Anda di halaman 1dari 9

`

Anggota :

M. Surya Buana Nofal Dyanto Pratama Nurul Aini Rahmat Nur Abdillah Ranto Suwandi Resky Febri Susi Yuliani

( 015 12 052 ) ( 015 12 059 ) ( 015 12 061 ) ( 015 12 067 ) ( 015 12 068 ) ( 015 12 069 ) ( 015 12 083 )

Pelayanan teknik elektromedik/ biomedik yang merupakan bagian integral pelayanan kesehatan, yang telah mengalami perkembangan yang pesat baik dari sisi keilmuan maupun teknologi rekayasa pada bidang kedokteran/ kesehatan seiring dan sejalan dengan era globalisasi. Teknisi Elektromedis/ biomedika sebagai profesi kesehatan dituntut untuk melaksanakan tugas dan fungsinya secara profesional, efektif dan efisien. Klien secara penuh mempercayakan masalahnya untuk mendapatkan pelayanan teknik elektromedik/ biomedika yang bermutu dan bertanggung jawab. Teknik elektromedik/ biomedika sebagai profesi mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk menetapkan hal hal yang berkaitan dengan ruang lingkup kegiatannya.

1. Memiliki ilmu pengetahuan yang sistematik. 2. Orientasi primer lebih cenderung untuk kepentingan masyarakat dari pada kepentingan pribadi. 3. Memiliki mekanisme kontrol terhadap tingkah laku anggotanya melalui kode etik yang dibuat oleh organisasi profesi dan diterima sebagai kewajiban untuk dipatuhi.

Standar Kompetensi adalah pernyataan tentang keterampilan dan pengetahuan serta sikap yang harus dimiliki oleh seseorang untuk mengerjakan suatu pekerjaan atau tugas sesuai dengan unjuk kerja yang dipersyaratkan Dengan dikuasainya kompetensi tersebut oleh seseorang maka yang bersangkutan akan mampu mengerjakan suatu tugas atau pekerjaan, mengorganisasikannya agar pekerjaan tersebut dapat dilaksanakan, mengetahui apa yang harus dilakukan bilamana terjadi sesuatu yang berbeda dengan rencana semula, menggunakan kemampuan yang dimilikinya untuk memecahkan masalah atau melaksanakan tugas dengan kondisi yang berbeda. Dalam penyusunan standar kompetensi Teknik Elektromedik dibagi dalam empat peran yaitu, sebagai pengelola, pelaksana, peneliti dan pelatih/penyuluh, masing masing sesuai dengan kompetensinya.

Profesi Teknisi Elektromedis memang perlu menyusun rumusan rumusan sebagai petunjuk dengan harapan dapat menjadi ikatan moral bagi anggota anggotanya. Dapat melakukan tanggung jawabnya sebagai teknisi elektromedis, tanggung jawab organisasi profesi, menghargai hubungan multidisiplioner dengan profesi lain, memberikan kontribusi dalam perencanaan dan pengembangan pelayanan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, kewajiban teknisi elektromedis terhadap pasien/ klien, kewajiban teknisi elektromedis terhadap teman sejawat, tidak bersikap diskriminatif dalam memberikan pelayanan teknik elektromedik kepada siapapun yang membutuhkan

Kepribadian dalam bahasa Arab disebut as-syakhshiyyah, berasal dari kata syakhshun, artinya, orang, seseorang atau pribadi. Kepribadian bisa juga diartikan identitas seseorang (haqiiqatus syakhsh). Syekh Taqiyuddin An Nabhani dalam As Syakhshiyyah Al Islamiyyah jilid I halaman 5, menyatakan bahwa kepribadian atau syakhshiyyah seseorang dibentuk oleh cara berpikirnya (aqliyah) dan caranya berbuat untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan atau keinginan-keinginannya (nafsiyah). Kepribadian, disamping bermodal kapasitas fitrah bawaan sejak lahir dari warisan genetika orang tuanya, ia terbentuk melalui proses panjang riwayat hidupnya, proses internalisasi nilai pengetahuan dan pengalaman dalam dirinya. Dalam perspektif ini maka keyakinan agama yang ia terima dari pengetahuan maupun dari pengalaman masuk dalam struktur kepribadian seseorang. Seorang muslim dengan kepribadian muslimnya yang prima, tidak bisa merasakan enaknya daging babi, meskipun ia dimasak dengan standar seleranya. Dan dia terjaga dari perbuatan maksiat. Konseling agama adalah dimaksud untuk menghidupkan getaran batin iman dari orang yang sedang terganggu kejiwaannya hingga kepribadiaanya tidak utuh, agar dengan getaran batin iman itu sistem nafsaninya bekerja kembali membentuk sinergi yang melahirkan perilaku positif.

1. Jasmani yang Sehat 2. Ibadah yang Benar 3. Akhlak yang Kokoh 4. Aqidah yang Bersih 5. Berfikir Intelek 6. Berjuang Melawan Hawa Nafsu 7. Pandai Memanajemen Waktu 8. Teratur dalam Menata Urusan 9. Kemandirian/ Kemapanan 10. Bermanfaat

Sebelum melangkah ke dunia kerja. Mahasiswa Islam Elektromedik harus memiliki iman yang kuat. Dengan memiliki 10 karakter di slide sebelumnya. Seorang lulusan Elektromedik akan memiliki pegangan yang cukup untuk dapat terjun ke dunia kerjanya. Berikut ini adalah beberapa kegiatan Mahasiswa yang dapat menunjang dan memperkuat Imannya sebelum nantinya dia masuk ke dunia kerja :

1. 2. 3. 4.

Pemberian Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam. Tadarus dan Pengajian Bersama Mengikuti Kegiatan Islami Dan lain sebagainya.