Anda di halaman 1dari 7

MEKANISME INFLAMASI PADA ARTRITIS REUMATOID

Tugas ini disusun untuk melengkapi tugas Mata Kuliah Patobiologi Gizi yang dibimbing oleh Prof. Dr. Ambar Mudigdo, dr.,Sp.PA

leh! ADHININGSIH YULIANTI NIM. S531308001 CLINICAL NUTRITION

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA PROGRAM PASCASARJANA ILMU GIZI TAHUN 201

MEKANISME INFLAMASI PADA ARTRITIS REUMATOID Artritis "eumatoid #A"$ merupakan penyakit autoimun yang berhubungan dengan ke%a%atan progresif, komplikasi sistemik, kematian dini, dan masalah sosial ekonomi #M%lnnes dan S%hett, &'(($. A" sudah lama dikenal dan tersebar luas di seluruh dunia dan melibatkan )enis kelamin, ras dan etnik. * Pre+alensi A" sekitar ',,- sampai (- populasi #(&.(&'' per (''.''' populasi$ #Gabriel, &''($. A" lebih sering ditemukan pada /anita dibandingkan dengan pria #0!($ #De/ing, et al., &'(&$. "asio ini dapat men%apai ,!( pada /anita dalam usia subur #Daud, &''1$. 2aktor penyebab A" tidak diketahui, namun terdapat faktor genetik, lingkungan, hormonal, imunologi dan infeksi yang mungkin berperan penting dalam ter)adinya A" #Temprano, &'(0$. 2aktor penyebab A" 0'- berkaitan dengan faktor genetik. A" mempunyai predisposisi genetik dan diketahui berhubungan dengan produk kompleks histokompatibilitas utama kelas 33 #MHC Class II Determinant$ yaitu Human Leukocyte Antigen #45A$ dengan A" seropositif #faktor reumatoid atau A6PA$ #Daud, &''17 #M%lnnes dan S%hett, &'(($. A" ditandai dengan inflamasi sino+ial dan hiperplasia, produksi autoantibodi #faktor reumatoid dan anti-citrullinated protein antibody #A6PA$, destruksi tulang ra/an dan tulang #deformitas$, dan gangguan sistemik #M%lnnes dan S%hett, &'(($. Patogenesis A" tidak dapat di)elaskan dengan pasti, namun terdapat faktor pemi%u eksternal #misalnya merokok, infeksi, atau trauma$ yang memi%u reaksi autoimun, menyebabkan hipertrofi sino+ial dan inflamasi sendi kronis #De/ing, et al., &'(&$. Sel T 6D89, fagosit mononuklear, fibroblast, sel.sel osteoklas, dan neutrofil merupakan sel yang memainkan peran seluler utama dalam patogenesis A", sedangkan sel.sel : memproduksi autoantibodi #"2s$. Produksi abnormal berbagai sitokin, kemokin, dan mediator inflamasi lainnya #misalnya tumor necrosis factor alpha ; T<2=, interleukin 35.(, 35.1, 35.>, TG2?, fibroblast

growth factor; 2G2, dan platelet-derived growth factor ; PDG2$ didapatkan pada A" #Temprano, &'(0$.

Mekanisme ter)adinya A" dia/ali dengan terdapatnya suatu antigen penyebab A" yang berada pada membran sino+ial, dan akan diproses oleh antigen presenting cells #AP6$ yang terdiri dari berbagai )enis sel seperti sel sino+iosit A, sel dendritik atau makrofag yang semuanya mengekspresi determinan 45A.D" pada membran selnya #Daud, &''1$. Antigen yang telah diproses akan dikenali dan diikat oleh sel 6D 89 bersama dengan determinan 45A.D" yang terdapat pada permukaan membran AP6 tersebut membentuk suatu kompleks trimolekular. Kompleks trimolekular ini dengan bantuan 35.( yang dibebaskan oleh monosit atau makrofag selan)utnya akan menyebabkan ter)adinya akti+asi sel 6D89 #M%lnnes dan S%hett, &'(($. Menurut Daud #&''1$, kompleks antigen trimolekular akan mengekspresi reseptor 35.& pada permukaan 6D89. 35.& yang diekskresi oleh sel 6D89 akan mengikatkan diri pada reseptor spesifik pada permukaannya sendiri dan akan menyebabkan ter)adinya mitosis dan proliferasi sel. Proliferasi sel 6D89 akan berlangsung terus selama antigen tetap berada dalam lingkungan tersebut. Selain 35.&, 6D89 yang telah terakti+asi )uga mensekresi berbagai limfokin lain seperti gamma.interferon, tumor necrosis factor #T<2.@$, 35.0, 35.8, granulocytemacrophage colony stimulating factor #GM.6S2$ serta beberapa mediator lain yang beker)a merangsang makrofag untuk meningkatkan akti+itas fagositosisnya dan merangsang proliferasi dan akti+asi sel : untuk memproduksi antibodi yang dibantu oleh 35.(, 35.&, dan 35.8. Antibodi yang dihasilkan akan membentuk kompleks imun yang akan berdifusi se%ara bebas ke dalam ruang sendi setelah berikatan dengan antigen yang sesuai. Pengendapan kompleks imun akan mengakti+asi sistem komplemen yang akan membebaskan komponen.komplemen 6,a. Komponen.komplemen 6,a merupakan faktor kemotaktik yang selain meningkatkan permeabilitas +askular )uga dapat menarik lebih banyak sel polimorfonuklear #PM<$ dan monosit ke arah lokasi tersebut. Pemeriksaan

histopatologis membran sino+ial menun)ukkan bah/a lesi yang paling dini di)umpai pada A" adalah peningkatan permeabilitas mikro+askular membran sino+ial, infiltrasi sel PM< dan pengendapan fibrin pada membran sino+ial. 2agositosis kompleks imun oleh sel radang akan disertai oleh pembentukan dan pembebasan radikal oksigen bebas, leukotrien, prostaglandin dan protease neutral !collagenasedan stromelysin" yang akan menyebabkan erosi ra/an sendi dan tulang. "adikal oksigen bebas dapat menyebabkan ter)adinya depolimerisasi hialuronat sehingga mengakibatkan ter)adinya penurunan +iskositas %airan sendi. Selain itu radikal oksigen bebas )uga merusak kolagen dan proteoglikan ra/an sendi #Daud, &''1$. Prostaglandin A&#PGA&$ memiliki efek +asodilator yang kuat dan dapat merangsang ter)adinya resorpsi tulang osteoklastik dengan bantuan 35.( dan T<2@. "antai peristi/a imunologis ini sebenarnya akan terhenti bila antigen penyebab dapat dihilangkan dari lingkungan tersebut. Akan tetapi pada A", antigen atau komponen antigen umumnya akan menetap pada struktur persendian, sehingga proses destruksi sendi akan berlangsung terus. Tidak terhentinya destruksi persendian pada A" kemungkinan )uga disebabkan oleh terdapatnya faktor reumatoid. 2aktor reumatoid adalah suatu autoantibodi terhadap epitop fraksi 2% 3gG yang di)umpai pada B'.C' - pasien A". 2aktor reumatoid akan berikatan dengan komplemen atau mengalami agregasi sendiri, sehingga proses peradangan akan berlan)ut terus. Pengendapan kompleks imun )uga menyebabkan ter)adinya degranulasi mast cell yang menyebabkan ter)adinya pembebasan histamin dan berbagai enzim proteolitik serta akti+asi )alur asam arakidonat #Daud, &''1$. Masuknya sel radang ke dalam membran sino+ial akibat pengendapan kompleks imun menyebabkan terbentuknya pannus yang merupakan elemen yang paling destruktif dalam patogenesis A". Pannus merupakan )aringan granulasi yang terdiri dari sel fibroblas yang berproliferasi, mikro+askular dan berbagai )enis sel radang. Se%ara histopatologis pada daerah perbatasan ra/an sendi dan pannus terdapatnya sel mononukleus, umumnya banyak di)umpai kerusakan )aringan kolagen dan proteoglikan #Daud, &''1$.

Gambar (. Patogenesis Artritis "ematoid #M%lnnes dan S%hett, &'(($.

Gambar &. Sistem 3mun Adaptif dan 3nnate pada Artritis "eumatoid #M%lnnes dan S%hett, &'(($.

DAFTAR PUSTAKA

Daud, ". &''1. B!"! A#$% I&'! P()*$"+, D$&$'- J+&+. II- E.+/+ IV0 A%,%+,+/ R('$,1+.. Dakarta! Departemen 3lmu Penyakit Dalam 2akultas Kedokteran Eni+ersitas 3ndonesia. De/ing, et al. &'(&. O/,(1$%,2%+,+/ $). R2(!'$,1+. A%,2%+,+/0 P$,2132*/+1&14*5 D+$4)1/+/ $). T%($,'(), . Fserial on lineG. http!;;///.%lini%alad+isor.%om Gabriel, S. A. &''(. The Epidemiology of Rheumatoid Arthritis. Fserial on lineG. ///.n%bi.nlm.nih.go+;pubmed. Gibofsky, A. &'(&. O6(%6+(7 18 E3+.('+1&14*5 P$,2132*/+1&14*5 $). D+$4)1/+/ 18 R2(!'$,1+. A%,2%+,+/. Ameri%an Dournal Managed 6are7 (>. Fserial on lineG. http!;;///.a)m%.%om. M%lnnes, 5. :., dan S%hett, G. &'((. M(92$)+/' 18 D+/($/(0 T2( P$,214()(/+/ 18 R2(!'$,1+. A%,2%+,+/. The <e/ Angland Dournal of Medi%ine. Fserial on lineG. http!;;ne)m.org. Tak, P. P., dan Kalden, D. ". &'((. A.6$)9(/ +) R2(!'$,1&14*0 N(7 T$%4(,(. T2(%$3(!,+9. :ioMed 6entral! Arthritis "esear%h and Therapy (0#,,$. Fserial on lineG. http!;;arthritis.resear%h.%om;%ontent;(0;S(;S,. Temprano, K. K. &'(0. R2(!'$,1+. A%,2%+,+/. eMedi%ine Dournal. Fserial on lineG. http!;;emedi%ine.meds%ape.%om.