Anda di halaman 1dari 16

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Pada masa ini terjadi peningkatan penduduk usia remaja yang berumur 15-24 tahun, kelompok ini membutuhkan upaya kesehatan yan berkaitan dengan masalah kesehatan remaja, khususnya kesehatan reproduksi remaja. Saat ini banyak remaja yang memiliki masalah yang berkaitan dengan kesehatan reproduksinya. Hal ini tentu dipengaruhi juga oleh pengetahuan yang dimiliki oleh remaja itu sendiri. Tingkat pengetahuan remaja di ndonesia tentang kesehatan reproduksi masih rendah, khususnya dalam hal !ara !ara melindungi diri terhadap risiko kesehatan reproduksi, seperti pen!egahan "T#, $S, dan H %&' #S. Hasil Sur(ei "esehatan )eproduksi )emaja *S")) + tahun 2,,22,,- yang dilakukan oleh .PS bah/a tingkat pengetahuan dasar penduduk usia 1524 tahun sudah !ukup tentang baik, namun dalam hal pengetahuan tentang masa subur, memperlihatkan !iri !iri pubertas risiko kehamilan,

dan anemia relati0 masih rendah. 1leh karena itu, di dalam makalah ini akan dibahas tentang konsep dan komponen yang ada dalam kesehatan reproduksi remaja. 1.2 Tujuan Tujuan Penulisan a. Tujuan 2mum $engetahui ilmu tentang "onsep dan "omponen "esehatan )eproduksi )emaja *"))+ b. Tujuan khusus 1. $engetahui tentang konsep ")) 2. $engetahui "omponen "))

1.-

$an0aat a. Sebagai mahasis/a $enambah pengetahuan dan /a/asan dalam hal "onsep dan "omponen ")) b. Sebagai akademik Pemenuhan tugas kelompok yang diberikan oleh dosen

BAB II KEPUSTAKAAN

2.1 2.1.1

Konsep Kesehatan epro!uks" e#aja Pengert"an Kesehatan epro!uks" e#aja

"esehatan reproduksi menurut 3H1 adalah suatu keadaan 0isik, mental dan sosial yang utuh, bukan hanya bebas dari penyakit atau ke!a!atan dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi, 0ungsi serta prosesnya. 'tau Suatu keadaan dimana manusia dapat menikmati kehidupan seksualnya serta mampu menjalankan 0ungsi dan proses reproduksinya se!ara sehat dan aman.Pengertian lain kesehatan reproduksi dalam "on0erensi nternational "ependudukan dan Pembangunan, yaitu kesehatan reproduksi adalah keadaan sejahtera 0isik, mental dan sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan 0ungsi, peran 4 sistem reproduksi. "esehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem, 0ungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. Pengertian sehat disini tidak sematamata berarti bebas penyakit atau bebas dari ke!a!atan namun juga sosial kultural *5au6i., 2,,7+. 2.1.2. e#aja sehat se!ara mental serta

2.1.2.1. Pengert"an e#aja )emaja pada umumnya dide0enisikan sebagai orang- orang yang mengalami masa

peralihan dari masa kanak- kanak ke masa de/asa. $enurut 1rganisasi "esehatan #unia *3H1+, remaja adalah mereka yang berusia 1,- 18 tahun. Sementara dalam terminologi lain P.. menyebutkan anak muda *youth+ untuk mereka yang berusia 15 - 24 tahun. ni kemudian disatukan dalam sebuah terminologi kaum muda *young people + yang men!akup 1, -24 tahun. Sementara itu dalam program ."".9 disebutkan bah/a remaja adalah mereka yang berusia
3

antara 1,- 24 tahun. $enurut Hurlo!k *188-+, masa remaja adalah masa yang penuh dengan kegon!angan, tara0 men!ari identitas diri dan merupakan periode yang paling berat. Sur(ei #epkes tahun 1885&1 88: pada remaja 1--18 tahun di ;a/a .arat dan .ali didapatkan angka <= dan 5= kehamilan pada remaja. #ata tentang kehamilan tidak dikehendaki *"T#+ dari beberapa sumber adalah> :1= pada usia 15-18 tahun *9?1-1,, S#" oleh Pradono 188<+, diantaranya sebesar 12,2= *9?87 orang+ melakukan pengguguran di mana <,2= ditolong oleh dokter dan bidan, 1,,2= oleh dukun dan <,,4= tanpa pertolongan. .erdasarkan hasil baseline sur(ey yang dilakukan oleh @#2 di 4 *empat+ pro(insi *;atim, ;ateng, ;abar dan @ampung+ pada tahun 1888, menunjukkan bah/a> a. b. !. d. hanya 42= remaja mengatakan H % tidak ditularkan oleh orang yang tampak sehat hanya 24= remaja mengetahui tentang $S hanya 55= mengetahui tentang proses kehamilan 5-= remaja tidak mengetahui bah/a sekali saja berhubungan dapat mengakibatkan kehamilan e. 0. g. h. i. j. 4:= remaja beranggapan bah/a H %&' #S bisa disembuhkan 2:= remaja mengatakan kondom tidak dapat men!egah H %&' #S 5<,1= remaja puteri mengidap anemia *S")T 1885+ 2-= remaja kekurangan energi kalori *sur(ay .ali, ;abar, 1885+ <4= kebiasaan makan tidak teratur *Sur(ai S$2 Surabaya, 1887+ :1= kehamilan yang tidak diinginkan pada remaja usia 15-18 tahun dengan melakukan solusi 12 = dari mereka melakukan aborsi yang dilakukan di> 1. 2. -. dilakukan sendiri <,= dilakukan dukun 1,= tenaga medis <=
4

k.

hanya 45,1= remaja mempunyai pengetahuan yang baik tentang organ reproduksi, pubertas, menstruasi dan kebersihan diri *5"$2 ,2,,1+12. hanya 1:= remaja yang mengetahui tentang masa subur *S#" 188<+ $asalah reproduksi remaja selain berdampak se!ara 0isik, juga dapat berpengaruh

terhadap kesehatan mental dan emosi, keadaan ekonomi dan kesejahteraan sosial dalam jangka panjang. #ampak jangka panjang tersebut tidak hanya berpengaruh terhadap remaja itu sendiri, tetapi juga terhadap keluarga, masyarakat dan bangsa pada akhirnya. Permasalahan kesehatan reproduksi pada remaja dapat dikelompokkan sebagai berikut> a. perilaku berisiko b. kurangnya akses pelayanan kesehatan !. kurangnya in0ormasi yang benar dan dapat dipertanggungja/abkan d. banyaknya akses pada in0ormasi yang salah tanpa tapisan e. masalah $S termasuk in0eksi H %&' #S, 0. tindak kekerasan seksual, seperti pemerkosaan, pele!ehan seksual dan transaksi seks komersial, g. kehamilan dan persalinan usia muda yang berisiko kematian ibu dan bayi, dan h. kehamilan yang tak dikehendaki, yang seringkali menjurus kepada aborsi yang tidak aman dan komplikasinya. $enurut .iran *187,+ kehamilan remaja kurang dari 2, tahun berisiko kematian ibu danbayi 2-4 kali lebih tinggi dibanding ibu berusia 2,--5 tahun. Penyebab mendasar dari keadaan tersebut adalah > 1. 2. -. rendahnya pendidikan remaja kurangnya keterampilan petugas kesehatan kurangnya kesadaran semua pihak akan pentingnya penanganan kesehatan remaja

2.1.2.2 Tu#$uh Ke#$ang e#aja Pertumbuhan 0isik pada remaja perempuan > a. $ulai menstruasi. b. Payudara dan pantat membesar. !. ndung telur membesar.

d. "ulit dan rambut berminyak dan tumbuh jera/at. e. %agina mengeluarkan !airan. 0. $ulai tumbuh bulu di ketiak dan sekitar (agina. g. Tubuh bertambah tinggi. Perubahan 0isik yang terjadi pada remaja laki-laki > a. Terjadi perubahan suara mejadi besar dan mantap. b. Tumbuh bulu disekitar ketiak dan alat kelamin. !. Tumbuh kumis. d. $engalami mimpi basah. e. Tumbuh jakun. 0. Pundak dan dada bertambah besar dan bidang. g. Penis dan buah 6akar membesar. Perubahan psikis juga terjadi baik pada remaja perempuan maupun remaja laki-laki, mengalami perubahan emosi, pikiran, perasaan, lingkungan pergaulan dan tanggung ja/ab, yaitu a. )emaja lebih senang berkumpul diluar rumah dengan kelompoknya. b. )emaja lebih sering membantah atau melanggar aturan orang tua. !. )emaja ingin menonjolkan diri atau bahkan menutup diri. d. )emaja kurang mempertimbangkan maupun menjadi sangat tergantung pada
6

kelompoknya.

Hal tersebut diatas menyebabkan remaja menjadi lebih mudah terpengaruh oleh hal-hal yang negati0 dari lingkungan barunya.

2.1.%

Kenapa Progra# K

perlu&

"ondisi kesehatan reproduksi sangat penting dalam pembangunan nasional karena remaja adalah aset dan generasi penerus bangsa. $asyarakat internasional menekankan pentingnya terus menerus memperjuangkan hak remaja untuk memperoleh in0ormasi dan pelayana kesehatan yang dapat melindungi kesehatan reproduksi mereka se!ara memadai. Sayang dimanamana remaja masih terus dihalangi untuk memperoleh in0ormasi dan pelayanan kesehatan reproduksi yang mereka butuhkan demi memperoleh kesehatan reproduksi dan kehidupan seksual yang baik. 1rang de/asa sebagai sumber utama bagi anak dan remaja untuk

memperoleh in0ormasi, semakin lama semakin langka *karena kesibukan+ atau semakin tidak memahami an!amanan!aman baru terhadap kesehatan reproduksi. 2rbanisasi, perubahan struktur keluarga yang semakin ke!il *keluarga inti dan masa

perubahan sosial ekonomi lainnya mempunyai dampak pada sistem tradisional yang pada masa lampau mempersiapkan remaja menghadapi peran reproduksinya untuk depan. 3abah $S termasuk H %&' #S menambah tantangan untuk lebih menyediakan in0ormasi para remaja mengenai an!aman an!aman terhadap kesehatan seksual dan reproduksi mereka. $eskipun hampir semua and negara menandatangani kesepakatan 1884, tetapi e0ekti0 nternational tidak banyak menyelesaikan

Aon0eren!e on Population

#e(elopment * AP#+ tahun

yang melaksanakannya se!ara

konsisten. 9egara yang se!ara

masalah kesehatan reproduksi remaja memperlakukan isu ini sebagai isu yang mendesak menyangkut kesehatan masyarakat, bukan isu moral. #alam )en!ana Pembangunan ;angka $enengah *)P;$+ yang disahkan melalui
7

Peraturan Presiden 9o. <&2,,5, maka program ")) merupakan salah satu program prioritas

dalam pembangunan nasional. Tujuan dari program kesehatan reproduksi remaja se!ara eksplisit dinyatakan untuk positi0 remaja tentang kesehatan reproduksinya dan meningkatkan pemahaman, hak hak mempersiapkan kehidupan pengetahuan, sikap dan perilaku berkeluarga dalam mendukung kesehatan dan reproduksi, guna meningkatkan derajat

upaya peningkatan kualitas generasi mendatang.

2.2 2.2.1

Ko#ponen Kesehatan epro!uks" e#aja Seksual"tas e#aja

2.2.1.1 Pu$ertas '. Pengertian $asa puber adalah masa dimana seseorang mengalami perubahan struktur tubuh> dari anak-anak menjadi de/asa. $asa pubertas ditandai dengan kematangan organ organ reproduksi, baik organ reproduksi primer *produksi sperma, sel telur+ maupun sekunder *kumis, rambut kemaluan, payudara, dll+. .. "apan '/al $asa Pubertas '/al masa puber berkisar antara 1- 14 tahun pada laki laki, dan 1112 tahun pada perempuan *lebih !epat daripada laki laki+. Pubertasberakhir sekitar umur 1< 17 tahun. .atasan umur ini tidak mutlak karena kondisi tubuh masing masingorang berbeda beda. 'da laki laki atau perempuan yang mengalamimasa puber lebih !epat, ada yang terlambat. .eberapa 0aktor dan emosi remaja akan terpengaruh. 2.2.1.2 '"#p" Basah '. Pengertian $impi .asah Se!ara alamiah sperma akan keluar saat tidur, sering pada saat mimpi tentang seks, disebut Bmimpi basahB. $impi basah sebetulnya merupakan salah satu !ara tubuh
8

yang mempengaruhi antara

lain

adalah

gi6i,lingkungan keluarga, dll. "arena perubahan yang terjadi banyak dan!epat, perasaan

laki laki ejakulasi. Cjakulasi terjadi

karena sperma,

yang terus menerus diproduksi,

perlu dikeluarkan. ni adalah pengalaman yang normal bagi semua remaja laki laki. .. Proses $impi .asah Sperma yang telah diproduksi akan dikeluarkan dari testis melalui saluran&(as

de0erens kemudian berada dalam !airan mani yang ada di (esi!ula seminalis. Sperma disimpan dalam kantung mani, jika penuh akan se!ara otomatis keluar, dan jika tidak terjadi pengeluaran sperma ini akan diserap kembali oleh tubuh. $impi basah umumnya terjadi se!ara periodik, berkisar setiap 2D- minggu. $ereka yang sudah de/asa&menikah jarang mengalami mimpi basah karena mereka teratur mengeluarkannya melalui hubungan seksual dengan pasangan&istri. 2.2.1.% 'enstruas" '. Pengertian $enstruasi mengandung ketika adalah proses peluruhan uterus sekitar lapisan dalam&endometrium yang banyak melalui (agina. $enstruasi 4, 5, tahun. #i dimulai saat menopause berakhir saat menopause, ndonesia,

pembuluh darah dari

pubertas, berhenti sesaat /aktu hamil atau menyusui, dan seorang perempuan berumur terjadi rata rata di atas usia 5, tahun. .. Proses $enstruasi 1(arium bayi

perempuan yang baru lahir mengandung

ratusan ribu sel telur,

tetapi belum ber0ungsi. "etika pubertas, o(ariumnya mulai ber0ungsi dan terjadi proses yang disebut siklus menstruasi *jarak antara hari pertama menstruasi bulan ini dengan hari pertama menstruasi bulan berikutnya+. #alam satu siklus dinding rahim menebal sebagai persiapan jika terjadi

kehamilan *akibat produksi hormon hormon oleh o(arium+. Sel telur yang matang akan berpotensi untuk dibuahi oleh sperma hanya dalam 24 jam. .ila ternyata tidak terjadi pembuahan maka sel telur akan mati dan terjadilah perubahan pada komposisi kadar

hormon yang akhirnya membuat dinding rahim

tadi

akan luruh disertai perdarahan,

inilah yang disebut menstruasi. $enstruasi yang pertama disebut menar!he. A. "apan menstruasi terjadiE

"ira kira umur 8 tahun *paling lambat kira kira 1: tahun+. %ariasi ni terjadi karena proses pertumbuhan setiap orang berbeda beda. $enstruasi biasanya terjadi setelah buah dada mulai membesar,rambut tumbuh di seputar alat (ital dan di ketiak, dan (agina mengeluarkan !airan keputih putihan. #. .erapa lama masa menstruasi berlangsungE )ata rata masa menstruasi berlangsung empat sampai lima hari. 9amun ada

juga yang mengalami haid hanya tiga hari, ada juga yang sampai satu minggu. 2.2.2 Pr"laku Ber"s"ko !an ak"$atn(a

2.2.2.1 Keha#"lan T"!ak D""ng"nkan )KTD* "ehamilan yang tidak diinginkan *"T#+ adalah kehamilan yang tidak diinginkan atau tidak diharapkan oleh salah satu atau kedua duanya !alon orang tua bayi tersebut. Penyebab "T#, antara lain> a. "etidaktahuan atau rendahnya pengetahuan tentang perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan b. 'kibat pemerkosaan, diantaranya pemerkosaan oleh teman ken!annya *date rape+ !. Tidak menggunakan alat kontrasepsi d. "egagalan alat kontrasepsi akibat yang !ukup mereka menggunakan alat kontrasepsi tanpa tentang metode kontrasepsi yang benar atau

disertai pengetahuan

kegagalan alokonnya sendiri *e0ekti(itas& e0ikasi+ #ampak "T# bisa berbentuk> a. #ampak 0isik> pendarahan, komplikasi, kehamilan bermasalah, dll
10

b. !.

#ampak psikologis > tidak per!aya diri, malu, stres #ampak sosial > drop out sekolah, diku!ilkan masyarakat, dll

2.2.2.2 A$ors" F alamiah 'borsi spontan *abortus spontane+ adalah !ara keguguran aborsi yang terjadi se!ara usaha buatan, yaitu !ara

atau tidak sengaja. 'borsi

buatan *abortus melakukan

pro(okatus+ adalah

penguguran yang disengaja. 'da dua abortion+. 'lasan remaja aborsi, antara lain> a. b.

yang aman se!ara medis dan !ara yang tidak aman se!ara medis *sel0 treatment&unsa0e

ngin terus melanjutkan sekolah atau kuliah Takut pada kemarahan orangtua

!. .elum siap se!ara mental dan ekonomi untuk menikah dan mempunyai anak d. e. $alu pada lingkungan sosial bila ketahuan hamil sebelum nikah Tidak men!intai pa!ar yang menghamili

2.2.2.% In+eks" 'enular Seksual n0eksi $enular Seksual * $S+ adalah in0eksi yang menyerang organ kelamin seseorang dan sebagian besar ditularkan melalui hubungan seksual. Penyakit menular seksual akan lebih berisiko bila melakukan hubungan seksual dengan bergantiganti pasangan baik melalui (agina, oral maupun anal. Pen!egahan $S a. b. !. Tidak melakukan hubungan seksual sama sekali $enjalankan perilaku seksual yang sehat $enghindari berhubungan seksual dengan berganti ganti pasangan
11

d. e.

$enggunakan kondom ketika melakukan hubungan seksual berisiko tinggi $emeriksakan segera bila ada gejala gejala Gang terbaik bagi remaja agar tidak terkena $S yang di!urigai $S adalah >

1. 2.

$enghindari melakukan hubungan seksual sebelum menikah $elakukan hubungan kegiatan kegiatan seksual+ positi0 *menghilangkan keinginan melakukan

-. 4. 5.

$en!ari in0ormasi yang benar sebanyak mungkin tentang risiko tertular $S $eningkatkan ketahanan moral melalui pendidikan agama $endiskusikan dengan orang tua, guru atau teman mengenai hal hal yang

berkaitan dengan perilaku seksual, jangan malu untuk bertanya :. <. 7. 2.2.% $enolak ajakan pasangan yang meminta untuk melakukan hubungan seksual $engendalikan diri saat bermesraan .ersikap /aspada jika diajak ke suatu tempat yang sepi dan berbahaya Pen(alahgunaan NAP,A Penyalahgunaan 9'PH' adalah pengobatan atau #igunakan yang digunakan berkalikali se!ara Pemakaian terus 9'PH' yang bukan atau menerus. untuk tujuan

tanpa atau

mengikuti aturan

penga/asan dokter. 9'PH' 0isik&jasmani

Penyalahgunaan se!ara

menyebabkan ketagihan&

ke!anduan atau ketergantungan baik

maupun mental emosional, bahkan menimbulkan gangguan 0isik mental emosional dan 0ungsi sosial. .iasanya penyalahgunaan menghasilkan akibat yang serius, dan dalam beberapa kasus, bisa 0atal atau mengakibatkan kematian dan tentunya kerugian sosial dan ekonomi yang luar biasa. Tahapan Pengguna "arena bermula dari rasa ingin tahu, senangsenang&hura hura, pemakai seringkali pada a/alnya berpikiran bah/a kalau hanya men!oba !oba saja tidak mungkin ke!anduan atau ketagihan. "enyataannya, /alaupun hanya !oba!oba
12

*eIperimental user+ derajat pemakaian tanpa disadari akan meningkat *intensi(e user+, dan pada akhirnya akan menjadi sangat user+. Tahap pemakai narkoba dapat dibedakan dalam> a. Pemakai !oba !oba .iasanya untuk memenuhi rasa ingin tahu atau agar diakui oleh kelompoknya b. Pemakai sosial&rekreasi .iasanya untuk bersenang senang, pada saat rekreasi dilakukan dalam kelompok !. Pemakai situasional .iasanya untuk menghilangkan rasa ketegangan, kesedihan, atau keke!e/aan d. Pemakai ketergantungan .iasanya sudah tidak dapat melalui hari tanpa mengkonsumsi 9'PH' 5aktor Gang $empengaruhi Penyalahgunaan 9'PH' a. nternal ndi(idul yang paling berperan menentukan apakah ia akan atau tidak akan atau santai, umumnya tergantung pada obat tersebut *!ompulsary

menjadi pengguna 9'PH'. "eputusannya dipengaruhi oleh dorongan dari dalam maupun luar dirinya. #orongan dari dalam biasanya menyangkut kepribadian dan kondisi keji/aan seseorang yang membuatnya mampu atau tidak mampu melindungi dirinya dari penyalahgunaan 9'PH'. #orongan dari dalam atau moti(asi tersebut merupakan predisposisi untuk menggunakan obat, misalnya ingin men!oba!oba, pendapat bah/a 9'PH'bisa menyelesaikan masalahnya, dan seterusnya. Hal lain adalah adanya masalah pribadi, seperti stres, tidak per!aya diri,takut,ketidak mampuan mengendalikan diri serta tekanan mental dan psikologis menghadapi berbagai persoalan.

13

"epribadian tidak begitu dan sosialisasi baik

saja

terbentuk dari

dalam

indi(idu

melainkan juga

dipengaruhi oleh nilai nilai yang tertanam sejak ke!il dalam keluarga *enkulturasi+ dari keluarga maupun lingkungan masyarakat. "emampuan nilai yang teguh sejak ke!il, dan membantu seseorang membentuk konsep diri *sel0 !on!ept+, sistem

kestabilan emosi, merupakan beberapa !iri kepribadian yang bisa

untuk tidak mudah terpengaruh atau terdorong menggunakan 9'PH'. 5aktor 0aktor indi(idual penyebab penyalahgunan 9'PH' antara lain> a. "eingintahuan yang besar untuk men!oba, tanpa sadar atau berpikir panjang mengenai akibatnya b. "einginan untuk men!oba !oba karena JpenasaranK c. "einginan untuk bersenang senang *just 0or 0un+ d. e. "einginan untuk mengikuti trend atau gaya *0ashionable+ "einginan untuk diterima oleh lingkungan atau kelompok *kon0ormitas+ @ari dari

kebosanan, masalah atau kegetiran hidup

BAB III
14

PENUTUP

%.1

Kes"#pulan "esehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem, 0ungsi

dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja.Tujuan dari program kesehatan reproduksi remaja se!ara eksplisit dinyatakan untuk meningkatkan pemahaman, pengetahuan, sikap dan perilaku positi0 remaja tentang kesehatan dan hakhak reproduksi, guna meningkatkan derajat kesehatan reproduksinya dan mempersiapkan kehidupan berkeluarga dalam mendukung upaya peningkatan kualitas generasi mendatang. $emuat di dalamya masalah seksualitas remaja, prilaku berisiko,in0eksi menularseksual, serta penyalahgunaan 9'PH'. %.2 Saran 'gar remaja bisa paham mengenai hal-hal yag baik atau tidak baik dilakukan untuk menjamin kesehatan reproduksinya dibutuhkan partisipasi dari semua pihak terutama orang tua atau ingkungan tenpat tinggal remaja itu.

Da+tar Pustaka
15

Surjadi, Aharles. 2,,1. "esehatan )eproduksi 9arkoba dan "ota Sehat. ;akarta> .adan @itbangkes #epkes ) . #irektorat )emaja dan Perlindungan Hak-Hak )eproduksi. 2,,:. "onseling "esehatan )eproduksi )emaja .agi Aalon "onselor Sebaya. ;akarta> Pusdiklat tenaga program dan .adan koordinasi ."".9.

16