Anda di halaman 1dari 14

PELUANG PERAWAT KAMAR BEDAH DI ERA OTONOMI DAERAH

KESEHATAN
Masa Lalu Saat Ini

Dependen variabel

Independen variabel
(Variabel pengaruh)

(Variabel terpengaruh)

Secara bertahap tujuan pembangunan kesehatan akan diwujudkan

Promotif

Preventif

Kuratif

Rehabilitatif

Prinsip Dasar : Peningkatan mutu dan jangkauan Yankes, biaya terjangkau serta PHBS

ERA GLOBALISASI

Pelayanan kesehatan bermutu

- Pelayanan Kedokteran (Medical Services) Khususnya Pelayanan Keperawatan

Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Public Health Services)

Syarat Pokok Pelayanan Kesehatan Dapat Dijangkau Mereka Yang Membutuhkan PELAYANAN KESEHATAN

Sesuai Kebutuhan Pemakai Jasa Pelayanan

Sesuai Dengan Prinsip Dan Teknologi Kesehatan

? ? ?
PELUANG PERAWAT KAMAR BEDAH DI ERA OTONOMI DAERAH

GAMBARAN MASALAH SUMBER DAYA KESEHATAN ?

Pada awal September 1999 diberitakan ada sebanyak 2500 perawat Filipina yang mendaftarkan diri untuk bekerja di Indonesia, dan unumnya Mereka berpendidikan S 1, dengan status Registered Nurse (RNS) dan Mampu berbahasa Indonesia. Dokter spesialis yang melamar bekerja di Indonesia adalah berasal dari Filipina dan Bangladesh yang jumlahnya mencapai ribuan. Mereka mengetahui benar bahwa menjelang tahun 2003 akan banyak rumah sakit di Indonesia yang membutuhkan tenaga mereka karena jumlah dokter di Indonesia relatif sedikit sekali dan banyak yang Telah berusia pensiun atau kurang produktif pada tahun 2003, serta produksi dokter spesialis baru sangat rendah. (http://dokter.indo.net.id/krisis. html).

Bagaimana Kita menyikapi Era global yang akan kita masuki ?

KECENDERUNGAN DAN ISU KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH

-Jenis penyakit bertambah komplek.. -Penyakit Akibat kecelakaan semakin meningkat. -Peralatan kedokteran semakin canggih. -Jenis pelayanan bervariasi. -Klien semakin kritis untuk menggugat bila pelayanan tidak sesuai SOP.

ERA OTONOMI
KECENDERUNGAN PENINGKATAN KUANTITAS FASILITAS YANKES

Peluang perawat untuk mendapatkan Pekerjaan lebih besar

Rasio Perawat Per 100.000 Penduduk Di Propinsi DIY, Tahun 2000 - 2005
60 50 40 30.04 30 20 10 0 2000 2001 2002 2003 2004 2005 44.37 47.3 50.03 51.69 56.96

Rasio Perawat Per 100.000 Penduduk di Kab/Kota SePropinsi DIY Tahun 2005
95.86 77.73 61.48 41.04

100 90 80 70 60 Jumlah 50 40 30 20 10 0

12.7

Sleman

Kl Progo

Kota Kabupaten

Gn. Kidul

Bantul

PELAYANAN KEPERAWATAN

KOMPETENSI PROFESSIONAL

Kemampuan

INTELEKTUAL

TEKNIKAL

INTERPERSONAL

Kecenderungan Rumah Sakit Ke Depan Di Era Otonomi


Mengembangkan struktur organisasi sesuai dengan tuntutan perubahan dan kebutuhan yang spesifik. Menerapkan Manajemen Strategis secara konkrit.

Mendayagunaan dan mengembangkan pengetahuan dan kemampuan tenaganya, termasuk keperawatan (perawat dan bidan). Memanfaatkan pendapatan sendiri untuk memperoleh kemandirian dan Kesinambungan.