Anda di halaman 1dari 74

A.

PENDAHULUAN

TUJUAN Tujuan Instruksional Umum : Mahasiswa mampu menjelaskan perkembangan keluarga sesuai dengan tahap perkembangannya dan menjelaskan peran perawat pada masing-masing tahap. Tujuan Instruksional khusus : Mahasiswa mampu : 1. Menyebutkan definisi masing-masing tahap perkembangan keluarga. 2. Menjelaskan tugas-tugas perkembangan keluarga sesuai dengan tahap perkembangan keluarga. 3. Menjelaskan masalah-masalah kesehatan yang terjadi sesuai dengan tahap perkembangan keluarga. 4. Mengidentifikasi diagnosa keperawatan keluarga yang mungkin muncul pada setiap tahap perkembangan keluarga. . Menjelaskan peran perawat pada setiap tahap perkembangan keluarga.

!alah satu kerangka paling baru yang digunakan untuk mempelajari dan bekerja dengan keluarga adalah perkembangan keluarga. "endekatan teoritis ini mencoba mengungkapkan perubahan dari sistem keluarga yang terjadi dari waktu ke waktu termasuk perubahan-perubahan dalam interaksi dan hubungan diantara anggota keluarga dari waktu ke waktu. "endekatan perkembangan keluarga didasarkan pada obser#asi bahwa keluarga adalah kelompok berusia panjang dengan suatu sejarah alamiah$ atau siklus kehidupan$ yang perlu dikaji juga dinamika kelompok diinterpretasikan secara penuh dan akrual %&u#all$ dan Miller$ 1'( ). Meskipun setiap keluarga mengalami setiap saat perkembangan dengan cara-caranya yang unik$ semua keluarga dianggal sebagai contoh dari seluruh pola normatif %*odger$ 1'+3) dan mengikuti urutan-urutan perkembangan yang uni#ersal %,oode$ 1' ').

-eori perkembangan keluarga menguraikan perkembangan keluarga dari waktu ke waktu dengan membaginya ke dalam satu seri tahap perkembangan dianggap sebagai masa-masa stabilitas relatif yang secara kuantitatif dan kualitatif berbeda dari tahap-tahap berdekatan %Mederer and .ill$ 1'(3). -entang konsep tahaptahap siklus kehidupan tergantung pada asumsi bahwa dalam keluarga terdapat saling ketergantungan yang tinggi antara anggota keluarga : keluarga dipaksa untuk berubah setiap kali ada penambahan atau pengurangan anggota keluarga$ atau setiap kali anak sulung mengalami perubahan tahap perkembangan. Misalnya$ perubahan dalam peran$ penyesuaian terhadap perkawinan$ mengasuh anak dan disiplin terbukti perubahan dari satu tahap ke tahap lain %Mederer dan /ill$ 1'(3). 0eluarga mengambil satu jenis struktur ketika anak-anak masih berusia prasekolah 1 struktur lain ketika orang tua mulai mengikuti puncak hidup dan anak-anak memasuki masa remaja 1 dan akhirnya bentuk struktur yang lain adalah ketika anak-anak mulai dewasa$ menikah dan mulai mandiri. 2kar sejarah dari teori perkembangan keluarga dapat dibuktikan dengan lima warisan teori. 0erangka perkembangan keluarga bersifat elektrik$ karena kerangka ini mengajukan konsep-konsep dari pendekatan yang berbeda terhadap studi keluarga. 0ontribusi pada teori perkembangan keluarga diambil dari interaksionisme simbolik$ fungsionalisme struktural$ sosiologi kerja dan propesi$ teori sistem dan perkembangan ilmu ditambah lagi dengan teori stress dan krisis kehidupan keluarga %&attessich dan &ill$ 1'(+) "usat asumsi dasar tentang teori perkembangan keluarga$ seperti yang diuraikan oleh 2lgous %1'+() adalah : 1. 0eluarga berkembang dan berubah dari waktu ke waktu dengan cara-cara yang sama dan dapat diprediksi. 2. 0arena manusia menjadi matang dan berinteraksi dengan orang lain$ mereka memulai tindakan-tindakan dan juga reaksi-reaksi terhadap tuntutan lingkungan. 3. 0eluarga dan anggotanya melakukan tugas-tugas tertentu yang ditetapkan oleh mereka sendiri atau oleh konteks budaya dan masyarakat. 4. -erdapat kecenderungan pada keluarga untuk memulai dengan sebuah awal dan akhir yang kelihatan jelas.

Meskipun teori perkembangan umum didasarkan pada ciri-ciri ini dan biasa dari kehidupan keluarga$ namun teori ini tidak memberikan stressor non normatif atau situasional %kejadian-kejadian yang tidak biasa) dan dapat dikritik karena asumsi tentang homogenitas %kurang memperhatikan keanekaragaman kinerja)$ bias kelas menengahnya$ asumsinya tentang stabilitas dalam setiap tahap$ dan kurangnya penjelasan proses yang terjadi diantara tahap-tahap perkembangan yang memungkinkan keluarga bertindak. 3amun penggunaan kerangka ini untuk pengkajian dan inter#ensi-inter#ensi sangat membantu karena kerangka ini memberikan para profesional perawatan kesehatan keluarga cara-cara mengantisipasi apa yang diharapkan dan apa jenis penyuluhan dan konseling yang ditentukan. -eori perkembangan keluarga meningkatkan pemahaman kita tentang keluarga pada titik yang berbeda dalam berbagai siklus kehidupan mereka dan menghasilkan deskripsi yang 4khas5 tentang kehidupan keluarga dalam berbagai tahap perkembangannya %6upal dan Miller 1'( ). Malahan dengan mengkaji tahap perkembangan keluarga dan pelaksanaan tugas-tugas yang sesuai dengan tahap tersebut$ para profesional perawatan kesehatan keluarga diberikan pedoman untuk menganalisis pertumbuhan dan kebutuhan promosi kesehatan keluarga. "erawat keluarga lebih mampu memberikan dukungan yang diperlukan untuk memajukan dari satu tahap ke tahap lain dengan lancar.

B. SIKLUS KEHIDUPAN KELUAR A &alam siklus kehidupan keluarga terdapat tahap-tahap yang dapat diprediksi. seperti indi#idu-indi#idu yang mengalami tahap pertumbuhan dan perkembangan yang berturut-turut$ keluarga sebagai sebuah unit juga mengalami tahap-tahap perkembangan yang berturut-turut. Ta!"l # : D"la$an Taha$ Siklus K"hi%u$an K"luar&a -ahap 7 -ahap 77 -ahap 777 -ahap 7: -ahap : -ahap :7 :0eluarga "emula %juga menuju pasangan menikah atau tahap pernikahan) : 0eluarga sedang mengasuh anak %anak tertua adalah bayi sampai umur 38 bulan) : 0eluarga dengan anak usia prasekolah %anak tertua berumur 2 hingga 9 tahun) : 0eluarga dengan anak usia sekolah %anak tertua berumur 9 hingga 13 tahun). : 0eluarga dengan anak remaja %anak tertua berumur 13 hingga 2 tahun). : 0eluarga yang melepas anak usia dewasa muda %mencakup anak pertama sampai anak terakhir) yang meninggalkan rumah. -ahap :77 : ;rangtua usia pertengahan %tanpa jabatan$ pensiunan). -ahap :777 : 0eluarga dalam masa pensiun dan lansia %juga menunjuk kepada anggota keluarga yang berusia lanjut atau pensiun) hingga pasangan yang sudah mengenalinya. &iadaptasi dari &upal$ 1'++ dan Miller$ 1'( <ormulasi tahap-tahap perkembangan keluarga yang paling banyak digunakan untuk keluarga inti dengan dua orang tua adalah ( tahap siklus kehidupan keluarga dari &upal$ 1'++ %lihat tabel 1) !elain itu =harter dan Mc,oldrick$ 1'(( belakangan membuat model enam tahap yang sama bagi para ahli terapi keluarga. -abel 2 membandingkan tahap-tahap perkembangan siklus kehidupan keluarga dari &upall dan =harter dan ,oldrick.

&alam paradigma dari &upall$ ia menggunakan tingkat umur dan tingkat sekolah dari anak yang paling tua sebagai tonggak untuk inter#al siklus kehidupan$ dengan pengecualian untuk dua tahap terakhir kehidupan keluarga ketika anak-anak sudah tidak ada lgi di rumah. 2palagi terdapat beberapa anak dalam keluarga$ terjadi beberapa tumpang tindih tahap-tahap yang berbeda. !ebaliknya =harter dan Mc,oldrick$ 1'(( merumuskan tahap siklus kehidupan keluarga yang berfokus pada hal-hal penting dimana anggota keluarga masuk dan keluar dari keluarga$ jadi mengganggu keseimbangan keluarga. "enekanan disini diletakkan pada hubunganhubungan yang berubah$ yang menjadi syarat sehingga keluarga bisa bergerak dari satu tahap siklus kehidupan ke tahap berikutnya. Ta!"l '. P"r!an%in&an Taha$(Taha$ Siklus K"hi%u$an K"luar&a m"nurut Du)all* +ill"r* ,hart"r %an +- ol%ri-k =harter dan Mc,oldrick &u#all dan Miller %"erspektif -erapi 0eluarga) %"erspektif !osiologis) 1. 0eluarga antara : dewasa muda -idak ada yang diidentifikasi di sini$ yang belum kawin meskipun &u#all menganggap dewasa muda sedang proses 4dilepas5. 0arena terdapat waktu yang cukup antara masa remaja dan pernikahan. 2. "enyatuan menikah 3. 0eluarga dengan anak kecil %masa 2. 0eluarga sedang mengasuh anak bayi hingga usia sekolah) %anak tertua adalah bayi sampai umur 38 bulan) 3. 0eluarga > hingga dengan tahun). anak usia prasekolah %anak tertua berumur 2 4. 0eluarga dengan anak usia sekolah %anak tertua umur 9 hingga 12 tahun) . 0eluarga dengan akan remaja %anak 4. 0eluarga dengan anak remaja tertua berumur 13 hingga 28) keluarga melalui 1. 0eluarga pernikahan. pemula atau tahap perkawinan : pasangan yang baru

9. 0eluarga melepaskan anak dewasa . 0eluarga melepaskan anak dan pindah muda %semua anak meninggalkan rumah) +. ;rangtua usia pertengahan %tidak ada jabatan lagi hingga pensiun) (. 0eluarga dalam masa pensiun dan 9. 0eluarga dalam kehidupan terakhir lansia %mulai dari pensiun hingga pasangan yang meninggal. 2dapted from =arter dan Mc,oldrick$ %1'(()$ &u#all and Miller$ %1'( ) #. .ariasi Siklus K"hi%u$an K"luar&a 0eluarga-keluarga selalu ber#ariasi$ karena menjalani tahap-tahap siklus kehidupan keluarga. -ahap-tahap siklus kehidupan keluarga mengikuti suatu pola yang tidak kaku %&u#all$ 1'++). !udah barang tentu bahwa banyak keluarga saat ini tidak cocok dengan tahap-tahap siklus kehidupan keluarga inti dengan orang tua dari &u#all atau dari =harter dan Mc,oldrick. :ariasi-#ariasi dalam siklus kehidupan keluarga tradisional dapat dilihat pada keluarga-keluarga dimana pasangan suami istri tidak menikah$ dan terdapat perkawinan sesama homoseksual$ orangtua tunggal dan keluarga dengan orangtua tiri. Makin banyak orang memilih berbagai bentuk keluarga dan karenanya konsep asal tentang siklus kehidupan keluarga$ mencakup keluarga inti dengan dua orangtua$ secara menyolok terbatas dalam aplikabilitasnya. ?ntuk keluarga-keluarga nontradisional atau keluarga-keluarga miskin atau minoritas$ terdapat #ariasi-#ariasi pada penentuan tempo dan pengurutan kejadian keluarga %-eachman et al$ 1'(+). 0arena pada saat ini keluarga dengan orangtua tunggal dan orangtua tiri berjumlah cukup besar . /ahkan dalam keluarga inti tradisional dengan dua orangtua terdapat perubahan dalam penentuan tempo dari tahap-tahap siklus kehidupan keluarga. @umlah dewasa muda yang tinggal dengan tua$ sendirian$ atau dengan dewasa muda lainnya semakin bertambah %4diantara tahap-tahap siklus kehidupan keluarga5 dari =harter dan Mc,oldrick). /anyak pasangan menunda menikah dan memperpendek masa pengasuhan anak %hasil dari 0/ dan kerja)$ dan mempunyai lebih sedikit anak. &engan perubahan-perubahan ini dan umur harapan hidup yang lebih lama$ terdapat

tahun-tahun yang cocok dalam dua tahap terakhir siklus kehidupan keluarga A tahap usia pertengahan dan tahap pensiunan dan lansia. '. Tu&as(Tu&as P"rk"m!an&an K"luar&a !eperti indi#idu-indi#idu yang mempunyai tugas-tugas perkembangan yang harus mereka capai agar mereka merasa puas selama suatu tahap perkembangan dan agar mereka mampu beralih ke tahap berikutnya dengan berhasil$ setiap tahap perkembangan keluarga pun mempunyai tugas-tugas perkembangan yang spesifik. -ugas-tugas perkembangan keluarga menyatakan tanggung jawab yang dicapai oleh keluarga selama setiap tahap perkembangannya sehingga dapat memenuhi %1) kebutuhan biologis keluarga$ %2) imperatif budaya keluarga$ dan %3) aspirasi dan nilainilai keluarga %&u#all$ 1'++). /agaimana tugas-tugas perkembangan dalam keluarga berbeda dengan tugastugas perkembangan indi#idu anggota keluargaB Meskipun dalam kenyataan banyak tugas-tugas tersebut adalah gabungan$ tugas-tugas perkembangan keluarga dibangkitkan bila keluarga sebagai sebuah unit berupaya memenuhi tuntutan-tuntutan perkembangan mereka secara indi#idual. -ugas-tugas perkembangan keluarga juga diciptakan oleh tekanan-tekanan komunitas terhadap keluarga dan anggotanya untuk menyesuaikan diri dengan harapan-harapan kelompok acuan keluarga dan masyarakat yang lebih luas. !elain itu$ tugas-tugas perkembangan keluarga juga meliputi tugas-tugas spesifik pada setiap tahap yang melekat dalam pelaksanaan lima fungsi dasar keluarga yang terdiri dari %1) fungsi afektif %fungsi pemeliharaan kepribadian) 1 %2) fungsi sosialisasi dan penempatan sosial 1 %3) fungsi perawatan kesehatan A penyediaan dan pengelolaan kebutuhan-kebutuhan fisik dan perawatan kesehatan 1 %4) fungsi reproduksi 1 dan % ) fungsi ekonomi %lihat bab ini). -antangan nyata bagi keluarga adalah memenuhi setiap kebutuhan anggota keluarga$ dan juga untuk memenuhi fungsi-fungsi keluarga secara umum. "ertautan kebutuhan-kebutuhan perkembangan indi#idu dan keluarga tidak selalu mungkin dilakukan. Misalnya$ tugas anak usia bermain yang meliputi mengeksplorasi untuk pembahasan yang lengkap tentang fungsi-fungsi

lingkungan seringkali bertentangan dengan tugas seorang ibu memelihara rumah yang teratur. /. Taha$(Taha$ Siklus K"hi%u$an K"luar&a Inti %"n&an Dua 0ran&tua -ahap-tahap siklus kehidupan keluarga berikut ini telah diuraikan oleh &u#all dan Miller %1'( ) dan =harter dan Mc,oldrick %1'((). -ahap-tahap tersebut terdiri dari ' tahap siklus kehidupan keluarga %-abel 2). 4-ahap antara5 dari tipologi =harter dan Mc,oldrick ditambahkan pada model siklus kehidupan delapan tahap dari &u#all dan Miller untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang perubahan kehidupan keluarga. -ahap-tahap siklus kehidupan keluarga ini menggambarkan keluarga inti 2merika yang utuh$ tapi terbatas pada aplikabilitas keluarga-keluarga dengan orangtua tunggal$ cerai dan tiri. Masalah-masalah kesehatan juga dibicarakan dalam setiap tahap siklus perkembangan keluarga. Taha$ Transisi : K"luar&a antara 1D"2asa +u%a 3an& B"lum Ka2in4 -ahap ini menunjuk ke masa dimana indi#idu berumur 28 tahunan yang telah mandiri secara finansial$ dan secara fisik telah meninggalkan keluarganya namun belum berkeluarga. -ahap-tahap keluarga antara tidak dianggap tahap siklus kehidupan keluarga oleh &u#all dan sosiolog lainnya. 3amun$ karena masa ini umumnya dialami seseorang %remaja tidak keluar secara langsung dari keluarga asalnya dan membentuk keluarga$ seperti yang sering ditemukan pada masa lalu)$ dan karena masa ini merupakan masa transisi yang sangat penting$ tahap ini dimasukkan dalam naskah ini. -ahap ini benar-benar diabaikan oleh para profesional perawatan kesehatan keluarga dan para ahli terapi keluarga %2ylmerm 1'((). &ata demografi mendukung pentingnya tahap ini. 0ini$ di 2merika !erikat lebih banyak dewasa muda menunda perkawinan$ mereka hidup membujang atau kumpul kebo. "erkawinan pertama di 2merika !erikat umumnya berlangsung 3 tahun lebih lambat dari generasi sebelumnya. 0ini$ dewasa muda yang hidup bersama diluar pernikahan lima kali lebih banyak dari pada tahun 1'98 %,lick$ 1'('). -ahap keluarga dianggap oleh 2ymer %1'(() dan ahli-hali terapi lainnya sebagai dasar bagi semua tahap berikutnya : bagaimana dewasa muda melewati tahap ini sangat mempengaruhi siapa yang dinikahinya dan juga kapan dan bagaimana (

pernikahan berlangsung. ?ntuk melewati tahap ini dengan sukses$ dewasa muda harus pisah dari keluarga asalnya tanpa memutuskan atau secara reaktif berhubungan dengan pergantian yang emonsional. Tu&as(Tu&as P"rk"m!an&an. -ahap ini adalah tahap 4keluarga antara5$ tugas-tugas perkembangannya bersifat indi#idual$ bukan berorientasi pada keluarga. =arter dan Mc,oldrick %1'(8) menjelaskan bahwa tugas perkembangan utama dari dewasa muda yang belum kawin adalah 4menerima keluarga asalnya5 %hal. 13). -iga tugas perkembangan yang dicantumkan oleh =arter dan Mc,oldrick %1'(($ hal. 1 ) : 1. "embedaan diri dalam hubungannya dengan keluarga asalnya. 2. Menjalin hubungan dengan teman sebaya yang akrab. 3. "embentukan diri yang berhubungan dengan kemandirian pekerjaan dan finansial. Ta!"l /. Taha$ Transisi : K"luar&a Antara %an Tu&as(Tu&as P"rk"m!an&an K"luar&a 3an& B"rsamaan. -ahap !iklus 0ehidupan 0eluarga -ahap -ransisi : 0eluarga antara -ugas--ugas "erkembangan 0eluarga 1. "isah dengan keluarga asal. 2. Menjalin hubungan intim dengan teman sebaya. 3. Membentuk kemandirian dalam hal pekerjaan dan finansial. &iadaptasi dari =arter dan Mc,oldrick %1'(()$ &u#all dan Miller %1'( ) !udah waktunya dewasa muda membentuk tujuan hidup pribadi dan perasaan bangga akan diri sendiri sebelum hidup bersama orang lain dalam sebuah ikatan perkawinan. %-abel 3) umumnya hal ini merupakan tahap transisi yang sulit$ karena memisahkan diri dari keluarga asal baik secara fisik$ finansial maupun emosional umumnya lambat di banyak keluarga saat ini. -ahap ini secara khusus dialami secara berbeda-beda$ tergantung pada jenis kelamin seseorang. =arl ,illingan dalam karyanya In a Different Voice (1982)$

'

menguraikan oerintasi pria dan wanita yang berbeda melalui sosialisasi mereka. "ria umumnya diajarkan untuk mengejar identitas ekspresi diri$ sedangkan wanita pengorbanan diri. 0arena pria dan wanita dewasa muda mengalami masa belum kawin$ mereka mempunyai isu identitas yang berbedakan untuk diselesaikan.0eseimbangan antara otonomi dan cinta dibutuhkan dalam membina hubungan dan bekerja$ tapi pria umumnya berjuang dengan isu-isu cinta dan hubungan$ sementara wanita berjuang dengan isu-isu otonomi. 0ebanyakan isu-isu tersebut diatas meliputi hubungan antara dewasa muda dengan orangtuanya %2ylmer$ 1'(() dan menciptakan suatu keseimbangan baru antara keadaan pisah dan keterkaitan. /agaimana orangtua dari dewasa muda berinteraksi dengan anak mereka selama masa ini adalah sangat penting. &ari perspektif sistem keluarga$ terdapat efek sirkular atau resiprokal yang terjadi antara orangtua dengan dewasa muda %masing-masing mempengaruhi tindakan satu sama lainnya)$ yang mempertinggi atau menghambat proses pisah dan indi#idualisasi dewasa muda. @ika orangtua memiliki perkawinan yang tidak memuaskan dan memerlukan anaknya tetap tinggal untuk memenuhi kebutuhan mereka$ maka hal ini menghalangi upaya-upaya dewasa muda untuk pisah 1 dan sebaliknya jika anak merasa takut dan tidak mampu hidup mandiri$ maka ia akan menunda pemisahan tersebut dan mencoba agar orangtua tetapi terlibat. +asalah(+asalah K"s"hatan. !elama masa transisi ini$ masalah-masalah pribadi maupun masalah keluarga. "enggunaan keluarga berencana dan pengendalian kelahiran merupakan masalah dan kebutuhan utama. "enyakit-penyakit yang ditularkan secara seksual %!-&) lebih sering ditemukan dalam kelompok ini %penyakit kelamin$ 27&!$ dll). 0ecelakaan dan bunuh diri merupakan penyebab utama moralitas. Masalah-masalah kesehatan mental juga umum terjadi$ dan seperti dijelaskan diatas$ terutama menghadapi isu pisah dengan cara fungsional dari keluarga asal sehingga hubungan homoseksual yang intim dan sehat dapat dijalin. 0ebutuhan kesehatan promosi sama dengan tahap-tahap berikutnya. 0arena dewasa muda sekarang ini mandiri$ khususnya gaya hidup mereka tidak termasuk dalam praktik perlindungan kesehatan yang direkomendasikan$ seperti menghindari obat18

obatan$ alkohol dan tembakau dan juga mendapatkan tidur$ nutrisi$ istirahatm latihan$ perawatan gigi dan uji kesehatan dan perawatan yang adekuat.

a. Taha$ I : K"luar&a P"mula "erkawinan dari sepasang insan menandai bermulanya sebuah keluarga baru A keluarga yang menikah atau prokreasi dan perpindahan dari keluarga asal atau status lajang ke hubungan baru yang intim. -ahap perkawinan atau pasangan menikah saat ini berlangsung lebih lmbat. Misalnya$ menurut data sensus 2merika !erikat tahun 1'( $ + persen pria dan + persen wanita 2merika !erikat masih belum menikah pada usia 21 tahun$ ini merupakan suatu pergeseran yang berarti dari persen masing-masing dalam tahun 1'+8. Tu&as(Tu&as P"rk"m!an&an K"luar&a Menciptakan sebuah perkawinan yang saling memuaskan$ menghubungkan jaringan persaudaraan secara harmonis$ dan keluarga berencana merupakan tiga tugas perkembangan yang penting dalam masa ini %-abel 9-4). #4. +"m!an&un P"rka2inan 3an& Salin& +"muaskan 0etika dua orang diikat dalam ikatan perkawinan$ perhatian awal mereka adalah menyiapkan suatu kehidupan bersama yang baru. !umber-sumber dari dua orang digabungkan$ peran-peran mereka berubah$ dan fungsi-fungsi barupun diterima. /elajar hidup bersama sambil memenuhi kebutuhan kepribadian yang mendasar merupakan sebuah tugas perkembangan yang penting. "asangan harus saling menyesuaikan diri terhadap banyak hal kecil yang bersifat rutinitas. Misalnya mereka harus mengembangkan rutinitas untuk makan$ tidur$ bangun pagi$ membersihkan rumah$ menggunakan kamar mandi bergantian$ mencari rekreasi dan pergi ke tempattempat yang menyenangkan bagi mereka berdua. &alam proses saling menyesuaikan diri ini$ terbentuk satu kumpulan transaksi berpola dan lalu dipelihara oleh pasangan tersebut$ dengan setiap pasangan memicu dan memantau tingkah laku pasangannya. Ta!"l 5. Taha$ P"rtama Siklus K"hi%u$an K"luar&a Inti %"n&an Dua 0ran& Tua* %an Tu&as(Tu&as P"rk"m!an&an 3an& !"rsamaan. persen dan 39

11

-ahap !iklus 0ehidupan 0eluarga 0eluarga "emula

-ugas--ugas "erkembangan 0eluarga 1. Membangun perkawinan yang saling memuaskan. 2. Menghubungkan 3. 0eluarga tentang berencana kedudukan jaringan %keputusan sebagai persaudaraan secara harmonis.

orangtua) &iadaptasi dari =arter dan Mc,oldrick %1'(()$ &u#all dan Miller %1'( ) 0eberhasilan dalam mengembangkan hubungan tergantung pada saling menyesuaikan diri yang baru saja dibicarakan$ dan tergantung kepada komplementaritas atau kecocokkan bersama dari kebutuhan dan minat pasangan. !ama pentingnya bahwa perbedaan-perbedaan indi#idu perlu diketahui. &alam hubungan yang sehat$ perbedaan-perbedaan dipandang untuk memperkaya hubungan perkawinan. "encapaian hubungan perkawinan yang memuaskan tergantung pada pengembangan cara-cara yang memuaskan untuk menangani 4perbedaan-perbedaan tersebut5 %!atir$ 1'(3) dan konflik-konflik. =ara yang sehat untuk memecahkan masalah adalah berhubungan dengan kemampuan pasangan untuk bersikap empati 1 saling mendukung$ dan mampu berkomunikasi secara terbuka dan sopan %*aush et al$ 1'9') dan melakukan pendekatan terhadap konflik atas rasa saling hormat menghormati %@ackson dan 6ederer$ 1'9'). Malahan$ sejauhmana kesuksesan mengembangkan hubungan perkawinan tergantung pada bagaimana masing-masing pasangan dibedakan atau dipisahkan dari keluarga asal masing-masing %tugas perkembangan sebelumnya). ;rang dewasa harus pisah dengan orangtuanya dalam upaya untuk membentuk identitas dirinya sendiri dan hubungan intim yang sehat. Mc,oldrick %1'(() memberikan sebuah deskripsi yang amat bagus tentang proses ini dan masalah-masalah psikososial selama masa ini. /anyak pasangan mengalami masalah-masalah penyesuaian seksual$ serikali disebabkan oleh ketidaktahuan dan informasi yang salah yang mengakibatkan kekecewaan dan harapan-harapan yang tidak realistis. Malahan$ banyak pasangan yang membawa kebutuhan-kebutuhan dan keinginan-keinginan yang tidak terpenuhi

12

kedalam hubungan mereka$ dan hal-hal ini dapat mempengaruhi hubungan seksual secara merugikan. %,oldenberg dan ,oldenberg$ 1'( ). '4. +"n&hu!un&kan Jarin&an P"rsau%araan s"-ara Harmonis. "erubahan peran dasar terjadi dalam perkawinan pertama dari sebuah pasangan$ karena mereka pindah dari rumah orangtua mereka ke rumah mereka yang baru. /ersamaan dengan itu$ mereka menjadi anggota dari tiga keluarga$ yaitu : menjadi anggota keluarga dari keluarga mereka sendiri yang baru saja terbentuk. "asangan tersebut menghadapi tugas-tugas memisahkan diri dari keluarga asal mereka dan mengupayakan berbagai hubungan dengan orangtua mereka$ sanak saudara dan dengan ipar-ipar mereka$ karena loyalitas utama mereka harus diubah untuk kepentingan hubungan perkawinan mereka. /agi pasangat tersebut$ hal ini menuntut pembentukan hubungan baru dengan setiap orangtua masing-masing$ yaitu hubungan yang tidak hanya memungkinkan dukungan dan kenikmatan satu sama lain$ tapi juga otonomi yang melindungi pasangan baru tersebut dari campur tangan pihak luar yang mungkin dapat merusak bahtera perkawinan yang bahagia. /4. K"luar&a B"r"n-ana. 2pakah ini memiliki anak atau tidak dan penentuan waktu untuk hamil merupakan suatu keputusan keluarga yang sangat penting. 6ittlefield %1'++) menekankan pentingnya pertimbangan semua rencana kehamilan keluarga ketika seseorang bekerja di bidang perawatan maternitas. -ipe perawatan kesehatan yang didapat keluarga sebagai sebuah unit selama masa prenatal sangat mempengaruhi kemampuan keluarga mengatasi perubahan-perubahan yang luar biasa dengan efektif setelah kehamilan bayi. +asalah(+asalah K"s"hatan. Masalah-masalah utama adalah penyesuaian seksual dan peran perkawinan$ penyuluhan dan konseling keluarga berencana$ penyuluhan dan konseling pranatal$ dan komunikasi. 0onseling semakin perlu diberikan sebelum perkawinan. 0urangnya informasi sering mengakibatkan masalah-masalah seksual dan emosional$ ketakutan$ rasa bersalah$ kehamilan yang tidak direncanakan$ dan penyakit-penyakit kelamin baik sebelum maupun sesudah perkawinan. 0ejadian-kejadian yang tidak

13

menyenangkan ini menghambat pasangan tersebut merencanakan kehidupan mereka dan memulai hubungan dengan dasar yang mantap. 0onsep-konsep perkawinan tradisional sedang ditantang oleh hubungan cinta$ perkawinan berdasarkan hukum adat$ dan perkawinan homoseks. ;rang yang memasuki perkawinan tanpa pernikahan memerlukan banyak konseling dari tugas perawatan kesehatan untuk mendapatkan bantuan. &alam hal ini$ perawat keluarga terperangkap diantara dua 4keluarga5$ keluarga orientasi dan keluarga perkawinan. &alam situasi semacam itu$ para profesional kesehatan keluarga tidak perlu membuat penilaian-penilaian yang bermanfaat tetapi mencoba membantu setiap kelompok dari kedua kelompok tersebut agar mereka dapat memahami diri mereka sendiri dan saling memahami satu sama lain %Cilliams dan 6eaman$ 1'+3). K"luar&a B"r"n-ana. 0arena 0eluarga /erencana merupakan tanggungjawab utama dari perawat yang bekerja dengan keluarga$ maka bidang ini perlu dibahas lebih mendalam. 0eluarga berencana yang kurang diinformasikan dan kurang efektif mempengaruhi kesehatan keluarga dalam banyak cara : mobiditas dan moralitas ibu-anak 1 menelatarkan anak 1 sehat sakit orangtua 1 masalah-masalah perkembangan anak$ termasuk inteligensia kemampuan belajar dan perselisihan dalam perkawinan. "embentukan keluarga dengan sengaja dan terinformasi meliputi membuat keputusan sendiri tentang kapan danDatau apakah ingin mempunyai anak$ terlepas dari pertimbangan kesehatan keluarga. @umlah kelahiran di 2merika !erikat sedang menanjak$ dalam tahun 1'+ mengalami penurunan dan terus mengalami kenaikan setelah itu hingga tahun 1''8$ seperti yang diproyeksikan dalam tahun 1'(4 hingga 1''8 (Family Service America, 1984). Meningkatnya kehamilan remaja yang sangat besar$ khususnya diantara wanita kulit hitam yang belum menikah dan terutama dipandang sebagai masalah karena kerentanan dan kurangnya sumber-sumber pada kelompok remaja yang malang ini %=hilman$ 1'((). 0ehamilan penyebab utama remaja wanita keluar dari sekolah dan juga penyebab sering terjadinya perkawinan prematur. &alam perkawinan$ kehamilan awal %sebelum dua tahun) mengurangi penyesuaian perkawinan. !emua ini

14

merupakan faktor-faktor kesehatan mental yang penting bagi orangtua dan anak-anak %=ohn dan 6ierberman$ 1'+4). 0esehatan fisik ibu dan anak merupakan masalah utama yang

didokumentasikan dalam penelitian kebidanan dan perinatal. @arak kelahiran antara 2 dan 4 tahun dan usia ibu 28 tahunan merupakan faktor-faktor yang menguntungkan dalam mengurangi mortalitas dan mobiditas ibu dan bayi. @umlah keluarga yang optimal$ jarak dan waktu kelahiran mengurangi mortalitas bayi %=ohn dan 6ieberman$ 1'+4). 2ngka kehamilan berencana semakin meningkat$ karena banyak wanita dan pasangan menggunakan alat kontrasepsi. Empat puluh lima negara bagian$ dan juga &istrik =olumbia telah membuat undang-undang yang membolehkan gadis-gadis remaja berusia di bawah 1( tahun mendapatkan kontrasepsi tanpa ijin dari orangtua. 3amun sebagian besar remaja dan wanita dewasa muda yang aktif secara seksual tidak mendapat pelayanan keluarga berencana %=hilman$ 1'((). "erbedaan antara kelompok miskin dan kaya dalam menggunakan alat kontrasepsi yang efektif berhubungan dengan aksesibilitas pelayanan %Manisoff$ 1'++) dan ketidaktahuan tentang kehamilan dan kontrasepsi dikalangan remaja %Ceatherley dan =artoof$ 1'((). <aktor-faktor agama dan sosiopolitik menjadi pengengah untuk mengurangi hak-hak reproduktif wanita dan pasangannya. !eperti diawal tahun 1''8-an$ karena menentang hak untuk melakukan aborsi secara legal maka perjuangan mempertahankan pelayanan saat ini agar tetap tersedia merupakan masalah yang sedang berkembang. "endanaan masyarakat dari pemerintah untuk keluarga berencana$ khususnya untuk aborsi telah dipotong$ dan pelayanan terbatas pada kaum miskin dan orang muda. !elain kebutuhan untuk klinik medis yang banyak dan undang-undang yang membolehkan remaja menerima perawatan$ program pendidikan kesehatan keluarga berencana dan seks yang efektif perlu direncanakan dilakukan di sekolah-sekolah$ gereja dan lembaga-lembaga kesehatan. "elayanan-pelayanan seperti itu harus difokuskan tidak hanya pada premis-premis umum bahwa keluarga berencana merupakan satu tujuan dalam keluarga itu sendiri$ tapi pada keuntungan-keuntungan 1

kesehatan dari keluarga berencana bagi indi#idu dan bagi perkembangan keluarga.

pertumbuhan dan

2kan tetapi$ memaksakan keluarga berencana pada keluarga bukanlah sesuatu yang etis$ karena hal tersebut menghancurkan inisiatif$ integritas$ dan kompetensi. ,adis-gadis remaja yang menginginkan bayi perlu mengkonsultasikan kesiapan fisik dan emosi untuk menjadi orang tua dan perlindungan yang realistis terhadap kehamilan bersama-sama dengan super#isi kesehatan yang baik. -api hanya sedikit saja dilakukan untuk mengimbangi tekanan-tekanan masyarakat terhadap seks dan perkawinan dengan pendidikan kontrasepsi yang realistis. Dia&nosa 3an& mun&kin $a%a k"luar&a $"mula: 1. ,angguan komunikasi #erbal 2. "erubahan proses keluarga 3. "erubahan penampilan peran 4. ,angguan interaksi sosial . &isfungsi seksual Dia&nosa 3an& mun&kin $a%a i!u hamil: Trim"st"r I ,angguan nutrisi : kurang dari kebutuhan tubuh ketidaknyamanan resiko kekurangan #olume cairan resiko cidera terhadap janin resiko keletihan resiko konstipasi resiko infeksi : 7!0 resiko gangguan citra tubuh resiko perubhan penampilan peran perubahan pola seksualitas

19

Trim"st"r II 0etidaknyamanan *esiko cidera terhadap janin dan ibu "erubahan pola seksualitas "erubahan pola nafas *esiko kelebihan #ol cairan *esiko koping indi#idu tidak efektif Trim"st"r III ,angguan pola tidur *esiko cidera terhadap janin dan ibu *esiko harga diri rendah situasional "erubahan eliminasi P"ran $"ra2at 0onselon pada penyesuaian seksual F peran marital ,usru konselon dalam perencanaan keluarga 0oordinator untuk konseling menjadi orang tua <asilitator dalam hubungan kekerabatan interpersonal

!. Taha$ II : K"luar&a 3an& S"%an& +"n&asuh Anak -ahap kedua dimulai dengan kelahiran anak pertama sehingga bayi berusia 38 bulan. /iasanya orangtua tergetar hatinya dengan kelahiran pertama anak mereka$ tapi agak takut juga. 0ekuatiran terhadap bayi biasanya berkurang setelah beberapa hari$ karena ibu dan bayi tersebut mulai saling mengenal. 2kan tetapi kegembiraan yang tidak dibuat-buat ini berakhir ketika seorang ibu baru tiba di rumah dengan bayinya setelah tinggai di rumah sakit untuk beberapa waktu. 7bu dan ayah tiba-tiba berselisih dengan semua peran-peran mengasyikkan yang telah dipercayakan kepada mereka. "eran tersebut pada mulanya sulit karena perasaan ketidakadekuatan menjadi orangtua baru 1 kurangnya bantuan dari keluarga dan teman-teman$ dan para profesional perawatan kesehatan yang bersifat membantu dan sering terbangun tengah malam 1+

oleh bayi yang berlangsung 3 hingga 4 minggu. 7bu juga letih secara psikologis dan fisiologis. 7a sering merasakan beban tugas sebagai ibu rumah tangga dan barangkali juga bekerja$ selain merawat bayi. 0hususnya terasa sulit jika ibu menderita sakit atau mengalami persalinan dan pelahiran yang lama dan sulit atau seksio besar. 0edatangan bayi dalam rumah tangga menciptakan perubahan-perubahan bagi setiap anggota keluarga dan setiap kumpulan hubungan. ;rang asing telah masuk ke dalam kelompok ikatan keluarga yang erat$ dan tiba-tiba keseimbangan keluarga berubah setiap anggota keluarga memangku peran yang baru dan memulai hubungan yang baru. !elain seorang bayi yang baru saja dilahirkan$ seorang ibu$ seorang ayah$ kakek nenekpun lahir. 7stri sekarang harus berhubungan dengan suami sebagai pasangan hidup dan juga sebagai ayah dan sebaliknya. &an dalam keluarga yang memiliki anak sebelumnya$ pengaruh kehadiran seorang bayi sangat berarti bagi saudaranya sama seperti pada pasangan yang menikah. Mengatakan pada seorang anak untuk menyesuaikan diri dengan seorang adik laki-laki atau perempuan yang baru mungkin sama dengan suami mengatakan pada istrinya bahwa ia membawa ke rumah seorang nyonya yang ia cintai dan ia terima sama derajatnya %Cilliam dan 6eanman$ 1'+3). 7ni merupakan suatu perkembangan kritis bagi semua yang terlibat. ;leh sebab itu$ meskipun kedudukan sebagai orangtua menggambarkan tujuan yang teramat penting bagi semua pasangan$ kebanyakan pasangan menemukannya sebagai perubahan hidup yang sangat sulit. "enyesuaian diri terhadap perkawinan biasanya tidak sesulit penyesuaian terhadap menjadi orangtua. Meskipun bagi kebanyakan orang tua merupakan pengalaman penuh arti dan menyenangkan$ kedatangan bayi membutuhkan perubahan peran yang mendadak. &ua faktor penting yang menambah kesukaran dalam menerima peran orangtua adalah bahwa kebanyakan orang sekarang tidak disiapkan untuk menjadi orang tua dan banyak sekali mitos berbahaya yang tidak realistis meromantiskan pengasuhan anak didalam masyarakat kami %<ulcomer$ 1'++). Menjadi orangtua merupakan satu-satunya peran utama yang sedikit dipersiapkan dan kesulitan dalam transisi peran mempengaruhi hubungan perkawinan dan hubungan orangtua dan bayi secara merugikan. "erubahan-perubahan sosial yang dramatis dalam masyarakat 2merika juga memiliki pengaruh yang kuat pada orangtua baru. /anyaknya wanita yang bekerja di 1(

luar rumah dan memiliki karier$ naiknya angka perceraian dan masalah perkawinan$ penggunaan alat kontrasepsi dan aborsi yang sudah laGim$ dan semakin meningkatnya biaya perawatan dan memiliki anak merupakan faktor-faktor yang menyulitkan tahap siklus awal kehidupan pengasuh anak %/radt$ 1'(( 1 Miller dan Myers-Calls$ 1'(3). +asa Transisi m"nja%i 0ran&tua. 0elahiran anak pertama merupakan pengalaman keluarga yang sangat penting dan sering merupakan krisis keluarga$ sebagaimana yang digambarkan secara konsisten pada penelitian keluarga selama tahap siklus kehidupan keluarga ini %=lark$ 1'99 1 .obbs dan =ole$ 1'+9 1 6eMaster$ 1' +). ?ntuk mengetahui bagaimana anak yang baru lahir mempengaruhi keluarga$ 6eMaster$ 1' +$ dalam studi klasik tentang penyesuaian keluarga terhadap kelahiran anak pertama$ mewawancarai 49 orang tua dari kalangan kelas menengah di 0ota %berusia 2 A 2 tahun) dan memperkirakan sejauhmana mereka dalam keadaan krisis. 7a menemukan bahwa 1+ persen pasangan tidak mengalami masalah atau hanya masalah-masalah sedang$ tapi sisanya mengalami masalah berat atau luar biasa. Masalah-masalah yang paling laGim dilaporkan adalah : 1. !uami merasa diabaikan %ini paling sering disebutkan oleh suami) 2. -erhadap peningkatan perselisihan dan argumen antara suami dan istri. 3. 7nterupsi dalam jadwal yang kontinu 4begitu lelah sepanjang waktu5$ merupakan sebuah kometar khas). 4. 0ehidupan seksual dan sosial terganggu dan menurun. 2kan tetapi$ studi-studi belakangan ini$ .obbs dan =ole %1'+9)$ tidak menemukan pasangan yang melaporkan krisis ekstensif sebanyak yang dilaporkan oleh 6eMaster. !tudi-studi tentang 4keluarga dalam krisis5 menyatakan bahwa keluarga-keluarga mempunyai pemikiran yang salah dan idealis tentang menjadi orang tua sebelum kelahiran anak pertama dan kekuatan perkawinan menurun secara tajam dengan lahirnya anak pertama %Miller dan !olye$ 1'(8) =lark$ %1'99) melakukan sebuah studi tentang keluarga secara kelahiran seorang bayi baru menyatakan kesulitan dalam penyesuaian diri menyangkut orangtua

1'

dan kebutuhan yang penting setelah kelahiran terhadap kesinambungan pelayanan keperawatan di rumah dan di klinik. !ebuah studi penting yang lain menyangkut transisi pasangan menjadi langka dilakukan oleh 6a *ossa$ %1'(1). "ara peneliti ini mengkonseptualisasikan proses transisi seperti yang dijelaskan dengan baik oleh model konflik$ dimana terdapatnya waktu luang$ konflik kepentingan diantara orangtua$ legitimasi terhadap penentuan masalah-masalah perkawinan menyebabkan konflik antara kedua orangtua. Miller dan Myers A Calls %1'(3)$ berdasarkan atas tinjauan studi mereka terhadap orangtua$ meringksa stressor mengasuh anak yang spesifik yang diidentifikasi dalam penelitian. !tressor yang paling sering disebutkan adalah sedikitnya kebebasan pribadi karena tanggungjawab menyangkut anak$ selain itu diidentifikasi juga kurangnya waktu dan persahabatan dalam perkawinan. /ahkan lebih banyak tekanan perkawinan dilaporkan pada pasangan yang sulit memiliki anak atau pasangan memiliki anak dengan masalah kesehatan yang serius atau cacat. Tu&as(Tu&as P"rk"m!an&an K"luar&a !etelah lahir anak pertama$ keluarga mempunyai beberapa tugas yang penting %tabel ). !uami$ istri$ dan bayi semuanya belajar peran-peran yang baru sementara keluarga inti memperluas fungsi dan tanggungjawab. 7ni meliputi penggabungan tugas perkembangan yang terus menerus dari setiap anggota kelurga dan keluarga secara keseluruhan %&u#all$ 1'++). Ta!"l 6. Taha$ K"%ua Siklus K"hi%u$an K"luar&a Inti 3an& s"%an& m"n&asuh anak %an Tu&as(Tu&as P"rk"m!an&an 3an& B"rsamaan. -ahap !iklus 0ehidupan 0eluarga 0eluarga sedang mengasuh anak Tu&as(Tu&as P"rk"m!an&an K"luar&a 1. Membentuk keluarga muda sebagai sebuah unit yang mantap %mengintegrasikan bayi baru ke dalam keluarga). 2. *ekonsiliasi tugas-tugas perkembangan yang bertentangan

28

dan kebutuhan anggota keluarga. 3. Mempertahankan hubungan perkawinan yang memuaskan. 4. Memperluas persahabatan dengan keluarga besar dengan menambahkan peran-peran orangtua dan kakek dan nenek. &iadaptasi dari =arter dan Mc,oldrick %1'(() 1 &u#all dan Miller %1'( ) 0elahiran seorang anak membuat perubahan-perubahan yang logika dalam organisasi keluarga. <ungsi-fungsi pasangan suami istri harus dibedakan untuk memenuhi tuntutan-tututan baru perawatan dan penyembuhan. !ementara pemenuhan tanggungjawab ini ber#ariasi menurut posisi sosial budaya suami istri$ sebuah pola yang umum adalah untuk orang tua agar menerima peran-peran tradisonal atau pembagian tanggungjawab %6a *ossa dan 6a *ossa$ 1'(1). .ubungan dengan keluarga besar paternal dan maternal perlu disusun kembali dalam tahap ini. "eran-peran baru perlu dibuat kembali berkenaan menjadi kakek nenek dan hubungan antara orangtua dan kakek-nenek %/radt$ 1'((). "eran yang paling penting bagi perawat keluarga bila bekerja dengan keluarga yang mengasuh anak adalah mengkaji peran sebagai orangtua bagaimana kedua orangtua berinteraksi dengan bayi baru dan merawatnya$ dan bagaimana respons bayi tersebut. 0laus dan 0endall %1'+9)$ 0endall %1'+4)$ *ubbin %1'9+)$ dan yang lainnya menguji dampak penting dari sentuhan dan kehangatan awal setelah melahirkan 1 hubungan positif antara orangtua anak pada hubungan orangtua dan anak di masa datang. !ikap orangtua tentang mereka sendiri sebagai orangtua$ sikap mereka terhadap bayi mereka$ karakteristik komunikasi orangtua dan stimulasi bayi %&a#is$ 1'+() adalah bidang-bidang terkait yang perlu dikaji. "erubahan-perubahan peran dan adaptasi terhadap tanggungjawab orangtua yang baru biasanya lebih cepat dipelajari oleh ibu daripada ayah. 2nak merupakan realita pada calon ibu dari pada ayah$ yang biasanya mulai merasa seperti ayah pada saat kelahiran$ tapi kadang-kadang jauh lebih lambat dari itu %Minuchin$ 1'+4). 2yah

21

seringkali tetap netral pada awalnya sementara wanita secara cepat menyesuaikan diri dengan struktur keluarga yang baru. 0ebiasaan dimana kebanyakan ayah secara tradisional tidak diikutsertakan dalam proses perinatal secara pasti memperlambat pria melakukan perubahan peran yang penting ini dan oleh karena itu menghalangi keterlibatan emosional mereka. !ayangnya$ kesadaran yang meningkat tentang peran penting yang dipangku ayah dalam perawatan anak dan perkembangan anak telah menimbulkan keterlibatan ayah yang lebih besar dalam perawatan bayi dikalangan kelas menengah %.anson dan /oGett$ 1'( ). 7bu dan ayah menumbuhkan dan mengembangkan peran orangtua mereka dalam berespons terhadap tuntutan-tuntutan yang berubah terus menerus dan tugastugas perkembangan dari orang muda yang sedang tumbuh$ keluarga secara keseluruhan$ dan mereka sendiri. Menurut <riedman %1' +)$ orangtua melewati tahap perkembangan secara berturut-turut. &ua tahap pertama meliputi fase kehidupan keluarga ini. "ertama$ selama bayi$ orangtua mempelajari arti dari isyarat-isyarat yang dikekspresikan oleh bayi untuk mengutarakan kebutuhan-kebutuhannya. &engan setiap anak lahir berturut-turut$ orangtua akan mengalami tahap yang sama ini sehingga mereka menyesuaikan setiap isyarat-isyarat unik bayi. -ahap kedua ini perkembangan orangtua adalah belajar untuk menerima pertumbuhan dan perkembangan anak yang terjadi dalam masa usia bermain A khususnya orangtua yang baru memiliki anak pertama A membutuhkan bimbingan dan dukungan. ;rangtua perlu memahami tugas-tugas yang harus dikuasai oleh anak dan kebutuhan anak akan keselamatan$ keterbatasan dan latihan buang air %toilet training). Mereka perlu memahami konsep kesiapan perkembangan$ konsep tentang 4saat yang tepat untuk mengajar mereka5. "ada saat yang sama pula orangtua perlu bimbingan dalam memahami tugas-tugas yang harus mereka kuasai selama tahap ini. "ola-pola komunikasi perkawinan yang baru berkembang dengan lahirnya anak$ dimana pasangan berhubungan satu sama lain baik sebagai suami istri maupun sebagai orangtua. "ola transaksi suami istri terbukti telah berubah secara drastis. <eldman %1'91) mengamati bahwa orang tua bayi berbicara dan berkelakar lebih 22

sedikit$ pembicaraan yang merangsang lebih sedikit dan kualitas interaksi perkawinan yang menurun. /eberapa orangtua merasa kewalahan dengan bertambahnya tanggungjawab$ khususnya mereka yang suami maupun istri sama-sama bekerja secara penuh. "embentukan kembali pola-pola komunikasi yang memuaskan termasuk masalah dan perasaan pribadi$ perkawinan dan orangtua adalah sangat penting. "asangan harus terus memenuhi setiap kebutuhan-kebutuhan psikologis dan seksual dan juga berbagi dan berinteraksi satu sama lain dalam hal tanggungjawab sebagai orangtua. .ubungan seksual suami istri umumnya menurun selama kehamilan dan selama 9 minggu masa postpartum. 0esulitan-kesulitan seksual selama masa berikutnya umum terjadi$ yang timbul dari faktor-faktor seperti ibu tenggalam dalam peran barunya$ keletihan dan perasaan menurunnya daya tarik seksual dan juga perasaan suami bahwa ia 4tersingkir5 oleh bayinya. !ekarang komunikasi keluarga termasuk anggota ketiga$ membentuk tiga serangkai. ;rangtua harus belajar untuk merasakan dan melihat tangisan komunikasi dari bayinya. Misalnya$ tangisan bayi perlu dibedakan kedalam ekspresi ketidaknyamanan$ rasa lapar$ rangsangan yang berlebihan$ sakit$ atau letih. &an bayi mulai memberikan respon terhadap rangkulan$ timangan dan berbicara yang kemudian diterima dan dikuatkan oleh orangtua. 0onseling keluarga berencana biasanya berlangsung saat pemeriksaan setelah postpartum 9 minggu. ;rangtua kemudian harus didorong secara terbuka untuk mendiskusikan jarak kelahiran dan perencanaan. Melihat meningkatkan tuntutantuntutan keluarga dan pribadi yang dibawakan oleh bayi$ orangtua perlu menyadari bahwa kehamilan dengan jarak rapat dan sering dapat berbahaya bagi ibu$ dan juga ayah$ saudara bayi$ dan unit keluarga. -ahap siklus kehidupan ini memerlukan penyesuaian hubungan dalam keluarga besar dan dengan teman-teman. 0etika anggota keluarga lain mencoba mendukung dan membantu orangtua baru ini$ ketegangan bisa muncul. Misalnya$ 23

meskipun kakek nenek dapat menjadi sumber pertolongan yang besar bagi orangtua baru$ namun kemungkinan konflik tetap ada karena perbedaan nilai-nilai dan harapanharapan yang ada antar generasi tersebut. Meskipun pentingnya memiliki jaringan sosial atau sistem pendukung sosial untuk mencapai kepuasan dan perasaan positif tentang kehidupan keluarga$ keluarga muda perlu mengetahui kapan mereka butuh bantuan dan dari siapa mereka harus menerima bantuan tersebut dan juga kapan mereka harus menggantungkan diri pada sumber-sumber dan kekuatan merek sendiri %&u#all$ 1'++). .ubungan perkawinan yang kokoh dan bergairah sangat penting bagi stabilitas dan moral keluarga. .ubungan suami istri yang memuaskan akan memberikan pasangan dengan kekuatan dan tenaga 4bagi5 bayi dan satu sama lain. -untutantuntutan dan tekanan-tekanan yang bertentangan$ seperti antara loyalitas ibu terhadap bayi dan terhadap suami$ merupakan persoalan dan dapat menyiksa. -ipe konflik semacam ini dapat menjadi sumber sentral ketidakbahagiaan selama tahap siklus kehidupan ini. +asalah(+asalah K"s"hatan. Masalah-masalah utama keluarga dalam tahap ini adalah pendidikan maternitas yang terpusat pada keluarga$ perawatan bayi yang baik$ pengenalan dan penanganan masalah-masalah kesehatan fisik secara dini$ imunisasi$ konseling perkembangan anak$ keluarga berencana$ interaksi keluarga dan bidang-bidang peningkatan kesehatan umum %gaya hidup). Masalah-masalah kesehatan lain selama periode dari kehidupan keluarga ini adalah inaksesibilitas dan ketidakadekuatan fasilitas-fasilitas perawatan anak untuk ibu yang bekerja$ hubungan akan-orangtua$ masalah-masalah mengasuh anak termasuk penyalahgunaan dan kelalaian terhadap anak dan masalah-masalah transisi peran orang tua. K"mun&kinan %ia&nosa ,angguan 3utrisi : kurang dari kebutuhan tubuh

24

&isfungsi seksual ,angguan tumbuh kembang Menyusui tidak efektif *esiko cidera "erubahan penampilan peran ,angguan komunikasi #erbal P"ran $"ra2at Monitor perawatanprenatal dan perujukan untuk masalah-masalah kehamilan 0onselor pada nutrisi prenatal 0onselor pada kebiasaan maternal prenatal "endukung amnionsintesis 0onselor pada menyusui 0oordinator dengan layanan pediatrik "enyelia imunisasi "erujukan ke layanan-layanan tenaga sosial

-. Taha$ III : K"luar&a %"n&an Anak Usia Pras"kolah -ahap ketiga siklus kehidupan keluarga dimulai ketika anak pertama berusia 2 > tahun dan berakhir ketika anak berusia tahun. !ekarang$ keluarga mungkin terdiri dari tiga hingga lima orang$ dengan posisi suami-ayah$ istri-ibu$ anak laki-lakisaudara$ anak perempuan-saudari. 0eluarga lebih menjadi majemuk dan berbeda %&u#all dan Miller$ 1'( ). 0ehidupan keluarga selama tahap ini penting dan menuntut bagi orangtua. 0edua orangtua banyak menggunakan waktu mereka$ karena kemungkinan besar ibu bekerja$ baik bekerja paruh waktu atau bekerja penuh. 3amun$ menyadari bahwa orangtua adalah 4arsitek keluarga5$ merancang dan mengarahkan perkembangan keluarga %!atir$ 1'(3)$ adalah penting bagi mereka untuk memperkokoh kemitraan mereka secara singkat$ agar perkawinan mereka tetap hidup dan lestari.

2nak-anak usia prasekolah harus banyak belajar pada tahap ini$ khususnya dalam hal kemadirian. Mereka harus mencapai otonomi yang cukup dan mampu memenuhi kebutuhan sendiri agar dapat menangani diri mereka sendiri tanpa campur tangan orangtua mereka dimana saja. "engalaman di kelompok bermain$ taman kanak-kanak$ Project Head Start$ pusat perawatan sehari$ atau program-program sama lainnya merupakan cara yang baik untuk membantu perkembangan semacam ini. "rogram-program prasekolah yang terstruktur sangat bermanfaat dalam membantu orangtua dengan anak usia prasekolah yang berasal dari dalam kota dan berpendapatan rendah. "eningkatan yang tajam dalam 7H dan keterampilan sosial telah dilaporkan terjadi setelah anak menyelesaikan sekolah taman kanak-kanak selama 2 tahun %0raft et al$ 1'9(). /anyak sekali keluarga dengan orangtua tunggal berada dalam tahap siklus kehidupan ini. &alam tahun 1'(4$ 8 persen keluarga kulit hitam dan 1 persen keluarga kulit putih di 2merika !erikat dipimpin oleh satu orangtua$ dan (( persen dari keluarga ini dikepalai oleh ibu %3ortan and ,lick$ 1'(9). &i kalangan keluarga dengan orangtua tunggal$ ketegangan yang timbul dari peran mengasuh anak untuk anak usia prasekolah$ ditambah lagi dengan peran-peran lain adalah besar. "usat-pusat perawatan sehari bagi bayi dan anak usia prasekolah dengan kualitas yang layak dan baik sulit ditemukan jika ditempatkan dikebanyakan kominitas. 7bu-ibu yang bekerja dan ibu-ibu yang masih remaja secara khusus memerlukan fasilitas-fasilitas dan program-program perawatan anak yang lebih baik %2dams dan 2dams$ 1''8).

29

Tu&as(Tu&as P"rk"m!an&an K"luar&a. 0ini$ keluarga tumbuh baik dalam jumlah maupun kompleksitas. "erlunya anak-anak usia prasekolah dan anak kecil lainnya untuk mengeksplorasi dunia sekitarnya$ dan kebutuhan orangtua untuk memiliki pri#asi mereka sendiri menjadikan perumahan dan ruang yang adekuat sebagai masalah utama. "eralatan dan fasilitas-fasilitas juga perlu bersifat melindungi anak-anak$ karena pada tahap ini kecelakaan menjadi penyebab utama kematian dan cacat. Mengkaji keamanan rumah merupakan hal yang penting bagi perawat kesehatan komunitas dan penyuluhan kesehatan perlu dimasukkan sehingga orangtua dapat mengetahui resiko yang ada dan cara-cara menegah kecelakaan %-abel 9).

Ta!"l 7. Taha$ III Siklus K"hi%u$an K"luar&a Inti %"n&an anak usia $ra s"kolah %an Tu&as(Tu&as P"rk"m!an&an K"luar&a 3an& B"rsamaan. -ahap !iklus 0ehidupan 0eluarga 0eluarga dengan anak usia "rasekolah. Tu&as(Tu&as P"rk"m!an&an K"luar&a 1. Memenuhi kebutuhan keluarga seperti rumah$ bermain$ pri#asi$ keamanan. 2. Mensosialisasikan anak. 3. Mengintegrasi sementara anak tetap yang baru memenuhi anggota ruang

kebutuhan anak-anak yang lain. 4. Mempertahankan hubungan yang sehat dalam keluarga %hubungan perkawinan dan hubungan orangtua dan anak) dan di luar keluarga %keluarga besar dan komunitas). &iadaptasi dari =arter dam Mc,oldrick %1'(() 1 &u#all dan Miller %1'( ) 0arena daya tahan spesifik terhadap banyak bakteri dan penyakit #irus dan paparan yang meningkat$ anak-anak usia prasekolah sering menderita sakit dengan satu penyakit infeksi minor secara bergantian. "enyakit infeksi sering terjadi bolakbalik dalam keluarga. !ering ke dokter$ merawat anak-anak yang sakit$ kembali ke 2+

rumah untuk menjemput anak sakit dari taman kanak-kanak merupakan krisis mingguan. @adi kontak anak dengan penyakit infeksi dan menular dan kerentanan umum mereka terhadap penyakit merupakan masalah-masalah kesehatan utama. 0ecelakaan$ jatuh$ luka bakar dan laserasi juga cukup sering terjadi. 0ejadiankejadian ini lebih sering ditemukan dalam keluarga besar$ keluarga di mana pengasuh dewasa tidak ada %orangtua sering tidak di rumah)$ dan keluarga dengan pendapatan rendah. 0eamanan lingkungan dan pengawasan anak yang adekuat merupakan kunci untuk mengurangi kecelakaan. !uami-ayah menerima lebih banyak keterlibatan dalam tanggungjawab rumah tangga selama tahap perkembangan keluarga ini daripada tahap lain$ persentase terbesar dalam tahap ini digunakan untuk aktifitas perawatan anak. 0eterlibatan ayah dalam perawatan anak saat ini benar-benar penting$ karena hubungan ini dengan anak usia prasekolah dapat membantu anak mengindentifikasi jenis kelaminnya. 0husus bagi anak laki-laki dalam usia tahun$ penting sekali bagi mereka untuk bergaul secara rapat dengan lingkungan terbatas yang kuat$ ayah yang hanya atau pengganti ayah sehingga identitas peran laki-laki dapat terbentuk %Calters$ 1'+9). "eran yang lebih matang juga diterima oleh anak-anak usia prasekolah$ yang secara perlahan-lahan menerima lebih banyak tanggungjawab perawatan dirinya sendiri$ plus membantu ibu atau ayah dalam melakukan pekerjaan rumah tangga. &i sini bukan produktifitas anak yang penting$ melainkan proses belajar berlangsung. /erlawanan dengan harapan$ penelitian membuktikan bahwa kelahiran anak kedua dalam keluarga memiliki efek yang bahkan lebih merusak hubungan perkawinan dari pada kelahiran anak pertama. <eldman %1'91) melaporkan bahwa peran orangtua membuat peran-peran perkawinan lebih sulit$ seperti terungkap dalam obser#asi berikut ini : pasangan suami istri masing-masing merasakan perubahan kepribadian yang negatif 1 mereka kurang puas dengan keadaan di rumah$ terdapat banyak interaksi yang berorientasi pada tugas$ pembicaraan pribadi lebih sedikit dan pembicaraan yang berpusat pada anak lebih banyak$ kehangatan yang diberikan kepada anak lebih banyak dari pada yang diberikan satu sama lain$ dan tingkat kepuasan hubungan seksual lebih rendah %<eldman$ 1'9'). 2( yang

"enelitian yang cukup terkenal ini paralel dengan laporan dan obser#asi para konselor keluarga bahwa hubungan perkawinan sering mengalami keguncangan dalam tahap siklus ini. !ebenarnya$ banyak sekali perceraian yang terjadi dalam tahun-tahun seperti ini karena ikatan perkawinan yang lemah atau tidak memuaskan. "ri#asi dan waktu bersama merupakan kebutuhan yang utama. 0onseling perkawinan dan kelompok-kelompok pertemuan perkawinan merupakan sumber-sumber yang penting dikalangan kelas menengah. 2kan tetapi keluarga tanpa sumber-sumber ekonomi$ hanya memiliki bantuan yang terbatas untuk memperkokoh upaya penyelamatan perkawinan. -erdapat trend bagi para pastur dan pendeta untuk menjadi terlatih sebagai konselor perkawinan dan konselor keluarga yang tidak bisa mengupayakan terapi pribadi. -ugas utama dari keluarga adalah mensosialisasikan anak. 2nak-anak usia prasekolah mengembangkan sikap diri sendiri %konsep diri) dan dapat secara cepat belajar mengekspresikan diri mereka$ seperti tampak dalam kemampuan menangkap bahasa dengan cepat. -ugas lain selama masa ini menyangkut bagaimana mengintegrasikan anggota keluarga yang baru %anak kedua dan ketiga) semasa masih memenuhi kebutuhan anak yang lebih tua. "enggeseran seorang anak oleh bayi baru lahir secara psikologis merupakan suatu kejadian traumatik. "ersiapan anak-anak menjelang kelahiran seorang bayi membantu memperbaiki situasi$ khususnya jika orangtua sensitif terhadap perasaan dan tingkah laku anak yang lebih tua. "ersaingan dikalangan kakak beradik (sibling rivalry) biasanya diungkapkan dengan memukul atau berhubungan secara negatif dengan bayi$ tingkah laku regresif$ melakukan kegiatan-kegiatan yang menarik perhatian. =ara terbaik menangani persaingan dikalangan kakak adik adalah dengan meluangkan waktu setiap hari untuk berhubungan lebih erat dengan anak yang lebih tua untuk meyakinkannya bahwa ia masih dicintai dan dikehendaki. 0ira-kira saat anak mencapai usia prasekolah$ orangtua memasuki tahap

pengasuhan anak yang ketiga$ salah satunya belajar berpisah dari anak-anak ketika mereka mulai masuk ke kelompok bermain$ tempat penitipan anak$ atau taman kanakkanak. -ahap ini berlangsung terus selama usia prasekolah hingga memasuki awal 2'

usia sekolah. "isah seringkali terasa sulit bagi orangtua dan mereka perlu mendapat dukungan dan penjelasan tentang bagaimana penguasaan tugas-tugas perkembangan anak usia prasekolah memberikan kontribusi untuk semakin meningkatnya otonomi mereka. "isah dari orangtua juga sulit bagi anak-anak usia prasekolah. "isah dapat terjadi karena orangtua pergi bekerja$ ke rumah sakit$ melakukan perjalanan atau berlibur. "ersiapan keluarga untuk pisah dengan anak sangat penting dalam membantu anak menyesuaikan diri terhadap perubahan. Membantu keluarga untuk mendapatkan pelayanan keluarga berencana setelah kelahiran seorang bayi$ atau melanjutkan kontrasepsi jika tidak terdapat kehamilan$ juga diindikasikan. Misalnya$ adalah tidak biasa bagi seorang wanita untuk berhenti menggunakan alt kontrasepsi karena terlambat haid dengan keyakinan bahwa ia hamil$ hanya untuk mencari tahu apakah kehamilannya terjadi karena hubungan seks tanpa perlindungan kontrasepsi. 0edua orangtua perlu memiliki kesenangan dan kontak di luar rumah untuk mengawetmudakan mereka sehingga mereka dapat melaksanakan berbagai tugastugas dan tanggungjawab di rumah. ;rangtua dari golongan kelas rendah dan orang tunggal sering tidak punya kesempatan untuk melakukan hal ini$ dan keluargakeluarga ini mendapat kepuasan paling sedikit terhadap pergaulan mereka dan komunitas yang lebih luas karena posisi mereka yang terasing dan kekurangan sumber-sumber yang tersedia bagi mereka. +asalah(+asalah K"s"hatan. /anyak sekali masalah kesehatan yang telah diidentifikasi sepanjang pembahasan kita tentang keluarga dengan anak usia prasekolah. !eperti telah dinyatakan sebelumnya$ masalah kesehatan fisik yang utama adalah penyakit-penyakit menular yang laGim pada anak dan jatuh$ luka bakar$ keracunan dan kecelakaan-kecelakaan yang lain yang terjadi selama usia prasekolah. Masalah-masalah kesehatan psikososial keluarga yang utama adalah hubungan perkawinan. /eberapa studi mencoba meneliti menurunnya kepuasan yang dialami 38

oleh banyak pasanga selama tahun-tahun ini dan perlunya penanganan terhadap masalah ini untuk memperkokoh dan memberikan semangat pada unit lain yang #ital ini. Masalah-masalah kesehatan lain yang penting adalah persaingan diantara kakakadik$ keluarga berencana$ kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan$ masalahmasalah pengasuhan anak seperti membatasi lingkungan %disiplin)$ penganiayaan dan menelantarkan anak$ keamanan di rumah dan masalah-masalah komunikasi keluarga. !trategi-strategi promosi kesehatan umum berhubungan erat selama tahap ini$ karena tingkah laku gaya hidup yang dipelajari selama masa kanak-kanak dapat menyebabkan konsekuensi-konsekuensi jangka pendek dan jangka panjang. "endidikan kesehatan keluarga diarahkan pada pencegahan masalah-masalah kesehatan utama seperti merokok$ penyahagunaan obat-obatan dan alkohol$ seksualitas manusia$ keselamatan$ diet dan nutrisi$ olahraga dan penanganan stressDdukungan sosial. 4-ujuan utama bagi para perawat yang bekerja dengan keluarga dan anak usia prasekolah adalah membantu mereka membentuk gaya hidup yang sehat dan memfasilitasi pertumbuhan fisik$ intelektual$ emosional dan sosial secara optimal. %Cilson$ 18(($ hal. 1++). K"mun&kinan %ia&nosa *esiko cidera *esiko trauma *esiko keracunan *esiko infeksi ,angguan penanganan pemeliharaan rumah "erubahan menjadi orang tua "erubahan pertumbuhan dan perkembangan ,angguan komunikasi #erbal P"ran $"ra2at Monitor perkembangan awal masa kanak-kanak$ perujukan bila ada indikasi "endidik dalam tindakan pertolongan pertama dan kedaruratan 0oordinator dg layanan pediatri "enyelia imunisasi 31

0onselor pada nutrisi dan latihan "endidik dlm isu pemecahan masalah mengenai kebiasaan kesehatan "endidik tentang higiene perawatan gigi 0onselor pada keamanan lingkungan di rumah <asilitator dalam hubungan interpersonal

%. Taha$ I. : K"luar&a %"n&an Anak Usia S"kolah -ahap ini dimulai ketika anak pertama telah berusia 9 tahun dan mulai masuk sekolah dasar dan berakhir pada usia 13 tahun$ awal dari masa remaja. 0eluarga biasanya mencapai jumlah anggota maksimum$ dan hubungan keluarga di akhir tahap ini %&u#all$ 1'++). 6agi-lagi tahun-tahun pada masa ini merupakan tahun-tahun yang sibuk. 0ini$ anak-anak mempunyai keinginan dan kegiatan-kegiatan masing-masing$ disamping kegiatan-kegiatan wajib dari sekolah dan dalam hidup$ serta kegiatankegiatan orangtua sendiri. !etiap orang menjalani tugas-tugas perkembangannya sendiri-sendiri$ sama seperti keluarga berupaya memenuhi tugas-tugas perkembangannya sendiri %-abel +). Menurut Erikson %1' 8)$ orangtua berjuang dengan tuntutan ganda yaitu berupaya mencari kepuasan dalam mengasuh generasi berikutnya %tugas perkembangan generasi#itas) dan memperhatikan perkembangan mereka sendiri 1 sementara anak-anak usia sekolah bekerja untuk mengembangkan sense of ind stry A kapasitas untuk menikmati pekerjaan dan mencoba mengurangi atau menangkis perasaan rendah diri. Ta!"l 8. Taha$ I. Siklus K"hi%u$an K"luar&a Inti %"n&an anak usia s"kolah* %an Tu&as(Tu&as P"rk"m!an&an K"luar&a 3an& B"rsamaan. -ahap !iklus 0ehidupan 0eluarga 0eluarga dengan anak usia sekolah Tu&as(Tu&as P"rk"m!an&an K"luar&a 1. Mensosialisasikan termasuk sekolah yang sehat. 2. Mempertahankan hubungan dan anak-anak$ prestasi

meningkatkan

mengembangkan

hubungan dengan teman sebaya

32

perkawinan yang memuaskan. 3. Memenuhi kebutuhan kesehatan fisik anggota keluarga &iadaptasi dari =arter dan Mc,oldrick %1'(()$ &u#all dan Miller %1'( ) -ugas orangtua pada tahap ini adalah untuk belajar menghadapi pisah dengan atau lebih sederhana$ membiarkan anak pergi. 6ama kelamaan hubungan dengan teman sebaya dan kegiatan-kegiatan diluar rumah akan memainkan peranan yang lebih besar dalam kehidupan anak usia sekolah tersebut. -ahun-tahun ini dipenuhi oleh kegiatan-kegiatan keluarga$ tapi ada juga kekuatan-kekuatan yang secara perlahan-lahan mendorong anak tersebut pisah dari keluarga sebagai persiapan menuju masa remaja. ;rangtua yang mempunyai perhatian diluar anak mereka akan merasa lebih mudah membuat perpisahan yang perlahan-lahan. 2kan tetapi$ dalam contoh-contoh dimana peran ibu merupakan sentral dan satu-satunya peran yang signifikan dalam kehidupan wanita$ maka proses pisah ini merupakan sesuatu yang menyakitkan dan dipertahankan mati-matian. !elama tahap ini orangtua merasakan tekanan yang luar biasa dari komunitas di luar rumah melalui sistem sekolah dan berbagai asosiasi di luar keluarga yang mengharuskan anak-anak mereka menyesuaikan diri dengan standa-standar komunitas bagi anak. .al ini cenderung mempengaruhi keluarga-keluarga kelas menengah untuk lebih menekankan nlai-nilai tradisional pencapaian dan produktifitas$ dan menyebabkan sejumlah keluarga dari kelas pekerja dan banyak keluarga miskin merasa tersingkir dari dan konflik dengan sekolah dan D atau nilai-nilai komunitas. 0ecacatan pada anak-anak akan ketahuan selama periode kehidupan anak ini. "ara perawat sekolah dan guru akan mendeteksi banyak defek penglihatan$ pendengaran$ wicara$ selain kesulitan belajar$ gangguan tingkah laku$ dan perawatan gigi yang tidak adekuat$ penganiayaan anak$ penyalahgunaan Gat dan penyakitpenyakit menular %Edelman dan Mandle$ 1'(9). /ekerja dengan keluarga dengan peran sebagai konselor dan pendidik dalam bidang kesehatan$ selain untuk memulai rujukan yang layak untuk skrining lanjutan$ membutuhkan energi yang sangat banyak dari seorang perawat sekolah. 7a juga bertindak sebagai narasumber bagi guru

33

sekolah$ memungkinkan guru mampu menangani kebutuhan-kebutuhan kesehatan indi#idu atau yang telah laGim dari siswa-siswa secara lebih efektif. 2da banyak keadaan cacat yang terdeteksi selama tahun-tahun sekolah$ termasuk epilepsi serebral palsi$ retardasi mental$ kanker$ kondisi ortopedik. <ungsi pertama perawat kesehatan disini disamping fungsi rujukan$ mengajar dan memberikan konseling kepada orangtua mengenai kondisi tersebut akan membantu keluarga melakukan koping sehingga pengaruh yang merugikan dari cacat tersebut pada keluarga dapat diminimalkan. /agi anak-anak dengan masalah tingkah laku$ perawat keluarga di sekolah$ klinik$ kantor$ dokter dan lembaga-lembaga komunitas harus mengupayakan keterlibatan orangtua secara aktif. Memulai rujukan untuk konselingDterapi keluarga sering amat bermanfaat dalam membantu keluarga agar sadar akan masalah-masalah keluarga yang mungkin akan mempengaruhi anak usia sekolah secara merugikan. @ika orangtua dapat menata kembali masalah tingkah laku anak sebagai sebuah masalah keluarga yang berupaya mencari resolusi dengan fokus yang baru tersebut$ akan tercapai lebih banyak fungsi-fungsi keluarga dan tingkah laku anak yang sehat %/radt$ 1'(() Tu&as(Tu&as P"rk"m!an&an K"luar&a !alah satu tugas orangtua yang sangat penting dalam mensosialisasikan anak pada saat ini meliputi meningkatkan prestasi anak pada saat ini meliputi meningkatkan prestasi anak di sekolah. -ugas keluarga yang signifikan lainnya adalah mempertahankan hubungan perkawinan yang bahagia. !ekali lagi dilaporkan bahwa kebahagiaan perkawinan selama tahap ini menurun. &ua buah penelitian yang besar menguatkan obser#asi ini %/urr$ 1'+8 1 *ollins dan <eldman$ 1'+8). Meningkatkan komunikasi yang terbuka dan mendukung hubungan suami istri merupakan hal yang #ital dalam bekerja dengan keluarga dan anak usia sekolah. K"mun&kinan %ia&nosa %an $"ran $"ra2at sama %"n&an k"luar&a %"n&an anak usia $ra s"kolah

34

". Taha$ . : K"luar&a %"n&an Anak R"maja 0etika anak pertama melewati umur 13 tahun$ tahap kelima dari siklus kehidupan keluarga dimulai. -ahap ini berlangsung selama 9 hingga + tahun$ meskipun tahap ini dapat lebih singkat jika anak meninggalkan keluarga lebih awal atau lebih lama jika anak masih tinggal di rumah hingga 1' atau 28 tahun. 2nak-anak lain dalam rumah biasanya masih dalam usia sekolah. -ujuan keluarga yang terlalu enteng pada tahap ini yang melonggarkan ikatan keluarga memungkinkan tanggungjawab dan kebebasan yang lebih besar bagi remaja dalam persiapan menjadi dewasa muda %&u#all$ 1'++). "reto %1'(() dalam membahas tentang transformasi sistem keluarga dalam masa remaja$ menguraikan metamorfosis keluarga yang terjadi. Metamorfosis ini meliputi 4pergeseran yang luar biasa pada pola-pola hubungan antar generasi$ dan sementara pergeseran ini pada awalnya ditandai dengan kematangan fisik remaja$ pergeseran ini seringkali sejalan dan bertepatan dengan perubahan pada orangtua karena mereka memasuki pertengahan hidup dan dengan transformasi utama yang dihadapi oleh kakek nenek dalam usian tua5 -ahap kehidupan keluarga ini mungkin yang paling sulit$ atau sudah tentu yang paling banyak diperbincangkan dan ditulis %0idwell et al$ 1'(3). 0eluarga 2merika dipengaruhi oleh tugas-tugas perkembangan remaja dan orangtua dan menciptakan konflik dan kekacauan yang luar biasa yang tidak bisa dihindarkan. -ugas perkembangan remaja menghendaki pergerakan dari ketergantungan dan kendali orangtua dan orang dewasa lainnya$ melalui periode aktifitas dan pengaruh kelompok teman sebaya yang kokoh hingga saat menerima peran-peran orang dewasa %2dams$ 1'+1). -antangan utama dalam bekerja dengan keluarga dengan anak remaja bergerak sekitar perubahan perkembangan yang dialami oleh remaja dalam batasan perubahan kognitif$ pembentukan identitas$ dan pertumbuhan biologis %0idwell et al$ 1'(3)$ serta konflik-konflik dan krisis yang berdasarkan perkembangan. 2dams %1'+1) menguraikan tiga aspek proses perkembangan remaja yang menyita banyak perhatian$ yakni emansipasi %otonomi yang meningkat)$ budaya orang muda

%perkembangan hubungan teman sebaya)$ kesenjangan antar generasi %perbedaan nilai-nilai dan norma-norma antara orangtua dan remaja). P"ran* Tan&&un&ja2a! %an +asalah 0ran&tua. -idak perlu dikatana bahwa orangtua mengasuh remaja merupakan tugas paling sulit saat ini. 3amun demikian$ orangtua perlu tetap tegar menghadapi ujian batas-batas yang tidak masuk akan tersebut$ yang telah terbentuk dalam keluarga ketika keluarga mengalami proses 4melepaskan.5 &u#all %1'++) juga mengidentifikasi tugas-tugas perkembangan yang penting pada masa ini yang menyelaraskan kebebasan dengan tanggungjawab ketika remaja menjadi matang dan mengatur diri mereka sendiri. <riedman %1' +) juga mendefinisikan serupa bahwa tugas orangtua selama tahap ini adalah belajar menerima penolakan tanpa meninggalkan anak. 0etika orangtua menerima remaja apa adanya$ dengan segala kelemahan dan kelebihan mereka$ dan ketika mereka menerima sejumlah peran mereka pada tahap perkembangan ini tanpa konflik atau sensiti#itas yang tidak pantas$ mereka membentu pola untuk semacam penerimaan diri yang sama. .ubungan antara orangtua dan remaja seharusnya lebih mulus bila orangtua merasa produktif$ puas dan dapat mengendalikan kehidupan mereka sendiri %0idwell et al$ 1'(3) dan orangtuaDkeluarga berfungsi secara fleksibel %"reto$ 1'((). !chultG %1'+2) dan lain-lain telah mengungkapkan pandangan mereka bahwa kompleksitas kehidupan 2merika yang telah meningkat telah membuat peran orangtua tidak jelas. ;rangtua merasa berkompetisi dengan berbagai kegiatan sosial dan institusi A mulai dari otoritas sekolah dan konselor hingga keluarga berencana dan seks pranikah dan pilihan kumpul kebo. <aktor-faktor lain menambah pengaruh mereka yang semakin berkurang tersebut. 0arena adanya spesialisasi jabatan dan profesi$ orangtua tidak lagi bisa membantu anak-anak mereka dengan rencana-rencana untuk bekerja. Mobilitas penduduk dan kurangnya hubungan orang dewasa yang kontinu bagi remaja dan orangtua$ selain ketidakmampuan banyak orangtua untuk mendiskusikan masalah-masalah pribadi$ seks$ dan masalah-masalah yang berkaitan dengan obat-obatan secara terbuka dan tidak menghakimi bersama anak-naka mereka juga memberikan kontribusi pada masalah-masalah orangtua-remaja.

39

Ta!"l 9. Taha$ Siklus . K"hi%u$an K"luar&a Inti %"n&an anak r"maja %anTu&as(Tu&as P"rk"m!an&an K"luar&a 3an& B"rsamaan -ahap !iklus 0ehidupan 0eluarga 0eluarga dengan anak remaja -ugas--ugas "erkembangan 0eluarga 1. Menyeimbangkan kebebasan dan tanggungjawab menjadi mandiri. 2. Memfokuskan kembali hubungan perkawinan. 3. /erkomunikasi secara terbuka antara orangtua dan anak-anak. &iadaptasi dari =arter dan Mc,oldrick %1'(()$ &u#all dan Miller %1'( ) Tu&as(Tu&as P"rk"m!an&an K"luar&a. -ugas perkembangan yang utama dan pertama adalah menyeimbangkan kebebasan dengan tanggungjawab ketika remaja matur dan semakin mandiri %-abel (). ;rangtua harus mengubah hubungan mereka dengan remaja putri atau putranya secara progresif dari hubungan dependen yang dibentuk sebelumnya ke arah suatu hubungan yang semakin mandiri. "ergeseran yang terjadi pada hubungan anakorangtua ini salah satu hubungan khas yang penuh dengan konflik-konflik sepanjang jalan. 2gar keluarga dapat beradaptasi dengan sukses selama tahap ini$ semua anggota keluarga$ khususnya orangtua$ harus membuat 4perubahan sistem5 utama yaitu$ membentuk peran-peran dan norma-norma baru dan 4membiarkan5 remaja. 0idwell dan kawan-kawan %1'(3) meringkas perubahan yang diperlukan ini. 4!ecara paradoks$ sistem %keluarga) yang dapat membiarkan anggotanya adalah sistem yang akan bertahan dan menghasilkan sistem itu sendiri secara efektif pada generasigenerasi berikutnya5. ;rangtua yang dalam upaya memenuhi kebutuhan-kebutuhan mereka sendiri$ tidak membiarkan anak-anaknya$ seringkali menemukan 4re#olusi5 oleh remaja bila dewasa ketika dan remaja semakin

3+

perpisahan berlangsung kemudian. ;rangtua dapat juga mempercayai anak agar mandiri secara prematur$ dengan mengabaikan kebutuhan-kebutuhan ketergantungannya. &alam hal ini remaja dapat gagal mencapai kemandirian %Cright dan 6eahey$ 1'(4). Menyangkut tiga tahap terakhir$ hubungan perkawinan juga merupakan pusat perhatian. -ugas perkembangan keluarga yang kedua bagi pasangan suami istri adalah memfokuskan kembali hubungan perkawinan %Cilson$ 1'((). /anyak sekali pasangan suami istri yang telah begitu terikat dengan tanggungjawab sebagai orangtua sehingga perkawinan tidak lagi memainkan suatu peran utama dalam kehidupan mereka. !uami biasanya menghabiskan banyak waktu diluar rumah karena bekerja dan melanjutkan kariernya$ sementara itu$ istrinya juga bekerja sementara itu$ istrinya juga bekerja sementara mencoba meneruskan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga dan tanggungjawab sebagai orangtua. &alam situasi seperti ini$ hanya tersisa sedikit waktu dan energi untuk hubungan perkawinan. 2kan tetapi disisi lain$ karena anak-anak lebih bertanggungjawab terhadap diri mereka sendiri$ pasangan suami-istri meninggalkan rumah untuk meniti karier mereka atau dapat menciptakan kesenangan-kesenangan perkawinan setelah anakanaknya telah meninggalkan rumah (!ost!arental). Mereka dapat mulai membangun fondasi untuk tahap siklus kehidupan keluarga berikutnya. -ugas perkembangan keluarga yang ketiga yang mendesak adalah untuk para anggota keluarga$ khususnya orangtua dan remaja$ untuk berkomunikasi secara terbuka. 0arena adanya kesenjangan antar generasi$ komunikasi terbuka seringkali hanya merupakan suatu cita-cita$ bukan suatu realita. !eringkali terdapat saling tolak menolak antara orang tua dengan remaja menyangkut nilai dan gaya hidup. ;rangtua yang berasal dari keluarga dengan berbagai macam masalah terbukti sauran-saluran komunikasi terbuka yang mungkin telah ada sebelumnya. Mempertahankan etika dan standar moral keluarga merupakan tugas perkembangan keluarga lainnya %&u#all dan Miller$ 1'( ). Meskipun aturan-aturan dalam keluarga perlu diubah$ etika dan standar moral keluarga 3( perlu tetap seringkali menolak dan memisahkan diri dari anak mereka yang tertua$ sehingga mengurangi

dipertahankan oleh orangtua. !ementara remaja mencari nilai-nilai dan keyakinankeyakinan mereka sendiri$ adalah sangat penting bagi orangtua untuk prinsip-prinsip dan standar-standar mereka. mempertahankan dan mengetatkan

*emaja sangat sensitif dengan ketidakcocokkan antara apa dikatakan dengan apa yang dipraktikkan. 3amun demikian$ orangtua dan anak-anak dapat belajar dari satu dan sama lain dalam masyarakat yang majemuk dan berubah dengan cepat ini saat ini. -ransformasi nilai dari kaum muda juga mentransformasikan keluarga. 2dopsi gaya hidup yang lebih bebas dan sederhana mengembangkan transformasi nilai yang mempengaruhi setiap saat kehidupan keluarga %Iankelowich$ 1'+ ). +asalah(+asalah K"s"hatan. "ada tahap ini kesehatan fisik anggota keluarga biasanya baik$ tapi promosi kesehatan tetap menjadi hal yang penting. <aktor-faktor resiko harus diidentifikasikan dan dibicarakan dengan keluarga$ seperti pentingnya gaya hidup keluarga yang sehat. Mulai dari usia 3 tahun$ resiko penyakit jantung koroner meningkat dikalangan pria dan pada usia ini anggota keluarga yang dewasa merasa lebih rentan terhadap penyakit sebagai bagian dari perubahan-perubahan perkembangan dan biasanya mereka ini menerima strategi-strategi promosi kesehatan. !edangkan pada remaja$ kecelakaan-terutama kecelakaan mobil-merupakan bahaya yang amat besar$ dan patah tulang dan cidera karena atletik juga umum terjadi. "enyalahgunaan obat-obatan dan alkohol$ keluarga berencana$ kehamilan yang tidak dikehendaki$ dan pendidikan dan konseling seks merupakan bidang-bidang perhatian yang rele#an. &alam mendiskusikan topik ini dengan keluarga$ perawat dapat terjebak dalam perselisihan atau masalah antara orangtua dan kaum muda. *emaja biasanya mencari pelayanan kesehatan menyangkut uji kehamilan$ penggunaan obat-obatan$ uji 27&!$ keluarga berencana dan aborsi$ diagnosis dan perawatan penyakit kelamin. 2gaknya telah menjadi trend yang sah bagi remaja untuk menerima perawatan kesehatan tanpa iGin orangtua. /ila orangtua diikutsertakan maka dilakukan wawancara terpisah sebelum mereka dikumpulkan. 0ebutuhan kesehatan yang lain adalah dalam bidang dukungan dan bantuan untuk memperkokoh hubungan perkawinan dan hubungan remaja dengan orangtua. 0onseling langsung yang bersifat menunjang dan memulai rujukan ke sumber-sumber dalam komunitas untuk konseling$ dan juga pendidikan yang bersifat rekreasional$

3'

dan pelayanan lainnya mungkin diperlukan. "endidikan promosi kesehatan umum juga diindikasikan. K"mun&kinan %ia&nosa *esiko trauma ,angguan komunikasi #erbal 0oping indi#idu tidak efektif "erubahan menjadi orang tua "erubahan proteksi "erubahan proses keluarga : 2lkoholisme P"ran $"ra2at "endidik tentang faktor-faktor resiko terhadap kesehatan "endidik dalam issu pemecahan masalah mengenai alkohol$ merokok$ diit dan latihan <asilitator tentang keterampilan-keterampilan interpersonal dengan remaja dan orang tua "endukung$ konselor$ perujukan langsung pada sumber-sumber kesehatan mental 0onselor pada keluarga berencana "erujukan untuk penyakit hubungan seksual "eserta dalam organisasi komunitas pada pengendalian penyakit

:. Taha$ .I : K"luar&a 3an& +"l"$askan Anak Usia D"2asa +u%a "ermulaan dari fase kehidupan keluarga ini ditandai oleh anak pertama meninggalkan rumah orangtua dengan 4rumah kosong5$ ketika anak-anak terakhir meninggalkan rumah. -ahap ini dapat singkat atau agak panjang$ tergantung pada berapa banyak anak yang ada dalam rumah atau berapa banyak anak yang melum menikah yang masih tinggal di rumah setelah tamat dari !M2 dan perguruan tinggi. Meskipun tahap ini biasanya 9 atau + tahun$ dalam tahun-tahun belakangan ini$ tahap ini berlangsung lebih lama dalam keluarga dengan dua orangtua$ mengingat anakanak yang lebih tua baru meninggalkan orangtua setelah selesai sekolah dan mulai

48

bekerja. Motifnya adalah seringkali ekonomi-tingginya biaya hidup bila hidup sendiri. 2kan tetapi$ trend yang meluas dikalangan dewasa muda$ yang umumnya menunda perkawinan$ hidup terpisah dan mandiri dalam tatanan hidup mereka sendiri. &ari sebuah sur#ey besar yang dilakukan terhadap orang 0anada ditemukan bahwa anakanak yang berkembangan dalam keluarga dengan orangtua tiri dan keluarga dengan orangtua tunggal meninggalkan rumah lebih dini dari pada mereka yang dibesarkan dalam keluarga dengan dua orangtua. "erbedaan ini tidak dipandang karena dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi$ melainkan karena perbedaan orangtua dan lingkungan keluarga %Mitchel et al$ 1'('). <ase ini ditandai oleh tahun-tahun puncak persiapan dari dan oleh anak-anak untuk kehidupan dewasa yang mandiri. ;rangtua$ karena mereka membiarkan anak mereka pergi$ melepaskan 28 tahun peran sebagai orangtua dan kembali pada pasangan perkawinan mereka yang asli. -ugas-tugas perkembangan menjadi penting karena keluarga tersebut berubah dari sebuah rumah tangga dengan anak-anak ke sebuah rumah tangga yang hanya terdiri dari sepasang suami dan isteri. -ujuan utama keluarga adalah reorganisasi keluarga menjadi sebuah unit yang tetap berjalan sementara melepaskan anak-anak yang dewasa kedalam kehidupan mereka sendiri %&u#all$ 1'++). !elama tahap ini pasangan tersebut mengambil peran sebagai kakek nenek-perubahan lainnya dalam peran maupun dalam citra diri mereka. ?sia pertengahan awal$ yang merupakan usia rata-rata di mana para orangtua melepaskan anak mereka yang tertua ditandai sebagai masa kehidupan yang 4terperangkap5 1 terperangkap antara tuntutan-tuntutan kaum muda dan harapanharapan dari mereka yang lebih tua dan terperangkap antara dunia kerja dan tuntutan yang bersaing dan keterlibatan keluarga$ dimana seringkali tampaknya tidak mungkin memenuhi tuntutan-tuntutan dari kedua bidang tersebut. 2kan tetapi studi-studi membuktikan bahwa mereka yang berusia pertengahan mungkin merasa tertekan atau terjepit diantara kutub orangtua dan muda$ paling tidak bagi indi#idu-indi#idu golongan kelas menengah dan kelas atas$ mereka senantiasa dapat mengapresiasikan bagaimana mereka dan prestasi mereka : 4Mereka senantiasa mengetahui bahwa mereka adalah para pembuatan keputusan negara 1 mereka yang menggambarkan kualitas umum kehidupan dalam masyarakat ini. Masyarakat tergantung kepada

41

kepemimpinan dan produktifitas dari orang yang berasal dari golongan usia pertengahan %0erchoff$ 1'+9). Tu&as(Tu&as P"rk"m!an&an K"luar&a. !ebagaimana keluarga membantu anak tertua dalam melepaskan diri$ orangtua juga membantu anak mereka yang lebih kecil agar mandiri. &an ketiga anak laki-laki atau perempuan yang 4dilepas5 menikah$ tugas keluarga adalah memperluas siklus keluarga dengan memasukkan anggota keluarga yang baru lewat perkawinan dan menerima nilai-nilai dan gaya hidup dari pasangan itu sendiri %-abel ') Ta!"l ;. Taha$ .I Siklus K"hi%u$an K"luar&a Inti 3an& m"l"$askan anak usia %"2asa mu%a %an Tu&as(Tu&as P"rk"m!an&an K"luar&a 3an& B"rsamaan -ahap !iklus 0ehidupan 0eluarga 0eluarga melepas anak dewasa muda Tu&as(Tu&as P"rk"m!an&an K"luar&a 1. Memperluas siklus keluarga dengan memasukkan anggota keluarga baru yang didapatkan melalui perkawinan anak-anak. 2. Melanjutkan untuk memperbaharui dan menyesuaikan kembali hubungan perkawinan. 3. Membantu orangtua lanjut usia dan sakit-sakitan dari suami maupun istri. &iadaptasi dari =arter dan Mc,oldrick %1'(()$ &u#all dan Miller %1'( ) &engan rumah yang telah kosong$ orangtua memiliki waktu lebih banyak untuk mencurahkan perhatian pada kegiatan-kegiatan dan hubungan-hubungan lain. Mereka tidak tumbuh saling berjauhan dari satu sama lain dimana mereka tidak dapat melembagakan atau membentuk kembali peran suami dan isteri yang pernah mereka lakukan. 6e!han %1'+3) memandang tahap ini sebagai tantangan bagi hubungan perkawinan. 0etika anak-anak meninggalkan rumah$ perkawinan menghadapi momen kebenaran 1 apakah ada cukup kekuatan untuk mempertahankannya tanpa alasan kedudukan sebagai orangtuaB.

42

Masa ini biasanya jauh lebih sulit bagi wanita daripada pria. "ada kebanyakan keluarga$ peran sentral dan abadi A abadi dalam arti bahwa peran tersebut telah berlangsung selama 28 tahun-bagi wanita adalah peran sebagai seorang ibu. Meskipun saat ini kurang laGim karena banyak wanita sekolah atau meniti karier$ identitas dan perasaan kompetensi wanita didasarkan pada menjadi sebagai seorang ibu yang baik. Meskipun tahun-tahun perpisahan dengan anak yang berlangsung perlahan-lahan mendahului tahap ini$ pelepasan anak secara psikologis seringkali terjadi secara mendadak. &engan perginya anak$ ibu yang tidak lagi bekerja menemukan dirinya sendiri dalam sebuah rumah yang bersih %tidak ada banyak pekerjaan lagi) dan tidak lagi tempat yang dituju atau tujuan terhadap eksistensinya. !uami-suami dari golongan menengah keatas pada puncak kariernya menghabiskan banyak waktu di luar rumah$ masa-masa untuk meraih sukses dalam jabatan$ finansial$ dan profesi dan mencoba memenuhi aspirasi mereka sebelum terlambat. /anyak wanita yang begitu asyik dengan anak-anaknya sehingga tidak mempersiapkan diri untuk tahap kehidupan mereka ini dan tidak mempunyai komitmen-komitmen yang sama-sama akan dipenuhi yang mana dalam komitmen-komitmen tersebut dalam rangka untuk mengin#estasikan tenaga dan talenta mereka. 0risis pada usia pertengahan lebih hebat bagi wanita bukan hanya karena anak-anak meninggalkan rumah dan ketidakhadiran suami mereka$ melainkan juga karena perasaan kehilangan feminitas pada awal manupouse %biasanya antara 4 hingga tahun) dan kehilangan kecantikan ketika tanda-tanda ketuaan mulai tampak. @ika seorang wanita mempunyai komitmen di luar rumah %mis$ bekerja dan kegemaran)$ biasanya ia memiliki masalah yang jauh lebih sedikit daripada ia tetap berada di rumah menjalankan fungsi peran tradisional sebagai ibu rumah tangga dan seorang ibu secara penuh. "ria dalam masa usia pertengahan juga menghadapi krisis perkembangan. !alah satu kemungkinan krisis tersebut adalah dorongan untuk maju dalam karier dan realisasi bahwa mereka belum berhasil dan belum mencapai aspirasi mereka. @uga tanda-tanda menurunnya maskulinitas$ seperti tenaga menurun$ potensi dan gairah seks berkurangnya$ dan juga figur$ rambut$ tanda-tanda kulit menua dan cemas dalam hal keuangan 1 semuanya merupakan stressor bagi pria dalam tahap siklus kehidupan keluarga ini$ dan menekankan krisis perkembangan usia pertengahan yang terjadi.

43

<riedman %1' +) mengulangi pernyataan pentingnya hubungan perkawinan dengan menggolongkan tahap perkembangan orangtua pada titik ini dalam siklus kehidupan keluarga sebagai pembentuk suatu kehidupan baru bersama-sama. -ugas perkembangan penting lainnya dari keluarga dengan usia pertengahan adalah membantu mertua dari suami dan istri yang lanjut usia dan sakit-sakitan. Meskipun perawatan orangtua yang lanjut usia danDatau tidak mandiri bukanlah fungsi yang diharapkan dari keluarga 2merika dengan pengecualian pada beberapa kelompok etnis$ suami dan istri diharapkan dapat membantu dan menyokong anggota keluarga yang lebih tua semaksimal mungkin. 2ktifitas tersebut dapat dilakukan dalam berbagai bentuk A mulai dari menelepon secara rutin hingga bantuan finansial$ transportasi dan mengunjungi serta merawat orangtua mereka di rumah. &i 2merika$ keluarga hanya bertanggungjawab atas generasi berikutnya$ keturunan$ dan hanya untuk satu generasi sebelumnya yaitu orangtua %0alish$ 1'+ ). 0eluarga dengan tiga generasi$ meskipun bukan pada pola biasa$ namun hal ini bukan tidak laGim$ khusus pada keluarga-keluarga etnis 2sia$ !panyo-"ortugis$ Iunani$ 7talia$ dan 0eluarga Iahudi. "aling sering di 2merika !erikat$ keluarga dengan multi generasi tampaknya akan berkembang terutama bil keluarga inti dipecah oleh kematian dan pereceraian$ tapi kelayakan keuangan atau kebutuhan perawatan anak juga mendorong tatanan kehidupan semacam itu. !ebenarnya orangtua yang telah lanjut usia menghendaki hidup secara mandiri sehingga tidak mempengaruhi kehidupan anak-anak mereka$ yang lebih penting adalah untuk mempertahankan perasaan kompoten$ mandiri dan pri#asi %/engston et al$ 1'(+ 1 -roll$ 1'+1). ;rangtua juga harus menyingkirkan keputusan mereka untuk menempatkan orangtua mereka di panti perawatan atau fasilitas pensiunan atau board"and"care selama tahuntahun ini. !ecara singkat dapat dilihat bahwa anak-anak akan memisahkan diri$ orangtua perlu belajar lagi untuk mandiri. &alam menyesuaikan diri kembali$ perkawinan harus terus berjalan jika kebutuhan-kebutuhan orangtua harus dipenuhi. ;rangtua harus mengatur kembali hubungan mereka untuk berhubungan satu sama lain sebagai pasangan menikah dari pada hanya sebagai orangtua. 2gar tahap ini menjadi lengkap$ anak-anak harus mandiri sementara tetap menjaga ikatan dengan orangtua.

44

+asalah(+asalah K"s"hatan. Masalah utama kesehatan meliputi masalah komunikasi kaum dewasa muda dengan orangtua mereka 1 masalah-masalah transisi peran bagi suami istri$ masalah orang yang memberikan perawatan %bagi orangtua lanjut usia) dan munculnya kondisi kesehatan tingkat kolesterol tinggi$ obesitas dan tekanan darah tinggi. 0eluarga berencana bagi remaja dan dewasa muda tetap penting. Masalah-masalah manupouse dikalangan wanita umum terjadi. Efek-efek yang dikaitkan dengan kebiasaan minum$ merokok yang lama dan praktek diet semakin lebih jelas. -erakhir$ perlunya strategi promosi kesehatan dan 4gaya hidup sehat5 menjadi lebih penting bagi anggota keluarga yang dewasa.

&. Taha$ .II : 0ran&tua Usia P"rt"n&ahan -ahap ketujuh dari siklus kehidupan keluarga$ tahap usia pertengahan bagi orangtua$ dimulai ketika anak terakhir meninggalkan rumah dan berakhir pada saat pensiun atau kematian salah satu pasangan. -ahap ini biasanya dimulai ketika orangtua memasuki usia 4 tahun dan berakhir pada saat seorang pasangan pensiun$ biasanya 19-1( tahun kemudian. /iasanya pasangan suami istri dalam usia pertengahannya merupakan sebuah keluarga inti meskipun masih berinteraksi dengan orangtua mereka yang lanjut usia dan anggota keluarga lain dari keluarga asal mereka dan juga anggota keluarga dari hasil perkawinan keturunannya. "asangan !ost!arental %pasangan yang anak-anaknya telah meninggalkan rumah) biasanya tidak terisolasi lagi saat ini 1 semakin banyak pasangan usia pertengahan hidup hingga menghabiskan sebagian masa hidupnya dalam fase !ost!arental$ dengan hubungan ikatan keluarga hingga empat generasi$ yang merupakan hal yang biasa %-roll$ 1'+1). -ahun pertengahan meliputi perubahan-perubahan pada penyesuaian

perkawinan %seringkali lebih baik)$ pada distribusi kekuasaan antara suami dan isteri %lebih merata)$ dan pada peran %diferensiasi peran perkawinan meningkat) %6eslie dan 0orman$ 1'('). /agi banyak keluarga yang kepuasan maupun status ekonominya meningkat %*ollins dan <eldman$ 1'+8)$ tahun-tahun ini dipandang sebagai usia kehidupan yang paling baik. Misalnya$ ;lson$ Mc=ubbin$ dkk %1'(3) dalam sebuah sur#ey besar$ bersifat nasional dan representatif terhadap keluarga utuh kelas menengah yang didominasi oleh kulit putih ditemukan bahwa kepuasan perkawinan 4

dan keluarga$ serta kualitas hidup bertambah dan memuncak selama fase !ost!arental. 0eluarga-keluarga usia pertengahan umumnya secara ekonomi lebih baik daripada tahap-tahap siklus kehidupan lain %Mc=ollough dan *utenbergm 1'((). "artisipasi kekuatan buruh yang meningkat oleh wanita dan berpendapatan yang lebih tinggi dari pada periode sebelumnya oleh pria bertanggungjawab untuk keamanan ekonomi yang dialami oleh kebanyakan keluarga usia pertengahan. 0egiatan-kegiatan waktu luang dan persahabatan yang dinikmati satu sama lain disebut faktor utama yang menimbulkan kebahagiaan. 0epuasan seksual juga memiliki korelasi yang positif dengan komunikasi yang lebih baik dan kepuasan perkawinan %6e#in dan 6e#in$ 1'+ )$ meskipun para suami dengan usia pertengahan mungkin mengalami penurunan kemampuan seksual. 0omunikasi suami istri yang intim sangat penting untuk mempertahankan pengertian dan keinginan satu sama lain dalam tahun-tahun ini. 2kan tetapi bagi sejumlah pasangan$ tahun-tahun ini umumnya sulit dan berat$ karena masalah-masalah penuaan$ hilangnya anak$ dan adanya suatu perasaan dalam diri mereka bahwa mereka gagal menjadi membesarkan anak dan usaha kerja. !elanjutnya$ tidak jelas apa yang terjadi dengan kepuasan perkawinan dan keluarga melewati siklus kehidupan berkeluarga. /eberapa studi tentang kepuasan perkawinan memperlihatkan bahwa kepuasan perkawinan menurun tajam setelah perkawinan berlangsung dan terus menurun hingga tahun pertengahan %6eslie dan 0orman). Tu&as(Tu&as P"rk"m!an&an K"luar&a. "ada saat anak bungsu meninggalkan rumah$ banyak wanita yang menyalurkan kembali tenaga dan hidup mereka dalam persiapan untuk mengisi rumah yang telah ditinggalkan anak-anak. /agi sejumlah wanita$ krisis usia pertengahan %telah dibicarakan dalam tahap sebelumnya) dialami selama masa awal siklus kehidupan ini. Canita berupaya mendorong anak mereka yang sedang sedang tumbuh agar mandiri dengan menegaskan kembali hubungan mereka dengan anak-anak tersebut %tidak mengusik kehidupan pribadi dan kehidupan keluarga mereka). &alam upaya untuk mempertahankan perasaan yang sehat dan sejahtera$ lebih banyak wanita memulai gaya hidup yang lebih sehat yaitu pengontrolan peran badan$ diet seimbang$ program olahraga yang teratur$ dan istirahat yang cukup$ dan juga memperoleh dan menikmati karier$ pekerjaan$ kecakapan yang kreatif. 49

&alam hal kerja$ pria mungkin mengalami frustasi dan kekecewaan yang sama yang terdapat dapat tahap sebelumnya. &i satu pihak$ pria mungkin berada pada puncak kariernya dan tidak perlu bekerja sekeras sebelumnya$ atau dilain pihak mereka mungkin merasa pekerjaan mereka bersifat monoton setelah 28 A 38 tahun menekuni pekerjaan yang sama. /anyak sekali pekerja kelas menengah menderita karena 4fenomena lateau5 A dimana tidak ada lagi kenaikan gaji dan promosi A menyebabkan mereka merasa bosan. &alam kondisi ini$ ketidakpuasan terhadap karier catatan mencapai proporsi lampu kuning$ membuat banyak orang pada kerja pertengahan ini tidak kerja karena ketidakpuasan$ bosan$ dan stagnasi. 0arena secara tradisional bekerja merupakan peran sentral bagi pria dalam hidup$ pengalaman ketidakpuasan terhadap pekerjaan ini amat mempengaruhi tingkat stress dan status kesehatan umum. "engupayaan aktifitas dan hobbi di waktu luang sangat berarti selama berlangsungnya tahap ini$ karena lebih banyak waktu yang tersedia dan persiapan kecil harus berlangsung secara lebih terencana. -ugas perkembangan yang penting pada tahap ini adalah penentuan lingkungan yang sehat %-abel 18). &alam masa inilah upaya untuk melaksanakan gaya hidup sehat menjadi lebih menonjol bagi pasangan$ meskipun kenyataannya bahwa mungkin mereka telah melakukan kebiasaan-kebiasaan yang sifatnya merusak diri selama 4 A 9 tahun. Meskipun dapat dianjurkan sekarang$ mereka 4lebih baik sekarang dari pada tidak pernah5 adalah selalu benar$ agaknya terlalu terlambat untuk mengembalikan perubahan-perubahan fisiologis yang telah terjadi serti aertritis akibat in akti#itas$ tekanan darah tinggi karena kurangnya olahraga$ stress yang berkepanjangan$ menurunnya kapasitas #ital akibat merokok. Ta!"l #<. Taha$ .II Siklus K"hi%u$an K"luar&a Inti %"n&an oran& tua usia $"rt"n&ahan %an Tu&as(Tu&as P"rk"m!an&an K"luar&a 3an& B"rsamaan -ahap !iklus 0ehidupan 0eluarga ;rangtua usia pertengahan Tu&as(Tu&as P"rk"m!an&an K"luar&a 1. Menyediakan lingkungan meningkatkan kesehatan. yang

4+

2. Mempertahankan

hubungan-

hubungan yang memuaskan dan penuh arti dengan para orangtua lansia dan anak-anak. 3. Memperkokoh perkawinan. &iadaptasi dari =arter dan Mc,oldrick %1'(()$ &u#all dan Miller %1'( ) Moti#asi utama orang usia pertengahan untuk memperbaiki gaya hidup mereka adalah karena adanya perasaan rentan terhadap penyakit yang dibangkitkan bila seorang teman atau anggota keluarga mengalami serangan jantung$ stroke atau kanker. !elain takut$ keyakinan bahwa pemeriksaan yang teratur dan kebiasaan hidup yang sehat merupakan cara-cara yang efektif untuk mengurangi ketentuan terhadap berbagai penyakit juga merupakan kekuatan pendorong yang ampuh. "enyakit hati$ kanker dan stroke merupakan 2D3 dari semua penyebab kematian antara usia 49 A 94 tahun$ dan berbagai kematian urutan keempat %"usat !tatistik 0esehatan 3asional$ 1'('). -ugas perkembangan yang kedua berkaitan dengan upaya melestarikan hubungan yang penuh arti dan memuaskan antara orang tua yang lanjut usia dengan anak-anak. &engan menerima dan menyambut cucu mereka ke dalam keluarga dan meningkatkan hubungan antar generasi$ tugas perkembangan ini dapat mendatangkan penghargaa yang tinggi &u#all %1'++). -ugas perkembangan ini memungkinkan pasangan usia perpidahan terus merasa seperti sebuah keluarga dan mendatangkan kebahagian yang berasal dari posisi sebagai kakek A nenek tanpa tanggungjawab sebagai orangtua selama 24 jam. 0arena umum harapan hidup meningkat$ menjadi seorang kakek nenek secara khusus terjadi pada tahap siklus kehidupan ini %!pray dan Mattews$ 1'(2). 0akek nenek memberikan dukungan besar kepada anak dan cucu mereka pada saat-saat kritis dan membantu anak-anak mereka melalui pemberian dorongan dan dukungan /engstone dan *obertson$ 1'( ) "eran yang lebih problematik adalah yang berhubungan dengan dan membantu orang tua lansia dan kadang-kadang anggota keluarga besar yang lebih yang tua. (9 persen pasangan usia pertengahan minimal memiliki satu orangtua yang masih hidup %2ges stade$ 1'((). @adi$ tanggungjawab memberikan perawatan bagi hubungan

4(

orangtua lansia yang lemah dan sakit-sakitan merupakan pengalaman yang tidak asyik. /anyak wanita yang merasa berada dalam 4himpitan generasi5 dalam upaya mereka mengimbangi kebutuhan-kebutuhan orangtua mereka yang berusia lanjut$ anak-anak$ dan cucu-cucu mereka. /erbagai peran antar generasi kelihatannya lebih bersifat ekslusif dikalangan minoritas seperti keluarga-keluarga 2sia dan 2merika 6atin. -ugas perkembangan ketiga yang hendak dibahas disini adalah tugas perkembangan untuk memperkokoh hubungan perkawinan. !ekarang pasangan tersebut benar-benar sendirian setelah bertahun-tahun dikelilingi oleh anggota keluarga dan hubungan-hubungan. Meskipun muncul sebagai sambutan kelegahan$ bagi kebanyakan pasangan merupakan pengalaman yang menyulitkan untuk berhubungan satu sama lain sebagai pasangan menikah dari pada sebagai orangtua. Cright dan 6eahey$ %1'(4) melukiskan tugas perkembangan ini sebagai 4rein#estasi identitas pasangan dengan perkembangan keinginan independen yang terjadi secara bersamaan5 %hal. 4'). 0eseimbangan tendensi-independency antara pasangan perlu di uji kembali$ seperti keinginan independent yang lebih besar dan juga perhatian satu sama lain yang penuh arti. /agi pasangan yang mengalami masalah$ tekanan hidup yang menurun dalam tahun-tahun "ostparental tidak mendatangkan kebahagiaan perkawinan$ melainkan menimbulkan 4kebohongan5. Menurut 0errckhoff$ %1'+9) para konseler perkawinan telah lama mengamati bahwa ketika timbul perselisihan dalam perkawinan selama tahun-tahun pertengahan$ serikali berkaitan dengan jemunya ikatan$ bukan karena kualitas traumatiknya. 0arakteristik umum dari masa ini$ berkaitan dengan kepuasan diri sendiri dan berada dalam kebahagiaan yang membosankan. +asalah(+asalah K"s"hatan. Masalah kesehatan yang disebut dalam seluruh deskripsi tahap siklus kehidupan ini meliputi : 1. 0ebutuhan promosi kesehatan$ istirahat yang cukup$ kegiatan waktu luang dan tidur$ nutrisi yang baik$ program olahraga yang teratur$ pengurangan berat badan hingga berat badan yang optimum$ berhenti merokok$ berhenti atau mengurangi penggunaan alkohol$ pemeriksaan skrining kesehatan pre#entif. 4'

2. Masalah-masalah hubungan perkawinan. 3. 0omunikasi dan hubungan dengan anak-anak$ ipar$ dan cucu$ dan orangtua yang berusia lanjut. 4. Masalah yang berhubungan dengan perawatan 1 membantu perawatan orangtua yang berusia atau tidak mampu merawat diri.

h. Taha$ .III : K"luar&a %alam +asa P"nsiun %an Lansia -ahap terakhir siklus kehidupan keluarga dimulai dengan salah satu atau kedua pasangan memasuki masa pensiun$ terus berlangsung hingga salah satu pasangan meninggal$ dan berakhir dengan pasangan lain meninggal %&u#all dan Miller$ 1'( ). @umlah lansia-berusia 9 tahun atau lebih di negara kami meningkat dengan pesat dalam dua dekade terakhir ini$ dua kali lipat dari sisa populasi. "ada tahun 1'+8$ terdapat 1'$' juta orang berusia 9 tahun$ jumlah ini merupakan '$( persen dari seluruh populasi. Menjelang tahun 1''8$ menurut angka-angka sensus$ populasi lansia berkembangan hingga angka 31$+ juta %12$+ persen dari total populasi). Menjelang tahun 2828$ 1+$2 persen penduduk negara ini berusia 9 tahun atau lebih %gambar 1). 7nformasi tentang usia populasi menyatakan 4penduduk yang lebih tua5 populasi ( tahun ke atas secara khusus tumbuh dengan cepat. "opulasi berumur di atas ( tahun tumbuh hingga 2$2 juta jiwa pada tahun 1'(8. &iproyeksikan pada tahun 2828 populasi ini akan berjumlah hingga +$1 juta jiwa %2$+ persen dari seluruh populasi). 2kibat dari semakin majunya pencegahan penyakit dan perawatan kesehatan$ lebih banyak orang yang diharapkan dapat bertahan hidup hingga 18 dekade. 0arena bertambahnya populasi lansia$ maka semakin mungkin orang-orang yang lebih tua akan memiliki minimal 1 orangtua yang masih hidup %/iro !ensus 2merika$ 1'(4)

18

1'48

1' 8

1'98

1'+8 -ahun

1'(8

1''8

,ambar 1. "ertumbuhan "opulasi lansia di 2merika !erikat$ persentase populasi diatas 9 tahun %/iro !ensus 2merika !erikat$ 1''1) "ersepsi tahap siklus kehidupan ini sangat berbeda dikalangan keluarga lanjut usia. /eberapa orang merasa menyedihkan$ sementara yang lain merasa hal ini merupakan tahun-tahun terbaik dalam hidup mereka. /anyak dari mereka tergantung pada sumber-sumber finansial yang adekuat$ kemampuan memelihara rumah yang memuaskan$ dan status kesehatan indi#idu. Mereka yang tidak lagi mandiri karena sakit$ umumnya memiliki moral yang rendah dan keadaan fisik yang buruk sering merupakan anteseden penyakit mental dikalangan lansia %6owenthal$ 1'+2). !ebaliknya lansia yang menjaga kesehatan mereka$ tetap aktif dan memiliki sumbersumber ekonomi yang memadai menggambarkan proporsi orang-orang yang lebih tua dan substansial dan senantiasa berpikir positif terhadap kehidupan ini. Sika$ +as3arakat t"rha%a$ Lansia. Masyarakat kami menekankan prestasi-prestasi mereka di masa muda mereka$ yaitu masa jaya kaum muda. ;leh karena itu$ kaum dewasa$ dengan berdandan$ berpakaian$ dan bergaya$ mencoba mempertahankan penampilan muda mereka selama mungkin. "enuaan sering diartikan sebagai hilangnya rambut$ teman-teman$ aspirasi dan kekuatan. /agi komunitas dengan keluarga indi#idu dan keluarga besar$ menangani lansia mempunyai konotasi negatif$ seseorang dibebani dengan perasaan yang menyusahkan dengan masalah-masalah yang menekan. &isamping itu$ masyarakat juga tidak membiarkan kebanyakan lansia tetap produktif. ;leh karena itu$ penilaian masyarakat yang negatif terhadap lansia mempengaruhi citra diri mereka.

3amun sekarang banyak asosiasi dan banyak literatur menyokong dan melukiskan kekuatan$ sumber-sumber dan aspek-aspek positif dari penuaan. .al ini sering mengurangi pemikiran negati#isme dan stereotipe tentang lansia dan membantu kita mengenali asset lansia dan keanekaragama gaya hidup yang menyolok dikalangan kelompok lansia ini. !ikap kita terhadap penuaan dan lansia$ meskipun masih negatif$ tampaknya muluai berubah. !tudi-studi belakangan ini yang dilakukan untuk meneliti sikap masyarakat terhadap lansia telah mengakui bahwa lansia dipandang secara positif %2ustin$ 1'( 1 !chonfield$ 1'(2). Mc=ubbin dan &ahl %1'( ) melaporkan bahwa 4banyak pengamat percaya bahwa lansia telah memperoleh kembali kehormatan di 2merika !erikat. ,enerasi baru lansia berpendidikan lebih baik$ lebih makmur$ lebih sehat$ dan lebih aktif daripada generasi lansia sebelumnya mendefinisikan kembali pemikiran tentang 4menjadi tua5 . "erubahan dalam sikap ini sebaliknya akan memperkokoh citra kaum lansia terhadap diri mereka sendiri. K"hilan&an(K"hilan&an 3an& La=im !a&i Lansia %an K"luar&a. 0arena proses menua berlangsung dan masa pensiun menjadi suatu kenyataan$ maka ada berbagai macam stressor atau kehilangan-kehilangan yang dialami oleh mayoritas lansia dan pasangan-pasangan yang mengacaukan transisi peran mereka. .al ini meliputi : Ekonomi 1 menyesuaikan terhadap pendapatan yang turun secara substansial$ mungkin kemudian menyesuaikan terhadap ketergantungan ekonomi %ketergantungan pada keluarga atau subsidi pemerintah). "erumahan 1 sering pindah ke tempat tinggal yang lebih kecil dan kemudian dipaksa pindah ke tatanan institusi. !osial 1 kehilangan %kematian) saudara$ teman-teman dan pasangan. "ekerjaan 1 keharusan pensiun dan hilangnya peran dalam pekerjaan dan perasaan produktifitas. 0esehatan 1 menurunnya fungsi fisik$ mental dan kognitif 1 memberikan perawatan bagi pasangan yang kurang sehat.

P"nsiun. &engan hilangnya peran sebagai orangtua dan kerja$ maka perlu ada suatu reorientasi dikalangan indi#idu dan pasangan lansia. "ensiun membutuhkan resosialisasi terhadap peran-peran baru dan gaya hidup baru. 2kan tetapi$ perubahan macam apa yang dikehendaki$ benar-benar tidak jelas$ karena peran dan norma-norma bagi lansia adalah ambigu. Canita yang benar-benar terpikat dengan peran sebagai ibu dan suami dan atau istri yang terlibat penuh dalam pekerjaan mereka diprediksi memiliki derajat kesulitan penyesuaian yang paling tinggi. ?ntuk mengisi pekerjaan yang kosong$ kini semakin banyak pria yang mengambil bagian dalam pekerjaan-pekerjaan rumah tangga$ menerima peran-peran yang lebih ekspresif$ suatu perubahan yang menuntut pertukaran peranan pada sisi wanita. "enyesuaian suami yang pensiun terhadap tugastugas ibu rumah tangga yang dikerjakan sama-sama tergantung pada sistem nilai suami. @ika suami memandang jenis pekerjaan tersebut sebagai 4pekerjaan wanita5 dan menganggap pekerjaan-pekerjaan tersebut kurang memiliki arti baginya$ maka ia merasa harkatnya turun dalam pekerjaan semacam itu. -roll %1'+1) menemukan sikap ini benar-benar terjadi pada pria dari golongan pekerja$ yang lebih menghargai peran tradisional sebagai pencari nafkah dari pada pria dari golongan pekerja$ yang lebih menghargai peran tradisional sebagai pencari nafkah dari pada pria kelas menengah. "ensiun bagi kaum wanita cenderung tidak terlalu sulit untuk beradaptasi karena mereka masih punya peran-peran domestik. !elanjutnya$ wanita kemungkinan besar pensiun atas permintaan. &alam kasus apa saja$ pensiun menuntut modifikasi peran dan merupakan saat terjadinya penurunan harga diri$ pendapatan$ status dan kesehatan$ paling tidak untuk sementara. -api meskipun timbul tuntutan-tuntuta dan kehilangan-kehilangan yang baru ini$ kebanyakan lansia melaporkan sikap positif terhadap pensiun %0ell dan "atton$ 1'+(). Tu&as(Tu&as P"rk"m!an&an K"luar&a. Memelihara pengaturan kehidupan yang memuaskan merupakan tugas paling penting dari keluarga-keluarga lansia %tabel 11). "erumahan setelah pensiun seringkali menjadi masalah. &alam tahun-tahun segera setelah pensiun$ pasangan tetap tinggal di rumah hingga pajak harta benda$ kondisi tetangga$ ukuran dan kondisi rumah atau kesehatan memaksa mereka mencari akomodasi yang lebih sederhana. Meskipun 3

mayoritas lansia memiliki rumah sendiri$ namun sebagian besar dari rumah-rumah tersebut telah tua dan rusak dan banyak yang terletak di daerah-daerah tingkat kejahatan yang tinggi dimana lansia kemungkinan besar menjadi korban kejahatan. !eringkali$ lansia tinggal di rumah ini karena tidak ada pilihan yang cocok %0alish$ 1'+ ). 3amun demikian$ lansia yang tinggal di rumah mereka sendiri$ umumnya menyesuaikan diri lebih baik dari pada yang tinggal di rumah anak-anak mereka. ;rangtua biasanya pindah ke salah satu anak mereka karena penurunan kesehatan dan status ekonomi$ mereka tidak punya pilihan lain$ dan ini terbukti merupakan suatu pengaturan yang tidak memuaskan bagi lansia %6opata$ 1'+3). Ta!"l ##. Taha$ .III Siklus K"hi%u$an K"luar&a Inti %"n&an k"luar&a %alam masa $"nsiun %an lansia* %an Tu&as(Tu&as P"rk"m!an&an K"luar&a 3an& B"rsamaan -ahap !iklus 0ehidupan 0eluarga 0eluarga 6ansia Tu&as(Tu&as P"rk"m!an&an K"luar&a 1. Mempertahankan pengaturan hidup yang memuaskan. 2. Menyesuaikan terhadap pendapatan yang menurun. 3. Mempertahankan perkawinan. 4. Menyesuaikan diri terhadap kehilangan pasangan. . Mempertahankan ikatan keluarga antar generasi. 9. Meneruskan untuk memahami eksistensi mereka %penelaahan dan integrasi hidup). &iadaptasi dari =arter dan Mc,oldrick %1'(()$ &u#all dan Miller %1'( ) "engaturan hidup seseorang merupakan suatu prediktor kesejahteraan yang ampuh dikalangan lansia %/erresi et al$ 1'(4). *elokasi merupakan pengalaman traumatik bagi lansia$ apakah itu perpindahan sukarela atau tidak. 7tu berarti meninggalkan pertalian tetangga dan persahabatan yang telah memberikan lansia rasa aman dan stabilitas. *elokasi berarti berpisah dari warisan seseorang dan isyarat yang hubungan

mendukung kenangan lama %6awton$ 1'(8). *elokasi tidak mempengaruhi semua lansia dengan cara yang sama. &engan persiapan yang memadai dan perencanaan perubahan yang hati-hati$ lingkungan baru dapat berpengaruh positif terhadap lansia. 3amun demikian$ sejumlah temuan menyatakan bahwa ketika orang-orang lansia pindah$ sering mengakibatkan kemerosotan kesehatan %6awton$ 1'( ). .anya sekitar persen lansia yang tinggal dalam institusi. 0elemahan

memaksa lansia masuk panti perawatan dan rumah pensiun karena kurangnya bantuan di rumah. "enyediaan bantuan secara penuh di rumah atau$ yang lebih mungkin$ pelayanan kesehatan paruh waktu dan pelayanan rumah tangga lewat lembaga kesehatan rumah dan lembaga pelayanan rumah tangga$ dirasa lebih manusiawi dan bersifat protektif terhadap kebutuhan-kebutuhan lansia untuk tetap berada di rumah sendiri dan tetap mempertahankan kemadiriannya selama mungkin$ dan juga jauh lebih murah dari pada dimasukkan ke dalam institusi. Meskipun sulit$ seringkali salah satu pasangan danDatau anak-anak yang sudah dewasa dari pasangan tersebut %atau orangtua yang masih hidup) harus memutuskan cara terbaik yang ditempuh A pelayanan kesehatan di rumah$ panti pensiunan$ panti perawatan$ atau tinggal dengan anak-anak yang telah dewasa. -ugas perkembangan yang kedua bagi keluarga lansia adalah penyesuaian terhadap pendapatan yang menurun. 0etika pensiun$ terjadi penurunan pendapatan secara tajam dan seiring dengan berlalunya tahun$ pendapatanpun semakin menurun dan semakin tidak memadai karena terus naiknya biaya hidup dan terkurasnya tabungan. "ada tahun 1'('$ seperlima dari populasi 2merika !erikat tergolong miskin atau hampir miskin %22*"$ 1''8). !ecara substansial$ lansia kurang memiliki pendapatan dalam bentuk uang kontan dibandingkan dengan mereka yang berumur 9 tahun. 0aum lansia amat sangat tergantung pada keuntungan dan asset pendapatan @aminan !osial (Social sec rity). 6ebih banyak lansia wanita yang cenderung miskin 1 hampir +1$( persen dari seluruh populasi lansia adalah wanita. 0aum lansia dari kalangan kulit hitam dan hispanik cenderung memiliki pendapatan dan pendapatan rata-rata jauh lebih sedikit dari rekan mereka dari golongan kulit putih (#$S Senate S!ecial %ommittee on Aging, 198&"1988).

0arena sering munculnya masalah-masalah kesehatan jangka panjang$ pengeluaran kesehatan merupakan masalah finansial yang utama. 0aum lansia lebih banyak menghabiskan uang untuk perawatan kesehatan A baik dalam nilai riil dollar maupun dalam bentuk persentase total pengeluaran bila dibandingkan dengan yang bukan lansia. 'edicare tentu saja mengurangi sebagian dari masalah ini$ tapi masih belum bisa diprediksi dan masih banyak pengeluaran dengan uang sendiri yang harus dibayar. Misalnya bagian / dari 'edicare meliputi hanya (8 persen dari biaya 4yang layak5 untuk pelayanan medis. 0arena tipe dari sistem pembayaran biaya atas pelayanan (fee for service)$ banyak dokter akan menyuruh pasiennya untuk kembali beberapa kali dari pada yang dibutuhkan untuk memberikan perawatan medis yang efektif dan aman. 'edicaid juga disediakan untuk mereka yang tergolong fakir miskin dan memenuhi kualifikasi S !!lementary Sec rity (ncome (SS(). "rogram asuransi kesehatan ini melengkapi cakupan 'edicare. 0arena umur harapan hidup meningkat$ lebih banyak lagi lansia yang hidup bertahun-tahun dengan masalah kesehatan. Meskipun wanita hidup lebih lama dari pada pria$ dan kesenjangan umur harapan hidup antara pria dan wanita meningkat$ banyak pula pasangan menikah yang dapat bertahan hidup lebih lama. Masalahmasalah perawatan bagi pasangan lansia lebih sulit dari pada pensiunan janda. !edikit pertimbangan diberikan bagi unit keluarga dalam tahap siklus kehidupan ini$ selama orang tersebut memiliki kemungkinan dalam kemiskinan sebagai akibat dari biaya kesehatan yang meninggi dan masalah-masalah sosial. Mempertahankan hubungan perkawinan yang merupakan tugas perkembangan yang ketiga$ menjadi penting dalam kebahagiaan keluarga. "erkawinan yang dirasakan memuaskan dalam tahun-tahun berikutnya biasanya mempunyai sejarah positif yang panjang$ dan sebaliknya. *iset membuktikan bahwa perkawinan mempunyai kontribusi yang besar bagi moral dan aktifitas yang berlangsung dari kedua pasangan lansia %6ee$ 1'+(). !alah satu mitos tentang lansia adalah bahwa dorongan seks dan akti#itas seksual mungkin tidak ada lagi %atau tidak boleh ada). 2kan tetapi$ sebuah riset memperlihatkan kebalikannya. !tudi-studi semacam ini menemukan bahwa meskipun 9

terjadi penurunan kapasitas seksual secara perlahan-lahan$ namun keinginan dalam kegiatan seksual terus ada bahkan meningkat %6obsenG$ 1'+ ). !ehat sakit kadangkadang menurunkan dorongan seksual$ tapi biasanya$ menurunnya aktifitas seksual disebabkan oleh masalah-masalah sosio emosional. "enyesuaian diri terhadap kehilangan pasangan$ yang merupakan tugas perkembangan yang keempat$ secara umum merupakan perkembangan yang paling traumatis. !ebagaimana ditunjukkan pada data statistik di bawah ini$ wanita lansia lebih menderita karena kematian pasangannya dari pada pria. Menurut angka statistik tahun 1'(9$ tiga perempat dari seluruh lansia hidup bersama pasangan mereka$ sementara hanya 3( persen wanita lansia yang hidup dengan pasangan mereka$ 1 persen adalah janda (#$S Senate S!ecial %ommittee on Aging, 198&"1988). &ibandingkan dengan kelompok muda$ lansia menyadari kematian sebagai bagian dari proses kehidupan yang normal. !ebuah studi menyatakan bahwa hanya 3 dari (8 persen lansia yang merasa sulit untuk membicarakan kematian %&u#al$ 1'++). 2kan tetapi$ kesadaran akan kematian tersebut tidak berarti bahwa pasangan yang ditinggalkan akan menemukan penyesuaian terhadap kematian dengan mudah. 0ehilangan pasangan pasti membawa pengaruh$ janda-janda yang ditinggal mati suami lebih awal$ dan yang masih hidup kemungkinan besar akan mengalami masalah kesehatan yang serius %isolasi sosial$ mau bunuh diri atau sakit jiwa). !elain itu$ hilangnya seorang pasangan menuntut reorganiasi fungsi keluarga secara total. 7ni khususnya sulit dicapai secara memuaskan$ karena kehilangan mengurangi sumbersumber emosional dan ekonomi yang diperlukan untuk menghadapi perubahan tersebut. /agi wanita$ ini berarti perubahan dari saing ketergantungan dan membagi kegiatan-kegiatan kehidupan bersama-sama menjadi sendiri atau bergabung dengan kelompok wanita lansia yang tidak punya ikatan. /agi pria$ kehilangan pasangan hidup berarti kehilangan teman-teman serta hubungan sanak famili$ keluarga$ dan dunia sosial secara umum. &uda lansia tidak punya minat yang sama atau tidak punya kemampuan melaksanakan peran-peran ibu rumah tangga$ dan seringkali membutuhkan bantuan dalam menyiapkan makanan$ menjalankan tugas rumah

tangga dan perawatan umum.

/esarnya penyesuaian diri yang sulit dapat dilihat dari meningkatnya kasus bunuh diri dalam kelompok indi#idu diatas 9 tahun. Meskipun terjadi peningkatan kasus bunuh diri dikalangan wanita diatas 9 tahun$ namun jumlah terbesar kasus bunuh diri ditemukan dikalangan populasi pria lansia. !ebuah tinjauan beberapa studi kasus tentang bunuh diri dikalangan kelompok ini menunjukkan bahwa usaha untuk bunuh diri dan bunuh diri yang telah terjadi sering terjadi setelah kematian pasangan hidup %*ushing$ 1'9(). !tudi-studi tentang janda secara konsisten mempelajari kondisi-kondisi hidup janda yang sulit dan kehidupan janda. @anda memiliki moral yang lebih rendah dan memiliki peran-peran sosial yang lebih sedikit dari pada wanita bersuami dalam kelompok umur yang sama. "ara janda memiliki uang sedikit untuk hidup mereka dan terbukti perawatan diri mereka sangat memprihatinkan dalam kaitannya dengan diet$ latihan$ alkohol$ konsumsi tembakau %.utchison$ 1'+ ). /ild dan .a#ighurst %1'+9)$ dalam sebuah studi besar tentang lansia di =hicago 2merika !erikat$ melaporkan bahwa kematian pasangan melunturkan dukungan paling kuat dari lansia$ meskipun anak-anak %jika ada) mengisi kekosongan tersebut. /anyak dari mereka yang terisolasi adalah 4mereka yang tidak pernah menikah5 dan janda tanpa anak. -ugas perkembangan yang kelima menyangkut pemeliharaan ikatan keluarga antargenerasi. Meskipun ada suatu kecenderungan bagi lansia untuk menjauhkan diri dari hubungan sosial$ keluarga tetap menjadi fokus interaksi-interaksi sosial lansia dan sumber utama dukungan sosial. 0arena lansia menarik diri dari aktifitas-aktifitas dunia sekitarnya$ hubungan-hubungan dengan pasangan$ anak-anak dan cucu-cucu dan saudara-saudaranya menjadi lebih penting. Mayoritas lansia di 2merika hidup dekat dengan anggota keluarga besar dan sering melakukan kontak dengan mereka %.arris et al$ 1'+ 1 !hanas$ 1'9($ 1'(8). ;leh karena itu$ anggota keluarga merupakan sumber utama bantuan dan interaksi sosial. 0eluarga lansia biasanya saling memberikan bantuan satu sama lain sejauh mereka mampu. 0arena menjadi orangtua$ mereka harus memahami keberadaan mereka. /erbicara tentang kehidupan masa lalu seseorang yang disebut penelaahan hidup (life revie)) merupakan aktifitas yang #ital dan umum$ karena aktifitas ini menggambarkan suatu penelaahan terhadap arti sentral dari kehidupan. 2kti#itas ini (

dipandang sebagai tugas perkembangan 4tipe kognitif5 yang keenam. .al penting dari aktifitas ini terletak pada fakta bahwa penelaahan kehidupan memudahkan penyesuaian terhadap situasi-situasi yang sulit dan memberikan pandangan terhadap kejadian-kejadian masa lalu. 6ansia sangat peduli dengan kualitas hidup mereka dan berharap agar dapat hidup terhormat dengan kemegahan dan penuh arti %&u#all$ 1'++).

+asalah(+asalah K"s"hatan. /erdasarkan laporan tahun 1'(+-1'(( yang dikeluarkan oleh #S$ Senate S!ecial %ommittee on Aging$ lansia merupakan pemakai pelayanan kesehatan paling menonjol. 6ebih dari 4 dari lansia memiliki minimal satu kondisi kronis dan kondisi multipel yang laGim diderita oleh lansia. 6ansia merupakan 12 persen dari total populasi$ tapi mereka menggunakan 33 persen dari pembelajaan perawatan kesehatan di 2merika !erikat. <aktor-faktor seperti menurunnya fungsi dan kekuatan fisik$ sumber-sumber finansial yang tidak memadai$ isolasi sosial$ kesepian dan banyak kehilangan lainnya yang dialami oleh lansia menunjukkan adanya kerentanan psikofisiologi dari lansia %0elley et al$ 1'++). ;leh karena itu$ terdapat masalah-masalah kesehatan yang multipel. "asangan atau indi#idu lansia dalam semua fase sakit kronis mulai dari fase akut hingga fase rehabilitasi sangat membutuhkan bantuan. /aik fungsi-fungsi yang terkait secara medis %pengkajian fisik$ reaksi-reaksi yang buruk) dan fungsi-fungsi keperawatan %mengkaji respons klien terhadap sakit dan pengobatan serta kemampuan koping) adalah rele#an disini. "romosi kesehatan tetap menjadi hal yang sangat penting$ khususnya dalam bidang nutrisi$ latihan$ pecegahan cidera$ penggunaan obat yang aman$ pemakaian pelayanan pre#entif dan berhenti merokok. 7solasi sosial$ depresi$ gangguan kognitif %yang mungkin berkaitan dengan sejumlah masalah termasuk penyakit %2lGheimer)$ dan masalah-masalah psikologis adalah masalah kesehatan yang serius$ khususnya bila bersama-sama dengan sakit fisik. "engkajian dan penggunaan sistem dukungan sosial keluarga atau indi#idu harus menjadi bagian integral dari perawatan kesehatan keluarga.

'

"roses menua dan menurunnya kesehatan menyebabkan betapa pentingnya pasangan menikah saling menolong satu sama lain. 0arena wanita hidup lebih lama dari pada pria$ dan biasanya mereka orang yang membantu suami yang sakit atau yang tidak berdaya. &alam kebanyakan kasus$ penyakit bersifat kronis dan berkembang menjadi tak berdaya$ sehingga perlu waktu untuk menyesuaikan terhadap situasi terakhir. !uami menemukan tugas merawat istri sebagai suatu tugas yang lebih sulit$ karena peran merawat$ memelihara dan menjadi ibu rumah tangga semata-mata masih sebagai peran wanita. &efinisi nutrisi dikalangan lansia terjadi secara luas dan menimbulkan banyak masalah yang berkaitan dengan penuaan %lemah$ bingung$ depresi$ konstipasi$ dan ada beberapa lagi). Masalah yang berkaitan dengan perumahan$ penghasilan yang cocok$ rekreasi dan fasilitas perawatan kesehatan yang adekuat secara merugikan mempengaruhi status kesehatan lansia. 0ejadian seperti jatuh dan kecelakaan lain di rumah sangat banyak$ sehingga alat-alat dalam lingkungan yang aman merupakan kebutuhan yang penting. "rogram-program pemerintah tidak secara adekuat menyediakan pensiun yang aman$ seperti terlihat pada masalah-masalah yang menyangkut penggunaan panti perawatan$ fasilitas-fasilitas board"on"care jangka panjang dan rumah sakit jiwa laksana gudang di bawah tanah. "ara profesional di bidang kesehatan keluarga dapat memberikan begitu banyak bantuan tidak langsung dengan merujuk indi#idu atau pasangan lansia atau indi#idual ke sumber-sumber komunitas yang sesuai dengan memperbaiki masalahmasalah mereka. /eberapa sumber-sumber komunitas ini adalah : %1) Senior centre yang menawarkan rekreasi$ program-program pendidikan lanjutan$ beberapa pelayanan kesehatan dan %kadang-kadang) dan pelayanan hukum J1 %2) "elayanan informasi dan rujukan yang memberikan informasi yang rele#an sebagai respons terhadap panggilan telepon atau kunjungan 1 %3) pelayanan perawatan rumah tangga$ meliputi memasak dan membersihkan serta menciptakan hubungan sosial$ pelayanan-pelayanan yang mungkin beberapa lansia tetap tinggal di rumah mereka sendiri dari pada harus ditempatkan di institusi J 1 %4) <asilitas-fasilitas perawatan sehari untuk geriatrik$ dimana lansia mendapat super#isi dan berbagai pelayanan seharian penuh$ biasanya hanya untuk lansia yang tidak mampu menggunakan senior 98

centre 1 % ) program-program nutrisi$ beberapa program dilakukan dengan mengangkut ke suatu tempat tempat untuk makan dan beberapa program yang lain seperti 'eals on *+eels$ mengirim makanan kepada lansia yang tidak bisa berjalan 1 %9) program kakek nenek angkat$ sebuah program yang disubsidi pemerintah federal yang membayar perawatan$ tutor$ atau bermain dengan anak-anak yang dimasukkan dalam institusi untuk lansia dengan pendapatan rendah 1 %+) ,etired Senior -ol nteer Program$ jika disubsidi pemerintah federal yang membantu menyediakan pelayanan komunitas untuk lansia %0alish$ 1'+ $ hal. 11+). %() pelayanan penanganan kasus. 5. Taha$(Taha$ Siklus K"hi%u$an K"luar&a $a%a K"luar&a ,"rai !alah satu #ariasi utama dalam siklus kehidupan keluarga akan kelihatan ketika orangtua bercerai. Meskipun mayoritas keluarga masih tetap terdiri dari pasangan-pasangan menikah$ salah satu perubahan paling menonjol yang terjadi lebih dari dua dekade adalah naiknya perceraian dan meningkatnya posisi wanita sebagai kepala rumah tangga %(( persen keluarga orangtua tunggal adalah keluarga yang terdiri dari ibu dan anak). &ari tahun 1'+8 hingga 1'(4 jumlah keluarga dengan satu orangtua berlipat ganda %dari 3$2 juta pada tahun 1'+8 menjadi 9$+ juta pada tahun 1'(4) sementara itu jumlah pasangan yang cerai meningkat hampir 388 persen %/iro !ensus 2merika !erikat$ 1'(9). 0ini$ perceraian merupakan hal yang laGim %hampir 8 persen perkawinan diakhiri dengan perceraian) bahwa kejadian tersebut dipandang sebagai suatu transisi normatif. 0eluarga bercerai dengan orangtua tunggal melewati tahap-tahap siklus kehidupan yang sama$ dengan tanggungjawab yang hampir sama seperti keluarga inti dengan dua orangtua. "erbedaan dasarnya adalah tidak adanya orangtua kedua untuk melakukan tugas-tugas keluarga bersama-sama berkenaan dengan dukungan$ pengasuhan anak$ persahabatan dan menjadi model peran jenis kelamin bagi anakanak. .ill %1'(9) menerangkan bahwa 4perbedaan pada jalur-jalur perkembangan keluarga dengan orangtua tunggal dan keluarga dengan dua orang terutama akan kelihatan bukan pada tahap-tahap yang dihadapi$ melainkan dalam jumlah$ waktu$ dan lamanya transisi-transisi kritis yang dialami5 . =arter dan Mc,oldrick %1'(() mengkonseptualisasikan perceraian sebagai suatu gangguan dan dislokasi siklus kehidupan keluarga. "erceraian$ dengan

91

kehilangan-kehilangannya

dan

perubahan-perubahan

keanggotaan

keluarga$

menciptakan destabilisasi dan ketidakseimbangan pokok keluarga. "eck dan Manocharian %1'(() menekankan dampak perceraian secara emosional dan fisik terhadap keluarga. 4"erceraian mempengaruhi anggota keluarga disetiap tingkat generasi seluruh keluarga inti dan keluarga besar$ dengan demikian menghasilkan krisis bagi keluarga secara keseluruhan dan juga setiap indi#idu dalam keluarga tersebut5 . Mengenai keluarga inti dengan dua orangtua$ terdapat perubahan yang krusial pada peran dan hubungan dan tugas-tugas perkembangan keluarga yang penting untuk dicapai agar keluarga cerai dapat bergerak maju %=arter dan Mc,oldrick$ 1'((). !ebagai suatu kekuatan destruktif$ perceraian menambah kompleksitas tugas-tugas perkembangan yang dialami oleh keluarga. !etiap tahap siklus kehidupan berikutnya dipengaruhi pula$ sehingga tahap pasca perceraian perlu dipandang dalam konteks dari tahap itu sendiri dan konsekuensi cerai. !etelah terjadi perceraian$ riset terhadap sistem keluarga menemukan bahwa diperlukan waktu antara 1 hingga 3 tahun bagi keluarga cerai untuk memantapkan keluarga tersebut. @ika sebuah keluarga dapat mengatasi krisis dan transisi penyerta yang harus dialami dalam rangka untuk memantapkan kembali$ keluarga tersebut akan membentuk sistem yang lentur yang akan memungkinkan suatu kesinambungan proses perkembangan keluarga yang normal5 %"eck dan Manocharian$ 1'(($ hal. 33 ). =arter Mc,oldrik membuat ringkasan tulisan-tulisan dari 2hrons %1'(8) tentang proses penyesuaian yang dialami oleh keluarga-keluarga cerai$ termasuk proses emosional yang terjadi secara bersama-sama dan masalah-masalah perkembangan keluarga. ?ntuk menguraikan dampak perceraian pada tahap-tahap siklus kehidupan keluarga$ pertama-tama perlu dikatakan bahwa dampak tersebut bermacam-macam$ tergantung pada tahap apa keluarga tersebut berada ketika terjadi perceraian. <aktorfaktor lain juga membuat perbedaan pada dampak tersebut$ seperti faktor suku$ sosial dan ekonomi. !elama tahap pertama perkawinan$ perceraian mempunya sifat menghancurkan yang paling sedikit karena hanya sedikit orang yang terlibat$ sedikit transisi yang terbentuk dan hanya sedikit ikatan sosial berdasarkan pasangan suami 92

istri yang terbentuk %"eck dan Manocharian$ 1'((). &ampak ini jauh lebih besar pada tahap ketiga dan keempat dalam keluarga dengan anak usia prasekolah dan usia sekolah. Malahan$ keluarga selama masa ini memiliki resiko cerai paling tinggi. 2nak-anak kecil adalah yang mula-mula paling dipengaruhi oleh perceraian orangtua. 2nak-anak dapat mengalami kemunduran dalam perkembangannya$ membuat pengasuhan anak dan pisah orangtua dan anak menjadi sulit. /agi ibu$ menjadi orangtua tunggal seringkali sangatlah sulit$ karena dialah yang berjuang secara emosional maupun secara ekonomi. %!tatus ekonomi setelah keluarga-keluarga dengan kepala keluarga wanita amat menurun setelah cerai). Masalah utama yang sering dilihat adalah bahwa ayah kehilangan rasa keterikatan dengan anak-anaknya danDatau kasih sayang ibu kepada anak-anak dan marahnya kepada ayah menyebabkan tidak tempat bagi ayah. 3amun demikian$ menjaga hubungan antara ibu-anak dan ayah-anak merupakan hal yang penting bagi kedua orangtua dan anakanak. 3amun malangnya$ bagi ayah dan anak$ sebagian besar anak-anak sebenarnya kehilangan kontak dengan ayah mereka setelah cerai. %.agestad$ 1'(() 0etika perceraian menimpa keluarga dengan anak usia sekolah$ dampak jangka panjang perceraian jauh lebih hebat pada anak usia sekolah. &alam sebuah penelitian terungkap bahwa usia enam hingga delapan tahun merupakan kelompok usia yang mempunyai waktu yang sulit dalam menyesuaikan terhadap perceraian %Callerstein dan 0elly$ 1'(8). 2nak-anak sudah cukup dewasa ketika mereka menyadari apa yang sedang terjadi$ namun mereka tidak bisa mengatasi perceraian tersebut secara efektif. 0eluarga dengan anak remaja biasa sudah dalam keadaan kacau balau$ dan perceraian memperburuk masalah tersebut. ?ntuk orangtua tunggal$ mengasuh remaja merupakan hal yang sulit. "engasuhan anak secara bersama-sama juga merupakan masalah bila remaja mempunyai masalah menyangkut tingkah laku. "ada mulanya$ upaya memperbaiki masalah tersebut lewat tugas perkembangan dan siklus kehidupan keluarga$ tertunda. &alam tahap-tahap siklus kehidupan keluarga berikutnya anak-anak mungkin kurang terpengaruh bila dibandingkan dengan tahap siklus kehidupan berikutnya 93

karena mereka sudah lebih dewasa dan lebih mampu untuk mengatasi dan berfungsi lebih otonom. 2kan tetapi dalam hal perceraian yang terjadi di usia pertengahan$ mungkin anak-anak telah memasuki usia dewasa sehingga menerima ketergantungan orangtua$ khususnya ibu$ bila orangtua berbalik kepada seorang anak untuk meminta dukungan selama krisis perceraian. !elama tahap-tahap siklus kehidupan terakhir ini$ perceraian secara khusus benar-benar traumatis bagi pasangan yang bercerai. -ahun-tahun yang dimiliki bersama-sama$ kenangan-kenangan dan kebiasaan telah membentuk 4identitas pasangan5. "erceraian pada tahun-tahun berikutnya disamakan seperti kematian seorang pasangan$ kemudian menurut beberapa literatur tentang perceraian. 6. Taha$(Taha$ Siklus K"hi%u$an $a%a K"luar&a %"n&an 0ran&tua Tiri. "erceraian biasanya merupakan keadaan transisi$ yang kemudian diikuti oleh perkawinan kembali. "erkawinan kembali begitu menonjol dipertengahan tahun 1'(8an$ dimana hampir setengah dari seluruh perkawinan merupakan perkawinan kembali %/iro !er#is 2merika !erikat$ 1'(9). !ebelum usia 48 tahun$ baik suami maupun istri sama-sama melakukan perkawinan kembali$ tapi setelah usia 48 tahun perkawinan kembali secara tidak seimbang merupakan suatu tradisi bagi pria %2gestad$ 1'((). "ada tabel 13 =arter dan Mc,oldrick$ 1'(( mengemukakan garis besar perkembangan formasi keluarga yang kawin kembali A langkah-langkah dalam proses perkawinan ulang$ sikap yang menjadi prasyarat$ dan masalah-masalah perkembangan. "roses promosi keluarga pada masa transisi hingga perkawinan kembali merupakan suatu proses yang mengikuti perjuangan dengan rasa cemas akan in#estasi dalam suatu perkawinan baru dan sebuah keluarga baru$ menghadapi perselisihan atau reaksi-rekasi yang mengganggu dari anak-anak$ keluarga besar$ dari mantan pasangan 1 cemas dengan situasi keluarga baru yang mendua$ perasaan bersalah dan prihatin terhadap kesejahteraan anak-anak$ dan memperbaharui kasih sayang %negatif maupun positif) terhadap matan suami atau istri. "erkawinan kembali$ sekali lagi karena merupakan proses tradisional yang distruktif$ menghalangi gerakan keluarga melewati dan menyelesaikan tugas perkembangan keluarga. "enyesuaian dan integrasi orangtua ini$ seperti halnya penyesuaian terhadap perceraian$ tampaknya

94

kebutuhan dua hingga tiga tahun sebelum struktur yang baru memungkinkan keluarga bergerak berdasarkan perkembangan %=arter dan Mc,oldrick$ 1'(().

Ta!"l #'

an&&uan( an&&uan Siklus K"hi%u$an K"luar&a ol"h P"r-"raian*

+"m!utuhkan Lan&kah(Lan&kah Tam!ahan untuk m"nsta!ilkan k"m!ali %an m"l"2ati taha$ $"rk"m!an&an.
>as" Pros"s Transisi Emosi Sika$ ?an& +"nja%i Prasa3arat 1. 0eputusan untuk bercerai "enerimaan menyelesaikan ketidakmampuan "enerimaan keteganganperkawinan bagian milik Isu(Isu P"rk"m!an&an

seseorang dalam kegagalan

ketegangan dalam perkawinan untuk meneruskan hubungan. 2. Merencanakan untuk mengakhiri sistem Mendukung sistem. rencana-rencana

a. /ekerja secara kooperatif pada masalah-masalah tanggungjawab$ kunjungan dan keuangan. b. Menghadapi besar dalam perceraian. a. /ersedih karena merasa keluarga hal

yang #iabel untuk semua bagian

3.

"isah

a. 0einginan melanjutkan sebagai bersifat orangtua kooperatif

untuk hubungan dan

kehilangan keluarga. perkawinan dan keuangan

seluruh

yang b. *estrukturisasi hubungan dan hubungan orang tua anak restrukturisasi 1 adaptasi kembali dengan

memberikan

dukungan

keuangan kepada anak-anak secara bersama-sama. b. Mempengaruhi kasih sayang pasangan. resolusi

terhadap hidup pisah. hubungan

terhadap c. "embentukan

keluarga besar 1 tetap berhubungan a. /ersedih 4. "erceraian 6ebih mempengaruhi terhadap perceraian mengatasi dll emosional perasaan 1 terluka$ kehilangan yang untuk kembali. b. Menarik dari perkawinan. c. -etap berhubungan dengan keluarga besar. 1. ;rangtua 0erelaan untuk terus tetap a. Membuat melakukan jadwal kembali harapan$ impian-impian menghentikan utuh dengan karena keluarga 1 fantasi berhubung keluarga dari pasangan.

amarah$ dan perasaan bersalah$

tunggal %rumah memelihara tangga kustodial finansial$ atau primer) 2. ;rangtua tunggal %nonkustodial) mantan

tanggungjawab

kunjungan yang fleksibel dengan mantan pasangan dan keluarganya. kembali sumber-sumber finansial sendiri. c. Membangun kembali jaringan sosial sendiri.

residen kontak sebagai orangtua dengan pasangan mendukung kontak anak-anak dengan mantan pasangan dan dengan keluarganya. 0erelaan untuk tetap menjaga kontak sebagai orangtua dengan mantan pasangan dan mendukung hubungan orangtua dengan anak-anak yang bersifat melindungi.

dan b. Membangun

a. Mencari cara-cara untu melanjutkan efektif anak. b. Mempertahankan tanggungjawab finansial terhadap anak-anak dan mantan pasangan c. Membangun sosial sendiri jaringan hubungan anaksebagai orangtua yang dengan

%&ari : =arter / dan Mc,oldrick .$ eds .+e %+anging Family /ife %ycle, 2nd ed$ 3ew Iork$ ,ardner "ress$ 1'(($ p.22)

99

Ta!"l #/. P"m!"ntukan K"luar&a P"rka2inan K"m!ali : P"rk"m!an&an


6angkah-6angkah Sika$ 3an& m"nja%i

aris B"sar

Isu(Isu P"rk"m!an&an terhadap dan upaya sebuah menghadapi dan

1. Memasuki hubungan "ulih baru

$rasa3arat dari kehilangan 0omitmen pertama perkawinan pembentukan untuk kompleksitas ambiguitas.

perkawinan adekuat)

%4perceraian emosional5 yang

keluarga dengan kesiapan

2. Mengkonseptualisasi dan perkawinan keluarga baru.

Menerima

perasaan

takut

a. Mengupayakan keterbukaan dalam hubungan-hubungan baru untuk menghindari hubungan timbal balik yang palsu. b. *encana pemeliharaan kerja sama finansial dan hubungan orangtua c. *encana membantu untuk loyalitas sistem. kembali dengan hubungan sebagai dengan untuk anak-anak menghadapi dan

merencanakan sendiri dan rasa takut dari dan pasangan dan anak-anak yang baru akan perkawinan kembali dan membentuk sebuah keluarga tiri. Menerima bahwa perlu waktu dan kesabaran untuk terhadap penyesuaian dari : 1. "eran baru yang multipel 2. /atas-batas : ruang$ waktu$ keanggotaan wewenang. 3. Masalah-masalah afektif : rasa bersalah$ konflikkonflik loyalitas keinginan bersifat mutualitas$ dan

kompleksitas dan ambiguitas

mantan pasangan.

cemas$ konflik-konflik keanggotaan dalam dua

untuk melakukan hal yang d. "embentukan perasaan terluka di masa

keluarga besar untuk

9+

lalu yang belum hilang.

memasukkan pasangan dan baru. anak-anak yang

3. 0awin kembali dan "enyelesaian akhir ikatan kasih membangun keluarga kembali dengan mantan pasangan dan 4keutuhan5 keluarga 1 penerimaan model batas yang permeabel. keluarga

a. *estrukturisasi batas keluarga memungkinkan

batasuntuk

memasukkan pasanganD orang tua tiri baru. b. "embentukan hubungan baru dan pengaturan di seluruh bisa jalinan agar keuangan subsistem menciptakan beberapa sistem. c. Menciptakan ruang bagi hubungan semua anakanak dengan orangtua kandung$ kakek-nenek$ dan lainya. d. /erbagi untuk kenangmemperkokoh kenangan dan sejarah penyatuan keluarga tiri. keluarga besar

yang berbeda dengan batas-

7. P"n&aruh Sakit %an ,a-at t"rha%a$ Taha$(Taha$ P"rk"m!an&an K"luar&a !akit yang serius atau cacat jangka panjang dari seorang anggota keluarga sangat mempengaruhi keluarga dan fungsi keluarga$ karena prilaku keluarga sangat mempengaruhi perjalanan dan karakteristik sakit atau cacat %/ahnson$ 1'(+). !akit yang serius atau cacat amat mempengaruhi perkembangan keluarga$ dan perkembangan anggota keluarga secara indi#idual$ khususnya anggota yang sakit atau cacat. !eringkali bila keluarga lambat dalam memenuhi tugas-tugas perkembangannya$ interaksi dari tuntutan lain stressor perkembangan dan

9(

tuntutanDstressor situasi memperburuk dan membebani keluarga. !tres tambahan yang ditimbulkan oleh kedua jenis stressor tersebut sering menurunkan fungsi keluarga$ akibatnya penguasaan tugas-tugas perkembangan terhalang atau terhambat. !ajauh mana tugas-tugas perkembangan dipengaruhi tergantung pada beberapa faktor. !udah tentu yang pertama adalah tahap siklus kehidupan keluarga 1 kedua adalah anggota keluarga menjadi sakit serius atau cacat sehingga menciptakan suatu perbedaan. /eberapa tahap siklus kehidupan tertentu mempunyai bahaya dalam hal perkembangan dan indi#idu-indi#idu tertentu dalam keluarga lebih terpusat dalam hubungannya dengan tugas-tugas perkembangan keluarga dari tahap perkembangan tertentu. Misalnya$ dalam sebuah keluarga dengan remaja$ jika remaja itu menderita cedera serius dan dalam keadaan tidak mandiri$ ini sangat menghambat penguasaan tugas-tugas perkembangan oleh remaja tersebut karena lebih tergantung pada keluarga. &emikian juga dengan tugas perkembangan uang menangani kebebasan berimbang dengan rasa tanggung jawab sehingga membantu remaja ini agar lebih otonom akan terhambat juga. -antangan bagi keluarga adalah berupaya untuk memulai lagi memperhatikan tugas-tugas perkembangan normal secepat mungkin. <aktor penting lain yang menciptakan perbedaan mengenai dampak sakit atau cacat terhadap perkembangan keluarga adalah sumber-sumber formal dan informal yang digunakan oleh keluarga. !ebuah sistem pendukung sosial yang baik dari keluarga besar dan teman-teman$ dan juga dukungan psikososial dan kesehatan yang kompeten akan memperbesar pengertian keluarga untuk kembali pada jalur perkembangan agar lebih cepat. /ila bekerja dengan sebuah keluarga dengan sakit yang serius atau cacat$ adalah sangat bermanfaat untuk membandingkan tugas-tugas perkembangan keluarga yang 4ideal5 dalam suatu tahap siklus kehidupan yang sesuai dengan tingkah laku keluarga yang aktual %<riedman$ 1'(+). -ipe perbandingan ini bermanfaat untuk menge#aluasi dampak yang mungkin dari sakit atau cacat pada keluarga.

9'

,. AREA PEN KAJIAN


&alam keseluruhan proses pengkajian$ berfokus pada siklus kehidupan keluarga akan mempertinggi pemahaman seorang profesional kesehatan keluarga tentang stress yang menimpa keluarga dan masalah-masalah keluarga yang aktual atau potensial. &alam menyelesaikan bagian perkembangan dari pengkajian keluarga$ area-area yang dianjurkan adalah sebagai berikut : 1. -ahap perkembangan keluarga saat ini. 2. !ejauhmana keluarga memenuhi tugas-tugas perkembangan keluarga untuk tahap perkembangan saat ini. 2dalah penting untuk memperhatikan de#iaside#iasi dari norma$ karena de#iasi ini dapat menjadi petunjuk adanya hambatan atau masalah. 3. *iwayat keluarga sejak lahir hingga saat ini termasuk tugas perkembangan keluarga dan kesehatan serta kejadian dan pengalaman yang berhubungan dengan kesehatan %mis$ perceraian$ kematian$ kehilangan) yang terjadi dalam kehidupan keluarga. /eberapa dari informasi ini %perceraian$ perkawinan$ kematian) dapat dimasukkan ke dalam genogram keluarga . 4. 0eluarga asal kedua orangtua %seperti apa kehidupan keluarga asal$ hubungan masa lalu dan kini dengan kakek-nenek.) !eperti telah disebutkan sebelumnya pengalaman dan persepsi keluarga yang umum dan unik$ karena mereka berkembang melewati siklus kehidupan keluarga$ harus dikaji untuk membuat riwayat perkembangan keluarga yang lebih komprehensif. *iwayat keluarga harus juga meliputi deskripsi tentang keluarga asal orangtua karena jelas sekali bahwa pengaruh-pengaruh asal generasi terhadap kehidupan keluarga adalah sangat penting. Mungkin akan lebih signifikan untuk menggali riwayat perkembangan keluarga. 2dalah penting untuk memastikan apakah keluarga yang sedang anda tangani terbuka terhadap ekplorasi masa lalu dan apakah pengumpulan data historis anda dalam bidang tertentu rele#an untuk memahami dan bekerja dengan keluarga.

+8

"erlu diulangi kembali bahwa data perkembangan data riwayat keluarga dapat dikumpulkan sedikit demi sedikit dengan %1) menanyakan pengalaman-pengalaman dan tugas-tugas yang umum dan bagaimana hal-hal ini dicapai dan dirasakan dan %2) menanyakan masalah-masalah atau pengalaman keluarga yang khusus atau unit. Iang kedua meliputi perceraian$ kematian dalam keluarga itu atau keluarga besar$ pisah karena sakit atau dinas militer$ pengangguran dan lain-lain. Menanyakan orangtua tentang hubungan mereka di masa lalu dan sekarang dengan orientasi keluarga mereka dan bagaimana bentuk kehidupan keluarga besar memberikan perawat keluarga apresiasi dan pemahaman yang baik tentang orangtua mereka selama tahuntahun pertumbuhan mereka. ?ntuk menggali riwayat keluarga$ !atir %1'(3) mengawalinya dengan memberi kesempatan pertama pada orangtua untuk berbicara tentang hubungan perkawinan mereka$ memfokuskan pada hubungan ini karena orangtua merupakan arsitek keluarga. !atir dan orangtua dengan anak-anak hadir %jika ada$ membahas bidang-bidang berikut ini : "ertemuan pertama pasangan$ hubungan mereka sebelum menikah$ dan bagaimana mereka memutuskan untuk menikah. .alangan-halangan apa saja terhadap perkawinan mereka. *espons mereka terhadap pergaulan. "erkawinan tanpa anak$ bagaimana mereka membuat tugas dan peran. !eperti apa kehidupan dilingkungan di keluarga$ termasuk orientasi keluarga dari kedua orangtua. !iapa orang lain yang hidup bersama keluarga. .ubungan dengan para ipar. &eskripsi tentang orangtua dari masing-masing pasangan dan hubungan mereka dengan orangtua tersebut. *encana untuk mempunyai anak. 2pakah kelahiran anak-anak direncanakanB 2pa dampak dari lahirnya setiap anakB /erapa lama anak-anak berkumpul bersama-samaB *utinitas keluarga sehari-hari.

+1

!moyak$ %1'+ )$ dalam praktik keperawatannya sebagai ahli terapi keluarga$ menekankan pentingnya mengkaji orientasi respektif keluarga orangtua. !moyak juga mencari tahu posisi original masing-masing orangtua dikalangan sanak saudaranya$ dengan mengutip konstelasi keluarga oleh -oman$ %1'91) yang memperlihatkan bahwa posisi ini sangat mempengaruhi tipe interaksi dan hubungan yang tidak dimiliki seseorang$ dan juga perkembangan kepribadian seseorang. Misalnya$ -oman menemukan bahwa anak-anak yang dilahirkan pertama lebih cocok untuk jadi pemimpin bagi adik-adiknya$ sedangkan sebaliknya anak-anak bungsu biasanya tidak menjadi pemimpin yang lain. !atu hal penting dari informasi yang berhubungan dengan keluarga asal kedua pasangan meliputi keadaan kesehatan perkawinan pasangan orangtua itu sendiri. 2pakah mereka masih hidup$ dalam keadaan baik$ telah menikah$ hidup bersama$ tinggal berdekatan$ atau secara geografis berjauhanB %!moyak$ 1'+ ). !atu satu cara para perawat keluarga memperoleh gagasan yang lebih baik tentang proses sistim keluarga dari waktu ke waktu$ dan juga mengkaji sistem keluarga antar generasi adalah dengan menyusun sebuah genogram. ,enogram adalah sejenis skema genelogis yang menelusuri sejarah keturunan keluarga. ,enogram ini menggunakan secara luas oleh ahli terapi keluarga$ keuntungannya adalah seseorang dapat mengorganisir sejumlah data yang besar dan banyak dalam suatu cara yang lebih komprehensif dan membantu mengungkapkan pola-pola dan tema penting %.archman dan 6aird$ 1'(3) 1 Mc,ordrick dan ,erson %1'( ). /ab :777 berisi tentang genogram dan petunjuk-petunjuk untuk membuat pohon keluarga ini.

+2

D. INTER.ENSI KEPERA@ATAN KELUAR A


!alah satu tujuan penting dari keperawatan keluarga adalah membantu keluarga dan anggotanya bergerak ke arah penyelesaian tugas-tugas perkembangan indi#idu dan keluarga %<riedman$ 1'(+). "enguasaan satu kumpulan tugas-tugas perkembangan keluarga memungkinkan keluarga bergerak maju kearah tahap perkembangan berikutnya. @ika tugas-tugas perkembangan keluarga tidak dipenuhi maka akan menghasilkan keluarga yang disfungsional %Mattessich dan .ill 1'(+). ?ntuk mencapai tujuan ini$ perawat keluarga 4membantu keluarga mencapai dan mempertahankan keseimbangan antara keutuhan pertumbuhan pribadi dari anggota keluarga secara indi#idual dan fungsi keluarga yang optimum5 %kebutuhan perkembangan keluarga) %&i#isi "raktik 0eperawatan 0esehatan 7bu dan 2nak 2merican 3urses 42ssociation$ %1'(3) keseimbangan antara indi#idu dan kelompok tidak dengan mudah dicapai$ khususnya selama tahap-tahap tertentu$ yang menciptakan perbedaan bila terjadi ketidakseimbangan. /ila bekerja dengan keluarga atau indi#idu yang bermasalah$ teori perkembangan keluarga membantu para profesional kesehatan keluarga berpikir tentang kejadian siklus kehidupan keluarga yang telah membentuk konteks dimana masalah-masalah keluarga dan indi#idu terjadi. ;leh karena itu$ memasukkan perspektif perkembangan ke dalam praktik keperawatan keluarga sangat penting selama fase diagnostik dan perencanaan. @uga penting sekali memasukkan perspektif perkembangan keluarga kedalam praktik keperawatan keluarga seseorang bila bekerja dengan keluarga yang sehat. &engan keluarga yang sehat$ bimbingan antisipasi dan penyuluhan seringkali ditujukan untuk mencapai tujuan pre#ensi primer %/obak et al$ 1'('). &iagnosa$ perencanaan$ dan inter#ensi keperawatan keluarga harus mencakup masalah-masalah keluarga yang mungkin dihadapi keluarga karena perlunya transforamsi struktur keluarga hingga tugas-tugas perkembangan dapat dicapai. Membantu keluarga mengantisipasi dan melewati transisi normatif yang berbeda dalam kehidupan keluarga merupakan tujuan keperawatan keluarga yang paling erat. +3

"erawat keluarga dan klinisi keluarga lainnya membantu keluarga dengan morbalitas penyuluhan dan konseling. *ujukan ke kelompok pendukung sosial$ seperti kelompok untuk orangtua bayi atau lansia yang sakit juga sangat membantu.

+4