Anda di halaman 1dari 21

BAB I PENDAHULUAN

A.

Latar Belakang Bakteri merupakan salah satu makhluk hidup yang jumlahnya banyak

disekitar kita. Bakteri pun berada di mana-mana. Di tempat yang paling dekat dengan kita pun juga terdapat bakteri !nt!hnya saja tas" buku" pakaian" dan banyak hal lainnya. #aka dari itu bakteri merupakan penyebab penyakit yang ukup sering terjadi. $arena banyaknya manusia yang mengabaikan penyakit tersebut karena terkadang gejala a%al yang diberikan ada gelaja a%al yang biasa saja. #aka dari itu alangkah baiknya jika kita masyarakat dapat mengetahui bagaimana dberikannya. Banyaknya manusia yang mulai tidak begitu peduli dengan gejala a%al terjangkitnya bakteri salah satunya adalah pada saluran pen ernaan. 'aluran pen ernaan adalah saluran yang sangat berperan dalam tubuh. (ika saluran pen ernaan terganggu akan ukup mengganggu akti)itas tubuh saat itu. *api banyak masyarakat yang tidak peduli dengan penyakit yang ditimbulkan. #isalnya saja penyakit yang dapat ditimbulkan !leh bakteri ada diare" gejala a%alnya ada k!ndisi perut yang tidak enak gejala a%alnya ukup biasa tetapi jika terlalu didiamkan akan membuat k!ndisi itu menjadi akut dan &atal. #aka dari itu" bakteri merupakan penyebab penyakit yang ukup banyak pada saat ini. Pada dasarnya dari seluruh mikr!!rganisme yang ada di alam" hanya sebagian ke il saja yang merupakan pat!gen. Pat!gen adalah !rganism atau mikr!!rganisme yang menyebabkan penyakit pada !rganism lain. $emampuan path!gen untuk menyebabkan penyakit disebut dengan pat!genisitas. Dan pat!genesis disini adalah mekanisme in&eksi dan mekanisme perkembangan penyakit. In&eksi adalah in)asi inang !leh mikr!ba yang memperbanyak dan ara bakteri itu mengin&eksi dan gejala-gejala apa yang akan

beras!siasi dengan jaringan inang. In&eksi berbeda dengan penyakit. 'ebagaimana kita ketahui sebelumnya mikr!!rganisme adalah !rganisme hidup yang berukuran mikr!sk!pis sehingga tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. #ikr!!rganisme dapat ditemukan disemua tempat yang memungkinkan terjadinya kehidupan" disegala lingkungan hidup manusia. #ereka ada di dalam tanah" di lingkungan akuatik" dan atm!s&er + udara , serta makanan" dan karena beberapa hal mikr!!rganisme tersebut dapat masuk se ara alami ke dalam tubuh manusia" tinggal menetap dalam tubuh manusia atau hanya bertempat tinggal sementara. #ikr!!rganisme ini dapat menguntungkan inangnya tetapi dalam k!ndisi tertentu dapat juga menimbulkan penyakit.

B.

Rumusan Masalah -. Apa De&inisi Pat!genesis Bakteri Pat!gen. /. Bagaimana Pr!ses Bakteri Dalam #enimbulkan Penyakit . 0. Apa 'aja 1!nt!h 2 !nt!h Pat!genesis Dari Beberapa bakteri .

C.

Tujuan Penulisan

*ujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui3 -. De&inisi Pat!genesis Pada Bakteri /. Pr!ses Bakteri #enimbulkan Penyakit 0. 1!nt!h 2 !nt!h Pat!genesis Dari Beberapa bakteri

BAB II PE#BAH'AN A. Pengertian Gram-positif

Bakteri gram p!siti& Ba illus anthra is +batang ungu, pada airan serebr!spinal. 'el yang lain adalah sel darah putih. 1. Gram-positif Gram-positif adalah bakteri yang mempertahankan 4at %arna kristal )i!let se%aktu pr!ses pe%arnaan 5ram sehingga akan ber%arna biru atau ungu di ba%ah mikr!sk!p. Disisi lain" bakteri gram-negati& akan ber%arna merah atau merah muda. Perbedaan keduanya didasarkan pada perbedaan struktur dinding sel yang berbeda dan dapat dinyatakan !leh pr!sedur pe%arnaan 5ram.Pr!sedur ini ditemukan pada tahun -667 !leh ilmu%an Denmark bernama 1hristian 5ram dan merupakan pr!sedur penting dalam klasi&ikasi bakteri.

Bakteri gram p!siti& seperti Staphylococcus aureus +bakteri pat!gen yang umum pada manusia, hanya mempunyai membran plasma tunggal yang dikelilingi dinding sel tebal berupa peptid!glikan. 'ekitar 89 persen dari dinding sel tersebut tersusun atas peptid!glikan sedangkan sisanya berupa m!lekul lain bernama asam teikh!at. Di sisi lain" bakteri gram negati& +seperti E. !li, memiliki sistem membran ganda di mana membran pasmanya diselimuti !leh membran luar permeabel. Bakteri ini mempunyai dinding sel tebal berupa peptid!glikan" yang terletak di antara membran dalam dan membran luarnya. 2. Berikut ini a alah karakteristik ari !akteri Gram positif an negati"e # $arakteristik Gram positif Gram negati"e H!m!gen dan tebal +/9-69 nm9Peptid!glikan +/-: nm, di antara serta sebagian besar tersusunmembran dam dan luar" serta %in ing sel dari peptid!glikan. P!lisakaridaadanya membran luar +:-6 nm lain dan asam teik!at dapat ikuttebalnya, yang terdii dari lipid" menyusun dinding sel. pr!tein" dan lip!p!lisakarida Bulat" batang atau &ilamen Bulat" !)al" batang lurus atau melingkar seprti tand k!ma" Bentuk sel heliks atau &ilamen; beberapa mempunyai selubung atau kapsul Pembelahan biner Pembelahan biner" kadangRepro uksi kadang pertunasan kem!!rgan!heter!tr!& <!t!tr!&" kem!lit!aut!tr!&" atau Meta!olisme kem!!rgan!heter!tr!& $ebanyakan n!nm!til" bila m!til#!til atau n!nm!til. Bentuk tipe &lagelanya adalah petritrikus&lagela dapat ber)ariasiMotilitas +petritrichous, p!lar"l!p!trikus +lophtrichous," petritrikus +petritrichous,. Anggota tu!uh Biasanya tidak memilikiDapat memiliki pili" &imbriae" &apen ase' apendase tangkai Beberapa grup dapat membentuk*idak dapat membentuk (n ospora endsp!ra end!sp!ra

Berikut ini adalah penyakit-penyakit yang dapat ditimbulkan bakteri 5ram p!siti& dan negati&3 Gram Genus 'taphyl! ! us 'trept! ! us Enter! ! us Listeria Gram positif Ba illus 1l!stridium #y !ba terium #y !plasma Pen)akit impetig!" kera unan makanan" br!nkitis pneum!nia=radang paru" meningitis" karies gigi enteritis listeri!sis anthra> tetanus" b!tulisme di&teri jera%at pneum!nia

Pr!pi!niba terium tuberkul!sis

*. $arakteristik Berikut ini adalah karakteristik dari bakteri 5ram p!siti& dan negati&. $arakteristik 5ram p!siti& 5ram negati& Dinding sel 3 H!m!gen dan tebal +/9-69 nm, serta sebagian besar tersusun dari peptid!glikan. P!lisakarida lain dan asam teik!at dapat ikut menyusun dinding sel. Peptid!glikan +/-: nm, di antara membran dam dan luar" serta adanya membran luar +:-6 nm tebalnya, yang terdii dari lipid" pr!tein" dan lip!p!lisakarida Bentuk sel

Bulat" batang atau &ilamen Bulat" !)al" batang lurus atau melingkar seprti tand k!ma" heliks atau &ilamen; beberapa mempunyai selubung atau kapsul ?epr!duksi

Pembelahan biner Pembelahan biner" kadang-kadang pertunasan #etab!lisme kem!!rgan!heter!tr!& <!t!tr!&" kem!lit!aut!tr!&" atau kem!!rgan!heter!tr!& #!tilitas $ebanyakan n!nm!til" bila m!til tipe &lagelanya adalah petritrikus +petritrichous,

#!til atau n!nm!til. Bentuk &lagela dapat ber)ariasi-p!lar"l!p!trikus +lophtrichous," petritrikus +petritrichous,. Angg!ta tubuh +apendase,

Biasanya tidak memiliki apendase Dapat memiliki pili" &imbriae" tangkai End!sp!ra Beberapa grup dapat membentuk endsp!ra *idak dapat membentuk end!sp!r

+. Pepti oglikan

Peptid!glikan +murein, adalah k!mp!nen utama dinding sel bakteri yang bersi&at kaku dan bertanggungja%ab untuk menjaga integritas sel serta menentukan bentuknya. Pr!t!plas adalah sel yang telah dihilangkan dinding selnya dan karena suatu sel hidup di lingkungan hip!t!nis +lebih en er dibanding sit!plasma sel, maka ke enderungannya air akan masuk ke dalam sel sehingga pr!t!plas yang tidak memiliki perlindungan dinding sel akan pe ah.

Peptd!glikan adalah p!lisakarida yang terdiri dari dua gula turunan yaitu asam-N-asetil gluk!samin serta asam-N-asetil muramat" dan sebuah rantai peptida pendek yang !nt!hnya terdiri dari asam amin! l-alanin" d-alanin" d-asam glutamat" dan baik l-lisin atau asam diamin!pimelik +DAP,.

DAP adalah asam amin! langka yang hanya ditemukan pada dinding sel pr!kari!t.

Untuk keterangan lebih lanjut dapat dilihat pada gambar di ba%ah ini

'kema dinding sel bakteri gram p!siti& ,. $lasifikasi # Berikut ini adalah klasi&ikasi dari bakteri 5ram p!siti& Gram Genus Gram positif 'taphyl! ! us 'trept! ! us Enter! ! us Listeria Ba illus Pen)akit impetig!" kera unan makanan" br!n hitis pneum!nia=radang paru" meningitis" karies gigi enteritis listeri!sis anthra>

1l!stridium #y !ba terium #y !plasma

tetanus" b!tulisme di&teri jera%at pneum!nia

Pr!pi!niba terium tuberkul!sis

Pen)akit # Berikut ini adalah penyakit-penyakit yang dapat ditimbulkan bakteri 5ram p!siti& dan negati&. Namun bakteri juga dapat memberikan man&aat bagi kehidupan mnusia " !nt!hnya3 Escherichia coli yang benyak ditemukan di dalam usus besar berperan dalam pembusukan makanan dan penghasil )itamin $ +gram negati&, Rhizobium dapat menyuburkan tanah Pseudomonas denitrificans dapat menghasilkan )itamin B-/ +gram negati&, Lactobasillus casei membantu dalam pembuatan keju +gram p!siti& , Lactobacillus bulgaris membantu pembuatan y!ghurt +gram p!siti&, Acetobacer cylinum membantu pembuatan nata de ! ! +gram negati&, Acetobacer membantu dalam pembuatan uka +gram negati&, Sterptococus griseus untuk pembuatan antibi!tik +gram p!siti&,

-. .truktur in ing sel !akteri gram positi"e an gram negatif

/. Contoh - 0ontoh !akteri gram positif alam kehi upan manusia.

an gram negatif serta perann)a

Gram positif # Staphylococus3 penyebab impetig!" kera unan makanan" br!nkitis. Streptococus3 penyebab pneum!nia" meningitis" karies gigi. Enterococus3 penyebab enteritis. Listeria3 penyebab listeri!sis. Basillus3 penyebab anthra> +Basillus anthrachis,. Clostridium3 penyebab tetanus +Clostridium tetani,. Mycobacterium3 penyebab tuberkul!sa" di&teri. Mycoplasma3 penyebab jera%at" peum!nia.

B. BA.1L GRAM P2.1T13. Ba0illus Ba0illus adalah kel!mp!k bakteri yang memiliki bentuk batang atau silinder. @ang termasuk dalam kel!mp!k ini adalah dipl!ba illus +jika bergandengan dengan berpasangan dua-dua," strept!ba illus +bergandengan membentuk rantai,. 'pesies dari ba illus adalah Ba illus anthra is" Ba illus ereus" Ba illus subtilis" ba illus thuringiensis. Ba illus anthra is adalah penyebab penyakit antra> Ba0illus su!tilis digunakan pada tanaman sebagai Beberapa &ungisida. spesies Ba illus dapat menyebabkan kera unan makanan" seperti Ba illus ereus dan Ba illus li heni&!rmis. Ba illus ereus dapat menghasilkan dua ma am int!ksikasi. Hal ini dapat menyebabkan mual" muntah" dan kram perut selama --A jam" atau diare dan kram perut selama 6- -A jam. $era unan makanan biasanya terjadi dari makan nasi yang terk!ntaminasi dengan Ba illus ereus. Clostri ium Clostri ium adalah genus dari bakteri 5ram- p!siti&" &ilum <irmi utes. #erupakan !rganisme anaer!b !bligat" mampu menghasilkan end!sp!ra Beberapa spesies 1l!stridium3 1l!stridium tetani" 1l!stridium b!tulinum" 1l!stridium di&&i ile" 1l!stridium per&ringens 1. tetani biasanya masuk ke sebuah h!st melalui luka pada kulit dan kemudian bereplikasi. 'etelah in&eksi terjadi" 1. tetani menghasilkan dua eks!t!>ksin" tetan!lysin dan tetan!spasmin. 1l!stridium b!tulinum dapat menyebabkan 1.kelumpuhan !t!t. di&&i ile merupakan penyebab yang paling serius yang berhubungan dengan diare +AAD, dan dapat menyebabkan k!litis pseud!membran!sa" in&eksi berat usus besar. Listeria Listeria adalah bakteri pat!gen !p!rtunistik yang berbentuk batang. Beberapa spesies listeria3 Listeria m!n! yt!genes dan I)an!)i Listeria. I)an!)ii Listeria adalah pat!gen ruminansia" dan dapat mengin&eksi tikus di lab!rat!rium" meskipun jarang menyebabkan penyakit manusia.

Listeria mono0)togenes adalah bakteri 5ram- p!siti& berbentuk batang bakteri. Ini adalah penyebab listeri!sis" in&eksi serius yang disebabkan !leh makan makanan yang terk!ntaminasi dengan bakteri. Penyakit ini terutama mempengaruhi ibu hamil" bayi yang baru lahir" dan !rang de%asa dengan sistem kekebalan yang lemah.

Cor)ne!a0terium Beberapa spesies 1!ryneba terium 3 1!ryneba terium diphteriae dan 1!ryneba terium glutami um. 1!ryneba terium glutami um adalah bakteri tanah 5ram- p!siti& yang tidak bergerak. #engandung katalase dan menggunakan metab!lisme &ermentasi untuk meme ah karb!hidrat.

Cor)ne!a0terium glutami um dapat menghasilkan #!n!s!dium 5lutamat +#'5, yang berguna sebagai penguat rasa" menghilangkan rasa tidak enak yang terdapat pada bahan makanan tertentu dalam industri makanan.

Cor)ne!a0terium diphtheriae adalah bakteri pat!gen yang menyebabkan 1!ryneba terium diphtheriae masuk ke tra tusdiphteri. respirat!rius bagian atas melalui dr!plets inhalasi" per !ral" bakteri berkembang biak dan menimbulkan luka in&eksi. Bakteri mengeluarkan t!ksin lalu menjadi eks!t!ksin" lalu terabs!rpsi dalam muk!sa" menimbulkan kerusakan pada epitil dan peradangan super&i ial dan terjadilah nekr!sis.

A0tinom)0es A0tinom)0es adalah bakteri yang berbentuk &ilamen dan hidup dalam tanah untuk mendapatkan nutrien. A tin!my es merupakan bakteri anaer!b. Beberapa spesies A tin!my es 3 A tin!my es israelii" A tin!my es geren seriae" A tin!my es !d!nt!lyti us" A tin!my es naeslundii" A tin!my es ge!rgiae. A tin!my es israelii tinggal di mulut dan traktus genital %anita. Brganisme ini merupakan penyebab utama aktin!mik!sis pada manusia.

4o0ar ia 5enus ini adalah sapr!&it tanah dan menyebabkan n! ardi!sis pada manusia. N! ardia asteri!des menyebabkan banyak bentuk umum

n! ardi!sis pada manusia" yang merupakan in&eksi paru paru yang selanjutnya membentuk abses dan traktus sinus N! ardiasis pulm!naris adalah in&eksi mirip tuber !l!sis disertai penyebaran hemat!gen ke !rgan lain termasuk !tak yang disebabkan !leh n! ardia. M)0o!a0terium Adalah bakteri aer!b !bligat. $etika my !ba teria tidak terlihat ke dalam kateg!ri 5ram-p!siti)e " mereka diklasi&ikasikan sebagai bakteri tahan- asam 5ram-p!siti)e. 'pesies my !ba terium antara lain3 #y !ba terium tuber !l!sis" #y !ba terium a)ium-intra ellulare" #y !ba terium leprae. #y !ba terium tuber !l!sis adalah penyebab penyakit *B1. Brganisme tanah atau air ini adalah suatu !p!rtunis yang menyebabkan in&eksi pada pejamu yang terganggu kekebalannya. Parasit intrasel !bligat ini +tidak dapat dikultur, menyerang kulit" sara& peri&er" dan lepra lepr!mat!sa" muk!sa saluran napas atas dan hidung. Clostri ium %iffi0ile atau 1D<= d&C adalah spesies bakteri pada genus 1l!stridium yang gram-p!siti&" anaer!bik" berbentuk-t!ngkat +basillus,. 1l!stridium Di&&i ile adalah akibat dari pseud!membran!us !litis" in&eksi terhadap usus besar setelah gut &l!ra n!rmal dihan urkan dengan penggunaan antibi!tik. Pera%atan dengan menghentikan antibi!tik apapun dan menggunakan antibi!tik anti l!stridial" seperti metr!nida4!le. 1l!stridium Di&&i ile sudah sangat dikenal di seluruh dunia" namun di Ind!nesia gangguan karena bakteri tersebut belum mendapat perhatian dari para ahli. Padahal" &akt!r risik! gangguan akibat 1l!stridium Di&&i ile seperti pasien yang dira%at dalam jangka %aktu lama" pasien lansia" pasien yang mendapat terapi antibi!tik" pasien yang mendapat imun!supresi&" dan pasien dengan penurunan daya tahan banyak dijumpai di Ind!nesia. Pasien yang terin&eksi 1l!stridium Di&&i ile akan mengalami ra%at inap yang lebih panjang di rumah sakit dan mengalami perberatan penyakit a%alnya.

C. C24T25 BA$T(R1 GRAM P2.1T13 B(.(RTA P(4C(GA5A446A 1.Clostridium perfringens $arakteristik umum Clostridium perfringens merupakan bakteri berbentuk batang" anaer!bik +tidak dapat tumbuh dalam lingkungan yang mengandung !ksigen bebas," 5ramp!siti&" dan membentuk sp!ra. Bakteri ini tersebar luas di lingkungan dan sering terdapat di dalam usus manusia" he%an peliharaan dan he%an liar. 'p!ra !rganisme ini dapat bertahan di tanah" endapan" dan tempat-tempat yang ter emar k!t!ran manusia atau he%an. Gejala-gejala pen)akit $era unan makanan Dper&ringensD merupakan istilah yang digunakan untuk kera unan makanan yang disebabkan !leh C. perfringens . Penyakit yang lebih serius" tetapi sangat jarang" juga disebabkan !leh k!nsumsi makanan yang terk!ntaminasi strain *ype 1. Penyakit yang ditimbulkan strain type 1 ini dikenal sebagai enteritis necroticans atau penyakit pig bel . $era unan per&ringens se ara umum di irikan dengan kram perut dan diare yang mulai terjadi 6-// jam setelah mengk!nsumsi makanan yang mengandung banyak C. perfringens penghasil t!>in penyebab kera unan makanan. Penyakit ini biasanya sembuh dalam %aktu /7 jam" namun pada beberapa indi)idu" gejala ringan dapat berlanjut sampai - hingga / minggu. Beberapa kasus kematian dilap!rkan akibat terjadi dehidrasi dan k!mplikasik!mplikasi lain. !ecrotic enteritis +penyakit pig bel , yang disebabkan !leh C. perfringens sering berakibat &atal. Penyakit ini juga disebabkan karena k!rban menelan banyak bakteri penyebab penyakit dalam makanan yang terk!ntaminasi. $ematian karena necrotic enteritis + pig bel syndrome , disebabkan !leh in&eksi dan

kematian sel-sel usus dan septicemia +in&eksi bakteri di dalam aliran darah, yang diakibatkannya. Penyakit ini sangat jarang terjadi. D!sis in&ekti& 2 5ejala mun ul akibat menelan sejumlah besar +lebih dari -9 6 , sel )egetati&. Pr!duksi ra un di dalam saluran pen ernaan +atau di dalam tabung reaksi, berhubungan dengan pr!ses pembentukan sp!ra. Penyakit ini merupakan in&eksi pada makanan; hanya satu sajian memungkinkan terjadinya kera unan +penyakit timbul karena ra un yang terbentuk sebelum makanan dik!nsumsi,. %iagnosis $era unan per&ringens didiagn!sis dari gejala-gejalanya dan %aktu dimulainya gejala yang agak lama setelah in&eksi. Lamanya %aktu antara in&eksi dan timbulnya gejala merupakan iri khas penyakit ini. Diagn!sis dipastikan dengan memeriksa adanya ra un dalam k!t!ran pasien. $!n&irmasi se ara bakteri!l!gis juga dapat dilakukan apabila ditemukan sangat banyak bakteri penyebab penyakit di dalam makanan atau di dalam k!t!ran pasien. Makanan )ang terkait Dalam sebagian besar kasus" penyebab sebenarnya dari kera unan !leh C. perfringens adalah perlakuan temperatur yang salah pada makanan yang telah disiapkan. 'ejumlah ke il !rganisme ini seringkali mun ul setelah makanan dimasak" dan berlipat ganda hingga tingkat yang dapat menyebabkan kera unan selama pr!ses pendinginan dan penyimpanan makanan. Daging" pr!duk daging" dan kaldu merupakan makanan-makanan yang paling sering terk!ntaminasi. $era unan per&ringens paling sering terjadi dalam k!ndisi pemberian makan bersama +misalnya di sek!lah" kantin" rumah sakit" rumah-rumah pera%atan" penjara" dll., di mana sejumlah besar makanan disiapkan beberapa jam sebelum disajikan.

Pen0egahan Pen egahan se ara t!tal mungkin tidak dapat dilakukan" namun makanan yang dimasak" dipanaskan dan disimpan dengan benar umumnya aman dik!nsumsi. ?esik! paling besar adalah k!ntaminasi silang" yakni apabila makanan yang sudah dimasak bersentuhan dengan bahan mentah atau peralatan +misalnya alas pem!t!ng, yang terk!ntaminasi. Populasi rentan Anak-anak dan !rang tua paling sering menjadi k!rban kera unan per&ringens. $e uali dalam kasus pig bel syndrome " hanya sedikit k!mplikasi yang terjadi pada !rang di ba%ah usia 09 tahun. Brang-!rang tua lebih mungkin mengalami gejala dalam %aktu lebih lama atau lebih parah.

N! ardia merupakan genus dari lemah pe%arnaan 5ram-p!siti& " katalase p!siti& " berbentuk batang bakteri . Ini membentuk sebagian asam- epat &ilamen ber abang manik-manik +bertindak sebagai jamur" tetapi yang benar-benar bakteri,. Ia memiliki t!tal 6E spesies" dengan 7E spesies" aer!b" path!gen. 5enus ini dapat menggunakan lilin" &en!l dan kres!l sebagai sumber tenaga. Beberapa spesies n!n-pat!gen sementara yang lain bertanggung ja%ab untuk n! ardi!sis . N! ardia ditemukan di seluruh dunia di tanah yang kaya dengan bahan !rganik. 'elain itu" N! ardia adalah mikr!&l!ra mulut ditemukan pada gingi)a sehat serta kant!ng-kant!ng peri!d!ntal. In&eksi N! ardia $ebanyakan diakuisisi !leh inhalasi dari bakteri atau melalui pengenalan traumatis. N! ardia pat!gen" seperti banyak spesies n! ardia n!npat!gen" ditemukan diseluruh dunia dalam tanah dan air. 'pesies n! ardia dan spesies strept!my es adalah !rganisme aer!bik yang terdapat dalam tanah. N! ardias aste!ides dan n! ardia brasilienisis adalah penyebab utama n!kardi!sis" suatu penyakit paru-paru manusia !p!rtunistik yang

dapat menyebar kebagian-bagian tubuh lainnya. Brganisme ini dapat pula menimbulkan miset!ma. Bakteri ini biasanya hidup pada bahan-bahan yang membusuk di dalam tanah. Bakteri ditularkan melalui udara yang ter emar !leh debu tanah dan terhirup ke dalam paru-paru. Pada kasus yang jarang" bakteri masuk ke dalam tubuh manusia karena tertelan atau melalui kulit.

2. Pen)akit pa a Manusia )ang %ise!a!kan oleh Mikroorganisme 7enis 1ni Penyakit jamur sistemik yang disebabkan !leh beberapa spesies genus A tin!my es aer!b.@ang paling sering 3

N! ardia aster!ides3 Bersi&at asam "terdapat di seluruh dunia 1!nt!h 3 N!kardi!sis N! ardia brasiliensis 3 Bersi&at tahan asam "terdapat di Amerika 'erikat bagian selatan dan di Amerika 'elata 1!nt!h 3 #y et!ma" A tin!my et!ma N! ardia #adurae3 *idak tahan asam 1!nt!h 3 Eumy et!ma N! ardia pelletiari3 *idak tahan asam 1!nt!h 3 Eumy et!ma Berlainan dengan A tinimy es anaer!b"A tin!my es aer!b ini dapat

ditemukan di alam bebas +tanah" !mberan dan tanaman,. (adi sumber penularannya se ara eks!gen.Penularan terhadap manusia dapat terjadi3 - Periinhalasi ;*erutama N! ardia Asteri!des dan N! ardia bra4iliensis" "menyebabkan kelainan pada paru 2 paru"yang selanjutnya dapat menyebar se ara hemat!gen menjadi N! ardia sistemik. #elalui trauma 3 Dapat terjadi melalui keempat spesies N! ardia" menyebabkan lesi l! al di jaringan subkutisyang disebut miset!ma yang terdapat banyak sekali di daerah tr!pi . @ang terjadi perihalasi dapat menyebabkan N!kardi!sis sistemik dan dapat menjangkiti semua

g!l!ngan umur .@ang terjadi dengan trauma" banyak terdapat pada petani dan mereka yang pekerjaan sehari 2 hari sering berk!ntak dengan tanah. keempat spe ies jamur tadi membentuk k!l!ni ber&ilamen dan semuanya hidup sebagai sapri&it dalam tanah" tetapi juga memiliki si&at-si&at 3 F Path!gen bagi manusia F 5ram p!siti& F Ada yang tahan asam dan ada pula yang tidak tahan asam $arena gejala penyakit dan pr!gn!sa tergantung dari in&eksi jamurnya Pengo!atan Penanganan terhadap penyakit ini biasanya dilakukan dengan pemberian antibi!tik. Namun pemberian antibi!tik jenis Penisilin e&ekti& hanya pada 79G kasus. 'ul&adia4in mungkin e&ekti&" tetapi harus diberikan selama beberapa bulan. Peng!batan terhadap penyakit ini terutama dapat berhasil dengan peng!batan jangka panjang yaitu A--/ bulan dengan pemberian !bat antibi!ti seperti *rimeth!primsul&ameth!>a4!le +Ba trim," ataupun 'ul&a-based drugs lainnya (pi emiologi8 Pen0egahan an Pengen alian N! ardia terdapat di mana saja di alam ini" #iset!ma lebih banyak terjadi di daerah tr!pi dan subtr!pik. Biasanya kuman berasal dari tanah yang kemudian berpindah dari sese!rang ke !rang lain atau dari he%an ke manusia. Penyakit ini tidak memandang usia dan ras hanya pada laki-laki usia muda 0 sampai E kali lebih banyak daripada %anita. Penyakit yang disebabkan !leh kuman ini bersi&at !purtunis path!gen yang timbul sebagai penyakit in&eksi sekunder pada penderita yang lemah karena pemberian !bat k!rtik!ster!id. $epentingan k!mpleks adalah bah%a angg!tanya enderung mempunyai kerentanan antimikr!ba yang berbeda" yang dapat mempengaruhi peng!batan. N!kardia tidak ditularkan dari !rang ke !rang.

N!kardia yang p!tensial pat!genik terdapat dalam tanah dan mungkin masuk tubuh melalui jalan perna&asan atau melalui kulit yang le et. In&eksi pada anjing" binatang piaraan lain" dan binatang pertanian sangat jarang terjadi" #astitis pada ternak kadang-kadang tersebar luas. N!kardi!sis tidak menular. N! ardi!sis jarang pada !rang n!rmal. Ini biasanya terjadi pada penerima transplantasi !rgan; pada pasien dengan leukemia" lim&!ma" hum!ral" atau a at Leuk! yte; atau setelah terapi ster!id berkepanjangan.

*. Pen)akit-pen)akit )ang i se!a!kan karena infeksi !akteri 1. Tu!erkulosis paru &t!0' *uberkul!si Paru atau *B1 adalah penyakit yang di sebabkan bakteri #y !ba terium tuber ul!si dan #y r!ba terium b!)is. Bakteri tersebut mempunyai ukuran 9"E-7 #ikr!n > 9"0-9"A" mi r!n dengan bentuk tipis" lurus atau agak bengk!k" bergranular atau tidak mempunyai selabung" tetapi mempunyai lapisan luar tebal yang terdiri dari lip!id. Penyakit ini di tularkan melaului udara +dr!plet nu lei, saat se!rang pasien *B1 batuk dan per ikan ludah yang mengandung bakteri tersebut terhirup !leh !rang lain saat berna&as. 2. %ifteria Di&teria adalah penyakit yang jarang terjadi" biasayanya menyerang remaja dan !rang de%asa. Penyebab dari penyakit ini adalah bakteri 1!ryneba terium diphtheria. Penyakit ini mempunyai dua bentuk yaitu yang pertama *ipe ?espirasi yg disebabkan !leh strain bakteri yang mempr!duksi t!ksin+t!ksigenetik, yang biasanya mengakibatkan gejala berat sampai meninggal" sedangkan bentuk yang kedua yaitu *ipe $utan yang disebabkan !leh strain t!ksigenetik maupun n!nt!ksigenetik umumnya gelalanya ringan dengan peradangan yang tidak khas. Penularan penyakit ini terjadi melalui dr!plet saat penderita +karier, batuk"bersin" dan berbi ara. Akan tetapi" debu atau muntahan si penderita juga bias menjadi media penularan.

BAB II PENU*UP