Anda di halaman 1dari 4

PTOSIS

(Kelopak Mata Yang Menggantung)


Definisi
Ptosis adalah kondisi kelopak mata yang tidak dapat membuka dengan optimal seperti mata normal ketika memandang lurus ke depan ( Drooping eye lid). Secara fisik, ukuran bukaan kelopak mata pada ptosis lebih kecil dibanding mata normal. Normalnya kelopak mata terbuka adalah = 10 mm. Ptosis biasanya mengindikasikan lemahnya fungsi dari otot le ator palpebra superior ( otot kelopak mata atas ). !ata " rata lebar fisura palpebra # celah kelopak mata pada posisi tengah adalah berkisar 11 mm, pan$ang fisura palpebra berkisar %& mm. !ata " rata diameter kornea secara hori'ontal adalah 1% mm, tetapi ertikal adalah = 11 mm. (ila tidak ada de iasi ertikal maka refleks cahaya pada kornea berada ),) mm dari batas limbus atas dan ba*ah. (atas kelopak mata atas biasanya menutupi 1.) mm kornea bagian atas, sehingga batas kelopak mata atas di posisi tengah seharusnya + mm diatas reflek cahaya pada kornea. ,ika batas kelopak mata atas menutupi kornea 1 atau % mm keba*ah masih dapat dikatakan normal, termasuk ptosis ringan, $ika menutupi kornea - mm termasuk ptosis sedang, dan $ika menutupi kornea + mm termasuk ptosis berat.

Jenis / tipe ptosis


Ptosis secara garis besar dibagi menjadi 2 type: 1. Congenital Ptosis (dibawa sejak la ir!. 2. "c#$ired Ptosis (didapat!. Ptosis kongenital ada se$ak lahir dan biasanya mengenai satu mata dan hanya %). mengenai ke % mata. Ptosis ter$adi karena kesalahan pembentukan (malde elopment) otot kelopak mata atas dan tidak adanya lipatan kelopak mata, tetapi kerusakan mendasarnya kemungkinan timbul pada persarafan dibandingkan otot itu sendiri, karena sering ditemukan lemahnya otot rektus superior yang dipersarafi oleh Saraf # Ner us ///. . Ptosis yang ter$adi pada masa perkembangan bayi dapat menyebabkan amblyopia, yang ter$adi pada satu atau kedua mata dimana kelopak mata menutupi isual a0is, terutama $ika 1 http1##***.mahendraindonesia.com Pengetahuan kasus pada mata, untuk masyarakat.

berhubungan dengan ptosis kongenital (ptosis yang didapat dari lahir). 2mblyopia dari ptosis berhubungan dengan astigmatisme tinggi. Ptosis menimbulkan tekanan pada kelopak mata dan dengan *aktu dapat merubah bentuk kornea yang menimbulkan cylinder tinggi. 2nak " anak dengan congenital ptosis dan amblyopia harus dipertimbangkan untuk melakukan operasi ptosis, dan kelainan refraksi yang mereka miliki harus diterapi dengan kontak lens, dan untuk amblyopianya harus dilakukan terapi oklusi (tutup mata). 2c3uired ptosis sering terlihat pada pasien berusia lan$ut. 4mumnya disebabkan bertambah pan$angnya (stretching) otot le ator palpebra (otot yang berfungsi mengangkat kelopak mata), trauma#pasca kecelakaan, pertambahan usia, pengguna contak lens dan luka karena penyakit tertentu seperti stroke, diabetes, tomor otak, kanker yang mempengaruhi saraf atau respon otot, horner sindrom dan myasthenia gra is.

%ymptoms / &ejala
,atuhnya # menutupnya kelopak mata atas yang tidak normal. 5esulitan membuka mata secara normal. Peningkatan produksi air mata. 2danya gangguan penglihatan. /ritasi pada mata karena kornea terus tertekan kelopak mata. Pada anak akan terlihat guliran kepala ke arah belakang untuk mengangkat kelopak mata agar dapat melihat $elas.

Pemeriksaan
5etika melakukan pemeriksaan, yang pertama kali diperhatikan adalah penyebab dari ptosis itu sendiri. 6iba*a se$ak lahir atau disebabkan oleh penyakit tertentu atau disebabkan oleh trauma. 5emudian dokter akan melakukan pemeriksaan1 7es ta$am penglihatan, tes kelainan refraksi, hasil refraksi dengan sikloplegic $uga harus dicatat. % http1##***.mahendraindonesia.com Pengetahuan kasus pada mata, untuk masyarakat.

5elainan strabismus # mata $uling. Produksi air mata (Schirmer test). 6iameter pupil dan perbedaan *arna iris pada kedua mata harus diperiksa pada kasus 8orner Syndrome. 7inggi kelopak mata atau fissure palpebra diobser asi dan diukur. Pengukuran dilakukan dalam millimeter (mm), di ukur berapa besar mata terbuka pada saat melihat lurus # kedepan, melihat ke atas dan keba*ah.

9oto lama dari *a$ah dan mata pasien dapat di$adikan dokumentasi untuk melihat perubahan pada mata.

'reatment / pengobatan
:bser asi hanya dibutuhkan pada kasus congenital ptosis sedang (mild congenital ptosis), $ika tidak terdapat tanda amblyopia, strabismus dan $ika terdapat ketidaknormalan posisi kepala. Pasien harus die aluasi setiap - atau + bulan untuk menangani amblyopia pada congenital katarak. 9oto luar mata dapat membantu memonitor pasien. ;uliran kepala harus diperhatikan , $ika pasien sering mengangkat dagunya (chin up posture), menandakan bertambah buruknya ptosis, disarankan untuk melakukan operasi. Pasien harus diperiksa akan adanya astigmatisme disebabkan tekanan dari kelopak mata.

(perasi ptosis/ s$rgical care


Ptosis biasanya tidak terperbaiki dengan *aktu, dan membutuhkan operasi sebagai penyembuhan, khususnya operasi plastic dan reconstructi e. :perasi ini ditu$ukan untuk memperkuat otot le ator palpebra. 5oreksi ptosis dengan operasi pada kasus congenital ptosis dapat dilakukan pada berbagai usia, tergantung dari keparahan penyakitnya. /nter ensi a*al dibutuhkan $ika terdapat tanda " tanda amblyopia dan ocular torticollis. (eberapa kasus ocular torticollis menghambat pergerakan (mobility) pada bayi dan anak " anak disebabkan masalah http1##***.mahendraindonesia.com Pengetahuan kasus pada mata, untuk masyarakat.

keseimbangan pada posture kepala dan dagu yang terangkat. ,ika tidak terlalu mendesak #urgent, operasi dapat ditunda hingga usia - atau + tahun.

Prognosis/ masa depan


Perbaikan congenital ptosis dengan operasi mengembalikan fungsi otot le ator palpebra yang baik dan $uga dari segi kosmetik.6engan obser asi dan pengobatan yang benar, amblyopia dapat diperbaiki dengan sukses. ))))))))))))))) *a endra +ndonesia )))))))))))))))

+ http1##***.mahendraindonesia.com Pengetahuan kasus pada mata, untuk masyarakat.