Anda di halaman 1dari 4

Edisi 02 / November 2013

MERAIH PRESTISE MELALUI PRESTASI


DARI REDAKSI :
Bulan Nopember 2013 ini , Bulletin INFO METAL, terbit yang ke 2, semoga berita yang disajikan kali ini dapat menjawab kebutuhan akan informasi para pembaca terutama para karyawan dilingkungan BMI Group, se hingga para karyawan dapat sajian berita yang up to date dan kontemporer tentang apa saja yang terjadi di perusahaan BMI Group, selamat membaca.

SOSIALISASI MERGER BCONS-BMI-BFU DAN STRATEGIC BUSINESS PLAN 2014-2018 BMI GROUP

Pada hari Kamis, tanggal 31 Oktober yang baru lalu, bertempat di Ruang Nusantara Bakrie Tower lantai 36 digelar acara Sosialisasi Merger dan Strategic Plan PT Bakrie Metal Industries Group tahun 2014-2018. Hadir dengan antusias di acara itu, para Direksi dan Manajemen PT BMI Group antara lain dari PT Bakrie Pipe Industries, PT South East Pipe Industries (SEAPI), PT Bakrie Bocstruction dan PT Bakrie Metal IndustriesBFU dan tidak ketinggalan Divisi Commercial (NIAGA) BMI yang baru terbentuk.

Presiden Direktur dan Chief Executive Officer BMI Group, Bapak Santoso W. Ramelan mengawali pem bicaraan dalam sosialisasi ini dengan memaparkan rencana-rencana strategis serta struktur organisasi baru yang berlaku di BMI Group, terutama BMI Holding dan Bakrie Construction serta BMI-BFU. Merger dilakukan melalui 2 tahap. Tahap Pertama adalah Operasional Merger yaitu penggabungan operasional dua perusahaan (B.CONs dan BMI-BFU), masing-masing unit usaha tersebut tetap

menangani bidang kerja masing-masing di lokasi yang saat ini berada, kecuali divisi Niaga (Commercial) seluruhnya beraktifitas di Bakrie Tower lantai 35. Tahap kedua, yaitu Legal Merger, yaitu menggabungkan 2 unit usaha BCons dan BMI-BFU menjadi satu badan usaha dalam satu areal kerja, tahap legal merger ini pelaksanaannya akan ditetapkan kemudian setelah dipastikan bahwa operasional merger berjalan sesuai rencana dan memenuhi harapan semua >>Bersambung ke halaman 2-3

DITERBITKAN OLEH Kantor Pusat PT Bakrie Metal Industries. Terbit setiap Awal Bulan. PELINDUNG Santoso W. Ramelan. KOORDINATOR PELAKSANA Arifin Dimyati. DEWAN REDAKSI Enda Marina, Anton Sukartono, Ruswan Hamizar, Romel Saab. KONTRIBUTOR BERITA Suraji (BPI&SEAPI), Esti Rochyati (BMI-BFU), Erti Sri Santi (BCons). DISTRIBUSI Rochmansyah, Budhianto. ALAMAT REDAKSI Bakrie Tower, lantai 35, Rasuna Epicentrum Jakarta Selatan. TELEPON 021 56101780. E-MAIL arifin.dimyati@bakrie.co.id

Karyawan Teladan BPI 2013

- Badan Pengelola Bakrie Untuk Negeri (BP-BUN) tengah menjalankan program Kampung Makmur dengan menggarap proyek percontohan di Kelurahan Menteng Atas, Jakarta Pusat. Mengelelola lahan fasosfasum seluas sekitar 6.000 M2 di area itu, BP BUN bersama masyarakat melakukan ternak lele, ternak itik, kambing, pendirian PAUD, dll. - Bakrie Untuk Negeri dan Universitas Bakrie, menandatangani perjanjian kerjasama pengembangan UMKM melalui program Kampung Makmur, termasuk pelatihan Pra

Pensiun Untuk menciptakan pelaku usaha baru yang tangguh dan berkualitas. - BP BUN dan Para Dosen Universitas Bakrie yang membidangi UMKM, saat ini tengah menggarap proyek Pakan Ternak Lele, ide ini muncul setelah melihat realita di komunitas ternak lele bahwa harga pakan lele dipasaran sangat mahal.

Hamidi, karyawan divisi Maintenance ditetapkan sebagai karyawan telada tahun 2013 di PT Bakrie Pipe Industries. Penganugerahan karyawan Teladan ini dilakukan dalam suatu upacara resmi yang diselenggarakan perusahaan sebagai bentuk apresiasi yang sangat tinggi kepada 10 karyawan nominee yang kemudian ditetapkan 3 orang karyawan teladan, masing-masing adalah Hamidi (sebagai The Best Employee), Novyar dari divisi Finance sebagai Runner Up dan Usep G dari Divisi HRD sebagai peringkat ketiga. BPI setiap tahun menyelenggarakan kontes Pekerja Teladan yang dilakukan oleh sebuah team yang dibentuk manajemen dan diberi nama Team Penilai Pekerja Teladan yang bertugas untuk menseleksi siapa diantara ratusan karyawan yang berhak dinobatkan sebagai Karyawan Teladan dan berhak mendapatkan hadiah menunaikan ibadah umroh ke tanah suci. Seleksi dilakukan beberapa tahap, hingga akhirnya mengerucut menjadi 10 besar dan kemudian dari 10 orang ini ditetapkan siapa yang terbaik melalui berbagai kegiatan antara lain, membuat program improvement dan dipresentasikan kepada para juri dan diberikan pembekalan agar mereka ini benar-benar siap dan komit menjadi panutan bagi karyawan lainnya. Mas Wigrantoro (CEO Bakrie Pipe Industries) menyampaikan bahwa secara garis besar TELADAN adalah Sesuatu ( perbuatan, kelakuan, sifat dll ) yang patut ditiru atau baik dicontoh. Teladan adalah menilai yang telah lewat atau telah dijalani, sehingga diharapkan bagimana mereka yang sudah dinobatkan sebagai Teladan bisa mempertahankan keteladanannya secara terus menerus sehingga bisa meningkatkan kinerja perusahaan, selalu aktif pada setiap kegiatan perusahaan dan menjadi contoh / panutan bagi seluruh karyawan. (SRJ)

SAMBUNGAN DARI HALAMAN 1....


SOSIALISASI MERGER BCONS-BMI-BFU DAN STRATEGIC BUSINESS PLAN 2014-2018 BMI GROUP
pihak, waktunya diperkirakan sekitar 3 tahun. Dalam kesempatan ini Direktur BMI, Bapak Mas Wigrantoro mengajak seluruh komponen dan keluarga besar BMI terutara yang berada di jajaran produksi dan delivery untuk menjalankan tugas dan kewajiban dengan senantiasa didasari komitmen 3 ON (tiga ON) yakti ON Budget, ON Time DAN ON Quality disingkat 3 ON BuTiQ, artinya seluruh aktifitas kerja harus selalu berorientasi pada biaya/ anggaran yang telah disusun, delivery/ pengiriman tepat waktu dan menghasilkan kualitas yang sesuai bahkan lebih baik dari harapan customer. Bapak Adwin Abdurachman, selaku Chief Operation Officer, menjelaskan tentang berbagai kendala yang mungkin terjadi dan harus bisa diatasi secara bersama-sama, terutama kendala internal yang bisa menghambat proses produksi. Dalam acara tersebut, VP Bidang Oil & Gas, Bapak Untung Y. Yusuf juga memaparkan sasaran dan strategi penjualan dipasar Oil & Gas, dimana pada tahun 2014 nanti, ditargetkan besar penjualan sebesar USD. 54,678,231 (tahun 2013 ini BMI mencapai penjualan sebesar USD. 48,334,728) dan pada tahun 2018 divisi ini mem-budget kan angka penjualan sebesar USD 239,175,025. Pak Untung juga berjanji akan membawa BMI menjadi pemain EPC yang handal dan disegani dan sejajar dengan pemain EPC lainnya yang sudah besar dan berupaya memenangi setiap kompetisi. Sementara itu di bidang Non Oil & Gas, yang dipimpin Bapak Iskandar (VP NOG), juga mempresentasikan rencana besarnya dengan menargetkan penjualan pada tahun 2014 sebesar USD 17,951,037 dan pada tahun 2018 mencapai USD 48,323,684. Divisi ini juga memiliki komitmen dan semangat tinggi dalam merebut setiap kesempatan yang ada. Tidak kalah menarik, presentasi Bapak Anton Sukartono (Busines Development) yang memaparkan upaya menggalang strategic partner/ mitra-mitra usaha baik didalam negeri maupun diluar negeri untuk melakukan join operation terutama untuk proyek-proyek besar yang ditangani BMI. Dibidang Finance, Bapak Kurniawan S. Kowi (CFO) menjelaskan tentang posisi keuangan kita saat ini dan prediksi akan keuntungan yang didapat pada sat kita melakukan merger usaha ini, yang jelas jika merger ini berjalan lancar unit usaha kita akan menjadi lebih sehat karena memiliki balance sheet yang baik dan perusahaan menjadi bankable demikian KSK menjelaskan. Divisi Corporate Affairs, dida lamnya

terdapat Corp HR, Corp IT, Corp Reputation dan Corp Admin/ GA adalah divisi Support yang berjanji menjadi Strategic Partner dalam mendukung operasional perusahaan terutama dalam penyediaan sumber daya manusia/ tenaga kerja yang handal, berkualitas dan tangguh menghadapi segala tantangan bisnis. Divisi ini saat ini tengah merancang system manajemen dibidang ketenaga kerjaan seperti; system kepangkatan, system remunerasi yang terpadu dan tidak lama lagi akan diterapkan dilingkungan BMI Group. Sementara itu, Bapak Marvil A. Wahid dan Bapak Rachmad Harimurti dari PT Bakrie Pipe Industries/ SEAPI juga antusias menjelaskan tentang strategy

businesnya 5 tahun kedepan dengan merencanakan program strategis baik di Pabrik BPI maupun di pabrik SEAPI dengan mengoperasionalkan bidang bisnis baru yaitu Coating plan dan Sarana Laboratorium serta peremajaan beberapa peralatan produksi, sehingga kinerja perusahaan diharapkan bisa naik sangat siqnifikan di tahun mendatang Kesimpulannya dapat disampaikan bahwa dalam sosialisasi ini tergambar betapa besarnya potensi yang dimiliki BMI Group sebagai pe rusahaan porto folio BNBR serta peluang-peluang yang dimiliki dalam rangka memberikan kontribusi maksimal dan penunjang kinerja PT Bak rie & Brothers secara keseluruhan ***ARF.

4 K (Komando, Koordinasi, Konsultasi dan Komunikasi) Harus Menjadi Budaya Kerja BMI Group

Budaya kerja 4 K yang dicetuskan oleh Dirut/ CEO BMI Bapak Santoso W. Ramelan ini, diyakini mampu menerobos segala permasalahan yang berkaitan dengan operasional internal sehari-hari dilingkungan perusahaan. - Komando, adalah jalur interaksi antara bawahan dengan atasan, pada dasarnya antara atasan dengan bawahan harus membuat kesepakatan tentang langkah-langkah penyelesaian suatu pekerjaan, tapi kalau kesepakatan terkendala dan pekerjaan terjadi macet, maka atasan harus membuat keputusan dan bawahan harus menjalankan komando atasan. - Koordinasi, adalah jalur interaksi antara 2 pihak atau lebih yang memiliki atasan berbeda. Dalam melakukan koordinasi kerja antara 2 pihak atau lebih dimana masingmasing memiliki atasan dan masing-masing atasan tidak mencapai kata sepakat, maka masalah yang dihadapi harus dibawa ke atasan yang lebih tinggi, dan keputusan atasan tertinggi harus di laksanakan sebaik-baiknya oleh semua pihak. - Konsultasi, adalah jalur interaksi antara satu pihak dengan pihak lain (dalam hal ini regulator), apabila ada suatu peraturan (regulation) yang sulit diterapkan dan menghambat pencapaian maka harus dikonsultasikan untuk memperoleh batas toleransi yang masih dapat dijalankan, sehingga pe erjaan dapat berjalan tanpa melanggar peraturan yang ada. - Komunikasi, adalah jalur interaksi antara berbagai pihak, untuk memperoleh/ mengumpulkan / melengkapi informasi sebanyak mungkin, sehingga memperkaya pertimbangan-pertimbangan sebelum keputusan ditetapkan.

HEAVY LIFTING ACTIVITY - BCONS


BCON dalam aktivitasnyA seba gai perusahaan yang bergerak dibidang fabrikasi, kon truksi dan instalasi, pada bulan October kemarin melakukan kegiatan heavy lifting untuk rool up jacket yang merupakan bagian dari platform project PHE ONWJ yang sekarang ini sedang dikerjakan di Yard BCON. BCON dalam kulturnya yang mengedepankan kesalamatan dalam semua kegiatan di Yard Operation, dengan mempertahankan Zero LTI sejak tahun 2009, maka memberikan perhatian yang serius terhadap kegiatan kegiatan yang punya resiko tinggi termasuk kegiatan pengangkatan beban berat ( heavy liting ). Yang mana kegiatan yang harus dikelola dengan sebaiknya guna mengelola resiko sampai serendah mungkin. Jacket seperti pada gambar dilihat dalam dimensinya yang besar dan berat sehingga harus dilakukan pengangkatan dengan tandom crane ( 2 crane ) dan termasuk critical lifting. Serangkaian procedure kesela mat an kerja harus di per siapan sebelum me lakukan kegiatan tsb mulai dari gambar design dari engineering, analisa resiko bahaya pengangkatan, procedure dan langkah kerja aman yang harus dilakukan, persiapan alat angkat dan alat bantunya yang sesuai dengan kemampuan dan tersertifikasi dengan baik, penjelasan langkah kerja aman ke seluruh personal yang terlibat, pemasangan barricade aman, pengawasan yang ketat saat pengangkatan, hanya satu signalman, dll. Hal tersebut diatas merupakan salah satu contoh aplikasi keselamatan yang diterapkan dalam keseharian untuk kegiatan kerja yang ada di Yard BCON yang syarat dengan potensi resiko. Dengan perencanaan, penerapan dan control yang benar, diharapkan tetap akan membawa hasil yang maksimal dalam hal pelaksanaan HSE yang ada di BCON sesuai dengan yang telah di tuangkan pada kebijakan manajemen dan Objective dan target HSE oleh perusahaan.

GUBERNUR JATENG RESMIKAN JEMBATAN BMI-BFU

Welcome Divisi Commercial BMI


Divisi Niaga (Commercial) yang dikomandani Pak Iskandar (VP Commercial bidang NOG) dan Bapak Untung Yusuf (VP Commercial bidang Oil & Gas) kini telah aktif di lantai 35 Bakrie Tower, suasana kantor BMI di lantai 35 kini tampak lebih semarak dengan kehadiran wajah-wajah baru yang merupakan pindahan dari pabrik BMI-Bekasi Fabrication Unit dan dari Bakrie Construction, mereka kini berbaur menjadi satu yang kemudian dinamai Divisi Niaga/ Commercial. Divisi ini bertugas mencari order sebanyak-banyaknya, dimulai dari proses perkenalan produk ke beberapa calon customer, mengolah bahan-bahan mengikuti tender dan mengikuti serta melaksanakan seluruh rangkaian proses tender, memberikan penjelasan teknis (technical Support) hingga kemudian diharapkan bisa memenangkan tender itu sendiri. Proyek-proyek yang saat ini sedang diincar oleh divisi commercial adalah proyek-proyek dibidang oil and gas, meskipun juga banyak proyek lainnya diluar bidang tersebut (non oil and gas) yang saat ini tengah di garap oleh team yang tampak sangat aggresif mengejar proyek tersebut. Didukung oleh infrastruktur yang memadai dan pengalaman dalam mengerjakan proyekproyek besar selama ini, serta potensi sumber daya manusia/ tenaga kerja yang kompeten, handal dan berkualitas, diyakini BMI akan mampu menempatkan diri sebagai pemain EPC yang disegani terutama di pasar dalam negeri. Kepada team divisi commercial diucapkan selamat datang di Bakrie Tower lantai 35, nasib sekian ribu karyawan serta kelangsungan investasi yang telah ditanamkan oleh pemegang saham berada ditangan anda. Team Niaga (Commercial) BMI adalah sebagai berikut: Heru Winarno, Marhusen, Hendry, M. Soleh, RM Freudie, Bambang Siswanto, Naim Effendi, Sugeng Widodo, Redi Rahmad, Yosi Purnomo, Tyas Kurniawan, Dadi, Jon Putra, Tri Santoso, Sri Sudarwati, Fahnida N. Heriyati, Rina Yulinda, Erma Irawati, Ruswan Haizar dan Achmad Faisal.

Satu lagi karya anak bangsa berupa Jembatan di Gung Tuwul, Tegal, Jawa Tengah sebagai sarana perhubungan yang diproduksi oleh PT Bakrie Metal Industries BFU, diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada tanggal 24 Oktober 2013 yang baru lalu. Jembatan ini membawa kebanggaan tersendiri bagi warga disana karena bentuknya cukup Indah. Jembatan tipe B.70 yang dibangun oleh PT BMI-BFU selama 8 bulan ini menjadi penghubung/ sarena ekonomi warga desa Tuwel, Kecamatan Bojong menuju Bumi Jaya (lereng gunung Slamet) yang memiliki udara sangat sejuk dan segar. Jembatan ini merupakan pesanan

Dinas Bina Marga Madukoro Semarang, Propinsi Jawa Tengah.

Kunjungan Direksi BMI ke PT Gunanusa Utama Fabricator


Dalam rangka studi banding dan menindak lanjuti rencana kerja sama untuk prospek job CCC antara Gunanusa Utama Fabricator dan Bakrie Construction, pada hari selasa tanggal 17 September 2013 dilakukan kunjungan Direksi BMI yang di hadiri oleh CEO Bapak Santoso Ramelan didampingi oleh Ibu dan Bapak (dari kiri ke kanan) Erti S. S. Erwati, Heru Winarno, Iskandar, Dibbyo Winoto. Anton Sukartono, Mas Wigrantoro dan Untung Yusuf. Dalam kunjungan team BMI di sambut oleh Bagian Marketing, Yard Manager dan HRD manager. Dalam presentasi safety induction, company profile dan current yard load Team BMI sekaligus melakukan interaktif terkait facilities, current load yang sedang di kerjakan, system perekrutan karyawan, rate gaji, waktu kerja, kerja sama HRD, trend occupancy yard dan permasalahan local community yang sering menjadikan kendala dalam operational Yard. Issue jam kerja dan produktifitas juga menjadikan pokok bahasan, bahkan pihak Gunanusa menyampaikan sharing black list karyawan agar adanya suatu pembelajaran bagi karyawan yang berpotensi bermasalah di pekerjaan tidak bisa di hire oleh kedua perusahaan sejenis. Dalam kunjungan tersebut team BMI bisa

melihat langsung pemanfaatan lahan yang kurang lebih sama dengan yang dimilki oleh Bcon namun dapat di utilized dengan effektifnya dikarenakan dukungan fasilitas jetty yang berjumlah dua units dengan kapasitas 10,000 ton dengan panjang jetty 150 meter dan kapasitas 5,400 ton dengan panjang 80 meter. Capacity yard Gunanusa pertahun rata rata 15,000 ton module dengan revenue berkisar 100 juta ke 200 juta USD. Maksimum karyawan yang bisa bekerja bisa mencapai 6500 personnel di tahun 2010 dengan source tambahan dari luar cilegon dan sekitarnya seperti Surabaya, dan kota lain nya.