Anda di halaman 1dari 2

Trauma Kimia Mata Trauma kimia pada mata merupakan salah satu keadaan kedaruratan karena dapat menyebabkan

cedera pada mata, baik ringan, berat bahkan hingga kehilangan penglihatan.

Mata kita sebetulnya sudah mempunyai sistem pelindung yang baik antara lain rongga mata, kelopak, dan jaringan lemak serta reflek memejam atau mengedip. Namun walau bagaimanapun, mata masih sering mendapat trauma dari dunia luar termasuk trauma terkena bahan-bahan kimia baik gas, cair ataupun padat. Trauma bahan kimia dapat terjadi karena kecelakaan yang terjadi dalam laboratorium, industri, pekerjaan yang memakai bahan kimia, pekerjaan pertanian, dan peperangan memakai bahan kimia di abad modern atau bahkan di rumah dalam kehidupan sehari-hari. Trauma kimia pada mata dapat disebabkan oleh zat yang bersifat asam dan basa. Bahan kimia dikatakan bersifat asam bila mempunyai p ! " dan dikatakan bersifat basa bila mempunyai p # ". $ontoh bahan kimia bersifat asam % asam sulfat, air aki, asam klorida, zat pemutih, asam asetat, asam nitrat, asam kromat, asam hidroflorida, dan lain sebagainya. $ontoh bahan kimia bersifat basa % amoniak, freon&bahan pendingin lemari es, sabun, shampo, kapur gamping, semen, tiner, lem, kaustik soda, cairan pembersih dalam rumah tangga, detergen. Trauma kimia antara asam dan basa memiliki mekanisme mencederai mata secara berbeda. Trauma basa biasanya lebih berat daripada trauma asam, karena bahan-bahan basa memiliki sifat penyabunan yaitu secara cepat dapat penetrasi ke sel membran dan masuk ke bilik mata depan, bahkan sampai bagian belakang mata yaitu retina. 'ementara trauma asam akan menimbulkan koagulasi (penggumpalan) protein permukaan, di mana merupakan suatu sawar perlindungan agar asam tidak penetrasi lebih dalam. Tingkat keparahan trauma kimia pada mata tergantung dari jenis, *olume, konsentrasi, durasi pajanan, dan derajat penetrasi dari zat kimia. +ejala pada mata dapat segera dirasakan setelah terkena bahan kimia, beberapa menit setelahnya atau beberapa jam kemudian. +ejala yang dirasakan antara lain mata terasa sakit atau perih seperti terbakar, mata dapat merah, berair, penglihatan kabur mendadak atau perlahan, Berikut adalah tips bila terkena bahan kimia pada mata% - 'egera menjauh dari sumber bahan kimia - Bilas mata dengan air bersih minimal ,- menit - $uci tangan sehingga tidak ada bahan kimia - .angan mengucek mata - /ergi ke 0nit gawat 1arurat, ingat untuk membawa sampel bahan kimianya

/rinsip penatalaksanaan pada trauma kimia pada mata adalah irigasi..22 .adi, mata dibilas secepatnya dan selama mungkin (minimal ,- menit) dengan cairan garam fisiologis atau cairan bersih lainnya. al ini dimaksudkan untuk meyakinkan mata benar-benar bersih dari bahan kimia tersebut. 3rigasi dilakukan sampai p menjadi normal. 'elain itu dapat juga dilakukan netralisasi zat kimia tergantung dari zat penyebabnya, untuk mengetahui telah terjadi netralisasi dilakukan pemeriksaan dengan kertas lakmus. 4emudian pasien juga diberikan obat-obat yang sesuai, yaitu berupa antibiotik sistemik dan topikal yang bertujuan untuk mencegah infeksi sekunder, dan multi*itamin bertujuan untuk mempercepat proses reepitelisasi, dan membantu penyembuhan penyakit. /enatalaksanaan pada trauma mata bergantung pada berat ringannya trauma ataupun jenis trauma itu sendiri. 5da empat tujuan utama dalam mengatasi kasus trauma mata yaitu memperbaiki penglihatan, mencegah terjadinya infeksi, mempertahankan struktur dan anatomi mata, mencegah sekuele jangka panjang.