P. 1
Statistik Penyajian Data

Statistik Penyajian Data

|Views: 2,603|Likes:
Dipublikasikan oleh Tri Cahyono

More info:

Published by: Tri Cahyono on Sep 10, 2009
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/11/2012

pdf

text

original

Tri Cahyono tricahyono37@yahoo.co.

id Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto Politeknik Kesehatan Depkes Semarang

PENYAJIAN DATA

Penyajian Data
 Tulisan / narasi  Tabel  Grafik / diagram / gambar

Ketentuan:
Informatif / dapat menerangkan sendiri  Perlu diperhatikan kelaziman angka, simbol dan satuan  Tujuan  Konsumen  Efisien / tidak terjadi pengulangan

Tulisan / Narasi
 Mengikuti EYD, Bahasa Indoensia yang

baik & benar  Satu alinea ≥ 3 kalimat dalam satu topik.  Satu kalimat (kalimat baku SPO) ± 10 – 15 kata, kalimat pernyataan, efisien.  Padat, jelas, tidak bias, informatif  Tulisan lathin, asing dimiringkan/digaris bawah

Misal:
 Jumlah penduduk Desa Karang Salam Tahun    

2006 sebanyak 2.345 jiwa Jumlah kelahiran hidup di Kecamatan Wadung 128 jiwa pada tahun 2008 Sepuluh ibu hamil mengalami anemia di Desa Rejo tahun 2006 Tujuh puluh persen bayi di Desa Mulyo pada tahun 2009 sudah diimunisasi lengkap Lima ratus ribu rupiah ≠ setengah juta rupiah

Tabel
JUDUL MENJAWAB PERTANYAAN APA, DIMANA DAN KAPAN, BENTUK SEGITIGA TERBALIK, SIMETRIS, HURUF KAPITAL box head JUMLAH

stub

body table

JUMLAH
Catatan kaki : ...................................... Sumber : .....................................

GRAND TOTAL

Tabel
JUDUL MENJAWAB PERTANYAAN APA, DIMANA DAN KAPAN, box head JUMLAH

stub

body table

JUMLAH

GRAND TOTAL

Catatan kaki : ...................................... Sumber : .....................................

Jenis Tabel
 Tabel induk  Tabel text, tabel distribusi frekuensi
  

TDF biasa TDF relatif TDF Kumulatif

 Tabel silang (bivariat, multivariat)

KEADAAN KESEHATAN DI INDOENSIA TAHUN 1990 S/D 1995 NO 1. 2. 3. 4. 5. 6. TAHUN 1990 1991 1992 1993 1994 1995 IR.CAMPAK 22,1 26,7 20,5 15,8 12,7 9,9 IR DBD 12,7 11,6 9,5 9,2 9,7 2,5 RSU 774 796 810 810 830 850 BOR 57,6 57,0 56,0 55,8 53,4 55,2 DPT3 87 86 90 89 91 TT2 61 60 62 67 64 -

Tabel Induk

Sumber : Profil Kesehatan Indonesia 1996

DISTRIBUSI PENDUDUK MENURUT MATA PENCAHARIAN DI KOTIP PURWOKERTO TAHUN 1998 NOMOR 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. JENIS MATAPENCAHARIAN Pedagang PNS / ABRI Buruh bangunan Buruh industri Angkutan Pengusaha Buruh tani Pensiunan Lain-lain JUMLAH
Sumber : BPS Kabupaten Banyumas Tahun 1999

Tabel Distribusi Frekuensi
JUMLAH

19.542 15.029 11.794 11.222 7.868 6.812 5.608 4.973 35.304 118.152

Tabel Distribusi Frekuensi Relatif
PROSENTASE PENDUDUK MENURUT SUMBER AIR BERSIH DI KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 1995 NOMOR 1. 2. 3. 4. 5. 6. JUMLAH
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten Banyumas Tahun 1996

JENIS SARANA AIR BERSIH Sumur gali Ledeng Penampungan mata air Sumur pompa tangan Penampungan air hujan Lain-lain

JUMLAH 497.597 75.923 75.687 39.348 1.158 10.380 700.093

PROSENTASE 71,08 10,84 10,81 5,62 0,17 1,48 100,00

 Data skala nominal  sajikan angka

terbesar dulu diurutkan kebawah, paling bawah lain-lain
 Data skala ordinal  sesuai dengan

urutan baku

DISTRIBUSI RESPONDEN MENURUT TINGGI BADAN DI DESA KALIMAS TAHUN 1990 NO. 1. 2. 3. 4. 5. 6. TINGGI BADAN 140 – 149 150 – 159 160 – 169 170 – 179 180 – 189 190 – 199 JUMLAH JUMLAH 6 22 39 25 7 1 100

Tabel Distribusi frekuensi

TABEL DISTRIBUSI FREKUENSI KOMULATIF
DISTRIBUSI FREKUENSI KOMULATIF KURANG DARI (<) TINGGI BADAN MASYARAKAT KALIMAS TAHUN 1990 NO. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. TINGGI BADAN < 140 < 150 < 160 < 170 < 180 < 190 < 200 JUMLAH 100 JUMLAH 6 22 39 25 7 1 KURANG (<) 0 6 28 67 92 99 100

TABEL DISTRIBUSI FREKUENSI KOMULATIF
DISTRIBUSI FREKUENSI KOMULATIF LEBIH DARI SAMA DENGAN (≥) TINGGI BADAN MASYARAKAT KALIMAS TH 1990 NO. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. JUMLAH TINGGI BADAN ≥ 140 ≥ 150 ≥ 160 ≥ 170 ≥ 180 ≥ 190 ≥ 200 100 JUMLAH 6 22 39 25 7 1 LEBIH DARI SAMA DENGAN (≥) 100 94 72 33 8 1 0

Berat Badan MHS JKLP 2007
56 45 37 68 74 48 62 54 53 38 72 60 58 65 66 73 58 52 61 76 39 53 47 53 73 70 66 53 56 48 56 57 59 76 65 60 70 59 69 66 45 42

Langkah-langkah penyusunan tabel distribusi frekuensi :
 Tentukan banyaknya kelas
 

antara 5 – 15 rumus Sturgess ( K = 1 + 3,3 log N )

K = 1 + 3,3 log 42  K = 1 + 3,3 . 1,62  K = 1 + 5,35 = 6,35 => 7 kelas, dalam perhitungan digunakan angka 6,35.

 Tentukan range/rentang data
     

R = data tertinggi – data terendah R = 76 – 37 = 39 I=R/K I = 39 / 6,35 = 6,14 => 6 mulai dari terkecil mulai dari terbesar

 Tentukan lebar Interval

 Susun interval kelas

N O 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

INTERVAL KELAS 37 – 43 43 – 49 49 – 55 55 – 61 61 – 67 67 – 73 73 – 79

INTERVAL KELAS 76 – 70 70 – 64 64 – 58 58 – 52 52 – 46 46 – 40 40 – 34

INTERVAL KELAS 37 – 42 43 – 48 49 – 54 55 – 60 61 – 66 67 – 72 73 – 78

INTERVAL KELAS 76 – 71 70 – 65 64 – 59 58 – 53 52 – 47 46 – 41 40 – 35

NO 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

INTERVAL KELAS 37 – 42 43 – 48 49 – 54 55 – 60 61 – 66 67 – 72 73 – 78 JUMLAH

FREKUENSI
|||| ||||| |||||| |||||||||| ||||||| ||||| |||||

4 5 6 10 7 5 5 42

Tabel Silang
 Mencross dua atau lebih variabel  Biasa disebut tabel kontingensi, crosstab  Dikatakan tabel ( r x c )  Prosentase menurut variabel independen  Variabel independent pada kolom

Tabel Silang
HUBUNGAN LUAS LUBANG VENTILASI RUMAH DENGAN ADANYA KASUS ISPA DI DESA REJO TH 1987 ADANYA KASUS ISPA ADA KASUS TIDAK ADA KASUS JUMLAH LUBANG VENTILASI / (luas lantai) < 10% 16 (57,14%) 12 (42,86%) 28 (100,00%) 10% - 20% 24 (54,44%) 30 (55,56%) 54 (100,00%) > 20% 20 (47,62%) 22 (52,38%) 42 (100,00%) 60 (48,39%) 64 (51,61%) 124 (100,00%) JUMLAH

Grafik, Diagram, Gambar
 Grafik

Grafik garis  Grafik batang / histogram  Grafik area  Scatter (bivariat)  Ogive  poligon  Diagram  Bar diagram  Pie diagram  Gambar  Pictogram  Peta

Ketentuan Umum Penyajian Grafik/Diagram/Gambar
    

   

Garis grafik yang disajikan harus lebih tebal dari pada garis koordinasinya (sumbu Y dan X). Judul harus dapat menjawab pertanyaan apa, dimana dan kapan, diletakkan di bawah grafik, simetris, segitiga sama kaki terbalik. Keterangan grafik dapat diletakkan di antara grafik dan judul. Frekuensi digambarkan pada sumbu vertikal (Y) dan klasifikasi pada sumbu horisontal (X) Skala frekuensi harus mulai dari angka nol, sedangkan klasifikasi dapat dimulai dari tidak nol, pemberian tanda mulai dari kiri ke kanan dan dari bawah ke atas untuk nilai positif serta sebaliknya untuk nilai negatif. Pembagian skala dan besarnya harus jelas, nilai intervalnya harus sama. Sumbu X dan Y dapat menggunakan skala yang berbeda. Dapat menggunakan skala break (Σ) yang menunjukkan bahwa skala itu terpotong, biasanya pada sumbu Y Perbandingan panjang sumbu X dan sumbu Y umumnya 3 : 2 atau 10 : 8 Fenomena yang disajikan dapat lebih dari satu

 Data Skala interval dan ratio  Grafik garis  Grafik batang / histogram  Poligon  Scatter  ogive  Data Skala nominal dan ordinal
   

Bar diagram Diagram ven / pie / lingkaran Pictogram peta

Penyajian Grafik
 Ketentuan umum penyajian bentuk grafik

juga berlaku untuk.  Penyajian bentuk grafik angka absolutnya.  Analisis data yang disajikan melihat kecenderungan, trend, membandingkan dengan antar kelompok.

Grafik Garis
100

50

0 JAN FEB MAR
DBD MALARIA

APR
FRAMBUSIA

MEI

JUN

KASUS MALARIA, DBD DAN FRAMBUSIA DI KAB WETAN TAHUN 1997

Grafik Garis
160 140 120 100 80 60 40 20 0 JAN FEB MAR APR MEI JUN

160 140 120 100 80 60 40 20 0 JAN FEB MAR APR MEI JUN

KASUS MALARIA, DBD DAN FRAMBUSIA DI KAB WETAN TAHUN 1997

KASUS MALARIA, DBD DAN FRAMBUSIA DI KAB WETAN TAHUN 1997

Grafik Area
150

100

50

0 JAN

FEB

MAR GAKY KEP

APR AGB KVA

MEI

JUN

STATUS GIZI MASYARAKAT KEC TUAS TAHUN 1996

Histogram / Grafik Batang
60 50 40 30 20 10 0 30 - 40 40 - 50 50 - 60 60 - 70 70 - 80 80 - 90 90 - 100

BERAT BADAN MAHASISWA BARU AKL PURWOKERTO TAHUN 1998

Poligon

Ogive
120 100 80 60 40 20 0

KURANG DARI

LEBIH DARI

TINGGI BADAN MASYARAKAT KALIMAS TAHUN 1990

Scatter
30 25 20 15 10 5 0 0 10 20 30 HUBUNGAN PENGALAMAN KERJA DENGAN PRODUKTIVITAS PADA PEKERJA BATU KAPUR TH 1999 40

Radar
1999

1993 100 80 60 40
TT 1

1994

20 0
TT 2

1998

1995

1997

1996

CAKUPAN IMUNISASI TT1 DAN TT2 PADA BUMIL DI DESA ARYO TAHUN 1993 - 1999

Penyajian Diagram
 Ketentuan umum penyajian bentuk grafik juga

berlaku untuk penyajian bentuk diagram.  Penyajian bentuk diagram berfungsi memperlihatkan perbandingan atau proporsi secara menyeluruh.  Analisis data yang disajikan untuk membandingkan antar kelompok / variabel berdasarkan persentase keseluruhan, sebagai dasar penyajian adalah tabel distribusi frekuensi relatif.

Single Bar
90 80 70 60 50 40 30 20 10 0 RW I RW II RW III RW IV

CAKUPAN AIR BERSIH DI DESA REJO TAHUN 1998

Single bar hirozontal
RW IV

RW III

RW II

RW I 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90

CAKUPAN AIR BERSIH DI DESA REJO TAHUN 1998

Subdivided bar
100% 80% 60% 40% 20% 0% ZONE I ZONE II BAYI BALITA ZONE III BUMIL ZONE IV

CAKUPAN KIA DI PUSKESMAS SENDANG TAHUN 1996

Multipel Bar
100 80 60 40 20 0 WILAYAH I WILAYAH II
BAYI BALITA

WILAYAH III
BUMIL

WILAYAH IV

KUNJUNGAN KIA DI PUSKESMAS MULYO TAHUN 1995

Diagram Ven
LAIN-LAIN 7% PUSKESMAS 60%

DOKTER 13%

PILIHAN PELAYANAN PENGOBATAN PADA MASYARAKAT KEC TAWANG TAHUN 1995

RUMAH SAKIT 20%

Diagram Ven dirinci

RUMAH SAKIT 20% Other 67% PUSKESMAS 60%

DOKTER 13%

LAIN-LAIN 7%

PILIHAN PELAYANAN PENGOBATAN PADA MASYARAKAT KEC TAWANG TAHUN 1995

Dounat
24% 23% 13% 25% 13%23% 17%

26% 57% 25%

28% 26%

GIZI LEBIH

GIZI BAIK

GIZI SEDANG

GIZI KURANG

STATUS GIZI BALITA DESA RETE TAHUN 1996-1998

Penyajian Gambar
 Ketentuan umum penyajian bentuk grafik

juga berlaku untuk penyajian bentuk diagram.

Pictogram
Zone I Zone II Zone III Zone IV Zone V Zone VI Pusat

      

      

         

 = mewakili 10 ambulans JUMLAH AMBULANS YANG DIMILIKI PEMERINTAH PADA TIAP ZONE PENGEMBANGAN TAHUN 1998

Peta

TUGAS
 Grafik garis (tabel induk)  Diagrm batang dan pie (mata

pencaharian)  Histogram dan poligon (tabel di bawah)  Tabel distribusi frekuensi relatif, komulataif ≥ dan < (tabel di bawah)

USIA PENDERITA TB PARU DI KAB X TH 1996 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 USIA (Th) 35 – 39 40 – 44 45 – 49 50 – 54 55 – 59 60 – 64 65 – 69 70 – 74 JUMLAH JUMLAH 2 5 11 21 22 25 10 4 100

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->