Anda di halaman 1dari 49

STRATEGI PEMBELAJARAN

BAB I PENDAHULUAN Pembelajaran adalah suatu kegiatan yg bernilai edukatif,yg diwarnai interaksi yg terjadi antara siswa dg sumber belajar(guru, buku,obyek alam,media elektronik/multimedia, dll). Kegiatan pembelajaran yg dilakukan diarahkan untuk mencapai suatu tujuan tertentu yg dirumuskan sebelumnya ( sesuai dg standar kompetensi,kompetensi dasar ,indikator dan jg tujuan pembelajaran).
1

Kegiatan pembelajaran yg dilakukan oleh siswa dan difasilitasi oleh guru,tidak selalu berjalan dg lancar dan tuntas,tetapi banyak jg dijumpai hambatan dan kesulitan,krn anak didik bkn hanya sebagai individu dg segala keunikan,tetapi mereka jg makhluk sosial dg latar belakang yg berlainan. Paling sedikit ada 3 aspek yg membedakan anak didik, yaitu :

a.aspek intelektual b.aspek psikologis c.aspek biologis


2

Aspek intelektual,psikologis,biologis,merupakan akar permasalahan yg melahirkan variasi sikap dan tingkah laku anak didik di kelas. Guru perlu trampil mengelola kelas,agar pembelajaran berjalan dengan baik, terhindar dari gangguan konsentrasi belajar. Saat ini telah dibantu kemudahan ,karena jumlah siswa yg dibatasi tidak terlalu besar.

Beberapa hal yg perlu diperhatikan:


(i).Pengelolaan kelas (ii).Media pembelajaran (iii). Metode pembelajaran Pengelolaan kelas yg baik akan menciptakan suasana kondusif siswa untuk belajar dg baik. Media pembelajaran mempunyai peran yg penting dlm memudahkan transfer banyak pengetahuan dan ketrampilan.
4

Pengertian media pembelajaran:


Media pembelajaran adalah alat bantu yg berguna untuk membantu proses pembelajaran Media pembelajaran dapat mewakili sesuatu yg tidak dapat disampaikan/sulit diterima jika hanya dg kata-kata atau kalimat. Kesulitan dan lambatnya anak memahami konsep dan prinsip/rumus2 dapat diatasi dg bantuan media/alat bantu pembelajaran.

Media pembelajaran memberi motivasi,abstraksi,dan variasi belajar,sehingga memudahkan tercapainya tujuan pembelajaran. Di era teknologi informasi,media yg disebut multimedia( memuat warna,suara,gerakan dll) akan lebih memusatkan perhatian siswa pd kegiatan belajar dan memungkinkan tuntasnya pembelajaran ( memenuhi standar KKM/kriteria ketuntasan Minimun)
6

Pengertian motivasi :
Motivasi adalah kekuatan mental yg mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Dalam hal perbuatan yg berupa belajar,ada ahli psikologi pendidikan yg menyebut kekuatan mental yg mendorong untuk mau belajar disebut motivasi belajar.

Dalam kegiatan di sekolah,pembelajaran bukan sekedar pengalihan/transfer pengetahuan dan ketrampilan dari guru kpd siswa,tetapi tujuan belajar untuk menimbulkan dan menyempurnakan perilaku siswa. Strategi pembelajaran yg dipilih harus menjamin tercapainya tujuan pembelajaran,sesuai dg standar kompetensi dan kompetensi dasar yg ditetapkan.
8

Dalam pembelajaran,Rooijakkers(1988),menyebut ada 6 tahapan yg dilalui dalam proses belajar:

TIDAK TAHU

Proses belajar 1.Motivasi 2.Perhatian dalam pelajaran 3.Menerima dan mengingat 4.Reproduksi 5.Generalisasi 6.Laks.latihan & umpan balik
MENGERTI
9

Menurut MC.Donald
Motivasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya feeling dan didahului dg tanggapan terhadap adanya tujuan. Ada 2 jenis motivasi yaitu : a.Motivasi instrinsik ( tdk perlu dirangsang dari luar/muncul dari diri sendiri). b.Motivasi ekstrinsik ( muncul krn ada dorongan dr luar diri seseorang)
10

Motivasi merupakan tahap pertama dan perhatian merupakan tahap kedua agar proses belajar berlangsung. Terkait motivasi ada tiga hal yg perlu diperhatikan untuk meningkatkan proses belajar,yaitu: 1.Motivasi jangka panjang 2.Motivasi jangka pendek 3.Kadar surut ingatan(regresi).
11

Ada 3 fungsi motivasi dalam belajar


1.Motivasi sebagai pendorong perbuatan. 2.Motivasi sebagai penentu arah perbuatan 3.Motivasi sebagai penyeleksi perbuatan.

12

Perlu diingat ungkapan: You can lead a horse to water but you cant make him drink

13

Miller mengajukan empat prinsip dalam pembelajaran yaitu: Motivasi,kunci(Cue),respon dan penghargaan.

14

Agar tujuan pembelajaran tercapai dg baik maka pd awal kegiatan pembelajaran siswa harus ingin sesuatu,selama pelaksanaan pembelajaran harus ada kata kunci(CUE), yg dapat menimbulkan perhatian siswa,dlm pelaksanaan pembelajaran hrs ada respon siswa,dan selama akhir pembelajaran harus ada penghargaan berupa kepuasan.

15

BAB II KONSEP STRATEGI PEMBELAJARAN


A.Pengertian Strategi Pembelajaran
Strategi adalah suatu garis-garis besar haluan untuk bertindak dalam usaha mencapai sasaran yang ditentukan. Pada Kegiatan pembelajaran, Strategi adalah pola-pola umum kegiatan siswa-guru dalam perwujudan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan yg telah ditetapkan(SK,KD,indikator,tujuan pembelajaran)

16

Ada 4 strategi dasar dlm pembelajaran


1.Mengidentifikasi serta menetapkan spesifikasi dan kualifikasi perubahan tingkah laku dan kepribadian anak didik yg diharapkan. 2.Memilih sistem pendekatan pembelajaran atas dasar aspirasi dan pandangan hidup masyarakat. 3. Memilih dan menetapkan prosedur,metode,dan teknik pembelajaran yg dianggap efektif dan efisien. 4. Menetapkan norma dan batas minimal keberhasilan yaitu kriteria ketuntasan minimal (KKM).

17

B.Klasifikasi Strategi Pembelajaran


Menurut Tabrani Rusyan dkk, ada berbagai masalah yg terkait dg strategi pembelajaran yg diklasifikasikan sbb: 1.Konsep dasar strategi pembelajaran 2.Sasaran Kegiatan belajar 3.Pembelajaran sbg suatu sistem 4.Hakekat proses belajar 5.Entering behavior siswa 6.Pola-pola belajar siswa 7.Memilih sistem belajar mengajar 8.Pengorganisasian kelompok belajar 9.Pengelolaan/implementasi proses belajar mengajar.
18

Penjelasan
1.Konsep dasar strategi pembelajaran. Konsep dasar pembelajaran itu meliputi: a.menetapkan spesifikasi dan kualifikasi perubahan tingkah laku. b.menentukan pilihan pendekata pembelajaran. c.memilih prosedur,metode,dan teknik belajar mengajar. d.menetapkan kriteria ketuntasan belajar(KKM).
19

2.Sasaran keg.pembelajaran Setiap pembelajaran mempunyai sasaran atau tujuan yg bertahap dan berjenjang,mulai dr yg sangat operasional dan kongkrit, yaitu:tujuan pembelajaran,indikator,standar kompetensi,kompetensi dasar,tujuan kurikuler,tujuan institusional,tujuan pendidikan nasional,tujuan nasional.
20

3.Belajar mengajar sbg sistem


Pembelajaran mempunyai seperangkat komponen yg saling terkait yaitu : tujuan,materi,siswa,guru,metode,langkah-langkah,serta evaluasi sbg alat kontrol Guru wajib mengaitkan semua komponen dg baik agar tujuan pembelajaran tercapai. Berbagai persoalan yg akan dihadapi guru.: a.Tujuan yg akan dicapai b.Materi pembelajaran c.Metode dan alat bantu pembelajaran yg hrs dipilih d.Alat dan prosedur apa yg harus dipilih untuk evaluasi.

21

Secara khusus guru dlm proses pembelajaran berperan sbg : pengajar,pendidik,pembimbin g, pelatih,perantara sklh dg masyarakat,jg sbg administrator.
22

Terkait tugas guru,maka dia hrs memahami segenap aspek anak didik,antara lain :
1.Kecerdasan dan bakat khusus 2.Prestasi sejak permulaan sekolah. 3.Perkembangan jasmani dan keseahatannya. 4.Kecenderungan emosi dan karakternya. 5.Sikap dan minat belajar. 6.Cita-cita 7.Kebiasaan belajar dan bekerja. 8.Hoby dan penggunaan waktu luang 9.Hub.sosial di sekolah dan di rumah 10.Latar belakang keluarga 11.Lingkungan tempat tinggal 12.Sifat khusus dan kesulitan anak didik

23

4.Hakekat proses pembelajaran


Belajar adalah proses perubahan perilaku berkat pengalaman dan latihan. Tujuan kegiatan belajar adalah perubahan tingkah laku ,baik yg menyangkut pengetahuan,ketrampilan maupun sikap,bahkan meliputi segenap aspek organisme atau pribadi.

24

5.Pola-pola belajar siswa


Robert M Gagne membedakan pola-pola belajar siswa menjadi 8 type yaitu : 1.Signal learning(belajar isyarat) 2,Stimulus-response learning(belajar stimulus respon) 3.Chaining(rantai/rangkaian) 4.Verbal association( assosiasi verbal) 5.Discrimination learning (belajar diskriminasi/membedakan) 6.Concept learning(belajar konsep) 7.Rule learning (belajar aturan) 8.Problem solving (memecahkan masalah).
25

7.Memilih sistem Pembelajaran


Beberapa sistem pembelajaran yg menarik akhir-akhir ini antara lain : - Enquiry-discovery approach, - Expository approach - Mastery learning - Humanistic education

26

Pengertian
Enquiry-discovery learning adalah mencari dan menemukan sendiri. Garis besar prosedur : - Simulation( guru mulai bertanya dg mengajukan persoalan,atau menyuruh anak didik membaca atau memdengarkan uraian ttg masalah - Problem statement(pembuatan statemen sbg jawaban sementara masalah. - Data colection ( mengumpulkan berbagai informasi yg relevan) - Data processing (memproses data) - Verification (pembuktian) - Generalization ( menarik kesimpulan).
27

Ekspository learning
Suatu cara dimana guru menyajikan dalam bentuk yg telah dipersiapkan secara rapi, sistematis, dan lengkap, sehingga anak didik tinggal menyimak dan mencernannya saja secara tertib dan teratur. Tahapannya : preparasi, apersepsi,presentasi,resitasi
28

Mastery learning
Mastery learning = belajar tuntas. Pada pembelajaran ini guru hrs mengupayakan kegiatan anak didik, sehingga anak belajar dan menguasai penuh terhadap bahan ajar yang diberikan -dalam hal ini Prof.Suharsimi Arikunto mengemukakan ada 2 hal penting yaitu : 1.Kegiatan pengayaan 2.Kegiatan perbaikan. Kegiatan pengayaan dapat dibagi 2 yaitu : a.Kegiatan pengayaan yg berhubungan dg topik/materi pokok. b.Kegiatan pengayaan yg tidak berhubungan dg topik/materi poko.

29

Prof Suharsimi Arikunto mengajukan bbrp metode yg dianggap ampuh untuk mengantarkan anak belajar tuntas :

1.Metode diskusi 2.Metode pemberian tugas dan resitasi 3.Metode pendekatan proses 4.Metode penemuan 5.Metode kerja kelompok 6.Metode experimen 7.Metode tanya jawab.
30

BAB IV BERBAGAI PENDEKATAN DALAM PEMBELAJARAN


Dalam keg.pembelajaran terjadi interaksi yg bertujuan. Guru dan siswa melakukan interaksi ,sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Guru menyediakan /menciptakan lingkungan yg bernilai edukatif demi kepentingan anak didik belajar. Guru memberikan layanan yg terbaik dan menyenangkan anak didik.
31

Guru harus berusaha menjadi pembimbing yg terbaik dg peran yg arif dan bijak,sehingga terjadi hubungan dua arah yg harmonis antara guru dan siswa. Dalam kegiatan pembelajaran ,guru hrs pandai menggunakan pendekatan secara arif dan bijaksana. Pandangan guru thd anak didik akan mempengaruhi / menentukan sikap dan perlakuan terhadap anak didik. Guru hrs memandang siswa dg segala perbedaan dan karakternya masing-masing/tdk sama.
32

Ada banyak pendekatan dalam pembelajaran :


1.Pendekatan individual 2.Pendekatan kelompok 3.Pendekatan bervariasi 4.Pendekatan edukatif 5.Pendekatan pengalaman 6.Pendekatan pembiasaan 7.Pendekatan Emosional 8.Pendekatan Rasional 9.Pendekatan Fungsional 10.Pendekatan keagamaan 11.Pendekatan kebermaknaan.
33

Pendekatan individual
Ada banyak variasi siswa di dalam kelas.Cara mengemukakan pendapat,cara berpakaian,cara daya serap,tingkat kecerdasan,lingkungan sosial ,dll Perbedaan individual anak didik hrs memberikan wawasan kpd guru, bahwa strtegi pengajaran hrs memperhatikan perbedaan anak didik pada aspek individual. Persoalan kesulitan belajar anak akan lebih mudah dipecahkan dg menggunakan pendekatan individual, walau suatu saat pendekatan kelompok diperlukan.
34

Pendekatan kelompok
Pendekatan kelompok adalah cara guru untuk memfasilitasi belajar dengan membuat kelompok anak. Dengan kelompok diharapkan tumbuhkembangnya rasa sosial yg tinggi. Dengan kelompok pula anak akan melatih mengaendalikan rasa egois, dan muncul sikap kestikawanan sosial, saling ketergantungan satu sama lain. Pembiasaan hidup bersama,bekerja sama,dan mendidik keakraban diantara sesama siswa.
35

Keakraban kelompok ditentukan oleh bbrp faktor yaitu :


1.Perasaan diterima atau disukai oleh temanteman 2.Tarikan kelompok 3.Teknik pengelompokan oleh guru 4.Partisipasi atau keterlibatan dalam kelompok 5.Penerimaan tujuan kelompok dan persetujuan dalam cara mencapainya. 6.Struktur dan sifat-sifat kelompok.
36

Sifat-sifat kelompok adalah


a.Suatu multi personalia dg tingkat keakraban tertentu b.Suatu sistem interaksi c.Suatu organisasi atau struktur d.Ada motif tertentu atau tujuan bersama. e.Ada kekuatan atau standart perilaku tertentu. f.Ada kepribadian yaitu pola perilaku yg dapat diobservasi.
37

Pendekatan variasi
- Anak menghadapi masalah yg beragam/variasi, maka perlu ada kombinasi perlakuan sesuai dg kebutuhan - Walaupun dikelompokkan tetapi suatu saat perlu ada anak yg diberi perlakuan/perhatian secara khusus, krn kondisi ekstrim( terlalu menonjol atau terlalu terbelakang).
38

Pendekatan Edukatif
- Apapun yg dilakukan guru dalam pembelajaran (hukuman / hadiah) hrs bertujuan mendidik anak,bukan untuk motif lain, seperti demdam,krn gengsi, ingin ditakuti dll - Tidak tepat guru memberikan hukuman fisik yg bisa menyebabkan cidera. - Tidak tepat pula memberi hukuman mental yg jg akan menjatuhkan harga diri anak( dipermalukan ).
39

- Guru penting juga untuk membina watak anak didik,dg akhlaq mulia. - Guru juga harus membimbing anak agar mampu memimpin orang lain, menghargai orang lain. - Guru perlu segera mengedepankan pendidikan kepribadian kpd anak, dan jangan hanya pendidikan intelektual, krn akan melahirkan anak yg didominasi kemampuan intelektual dan kering nilai kepribadian.
40

Pendekatan pengalaman
-Ingat : Experience is the best teacher - Pengalaman adalah guru yang terbaik. - Pengalaman adalah guru yg tanpa jiwa dan abanyak dicari orang. - The proses of learning is doing, reacting,undergoing, experiencing. - Penting juga difahami bahwa : pengalaman diperlukan dan dicari selama hidup,namun tdk semua pengalaman bersifat mendidik,ada jg pengalaman yg kurang /tidak mendidik.
41

Pendekatan pembiasaan
Pendekatan pembiasaan adalah mendidik dengan mengajak anak untuk melakukan sesuatu secara terus menerus. Pembiasaan yg berjalan dalam kurun waktu yg panjang akan membentuk anak memiliki kepribadian sebagaimana kebiasaan yg dilakukan.

42

Pendekatan emosional
-Emosi adalah gejala kejiwaan yg ada dalam diri seseorang,yg berhubungan dg perasaan.(basic emotion : gembira,sedih,marah dan takut). -Perasaan seseorang akan merasakan sesuatu, baik jasmaniah maupun rohaniah. -Perasaan rohaniah akan berhubungan dg intelektual,estetis, etis,sosial, harga diri dll.
43

-Menurut Chalijah Hasan (1994:39) merasa adalah aktualisasi kerja dari hati sbg materi dalam struktur tubuh manusia,dan merasa adalah sbg aktifitas kejiwaan respon terhadap sesuatu yg terjadi(krn didengar atau dilihat) -Perasaan adalah fungsi jiwa untuk dapat mempertimbangkan dan mengukur sesuatu dg rasa senang,dan rasa tidak senang, dst,
44

-Emosi atau perasaan adalah sesuatu yg peka ,memberi tanggapan (respon) bbila ada rangsangan ( stimulus) dr luar diri seseorang,baik verbal maupun nonverbal. -Emosi mempunyai peranan yg sangat penting dalam pembentukan kepribadian, maka dalam pendidikan pendekatan emosional dipandang penting untuk menggugah perasan seseorang, peka terhadap sesuatu.
45

Pendekatan Rasional
- Manusia diciptakan oleh Allah Swt dengan diberi akal. - Pemberian Allah meliputi : Jasad,Ruh,indera,nafsu,insting,akal,Agama. - Perbedaan paling mencolok adalah manusia diberi akal dan agama. - Akal manusia/rasionya memiliki fungsi yg sangat,mampu mengubah kehidupan manusia dg sangat fenomenal dan spektakuler. - Akal hrs dijadikan alat untuk membuktikan kebenaran sesuai dg kapasitasnya saja. - Kekuatan akal dijadikan pendekatan yg disebut pendekatan rasional guna kepentingan pendidikan dan pengajaran di sekolah.
46

Pendekatan Fungsional
-Ilmu pengetahuan yg di dapat anak dari proses belajar bukanlah sekedar pengisi otak, akan tetapi hrs berfungsi/berguna bagi kehidupan anak, baik secara individu maupun sebagai makhluk sosial. -Anak hrs dapat memanfaatkan ilmunya untuk kehidupan sehari-hari sesuai dg tingkat perkembangannya. -bahkan yg lebih penting adalah ilmu pengetahuan dapat membentuk kepribadian(personality) anak -Pelajaran agama misalnya, bukan sekedar pengisi otak(dihafalkan/difahami),melainkan hrs diamalkan dalam kehidupan, sebagai hamba Allah.

47

Pendekatan Keagamaan
-Pendidikan agama memberi pelajaran tentang semua unnsur

kehidupan,a l: - Aqidah/keimanan -Ibadah -Akhlaq -Muamalah duniawiyah -Setiap manusia wajib beriman kepada sang pencipta/Allah Swt -Setiap manusia wajib beribadah kpd Allah Swt,sbg bentuk rasa syukurnya atas penciptaannya dan orang-orang sebelumnya, -Setiap manusia wajib berakhlaq mulia, kalau ingin hidupnya tenteram dan berguna. -Demikian pula setiap manusia hrs bermuamalah duniawiyah krn sbg makhluq sosial.

48

Pendekatan Kebermaknaan
-Bahasa adalah alat untuk menyampaikan dan memahami gagasan ,pikiran,pendapat dan perasaan secara lisan maupun tulisan -Bhs Inggris adalah bhs asing yg pertama dan paling banyak digunakan di Indonesia,krn dianggap penting untuk penyerapan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,seni budaya, serta pembinaan hubungan dg bangsa-0bangsa lain di dunia( Mayoritas negara berbahasa inggris).dll.
49