Anda di halaman 1dari 8

Aliran Sisi Penawaran

Gede Indrawan (1015151012) Chandra Surya Brata (1015151016) IB Yudistira (1015151024) IGA Ika Permatasari (1015151029)

Perkembangan aliran sisi penawaran pada tahun : 1971-1973 1974 1975 1978 1982 Kesimpulannya, aliran monetaris memang pernah berhasil meyakinkan orang bahwa stok uang sangat erat kaitannya dengan aktivitas-aktivitas ekonomi. Kebijaksanaan monetaris lahir di Amerika Serikat, tetapi negara yang melaksanakan kebijaksanaan sesuai dengan resep monetaris ini bukanlah pemerintahan Amerika Serikat sendiri, melainkan pemerintahan Thatcher di Inggris

PERKEMBANGAN ALIRAN SISI PENAWARAN

TOKOH-TOKOH ALIRAN SISI PENAWARAN


Menurut Harold McCure dan Thomas Willet (1983), aliran sisi penawaran dapat dibedakan atas dua kelompok, yaitu kelompok utama dan kelompok radikal. Kelompok aliran utama diwakili Martin Feldstein (Harvard University) & Michael Boskin (Standford University). . Kelompok radikal diwakili oleh Arthur Laffer dan George Gilder

PERBEDAAN PANDANGAN KEYNESIAN DAN MONETARIS


Dalam mengatasi masalah-masalah ekonomi kubu keynesian lebih menyukai kebijaksanaan fiskal yg bersifat ekspansif. Sementara itu, kubu monetaris lebih menyukai kebijaksanaan moneter yg kontraktif-konservatif. Namun keduanya samasama melihat perekonomian dari sisi permintaan. Aliran sisi penawaran percaya bahwa yg harus diberi perhatian utama bukan segi permintaan seperti yg dilakukan kubu keynesian maupun monetaris melainkan sisi penawaran

Motto kerja aliran sisi penawaran, lebih baik meningkatkan pendapatan nasional melalui pemanfaatan sumber daya penuh, daripada mencoba menekan atau meredakan fluktuasi ekonomi. Kesempatan kerja penuh sangat besar artinya bagi pemikr-pemikir aliran sisi penawaran. Dalam mengatasi inflasi dan pengangguran, jalur yg ditempuh oleh aliran sisi penawaran melalui program penurunan pajak. Alasannya turunnya pajak akan menambah gairah investasi, yg akan mendorong peningkatan dlm produksi. Dengan meningkanya produksi, masalah pengangguran dapat diatasi, dan sekaligus inflasi dapat diredakan. Tekanan utama aliran penawaran adalah kebijaksanaan pertumbuhan jangka panjang.

. Hal itu dilakukan dengan mempromosikan kesempatan kerja penuh dan perubahan teknologi. Robert A. Mundel juga disebut sebagai peletak dasar ekonomi sisi penawaran Mundel menawarkan penggunaan kombinasi kedua kebijakan fiskal dan moneter. Kebijakan moneter dilakukan dlm bentuk kebijakan uang ketat untuk membendung inflasi. Kebijakan fiskal dilaksanakan dengan menggunakan program pengurangan pajak untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Mundel berjasa mengatasi penyakit stagflasi serta kontribusinya dlm meletakkan dasar bagi teori yg mendasari kebijakan praktis dlm perekonomian terbuka, perdagangan internasional.

PROGRAM PENURUNAN PAJAK DAN ANGGARAN BERIMBANG


Kebijaksanaan yang dilancarkan negara-negara penghasil minyak yang tergabung dalam OPEC telah menggoncang perekonomian Amerika Serikat dua kali. Goncangan pertama terjadi pada tahun 1973/1974. Goncangan kedua terjadi tahun 1979/1980, Kebijaksanaan dan langkahlangkah yang dapat dilakukan untuk peningkatan output nasional sekaligus membuka kesempatan kerja serta menekan laju inflasi: (1) mendorong masayarakat untuk lebih rajin menabung ; (2) menurunkan tingkat pajak; (3) mendorong masyarakat untuk lebih berani mengambil resiko dalam berusaha ; (4) mendorong mobilisasi angkatan kerja, dan (5) mendorong masyarakat untuk lebih banyak bekerja di sektor riil.

KESIMPULAN
Kesimpulannya, pemikir-pemikir aliran sisi penawaran mempercayai bahwa dampak positif penggunaan dana sendiri oleh swasta terhadap peningkatan output nasional,perluasan kesempatan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lebih besar dibandingkan dengan keadaan ketika pajak dikumpulkan terlebih dahulu untuk kemudian dialokasikan oleh pemerintah untuk berbagai program pembangunan. Pendekatan sisi penawaran lebih dianggap sebagai perkembangan dlm kebijaksanaan ekonomi daripada teori ekonomi. Hal ini tidak lain karena pendekatan sisi penawaran ini tidak dianggap sebagai teori umum sebagaimana yg ada pada teori-teori klasik atau keynes.