Anda di halaman 1dari 3

INVESTASI PROPERTI

Memutuskan di mana untuk menginvestasikan uang adalah sebuah keputusan penting, apakah kita sedang berbicara tentang Rp. 200 juta, Rp.500 juta, Rp. 5 M ataupun lebih. Tentu Anda ingin memastikan bahwa uang yang Anda investasikan akan memberikan hasil yang terbaik. Umumnya, semakin tinggi resiko investasi, semakin besar peluang keuntungan yang dapat Anda harapkan. Untuk mendapatkan keuntungan yang besar, Anda harus lebih berhatihati dalam mengantisipasi resiko. Karena bisa saja terjadi, investasi yang tadinya diharapkan memberikan keuntungan besar, malah berakhir sebagai hipotek akibat terlalu berambisi untuk mendapatkan keuntungan besar tanpa memperhitungkan juga besarnya kemungkinan resiko. Properti adalah instrumen investasi yang terbaik dan satu-satunya pilihan yang relatif lebih aman namun tetap prospektif, dari pada semua pilihan instrumen lain untuk menginvestasikan uang. Bank dengan konsep Membangun Masyarakat Menabung secara tradisional menjadi tempat yang baik untuk bertransaksi dan berinvestasi. Bank merupakan tempat menabung yang lebih aman, lebih likuid dan relatif lebih kecil resikonya, yang tentu saja dengan peluang profit yang lebih rendah. Bank memberikan sedikit bunga sebagai keuntungan bagi investasi tabungan Anda. Namun angka ini tidak akan pernah menjadi sangat tinggi dan Anda harus menunggu bertahun-tahun untuk mendapatkan hasil yang baik dari investasi awal Anda. Jadi, rekening tabungan bukan ide yang baik bagi investor yang memiliki jumlah uang yang lebih besar dan ingin mendapatkan return yang tinggi. Instrumen investasi lain yang lebih berisiko, yaitu pilihan untuk menginvestasikan uang di pasar saham, ataupun investasi lain di pasar derivatif yang memperdagangkan produk Future seperti Index, Forex ataupun Komodity dengan tingkat volatility yang tinggi. Nilai investasi ini bisa naik serta turun dengan sangat cepat. Misalnya, jika Anda membeli saham yang pada akhirmya turun harga di

bawah harga pembelian Anda, Anda berada dalam ekuitas negatif. Selain faktor internal, investasi jenis ini banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti kebijakan pemerintah, keamanan negara, kondisi global, atau bahkan rumor. Ini sangat berbahaya dan beresiko tinggi bagi investasi Anda terutama jika tidak didukung dengan pengetahuan dan antisipasi akan kemungkinan resiko terbesar. Itulah salah satu alasan mengapa investasi properti menjadi pilihan yang terbaik. Investasi properti adalah yang paling aman, dengan tetap menjanjikan capital gain dan ROI (return of investment) yang tinggi. Tapi meski begitu, tidak semua properti yang Anda beli pasti menguntungkan karena jika salah perhitungan, nilai investasi properti Anda bisa stagnan bahkan merugi, apalagi jika dijual dalam keadaan terdesak dan terburu-buru. Untuk mencegah kerugian akibat resiko berinvestasi di properti, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menentukan pilihan properti yaitu : - Lokasi Tentukan pilihan di lokasi yang strategis, karena akan banyak peminatnya sehingga akan mendorong tingginya permintaan baik untuk sewa maupun beli, yang berimbas dengan naiknya harga jual properti Anda. - Pengembang Pilihlah pengembang yang sudah punya reputasi baik, dan terbukti sukses dengan proyek sebelumnya dengan track record yang baik. Pengembang ini tidak akan kabur atau menelantarkan proyeknya, meskipun menghadapi hambatan dalam proses pembangunan. Karena hal ini sangat penting untuk menjaga reputasinya untuk tetap bisa di percaya konsumen untuk proyek-proyek selanjutnya. - Waktu/ Momentum Waktu dalam membeli properti adalah merupakan hal yang sangat penting. Membeli pada pengembang saat launching/ promosi, biasanya mendapatkan tambahan diskon. Keputusan untuk membeli segera pada saat promosi tentu sangat menentukan harga awal investasi anda dan bandingkan berapa besar persentase keuntungannya lebih tinggi dibandingkan dengan keuntungan pembeli lain yang memutuskan di waktu yang berbeda, yang tidak dengan harga promosi atau bahkan pada saat harga sudah naik. - Kemudahan Cara Pembayaran. Hal lain yang menguntungkan dalam investasi properti adalah bahwa Anda bisa saja menggunakan uang orang lain untuk membiayai investasi Anda. Anda bisa saja membayar sebesar DP (Uang Muka) sekitar 10% sampai 30% dari harga properti dan sisanya dibayarkan melalui kredit Bank ataupun dengan Cara Pembayaran Bertahap langsung kepada pengembang. Bahkan pada proyek tertentu pengembang bersedia memberikan keringanan pembayaran DP (Uang Muka) dengan cara bertahap. Hal ini tentu sangat menguntungkan karena Anda langsung memiliki nilai aset sebesar 100% dari harga properti tersebut dan akan

terus meningkat, sedangkan uang yang Anda bayarkan hanya sebesar uang muka atau bahkan lebih kecil jika uang muka tersebut bisa dicicil. Sehingga sisa uang Anda bisa saja dipakai untuk membeli properti yang lain dengan cara yang sama, dengan sudah memperhitungkan cash flow pembayaran Anda tentunya. Bandingkan dengan instrumen investasi lain, dimana nilai investasi Anda sama besarnya dengan uang yang Anda bayarkan. Selain keuntungan yang Anda dapat dari meningkatnya nilai jual properti, masih ada pendapatan lainnya yaitu dari nilai sewa properti tersebut. Semakin banyak properti yang anda miliki, maka semakin besar sumber penghasilan rutin Anda dari nilai sewa investasi properti. Dan jangan lupa. untuk setiap properti yang Anda sewakan selalu dilengkapi dengan Perjanjian Sewa Menyewa Properti antara Anda sebagai pemilik dengan pihak penyewa, agar apa yang menjadi hak dan kewajiban para pihak disepakati sejak awal dan dituangkan dalam bentuk perjanjian tertulis.