Anda di halaman 1dari 5

NAMA NIM MK

: ZULFADILLAH : 1208102010033 : TERMODINAMIKA

10.2 Distribusi Kesetimbangan Kita telah melihat bahwa dalam hal gas ideal, banyak keadaan kuantum yang bersesuaian dengan tingkat energy yang sama dan bahwa degenerasi masing masing tingkatan jauh lebih besar daripada banyaknya partikel yang bisa didapatkan pada salah satu tingkatan pada suatu waktu. Perincian bahwa pada saat tertentu terdapat Ni partikel pada tingkat energy E1 dengen degenerasi g1 Ni partikel pada tingkat energy E1 dengen degenerasi g1 . . . . . . . . .

Ni partikel pada tingkat energy E1 dengen degenerasi g1 . . . . . . . . .

Dalam suatu wadah bervolume V bila gas terdiri atas N partikel dan energy U adalah suatu pemerian keadaan makro gas. Banyakanya cara keadaan makro ini dapat tercapai, , adalah perkalian dari semua suku yang sejenis dengan persamaaan (10.3), atau

Kuantitas disebut peluang termodinamik suatu keadaan makro tertentu, nama lain untuk kuantitas ini adalah banyaknya makro- keadaan dan banyakanya kompleksi. Apapun namanya, semakin besar , semakin besar pula peluang untuk menemukan sistem N partikel dalam keadaan ini. Di andaikan bahwa, jika V,N, dan U dipertahankan tetap, keadaan setimbang gas akan bersesuaian dengan keadaan-makro dengan maksimum. Karena itu untuk mencari populasi kesetimbangan dari tingkat energy, kita mencari harga masing-masing N yang menyebabkan , atau lebih sederhana lagi Ln , suatu maksimum.

Karena Ln mengandung faktorial bilangan besar, lebih baik dipakai hampiran stirling yang bisa diturunkan dalam cara berikut ini : logaritma alamiah dari X faktorial ialah

Jika kita gambarkan tangga pada suatu diagram seperti yang diperlihatkan dalam gambar, dengan bilangan bulat dirajah sepanjang sumbu X dan Ln x sepanjang sumbun y, luas dibawah setiap potongan garis mendatar itu sama dengan logaritma alamiah, karena setiap panjang perpotongan garis = 1, luas dibawah gambar tangga dari x = 1 ke x = x sama dengan Ln (X!). bila X besar, kita bisa mengganti tangga itu dengan kurva malar seperti yang ditunjukkan dengan ririt (garis terputus-putus) dalam gambar; jadi hampiran untuk x besar,

Dengan integrasi parsial didapatkan

Jadi, jika kita abaikan 1 terhadap X

Rumus ini adalah hampiran stirling. Dengan memakai hampiran stirling dalam persamaan , kita dapatkan

Bila kita buat memakai kenyataan bahwa. Persoalan maksimum dengan persyaratan

kita sekarang ialah membuat Ln

Sebelum meneruskan memecahkan persoalan ini dengan metode pengali Lagrange, kita perlu ingat bahwa dan g adalah tetap. Semua perubahnya hanyalah populasi tingkat energy, dan jumlahan N tetap. Karena dN = 0, defferensial Ln ialah Dengan menentukan Ln sama dengan nol dan dengan mengambil differensial dan persamaan, kita dapatkan

Dengan mengalikan persamaan kedua dengan Ln A dan yang ketiga dengan , dengan Ln A dan merupakan pengali Lagrange(lihat lampiran B), kita dapatkan

Jika kita tambahkan persamaan ini, koefisien masing-masing dN bisa disamakan dengan nol. Dengan mengambil suku ke-I,

Karena itu, populasi tingkat energy pada kesetimbangan terlihat sebanding dengan degenerasi dari tingkat itu dan berubah secara eksponen dengan energy dari tingkat itu. Langkah berikutnya adalah menentukan peranan fisis pengali Lagrange A dan .

Anda mungkin juga menyukai