Anda di halaman 1dari 5

APLIKASI REMOTE SENSING Dewasa ini perkembangan remote sensing sangat pesat mengingat kebutuhan informasi melalui remote

sensing sangat dibutuhkan.Sejarah perkembangan remote sensing sudah dimulai sejak terjadinya perang dunia ke-2 yang menandai loncatan yang sangat besar dalam perkembangan penginderaan jauh. Penemuan rada untuk mengetahui lokasi pesawat musuh dan penemuan cara penggunaan sinar infra merah atau dikenal infrared dalam mencari sasaran militer yang tertutup kamuflase, merupakan dua penemuan yang paling penting. Dan aplikasi tersebut sekarang digunakan orang untuk menyelidiki struktur geologi ataupun mencari minyak bumi Radar juga dapat dipakai untuk memecahkan masalah pemotretan di tempat yang selalu redup dan tertutup awan, berkat keistimewaanya yang tidak menggantungkan diri kepada cahaya matahari. Contoh penggunaan sinar infra merah dalam penginderaan jauh, yaitu digunakan dalam membedakan pepohonan yang diserang penyakit di antara pepohonan yang sehat, walaupun warna daunya tidak memperlihatkan perbedaan dimata kita, tetapi pemamtulan sinar infra merah pada tumbuhan yang sakit dengan yang sehat berlainan jumlahnya, sehingga dari gambar kedua tanaman ini dapat dibedakan dengan jelas. Penggunaan sinar infra merah panas (Thermal infra red) akhir-akhir ini dikembangkan pula, sinar infra meerah panas dapat menghasilkan gambar yang memperlihatkan perbedaan suhu, sehingga sangat berguna dalm eksplorasi panas bumi atau pengukuran suhu air yang ada hubunganya dengan pencemaran. Sinar ungu ultra (ultraviolet) sekarang ini sedang giat diselidiki, mengingat sinar dapat memperlihatkan berbagai uap atau gas di udara. Sebagai contoh adanya anomali jumlah uap air raksa di udara yang diketahui dapat memberikan petunjuk akan adanya endapan logam ataupun adanya patahan, ternyata dapat diselidiki menggunakan sinar ini.Lagi pula air raksa ditakuti sebagai pencemar, sehingga kadarnya di udara perlu diketahui. Contoh lain dalam penyelidikan gunung api, sinar ungu ultra digunakan untuk mengetahui kadar SO,SO2 dan CO yang dikeluarkan oleh gunung api. Pengaplikasian remote sensing di berbagai bidang sangat dibutuhkan khususnya untuk survey pendahuluan. Adapun pengaplikasian teknologi remote sensing ini diantaranya :

1.Aplikasi dalam bidang hidrogeologi Satelit yang dipergunakan dalam Aplikasi/Pemanfaatan Pengindraan Jauh dalam Bidang Hidrologi adalah landsat, ERTS, dan SPOT. Satelit-satelit tersebut dipergunakan karena memiliki keunggulan dalam bidang pencitraan gambar (imaging mode) dan memiliki kecepatan yang cukup tinggi dalam pengumpulan data secara efisien sehingga cocok digunakan dalam bidang kartografi. Hasil penginderaan jauh yang berupa citra satelitsatelit tersebut dapat dipergunakan untuk membantu menganalisis perairan darat sehingga memudahkan perencanaan penggunaan daerah sehubungan dengan ketersediaan air. Hal yang bisa, diteliti diantaranya :

Pemanfaatan daerah aliran sungai (DAS) dan konservasi sungai. Pemantauan daerah dan kekuatan banjir. Pemetaan Sungai dan penelitian sedimen di Sungai.

2.Aplikasi dalam bidang panas bumi (Geothermal) Sistem Geothermal berkaitan dengan retakan ataupun rekahan sebagai jalan fluida geothermal ke permukaan. Di permukaan muncul anomali-anomali sifat fisik batuan karena kontak dengan fluida geothermal. Anomali itu biasanya berupa manifestasi permukaan geothermal (fumarol, solfatar, dan mineral hasil alterasi lainnya) Rekahan ini biasanya berupa struktur geologi yang berasosiasi dengan kelurusan foto udara

3. Aplikasi dalam bidangeksplorasi mineral bijih Digunakan untuk mengamati wilayah dengan cakupan yang luas sehingga dapat diketahui wilayah yang berpotensi untuk dieksplor,terutama dalam tahap eksplorasi awal.

Keuntungan penggunakan remote sensing dalam eksplorasi mineral adalah cakupan wilayah yang luas, hemat biaya, data mudah diperbaharui, memungkinkan integrasi dengan berbagai jenis data satelit.

Eksplorasi mineral umumnya menggunakan aplikasi citra sensor ASTER dan metode defoliant technique.

Penggunaan metode Defoliant Technique didasarkan pada karakteristik wilayah ini tropis dengan vegetasi yang rapat.

Metode ini dapat meminimalisir pengaruh vegetasi karena menggunakan teknik penajaman yang dilakukan dengan menggabungkan dua rasio saluran.

4. Aplikasi dalam bidang kebencanaan tsunami 1. Aplikasi penginderaan jauh pada bencana tsunami cukup banyak diantara lain untuk mengetahui dan mengidentifikasi luas kerusakan daerah akibat bencana tsunami, untuk pemetaan tingkat kerawanan bencana tsunami dengan menggunakan data penginderaan jauh dan system informasi geografis (SIG), dan untuk pembuatan informasi awal rute evakuasi dengan berbasiskan data geospatial. 2. Untuk dapat mengetahui dan mengidentifikasi luas kerusakan daerah akibat bencana tsunami didapat berdasarkan persamaan intensitas warna dengan menghitung terlebih dahulu jumlah pikselnya.

5. Aplikasi dalam bidang kehutanan Pertanian, Perkebunan dan Perikanan Kemampuan citra Landsat TM dan SPOT/P yang dihasilkan Multiband Scanner telah mampu mengidentifikasi jenis-jenis tanaman, kondisi tanaman dan menentukan jenis tanah serta sifat-sifat tanah lainnya. Bahkan dengan penggunaan Landsat TM beresolusi tinggi, kematangan tanaman dan ukuran rata-rata pohon di hutan dapat diketahui. Dengan kemampuan pemantauan Inderaja yang bersifat periodik dapat diketahui dan dievaluasi perkembangan/perubahan areal tanaman atau tumbuhan hutan setiap waktu. Sehingga dengan demikian teknologi ini merupakan sarana pengawasan pembangunan yang efektif dan efisien.

Di bidang perikanan, jasa teknologi ini juga dapat dirasakan manfaatnya, sekalipun tidak langsung. Hal-hal yang diketahui secara langsung adalah kondisi kekeruhan air, gerakan massa air (arus, panas atau dingin) dan sifat air lainnya. Dengan mengetahui kondisi air seperti itu dapat diperkirakan di tempat mana saja terdapat kumpulan ikan jenis tertentu. Para pencuri ikan (illegal fishing) juga menggunakan data peta/citra hasil teknologi Inderaja Satelit ketika mencuri ikan di perairan Indonesia. Sehubungan dengan itu, dengan memahami hasil anaIisis Inderaja di perairan, aparat Kamla dapat memperkirakan keberadaan para pencuri ikan