Anda di halaman 1dari 27

SPEKTROSKOPI ANALISIS FISIKOKIMIA YANG MEMBAHAS INTERAKSI RADIASI ELEKTRO MAGNETIK DENGAN ATOM ATAU MOLEKUL INTERAKSI REM

DENGAN ATOM/MOLEKUL :

1. HAMBURAN (SCATTERING)
2. ABSORPSI (ABSOPRTION) 3. EMISI (EMISION) SPEKTROFOTOMETER (INSTRUMENT = ALAT) SPEKTROFOTOMETRI (METODE) SPEKTROMETRI (ILMU)
Arintina Rahayuni

300

400

500

600

700

800 nm

UV sinar g
10-2 10-1

sinar X

far UV
101 102 103 nanometer

infra merah (IR)


104 105

gelombang mikro
106 107

10o

panjang gelombang menurun energi meningkat

panjang gelombang meningkat energi menurun

Arintina Rahayuni

SPEKTRUM ELEKTROMAGNETIK
2

800 nm

700 nm

600 nm

500 nm

SINAR TAMPAK (VISIBLE)

400 nm

Arintina Rahayuni

300 nm

Spektroskopi Konvensional

Arintina Rahayuni

Komponen Spektrofotometer
1. 2. 3. 4. Sumber Sinar Monokromator Sel Sampel Detektor, Penguat (amplifier) dan Meter atau Rekorder

Arintina Rahayuni

MONOKROMATOR

GRATING?

SINAR MONOKROMATIS

SINAR POLIKROMATIS

SLIT

PRISMA
Arintina Rahayuni 6

SLIT
Arintina Rahayuni 7

sampel

SEL SAMPEL

Arintina Rahayuni

PENYERAPAN SINAR OLEH LARUTAN BERWARNA

Perhatikan warna ini diserap!


Arintina Rahayuni

Yang lainnya diteruskan


9

PENYERAPAN SINAR OLEH LARUTAN BERWARNA

SLIT

Sinar tidak diteruskan karena diserap larutan


(ada interaksi antara radiasi elektromagnetik dengan senyawa dalam larutan)

Arintina Rahayuni

10

photo cell

AMPLIFIER

DETEKTOR
Arintina Rahayuni 11

photo cell

AMPLIFIER

METER/ REKORDER
Arintina Rahayuni 12

Kuvet

Arintina Rahayuni

435-480 nm

l maks = 450 nm

Contoh: b - karoten

300 350 400 450 500 Scanning panjang gelombang (nm)


Arintina Rahayuni 14

Kalibrasi (tergantung model alat)


Kalibrasi yang dimaksud ini adalah men-seting blank alat spektrofotometer, sebelum digunakan untuk analisis. Secara umum sebagai berikut : 1. Nyalakan alat spektrofotometer 2. Isi kuvet dengan larutan blanko (aquades) 3. Diseting/diatur panjang gelombang untuk kalibrasi keterangan : 0%T diukur saat kuvet dalam keadaan kosong. 100%T itu diukur saat kuvet dalam keadaan terisi larutan.

4. Kuvet berisi larutan blanko dimasukkan ke spektrofotometer 5. lalu tekan tombol 0 ABS 100%T, tunggu sampai keluar kondisi setting blank (dalam bentuk teks)
Arintina Rahayuni 15

Matching cuvet
1. Sediakan paling tidak 3-5 cuvet. 2. Disiapkan larutan CoCl2 dan aquades (blanko). 3. Atur posisi 0%T dan 100%T. 4. Ukur %T dari larutan CoCl2 dengan menggunakan cuvetcuvet tadi. Tandai cuvet yang menghasilkan %T yang sangat mendekati sama (lebih baik "sama" jika memungkinkan). 5. Kuvet yang matching ini akan mempunyai ketebalan sama. Ukur juga ketebalan (diameter) kuvet. Biasanya 1 cm.

6. Ambil 2 cuvet yang "matching" untuk percobaan, misalnya kuvet I dan kuvet II. Dua kuvet ini akan digunakan selanjutnya.
Arintina Rahayuni

SPEKTROSKOPI MOLEKULAR

Arintina Rahayuni

Tipe Spektroskopi
Spektroskopi Ultraviolet (UV) : Energi elktronik Digunakan untuk molekul konjugasi, gugus karbonil, gugus nitro Spektroskopi Infrared (IR) : Energi vibrasi Digunakan untuk gugus fungsional, struktur ikatan Spektroskopi NMR : Spin inti Digunakan untuk bilangan, tipe dan posisi relatif dari proton (inti hidrogen dan inti karbon 13) Spektroskopi Massa : Penembakan elektron berenergi tinggi Digunakan untuk berat molekul, keberadaan nitrogen, halogen
Arintina Rahayuni

Absorpsi
Berkas radiasi elektromagnet bila dilewatkan pada sampel kimia maka sebagian akan terabsorpsi Energi elektromagnet yang ditransfer ke molekul sampel akan menaikkan tingkat energi (tingkat tereksitasi) Eksitasi energi dapat berupa eksitasi elektronik, vibrasi dan rotasi Molekul akan dieksitasi sesuai dengan panjang gelombang yang diserapnya Hampir semua gugus fungsi organik memiliki bilangan gelombang serapan khas di daerah yang tertentu
Arintina Rahayuni

Vibrasi molekul
Jenis vibrasi: 1. Vibrasi ulur (Stretching Vibration), yaitu vibrasi yang mengakibatkan perubahan panjang suatu ikatan 2. Vibrasi tekuk (Bending Vibrations), yaitu vibrasi yang mengakibatkan perubahan sudut antara dua ikatan
Arintina Rahayuni

Spektroskopi IR

Arintina Rahayuni

Spektroskopi Infra Merah


Merupakan suatu metode yang mengamati interaksi molekul dengan radiasi elektromagnetik yang berada pada daerah panjang gelombang 0.75 1.000 m atau pada bilangan gelombang 13.000 10 cm-1 Umumnya digunakan dalam penelitian dan industri Menggunakan teknik absorpsi
Arintina Rahayuni

Arintina Rahayuni

Spektroskopi UV-VIS

Arintina Rahayuni

Spektroskopi UV-VIS
Umumnya spektroskopi dengan sinar ultraviolet (UV) dan sinar tampak (VIS) dibahas bersama karena sering kedua pengukuran dilakukan pada waktu yang sama Berkaitan dengan proses berenergi tinggi yakni transisi elektron dalam molekul,maka informasi yang didapat cenderung untuk molekul keseluruhan bukan bagianbagian molekulnya Sangat cocok untuk tujuan analisis karena metoda ini sangat sensitif Sangat kuantitatif dan jumlah sinar yang diserap oleh sampel diberikan oleh ungkapan hukum Lambert-Beer. Menurut hukum Beer, absorbans larutan sampel sebanding dengan panjang lintasan cahaya (d) dan konsentrasi larutannya (c)
Arintina Rahayuni

Spektrofotometer UV-Vis

Arintina Rahayuni

Spektroskopi Fluoresensi
Jenis spektroskopi elektromagnetik yang menganalisis fluoresensi dari sampel Fluoresensi adalah lepasnya energi dalam bentuk radiasi dengan energi yang lebih rendah atau panjang gelombang yang lebih tinggi berupa cahaya tampak Spektroskopi fluoresensi digunakan dalam, biokimia, kedokteran, dan bidang penelitian kimia untuk menganalisis senyawa organik
Arintina Rahayuni