Anda di halaman 1dari 16

OTITIS MEDIA

Created by Kelompok VIII

KELOMPOK VII

Fitriani 023 A.Usmianti Khumaerah

DEFENISI
Otitis media akut (OMA) adalah peradangan akut sebagian atau seluruh periosteum telinga tengah. Otitis media kronik (OMK) adalah kondisi yang berhubungan dengan patologi jaringan irreversible dan biasanya disebabkan karena episode berulang otits media akut.

ETIOLOGI
OMA
ISPA Bakteri (Streptococcus pneumoniae, Hemophylus influensae, dan Moraxella catarhallis) OMK Episode berulang OMA

MANIFESTASI KLINIK
OMA Demam Otalgia Tinitus Gangguan pendengaran OMK Gangguan/pendengaran Otore intermitten/persisten yang berbau

PATOFISIOLOGI
invasi bakteri masuk saluran Eustachius infeksipembengkakan sekitar jaringan saluran eustachiussaluran tersumbat dan lendir yg dihasilkan sel2 telinga tengah terkumpul di belakang gendang telingaleukosit memfagosit bakteriterbentuk puspus dan lendir bertambah banyakgendang telinga dan tulang-tulang kecil penghubung gendang telinga dengan organ pendengaran di telinga dalam tidak dapat bergerak bebasterjadi ggn pendengaran.

PEMERIKSAAN PENUNJANG Otoskop pneumatik untuk melihat membran timpani yang penuh, bengkak dan tidak tembus cahaya dengan kerusakan mogilitas. Kultur cairan melalui mambran timpani yang pecah untuk mengetahui organisme penyebab. Kultur cairan melalui mambran timpani yang pecah untuk mengetahui organisme penyebab.

PENGKAJIAN
Identitas Otitis media akut dapat terjadi pada laki-laki maupun perempuan, dan seringkali terjadi pada usia anak. Keluhan Klien dengan otitis media akut datang dengan keluhan nyeri pada telinga bagian tengah. Riwayat Penyakit Sekarang Biasanya alasan klien otitis media akut datang memeriksakan diri kerumah sakit yaitu adanya nyeri pada telinga tengah disertai terganggunyafungsi pendengaran. Riwayat penyakit dahulu Kaji apakah klien pernah menderita penyakit yang sama sebelumnya.Tanyakan tindakan apa yang telah dilakukan.

Pemeriksaan fisik: Nyeri telinga, Perasaan penuh dan penurunan

pendengaran, Suhu Meningkat, Malaise, Nausea Vomiting, Vertigo, Otore Pemeriksaan Pendengaran Otoskopi Tes bisik Tes garpu tala Tes Rinne Tes Weber

DIAGNOSA

Nyeri berhubungan dengan proses inflamasi. Gangguan persepsi sensori pendengaran berhubungan dengan kerusakan pada telinga tengah. Ansietas berhubungan dengan nyeri yang semakin berat dan pendengaran tidak adekuat. Isolasi sosial berhubungan dengan nyeri dan otore yang berbau.

INTERVENSI

DX. 1
Masalah keperawatan : Gangguan rasa nyaman (nyeri) Proses inflamasi pada telinga tengah Adanya keluhan nyeri dan wajah klien tampak meringis. Intervensi Rasional Kemungkinan disebabkan oleh : Ditandai dengan :

1. Kaji tingkat nyeri yang dialami klien dan 1. Memberikan


mekanisme kopingnya. 2. Ajarkan teknik relaksasi pada klien

informasi

untuk

membantu

dalam menetukan pilihan atau keefektifan intervensi.

dengan mengajarkan teknik relaksasi 2. Teknik relaksasi yang benar dan efektif dapat

(misalnya bernafas perlahan, teratur, atau


nafas dalam).

membantu menguranginyeriyangdirasa.

3. Berikan kompres hangat di sekitar area 3. Kompres hangat bertujuan untuk mengurangi telinga. 4. Atur posisi klien 5. Tindakan kolaborasi: beri analgesik nyeri. 4. Posisi yang sesuai akan membuat klien merasa nyaman. 5. Untuk mengurangi sensasi nyeri.

sesuai instruksi

DX. 2
Masalah keperawatan : Gangguan sensori persepsi pendengaran Kerusakan pada telinga tengah Kesalahan mempersepsikan bunyi Rasional merawat alat 1. Keefektifan alat pendengaran tergantung pada tipe gangguan/ketulian atau

Kemungkinan disebabkan oleh : Ditandai dengan Intervensi 1. Ajarkan klien untuk :

pendengaran dengan tepat.

2. Instruksikan klien untuk menggunakan


teknik-teknik perawatan yang telinga aman sehingga

perawatannya.

dalam 2. Apabila penyebab pokok ketulian tidak dapat progresif, maka pendengaran yang tersisa sensitif terhadap trauma dan infeksi sehingga

mencegah bertambah parahnya penyakit

yang dialaminya.

harus dilindungi.

3. Observasi tanda-tanda awal kehilangan 3. Diagnosa dini terhadap keadaan telinga atau pendengaran yang lanjut. terhadap masalah-masalah pendengaran rusak secara permanen.

DX. 3
Masalah keperawatan : Ansietas Nyeri semakin berat Klien tampak gelisah. Rasional
1.

Kemungkinan disebabkan oleh : Ditandai dengan Intervensi 1. Catat petunjuk perilaku gelisah yang :

Indikator

derajat ansietas untuk menentukan

dialami klien.
2. Dorong klien meyatakan perasaannya. 3. Berikan informasi yang akurat dan nyata tentang apa yang dilakukan.
2. 3.

tindakan yang akan dilakukan.


Membangun hubungan terapeutik. Keterlibatan klien dalam perencanaan perawatan memberikan rasa kontrol dan membantu

4. Diskusikan
kemungkinan

dengan

klien

mengenai
fungsi
4.

menurunkan ansietas.
Menunjukkan kepada klien bahwa dia dapat berkomunikasi denganefektif tanpa menggunakan alat khusus, sehingga dapat mengurangirasa

kemajuan

dari

pendengarannya untuk mempertahankan harapan klien dalam berkomunikasi.

5. Berikan informasi mengenai kelompok


yang juga pernah mengalami gangguan seperti yang dialami klien untuk
5.

cemasnya.
Dukungan dari bebarapa orang yang memiliki pengalaman yang sama akan sangat membantu klien.

memberikan dukungan kepada klien.

DX. 4 Masalah keperawatan : Isolasi sosial Nyeri dan otore yang berbau Menarik diri dari pergaulan Rasional
1.

Kemungkinan disebabkan oleh : Ditandai dengan Intervensi :

1. Bina hubungan saling percaya


2. Yakinkan klien bahwa setelah

Hubungan saling percaya dapat menjadi


dasar hubungan sosial.

dilakukan pengobatan / pembedahan cairan akan keluar dan bau busuk akan hilang.

2.

Klien akan kooperatif / berpartisipasi dalam pembedahan persiapan (tympanoplasti) jika

diperlukan dan akan mulai mengajak bicara dengan perawat dan keluarga.