Anda di halaman 1dari 18

Oleh :

1. ISA MAHFUDI 2. MERYL SABARA 3. M. MULYO NUGROHO

Pendahuluan
Pada tahun 1988, industri telekomunkasi mulai mengembangkan sebuah konsep yang disebut Broadband Integrated Service Digital Network- atau B-ISDN. B-ISDN digambarkan sebagai carrier service (layanan pembawa) yang mampu menyediakan komunikasi ke enduser (ujung pemakai) dengan kecepatan tinggi dan dalam sistem yang tenintegrasi. Asynchronus Transfer Mode (ATM) meupakan teknologi yang dipilih untuk membawa layanan B-ISDN

PENGERTIAN UMUM
ATM adalah standard ITU-T untuk relay sel di mana bermacam-macam tipe informasi, seperti : video, suara atau data dibawa dalam bentuk sel-sel berukuran kecil Sel-sel tersebut ditransfer melalui relay-relay secara asinkron. Sistem sinkronisasi diberikan hanya pada masing-masing sel

Gambar 1. Gambaran Umum ATM

KONSEP ATM (1)


ATM dalam mentransferkan data menggunakan format dengan ukuran tertentu yang disebut SEL Informasi yang terdapat di dalam sel ditransmisikan dalam jaringan setelah sebelumnya ditambahkan header di awal sel yang berfungsi sebagai routing dan kontrol sel. ATM bersifat service independence yakni semua service (suara, data serta gambar/citra/video) dapat ditransmisikan melalui ATM dengan cara penetapan beberapa tipe ATM Adaptation Layer (AAL). AAL berfungsi mengubah format informasi yang asli ke dalam format ATM sehingga dapat ditransmisikan. ATM menggunakan mode transfer berorientasi pada bentuk paket yang spesifik, dengan panjang tetap, berdasarkan system Asynchronous Time Division Multiplexing (ATDM)

KONSEP ATM (2)

Gambar 2. Format ATM sel

KONSEP ATM (3)

Arsitektur Protokol pada ATM

KARAKTERISTIK ATM
Pada basis link to link tidak menggunakan proteksi error dan flow control.
ATM beroperasi pada connection oriented mode Pengurangan fungsi header Panjang filed informasi dalam satu cell relatif kecil

ATM Devices
Jaringan ATM terdiri dari ATM switch dan ATM endpoint. ATM Switch bertanggung jawab untuk transit sel melalui jaringan ATM dan ATM endpoint berisi ATM network interface adapter. Contoh dari ATM endpoint adalah workstation, router, Digital Service Unit (DSU), LAN switch, dan Video CODEC. Gambar berikut mengilustrasikan jaringan ATM yang terdiri dari ATM switch dan ATM endpoint.

ATM Network Interfaces


Jaringan ATM terdiri dari set ATM switch yang dihubungkan dengan interface Point-to-Point ATM link. ATM Switch mendukung dua jenis interface yakni UNI (User to Network Interface) dan NNI (Network to Network Interface). UNI menghubungkan end system (seperti host dan router) ke ATM switch sedangkan NNI menghubungkan dua ATM switch.

FORMAT HEADER SEL ATM


Terdapat dua format header sel ATM yaitu UNI atau NNI. UNI header digunakan untuk komunikasi antara endpoint dengan ATM switch dalam jaringan Private ATM. NNI header yang digunakan untuk komunikasi antar ATM switch

Keterangan : Generic Flow Control (GFC) Virtual Path Identifier (VPI) Virtual Channel Identifier (VCI)

Payload Type (PT)


Cell Loss Priority (CLP) Header Error Control (HEC)

KELAS LAYANAN ATM


1. 2. 3. 4. 5. Constant bit rate (CBR) Variable Bit Real Time (VBR-RT) Variabel Bit Rate Non Real Time (VBR-RT) Available Bit Rate (ABR) Unspecified Bit Rate (UBR)

KELEBIHAN ATM
ATM mampu menangani semua jenis trafik komunikasi (voice, data, image, video, suara dengan kecepatan tinggi, multimedia dan sebagainya) dalam satu saluran dan dengan kecepatan tinggi) . ATM dapat digunakan dalam Local Area Network dan Wide Area Network ( WAN ). Dalam pembangunan LAN, penggunaan ATM dapat menghemat biaya karena pemakai yang akan menghubungkan dirinya dengan sistern ATM LAN dapat menggunakan adapter untuk menyediakan kecepatan transmisi sesuai dengan bandwidth yang mereka butuhkan.

SEKIAN
& TERIMAKASIH ATAS PERHATIANNYA