Anda di halaman 1dari 28

PROSES PEMAKNAAN CALLING PADA IMAM KATOLIK

Ernestine Oktaviana Y. 110911110

Mengapa Bekerja?
Barber (2010): Uang merupakan penggerak seseorang untuk bekerja Namun Uang bukan merupakan motivasi utama seseorang untuk bekerja.

Mengapa Bekerja?
Al Gini (2000): Orang akan tetap bekerja ketika menemukan makna dari pekerjaannya, sekalipun kebutuhannya telah terpenuhi. Sehingga Orang bekerja karena adanya pemaknaan personal terhadap pekerjaan yang dilakukan

Meaning of Work Calling


Dik & Duffy (2009): 1. Dorongan yang bersumber dari luar diri 2. Kemauan untuk menjalani peran hidup tertentu 3. Motivasi utamanya untuk memberikan suatu manfaat bagi orang lain

Meaning of Work Calling


In search of a Calling (Duffy & Sedlacek, 2007):

Masih bimbang akan pilihan karir Indecisiveness Lack of Information

Meaning of Work Calling


Presence of Calling (Duffy & Sedlacek, 2007):

Merasa nyaman dengan pilihan karir


Career decidedness Choice comfort Self Clarity

Profesi yang Dilandasi Calling?


Bannon (2007); Bell (2010); Doyle (2012):

Profesi Imam Katolik pekerjaan yang dijalani atas dasar adanya panggilan (Calling) khusus untuk menjawab panggilan Tuhan.

Profesi Imam Katolik


Steger et al (2010 dalam Rosso et al., 2010): Profesi yang membutuhkan panggilan khusus Dilandasi altruisme untuk orang lain Yohanes Paulus II (2000): Merupakan jawaban atas panggilan Tuhan

SIGNIFIKANSI PENELITIAN
Mengapa penting untuk diteliti?

Penelitian terkait Calling


Wrzesniewski, Mcauley, & Rozin (1997) Individu yang memaknai kerja sebagai Calling mengungguli tingkat kesejahteraan, kesehatan, kepuasan hidup dan kepuasan kerja

Penelitian terkait Calling


Dobrow (2004) dan Hall &Chandler (2004):

Sense of Calling adalah determinan dari karir yang sukses, maka memiliki panggilan adalah hal penting bagi individu yang bekerja

Penelitian terkait Calling


Sehingga
Penting bagi Imam Katolik untuk memiliki sense of calling

Namun
Bagaimana proses pemaknaan dan pembentukan Calling belum diketahui secara pasti.

Bagaimana proses pemaknaan panggilan pada Imam Katolik?

PERTANYAAN PENELITIAN

METODE PENELITIAN

Metode Penelitian
Studi Kasus

Qualitative Interview
Thematic Analysis
Braun & Clarke (2006) Metode untuk menangkap poin penting dalam data yang berhubungan dengan pertanyaan penelitian Boyatzis (1998) Dilakukan dengan mengkodekan data dalam label, indikator dan kualifikasi.

Metode Penelitian
Data Driven
Double Coding Triangulasi Data Purposeful Sampling Key Informant Sample

Partisipan Penelitian

WNI 44 thn 14 thn melayani Congregatio Missionis

WN Polandia 81 thn 55 thn melayani Societas Verbi Devini

WN Filipina 37 thn 6 thn melayani Ordo Predicatorum

WNI 43 thn 17 thn melayani Diosesan Surabaya

HASIL PENELITIAN

INPUT
Role model Pengalaman spiritual Behavior Implications
(Hunter, Dik & Banning, 2007):

SIGNIFIKANSI
Citra Imam Ideal

OUTPUT
In search of a Calling (Duffy & Sedlacek, 2007)

IMPLIKASI PERSONAL
Kebutuhan untuk berdoa, konseling, diskusi & selflearning Mengikuti proses seleksi masuk seminari

Presence of Calling (Duffy & Sedlacek, 2007)

Berdoa, konseling, diskusi & self-learning Formatio Fit of concepts (Litzky, 2010)

Career Decidedness (Duffy & Sedlacek, 2007): memutuskan masuk seminari

Urgency (Dobrow, 2004)

Kesediaan ditahbiskan sebagai Imam

SIMPULAN PENELITIAN

Simpulan
Role model berupa sosok Imam yang dekat & sering berinteraksi dengan umat, terbuka untuk diskusi dapat menginspirasi tumbuhnya citra Imam Ideal.

Simpulan
Citra Imam Ideal menumbuhkan ketertarikan terhadap profesi sebagai Imam & melandasi kemunculan kondisi in search of a calling.

Simpulan
Fit of concepts antara nilai yang terkandung dalam diri calon Imam & hal-hal yang disediakan juga ditunjukkan dalam pendidikan di semininari berperan dalam memunculkan urgensitas untuk ditahbiskan sebagai Imam.

SARAN PENELITIAN

Saran
Bagi Imam:
Meluangkan waktu untuk mendekatkan diri, membuka diri & berinteraksi dengan kaum muda Menjalin relasi dengan kaum muda yang diharapkan dapat menumbuhkan inspirasi & panggilan untuk berkarya sebagai Imam

Saran
Bagi Imam:
Memberikan pelayanan khusus diskusi & konseling bagi kaum muda yang tertarik untuk mendalami panggilannya menjadi Imam

Saran
Bagi Individu yang tertarik untuk mendalami peran hidup sebagai Imam: Melibatkan diri secara aktif untuk menanggapi ketertarikan (in search of a calling) dengan implikasi behavioral yang dapat menumbukan panggilan (presence of calling)