Anda di halaman 1dari 2

PEMBAGIAN HUKUM

1.

Menurut isinya dapat dibagi dalam: a. Hukum Privat (Hukum Sipil), yaitu kumpulan hukum yang mengatur hubungan-hubungan antara orang yang satu dengan orang yang lain, dengan menitik beratkan kepada kepentingan perorangan. Dalam beberapa buku buku tentang huklum, orang sering mempersamakan anatar hukum sipil dan hukum perdata. Jika diartikan luas, maka hukum perdata itu adalah bagian dari hukum sipil. Jika diartikan sempit, maka Hukum Perdata itu sama dengan Hukum Sipil. b. Hukum Publik, yaitu kumpulan hukum yang mengatur hubungan antara negara dengan alat perlengkapannya atau antara Negara dengan Perorangan (melindungi kepentingan umum). Hukum publik terdiri dari Hukum tata negara hukum yang mengatur bentuk dan susunan pemerintahan suatu negara serta hubungan kekuasaan antara alat- alat perlengkapan negara satu sama lain, dan hubungan antara negara (pemerintah pusat ) dengan bagian bagian negara Hukum Administrasi Negara ( Hukum tata usaha negara) Hukum yang mengatur cara-cara menjalankan tugas (hak dan kewajiban) dari kekuasaan alat alat negara Hukum Pidana Hukum yang mengatur perbuatan-perbuatan apa yang dilarang dan memberikan pidana kepada siapa yang melanggarnya serta mengatur bagaimana cara cara mengajukan perkara-perkara ke muka pengadilan Hukum Internasional a. Hukum Perdata Internasional, yaitu mengatur hubungan hukum antara warganegara-warganegara dan negara lain dalam hubungan internasional

b. Hukum Publik Internasional (Hukum Antar Negara), yaitu hukum yang mengatur hubungan antara negara yang satu dengan negara-negara yang lain dalam hubungan internasional.
2.

Menurut bentuknya, hukum dapat dibagi dalam: a. Hukum tertulis, hukum ini dapat pula merupakan: - hukum tertulis yang dikodifikasikan. - hukum tertulis yang tidak dikodifikasikan. Kodifikasi ialah : pembukuan jenis-jenis hukum tertentu dalam kitab undang undang secara sistimatis dan lengkap Unsur unsure kodifikasi ialah : 1. Jenis jenis hukum tertentu 2. Sistematis 3. Lengkap Adapun tujuan kodifikasi : 1. Kepastian hokum 2. Penyederhanaan hokum 3. Kesatuan hokum Contoh kodifikasi hukum : Di Eropa : - Corpus Iuris Civilis (mengenai hukum perdata) yang diusahakan oleh Kaisar Justianus dari kerajaan Romawi Timur - Code Civil (mengenai hukum perdata) yang diusahakan oleh Kaisar Napoleon di Perancis dalam tahun 1604 Di Indonesia : - Kitab undang-undang sipil : b. Hukum tak tertulis (Hukum Kebiasaan) Adalah hukum yang masih hidup dalam keyakinan masyarakat, tetapi tidak tertulis namun berlakunya seperti suatu peraturan perundang (disebut juga Hukum Kebiasaan).