Anda di halaman 1dari 22

Kelompok 1 :

1. Syalsabila Mei Yasfi 11305144003


2. Agnes Dwi Wulandari 11305144014
3. Shinta Dwi Jayanti 11305144027
4. Dwi Lestari 11305144041
5. Bayu Aji Nugroho 11305144042

Diberikan fungsi f yang didefinisikan pada daerah D dan z
0
D.
Jika diketahui bahwa nilai limit
lim

(
0
)

0


Maka nilai limit ini dinamakan turunan atau derivative fungsi f di
titik z
0,
dan yang diberikan notasi f`(z
0
). Jika f`(z
0
) ada maka f
dikatakan terdiferensial atau diferensiabel di z
0.

Kerap kali nilai f(z) - f(z
0
) dinyatakan f dan z-z
0
dengan z,
sehingga

f`(z
0
)= lim
0

= lim
0
f z
0
+z f z
0



jika f terdiferensial di semua titik pada D maka dikatakan f
terdiferensial pada D.

Contoh 1 :
Buktikan f(z)=z
2
terdiferensial di seluruh C.

Penyelesaian :
Ambil sebarang titik z
0


C.
f`(z
0
)=
lim

(
0
)

0
= lim

0
2

0
= lim

0
+
0
= 2
0


Hasil ini berlaku di semua titik z
0


C. Jadi untuk
sembarang z


C.berlaku f`(z) = 2z, yang berarti f
terdiferensial diseluruh bidang kompeks C.


Nah, sebelumnya definisi diatas kita telah
mendifinisikan pengertian fungsi kontinu, sekarang kita
memiliki pengertian fungsi terdiferensial. Hubungan
antara kekontinuan dan keterdiferensialan dapat kita
lihat pada teorema berikut.

Teorema
Jika f terdiferensial di z
0
maka f kontinu di z
0.
Jadi
kekontinuan di z
0
merupakan syarat perlu untuk
keterdiferensialan di z
0
.

Bukti :
Akan dibuktikan f kontinu di z
0
jika f(z
0
)

ada. Jadi, jika diketahui f(z
0
)
akan dibuktikan lim
0
= (
0
).
lim

0

0
= lim

0
(
0
)

0
(
0
)
= lim

0

0

0
lim

0

0
= f (
0
). 0 = 0
Jadi lim
0
=
0
.

Teorema ini dapat diartikan bahwa jika f tidak kontinu di z
0
maka f
tidak terdiferensial di z
0
. Disamping itu, syarat kekontinuan suatu
fungsi disuatu titik tidak mencukupi untuk terdiferensialnya fungsi si
titik tersebut. Jadi meskipun f kontinu di z
0
belum tentu f terdiferensial
di z
0
.
Contoh 2 :
Buktikan bahwa f(z) =|z|
2
kontinu diseluruh bidang kompleks, tetapi hanya
terdiferensial disatu titik

saja yaitu di z = 0.

Penyelesaian :
Karena F(z) = x
2
+y
2
, maka u(x,y) = x
2
+y
2
dan v(x,y)=0 untuk semua (x,y)
dibidang-xy. Jadi f(z) kontinu diseluruh C. Dalam contoh 6 telah kita buktikan
bahwa
lim

()

= lim

||
2
||
2

tidak ada untuk c0 dan sama dengan nol untuk


c=0.

Bukti:
Untuk c=0 maka diperoleh lim
0
||
2

= lim
0
= 0
Untuk c0 dimisalkan c = a+bi dengan a


R dan b

R dan tidak
keduanya nol. Kita ambil z->c sepanjang garis mendatar, jadi z=x+ib.
Diperoleh lim

2
+
2

= lim

( +) = 2.

Jika z-> c diambil sepanjang garis vertical x=a, maka diperoleh
lim

2
+
2

2
()
= -2ib.
Karena bilangan real a dan b tidk keduanya nol maka kedua limit yang
kita hitung ini hasilnya tidak sama, 2a -2ib hanya jika a = 0 dan b = 0.
Dengan demikian telah dibuktikan bahwa limit tidak ada jika c 0
Jadi f hanya terdiferensial di 0 dan f(0)=0.

Dalam turunan fungsi kompleks juga berlaku aturan rantai. Misalkan f
mempunyai turunan di z
0
, dan g mempunyai turunan di f(z
0
). Maka
fungsi F(z) = g[f(z)] mempunyai turunan di z
0
, dan


Dengan kata lain, jika w = f(z) dan W = g(w) = F(z), maka menurut
aturan rantai

). ( )]. ( [ ) (
0 0 0
z f z f g z F
' '
=
'
dz
dw
dw
dW
dz
dW
=
.
Aturan turunan pada bilangan riil berlaku juga pada bilangan kompleks
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
0 ) ( = c
dz
d
1 ) ( = z
dz
d
Z e = =

n z nz z
dz
d
n n
, 0 , ) (
1
| | ) ( ) ( ) ( ) ( z g z f z g z f
dz
d
'
+
'
= +
| | ) ( ) ( ) ( ) ( ) ( ) ( z g z f z g z f z g z f
dz
d
' + ' =
| | ) ( ) ( ( z f c z f c
dz
d
' =
| |
2
) (
) ( ) ( ) ( ) (
) (
) (
z g
z g z f z g z f
z g
z f
dz
d ' '
=
(

Contoh 3 :
Tentukan turunan dari fungsi f(z) = (2z
2
+ i)
5
dengan
menggunakan aturan rantai !

Penyelesaian:
Misalkan w = 2z
2
+ I dan W = w
5
. Maka menurut aturan rantai
= (5w
4
)(4z) = 20z(2z
2
+ i)
4
.

Analisis apakah
1. = mempunyai turunan kompleks di C ?
2. = () mempunyai turunan kompleks di C ?

Jawab :
1. lim

()

= lim

()

= 1
=

2. =
Misal c=a+bi dan h=t
lim
0
+ ()

= lim
0
++ (+)

=
+

= 1
Misal c = a+bi dan h=it
lim
0
+ ()

= lim
0
++ (+)

= 0
Dengan memilih h berbeda, hasil () tidak sama jadi

tidak ada. Jadi = tidak mempunyai turunan


kompleks di C

Jawab :
= , = 2 +2

= lim
0
+ ( +)


= lim
0
++(+ )(+)
(+)

= lim
0
++(+) (+)
(+)

= lim
0
2+2+2 + 2 +
(+)

= lim
0
2+2
(+)

= lim
0
2(+)
(+)
= 2




Jadi = 2 +2 memiliki
turunan yaitu sama dengan 2
Contoh 3 :
Periksa apakah 2 +2 memiliki turunan?
Kalau punya tentukan turunannya

Contoh 4 :
Apakah |z| memiliki turunan dititik (0,0) ?

Jawab :
= = +
Maka
lim
0,0
+ |0 +0|
+ (0,0)
= lim
0,0
| +|
+

Anggap x=0 konstanta maka
lim
0
+
||

= 1 dan lim
0

||

= 1

Karena limitnya tidak ada
maka |z| tidak memiliki
turunan.
Contoh 5:
Tentukan turunan dari fungsi berikut :
a. f(z) = c
b. f(z) = z
2

c. f(z) =
2
+3



a. f(z) = c
f

z = lim
0
+ ()

= lim
0

= 0
b. f(z) = z
2

= lim
0
+ ()


= lim
0
(+)
2


= lim
0
2+()
2


= lim
0
2 + = 2
Atau mengunakan sifat-sifat turunan :
=
2

= 2
21
= 2



c. f(z) =
2
+3

= lim
0
+ ()


= lim
0
2
+ +3

2
(+3)


= lim
0
2 +3 2(++3)
+ +3 (+3)


= lim
0
2
+ +3 (+3)




= lim
0
2
+ +3 ( +3)

= lim
0
2
+ +3 (+3)

=
2
(+3)
2


=
2
( +3)
2

Daftar Pustaka

Yuli, Fitriana.SOAL ANALISIS KOMPLEK,
http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pendi
dikan/Fitriana%20Yuli%20Saptanningtyas,%20
S.Pd.,%20M.Si./SOAL%20ANALISIS%20KOMPL
EK.pdf
Yulian, Sistem Bilangan Kompleks,
http://yuliants.blog.ittelkom.ac.id/blog/files/2
010/02/Bab-5-Fungsi-Kompleks-pdf.pdf
Soematri, R. 1994. Fungsi Variabel
Kompleks. Yogyakarta.