Anda di halaman 1dari 26

Laporan Kasus

CARCINOMA MAMMAE

Di susun oleh : Lalu Ofan Hendardi H1A 003 02

Di!i"!in# oleh: dr$ I %$&$ &udihar'a( )p&

DALAM RAN%KA MEN%IK*+I KE,ANI+ERAAN KLINIK MAD-A DI LA&.)M/ &EDAH /AK*L+A) KEDOK+ERAN *NI0ER)I+A) MA+ARAM R*MAH )AKI+ *M*M MA+ARAM 2001
1

LA,ORAN KA)*)
I.

Iden'i'as ,asien Nama Jenis kelamin Umur Alamat Pekerjaan MR! : Ny. M : Perempuan : 55 tahun : Dasan Agung : IR : "# Mei $%%&'"" .%% (I A

gl pemeriksaan : $" Mei $%%&' "&.%% (I A

II.

Ana"nesa Keluhan u'a"a : )enj*lan pa+a payu+ara +an ketiak se,elah kiri . Ri2a3a' ,en3a4i' )e4aran# : Pasien mengeluh a+a ,enj*lan pa+a payu+ara +an ketiak kirinya. )enj*lan pa+a payu+ara terse,ut +irasakan kira-kira sejak . ,ulan yang lalu tetapi masih ,erukuran ke/il kira-kira se,esar ,iji kelereng. ,enj*lan +irasakan semakin mem,esar 0,enj*lan ti+ak pernah hilang1. nyeri pa+a ,enj*lan ti+ak pernah +irasakan. sekitar 2 ,ulan sejak a+a ,enj*lan +i payu+ara kemu+ian ,enj*lan +i ketiak se,elah kiri3 ,enj*lan +i ketiak se,elah kiri a4alnya ke/il +an semakin mem,esar serta *s mulai mengeluhkan nyeri pa+a ,enj*lan +i payu+ara +an ,enj*lan +i ketiak kiri. nyeri +irasakan hilang tim,ul 0tim,ulnya nyeri ti+ak menentu1. 5s saat ini su+ah ti+ak hai+ lagi. sejak kurang le,ih $ ,ulan setelah mun/ulnya ,enj*lan +i ketiak kiri3 *s mengeluhkan a+anya peru,ahan 4arna kulit pa+a +aerah ,enj*lan +i payu+ara +an ,enj*lan +i ketiak kiri 0kulit le,ih terlihat le,ih hitam +i,an+ingkan +engan sekitarnya1. Pa+a payu+ara kanan +an ketiak kanan ti+ak a+a ,enj*lan. Demam 0-1. ,atuk 0-13 sesak na6as 0-1. )A) +an )A7 n*rmal.

Ri2a3a' "ens'ruasi : 5s mulai hai+ pa+a usia sekitar "5 tahun3 pa+a saat hai+ pasien ka+ang-ka+ang mengalami nyeri +an hai+nya ti+ak teratur. 5s su+ah ti+ak hai+ lagi sejak sekitar "% tahun yang lalu. Nyeri ri4ayat menyusui n*rmal. Pasien rutin menggunakan 7) !untikan 2 ,ulan +an 7) Pil.

Ri4ayat kehamilan'keluarga : Anak *s 2 *rang

Ri2a3a' pen3a4i' dahulu : 8ipertensi 0913 DM 0-1. Ri4ayat ,atuk lama 0-13 ri4ayat a+anya ,enj*lan +i ke+ua payu+ara +an ketiak 0-1.

Ri4ayat *perasi : ti+ak a+a

Ri2a3a' aler#i : i+ak a+a. Ri2a3a' pen3a4i' 4eluar#a : i+ak a+a angg*ta keluarga yang mengalami keluhan yang sama +engan *s. Ri2a3a' pen#o!a'an se!elu"n3a : 5s men+apat peng*,atan +i p*li ,e+ah selama kurang le,ih "35 ,ulan. ,enj*lan pa+a payu+ara kiri +an ketiak kiri ti+ak hilang'menge/il.
III.

,e"eri4saan /isi4 Status generalis 7ea+aan umum 7esa+aran


A.

: )aik : :#;5M.

an+a <ital :
3

ekanan +arah : "#%'&% mm8g : &%=' menit : ".=' menit : 2> %?

Na+i Respirasi !uhu aksila

B. Pemeriksan @isik Umum : a. 7epala-leher :

7epala : ,entuk simetris3 +e6*rmitas 0-1. Mata : k*njungti<a anemis -'-3 sklera ikterik -'Aeher : Pem,esaran 7B) 0-13 massa 0-1.

b.

h*ra=-?ar+i*<as/ular : P*sisi : angan +iangkat tegak lurus ke atas +an turun ke ,a4ah. Inspeksi : )entuk +a+a simetris3 retraksi 0-13 sela iga +alam ,atas n*rmal3 pa+a payu+ara se,elah kiri +i+apatkan ,enj*lan ukuran +iameter C 5 /m3 4arna kulit kehitaman3 ulserasi 0-1 +an ketiak kiri 0a=illa anteri*r sinistra1 ukuran +iameter C 2 /m. 4arna kulit kehitaman3 ulserasi 0-1. Pasien +iminta menekan 0meletakan1 ke+ua tangan pa+a pinggang 07rista iliaka1 : erlihat tum*r ikut ,ergerak saat *s +iminta mengangkat ke+ua ,ahu. Palpasi : Berakan +in+ing +a+a simetris3 iktus k*+is 0-1. Pa+a payu+ara se,elah kiri kua+ran lateral superi*r +i+apatkan ,enj*lan ukuran +iameter C 5 /m3 4arna kulit kehitaman3 ulserasi 0-13 Peau +D*range
4

0-1. n*+ul satelit 0-1. Pa+a papilla mammae : retraksi 0913 keluar /airan'+arah 0-1 e+ema 0-1. 7etiak kiri 0a=illa anteri*r sinistra1 ukuran +iameter C 2 /m. 4arna kulit kehitaman3 ulserasi 0-1 Perkusi Auskultasi : Paru : s*n*r E jantung : pekak. : ?*r : !"!$ regular3 tunggal3 murmur 0-1. Pulm* : suara na6as <esikuler3 r*nkhi -'-3 4heeFing -'-.

c. A,+*men-Pel<i/-Inguinal :

Inspeksi Auskultasi Palpasi Perkusi Pel<i/ Inguinal

: Distensi 0-13 permukaan rata3 hiperemi 0-13 jejas 0-1 : )U 091 N. : supel3 nyeri tekan 0-13hepar +an lien ti+ak tera,a3 ginjal ti+ak tera,a. : impani pa+a semua kua+ran. : ampak n*rmal3 ti+ak a+a ,enj*lan3 ti+ak tera,a massa3 : i+ak tampak kelainan pa+a sisi kanan +an kiri3 ti+ak a+a ,enj*lan3 ti+ak tera,a massa3 pem,esaran 7B) 0-13 nyeri tekan 0-1.

d. Ur*-genital :

D)N
e. Anal-perianal :

D)N
f.

:kstremitas atas : De6*rmitas -'-3 e+ema -'-3 akral hangat.

g. :kstremitas ,a4ah :

De6*rmitas -'-3 e+ema -'-3 akral hangat.

C. Pemeriksan @isik l*kal 0!tatus l*kalis1 :

,a3udara 4iri dan A5illa 4iri Inspeksi : Pa+a payu+ara se,elah kiri kua+ran lateral superi*r +i+apatkan ,enj*lan ukuran +iameter C 5 /m3 4arna kulit kehitaman3 ulserasi 0-13 Peau +D*range 0-1. N*+ul satelit 0-1. Pa+a papilla mammae : retraksi 0913 keluar /airan'+arah 0-1 e+ema 0-1. 7etiak kiri 0a=illa anteri*r sinistra1 ukuran +iameter C 2 /m. 4arna kulit kehitaman3 ulserasi 0-1 Palpasi : Pa+a payu+ara kiri ,agian lateral superi*r3 +i+apatkan massa ,entuk ,ulat l*nj*ng massa ukuran +iameter C 5 /m3 k*nsistensi keras3 permukaan ,er+ungkul-+ungkul3 ,atas ti+ak tegas3 sulit +igerakan3 nyeri tekan 091. massa 091 +i a=illa anteri*r sinistra ukuran +iameter C 2 /m3 ,entuk ,ulat3 k*nsistensi keras3 permukaan ,er+ungkul-+ungkul3 ,atas ti+ak tegas3 sulit +igerakan3 nyeri tekan 091.
IV.

Resu"e
a. Anamnesa -

Pasien 4anita umur 55 tahun +atang +engan keluhan utama ,enj*lan pa+a payu+ara +an ketiak se,elah kiri .

)enj*lan pa+a payu+ara terse,ut +irasakan kira-kira sejak . ,ulan yang lalu3 ,enj*lan +irasakan semakin mem,esar 0,enj*lan ti+ak pernah hilang1. nyeri pa+a ,enj*lan ti+ak pernah +irasakan.

!ekitar 2 ,ulan sejak a+a ,enj*lan +i payu+ara kemu+ian ,enj*lan +i ketiak se,elah kiri3 ,enj*lan semakin mem,esar serta *s mulai mengeluhkan nyeri pa+a ,enj*lan +i payu+ara +an ,enj*lan +i ketiak kiri.

!ejak kurang le,ih $ ,ulan setelah mun/ulnya ,enj*lan +i ketiak kiri3 *s mengeluhkan a+anya peru,ahan 4arna kulit pa+a +aerah ,enj*lan +i payu+ara +an ,enj*lan +i ketiak kiri 0kulit le,ih terlihat le,ih hitam +i,an+ingkan +engan sekitarnya1.

Pa+a payu+ara kanan +an ketiak kanan ti+ak a+a ,enj*lan.


6

Pemeriksan @isik l*kal 0!tatus l*kalis1 : Payu+ara +an A=illa


-

Inspeksi

: Pa+a payu+ara se,elah kiri kua+ran lateral superi*r +i+apatkan

,enj*lan ukuran +iameter C 5 /m3 4arna kulit kehitaman3 ulserasi 0-13 Peau +D*range 0-13 <enektasi 0-1. Pa+a papilla mammae : retraksi 0913 keluar /airan'+arah 0-1 e+ema 0-1. 7etiak kiri 0a=illa anteri*r sinistra1 kehitaman3 ulserasi 0-1 Palpasi : Pa+a payu+ara kiri ,agian lateral superi*r3 +i+apatkan massa ,entuk C 5 /m3 k*nsistensi keras3 permukaan ukuran +iameter C 2 /m. 4arna kulit

,ulat l*nj*ng massa ukuran +iameter

,er+ungkul-+ungkul3 ,atas ti+ak tegas3 sulit +igerakan3 nyeri tekan 091. massa 091 +i a=illa anteri*r sinistra ukuran +iameter C 2 /m3 ,entuk ,ulat3 k*nsistensi keras3 permukaan ,er+ungkul-+ungkul3 ,atas ti+ak tegas3 sulit +igerakan3 nyeri tekan 091.
V.

Dia#nosis um*r Payu+ara e/ suspe/t ?ar/in*ma Mammae

VI.

Dia#nosis &andin#
-

@AM Bala/t*/ele Mastitis

VII.

*sulan ,e"eri4saaan un'u4


-

U!B @*t* h*ra= +an Mamm*gra6i

VIII.

Ren6ana +inda4an
7

IX.

Mastekt*mi 0)i*psi1

,ro#nosis Du,ia a+ malam

DI)K*)I KA)*) Pa+a anamnesis +i+apatkan keluhan pa+a pasien a+a ,enj*lan pa+a payu+ara +an ketiak kirinya. )enj*lan pa+a payu+ara terse,ut +irasakan kira-kira sejak . ,ulan yang lalu tetapi masih ,erukuran ke/il kira-kira se,esar ,iji kelereng. ,enj*lan +irasakan semakin mem,esar 0,enj*lan ti+ak pernah hilang1. nyeri pa+a ,enj*lan ti+ak pernah +irasakan. sekitar 2 ,ulan sejak a+a ,enj*lan +i payu+ara kemu+ian ,enj*lan +i ketiak se,elah kiri3 ,enj*lan +i ketiak se,elah kiri a4alnya ke/il +an semakin mem,esar serta *s mulai mengeluhkan nyeri pa+a ,enj*lan +i payu+ara +an ,enj*lan +i ketiak kiri. nyeri +irasakan hilang tim,ul 0tim,ulnya nyeri ti+ak menentu1. )enj*lan terse,ut merupakan tum*r payu+ara3 tum*r payu+ara merupakan tum*r yang menyerang kelenjar air susu3 saluran kelenjar +an +an jaringan penunjang payu+ara. i+ak termasuk keganasan pa+a kulit payu+ara. )enj*lan pa+a pau+ara ,iasanya men+*r*ng pen+erita untuk ke+*kter. )enj*lan ganas yang ke/il sukar +i,e+akan +engan ,enj*lan tum*r jinak3 tetapi ka+ang +apat +ira,a ,enj*lan ganas yang melekat pa+a jaringan sekitarnya. )ila tum*r su+ah ,esar3 perlekatan akan le,ih jelas. um*r payu+ara yang memiliki pr*gn*sis yang ti+ak ,aik ,ila termasuk keganasan. 7arsin*ma a+alah massa jaringan a,n*rmal +engan pertum,uhan ,erle,ihan +an ti+ak a+a k**r+inasi +engan pertum,uhan jaringan n*rmal3 +an tetap tum,uh +engan /ara yang ,erle,ihan seetelah stimulus yang menim,ulkan peru,ahan ters,ut ,erhenti. 7arsin*ma tampak ,erperilaku seperti parasit +an ,ersaing +engan sel jaringan n*rmal untuk keperluan meta,*lismenya. 7arsin*ma memiliki tingkat *t*n*mi tertentu +an tetap ,ertam,ah ,esar tanpa memperhatikan lingkungan sekitarnya +an status nutrisi tuan rumah. namun setiap *t*n*mi yang +imiliki ini ti+ak mutlak. 7eganasan 07anker1 payu+ara sta+ium a4al ,iasanya ti+ak menye,a,kan rasa nyeri. Bejala pa+a sta+ium a4al ,erupa tera,anya ,enj*lan pa+a payu+ara yang memiliki ,atas yang ti+ak teratur +an mu+ah +igerakan. Pa+a sta+ium a4al ini tum*r masih +engan +iameter $ /m atau kurang3 tak ter6iksir pa+a kulit atau pe/t*ral tanpa +i+uga a+a metastasis aksila. )ila kanker payu+ara makin ,erkem,ang3 maka ,enj*lan akan mem,esar +an sulit +igerakan karena su+ah melekat pa+a +in+ing +a+a atau melekat pa+a kulit +i sekitarnya yang mengaki,atkan kulit
8

/ekung atau +impling3 a+anya rasa nyeri3 retraksi putting payu+ara. 7ulit +i atas ,enj*lan +apat mengerut +an tampak seperti kulit jeruk 0peau d'orange13 tetapi pa+a kasus ini ,elum +itemukan a+anya kulit seperti jeruk 0peau d'orange1 . !elain itu apa,ila kanker payu+ara makin ,erkem,ang ke sta+ium yang le,ih tinggi akan menye,a,kan gam,aran m*r6*l*gik l*kal tertentu. Bam,aran ini men/akup ke/en+rungan untuk melekat pa+a *t*t pekt*ralis atau 6asia +alam +i +in+ing +a+a sehingga terja+i 6iksasi lesi3 serta melekat +i kulit +i atasnya3 yang menye,a,kan retraksi +an /ekungan kulit atau putting payu+ara. Dapat pula tim,ul pem,engkakan pa+a payu+ara yang +isertai +engan rasa nyeri3 peru,ahan pa+a 4arna atau tekstur kulit pa+a payu+ara +an tim,ulnya ,enj*lan atau massa +i ketiak. Puting susu +apat tertarik ke +alam +an terasa gatal3 +isertai +engan peru,ahan 4arna pa+a puting susu maupun are*la 0+aerah ,er4arna ke/*klatan +i sekeliling puting susu1. Pa+a sta+ium lanjut3 +apat tim,ul nyeri tulang3 penurunan ,erat ,a+an3 pem,engkakan pa+a lengan3 +an ulserasi 0luka1 pa+a kulit. Menurut (85 G-&H 4anita akan mengalami kanker payu+ara. Ini menja+ikan kanker payu+ara se,agai jenis kanker yang paling ,anyak +itemui pa+a 4anita. !etiap tahun le,ih +ari $5%3%%% kasus ,aru kanker payu+ara ter+iagn*sa +i :r*pa +an kurang le,ih ">53%%% +i Amerika !erikat. Masih menurut (853 tahun $%%% +iperkirakan "3$ juta 4anita ter+iagn*sis kanker payu+ara +an le,ih +ari >%%3%%% meninggal karenanya. )elum a+a +ata statistik yang akurat +i In+*nesia3 namun +ata yang terkumpul +ari rumah sakit menunjukkan ,ah4a kanker payu+ara men+u+uki ranking pertama +iantara kanker lainnya pa+a 4anita. 7anker payu+ara merupakan penye,a, utama kematian pa+a 4anita. !etiap tahunnya +i Amerika !erikat kira-kira ##.%%% pasien meninggal karena penyakit ini se+angkan +i :r*pa le,ih +ari ".5.%%% pasien. !etelah menjalani pera4atan3 sekitar 5%H pasien mengalami kanker payu+ara sta+ium akhir +an hanya ,ertahan hi+up "G I 2% ,ulan. 7anker payu+ara se+ikit le,ih sering mengenai payu+ara kiri +aripa+a kanan. Pa+a sekitar #H pasien +itemukan tum*r ,ilateral atau tum*r sekuensial +i payu+ara yang sama. A*kasi tum*r +i +alam payu+ara a+alah se,agai ,erikut : 7ua+ran luar atas )agian sentral 7ua+ran luar ,a4ah 7ua+ran +alam atas 5%H $%H "%H "%H
9

7ua+ran +alam ,a4ah

"%H

)er+asarkan penelitian 08aagensen1 kanker payu+ara le,ih sering terja+i +i k4a+ran lateral atas3 kemu+ian sentral 0su,are*lar1. Payu+ara se,elah kiri le,ih sering terkena ,ila +i,an+ingkan +engan se,elah kanan. Distri,usi menurut umur3 kanker payu+ara le,ih sering +itemukan pa+ umur #%-#& tahun yaitu 2%325H untuk kasus-kasus +i In+*nesia. :ti*l*gi +an 6akt*r resik* karsin*ma payu+ara antara lain yaitu: *sia$ 7anker payu+ara jarang terja+i pa+a perempuan ,erusia kurang +ari 2% tahun. !elain itu risik* meningkat se/ara tetap sepanjang usia %ene'i4a dan Ri2a3a' Keluar#a$ !ekitar 5 sampai "%H kanker payu+ara ,erkaitan +engan mutasi here+iter spesi6ik. Perempuan le,ih ,esar kemungkinannya mem,a4a gen kerentanan kanker payu+ara jika mereka mengi+ap kanker payu+ara se,elum men*pause3 mengi+ap kanker payu+ara ,ilateral3 mengi+ap kanker terkait lain 0missal3 kanker *<arium13 memiliki ri4ayat keluarga yang signi6ikan 0yaitu ,anyak angg*ta keluarga terjangkit se,elum men*pause13 atau ,erasal +ari kel*mp*k etnik tertentu. !ekitar separuh perempuan +engan kanker payu+ara here+iter
10

memperlihatkan mutasi +i gen BRCA1 0 pa+a kr*m*s*m ">J$".21 +an sepertiga lainnya mengalami mutasi +i BRCA2 0+i kr*m*s*m "2J"$-"21. Ben ini ,erukuran ,esar +an k*mpleks serta ti+ak memperlihatkan h*m*l*gi yang erat +iantara ke+uanya3 juga +engan gen lain yang +iketahui. Meskipun peran pasti karsin*genesis +an spesi6isitas relati6nya terha+ap kanker payu+ara masih +iteliti3 ke+ua gen ini +iperkirakan ,erperan penting +alam per,aikan DNA. 7e+uanya ,ekerja se,agai gen penekan tum*r3 karena kanker mun/ul jika ke+ua alel inakti6 atau /a/at pertama +ise,a,kan *leh mutasi sel germinati<um +an ke+ua *leh mutasi s*matik ,erikutnya. erse+ia uji genetik3 tetapi uji ini +iperumit *leh ter+eteksinya ratusan mutasi yang ,erlainan3 +an hanya se,agian yang ,erkaitan +engan kerentanan terha+ap kanker. Derajat penetrasi3 usia saat *nset kanker3 +an keterkaitan +engan tipe lain +apat ,er,e+a-,e+a sesuai jenis mutasi. Namun. se,agian ,esar pem,a4a si6at akan terjangkit kanker payu+ara pa+a usia >% tahun3 +i,an+ingkan +engan hanya >H +ari perempuan yang ti+ak memiliki mutasi. Peran gen ini pa+a kanker payu+ara sp*ra+ik n*nhere+iter ,elum jelas karena pa+a tum*r ini jarang +itemukan mutasi. 7*nstitusi Benetika ini ,er+asarkan : a. A+anya ke/en+rungan pa+a keluarga tertentu le,ih ,enyak kenker payu+ara +aripa+a keluarga lain. ,. A+anya +istri,usi pre+ileksi antar ,angsa atau suku ,angsa /. Pa+a kem,ar m*n*Fyg*te3 ter+apat kanker yang sama +. er+apat persamaan lateralis kanker payu+ara pa+a keluarga +ekat +ari pen+erita kanker payu+ara e. !e*rang +engan kline6elter akan men+apat kemungkinan .. kali pria n*rmal

/a4'or Resi4o Lain Pajanan lama estr*gen eks*gen pas/amen*p*use3 yang +ikenal se,agai terapi sulih estr*gen 0:R 3 estr*gen repla/ement theraphy13 +iakui +apat men/egah atau paling ti+ak menun+a *nset *ste*p*r*sis +an melin+ungi pemakai +ari penyakit jantung +an str*ke3 terapi ini juga menye,a,kan peningkatan m*+erat insi+ensi kanker payu+ara. Insi+ensi se+ikit le,ih tinggi pa+a perempuan yang menggunakan k*m,inasi estr*gen
11

+an pr*gester*ne. Namun3 para perempuan ini umumnya +atang +engan kanker yang sta+ium klinisnya ,elum terlalu lanjut +an memperlihatkan angka m*rtalitas le,ih ren+ah +i,an+ingkan +engan kanker yang tim,ul pa+a perempuan yang ,elum pernah men+apat terapi sulih h*rm*n. Jika semua pr* +an k*ntra +ipertim,angkan3 man6aat !: jauh le,ih ,esar +aripa+a kemungkinan e6ek sampingnya +alam kaitannya +engan peningkatan keseluruhan usia harapan hi+up ,agi se,agian ,esar perempuan. 7*ntrasepsi *ral juga +i/urigai meningkatkan risik* kanker payu+ara. (alaupun ,uktinya juga ren+ah 3estr*gen +an pr*gestin hanya se+ikit meningkatkan resik*. Ra+iasi pengi*n ke +a+a meningkatkan resik* kanker payu+ara. )esar resik* ,ergantung pa+a +*sis ra+iasi3 4aktu sejak pajanan3 +an usia. 8anya perempuan yang +iiri+asi se,elum usia 2% tahun3 saat perkem,angan payu+ara yang tampaknya terkena. !e,agai /*nt*h3 $%H sampai 2%H perempuan yang +ira+iasi untuk penyakit 8*+gkin saat remaja +an usia $% tahunan akan terjangkit kanker payu+ara3 tetapi resik* untuk perempuam yang +i terapi pa+a usia setelah itu ti+ak meningkat. D*sis ra+iasi yang ren+ah pa+a penapisan mam*gra6i hampir ti+ak ,ere6ek pa+a insi+ensi kanker payu+ara. !etiap kemungkinan e6ek +ik*mpensasi *leh man6aat +eteksi +ini kanker payu+ara. )er+asarkan penelitian epi+emi*l*gi3 ,anyak 6akt*r risik* lain yang ,elum +ipastikan3 misalnya kegemukan3 k*nsumsi alk*h*l3 +an +iet tinggi lemak3 +iperkirakan ,erperan +alam ter,entuknya kanker payu+ara 4alaupun ,ukti umumnya ,elum ,anyak

+iketahui. Menarke /epat 0K"$ th13 Men*pause lam,at3 7ehamilan pertama tertun+a't+k punya anak3 i+ak menyusui3 i+ak menikah3 Ri4ayat keluarga3 Ri4ayat ?a Mama

k*ntralateral3 Ri4ayat *p. tum*r jinak 06i,r*kistik1. )er+asarkan pemeriksaan 6isik pa+a inspeksi terlihat pa+a payu+ara se,elah kiri kua+ran lateral superi*r +i+apatkan ,enj*lan ukuran +iameter C 5 /m3 4arna kulit kehitaman3 ulserasi 0-13 Peau +D*range 0-13 <enektasi 0-1. Pa+a papilla mammae : retraksi 0913 keluar /airan'+arah 0-1 e+ema 0-1. 7etiak kiri 0a=illa anteri*r sinistra1 ukuran +iameter C 2 /m. 4arna kulit kehitaman3 ulserasi 0-1. Pa+a palpasi payu+ara kiri ,agian lateral superi*r3 +i+apatkan massa ,entuk ,ulat l*nj*ng massa ukuran +iameter C 5 /m3 k*nsistensi keras3 permukaan ,er+ungkul-+ungkul3 ,atas ti+ak tegas3 sulit +igerakan3 nyeri tekan 091. massa
12

091 +i a=illa anteri*r sinistra ukuran +iameter C 2 /m3 ,entuk ,ulat3 k*nsistensi keras3 permukaan ,er+ungkul-+ungkul3 ,atas ti+ak tegas3 sulit +igerakan3 nyeri tekan 091. )er+asarkan anamnesis +an pemeriksaan 6isik tum*r yang ter+apat pa+a payu+ara pasien ini le,ih mengarah ke pr*ses keganasan. Pa+a anamnesis +i +apatkan pr*ses pertum,uhan tum*r ,erjalan /epat yakni sekitar 2- . ,ulan. er+apat retraksi pa+a papilla mamma kiri serta peru,ahan 4arna pa+a +aerah tum*r ,aik itu yang ter+apat pa+a payu+ara maupun yang ter+apat pa+a aksila kiri. Bejala +an tan+a pa+a kanker payu+ara yaitu : Nyeri : ,eru,ah +engan +aur hi+up 0penye,e, 6isis*l*gis seperti pa+a tegangan pramenstruasi atau penyakit 6i,r*kistik. ti+ak tergantung +aur hai+ seperti tum*r jinak3 tum*r ganas. )enj*lan +i payu+ara : keras 0 permukaan li/in pa+a 6i,r*a+en*ma atau kiatas3 permukaan kasar3 ,er,enj*l atau melekat pa+a kanker. 7enyal 0pa+a kelainan 6i,r*kistik13 Aunak pa+a lip*ma. Peru,ahahan kulit : 7ehitaman 0sangat men/urigakan karsin*ma13 ,enj*lan kelihatan 0kista3 karsin*ma3 6i,r*a+en*ma ,esar13 kulit jeruk 0+iatas ,enj*lan: kanker 0tan+a khas113 kemerahan : In6eksi 0Jika panas13 tukak : kanker lama terutama *rang tua. 7elainan putting'are*la : Retraksi 06i,r*sis karena kanker13 in<ersi ,aru 0retraksi 6i,r*sis karena pele,aran +uktus13 unilateral: penyakit paget 0tan+a khas kanker1. 7eluarnya /airan seperti susu 0kehamilan atau laktasi13 jernih 0n*rmal13 hijau 0perimen*p*use3 pele,aran +uktus3 kelainan 6i,r*kistik13 hem*ragik 0 karsin*ma3 papil*ma intra+uktus1. 7anker payu+ara lanjut sangat mu+ah +ikenali +engan mengetahui /riteria 8aagensen +imana ter+apat *e+ema luas pa+a kulit payu+ara 0le,ih +ari "'2 luas kulit payu+ara13 a+anya n*+ul satelit pa+a payu+ara3 ter+apat n*+ul parasternal3 ter+apat n*+ul suprakla<ikula3 a+anya *e+ema lengan3 a+anya metastasis jauh3 er+apat $ +ari tan+a-tan+a li/ally a+<an/e+ yaitu ulserasi kulit3 kulit ter6iksir pa+a +in+ing t*raks3 7elenjar getah ,ening aksila +iameternya le,ih +ari $35 /m3 7elenjar getah ,ening aksila melekat satu sama lain. Metastasis ke tulang <erte,ra akan terlihat pa+a gam,aran r*nggen*l*gis se,agian gam,aran *ste*litik3 yang +apat pula menim,ulkan 6raktur pat*l*gis ,erupa 6raktur k*mpresi.
1. Metastasis melalui system <ena

metastasis tum*r ganas payu+ara melalui system <ena akan menye,a,kan terja+inya metastasis ke paru-paru +an *rgan-*rgan lain. akan tetapi +apat pula terja+i metastasis ke <erte,ra se/ara langsung3 melalui <ena-<ena ke/il yang ,ermuara ke +alam <. <erte,ralis. ;. mammaria interna merupakan jalan utama metastasis tum*r ganas payu+ara ke paru-paru melalui system <ena.
13

2. Metastasis tum*r ganas payu+ara melalui system lim6a

metastasis melalui system lim6a ini pertama kali akan mengenai kelnjar getah ,ening regi*nal
a. metastasis ke kelenjar getah ,ening aksila3 metastasis utama kanker payu+ara melalui system

lim6e a+alah ke kelenjar getah a=illa


b. metastasis ke kelnjar getah ,enign suprakla<ikula3 ,ila karsin*ma payu+ara telah sampai ke

kelnjar getah ,ening su,kla<ikula


c. metastasis ke kelenjar getah mammria interna ternyata le,ih sering +ari yang +i+uga. d. metastasis ke hepar3 selain melalui system <ena3 ternya +apat terja+i metastasi karsin*ma

mamma ke hepar melalui system lim6e. kea+aan ini terja+i ,ila tum*r primer terletak +itepi me+ial ,agian ,a4ah payu+ara. ,ila terja+i metastasis ke kelenjar preperikar+ial3 akan terja+i stasis aliran lim6e +an ,isa terja+i aliran ,alik lim6e ke hepar3 +an terja+i metastasis +i hepar. 7anker payu+ara +i,agi menja+i kanker yang ,elum menem,us 0n*nin<asi<e1 +an su+ah 0in<asi<e1. ". Kan4er ,a3udara In7asif !el kanker merusak saluran +an +in+ing kelenjar susu serta menyerang lemak +an jaringan k*nekti6 payu+ara +i sekitarnya. 7anker +apat ,ersi6at in<asi6 0menyerang1 tanpa selalu menye,ar 0metastati/1 ke simpul lim6e atau *rgan lain +alam tu,uh. $. Kan4er ,a3udara Non8In7asif !el kanker terkun/i +alam saluran susu +an ti+ak menyerang lemak +an jaringan k*nekti6 payu+ara +i sekitarnya. Du/tal /ar/in*ma in situ 0D?I!13 merupakan ,entuk kanker payu+ara n*n-in<asi6 yang paling umum terja+i 0&%H1. A*,ular /ar/in*ma in situ 0A?I!1 meski le,ih jarang3 justru perlu le,ih +i4aspa+ai karena merupakan tan+a meningkatnya risik* kanker payu+ara. )er+asar tingkat pre<alensinya3 kanker payu+ara +i,agi menja+i +ua3 yaitu yang umum terja+i +an jarang terja+i. 9enis Kan4er ,a3udara 3an# *"u" +er:adi 1$ Lo!ular 6ar6ino"a in si'u ;LCI)( lo!ular neoplasia<: 7ata in situ merujuk pa+a kanker yang ti+ak menye,ar +ari area +imana kanker mulai mun/ul. Pa+a A?I!3 pertum,uhan jumlah sel jelas terlihat3 ,era+a +i +alam kelenjar susu 0l*,ules1. )anyak +*kter ti+ak mengklasi6ikasikan A?I! se,agai kanker payu+ara +an sering menantang pasien untuk +ilakukannya ,i*psy payu+ara saat
14

in<estigasi me+is +ilakukan. Pasien A?I! +im*nit*r +engan ketat setiap empat ,ulan sekali *leh +*kter +engan melakukan uji klinis payu+ara3 +itam,ah mam*gar6i setiap tahunnya. Pen/egahan lain yang juga mungkin +ilakukan a+alah +engan mem,erikan *,at seperti tam*=i6en atau pr*phyla/ti/ maste/t*my 0pengangkatan payu+ara yang +ilakukan se,agai usaha pre<enti61. 2$ Du6'al 6ar6ino"a in si'u ;DCI)< : Merupakan tipe kanker payu+ara n*n-in<asi6 yang paling umum terja+i. D?I! seringkali ter+eteksi pa+a mamm*gram se,agai mi/r*/al/i6i/ati*ns 0tumpukan kalsium +alam jumlah ke/il1. Dengan +eteksi +ini3 rerata tingkat ,ertahan hi+up pen+erita D?I! men/apai hampir "%%H3 +engan /atatan3 kanker ti+ak menye,ar +ari saluran susu ke jaringan lemak payu+ara +an ,agian lain +ari tu,uh. er+apat ,e,erapa tipe D?I!. !e,agai /*nt*h3 +u/tal /*me+*/ar/in*ma3 yang merujuk pa+a D?I! +engan ne/r*sis 0area +engan sel kanker yang mati atau mengalami +egenerasi1. 3$ Infil'ra'in# lo!ular 6ar6ino"a ;ILC<: Juga +ikenal se,agai in<asi<e l*,ular /ar/in*ma. IA? mulai terja+i +i +alam kelenjar susu 0l*,ules1 payu+ara3 tetapi sering menye,ar 0metastatiFes1 ke ,agian tu,uh yang lain. IA? terja+i "%H sampai "5H +ari seluruh keja+ian kanker payu+ara. =$ Infil'ra'in# du6'al 6ar6ino"a ;IDC<: Juga +ikenal se,agai in<asi<e +u/tal /ar/in*ma. ID? terja+i +i +alam saluran susu payu+ara +an menje,*l +in+ing saluran3 menyerang jaringan lemak payu+ara +an kemungkinan juga terja+i +i ,agian tu,uh yang lain. ID? merupakan tipe kanker payu+ara yang paling umum terja+i3 sekitar G%H +ari seluruh +iagn*sis kanker payu+ara. 9enis Kan4er ,a3udara 3an# 9aran# +er:adi 1$ Medullar3 6ar6ino"a: Merupakan satu jenis kanker payu+ara in<asi<e yang mem,entuk satu ,atas yang ti+ak laFim antara jaringan tum*r +an jaringan n*rmal. Me+ullary /ar/in*ma hanya terja+i sekitar 5H +ari seluruh keja+ian kanker payu+ara. 2$ Mu6inous 6ar6ino"a: Juga +ise,ut /*ll*i+ /ar/in*ma. Mu/in*s /ar/in*ma merupakan satu jenis kanker payu+ara yang jarang terja+i3 ter,entuk *leh sel kanker yang mempr*+uksi mu/us 0len+ir1. (anita +engan kanker jenis ini memiliki tingkat ,ertahan hi+up /ukup ,aik3 +i,an+ingkan +engan 4anita +engan jenis kanker in<asi6 yang le,ih umum terja+i. 3$ +u!ular 6ar6ino"a: Merupakan satu tipe khusus +ari kanker payu+ara in<asi<e. (anita +engan tu,ular /ar/in*ma ,iasanya memiliki harapan kesem,uhan /ukup ,aik. Jenis kanker ini terja+i sekitar $H +ari keseluruhan +iagn*sis kanker payu+ara. =$ Infla""a'or3 !reas' 6an6er: Merupakan k*n+isi +imana payu+ara terlihat mera+ang 0merah +an hangat1 +engan /ekungan +an atau pinggiran yang te,al yang +ise,a,kan *leh sel kanker yang

15

menyum,at pem,uluh lim6e kulit pem,ungkus payu+ara. Meski kanker payu+ara jenis in6lammat*ty ini jarang terja+i 0sekitar "H13 namun jika terja+i3 perkem,angannya sangat /epat. >$ ,a#e'?s disease of 'he nipple : !atu jenis kanker payu+ara yang ,era4al +i saluran susu3 kemu+ian menye,ar ke kulit are*la +an puting. erja+i hanya sekitar "H. 7ulit payu+ara akan pe/ah-pe/ah3 memerah3 meng*reng 0,*r*k13 +an mengeluarkan /airan. (anita +engan kanker jenis ini memiliki tingkat kesem,uhan le,ih ,aik3 jika ti+ak +isertai mun/ulnya ,enj*lan. @$ ,h3lloides 'u"or: Juga +ise,ut phyll*+es3 merupakan kanker payu+ara yang +apat ,ersi6at jinak maupun ganas. um*r phyll*i+es ,erkem,ang +i +alam jaringan k*nekti6 payu+ara +an +apat +itangani +engan *perasi pengangkatan. um*r payu+ara ini sangat jarang terja+iE kurang +ari "% 4anita meninggal karena kanker payu+ara jenis ini setiap tahun +i Amerika. Dia#nosis &andin# pada Kan4er ,a3udara
-

@AM @AM se/ara klinis +iketahui se,agai suatu tum*r +i payu+ara3 +engan k*nsistensi pa+at kenyal3 +apat +igerakkan +ari jaringan sekitarnya3 ,entuk ,ulat l*nj*ng +an ,er,atas tegas. Pertum,uhannya lam,at3 ti+ak a+a peru,ahan pa+a kulit. i+ak +isertai rasa nyeri. er+apat pa+a usia mu+a 0"5-2% tahun1. Dapat +ijumpai ,ilateral +an multiple 0"5H1. Dan se,agai tum*r jinak ti+ak a+a metastase jauh ataupun metastase regi*ner 0pem,esaran kelenjar getah ,ening ketiak.

?yst*sar/*ma 6il*i+es Bam,aran klinisnya +apat seperti @AM yang ,esar. )entuk ,ulat l*nj*ng permikaan ,er,enj*l3 ,atas tegas3 ukuran +apat men/apai $%-2% /m. 7*nsistensi +apat pa+at kenyal tetapi a+a ,agian yang kisterus. (alaupun ,esar ti+ak a+a pelekatan ke +asar atau ke kulit. 7ulit payu+ara tegang +an ,erkilat +an <enektasi mele,ar. i+ak ,ermetastase karena ini a+alah kelainan jinak.

@i,r*/ysti/ *6 the ,reast )iasanya multiple +an ,ilateral +isertai +engan a+anya rasa nyeri terutama menjelang hai+. Ukuran +apat ,eru,ah yaitu menjelang hai+ terasa le,ih ,esar +an penuh +an rasa sakit ,ertam,ah3 +an etelah menstruasi sakit hilang atau ,erkurang +an tum*rpum menge/il. um*r pa+a jenis ini ti+ak ,er,atas tegas umumnya3 ke/uali kista s*liter. 7*nsistensi pa+at kenyal +an +apat pila kistik. Jenis yang pa+at ka+ang-ka+ang sukar +i,e+akan +engan kanker payu+ara +ini. 7elainan ini juga +apat +i jumpai tanpa massa tum*r yang nyata3 hingga jaringan
16

payu+ara tera,a pa+at permukaan glanular. 7elainan ini +ipengaruhi *leh 6a/t*r h*rm*nal'keseim,angan h*rm*nal.
-

Bala/t*/ele Bala/t*/ele ,ukan merupakan suatu kelainan ne*plasma atau pertum,uhan ,aru tetapi suaty massa tum*r kistik yang tim,ul aki,at tersum,atnya saluran atau +uktus lakti6erus pa+a i,u-i,u yang se+ang atau ,aru selesai massa laktasi. um*r ini ,erisi air susu yang mengental. 7linis tum*r ,er,atas tegas3 ,ulat +an kisteus.

Mastitis Mastitis a+alah suatu in6eksi pa+a kelenjar payu+ara yang ,iasanya ter+apat pa+a 4anita yang se+ang menyusui. an+a ra+ang lengkap +itemukan. !ering +itemikan su+ah menja+i a,ses.

)'adiu" Klinis &erdasar4an Klasifi4asi +NM : !ta+ium a+alah mutlak untuk menentukan sta+ium pa+a setiap pr*ses keganasan3 termasuk pa+a kanker payu+ara ini. )er+asarkan sta+ium ini ,aru ,aru +itetapkan ke,ijakan peng*,atan yana akan +iam,il. Penentuan sta+ium pa+a kanker payu+ara ini ,er+asarkan klasi6ikasi NM.
)'adiu" I "a N*N"a M* - um*r +gn +iameter $ /m atau kurang3 tak ter6iksir p+ kulit atau pe/t*ral tanpa +i+uga a+a metastasis aksilla )'adiu" II * "a ", $a $, $a $, )'adiu" IIIa 2a 2, Ni, N*.N"a N", N*.N" M* M* M* M* aksilla "a3, $a3, 2a3, )'adiu" III! "a3, $a3, 2a3, #a3, )'adiu" I0 apa saja N apa saja M* N apa saja M" - um*r payu+ara yang telah menga+akan metastasis jauh N2 M* N$ M* - um*r +engan metastasis aksilla melekat - um*r +engan metastasis in6ra atau suprakla<ikula - um*r yang telah mengin6iltrasi kulit atau +in+ing t*raks - um*r +engan +iameter 5 /m +engan atau tanpa metastasis - um*r +gn +iameter $ /m atau kurang +gn metastasis aksilla - um*r +gn +iameter $-5 /m +gn atau tanpa metastasis aksilla

)'adiu" 4an4er "enuru' a"eri6an :oin' 6o""i''ee on 6an6er s'a#in# of !reas' 6ar6ino"a: )'adiu" 0 D?I! 0termasuk penyakit paget pa+a putting payu+ara1 +an A?I!

17

)'adiu" I

7arsin*ma in<asi<e +engan ukuran $ /m atau kurang serta kelenjar getah ,ening negati6

)'adiu" IIA

7arsin*ma in<asi6 +engan ukuran $ /m atau kurang +isertai metastasis ke kelenjar-kelenjar getah ,ening atau karsin*ma in<asi6 le,ih +ari $ /m3 tetapi kurang +ari 5 /m +engan kelenjar getah ,ening negati6

)'adiu" II&

7arsin*ma in<asi6 ,erukuran garis tengah le,ih +ari $ /m3 tetapi kurang +ari 5 /m +engan kelenjar-kelenjar getah ,ening p*siti6 atau karsin*ma in<asi6 ,erukuran le,ih +ari 5 /m tanpa keterli,atan kelenjar getah ,ening.

)'adiu" IIIA

7arsin*ma in<asi6 ukuran ,erapa pun +engan kelenjar getah ,ening ter6iksasi 0yaitu in<asi ekstran*+us yang meluas +i antara kelenjar getah ,ening atau mengin<asi ke +alam struktur lain1 atau karsin*ma ,erukuran garis tengah le,i+ +ari 5 /m +engan metastasis kelenjar getah ,ening n*n6iksasi$

)'adiu" III&

7arsin*ma in6lamasi3 karsin*ma yang mengin<asi +in+in+ +a+a3 karsin*ma yang mengin<asi kulit3 karsin*ma +engan n*+us kulit satelit3 atau setiap karsin*ma +engan metastasis ke kelenjar-kelenjar getah ,ening mamaria interna ipsilateral.

)'adiu" I0

Metastasis ke tempat jauh.

Penatalaksanaan kanker payu+ara +ilakukan +engan serangkaian peng*,atan meliputi pem,e+ahan3 kem*terapi3 terapi h*rm*n3 terapi ra+iasi +an yang ter,aru a+alah terapi imun*l*gi 0anti,*+i1. Peng*,atan ini +itujukan untuk memusnahkan kanker atau mem,atasi perkem,angan penyakit serta menghilangkan gejala-gejalanya. 7e,eragaman jenis terapi ini mengharuskan terapi +ilakukan se/ara in+i<i+ual. ,rosedur ,e"!edahan )e+ah lumpekt*mi +ilakukan +i,a4ah anestesi 0,ius1 l*kal ataupun t*tal +an mem,utuhkan 4aktu antara satu sampai +ua jam. Penjepit metalik ke/il akan +imasukkan untuk mem,eri tan+a area serta mempermu+ah terapis melakukan pera4atan. !impul lim6e 0getah ,ening1 juga akan +iperiksa saat itu juga3 saat jaringan payu+ara +iangkat. Irisan akan +ilakukan +i ,a4ah ketiak atau +engan mem,uat irisan terpisah +i ,a4ah tangan. !eperti yang terlihat pa+a gam,ar +i,a4ah ini :

18

Lu"pe4'o"i( ,en#an#4a'an +u"or ,a3udara Aumpekt*mi 0lumpectomy1 merupakan tin+ak *perasi penyelamatan payu+ara3 +engan mengam,il'mengangkat tum*r 0,enj*lan1 ,ersama jaringan n*rmal payu+ara +i sekitarnya. Pr*se+ur penyelamatan payu+ara +apat +ilakukan +engan anestesi 0,ius1 l*kal ataupun t*tal . &e!erapa 'ipe "as'e4'o"i 3an# ada pada saa' ini 1$ Mas'e4'o"i ,re7en'if (Preventive Mastectomy) (anita yang memiliki 6akt*r genetik atau risik* keturunan kanker payu+ara yang tinggi +apat memilih pem,e+ahan mastekt*mi pre<enti6. Mastekt*mi pre<enti6 +ise,ut juga prophylactic mastectomy. 5perasi ini +apat ,erupa t*tal mastekt*mi +engan mengangkat seluruh payu+ara +an puting. Atau ,erupa subcutaneous mastectomy3 +imana seluruh payu+ara +iangkat namun puting tetap +ipertahankan. Penelitian menunjukkan ,ah4a tingkat kekam,uhan kanker payu+ara +apat +ikurangi hingga &%H atau le,ih setelah mastekt*mi pre<enti6 pa+a 4anita +engan risik* tinggi. 7a+ang 4anita pengi+ap kanker payu+ara +i salah satu payu+aranya akan memutuskan untuk menjalani mastekt*mi pre<enti6 untuk mengangkat payu+ara satunya. 8al ini mampu mengurangi peluang kem,alinya 0kam,uhnya1 kanker payu+ara. Pa+a ,e,erapa kasus ke+ua payu+ara +iangkat. Pengangkatan ke+ua payu+ara ini +ise,ut +*u,le maste/t*my.

19

Bam,ar payu+ara se*rang 4anita $5 tahun. menjalani prophylacyic mastectomy +an telah mengalami rek*nstruksi +engan menutup lu,ang ,ekas *perasi +engan +engan jaringan yang+iam,il +ari perutnya. Rek*nstruksi 0pengem,alian k*n+isi +an penampilan1 payu+ara +apat +ialkukan pa+a saat +ilakukan maste/t*my pre<enti6. Rek*nstruksi ini +ise,uat se,agai immediate reconstruction 0rek*nstrusi segera1. Dapat juga +ija+4alkan sesu+ah ,e,erapa 4aktu kemu+ian. Rek*nstruksi ini +ise,ut delayed reconstruction 0rek*nstruksi tertun+a1. D*kter ,iasanya menggunakan implant sintetis atau jaringan pengganti yang +iam,il +ari ,agian tu,uh yang lain. 2$ Mas'e4'o"i )ederhana a'au +o'al (Simple or Total Mastectomy) Mastekt*mi +engan mengangkat payu+ara ,erikut kulit +an putingnya3 namun simpul lim6e masih +ipertahankan. Pa+a ,e,erapa kasus3 sentinel n*+e ,i*psy terpisah +ilakukan untuk mem,uang satu sampai tiga simpul lim6e pertama.

3$ Mas'e4'o"i Radi4al +er"odifi4asi (Modified Radical Mastectomy) er+apat pr*se+ur yang +ise,ut modified radical mastectomy 0MRM1-mastekt*mi ra+ikal term*+i6ikasi. MRM mem,erikan trauma yang le,ih ringan +aripa+a mastekt*mi ra+ikal3 +an ssat ini ,anyak +ilakukan +i Amerika. Dengan MRM3 seluruh payu+ara akan +iangkat ,eserta simpul lim6e +i ,a4ah ketiak3 tetapi *t*t pe/t*ral 0may*r +an min*r1 I *t*t penggantung payu+ara - masih tetap +ipertahankan. 7ulit +a+a +apat +iangkat +apat pula +ipertahankan3 Pr*se+ur ini akan +iikuti +engan rek*nstruksi payu+ara yang akan +ilakukan *leh +*kter ,e+ah plastik.
20

=$ Mas'e4'o"i Radi4al (Radical Mastectomy) Mastekt*mi ra+ikal merupakan pengangkatan payu+ara Lk*mplitD3 termasuk puting. D*kter juga akan mengangkat seluruh kulit payu+ara3 *t*t +i,a4ah payu+ara3 serta simpul lim6e 0getah ,ening1. 7arena mastekt*mi ra+ikal ini ti+ak le,ih e6ekti6 namun merupakan ,entuk mastekt*mi yang le,ih LekstrimD 3 saat ini jarang +ilakukan.

elama melakukan mastekt*mi +an mengangkat tum*r3 +*kter akan menentukan apakah kanker telah menye,ar. Pr*se+ur ini +ise,ut pentahapan 0staging1. !etelah tahapan kanker +itentukan3 +*kter akan menentukan penanganan lanjutan yang harus +ilakukan pasien3 termasuk terapi ra+iasi3 kem*terapi3 +an atau peng*,atan. )e,erapa 4anita memilih untuk melakukan ,e+ah rek*nstruksi payu+ara segera setelah mastekt*mi. Namun +emikian3 ini mem,a4a risik* tersen+iri sehingga harus ,erk*nsultasi +engan +*kter. =$ Mas'e4'o"i ,arsial a'au )e#"en'al (Partial or Segmental Mastectomy)

21

D*kter +apat melakukan mastekt*mi parsial kepa+a 4anita +engan kanker payu+ara sta+ium I +an II. Mastekt*mi parsial merupakan ,reast-/*nser<ing therapy- terapi penyelamatan payu+ara yang akan mengangkat ,agian payu+ara +imana tum*r ,ersarang. Pr*se+ur ini ,iasanya akan +iikuti +engan terapi ra+iasi untuk mematikan sel kanker pa+a jaringan payu+ara yang tersisa. !inar M ,erkekuatan penuh akan +item,akkan pa+a ,e,erapa ,agian jaringan payu+ara. Ra+iasi akan mem,unuh kanker +an men/egahnya menye,ar ke ,agian tu,uh yang lain.

Partial Maste/t*my Pa+a ,e,erapa kasus3 akan le,ih ,anyak pem,e+ahan +ilakukan setelah mastekt*mi parsial. 7a+ang3 jika sel kanker masih a+a +alam jaringan payu+ara3 +*kter akan mengangkat seluruh payu+ara. >$ Quandrantectomy ipe lain +ari mastekt*mi parsial +ise,ut Jua+rante/t*my. Pa+a pr*se+ur ini3 +*kter akan mengangkat tum*r +an le,ih ,anyak jaringan payu+ara +i,an+ingkan +engan lumpekt*mi.

Mastekt*mi tipe ini akan mengangkat seperempat ,agian payu+ara3 termasuk kulit +an jaringan k*nekti6 0,reast 6as/ia1. D*kter juga akan melakukan pr*se+ur terpisah untuk mengangkat ,e,erapa atau seluruh simpul lim6e3 +engan a=illary n*+e +isse/ti*n atau sentinel n*+e ,i*psy.

22

?airan ,er4arna ,iru +isuntikkan untuk mengi+enti6ikasi simpul lim6e yang mengan+ung sel kanker. @. Lumpectomy a'au sa3a'an le!ar( Merupakan pem,e+ahan untuk mengangkat tum*r payu+ara +an se+ikit jaringan n*rmal +i sekitarnya. Aumpekt*mi 0lumpe/t*my1 hanya mengangkat tum*r +an se+ikit area ,e,as kanker +i jaringan payu+ara +i sekitar tum*r. Jika sel kanker +itemukan +i kemu+ian hari3 +*kter akan mengangkat le,ih ,anyak jaringan. Pr*se+ur ini +ise,uat re-e=/isi*n 0terjemahan : pengirisan'penyayatan kem,ali1.

Aumpe/t*my A$ Excisional Biopsy )i*psi +engan sayatan juga mengangkat tum*r payu+ara +an se+ikit jaringan n*rmal +i sekitarnya. 7a+ang3 pem,e+ahan lanjutan ti+ak +iperlukan jika ,i*psy +engan sayatan ini ,erhasil mengangkat seluruh tum*r.

23

:=/isi*nal )i*psy Aumpekt*mi ,iasanya akan +iikuti +engan terapi ra+iasi3 terapi h*rm*ne3 yang merupakan stan+ar terapi untuk 4anita +engan kriteria seperti +iatas. Penelitian le,ih ,esar menunjukkan ,ah4a 4anita yang menjalani penyelamatan payu+ara +engan terapi ra+iasi +an pengangkatan payu+ara se/ara menyeluruh memiliki tingkat ,ertahan hi+up yang hampir sama . Namun3 lumpekt*mi le,ih mem,erikan hasil k*smestik 0penampilan1 payu+ara yang le,ih ,aik.

Terapi Radiasi erapi ra+iasi +ilakukan +engan sinar-M +engan intensitas tinggi untuk mem,unuh sel kanker yang ti+ak terangkat saat pem,e+ahan. Terapi Hormon erapi h*rm*nal +apat mengham,at pertum,uhan tum*r yang peka h*rm*n +an +apat +ipakai se,agai terapi pen+amping setelah pem,e+ahan atau pa+a sta+ium akhir. erapi Nang lain : Kemoterapi 5,at kem*terapi +igunakan ,aik pa+a tahap a4al ataupun tahap lanjut penyakit 0ti+ak +apat lagi +ilakukan pem,e+ahan1. 5,at kem*terapi ,isa +igunakan se/ara tunggal atau +ik*m,inasikan. !alah satu +iantaranya a+alah Capecitabine +ari R*/he3 *,at anti kanker *ral yang +iakti<asi *leh enFim yang a+a pa+a sel kanker3 sehingga hanya menyerang sel kanker saja. Terapi munologi!
24

!ekitar "5-$5H tum*r payu+ara menunjukkan a+anya pr*tein pemi/u pertum,uhan atau 8:R$ se/ara ,erle,ihan +an untuk pasien seperti ini3 trastu"umab# anti,*+i yang se/ara khusus +iran/ang untuk menyerang 8:R$ +an mengham,at pertum,uhan tum*r3 ,isa menja+i pilihan terapi. Pasien se,aiknya juga menjalani tes 8:R$ untuk menentukan kelayakan terapi +engan trastu"umab$ !etelah pem,e+ahan3 pasien 4aji, memantau terja+inya k*mplikasi seperti in6eksi atau lymphe+ema 0pem,engkakan lengan +an tangan1. !egera lap*rkan kepa+a +*kter jika terja+i k*mplikasi yang +itan+ai a+anya pem,engkakan3 pengumpulan /airan3 kemerahan3 atau tan+a lain in6eksi. !etelah menjalani *perasi payu+ara3 se*rang 4anita harus menjaga k*n+isi tu,uhnya. i+ak ,*leh mengangkat ,arang +engan tangan pa+a sisi yang sama +engan payu+ara yang +i*perasi seti+aknya satu tahun. 7*n+isi tu,uh harus tetap ,ersih3 ti+ak ,*leh lem,a, +an +an harus terhin+ar +ari luka.

25

Daptar Pustaka

Manua,a jakra3 $%%53 )uku Ajar Ilmu )e+ah3 :+it*r (im De J*ng3 :B?3 Jakarta ?rum ?risth*pher +kk3 $%%>3 )uku Ajar Pat*l*gi e+isi >3 7anker Payu+ara e+it*r R*,,ins3 :B?3 Jakarta. Ramli Mu/hlis3 "&&53 7umpulan Ilmu )e+ah3 7anker Payu+ara e+it*r !*elart* Reks*pr*j*3 @7UI3 Jakarta. M**re 7eith +kk3 $%%$3 Anat*mi 7linis +asar3 Pener,it 8ip*krates3 Jakarta An*nim3 $%%53 Management *6 )reast http:''444.sign.a/.uk'p+6'signG#.p+6 ?an/er in (*men3 /an/er3 A<aila,le A<aila,le 6r*m 6r*m : :

Melissa ?*nra+ !tOppler3 MD3 $%%.3 )reast http:''444.me+i/inenet./*m',reastP/an/er'arti/le.htm

26