Anda di halaman 1dari 23

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

E-COMIC NO SMOKING
KOMIK ELEKTRONIK DENGAN PEMANFAATAN MACROMEDIA FLASH

SEBAGAI MEDIA KAMPANYE BAHAYA MEROKOK DI SMP TEUKU UMAR SEMARANG BIDANG KEGIATAN PKM Penelitian (PKMP)

Di ! !n Ole" # Ket!a Kel$%&$' N!( )anna" N$1ita De2i Ni ($5"a" Siti Lati1a" (*+,-*,.,--) /,. (*+,-*,.,3+) 4,. (*+,-*,.,-6) /,. (*+,-*,.,33) /,. An00$ta Kel$%&$'

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG KOTA SEMARANG +,,6

HALAMAN PENGESAHAN USUL PROGRAM KREATIFITAS MAHASISWA 1. Judul Kegiatan : E-Comic No Smoking Komik Elektronik dengan Pemanfaatan Makromedia Flash sebagai Media Kampanye Bahaya Merokok di SMP euku !mar Semarang. ". Bidang Kegiatan : #$ % PKMP # % PKMK # % PKM # % PKMM &. Bidang 'lmu : # % Kesehatan # % Pertanian # % M'P( # % eknologi dan )ekayasa # % Sosial Ekonomi # % *umaniora #V % Pendidikan +. Ketua Pelaksana Kegiatan a. ,ama- ,'M : ,ur Jannah- +".1+./.11 b. Fakultas -Jurusan -Prodi : FM'P(- Fisika - Pendidikan Fisika 0. !ni1ersitas : !ni1ersitas ,egeri Semarang d. (lamat )umah -,o. *P : Jalan 2endra3asih ,o. 45 ) ..1 )6..1 Pe7agan ) ..1 )6..1 Ke0. an7ung Kab. Brebes e. (lamat E8mail : ardhi97anna:yahoo.0om 5. (nggota Pelaksana Kegiatan : & orang /. ;osen Pendamping a. ,ama <engkap dan =elar : 'sa (khlis> M. Si b. ,'P : 1&""&1+.5 0. (lamat rumah- ,o. *P : =ribig =ebog ) .1-)3 .+ Kudus -.?1@"+/5+. @. Biaya Kegiatan otal a. ;ikti : )p /........>8 ?. Jangka 6aktu Pelaksanaan : + bulan Semarang> / Aktober "..? Menyetu7ui> Ketua Jurusan Fisika Ketua Pelaksana Kegiatan D(7 P!t!t Ma(2$t$8 M7 Si NIP7 -3-9.*,+: Mengetahui> Pembantu )ektor ''' !nnes D( 7 Ma (!'"i8 M7 P; NIP -3-9.*,*: ;osen Pembimbing I a A'"li 8 M7 Si NIP -3++3-*,< N!( )anna" NIM7 *+,-*,.,--

-) )UDUL PROGRAM E=C$%i5 >No Smoking? K$%i' Ele't$ni' ;en0an Pe%an1aatan Ma5($%e;ia Fla " Se@a0ai Me;ia Ka%&anAe Ba"aAa Me($'$' ;i SMP Te!'! U%a( Se%a(an07 +) LATAR BELAKANG MASALAH 'ndonesia merupakan salah satu negara tingkat mengkonsumsi tembakau tertinggi di dunia. Konsumerisme tembakau ini yang men7adikan rokok sebagai kebutuhan hidup bagi sebagian besar masyarakat 3alaupun haram merokok dari fat3a Ma7elis !lama 'ndonesia #M!'% dilun0urkan se7ak bulan Juli lalu. Buktinya> masyarakat masih mengeluarkan biaya lebih besar untuk konsumsi rokok 7auh dibandingkan anggaran kesehatan per kapita. ingginya konsumsi merokok diper0aya akan menimbulkan implikasi negatif yang sangat luas. idak sa7a terhadap kualitas kesehatan> tetapi 7uga menyangkut kehidupan sosial dan ekonomi. Menurut Badan Proteksi <ingkungan #EP(% (merika Serikat yang memastikan bah3a asap rokok memuat +.... senya3a kimia> ".. di antaranya ra0un toksik> +& diantaranya pemi0u kanker> dan se0ara global rokok membunuh satu orang setiap 1. detik. Bahkan> kebiasaan merokok dianggap men7adi entry point pada penyalahgunaan narkotik. Perusahaan rokok besar berlomba8lomba memberikan sponsor pada kegiatan olahraga> a0ara rema7a> dan konser musik. ;alam promosinya> rokok diasosiasikan dengan keberhasilan dan kebahagiaan. *al ini yang men7adikan rema7a tertarik untuk mengonsumsi rokok. Peningkatan ini ter7adi pada tahun "..1 yang men0apai "+>"B dari semula 1&>@B pada 1445. Persentase peningkatan itu ter7adi pada rema7a laki8laki 15814 tahun yang kemudian men7adi perokok tetap #Suara Merdeka> "" (gustus "..@%.

&

Sur1ei yang dilakukan !ni1ersitas Pad7ad7aran #14@?% melaporkan usia pertama kali merokok pada anak kala itu adalah 1" tahun. Sebelas tahun kemudian> penelitian !ni1ersitas (irlangga #14?4% melaporkan fakta baru bah3a angka 1" itu telah bergerak ke angka ? tahun. Penelitian yang terbaru oleh !ni1ersitas (ndalas> !=M> dan !ni1ersitas Pad7a7aran> usia anak pertama kali merokok telah menyentuh angka @ tahun. ;ata Badan Kesehatan ;unia #6*A% menun7ukkan peningkatan 7umlah perokok anak di 'ndonesia diperkirakan &@ B atau "5 7uta dari @. 7uta anak 'ndonesia sudah men7adi perokok. Sedangkan 1>4 B di antaranya sudah merokok pada usia + tahun. *al ini dsisinyalir bah3a anak didik S; sudah mulai men0oba merokok atau yang disebut dengan perokok pemula. (kan tetapi> masa SMP merupakan 3aktu anak akan men7adi perokok berat karena makin maraknya kenakalan rema7a. Menteri ,egara Pemberdayaan Perempuan 'ndonesia Meutia Farida *atta S3asono menghimbau agar masyarakat men7adikan iklan rokok sebagai musuh bersama karena rokok berdampak pada kesehatan dan menyebabkan kematian. idak hanya itu> iklan rokok 7uga meningkatkan pre1alensi perokok usia dini dimana yang akan mengan0am sumber daya manusia 'ndonesia pada masa mendatang. #Kompas> "4 Januari "..?%. Berdasarkan uraian permasalahan diatas> maka perlu ada ino1asi baru yang berupa iklan bahaya rokok yang dapat menarik para konsumen tetap rokok untuk berhenti merokok. E-Comik No Smoking komik elektronik dengan pemanfaatan ma0romedia flash sebagai media kampanye bahaya merokok untuk anak SMP euku !mar Semarang merupakan media iklan yang menarik anak dan mudah dipahami karena bentuknya kartun 0erita tentang bahaya rokok. ampilan iklan ini menggiring anak untuk memahami bahaya merokok dengan

memprioritaskan kesehatan dan kerugian konsumen perokok berat. 3) RUMUSAN MASALAH ;ari uraian diatas> rumusan masalah yang akan dibahas meliputi: a. Bagaimana persepsi anak terhadap program E-Comic No SmokingC komik elektronik dengan pemanfaatan ma0romedia flash sebagai media kampanye bahaya merokok di SMP euku !mar SemarangD b. (pakah program E-Comic No SmokingC komik elektronik dengan pemanfaatan ma0romedia flash sebagai media kampanye bahaya merokok berpengaruh kepada sis3a SMP euku !mar Semarang agar tidak men7adi perokok beratD *) TU)UAN PROGRAM Setelah melihat permasalahan dalam rumusan masalah> maka penelitian ini bertu7uan untuk : a. Menganalisis bagaimana persepsi anak terhadap program E-Comic No SmokingC komik elektronik dengan pemanfaatan ma0romedia flash sebagai media kampanye bahaya merokok di SMP euku !mar Semarang. b. Menganalisis apakah E-ComicNo SmokingC komik elektronik dengan pemanfaatan ma0romedia flash sebagai media kampanye bahaya merokok di SMP euku !mar Semarang berpengaruh kepada sis3a agar tidak men7adi perokok beratD <) LUARAN YANG DIHARAPKAN ;engan adanya penelitian yang ber7udul E-ComicNo SmokingC komik elektronik dengan pemanfaatan ma0romedia flash sebagai media kampanye bahaya merokok di SMP euku !mar Semarang berpengaruh kepada sis3a agar tidak men7adi perokok berat maupun perokok pemula. ;an 7uga diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi permasalah yang berge7olak dalam 3a0ana akan

bahaya merokok dan pen0egahan bagi perokok pemula pada usia dini maupun perokok berat pada usia rema7a. .) KEGUNAAN PENELITIAN Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut: 1. Manfaat Praktis Sebagai implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan menambah khasanah pengetahuan tentang E-ComicNo SmokingC komik elektronik dengan pemanfaatan ma0romedia flash sebagai media kampanye bahaya merokok berpengaruh kepada sis3a SMP euku !mar Semarang agar tidak men7adi perokok berat maupun perokok pemula. Selain itu 7uga dapat memberikan informasi tentang bahaya merokok bagi perokok aktif maupun perokok pasif. ". Manfaat eoritis ;i kalangan akademis> penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan konseptual terhadap teori bagaimana persepsi E-ComicNo SmokingC komik elektronik dengan pemanfaatan ma0romedia flash sebagai media kampanye bahaya merokok untuk anak SMP euku !mar Semarang. Sehingga dari tulisan ini dapat di7adikan pedoman bagi penyempurnaan dan perbaikan bagi teori maupun data berikutnya. 9) TIN)AUAN PUSTAKA A7 I'lan ;an Ka%&anAe Kata iklan dalam Kamus Besar Bahasa 'ndonesia #"..": +"1% mempunyai makna #1% Berita pesan untuk mendorong> membu7uk khalayak ramai agar etrtarik pada barang dan 7asa yang dita3arkan #"% Pemberitahuan kepada khalayak mengenai barang atau 7asa yang di7ual> dipasang di media massa atau di tempat umum.

'klan merupakan salah satu per3u7udan kebudayaan massa tidak hanya bertu7uan mena3arkan dan mempengaruhi 0alon konsumen untuk membeli barang atau 7asa> tetapi 7uga turut mendedahkan nilai tertentu yang se0ara terpendam terdapat di dalamnya. Aleh karena itulah> iklan yang sehari8hari kita temukan di berbagai media massa 0etak dan elektronik dapat dikatakan bersifat simbolik dan kampanye produk yang dihasilkan. (rtinya> iklan dapat men7adi simbol se7auh ima7inasi yang ditampilkannya membentuk dan merefleksikan nilai hakiki. Periklanan merupakan suatu usaha untuk mempengaruhi kelompok atau masyarakat terhadap suatu produk dengan menon7olkan kelebihannya untuk proyeksi 7angka pan7ang. 'klan hanya sekadar alat untuk memberikan informasi> melakukan persuasi atau menstimuli orang agar bertindak. *al ini yang dapat disinyalir kalau iklan dapat di7adikan media kampanye suatu produk terbaru. Sedangkan makna kata kampanye dalam Kamus Besar Bahasa 'ndonesia #"..": +4?% mempunyai arti gerakan tindakan serentak untuk mela3an atau beraksi. Jadi> iklan merupakan suatu gerakan kampanye untuk memperkenalkan suatu produk atau melakukan aksi terhadap sesuatu yag dianggap bermanfaat. B7 Me;ia ;ala% Ka%&anAe Kata media berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk 7amak dari kata medium yang se0ara harafiah berarti perantara atau pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan. (sosiasi dan komunikasi pendidikan #Association of Education and Communication Technologi% mengartikan media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan orang untuk menyalurkan pesan dan informasi. Media iklan adalah alat> metode dan teknik yang digunakan dalam rangka

lebih mengefektifkan komunikasi dan interaksi antara konsumen dan produsen dalam memperkenalkan produk terbaru. #Aemar *amalik> 14??:1&%. Media instruksional adalah segala sesuatu yang dapat dipakai sebagai sumber iklan yang dapat merangsang fikiran> perhatian dan kemauan konsumen sehingga mendorong ter7adinya proses ketertarikan sesuatu ketingkat yang lebih efisien dan efektif. Media iklan 7uga dapat dikatakan sebagai komponen dari sistem kampanye yang mempunyai fungsi untuk membantu produsen menyampaikan produk barunya kepada konsumen dengan tu7uan tertentu. Menurut #*idayah> "..+:5% se0ara garis besar media kampanye dapat diidentifikasikan sebagai berikut: a. Media ob7ek fisik #model> makromedia falsh> alat peraga% b. Media grafik atau 1isual #poster> 0hart> kartu> komik% 0. Media proyeksi #film% d. Media audio #radio> tape% e. Media audio 1isual # 1% C7 Ke5e(;a an E%$ i Ana' Salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan dalam perkembangan anak adalah ke0erdasan emosional #,ata3id7ad7a> "..":1%. Ke0erdasan emosional merupakan kemampuan meme0ahkan masalah berdasarkan segi sosial pada belahan otak kanan. Kenyataan membuktikan bah3a tidak semua masalah dapat diatasi dengan kemampuan intelektual atau kognitif dalam kehidupan sehari8hari. (nak membutuhkan kemampuan emosional atau afektif pula dalam mengatasi suatu masalah sosial. !paya untuk meningkatkan ke0erdasan emosional anak salah satunya dengan 0ara berinteraksi atau berbagi pengalaman antar teman #;e Porter dan Mike

*erna0ki: 144":&?%. Emosi positif dapat meningkatkan kekuatan otak> keberhasilan> dan kehormatan diri. Pada akhirnya> anak tetap dihargai sebagai indi1idu yang utuh sehingga men7adi manusia yang memiliki pengetahuan dan keterampilan hidup yang tinggi yang dilandasi oleh kehalusan budi dan kepekaan rasa. Pendidikan anak akan lingkungan luar sangat penting demi men7aga anak agar tidak ter7un dalam hal8hal yang berbahaya seperti kebiasaan merokok karena pengaruh teman sebayanya. Peran orang tua dalam keluarga sangatlah penting utuk mengontrol emosi anak agar tidak lepas kontrol. D7 Pe($'$' ;an Me($'$' ipe orang perokok dibagi men7adi " yaitu: perokok aktif dan perokok pasif. Pengertian dari perokok pasif yaitu orang yang tidak merokok tapi ter0emar oleh asap rokok. Pen0emaran tersebut dapat ter7adi dalam rumah> ruangan kantor> kendaraan> dan tempat umum lainnya. Sedangkan untuk perokok aktif yaitu orang yang setiap periode tertentu merokok karena rokok merupakan kebutuhan primer. Sur1ei membuktikan Eebih dari 4.B perokok aktif mengaku merokok dalam rumah ketika bersama anggota keluarga> sehingga sekitar @.B penduduk 'ndonesia berumur .81+ tahun telah terpapar asap rokok se7ak lahir #perokok pasif%. 'ni menun7ukkan betapa besarnya pre1alensi perokok pasif dengan akibat yang lebih parah lagi. #kompas> 1 Februari "..@% !ntuk itu> berbagai langkah perlu segera dilakukan pemerintah> baik upaya penanganan terhadap Fona perokok aktif maupun pasif. <angkah8langkah tersebut bisa ditempuh dengan: 1% Membuat dan memasukkan materi bahaya merokok pada kurikulum di

sekolah dasar dan menengah> sekolah kedokteran atau sekolah paramedi0. "% Membuat kegiatan yang mendukung antirokok dan bahaya merokok pada usia sekolah. &% Membangkitkan kesadaran tentang bahaya merokok> ke0anduan rokok> dampak sosial ekonomi akibat rokok pada publik #khususnya anak SMP euku !mar Semarang%. +% Melakukan counter marketing guna mengurangi atau meniadakan keterlibatan industri rokok> terutama pada usia anak dan rema7a. !ntuk itu> ketentuan publik tentang larangan merokok bagi anak perlu segera disusun. Setidaknya memasukkan substansi larangan anak merokok dalam ren0ana aturan tersebut. #333. sinar harapan.0om% *ingga saat ini> aturan spesifik melarang anak merokok dan membeli rokok serta sanksi bagi pihak pen7ual atau pemberi rokok pada anak belum ada. 6alaupun berbagai peraturan perundangan tentang perlindungan anak sudah ada> tapi tidak ada satu ketentuan pun yang se0ara spesifik menyebutkan tentang larangan anak merokok. !ntuk menolong anak dari perokok pasif dapat diambil langkah8langkah berikut: 1% Pengenalan dan pemberlakukan daerah bebas rokok di berbagai tempatG "% Pemberlakukan daerah dilarang merokok di institusi sekolah dan institusi kesehatan. #&% Melakukan pendidikan pada publik tentang bahaya perokok pasif. Berdasarkan uaraian diatas dapat disimpulkan penekanan larangan iklan rokok pada media elektronik maupun nonelektronik baik se0ara langsung atau tidak langsung merupakan solusi yang terbaik. Solusi keduanya> membatasi promosi dan penguatan merek atau sponsor pada kegiatan olah raga maupun

kegiatan publik lain baik yang bersifat lokal maupun internasional. 'klan bahaya rokok yang tergolong sukses bila konsumen berhenti dari merokok. Mereka menilai> iklan rokok dengan menggunakan animasi atau kartun seperti komik dapat se0ara langsung atau tidak langsung mempengaruhi anak8anak. *al ini dimungkin iklan lebih fun dan ber3arna 0erah yang men7adikan tertariknya konsumen untuk berhenti merokok. 6) METODE PENELITIAN -7 P$&!la i Populasi merupakan kelompok elemen lengkap yang biasanya berupa orang> ob7ek> transaksi atau ke7adian dimana kita tertarik untuk mempela7ari atau men7adi ob7ek penelitian #Kun0oro> "..&%. ;alam penelitian ini populasi yang diambil adalah semua perokok baik perokok aktif maupun perokok pasif. +7 Sa%&el Sampel adalah sebagian atau 3akil populasi yang diteliti #(rikunto> "..":1.4%. Sampel dalam penelitian ini menggunakan stratified random sampling> yaitu memilih sampel dengan a0ak sesuai dengan strata yang telah ditentukan yaitu sis3a SMP euku !mar Semarang. Sampel yang diambil euku !mar Semarang sebanyak ". untuk penelitian adalah sis3a SMP

orang tiap angkatan. Pengambilan ini berdasarkan permasalah tiap sis3a yang merokok berbeda tu7uannya. (da yang disebabkan stress pela7aran> terpengaruh teman atau adanya rasa penasaran.

37 Va(ia@el Penelitian $ariabel penelitian adalah obyek penelitian atau apa yang men7adi titik perhatian suatu penelitian #(rikunto> 144/:44%. $ariabel penelitian yang digunakan adalah 1ariabel eksperimen. $ariabel eksperimen adalah kondisi

11

yang hendak diselidiki bagaimana pengaruhnya terhadap ge7ala. $ariabel eksperimen dalam penelitian di bagi men7adi dua> yaitu: a7 $ariabel Penyebab #H% $ariabel penyebab dalam penelitian ini adalah banyaknya perokok baik pasif maupun aktif dan peyebab mereka merokok. @7 $ariabel (kibat #I% $ariabel akibat dalam penelitian ini adalah dampak sosial> ekonomi> kesehatan dan kualitas bela7ar akibat kebiasaan merokok pada anak SMP euku !mar Semarang . *7 Pe%ili"an Dae(a" Penelitian Penelitian ini dilakukan di Semarang dengan mengambil ob7ek yang kami anggap layak untuk diadakan penelitian di SMP euku !mar Semarang sebagai sampel. *al ini dikarenakan sekolah s3asta di kota besar tingkat kenakalan sis3anya agak tinggi karena kurang ditegakknnya kedisiplinan sekolah. <7 Te'ni' Pen0!%&!lan Data a7 Data P(i%e( 1. 6a3an0ara 6a3an0ara dapat dilakukan se0ara bebas tanpa panduan #walk and talk% dimana si peneliti mengin1erntarisi isu. 6a3an0ara 7uga dapat disertai pedoman pertanyaan sehingga 7a3aban responden akan bersifat terbuka. 6a3an0ara kepada murid yang men7adi perokok pasif> guru 3ali kelas> guru Bimbingan Konseling dan kepala sekolah. 6a3an0ara tersebut menanyakaan hal8hal kepada sis3a tentang alasan mereka merokok> se7ak kapan mereka merokok dan akibat yang dirasakan selama mereka merokok. ". Abser1asi Abser1asi adalah pengamatan penin7auan langsung ke lokasi penelitian yang telah ditentukan.

&. Kuisioner Penggunaan kuisioner didasari keyakinan bah3a responden adalah orang yang paling faham masalahnya. Kuisioner dapat dilakukan langsung atau tidak langsung. Kuisioner dapat dibagi men7adi dua> yakni kuisioner terbuka dan kuisioenr tertutup. Kuisioner dikatakan terbuka 7ika responden dapat menyatakan pendapat sesuai keyakinannya. Sedangkan tertutup 7ika sudah disediakan alternatif pilihan 7a3aban. Pada penelitian ini> kuisioner yang digunakan adalah kuisioner tertutup. @7 Data Se'!n;e( ;ata sekunder yang digunakan berupa dokumentasi yaitu rekaman saat melakukan penelitian> berupa tape re0order saat mengambil data melalui kuesioner. .7 Anali i Data (nalisis data pada dasarnya merupakan kegiatan yang dilakukan bersama dan saling men7alin antara data> sa7ian data> dan penarikan kesimpulan. (nalisis dimulai antar reduksi data> sa7ian data> dan penarikan kesimpulan. (nalisis dimulai se7ak tahapan sebelum penelitian> ketika merumuskan penelitian> mengklarifikasi masalah penelitian> dan terus berlan7ut dalam proses penelitian.

a. 1. Mean

(nalisis ;eskriptif

Simbol rata8rata oleh sampel adalah X sedangkan rata-rata untuk populasi dipakai simbol . Jadi rumus untuk X adalah:

1&

X =

". Median Median menentukan letak data setelah data itu disusun menurut urutan nilainya.

1 - "n ! #e = " + p f
b J batas ba3ah kelas median p J pan7ang kelas median n J banyaknya data F J 7umlah semua frekuensi f J frekuensi kelas median. &. Modus Modus ditentukan dengan 7alan menentukan frekuensi terbanyak diantara data tersebut.

" #o = " + p 1 "1 + ""


b J batas ba3ah p J pan7ang kelas modal b1 J frekuensi kelas modal dikurangi frekuensi kelas internal dengan tanda kelas K sebelum tanda kelas modal. b" J frekuensi kelas modal dikurangi frekuensi kelas inter1al dengan tanda kelas L sesudah tanda kelas modal. #Sud7ana> 144/ : @@% b. (nalisis 'nferensial 1. !7i Parsial !7i parsial adalah untuk menun7ukan seberapa 7auh pengaruh 1ariabel pen7elas atau independen se0ara indi1idual dalam menerangkan 1ariasi

1ariabel

dependen.

Pengambilan

kesimpulan

berdasarkan

perbandingan nilai hitung masing8masing koefisien regresi dengan t tabel #nilai kritis% pada tingkat signifikan 5B suatu arah

t=

( i ) Se( i )

= Koefisien variabel X Se = Standar error #=u7arati>"..&% ;i dalam penelitian ini terdapat hipotesis statistik dalam mengu7i pengaruh se0ara simultan. Ho = 1 J " J .G E-Comic No SmokingC tidak berpengaruh terhadap kampanye bahaya rokok di SMP Semarang Ho = 1 - " M.G E-Comic No SmokingC berpengaruh terhadap kampanye bahaya rokok di SMP Semarang. 97 Met$;e Pena(i'an Sa%&el Penarikan sampel dilakukan dengan metode purpose $uoted random sampling #sampling a0ak se0ara terbatas dan disenga7a melalui unit obser1asi%. 67 M$;el Pen;e'atan Model pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah model analisis penilaian ekonomi #economic %aluation% yang diterangkan oleh S0ura #144"% dengan beberapa modifikasi dan analisis penilaian sosial #sosila e%aluation%. (nalisis penilaian ekonomi #economic %aluation% dan analisis lingkungan terhadap resiko kerugian yang diakibatkan oleh merokok pada usia rema7a dengan metode risiko #risk assement analysis%. Metode 3a3an0ara akan euku !mar euku !mar

15

dilakukan dalam pendekatan analisis ini dan prinsip pengulangan akan diimplementasikan dalam kegiatan 3a3an0ara di lapangan dengan tu7uan meningkatkan responden yang memberi 7a3aban sebenarnya atau 3a7ar sesuai kenyataan #reasura"le%. :) )ADWAL KEGIATAN KETERANGAN 1 A7 TAHAP 1. Studi pendahuluan dan Sur1ei lapangan ". PeriFinan &. Penyusanan 'nstrumen penelitian B7 TAHAP + 1. Pengumpulan ;ata ". Pengolahan ;ata &. (nalisis ;ata C7 TAHAP 3 1. Perumusan hasil dan kesimpulan ". E1aluasi program &. Penyusunan dan penyerahan <aporan (khir H H HH HH HHHH HHH H HHHH HH H BULAN KE= " & +

-,) NAMA DAN BIODATA KETUA DAN ANGGOTA Ket!a Pela' ana Ke0iatan ,ama <engkap ,'M : ,ur Jannah : +".1+./.11

Fakultas- Jurusan Perguruan tinggi An00$ta ,ama <engkap ,'M Fakultas - Jurusan Perguruan tinggi An00$ta + ,ama <engkap ,'M Fakultas - Jurusan Perguruan tinggi An00$ta 3 ,ama <engkap ,'M Fakultas - Jurusan Perguruan tinggi

: M'P( - Fisika : !ni1ersitas ,egeri Semarang

6aktu untuk Kegiatan PKM : ? 7am - minggu : ,ofita de3i : +".1+./.&" : M'P( - Fisika : !ni1ersitas ,egeri Semarang

6aktu untuk Kegiatan PKM : 5 7am - minggu : ,isrokhah : +".1+./. : M'P( - Fisika : !ni1ersitas ,egeri Semarang

6aktu untuk Kegiatan PKM : 5 7am - minggu : Siti <atifah : +".1+./.&& : M'P( - Fisika : !ni1ersitas ,egeri Semarang

6aktu untuk Kegiatan PKM : 5 7am - minggu --) NAMA DAN BIODATA DOSEN PENDAMPING 1. ,ama : 'sa (khlis> M. Si ". =olongan Pangkat dan ,'P. &. Jabatan Fungsional +. Fakultas- Jurusan 5. Perguruan inggi /. 6aktu untuk Kegiatan PKM : ''' a- 1&""&1+.5 : (sisten (hli : FM'P(- Fisika : !ni1ersitas ,egeri Semarang : 5 7am-minggu

1@

-+) BIAYA PENDAPATAN 1. ;ana ;ikti PENGELUARAN -7 BiaAa Ha@i Pa'ai a. Kertas (+ + )im : &5.... b. (mplop )im +: "..... 0. Pos dan perangko d. (lat tulis )!%la" +7 Pe(alatan Pen!nBan0 Penelitian a. Se3a Komputer + bulan : 1...... b. Pengetikan 0. Print N Print 6arna d. Penggandaan ;okumen e. ( K f. ape )e0orde 1 buah : "...... )!%la" 37 Pe(Balanan a. ahap Studi Pendahuluan dan peri7inan b. ahap Pengumpulan ;ata )!%la" *7 BiaAa Pen!nBan0 PKM a. Komunikasi b. ;okumentasi 0. <PJ dan Monitoring )!%la" T$tal BiaAa Pen0el!a(an

R&7 .7,,,7,,,8,,

1+..... ?..... "5..... ?..... R&7 <<,7,,, +...... "5..... 5...... 5...... &...... "...... R&7 +7-<,7,,,

1........ 1........ R&7 +7,,,7,,, 5...... "...... /...... R&7 -73,,7,,, R&7 .7,,,7,,,8,,

-3) DAFTAR PUSTAKA (rikunto> Suharsimi. "..". &rosedur &enelitian Suatu &arktek. Jakarta:)a7a3ali Press *amalik> Aemar. 144". #etode #enga'ar dan (esulitan-(esulitan )ela'ar. Bandung : =ana1a ,$ Sud7ana."..1.#etode statistika*)andung: P . arsito im penyusun. "..". Kamus Besar Bahasa 'ndonesia. Jakarta: Balai Pustaka 333.kompas.0om JumOat> "4 (gustus "..?- M!' siapkan fat3a haram untuk )okok 333.kompas.0om 1 Februari "..@- Kontro1ersi Efek 'klan 333.kompas.0o.id-kesehatan-ne3s-.&./-&.-1.5.1".htm. 333. sinar harapan.0om JumOat> 15 September "../- Materi Bahaya )okok untuk Kurikulum Sekolah 333. Suaramerdeka.0om "" (gustus "..@- Merokok dan Kesehatan 333.giFi.net

14

Lampiran 1

DAFTAR RIWAYAT HIDUP TIM PELAKSANA PROGRAM Ket!a Pela' ana ,ama lengkap ,'M Fakultas - Jurusan -Prodi Perguruan inggi ,o. *p empat> anggal lahir )i3ayat Pendidikan a. S; b. S< P 0. SM( An00$ta ,ama lengkap ,'M Fakultas - Jurusan -Prodi Perguruan inggi ,o. *p empat> anggal lahir )i3ayat Pendidikan a. S; b. S< P 0. SM( : S;, + Ku3aron : S< P , 1 =ubug : SM( , 1 =ubug : ,ofita ;e3i : +".1+./.&" : M'P( - Fisika - Pend. Fisika : !ni1ersitas ,egeri Semarang : .?5 /+. .15 1?@ : =robogan> 4 ,o1ember 14?@ : S; ,egeri Pe7agan '' : S< P, ' an7ung : SM(, ' Brebes : ,ur Jannah : +".1+./.11 : M'P( - Fisika - Pend. Fisika : !ni1ersitas ,egeri Semarang : .?? ?&4 ".& ?" : Brebes> "5 ;esember 14??

An00$ta + ,ama lengkap ,'M Fakultas - Jurusan -Prodi Perguruan inggi ,o. *p empat> anggal lahir )i3ayat Pendidikan a. S; b. S< P 0. SM( An00$ta 3 ,ama lengkap ,'M Fakultas - Jurusan -Prodi Perguruan inggi ,o. *p empat> anggal lahir )i3ayat Pendidikan a. S; b. S< P 0. SM( : S;," <ebua3u : S< P, 1 Pe0angaan : SM(, 1 Pe0angaan : Siti <atifah : +".1+./.&& : M'P( - Fisika - Pend. Fisika : !ni1ersitas ,egeri Semarang : .?5 /+1 45/ .&4 : Jepara> "4 (gustus 14?@ : S;, .1 Bumire7o : S< P ,egeri 1 !lu7ami : SM( ,egeri 1 Pekalongan : ,isro0hah : +".1+./.1? : M'P( - Fisika - Pend. Fisika : !ni1ersitas ,egeri Semarang : .?5 /+" 54@ +1? : Pemalang> 1. Mei 14??

"1

Lampiran 2 PEDOMAN WAWANCARA ,ama Jabatan- Kelas *ari-tanggal 6aktu-tempat : : : :

A7 Wa2an5a(a ;it!B!'an 'e&a;a i 2a 1. (pa yang (nda ketahui tentang rokokD ". Se7ak kapan (nda merokokD &. (pa yang menyebabkan (nda merokokD +. (pakah prestasi (nda turun karena merokokD 5. Bagaimana rasanya bila (nda meninggalkan kebiasaan merokokD /. (pakah selama ini (nda mengeluhkan kesehatan (nda karena merokokD @. Bagaimanakah perasaan (nda ketika pertama kali merokokD ?. (pakah (nda termasuk perokok pemula> sedang atau beratD 4. (pakah (nda berkeinginan untuk berhenti merokokD 1.. (pa yang (nda lakukan ketika berkeinginan untuk berhenti merokokD 11. Setelah (nda melihat E-Comic NoSmoking+ bagaimana tanggapan anda mengenai rokokD 1". (pakah (nda tertarik dengan isi dari E-Comic NoSmokingD 1&. (pa yang (nda lakukan setelah melihat E-Comic NoSmokingCD 1+. (pakah (nda berkeinginan untuk berhenti merokok setelah melihat EComic NoSmokingCD 15. Menurut (nda> apa kelebihan dan kekurangan dari E-Comic NoSmokingC D 1/. Berikan saran anda agar E-Comic NoSmokingC dapat men7adi lebih baikE 1@. (pakah prestasi bela7ar (nda naik setelah melihat E-Comic NoSmokingCD

B7 Wa2an5a(a ;it!B!'an 'e&a;a 0!(! ;an 'e&ala e'$la" 1. Berapa banyak sis3a yang men7adi perokok aktif di sekolah (ndaD ". (pakah masalah rokok merupakan masalah utama di sekolahD &. (pa yang menyebabkan sis3a di sekolah (nda merokokD +. Bagaimana prestasi sis3a (nda yang merokok dengan yang tidakD 5. (pakah selama ini ada antisipasi dari pihak sekolah untuk meminimalisir sis3a yang men7adi perokok aktifD /. Bagaimana dengan adanya program kampanye bahaya rokok yang berupa komik elektronik E-Comic NoSmokingC iniD @. (pakah anda tertarik dengan program baru ini dalam meminimalisir peserta didik yang men7adi peroko beratD ?. Bagaimana tindak lan7ut (nda setelah mengkampanyekan program baru ini kepada sis3aD 4. Setelah E-Comic NoSmokingC ini dilaksanakan> apakah (nda akan tetap melaksanakan program iniD 1.. Bila ya> berapa periode 3aktu pelaksanaan programD 11. (pakah (nda berkeinginan untuk memasukkan E-Comic NoSmokingC dalam kegiatan bela7ar menga7arD 1". Kalau ya> apakah anda 7uga berkeinginan untuk memasukkannya 7uga dalam kurikulum sekolahD 1&. Beri komentar mengenai E-Comic NoSmokingC agar men7adi lebih baikE

"&