Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN PRAKTIKUM ANALISIS FARMASI PERCOBAAN 1 ANALISIS OBAT DALAM SEDIAAN PADAT

DISUSUN OLEH : 1. THEA WIDI INDIANI 2. IIN SOLIHATI 3. KURNIA PUSPA HARLEYNDA 4. IMROATUL KANZA AYU A 5. WIGATI NURAENI KELOMPOK 2 GOLONGAN A1 ASISTEN : YOHAN G1F011011 G1F011013 G1F011015 G1F011017 G1F011019

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS ENDERAL SOEDIRMAN FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU-ILMU KESEHATAN JURUSAN FARMASI PURWOKERTO 2013

I. TUJUAN Mampu memilih dan menerapkan metode analisis untuk analisis obat sediaan padat.

II. ALAT DAN BAHAN Alat-alat yang digunakan dalam percobaan analisis parasetamol dala sediaan padat terdiri dari mortar, stamper, spatula, timbangan analitik, spektrofotometri UV, pipet tetes, pipet volume 1ml, 5ml dan 10 ml, filler, labu ukur 10 ml, 50 ml, dan 100 ml, kertas saring, corong, gelas ukur 100 ml, kaca arloji, serta beaker glass 100ml dan 500 ml. Bahan-bahan yang digunakan terdiri dari serbuk parasetamol standar, 10 tablet parasetamol, methanol, dan akuades.

III. MONOGRAFI BAHAN 1. Paracetamol Parasetamol atau asetaminofen adalah turunan a para-aminophenol memiliki khasiat sebagai analgesik, antipiretik, dan aktivitas antiradang yang lemah. Parasetamol merupakan analgesik non-opioid sering dicoba pertama untuk pengobatan gejala berbagai tipe sakit kepala termasuk migrain dan sakit kepala tipe tensi (Sweetman, 1982). Nama Resmi Nama Lain : Acetaminophenum : Paracetamol

Rumus Molekul : C8H9NO2 Berat Molekul : 151,56 g/mol

Struktur Molekul Parasetamol :

Pemerian

: Hablur atau hablur serbuk putih, tidak berbau, rasa pahit.

Kelarutan: Larut dalam 70 bagian air, dalam 7 bagian etanol 95 % p, dalam 17 bagian aseton p, dalam 40 bagian gliserol. Khasiat Kegunaan : Analgetikum antipiretikum. : Sebagai sampel.

Persyaratan kadar : Mengandung tidk kurang dari 98 % dan tidak lebih dari 101,0 C8H9NO dihitung terhadap zat yang telah dikeringhkan. Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik. (Anonim, 1995) Spektrum serapan UV : Larutan asam 245 (A11=668a); larutan alkali 257 nm (A11=715a). Sistem pelarut untuk KLT : Sistem TARf 95; sistem TBRf 00; sistem TDRf 15; sistem TERf 45; sistem TFRf 32; sistem TADRf 26; sistem TAERf 77; sistem TAJRf 30; sistem TAKRf 05; sistem TALRf 73. Dengan larutan ferri klorida menghasilkan warna biru, Larutan kalium permanganat dalam larutan asam, positif (Galichet, 2004). Sifat antipiretiknya disebabkan oleh gugus aminobenzen dan mekanismenya diduga berdasarkan efek sentral. Parasetamol memiliki sebuah cincin benzena, tersubstitusi oleh satu gugus hidroksil dan atom nitrogen dari gugus amida pada posisi para (1,4). Senyawa ini dapat disintesis dari senyawa asal fenol yang dinitrasikan menggunakan asam sulfat dan natrium nitrat. Parasetamol dapat pula terbentuk apabila senyawa 4-aminofenol direaksikan dengan senyawa asetat anhidrat (Yermei, 2012). Sifat analgesik Parasetamol dapat menghilangkan rasa nyeri ringan sampai sedang. Dalam golongan obat analgetik, parasetamol memiliki khasiat sama seperti aspirin atau obat-obat non steroid antiinflamatory drug (NSAID) lainnya. Seperti aspirin, parasetamol berefek menghambat prostaglandin (mediator nyeri) di otak tetapi sedikit aktivitasnya sebagai penghambat prostaglandin perifer. Namun, tak seperti obat-obat NSAIDs. Parasetamol termasuk ke dalam kategori NSAID sebagai obat anti demam, anti pegel linu dan anti inflammatory. Inflammation adalah kondisi pada darah pada saat luka pada bagian tubuh (luar atau dalam) terinfeksi, sebuah imun yang bekerja pada darah putih (leukosit). Contoh pada bagian luar tubuh jika kita terluka

hingga timbul nanah itu tandanya leukosit sedang bekerja, gejala inflammation lainnya adalah iritasi kulit (Yermei, 2012). Sifat antiinflamasinya sangat rendah sehingga tidak digunakan sebagai antirematik. Pada penggunaan per oral Parasetamol diserap dengan cepat melalui saluran cerna. Kadar maksimum dalam plasma dicapai dalam waktu 30 menit sampai 60 menit setelah pemberian. Parasetamol diekskresikan melalui ginjal, kurang dari 5% tanpa mengalami perubahan dan sebagian besar dalam bentuk terkonjugasi. Karena Parasetamol memiliki aktivitas antiinflamasi (antiradang) rendah, sehingga tidak menyebabkan gangguan saluran cerna maupun efek kardiorenal yang tidak menguntungkan. Karenanya cukup aman digunakan pada semua golongan usia (Yermei, 2012). 2. Metanol Methanol adalah salah satu senyawa hidrokarbon dari golongan alcohol (CnH2n+2O) dengan gugus alkil hidroksil (-OH). Metanol, juga dikenal sebagai metil alkohol, wood alcohol atau spiritus. Rumus umum methanol adalah CH4O atau sering ditulis CH3-OH. Ia merupakan bentuk alkohol paling sederhana. Pada keadaan atmosfer ia berbentuk cairan yang ringan, mudah menguap, tidak berwarna, mudah terbakar, dan beracun dengan bau yang khas (berbau lebih ringan daripada etanol). Methanol digunakan sebagai bahan pendingin anti beku, pelarut, bahan bakar dan sebagai bahan additif bagi etanol industri. Metanol diproduksi secara alami oleh metabolisme anaerobik oleh bakteri. Hasil proses tersebut adalah uap metanol (dalam jumlah kecil) di udara. Setelah beberapa hari, uap metanol tersebut akan teroksidasi oleh oksigen dengan bantuan sinar matahari menjadi karbon dioksida dan air. Reaksi kimia metanol yang terbakar di udara dan membentuk karbon dioksida dan air adalah sebagai berikut: CH3OH + 3 O2 2 CO2 + 4 H2O Nama Resmi Nama Lain : Metil Alkohol : Metanol, Hidroksimetana, Metil alkohol, Metil hidrat, Alkohol kayu, Karbinol.

Rumus Molekul : CH3OH

Berat Molekul

: 32.04 g/mol

Struktur Molekul Metanol:

Pemerian

: Cairan tidak berwarna, gliserin, bau khas. Pada keadaan atmosfer ia

berbentuk cairan yang ringan, mudah menguap, tidak berwarna, mudah terbakar, dan beracun dengan bau yang khas (berbau lebih ringan daripada etanol). Penyimpanan Kegunaan : Dalam wadah tertutup : Sebagai bahan pendingin anti beku, pelarut, bahan bakar dan sebagai bahan

additif bagi etanol industri. (Anonim, 1995) 3. Akuades Air murni adalah air yang dimurnikan yang diperoleh dengan destilasi, perlakuan menggunakan penukar ion, osmosis balik, atau proses lain yang sesuai. Dibuat dari air yang memenuhi persyaratan air minum. Tidak mengandung zat tambahan lain (Anonim, 1995). Nama Resmi Nama Lain : Aqua destilata. : Air Suling

Rumus Molekul : H2O Berat molekul : 18 g/mol

Rumus Molekul Akuades:

Pemerian Penyimpanan Kegunaan

: Cairan jernih, tidak berwarna, tidak berbau, tidak mempunyai rasa. : Dalam wadah tertutup baik. : sebagai pelarut (Anonim, 1995)

Anonim, 1995, Farmakope Indonesia Edisi IV, Jakarta : Depkes RI. Yermai, 2012, Parasetamol Sifat dan Mekanisme, http://yermei.blogspot.com/2012/10/parasetamolsifat-dan-mekanisme.html. Diakses tanggal 14 Desember 2013 Sweetman, 1982 Galichet, 2004