Anda di halaman 1dari 5

KASUS Wanita umur 25 tahun mengeluh dengan sesak yang progresif dan disertai nyeri dada satu dua

hari setelah melahirkan anak kedua. Kehamilan dan persalinannya tidak ada komplikasi. Riwayat pemeriksaan medis negatif untuk penyakit jantung dan paru. Pada kehamilan yang pertama tidak ditemukan adanya komplikasi. Kadar hemoglobin 11 mg/dl

GEJALA-GEJALA PENTING PENYAKIT JANTUNG Nyeri dada Palpitasi Dispneu Sinkope Edema tungkai Hemoptisis Sianosis

DIFFERENSIAL DIAGNOSIS 1. Regurgitasi Mitral Suatu keadaan dimana terdpat aliran darah balikdari ventrikel kiri ke dalam atrium kiri pada saat sistol, akibat tidak menutupnya katup mitral secara sempurna. Dengan demikian aliran darah sistol akan terbagi dua disamping ke aorta yang seterusnya ke aliran darah sistemik Manifestasi klinik Sesak nafas dan lemas yang berlebihan yang timbul secara tiba-tiba, kadang ruptur korda ditandai oleh adanya nyeri dada, ortopneu, PND, Pemfis: pembesaran ventrikel kiri, bunyi jantung pertama biasanya bergabung dengan murmur, S3, murmur sistolik EKG : MR karena iskemik Q patologis, LBBB, LAH,RAH, foto toraks`: pembesaran atrium kiri dan ventrikel kiri 2. Stenosis mitral Merupakan suatu keadaan dimana terjadi gangguan aliran darah darah dari atrium kiri melalui katup mitral`oleh karena obstruksi pada level katup mitral. Kelainan struktur mitral ini menyebabkan gangguan pembukaan sehingga timbul gangguan pengisian ventrikel kiri pada saat diastol Gejala klinis Sesak nafas, fatique. Pada stenosis mitral yang bermakna dapat mengalami sesak pada aktivitas sehari-hari, PND, ortopneu dan edema paru Pemfis : opening snap, bising diastol kasar, S1 keras, foto toraks hipertrofi ventrikel 3. Regurgitasi aorta Sesak pada waktu melakukan aktifitas, proresif, angina pectoris

Pemfis : tekanan nadi yang besar, gallop, dan bising artifisial akibat besarnya curah sekuncup, dan regurgitasi darah dari aorta ke ventrikel kiri, mid/late diastolik. Ekg menunjukkan hipertrofi ventrikel kiri dengan strain 4. Hipertensi pulmonal Dispneu saat aktivitas, fatique, sinkope, nyeri dada angina, hemoptisis, fenomena reynands Tanda : distensi vena jugularis, impuls ventrikel kanan dominan, komponen katup paru menguat, s3 jantung kanan, murmur trikuspid, hepatomegali, edema perifer Ekg : strain ventrikel kanan, hipertrofi ventrikel kanan, dan pergeseran aksis ke kanan Foto toraks :pembesaran ventrikel kanan Echo : pembesaran atrium dan ventrikel kanan Pemfis :pemeriksaan auskultasi pada HHP umumnya bersih 5. Fibrilasi atrium Prevalensi <1% umur di bawah 50 tahun, 90% pada usia 80 tahun Manifestasi klinis Palpitasi, nyeri dada terutama saat aktivitas, sesak nafas, cepat lelah, sinkope atau gejala tromboemboli. Pada pemfis nadi iregular, ronkhi, s3,. EKG hipertrofi ventrikel kiri, pre eksitasi ventrikel kiri, 6. Perikarditis Penumpukan cairan di dalam rongga perikard Nyeri dada yang tajam, retrosternal, bertambah sakit bila bernafas, batuk atau menelan, sesak nafas. Pemfis ; friction rub presistolik, sistolik/ diastolik. Ekg ST elevasi, T inverted foto toraks kardiomegali bila ada efusi perikard 7. Edema paru 8. Eklampsia/preeklampsia 9. Kardiomiopati peripartum Kardiomiopati adalah penyakit yang mengenai miokardium secaraprimer, dan bukan sebagai akibat hipertensi, kelainan kongenital, katup, koroner, arterial dan perikardial Dilatasi jantung dan gagal jantung kongestif tanpa penyebab yang tidak dapat diterangkan dpat timbul selama bulan terakhir kehamilan atau dalam beberapa bulan pertama setelah melahirkan. Etiologi kelainan ini tidak diketahui tetapi dapat berhubungan dengan suatu kardiomiopati yang sudah ada lebih dahulu, yang tidak terlihat jelas kelihatan sebelum kehamilan. Pada nekropsi terlihat jantung yang membesar, sering dengan trombus mural dan disertai dengan bukti histologis dari suatu fibrosis dan degenerasi miokard. Penderita-penderita kardiomiopati peripartium berciri khas kehamilan multipara, berkulit hitam, dan berusia lebih dari 30 tahun 10. CHF

TABEL DD

anamnesis

M R

MS RS

HP P

F A

PERIKA RDITIS

EP

Eklampsia/p Kardiomiopati reeklampsia peripartium

CHF

Sesak Durasi PND Ortopneu Dispneu deffort Trepopnea

Nyeri dada lokasi nyeri penjalaran deskripsi intensitas lamanya dipengaru hi o/

movement dicetuskan o/ apa berkurang dngn istirahat/ta blet nitrogliser in nyeri cresendo klasifikasi

sinkope

kelelahan

edema

palpitasi hemoptisis Batuk Gejala lain

PEMERIKSAAN FISIS Tanda Vital Nadi irama amplitudo p. magnus p. parvus p.deficit p. alternans p.paradoksus

TD Pernafasan Suhu Anemis Ikterus Cyanosis Edema palpebra Leher JVP normal bradipneu takipneu

Thoraks Bentuk Retraksi Perkusi Bunyi nafas Normal

Tambahan

Jantung IC Pekak Bunyi jantung Suara tambahn

Abdomen Organomegali Ascites

ekstremitas

EKG ECHO FOTO THORAKS DARAH RUTIN

KIMIA DARAH BIOMARKER