Anda di halaman 1dari 11

PEMERIKSAAN PENUNJANG EFUSI PLEURA

FOTO TORAKS ( X RAY )


O Permukaan caritan akan membentuk

bayangan kurva dimana lateral lebih tinggi daripada medial O Perlu menggunakan posisi lateral dekubitus O Bisa tidak membentuk bayangan kurva apabila cairan terlokalisasi pada bagian bagian paru bawah berbatasan dengan atas diafragma = efusi subpulmonik

O Terlihat sebagai diafragma yang terangkat

O O

jika ada bayangan udara dalam lambung = efusi subpulmonik Efusi subpulmonik pada bagian kanan terlihat sebagai garis tipis yang berdekatan dengan diafragma kanan Cairan pleura kadang mengelilingi lobus paru terlihat seperti konsolidasi parenkim paru Jika ke arah para mediastinal akan terlihat sebagai fisura interlobaris Apabila sejajar dengan jantung terlihat sebagai kardiomegali

O Bila terdapat cairan empiema maka

gambran yang terlihat adalah densitas keras di atas diafragma ( sulit dibedakan dengan tumor ) O Gambaran lain :
O terdorongnya mediatinum ke arah yang

sehat O Apabila terdapat pembersaran jantung maka terdapat masa tumor O Apabila terdapat densitas terdapat pneumonia/abses

SELAIN FOTO TORAKS


O USG (ULTRASONOGRAFI)
O Menentukan adanya cairan di rongga

pleura O Penuntun waktu melakukan aspirasi pada efusi terutama efusi yang terlokalisasi
O CT scan
O Membantu membedakan adanya densitas

cairan dengan jaringan sekitar

TORAKOSINTESIS
O Sangat membantu menentukan diagnostik

dan teurapetik O Aspirasi dilakukan pada saat duduk, dibagian bawah paru garis aksila posterior dengan menggunakan jarum abbocath no 14 dan 16 O Lebih baik aspirasi dilakukan berkali-kali daripada 1 kali O Komplikasi : pnuemotoraks, hematotoraks, emboli udara

WARNA CAIRAN
O Biasanya cairan pleura berwarna agak

kekuning-kuningan O Jika warna merah = trauma, infark, keganasan, kebocoran, O Kuning kehijauan agak purulen = empiema O Merah coklat = abses karena amuba

BIOKIMIA
O Efusi pleura terbagia atas cairan transudat

dan eksudat O Dapat diperiksa


O PH dan glukosa

Cenderung menurun pada penderita unfesi, artritis reumatoid, dan neoplasma


O Amilase

Cenderung meningkat pada penderita pankreatitis dan metastase adenokarsinoma

SITOLOGI
O Amat penting untuk mendiagnosis

penyakit pleura, terutama apabila ditemukan sel-sel:


Neutrofil = infeksi akut

Limfosit = infeksi kronik seperti pleuritis tb


dan limfoma maligna Mesotel = jika banyak berarti terdapat infark Mesotel maligna = mesotelioma Sel-sel besar dengan banyak inti = artritis reumatoid Maligna = metastase

Bakteriologi
O Biasanya cairan pleura bersifat steril
O Apabila cairannya purulen maka terdapat

MO

Biopsi Pleura ( jar. Pleura)


O Pemeriksaan pada jaringan pleura
O 50-75% dapat menunjukkan kasus

pleuritis TB dan tumor pleura O Jika biopsi pertama tidak memuaskan dapat dilakukan biopsi ulangan O Komplikasi : pneumotoraks, hematotoraks, penyebaran infeksi / tumor pada dinding dada