Anda di halaman 1dari 8

Dalam salah satu tulisan saya, ada salah satu kompasianer berkomentar menilai presiden RI.

Presiden A nilainya B, Presiden B nilainya C+, presiden C nilainya C, presiden D nilainya D, presiden E nilainya E. Orang yang kebetulan senang dengan kepemimpinan seorang presiden akan memberikan penilaian yang baik, begitu juga sebaliknya orang yang benci akan memberikan penilaian buruk. Orang yang mengidolakan seorang presiden akan membela mati-matian ketika presiden yang jadi idola dinilai negatif oleh orang lain. Memberikan penilaian dan membanding-badingkan itu mungkin mudah. Tapi apakah dalam membandingkan satu dengan yang lainnya sudah adil? Atau hanya didasari oleh kebencian dan kecintaan saja, tanpa mencermati kelebihan dan kelemahan masing-masing. Jika membandingkan lima presiden yang telah memimpin negeri ini, semuanya mempunyai kelebihan dan kelemahan masing-masing. Jadi tidak adil rasanya jika ada yang mengklaim masa presiden A lebih baik dari masa presiden B, mengklaim bahwa presiden B lebih baik dari presiden E dan seterusnya. Mungkin akan lebih adil jika diuraikan terlebih dahulu kelebihan dan kelebihan dari masing-masing presiden. Dengan begitu tidak sekedar main klaim, yang ujung-ujungnya tidak adil, karena ada yang merasa dirugikan dengan klaim tersebut. Indonesia telah merdeka sejak tahun 1945 dari kemerdekaan tersebut indonesia telah berganti-ganti pemerintahan. Beberapa kalangan membagi pemerintahan indonesia menjadi tiga jaman, zaman orde lama yang pemerintahannya dipimpin oleh Ir. Soekarno, zaman orde baru yang pemerintahannya dipimpin oleh Soeharto, dan zaman reformasi yang telah berganti empat kali masa pemerintahan yang dipimpin BJ. Habibie, Abdurrahman wahid, Megawati Sukarno Putri, dan Susilo Bambang Yudhiyono masing-masing presiden memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing dalam memimpin Republik Indonesia. Saya mulai dari penguasa orde lama, presiden Soekarno atau sering disapa bung Karno. Kelebihan beliau yaitu baliau adalah Presiden yang penuh karisma, pintar berpidato dan tegas terhadap bangsa asing. Sedangkan kelemahan beliau yaitu kurang dalam hal pengetahuan ekonomi, saat itu rupiah mengalami inflasi terbesar dalam sejarah yakni 300 %, hal tersebut dimanfaatkan pak Harto untuk melakukan kudeta. Selanjutnya penguasa orde baru, presiden Soeharto, atau lebih sering disapa pak harto. Kelebihan beliau yaitu ketegasan beliau tidak diragukan lagi, tidak usah banyak basa-basi, tapi langsung door, ditempak penembak misterius ataupun diculik. Situasi politik sangat aman, nyaman dan kondusif saat itu. Ekonomi Indonesia mengalami masa jaya-jayanya pada tahun 1980 an. Sukses dengan program REPELITA-nya (Rencana Pembangunan Lima Tahun). Pernah swasembada pangan, sukses program transmigrasi. Investor asing mau menanamkan modal di Indonesia dan sukses menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta roduk dalam negeri. Sedangkan kelemahan masa kepemimpinan pak Harto yaitu karena terlalu lama berkuasa sehingga beliau menganggap RI sebagai milik pribadi dimana semua pejabat berasal dari keluarga dan kerabat dekatnya. Korupsi, Kolusi dan Nepetisme (KKN) menjadi-jadi terutama di tahun 1990 an. Tak menghargai HAM, dan menebar isu rasial, anehnya beliau jatuh juga akibat terbakar isu rasial yang dia mulai. Pembangunan Indonesia yang tidak merata dan timbulnya kesenjangan pembangunan antara pusat dan daerah, sebagian disebabkan karena kekayaan daerah sebagian besar disedot ke pusat. Munculnya rasa ketidakpuasan di sejumlah daerah karena kesenjangan pembangunan, terutama di Aceh dan Papua. kecemburuan antara

penduduk setempat dengan para transmigran yang memperoleh tunjangan pemerintah yang cukup besar pada tahun-tahun pertamanya. Bertambahnya kesenjangan sosial (perbedaan pendapatan yang tidak merata bagi si kaya dan si miskin). Kritik dibungkam dan oposisi diharamkan. Kebebasan pers sangat terbatas, diwarnai oleh banyak koran dan majalah yang dibreidel. Penggunaan kekerasan untuk menciptakan keamanan, antara lain dengan program Penembakan Misterius (Petrus). Masuk masa reformasi, yang pertama presiden BJ Habibie. Kelebihan beliau yaitu beliau adalah seorang yang pekerja keras, dalam pemerintahannya yang hanya berlangsung 1 tahunan telah melahirkan puluhan undangundang dan peraturan baru. Menurunkan dollar dari Rp 15.000 ke level Rp 6.000. Sedangkan kelemahan beliau yaitu beliau kurang tegas, walaupun pintar tetapi kurang dalam hal memimpin, kurang kharismatik. Timor timur lepas dari NKRI. Kedua, presiden KH. Abdurahman Wahid atau sering disapa Gur Dur. Kelebihan beliau yaitu beliau sangat terbuka dan open mind, boleh dibilang beliau presiden yang paling demokratis di dunia. Sedangkan kelemahan beliau yaitu beliau terlalu menganggap remeh. Keterbatasan fisik beliau sehingga dimanfaatkan orang terdekat untuk berbuat curang. Sering keluar negeri dan kadang juga pemarah. Ketiga, presiden Megawati, kelebihan beliau adalah presiden wanita pertama, presiden yang satu-satunya bersifat lembut, presiden yg selalu mengingati rakyatnya tentang perjuangan Ayahnya (Soekarno). Bersifat ke-Ibuan. Sedangkan kekurangan beliau yaitu beliau menganggap korupsi sebagai hal biasa dan bisa ditolerir, kurang pintar berpidato kurang tegas. Terakhir presiden Susilo Bambang Yudhoyoni (SBY). Kelebihan beliau yaitu upaya penangkapan teroris, kedamaian aceh dan kestabilan politik bolehlah. Berkat SBY, Indonesia lebih dihargai bangsa asing setelah sekian lama diembargo. Presiden pertama yg menangkap koruptor kelas kakap, walaupun masih banyak yang belum tertangkap. Pintar dalam berpidato. Kestabilan ekonomi, setidaknya untuk masa sekarang. Sangat pintar dalam mengatasi opsisinya, sehingga dikenal sebagai Soft Power oleh bangsa luar. Sedangkan kelemahan beliau yaitu beliau terlalu menjaga imej, kurang tegas apabila ada keputusan yg bisa menjatuhkan imejnya. Terlalu mencari aman, mau bersekutu dan bergabung dengan partai apa saja selama partai tersebut mau mendukungnya tidak peduli itu koruptor, penghianat atau apa. Kebebasan umat beragama terusik. kepastian hukum belum sepenuhnya terwujud, masih maraknya korupsi, birokrasi yang dianggap belum mencerminkan good governance, kerusakan lingkungan hidup, infrastruktur yang masih kurang memadai, serta biaya politik yang masih tinggi, terutama dalam pilkada. Masa kepemimpinan Presiden SBY juga tercatat, gangguan terhadap kerukunan dan toleransi serta sejumlah aksi kekerasan yang mengganggu keamanan dan ketertiban publik masih kerap dijumpai. Setelah melihat kelebihan dan kelemahan masing-masing, jika memang ingin menilai, dan dirasa sudah adil, maka saya pikir tidak masalah. Setiap orang mempunyai penilaian masingmasing, tidak boleh memaksakan hasil penilaian kita terhadap orang lain. Yang penting tidak hanya didasari oleh rasa kebencian dan kecintaan saja, biar terasa adil.

Soekarno sebagai Bapak Proklamator Kemerdekaan Indonesia sangat membenci dasar dasar pemikiran Barat, termasuk sistem ekonomi liberal / kapitalisme nya. Soekarno menganggap sistem kapitalisme liberalism selama penjajahan Belanda telah benar benar menyengsarakan rakyat Indonesia sehingga aliran ini harus dibenci dan di usir dari Indonesia. Menurut Soekarno, untuk mengusir atau mengimbangi kekuatan ekonomi Barat berlandaskan kapitalisme Liberalisme, Indonesia harus menerapkan pemikiran dari Marhaenisme yaitu Marxisme. Kelemahan a Perekonomian berjalan tidak mulus disebabkan ketidakstabilan politik dalam negeri yang dicerminkan oleh beberapa pemberontakan di sejumlah wilayah. b. Kondisi perekonomian Indonesia di orde lama hampir mengalami stagflasi selama 1965 1966 dengan PDB hanya 0,5 persen dan 0,6 persen c. Kehancuran ekonomi Indonesia menjelang akhir periode orde lama juga di dorong oleh hiperinflasi yang pada tahun 1966 mencapai 650%. d. Sistem perekonomian terpengaruh haluan komunis meskipun indonesia berdasrkan haluan pancasila Kelebihan a Melakukan kebijakan ekonomi yang di anggap penting dengan mereformasi moneter melalui devaluasi mata uang nasional yang saat itu masih gulden dan pemotongan uang sebesar 50 % atas semua uang yang beredar pada kabinet natsi. b Berani menentang kapitalisme yang di anut perusahaan-perusahaan peninggalan belanda c Menasionalisasi/ mengambil alih perusahaan-perusahaan asing termasuk perusahaan belanda.

lahir tahun 1966, sistem ekonomi berubah total. Berbeda dengan pemerintahan orde lama, dalam era Soeharto ini paradigma pembangunan ekonomi mengarah pada penerapan sistem ekonomi pasar bebas (demokrasi ekonomi), dan politik ekonomi diarahkan pada upaya upaya dan cara cara menggerakkan kembali roda ekonomi. . Indonesia juga kembali menjadi anggota Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan lembaga lembaga dunia lainnya, seperti Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF), yang putus pada zaman Soekarno. Dengan membaiknya kembali hubungan Indonesia dengan kedua lembaga donor internasional tersebut, Indonesia mendapat pinjaman untuk membiayai defisit anggaran belanja pemerintah, yang sumber dana nya berasal dari pinjaman bilateral dari sejumlah negara Barat, seperti AS, Inggris, dan Belanda. Kelemahan a. Selama masa pemerintahannya, kebijakan-kebijakan ini, dan pengeksploitasian sumber daya alam secara besar-besaran menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang besar namun tidak merata di Indonesia. Contohnya, jumlah orang yang kelaparan dikurangi dengan besar pada tahun 1970-an dan 1980-an. b. Warga Tionghoa dibatasi aktivitasnya sehingga kegiatan ekonomi tidak maksimal c. Korupsi meraja lela terutama dari internal d. Kesenjangan sosial antara kaum kaya dan miskin sangat kelihatan Kelebihan a. perkembangan GDP per kapita Indonesia yang pada tahun 1968 hanya AS$70 dan pada 1996 telah mencapai lebih dari AS$1.000 b. Indonesia mengalami surplus beras yang akhirnya diimpor ke India c. Pembangunan terutama di Indonesia didukung program REPELITA yang berfokus pada industri dan pertanian atau agro industri untuk di ekspor yang cukup menambah devisa negara pada saat itu.

Habibie yang manjabat sebagai presiden menghadapi keberadaan Indonesia yang serba parah, baik dari segi ekonomi, politik, sosial, dan budaya. Langkah-langkah yang dilakukan oleh Habibie adalah berusaha untuk dapat mengatasi krisis ekonomi dan politik. Untuk menjalankan pemerintahan, Presiden Habibie tidak mungkin dapat melaksanakannya sendiri tanpa dibantu oleh menteri-menteri dari kabinetnya. Kelebihan a. berhasil memotong nilai tukar rupiah terhadap dollar masih berkisar antara Rp 10.000 Rp 15.000. b. memulai menerapkan independensi Bank Indonesia agar lebih fokus mengurusi perekonomian dengan langkah-langkah sebagai berikut : Melakukan restrukturisasi dan rekapitulasi perbankan melalui pembentukan BPPN dan unit Pengelola Aset Negara Melikuidasi beberapa bank yang bermasalah Menaikkan nilai tukar rupiah terhadap dolar hingga di bawah Rp. 10.000,00 Membentuk lembaga pemantau dan penyelesaian masalah utang luar negeri Mengimplementasikan reformasi ekonomi yang disyaratkan IMF Mengesahkan UU No. 5 tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan yang Tidak Sehat Mengesahkan UU No. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Kelemahan a. diakhir kepemimpinannya nilai tukar rupiah kembali meroket b tidak dapat meyakinkan investor untuk tetap berinvestasi di indonesia. c Kebijakan yang di lakukan tidak dapat memulihkan perekonomian indonesia dari krisis

Pada awal tahun 1998 rezim Orde Baru sudah tidak mampu membendung arus Reformasi yang bergulir begitu cepat. Setelah Presiden Soeharto mengundurkan diri maka bangsa Indonesia memasuki babak baru. Yang dimulai dari Presiden BJ.Habibie segera melakukan langkah-langkah pembaruan sebagaimana tuntutan Reformasi. Yang selanjutnya dilanjutkan oleh Presiden Abdurrahman Wahid yang menampilkan energi yang luar biasa, tekad untuk menggulingkan unsur-unsur sentralistis dan hierarkis yang represif (menindas) semasa pemerintahan Soeharto dan kesediaan untuk berfikir kreatif sehingga banyak pihak mengaguminya Kelebihan Kelebihan a. Member kebebasan seluas2nya kepada setiap suku terutama tionghoa yang notabenenya banyak berkecimpung di bidang ekonomi dengan seluas2nya b. Berani bersikap dan tegas juga pada sektor-sektor ekonomi Kelemahan a. Keterbatasan fisik sehingga performa beliau dalam memimpin negeri ini kurang maksimal yang berimbas pada bidang ekonomi b. Seringnya melakukan perjalanan luar negeri sehingga dianggap menghamburkan APBN

Kelebihan a. Menstabilkan fundamen ekonomi makro meliputi inflasi, BI rate, pertumbuhan ekonomi, kurs rupiah terhadap dolar, angka kemiskinan. b. Mulai melakukan pemberantasan KKN diantaranya dengan keberanian me -nusakambangkan dan memenjarakan kroni Soeharto (Tommy Soehato, Bob Hasan dan Probosutedjo) dan menangkap konglomerat bermasalah Nurdin Halid. KPK didirikan pada masa pemerintahan megawati. c. Berhasil menyehatkan perbankan nasional yang collapse setelah krisis ekonomi 1998 terbukti dengan dibubarkan BPPN pada Februari 2004 yang telah selesai melaksanakan tugasnya. Hasilnya bisa dirasakan saat ini perbankan nasional menjadi relative sehat d. Indonesia berhasil keluar dari IMF pada tahun 2003 yang menandakan Indonesia sudah keluar dari krisis ekonomi yg terjadi sejak tahun 1998 dan Indonesia yang lebih mandiri. Kelemahan a. Kurangnya pemahaman dalm bidang ekonomi sehingga keputusan yang di ambil tidak berpihak kepada rakyat b. Terdapat kepentingan ekonomi dan politik dibelakang pemerintahannya. c. dianggap gagal melaksanakan agenda reformasi dan tidak mampu mengatasi krisis bangsa

Kelebihan a. Menaikkan gaji pegawai pemerintahan sehingga semakin makmur b. Pro terhadap pemberantasan korupsi dengan dibentuknya KPK

c. Terjadi swasembada beras d. menurunkan BBM Kelemahan a. Lebih memihak investor luar negeri dibanding dengan rakyat b. masih belum secara tegas menghilangkan ketergantungan dengan negara luar untuk menciptakan iklim yang berdikari

Anda mungkin juga menyukai