Anda di halaman 1dari 11

BAB 2

• DEFINISI BUDAYA
• CIRI CIRI BUDAYA
• UNSUR BUDAYA
• IDENTITI BUDAYA
Apakah budaya?

‘Culture is to society what memory is to individuals’


Harry C. Triandis

‘What culture is to humans is what water to fish’


Shinobu Kitayama

‘Culture is the software of the mind’


Gert Hofstede

Oleh Achmanto Mendatu


Definisi-definisi budaya
• Koentjaraningrat (2002) - mendefinisikannya sebagai seluruh
total dari fikiran, karya & hasil karya manusia yang tidak berakal
kepada nalurinya & yang hanya dicetuskan oleh manusia
sesudah proses belajar.

• Definisi tersebut mendominasi pemikiran dalam kajian-kajian


budaya di Indonesia sejak tahun 70an, sejak buku ‘Kebudayaan
Mentalitas dan Pembangunan’ diterbitkan.

• Hal serupa dikemukakan oleh Van Peursen (1988) -


menyatakan kebudayaan sebagai proses belajar yang besar.
• Koentjaraningrat (2002) memecahnya kpd 7
unsur;

– Sistem kepercayaan dan upacara keagamaan,


– Sistem dan organisasi kemasyarakatan,
– Sistem pengetahuan,
– Bahasa,
– Kesenian,
– Sistem pendapatan hidup dan
– Sistem teknologi & peralatan.
• Herskovits - mendefinisikan hasil karya manusia (culture is the
human-made part of the environment).

• Ertinya - sesuatu yang merupakan hasil dari perbuatan


manusia, baik hasil itu abstrak maupun nyata, asalkan
merupakan proses yang terlibat, secara fizik @ sosial.

• Harry C. Triandis, salah seorang pakar psikologi - sebagai


dasar yang objektif & subjektif.

• Objektif - sesuatu yang memiliki bentuk nyata, seperti alat


pertanian, hasil kesenian, rumah, alat transportasi, alat
komunikasi dan sebagainya.

• Subjektif - sesuatu yang bersifat abstrak misalnya norma,


moral, nilai-nilai, dan lainnya.
DEFINISI Psikologi
1) Triandis - memiliki memori individu.
Memori - bahagian yang sangat vital dalam
kehidupan individu. Tanpa memori seorang
individu tidak boleh berfungsi.
Memori - menentukan segala fikiran dan t/l
manusia. Demikian juga masyarakat
berkembang dgn adanya budaya. Tanpanya,
tidak akan ada masyarakat.
CIRI – CIRI BUDAYA TRANDIS
• 3 ciri ;
– Budaya terbentuk melalui interaksi yang berkesinambungan
yang saling mempengaruhi dan terus menerus berubah
(adaptive interactions),
– Merupakan sesuatu yang ada pada seluruh kelompok
budaya bersangkutan (shared elements)
– Dialihkan dari satu waktu ke waktu berikutnya, dari generasi
ke generasi (transmitted accross time periods and
generations).
– Van Peursen (1988) - proses pengalihan berlaku melalui
proses pembelajaran sebab adanya bahasa. Tanpa bahasa,
proses pengalihan itu tidak akan terjadi
2) Shinobu Kitayama - peranan budaya bagi
manusia seperti perang air bagi ikan.
Tanpa air ikan mati, manusia pun akan
menjadi bukan manusia tanpa budaya.
Sebagaimana air menentukan kehidupan ikan,
budaya menentukan seperti apa kehidupan
yang dijalani manusia. Air yang berbeza akan
membuat ikan bertingkah laku berbeza.
Demikian juga budaya yang berbeza akan
membuat manusia berbeza.
3) Hofstede - Ia memakai perumpamaan
komputer untuk menjelaskan peranan budaya
bagi kehidupan manusia.
Software - program yang membuat sebuah
komputer berfungsi. Tanpa software, komputer
merupakan benda mati yang tidak berguna.
Hosftede ingin menegaskan betapa
pentingnya budaya ketika ia mendefinisikan
budaya sebagai ‘software of the mind.’
Budaya adalah penggerak manusia.
Tanpanya, manusia sekadar makhluk tanpa
makna.
• Kesimpulannya - aspek psikologis manusia
tidak dapat dilepaskan dari budaya.
• Matsumoto (2002) 'culture played as basic
and important a role in understanding and
contributing to human behavior as did any
other influences on our lives, and to gradually
understand its pervasive and profound
influence on psychological processes in all
areas of functioning.'
• Sesuatu yang sedikit ironis jika mengingat
kecenderungan etnosentrik dalam
perkembangan ilmu psikologi.
Ratner (2000)
• Menyusun 4 prasyarat bagi sebuah konsep budaya:

§ Mendefinisikan sebab musabab dari fenomena budaya.

§ Mengidentifikasi subkategori dari fenomena-fenomena budaya

§ Mengidentifikasi bagaimana fenomena-fenomena itu saling berhubungan

§ Menerangkan hubungan budaya dengan fenomena lain, seperti biologi & ekologi.

• Ratner (2000) - 5 fenomena budaya utama :

1. Aktiviti budaya (misalnya pengasuhan anak & pendidikan anak, pembuatan kebijakan,
pemeliharaan kesehatan). Aktiviti budaya - manusia berupaya survive & berkembang.

2. Nilai-nilai, skema, makna & konsep budaya. Misalnya, makna waktu & umur.

3. Unsur fizik yang digunakan, seperti alat-alat rumah tangga, buku, rumah, senjata.

4. Fenomena psikologis (emosi, persepsi, motivasi, penalaran logis, intelejensi, memori,


kesehatan mental, imaginasi, bahasa & kepribadian yang dibentuk secara kolektif)

5. Fenomena budaya dibentuk & terus diubah oleh manusia sehingga manusia berperanan
sebagai agensi.