keluarga ada yang mengalami ri.ayat dia etes mellitus7 #i.ayat ke iasaan 5 1% -pakah pasien merokok7 +onsusmsi al4ohol7 #ajin erolah raga7 !% 8agaimana ke iasaan makan pasien7 -pakah erle ihan7 #i.ayat pengo atan 5 1% -pakah ada o at-o atan yang sedang dikonsusmsi atau tidak7

H&-.3 41,1+.5-&&( ).-.5 H&-.3 P1,1+.5-&&( Inspeksi - domen5 Gemuk dengan perut Simetris, mendatar Gam aran menandakan perut ah.a mem un4it pasien N*+,&3 I(21+4+12&-.

mem un4it

memiliki o esitas 4entral<=is4eral di mana pasien dengan o esitas seperti ini memiliki 2aktor resiko mengalami resistensi insulin +elopak mata atas se elah )idak terdapat enjolan kiri kuning hijau tampak se esar enjolan ka4ang 8enjolan ini dise ut yang dise a kan dari kadar

>antoma<>anthelasma iasanya mani2estasi tim ul klinik

kolesterol darah yang tinggi Ekstremitas5 - 'em engkakan pada )idak terdapat pem engkakan Diduga pada ah.a keadaan ini terjadi pasien dikarenakan

sendi pangkal i u jari sendi kaki kiri dan masih tampak kemerahan - )idak pem engkakan lain ada sendi

peningkatan asam urat yang tinggi dan pada akhirnya ter entuk kristal asam urat yang menumpuk pada sendi ? iasanya pada M)' 1@ dan pem engkakan sendi ini masih ersi2at masalah monoartikular pada pasien sehingga ini isa

dise ut se agai gout artritis akut )anda Aital Suhu 5 19,B C )D 5 10$<1"" mm/g 19,$ C- 1;,! C *3C AII +ategori Sistolik Diastol ik 3ormal D 1!" ?dan@ D B" mm/g 'rehipertensi 1!"-119 mm/g ?atau@ B"-B9 mm/g Stadium 1 10"-1$9 mm/g ?atau@ 9"-99 mm/g Stadium ! EF 19" ?atau@ EF 1"" mm/g /# 5 BB><menit, =olume 9"-1""><menit, reguler sedang, reguler ## 5 !0><menit 1!-!"><menit /# pasien masih dalam atas normal /iperpnoe diduga dikarenakan p/ dalam tu uh pasien ersi2at asam dikarenakan terdapat 3ormal )ermasuk hipertensi grade II ?*3C AII@

mm/g

mm/g

anyak asam lemak pada tu uh pasien dan tu uh

mengkompensasinya paru Status antropometri - 8erat adan 5 B$ kg - )inggi adan 5 19" 4m - Gingkar perut 110 4m D 9"4m 8MI pasien 5 88<)8! F B$<?1,9@! F 11,!"

melalui

)ermasuk o esitas stadium II dan lingkar perut pasien yang 4ukup esar /al ini yang akan menjadi salah satu 2aktor risiko

penye a keluhan yang dialami pasien 'alpasi - domen 3yeri tekan ?-@ Shi2ting dulness ?-@ 3ormal 3ormal Menyingkirkan terjadinya as4ites /epar )era a 1 jari % a% 4, kenyal, )idak tera a sampai permukaan li4in, nyeri tekan ar4us ?-@ 4ostae, atas )erjadi hepatomegali Diduga ah.a pada pasien ini

konsistensi

kenyal, permukaan li4in, tepi tajam

terjadi penumpukan trigliserid pada hepar dan di4urigai terjadi 2atty li=er

Gien )idak tera a 3ormal

Ekstremitas Edema -<-uskultasi 8ising usus normal 3ormal )idak terdapat gangguan pada 3ormal

gerak peristaltik usus *antung dan paru normal )idak ada pem esaran 3ormal 3ormal

kelenjar tiroid dan kelainan getah ening leher

H&-.3 3&'*+&2*+./, 0&( 41(/(6&(7 'emeriksaan Ga oratorium darah 'emeriksaan /8 Geukosit )rom osit GED SGI) SG') GD puasa / -1C 3ilai normal 11,$-1B g<dl $"""-1"%""" 1$"%"""-0""%""" "-1$ mm<jam $-0" I6<G "-0" I6<G ;"-11" mg<dl 0-9 H 3ilai yang di dapat 11,$ gram H 9%!"" !1!%""" 0$ mm<jam ;B I6<G 9B I6<G 10$ mg<dl BH

Interpretasi 5

3ilai hemoglo in pada pasien ini di a.ah nilai normal, yaitu 11,$ gram H% /al terse ut dapat terjadi karena adanya sedimen eritrosit pada urin yang mengaki atkan erkurangnya eritrosit, sehingga erpengaruh pada nilai hemoglo in%

3ilai GED pada pasien ini diatas nilai normal, yaitu 0$ mm<jam% /al terse ut menandakan adanya penyakit kronis yang terjadi pada pasien%

3ilai SGI) dan SG') pada pasien ini diatas nilai normal, yaitu SGI) F ;B I6<G dan SG') F 9B I6<G% /al terse ut dapat terjadi karena pada a.alnya kondisi pasien yang o esitas, menandakan ah.a pasien terse ut kele ihan asupan makanan, yang

menye a kan tingginya tingkat trigliserida dalam tu uh% )rigliserida yang tinggi menumpuk di parenkim hati, dan lama-kelamaan akan merusak sel-sel hati ?hepatosit@, sehingga menye a kan meningkatnya nilai SGI) dan SG') pada pasien% Gula darah puasa pada pasien ini diatas normal, yaitu 10$ mg<dl% /al terse ut dapat terjadi karena kondisi pasien yang o esitas, terjadi resistensi insulin, sehingga glukosa dalam darah tidak dapat masuk ke dalam sel, menye a kan tingginya kadar gula darah% / -1C pada pasien ini diatas normal, yaitu B H% +adar / -1C digunakan untuk menge=aluasi kadar glukosa darah !-1 ulan terakhir% Dengan adanya kadar / -1C yang tinggi dapat diartikan ah.a kadar glukosa darah dalam !-1 ulan terakhir erada pada kadar yang tinggi% 'emeriksaan kolesterol 'emeriksaan +olesterol total )rigliserida 3ilai normal D!"" mg<dl D!"" mg<dl 3ilai yang di dapat !9! mg<dl !;" mg<dl

+olesterol /DG 6reum +reatinin -sam urat

E0$ mg<dl !"-0" mg<dl D1,! mg<dl 1,$-; mg<dl

1$ mg<dl 0" mg<dl 1,$ mg<dl B,$ mg<dl

Interpretasi 5 +olesterol total, trigliserida, dan kolesterol /DG pada pasien ini dalam kadar yang tidak normal, yaitu kolesterol total F !9! mg<dl ?tinggi@ , trigliserida F !;" mg<dl ?tinggi@, kolesterol /DG F 1$ mg<dl ?rendah@% /al terse ut dapat terjadi karena kondisi pasien yang o esitas dan kurang dislipidemia pada pasien% 6reum dan kreatinin erada pada atas atas normal yang dise a kan karena erolahraga, sehingga terjadi kondisi

kemungkinan anyaknya darah yang mengandung glukosa masuk kedalam ginjal dan menye a kan adanya sedikit gangguan pada sel-sel ginjal yang menye a kan meningkatnya kadar ureum dan kreatinin% -sam urat pada pasien ini erada dalam kadar di atas normal, yaitu B,$ mg<dl% /al ini dapat terjadi karena adanya kemungkinan asupan pada pasien yang sehingga menye a kan tinggi nya kadar asam urat dalam tu uh% 'emeriksaan urin 'emeriksaan 8erat jenis '/ 'rotein Glukosa 3ilai normal 1""1-1"1" 0,9-B "-1 3ilai yang di dapat 1"1$ 9 J1 erle ihan

Sedimen eritrosit Sedimen leukosit

"-1 <G'8 1-! <G'8

$-9 <G'8 1"-1$ <G'8

Interpretasi 5 Sedimen eritrosit dan sedimen leukosit pada pasien ini dalam kadar diatas normal, yaitu eritrosit $-9 <G'8 dan leukosit 1"-1$ <G'8% /al ini dise a kan karena adanya darah yang mengandung glukosa yang tinggi, ersirkulasi ke dalam ginjal, yang

menye a kan adanya gangguan 2iltrasi pada ginjal sehingga eritrosit dan leukosit lolos dari proses 2iltrasi% )etapi gangguan 2iltrasi ini masih dalam kondisi yang tidak parah, karena protein dan glukosa masih dalam kadar yang normal% Selain pemeriksaan-pemeriksaan di atas, kami juga menganjurkan pemeriksaan K pemeriksaan tam ahan yaitu pemeriksaan kadar al umin, periksa C peptide, dan 6SG a domen% +adar al umin diperiksa karena dapat mem uktikan adanya keadaan gangguan 2iltrasi yang mungkin terjadi% 'emeriksaan C peptide perlu dilakukan untuk memastikan DM type II% 'ada DM )ype II diharapkan kadar C peptide akan meninggi% Sedangkan 6SG a domen di utuhkan untuk pemeriksaan lanjut pada hepar yang mem esar% &52*+ +1-.5* 8&(7 21+.01(2.).5&-. (aktor resiko 8erumur 0! tahun Dasar 2aktor resiko -namnesis +eterangan Menurunnya 2ungsi

2isiologis dari tu uh karena ertam ahnya usia

mengaki atkan orang yang erumur le ih tua rentan

terhadap er agai penyakit% I esitas 'erhitungan 8MI pada 8anyaknya massa lemak di dalam tu uh dapat

pemeriksaan 2isik% 8MI F 88<)8?m@ ! F B$<1,9 ! F 11,!

mengganggu

meta olisme

serta pengaturan mekanisme tu uh 1% Ileh karena itu, o esitas merupakan salah satu 2a4tor resiko seperti er agai dia etes penyakit mellitas,

aterosklerosis, hiperlipidemia, se againya *arang erolahraga -namnesis Mengganggu keseim angan dari massa lemak dalam tu uh% /al ini isa dan

mengaki atkan o esitas% )ekanan darah tinggi 'emeriksaan 2isik dengan hasil Merupakan salah satu 2aktor pengukuran 10$<1"" mm/g 3ormal mm/g 're-hipertensi 5 1!"-119 < B"-B9 mm/g /ipertensi I 5 10"-1$9 < 9"-99 5 D1!" L DB" penyakit seperti stroke%

)ekanan darah yang tinggi ini pun dapat memper uruk keadaan pasien%

mm/g /ipertensi II mm/g 5 EF19" < EF 1""

P1(75&6.&( M&-&3&9 Masalah utama 5 1% Sering kesemutan !% Cepat lelah dan sakit kepala terutama pagi hari saat angun tidur Masalah Dasar masalah +esemutan 1% keluhan utama pasien 3europati dia etikum didasarkan dari keluhan pasien akan yang nyeri mengeluh dan 1. +urangnya =askularisasi ke sara2sara2 peri2ier yang isa dise a kan oleh anyak gangguan =askularisasi?mis%ather osklerosis@ gangguan pada sara2 !% Gangguan sara2 itu penetapan /ipotesis Mekanisme masalah

erdasarkan adanya data tam ahan mem erikan yang kepastian

ah.a pasien ini terkena dia etes mellitus%

sendiri seperti 5 a% +ompresi peri2er?mis%C)S@ % 'enyakit meta olik sara2

yang keutuhan

mempengaruhi

sara2?mis%dia etes@ c. De2isiensi 8,89,81! erperan terganggunya myelinisasi 3. 'enyakit rematik =itamin yang atas

mem uat sendi eru ah entuk Cepat dan kepala lelah 1% +eluhan Sakit pasien utama 1% /I'I'E#(6SI karena adanya atheros4lerosis sara2 1. )erjadi atheros4lerosis<hal-hal yang kurangnya mem uat darah ke kompresi

dalam otak iskemi rangsang 2aktor

2aktor

in2lamasi

sakit kepala 2. Gemuk sleep apnea kurang oksigenasi otak hipoksia otak nyeri I esitas 'emeriksaan 2isik 1. 'asien kurang

pasien mem erikan

yang 8MI 5

ergerak

meta olism

erkurang penumpukan di jaringan anyak 1. p/ darah turun

11,0 ?termasuk o esitas lemak tipe II untuk asia@ Gout artritis /asil 2isik

o esitas pemeriksaaan 1. Intake terdapat hiperurisemi

gangguan

ekskresi

pem engkakan sendi di pengumpulan

+ristal

di

asam urat deposit asam urat di sendi gout artritis 2. DM type! sirkulasi ginjal eksresi ureum terganggu menurun kreatinin dan

pangkal i u jari kiri sendi terjadi gejala dan tampak sedikit khas gout yang

kemerahan pada arthritis

penyakit

menyerang sendi-sendi ke4il

asam urat meningkat hasil 1% Salah tekanan satu gout artritis kriteria 1. +adar garam dalam

/ipertensi

1% Didapatkan pemeriksaan darah

syndroma meta olik resiko

pasien tinggi karena intakenya yang erle ih

10$<1""

yang !% Meningkatkan pasien kelainan jantung

menunjukkan

retensi air oleh garam =iskositas peningkatan darah

hipertensi stage II

meningkatkan

tekanan

-nemia

!% Didapatkan pemeriksaan 11,$mg<dl /

data -nemia F adanya

terjadi eritrosit

osmotik hipertensi karena 1. 8anyak sedimen eritrosit yang yang keluar

dikeluarkan di urin dengan

ditemukannya Dislipidemia 1% Ditemukan )G eritrosit yang 1. /iperlipidemi

sedimen

kurangnya

eritrosit

dalam darah Intake makanan pasien yang erle ih kurang olahraga

meningkat dan /DG yang menurun

menye a kan Dis2ungsi endothel insulin melitus 2. /iperlipidemi dis2ungsi endotel

resistensi penumpukan lemak yang Dia etes terjadi karena kurangnya

akti2itas hiperlipidemi

meningkatkan

2aktor

resiko penyakit jantung koroner terjadinya Dia etes Melitus atherosklerosis 0% Sudah dapat ditentukan 1%Dia etes melitus dia etes dengan melitus dis2ungsi endotel Intake dislipidemi anyak dengan

resistensi

ditemukannya arteriosklerosis dis2ungsi insulin dia etes melitus

GDS yang meningkat ginjal dan GD puasa yang meningkat pada !% Dia etes melitus

hiperglikemi gangguan per2usi darah ke ginjal

pemeriksaan lanjutan%

D.&7(*-.8erdasarkan anamnesis, pemeriksaan 2isik, dan pemeriksaan penunjang yang telah dilakukan terhadap )n% /adi, makan didapatkan diagnosis )n% /adi, meliputi 5

1% Sindroma meta olik )n% /adi memenuhi 0 dari $ kriteria diagnosis Sindroma Meta olik, yang ditandai oleh gejala, s *'1-.2&-% )D F 10$ < 1"" 9.41+21(-. 7+&01 II ? *3C AII @ yang ditandai dengan diastole M 1"" mmhg GD puasa F10$ mg<dl dan GDS F !1" mg<dl kriteria diagnosis DM menurut -D- apa ila didapatkan GD puasa E 1!9 mg<dl dan GDS E !"" )rigliserida F !;" mg<dl ? normal F D 1$" mg<dl @ menandakan adanya 9.41+2+.73.-1+.0&% /DG F 1$ mg<dl ? normal F E 0! mg<dl @ diperlukan pemeriksaan tam ahan GDG untuk menetukan adanya keadaan 0.-3.4.01,.& pada pasien% 5Gingkar perut 110 4m ? normal 5 D 90 4m @ menandakan

!% Gout arthritis akut 'em engkakan, kemerahan, dan kesakitan pada sendi M)' 1 kiri disertai dengan kadar asam urat darah B,$ mg<dl ? hiperuri4emia @ mengarahkan diagnosis ke arah gout arthritis akut% 'emeriksaan anjuran tam ahan adalah dengan melakukan pungsi 4airan sendi untuk mendapatkan gam aran +ristal urat dan )ophus yang memastikan diagnosis%

1% 3europati dia eti4 +eluhan seringnya kesemutan dan sakit kepala menandakan ah.a kemungkinan

pasien telah mengalami DM kronis yang tidak terkontrol yang telah komplikasi menjadi neuropati dia etikum% 0% /ematuria 'ada pemeriksaan urin rutin didapatkan kenaikan sediment eritrosit yang mele ihi atas normal yang memerlukan o ser=asi le ih lanjut% -dapun kemungkinan penye a hematuria yang mungkin terjadi pada )n% /adi adalah nephropati

dia etikum, urolithiasis, kurangnya intake air ? dehidrasi @% 'emeriksaan penunjan anjuran adalah 6SG untuk memastikan atu pada saluran kemih )n% /adi% $% -nemia 'ada pemeriksaan darah rutin didapatkan / F 11,$ gH yang menandakan adanya anemia pada pasien% -dapun hipotesis penye a anemia pada )n% /adi adalah

hematuria kronis dan nephropati dia etikum ganggu 2ungsi ginjal de2isiensi eritropoetin eritropoesis NN anemia%

9% 'iuri Sediment leukosit dalam pemeriksaan urin rutin didapatkan 1" K 1$< G'8 yang menandakan adanya piuri% 'iuri ini dapat menandakan adanya IS+ mungkin gangguan 2iltrasi ginjal% +emungkina IS+ didapatkan kadar leukosit darah yang normal% ;% Cephalgia a.ah atau

isa disingkirkan karena

+eluhan yang sering dialami pasien saat

angun tidur menandakan telah adanya

gangguan sirkulasi darah ke otak yang menye a kan terjadinya iskemia otak yang akhirnya menye a kan hipoksia otak dan merangsang syara2 peka nyeri di agian kepala ?no4i4epti2 reseptor@% +eluhan yang sering dialami pasien ini tentunya dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien sehingga harus mendapatkan terapi medika mentosa yang adekuat% 6ntuk menegakkan diagnosis yang le ih pasti kita dapat melakukan pemeriksaan lanjutan seperti 5 'emeriksaan al umin urin, pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui apakah sudah terjadi gangguan 2iltrasi pada ginjal 6SG a domen untuk memastikan apakah pasien sudah terkena 2atty li=er% Selain itu, perlu juga dilakukan pemeriksaan C peptide untuk memastikan DM type II% 'ada DM )ype II diharapkan kadar C peptide akan meninggi% -spirasi 4airan sendi, untuk memastikan apakah pasien sudah pasti menderita gout artrhitis -nalisa gas darah, apakah sudah terjadi penurunan p/ dan kompensasi dari tu uh%

'ato2isologi +asus
Life style buruk (makan makanan yang banyak lemak dan karbohidrat) Jarang olahraga (emuk %lee! a!nea Obesitas central (dilihat dari jenis kelamin) !enyim!anan lemak di ba"ah kulit dinding !erut dan di $adangan li!id &ntake oksigen menurun 'i!oksia otak

#su!an karbohidrat

+etabolisme karbohidrat terganggu

.esisten si insulin %akit ke!ala terutama !ada !agi hari

-iabetes +elitus ti!e 2 *ubuh tidak menda!atkan energi dan asu!an glukosa dari karbohidrat

Li!olisis dari jaringan adi!osa dan otot

)eton bodies

-i hati

#sam lemak dalam darah

*( L-L *( berlebih ditimbun di !arenkim hati

,L-L 0 '-L

#terosklero

(angguan sirkulasi darah

/anthelas ma

,asokonstriksi !embuluh darah

%iklus circadian 1atty li2er )etonimi 3roduk dari hormon #$*' !' darah (angguan )atekolamin (#$*' lebih tinggi menurun a sam!ingan 4#-' 'e!atomeg ekskresi asam !ada !agi hari) 5 '5 ali %(O*0%(3* 'i!er!no e 1rekuensi nafas -e!osit asam urat di sendi

(out arthritis -iabetes +elitus ti!e 2 %irkulasi ginjal menurun 7reum8 kreatinin8 asam urat meningkat

Jalur !oliol

(lukosa saraf meningkat

6kskresi menurun

#kti2asi en9im aldose (lukosa sorbitol 1ruktos a

(liko!roteina si #kumulasi sorbitol dan fruktosa dalam sel saraf

#(6s

)erusakan endotel !embuluh darah ((:+ 0 3odosit melekat) (angguan nefron 6ritro!oeti n menurun

(anggu an

+ioinositol sel saraf menurun

*oksik 0 merusak sel %intesis 4O menurun

%edimen eritrosit dan leukosit meningka

#kti2asi !rotein kinase $ (3)$)

,asodilatasi menurun

6ritro!oies is 'b turun

1ungsi 4a ) #*3ase menurun 4a intrasel dan '2O intrasel meningkat Oedem sel saraf

'i!oksia sel saraf

%emutan 'ambatan konduksi sel saraf

PENATALAKSANAAN 'rinsip penatalaksanaan 5 1% Edukasi

!% 6 ah gaya hidup< li2e style 1% 'engaturan asupan kalori harian ideal untuk pasien 0% Medika mentosa

SI3D#IM ME)-8IGI+ 'enatalaksanaan sindrom meta olik terdiri atas dua pilar, yaitu tatalaksana penye a ? erat adan le ih<o esitas dan inakti2itas 2isik@ serta tatalaksana 2aktor resiko lipid dan non lipid !% 1% 'eru ahan pola hidup, ditujukan untuk penurunan akti=itas jasmani ?olahraga@ 'enurunan erat adan, penurunan erat adan $-; kg dalam tempo 9-1! ulan, dapat di4apai dengan mengurangi asupan kalori se esar $""-1""" kalori perhari% 'asien ini harus men4apai erat adan ideal $0 kg dengan kalori yang di utuhkan se anyak 11$" kalori% 6ntuk pasien IM) E1" kg<m! memerlukan tam ahan o at untuk menekan napsu makan dan mengham at a sorpsi a sorpsi nutrient% Si utramin dan orlisat di erikan se agai o at tunggal% Ilahraga, selama 1" menit se4ara kontinu maupun intermintten ?dan le ih aik ila M 9" menit@, $ hari<minggu, tetapi le ih aik lagi ila setiap hari% !% 'enurunan )ekanan Darah, untuk men4apai target tekanan darah yang diinginkan D 11"<B" mm/g, penatalaksaan tetap dia.ali dengan pengaturan diet dan akti=itas 2isik% 'eningkatan tekanan darah dapat diatasi dengan upaya penurunan erat adan, erat edan dan peningkatan

erolahraga, menghentikan rokok dan konsumsi alkohol serta anyak mengkonsumsi serat !% -pa ila tidak mampu mengendalikan tekanan darah maka di utuhkan pendekatan se4ara medikamentosa untuk men4egah komplikasi seperti in2ark miokard, gagal ginjal kronik dan stroke% Disarankan pemakaian -CE inhi itor se agai lini pertama pada penyandang hipertensi dengan sindroma meta olik terutama ila

ada DM% -ngiotensin re4eptor lo4ker ?-#8@ dapat digunakan jika tidak toleran terhadap -CE inhi itor% 1% Gangguan )oleransi Glukosa% Modi2ikasi diet se4ara ermakna memper aiki glukosa ! jam pas4a prandial dan konsentrasi insulin !% )iaOolidindion memiliki pengaruh yang ringan tetapi persisten dalam menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik% )iaOolidindion dan met2ormin juga dapat menurunkan konsentrasi asam lemak e as% 0% Dislipidemia% 'eru ahan gaya hidup seperti peru ahan diet dan latihan jasmani tidak 4ukup erhasil untuk men4apai target% Disarankan untuk mem erikan o at

er arengan dengan peru ahan gaya hidup% (eno2i rat se4ara khusus digunakan untuk menurunkan trigliserida dan meningkatkan kolesterol /DG dan mengurangi resiko kardio=askuler% (eno2i rat juga dapat menurunkan konsentrasi 2i rinogen% +om inasi 2eno2i rat dan statin memper aiki konsentrasi trisliserida, kolesterol /DG dan GDG% GI6) -#)#I)IS -+6) 'ada keadaan serangan akut pem erian kompres dingin dapat mem antu mengurangi keluhan nyeri 1% 'enggunaan o at penurun asam urat seperti alopurinol atau o at urikosurik dihindari, ke4uali se elumnya sudah mengkonsumsinya se4ara rutin, maka harus diteruskan dan tidak oleh di erhentikan% 'em erian kolkisin dosis standar untuk artritis gout akut se4ara oral 1-0 kali, ",$-",9 mg per hari dengan dosis maksimal 9 mg% )erapi dengan o at anti in2lamasi non-steroid ?I-I3S@ yang sering dipakai pada artritis gout akut adalah indometasin% Dosis o at ini adalah 1$"-!"" mg<hari selama !-1 hari dan dilanjutkan ;$-1"" mg<hari sampai minggu peradangan erkurang% erikutnya atau sampai nyeri atau

+ortikosteroid dan -C)/ di erikan apa ila kolkisin dan I-I3S tidak e2ekti2 atau merupakan kontraindikasi% 'enurunan kadar asam urat dilakukan dengan pem erian diet rendah purin dan pemakaian o at allopurinol ersama o at urikosurik yang lain% P+*7(*-.-d =itam 5 ad onam +eadaan pasien ini tidak mengan4am ji.a% Dilihat dari tingkat kesadaran pasien yang masih dapat menerangkan masalah-masalah yang dialami pasien terse ut% Gangguan pada organ-organ tu uh dilihat dari hasil la oratorium dan keluhan yang ada, masih dapat diatasi dengan terapi yang adekuat% -d sanationam 5 du ia ad malam 'asien menderita penyakit meta olik yang tidak dapat sem uh sempurna% )erapi yang adekuat hanya mengurangi gejala-gejala yang ditim ulkan tetapi tidak isa disem uhkan se4ara total% Selain terapi yang adekuat dengan 2armakologi, peru ahan gaya hidup pasien dapat mem antu mengurangi kekam uhan gejala menjadi tidak terlalu sering% -d 2un4tionam 5 ad malam Seperti telah dise utkan se elumnya, penyakit pada pasien initidak dapat sem uh se4ara sempurna% +erusakan organ yang terjadi tidak dapat kem ali er2ungsi se4ara normal% Mengingat umur pasien sudah 0! tahun%

!&' III PEM!AHASAN 'ada diskusi yang erlangsung selama kasus pertama ini, kami memiliki e erapa learning issue diantaranya adalah5 -pakah pasien perlu dilakukan ra.at inap7 -pakah dilihat dari kondisi pasien mengan4am ji.a7

8erdasarkan kondisi pasien maka kami erpendapat ah.a pasien elum perlu di ra.at inap dikarenakan tanda =ital masih aik dan keadaan pasien pasien elum mengan4am ji.a% 3amun, apa ila kondisi pasien tidak dimonitor maka dapat terjadi e erapa komplikasi yang 2atal% D.&'121- M13.2/+riteria diagnostik untuk Dia etes mellitus adalah 5 )a el 1 +riteria Diagnostik Dia etes mellitus menurut -D- !""; 1% Gejala klasik DM dengan glukosa darah se.aktu M !"" mg< dl ?11%1 mmol<G@% Glukosa darah se.aktu merupakan hasil pemeriksaan sesaat pada suatu hari tanpa memperhatikan .aktu makan terakhir% Gejala klasik adalah5 poliuria, polidipsia dan erat adan turun tanpa se a % !% +adar glukosa darah puasa M 1!9 mg< dl ?;%" mmol<G@% 'uasa adalah pasien tak mendapat kalori sedikitnya B jam% 1% +adar glukosa darah ! jam '' M !"" mg< dl ?11,1 mmol<G@ ))GI dilakukan dengan standar ,/I, menggunakan e an glukosa yang setara dengan ;$ g glukosa anhidrus yang dilarutkan ke dalam air% -pa ila hasil pemeriksaan tidak memenuhi kriteria normal atau DM, maka dapat digolongkan ke dalam kelompok )G) atau GD)'

tergantung dari hasil yang dipeoleh 5 )G) 5 glukosa darah plasma ! jam setelah e an antara 10"-199 mg<dl ?;,B-11," mmol<G@ GD') 5 glukosa darah puasa antara 1"" K 1!$ mg<dl?$,9-9,9 mmol<G@
6ji diagnostik dikerjakan pada kelompok yang menunjukkan gejala atau tanda dia etes mellitus% 8agi yang mengalami gejala khas dia etes mellitus, kadar GDS M !"" mg<dl atau GD' M 1!9 mg<dl sudah 4ukup untuk menegakkan diagnosis dia etes mellitus% Sedangkan pada pasien yang tidak memperlihatkan gejala khas dia etes mellitus, apa ila ditemukan kadar GDS atau GD' yang a normal maka harus dilakukan pemeriksaan ulang GDS<GD' atau ila perlu dikon2irmasi pula dengan ))GI untuk mendapatkan sekali lagi angka a normal yang merupakan kriteria diagnosis dia etes mellitus ?GD' M 1!9 mg<dl, GDS M !"" mg<dl pada hari yang lain, atau ))GI M !"" mg<dl@%

S.(0+*,& ,12&'*3.5 Sindroma Meta olik atau Sindrom : merupakan kumpulan dari 2aktor! risiko untuk terjadinya penyakit kardio=askular yang ditemukan pada seorang indi=idu 9% (aktor-2aktor risiko terse ut meliputi dislipidemi, hipertensi, gangguan toleransi glukosa dan o esitas a dominal<sentral Sindrom Meta olik yang juga dise ut sindrom resistensi insulin atau sindrom : merupakan suatu kumpulan 2aktor! risiko yang ertanggung ja.a terhadap peningkatan mor iditas penyakit kardio=askular pada o esitas dan DM tipe ! 1% +omponen utama dari sindrom meta olik meliputi 5 #esistensi insulin I esitas a dominal<sentral /ipertensi

Dislipidemia 5 'eningkatan kadar trigliserida 'enurunan kadar /DG kolesterol 'ada kasus diatas pasien di anamnesis hampir sama dengan pasien sindroma meta olik lainnya, pada ri.ayat keluarga ditanyakan le ih spesi2ik mengenai dia etes karena erpengaruh terhadap kadar gula darah yang meninggi, pada akti2tas sehari hari le ih ditanyakan mengenai sakit kepala dan kesemutan tentang onset dan 2rekuensi dan hal apa yang memper erat dan memper uruk% 'ada pemeriksaan 2isik pasien di dapatkan penghitungan 8MI yang le ih dari normal, hal ini menunjukan pasien mengalami o esitas, pada pemeriksaan 2isik pun ditam ahkan pemeriksaan se4ara menyeleruh dari kepala sampai e>tremitas a.ah agar tahu terdapat kelainan di agian mana%

Irang didiagnosis

yang K+.21+.& 0.&7(*-.- WHO : K+.21+.& 0.&7(*-.- ATP III : menderita R1-.-21(-. .(-/3.( 43/- : 3 5*,4*(1( 0.'&;&9 .(.

sindrom meta olik, jika paling tidak memiliki 1 dari di a.ah 2aktor resiko ini5

K*,4*(1( I esitas sentral a dominal< ,aist to hip ratio 5 Gingkar pinggang 5

Gaki! 5 E "%9"P ,anita 5 E "%B$, atau IM8 E 1" kg<m! /ipertrigliseridemia /DG Cholesterol Q 1$" mg<dl ?Q 1%; mmol<G@

Gaki! 5 E 1"! 4m ?0" in4hi@ ,anita 5 E BB 4m ?1$ in4hi@

Q 1$" mg<dl ?Q 1%; mmol<G@

R D 1$ mg<dl ?D "%9 R D 0" mg<dl ?D 1%"19 mmol<G@ mmol<G@ S D 19 mg<dl ?D 1%" mmol<G S D $" mg<dl ?D 1%!9$ mmol<G@

)D Q 10"<9" mm/g atau )D Q 11"<B$ mm/g atau ri.ayat /ipertensi +adar tinggi glukosa ri.ayat hipertensi2 darah )oleransi glukosa Q 11" mg<dl atau Q 9%1 mmol<G terapi anti terapi anti hipertensi2

terganggu, glukosa puasa terganggu, insulin atau DM resistensi

Mikroal uminuri

#atio al umin urin dan kreatinin 1" mg<g atau laju ekskresi al umin !" m4g<menit

A+2+.2.- G*/2 &5/2 'ada kasus ini ditemukan pasien laki laki yang erusia 0! tahun yang mengalami kele ihan erat adan yang akan menye a kan hiperure4emia dan kadar asam urat yang meningkat, tekanan darah tinggi yang menunjukan hipertensi grade !, serta pada anamnesis didapatkan pasien mengeluh nyeri dipangkal i u jari 1 hari yang lalu telah menunjukan

ah.a pasien mengalami artritis gout akut% Dan isa di4egah dengan mengontrol asupan makanan dengan mengkonsumsi makanan rendah puri, minum air putih dan o at seperti allopurinol% N1/+*4&298 D.&'12.<& +esemutan yang terjadi pada apak hadi dikarenakan komplikasi dari dia etes mellitus yang dinamakan neuropathy dia eti4a $% Dia etes mellitus dapat menye a kan lesi pada sara2 dengan 4ara meningkatkan akti=itas jalur poliol, sintesis -GEs?-d=an4e Gly4osilation End produ4ts@, pem entukan radikal e as, dan akti=asi protein kinase-4 yang akan eraki at pada erkurangnya =asodilatasi pem uluh darah yang mengham at nutrisi pada sel sara2 dan terjadi gangguan transduksi sinyal pada sara2 % Gesi tergantung pada lamanya pasien menderita dia etes mellitus dan sara2 yang terkena% +eluhan yang dirasakan er=ariasi dari kesemutan sampai nyeri yang he at% 'ada apak hadi tidak di eritahu lokasi kesemutan sehingga sulit untuk diklasi2ikasin, tp menurut kelompok kami, terjadi neuropathy peri2er karena masih merasa kesemutan dan tidak ada keluhan lemas ataupun nyeri yang he at, tetapi masih diperlukan data tam ahan %

!A! IV DA TAR PUSTAKA


1% Sudoyo -,, Setiyohadi 8, -l.i I, Simadi rata M, Setiati S, editors% 8uku -jar Ilmu 'enyakit Dalam, Edisi A, *ilid III% Sindrom Metabolik% *akarta 5 'usat 'ener itan Departemen Ilmu 'enyakit Dalam (+6I P !""9% p% 1B9$-;!% !% Sudoyo -,, Setiyohadi 8, -l.i I, Simadi rata M, Setiati S, editors% 8uku -jar Ilmu 'enyakit Dalam, Edisi IA, *ilid I% Perlemakan Hati Non-Alkoholik% *akarta 5 'usa 'ener itan Departemen Ilmu 'enyakit Dalam (+6I P !"";% p% 09!-$% 1% Murray #+, Granner D+, #od.ell A,% /arperTs Illustrated 8io4hemistry, !;th Ed% Metabolism of Purine & Pyrimidine Nucleotides% 6nited States 5 )he M4Gra.-/ill Companies, In4 P !""9% p% 1"1-;% 0% 'ri4e S-, ,ilson GM% 'ato2isiologi +onsep +linis 'roses-'roses 'enyakit, Edisi 9, *ilid !% Gout% *akarta 5 'ener it 8uku +edokteran EGC P !""$% p% 10"!-$%

$% Daniel ,% (oster% 1990% Dia etes Mellitus in /arrison 'rinsip-'rinsip Ilmu 'enyakit Dalam Edisi 1;%% *akarta 5 EGC% pp51;91 K 1;9 9% 3ational Institutes o2 /ealth 5 )hird #eport o2 the 3ational Cholesterol Edu4ation 'rogram E>pert 'anelon Dete4tion, E=aluation, and )reatment o2 /igh 8lood Cholesterol in -dults ?-dult )reatment 'anel III@% E>e4uti=e Summary% 8ethesda, Md% 5 3ational Institutes o2 /ealth , 3ational /earth Gung and 8lood Institute, !""1 ?3I/ pu li4ation no% "1-19;"@% -44essed online May !", !""9,

at 5http5<<...%nhl i%nih%go=<guidelines<4holesterol<inde>%htm%

!A! V PENUTUP DAN U#APAN TERIMA KASIH

K1-.,4/3&( Gaya hidup uruk ? jarang erolahraga dan makan yang tidak terkontrol yang tidak sesuai dengan pesan giOi seim ang @ menye a kan )n% /adi mengalami o esitas grade II% +eadaan o esitas dapat menye a kan terjadinya resistensi insulin yang pada akhirnya menye a kan terjadinya DM type II% DM kronis yang tidak disadari oleh )n% /adi akan mengganggu meta olisme dalam tu uh )n% /adi karena ketidakmampuan Glukosa men4ukupi ke utuhan energy agi tu uh sehingga diam ilnya energy dari sum er K sum er energy lain yang pada akhirnya erdampak pada terjadinya suatu sindroma meta olik pada )n% /adi% DM yang kronis dan tidak terkontrol menye a kan keadaan hiperglikemia yang lama dan keadaan ini akan merusak endotel dinding pem uluh darah yang erdampak pada terjadinya gangguan kardio=askuler dan komplikasi pada organ K organ lainnya% +omplikasi

DM pada )n% /adi harus di4egah agar tidak progresi2 dan menurunkan kualitas hidup )n% /adi, sehingga edukasi, terapi giOi medis yang seim ang, olahraga C#I'E system, dan inter=ensi o at K o atan sangat diperlukan untuk dapat mengontrol 88, kadar gula darah, kolestrol, trigliserid )n% /adi untuk men4egah komplikasi yang le ih parah% +onsul Dokter ahli giOi juga sangat direkomendasikan agi )n% /adi agar dapat memper aiki gaya hidup )n% /adi dan mendapatkan kesehatan yang optimal% P1(/2/4 0&( U<&4&( T1+.,& K&-.9 Se4ara keseluruhan kasus ini terasa sulit, tapi sangat memi4u diskusi yang kondusi2 dari seluruh peserta diskusi% +ami menyadari ah.a diskusi dan laporan kami masih elum sempurna dan, dengan im ingan dan panduan dari para dosen, akan erusaha untuk terus memper aikinya% -khir kata, kami mengu4apkan terima kasih kepada segenap keluarga esar trisakti se4ara umum, dan se4ara khusus kepada seluruh sta22 dan kontri utor Modul Irgan EMG%