Anda di halaman 1dari 5

STANDAR & KEBUTUHAN PENCAHAYAAN

(Diolah oleh Ecogreeps.com dari berbagai sumber)

A.

JENIS KELUARGA LAMPU


Selama ini jenis lampu menurut keluarga besarnya, dibagi menjadi 2 (dua) kelompok besar, yaitu Lampu Pijar (GLS) dan Lampu Pelepas Gas (LPG). Gambar di bawah ini menggambarkan keluarga lampu dari sejak ditemukan Thomas A. Edisson. Beberapa lampu inovasi baru seperti lampu logam halida (metal halide) juga termasuk dalam keluarga LPG. Upaya manusia untuk menghemat energy lampu, menghasilkan jenis varian baru lampu LED. Lampu LED adalah lampu yang menyala akibat diode yang dialiri listrik. Aplikasi lampu LED sekarang telah merambah hampir mampu mengganti lampu GLS dan LPG. Penghematan yang didapatkan sangat signifikan rata-rata bisa lebih besar dari 40%. Cahaya yang dihasilkan pun lebih nyaman dan enak diterima mata, karena energi radiasi UV, infrared, dan panas sudah ditiadakan. Aplikasi LED lebih bervariasi mulai dari lampu untuk pemrograman, lampu tanda, computer, foto kopi, percetakan, lampu pemberi isyarat, traffic light, sampai mampu pengganti Pijar, TL, Merkuri, Sodium, dan Metal Halida yang digunakan untuk menerangai gedung, meyorot dinding, art lighting, PJU, dan lain-lain. Bahkan LED mampu menjadi trend simbol kecanggihan kota/entitas saat ini. Kemegahan pembukaan dan penutupan SEA GAMES di Palembang sebagai buktinya.

Gambar 2: Alur Keluarga Lampu

LED SIGN Electronic Car; Computer; House Electronic Sets, etc Traffic Traffic Lamp, Traffic Signs, etc. LAMPS INDOOR PAR LED; LED Tube; LED GLS; Cave Light; Art Light, etc. OUTDOOR PJU; Flood Light; Wall Washer; Entertain Lamps; etc.

Sumber: Katalog Philips dan diolah sendiri.

Tabel: Karakteristik Jenis Lampu

B. Komponen Pencahayaan
Armatur/Reflektor: Elemen yang paling penting dalam perlengkapan cahaya, selain dari lampu, adalah reflector. Reflektor berdampak pada banyaknya cahaya lampu mencapai area yang diterangi dan juga pola distribusi cahayanya. Reflektor biasanya menyebar (dilapisi cat atau bubuk putih sebagai penutup) atau specular (dilapis atau seperti kaca). Tingkat pemantulan bahan reflektor dan bentuk reflektor berpengaruh langsung terhadap efektivitas dan efisiensi fitting. Reflektor konvensional yang menyebar memiliki tingkat pemantulan 70-80% apabila baru. Bahan yang lebih baru dengan daya pemantulan yang lebih tinggi atau semidifusi memiliki daya pemantulan sebesar 85%. Pendifusi/Diffuser konvensional menyerap cahaya lebih banyak dan menyebarkannya daripada memantulkannya ke area yang dikehendaki. Lama kelamaan nilai daya pantul dapat berkurang disebabkan penumpukan debu dan kotoran dan perubahan warna menjadi kuning disebabkan oleh sinar UV. Reflektor specular lebih efektif dimana pemantul ini memaksimalkan optik dan daya pantul specular sehingga membiarkan pengontrolan cahaya yang lebih seksama dan jalan pintas yang lebih tajam. Dalam kondisi baru, lampu ini memiliki nilai pantul sekitar 85-96%. Nilai tersebut tidak 2

berkurang seperti pada reflektor konvensional yang berkurang karena usia. Bahan yang umum digunakan adalah alumunium yang diberi perlakuan anoda (nilai pantul 85-90%) dan lapisan perak yang dilaminasikan ke bahan logam (nilai pantul 91-95%). Menambah (atau melapisi) alumunium dilakukan untuk mencapai nilai pantul lebih kurang 88-96%. Lampu harus tetap bersih agar efektif, reflektor optik kaca tidak boleh digunakan dalam peralatan yang terbuka di industri dimana peralatan tersebut mungkin akan terkena debu. Gear (Komponen) Gear yang digunakan dalam peralatan pencahayaan adalah sebagai berikut: - Balas: Suatu alat yang membatasi arus, untuk melawan karakteristik tahanan negatif dari berbagai lampu pelepas. Untuk lampu neon, alat ini membantu meningkatkan tegangan awal yang diperlukan untuk memulai penyalaan. - Ignitors: Digunakan untuk penyalaan awal lampu Metal Halida dan uap Sodium intensitas tinggi. Untuk jenis lampu TL ignitor adalah starter. - Kapasitor: Digunakan untuk koreksi rugi-rugi balas. - Kabel: instalasi (kawat) yang menghubungkan satu komponen dengan komponen secara elektrikal.

C. Standar Acuan Pencahayaan CIE


Standar acuan untuk menentukan berapa kebutuhan penerangan di ruang kerja (bidang kerja) selama ini masih mengacu pada CIE (Commission International de lEclairage) walaupun banyak yang disesuaikan dengan tingkat kebuthan lokal. Di bawah ini diperlihatkan tabel rekomendasi CIE untuk pencahayaan yang sering ditemui di sekitar kita. Selain itu, juga diperlihatkan kebutuhan pencahayaan untuk industri textile. Tabel: Tingkat Penerangan CIE
KRITERIA Pencahayaan Umum untuk ruangan dan area yang jarang digunakan dan/atau tugas-tugas atau visual sederhana TINGKAT PENERANGAN (LUX) 20 CONTOH AREA KEGIATAN Layanan penerangan yang minimum dalam area sirkulasi luar ruangan, pertokoan di daerah terbuka, halaman tempat penyimpanan Tempat pejalan kaki & panggung Ruang boiler. Halaman Trafo, ruangan tungku, dll. Area sirkulasi di industri, pertokoan dan ruang penyimpan. Layanan penerangan yang minimum dalam tugas. Meja & mesin kerja ukuran sedang, proses umum dalam industri kimia dan makanan, kegiatan membaca dan membuat arsip. Gantungan baju, pemeriksaan, kantor untuk

50 70 100 150 200 300

Pencahayaan interior

umum

untuk

450

T a b Pencahayaan tambahan setempat e untuk pekerjaan yang meml


butuhkan visual yang akurat

1500

3000

menggambar, perakitan mesin dan bagian yang halus, pekerjaan warna, tugas menggambar kritis. Pekerjaan mesin dan diatas meja yang sangat halus, perakitan mesin presisi kecil dan instrumen; komponen elektronik, pengukuran & pemeriksaan bagian kecil yang rumit (sebagian mungkin diberikan oleh tugas pencahayaan setempat). Pekerjaan berpresisi dan rinci sekali, misal instrument yang sangat kecil, pembuatan jam tangan, pengukiran

4: Daya, Efikasi, Ra, dan Umur Lampu

JENIS LAMPU

NILAI LAMPU DALAM WATTS (Daya Total termasuk Kerugian Balas, tanpa Kapasitor) 15,25,40,60,75,100,150,200,300,500 (tidak ada balas) 75,100,150,500,1000,2000 (tidak ada balas) 200,300,500,750,1000,1500,2000 (tidak ada balas) 20,40,65 (33,60,108) 18,36,58 (30,60,97) 5,7,9,11,18,24,36 (6, 9,12,14,23,30,45) 9,13,18,25 (9.5,13.7,19,26) 160 (internal balas, nilai termasuk pemakaian balas) 80,125,250,400,1000,2000 (134,209,417,667,1667,3400) 250,400,1000,2000 (385,615,1540,3076) 70,150,250 (110,230,385) 70,150,250,400,1000,2000 (100,215,360,570,1430,2850) 35,55,135 (50,78,193)

EFIKASI (lumen/W) 8 sd 17 13 sd 25 16 sd 23 30 sd 50 38 sd 64 26 sd 64 48 sd 50 18 38 sd 53 51 sd 79 62 sd 72 69 sd 108 90 sd 133

INDEKS PERUBAHAN WARNA (Ra) 100 100 100 67 sd 77 67 sd 77 85 85 50 45 70 70 25 sd 60

UMUR LAMPU 1,000 2,000 2,000 5,000 5,000 8,000 8,000 5,000 5,000 8,000 8,000 12,000 12,000

Pijar Tungsten Halogen (Ujung Tunggal) Tungsten Halogen (Ujung Ganda) Lampu TL (gas Argon) Lampu TL (gas Krypton) Lampu CFL (tanpa cover prisma) Lampu CFL (dengan cover prisma) Lampu ML Lampu HPM (Merkuri) Lampu Logam Halida (Ujung Tunggal) Lampu Logam Halida (Ujung Ganda) Lampu HPS (Sodium) Lampu LPS (SOX)

Tabel : Kebutuhan Pencahayaan untuk Industri Tekstil


Peruntukan Pembukaan bal-an, pencucian Pewarnaan Pembuatan Benang: Pemintalan, roving, penggulungan Healding Produksi Benang: Perajutan Penenunan Goni dan ramai Pakaian Wol Berat Wol Sedang, Wol Halus, Katun Penambalan Pemeriksaan Finishing Benang: Pewarnaan Calendering, Perlakuan Bahan Kimia, dll Pemeriksaan: Kain abu-abu Penyelesaian akhir Pembuatan Karpet: Penggulungan, penyorotan Menyetel pola, penumpukan, pemotongan, pembuatan hiasan, pemotongan pinggiran, pemberian lateks, dan pengeringan lateks Perancangan, penenunan, penambalan Pemeriksaan: Umum Pewarnaan potongan Rekomendasi CIE Sedang 300 300 500 1000 500 300 500 1000 1500 1500 300 500 1000 1500 300 500 750 1000 750

Sederhana 200 200 300 750 300 200 300 750 1000 1000 200 300 750 1000 200 300 500 750 500

Akurat 500 500 750 1500 750 500 750 1500 2000 2000 500 700 1500 2000 500 750 1000 1500 1000

Sumber: UNEP

Beri Nilai