Anda di halaman 1dari 12

Draft PANDUAN PENYUSUNAN KALENDER PENDIDIKAN TAHUN PELAJARAN 2012/2013 DILINGKUNGAN DINAS PENDIDIKAN KOTA TANGERANG Mei 2012

Dirangkum Oleh Ahmad Chaerani

draft PANDUAN PENYUSUNAN KALENDER PENDIDIKAN TAHUN PELAJARAN 2012/2013 DILINGKUNGAN DINAS PENDIDIKAN KOTA TANGERANG I. ACUAN HUKUM/PEDOMAN/REFERENSI DALAM PENYUSUNAN KALENDER PENDIDIKAN:
PP 19/2005 ttg STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN:Pasal 52, ayat(1), b; PP Nomor 38 tahun 2007 tentang kewenangan Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. PERMENDIKNAS 22/2006 ttg STANDAR ISI: Bab III dan IV; PERMENDIKNAS 19/2007 ttg STANDAR PENGELOLAAN PENDIDIKAN: Lampiran : huruf B, 5.b; KEPMENDIKNAS NOMOR 125/U/2002 ttg KALENDER PENDIDIKAN DAN JUMLAH JAM BELAJAR EFEKTIF; KEPUTUSAN BERSAMA MENTERI AGAMA, MENTERI TENAGA KERJA DAN TRASMIGRASI DAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA. NO. 7 TAHUN 2011, NO. 04/MEN/VII/2011, NO. SKB/03/M.PAN-RB/07/2011 tentang HARI LIBUR NASIONAL DAN CUTI BERSAMA TAHUN 2012. (catatan : untuk semester genap januari-juni 2013 menunggu terbitnya SK Bersama tahun 2013) PERDA Pemerintah Kota Tangerang Nomor 11 TAHUN 2007 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. PANDUAN PENYUSUNAN KTSP JENJANG DIKDASMEN, BSNP 2006; BAB I, huruf C dan BAB II, huruf C; Segala KETETAPAN/KEPUTUSAN dari Pemerintah/Kementerian Terkait, Pemda Provinsi/Kab./Kota dan Dinas terkait (Dinas Pendidikan) tentang penetapan hari-hari yang tidak digunakan untuk kegiatan belajar/tatap muka a.l. ketetapan ttg. hari libur atau hari yang dipakai untuk kegiatan lain seperti hari kegiatan khusus di daerah, hari-hari ulangan akhir semester dan ujian (Nasional dan Sekolah), dll. : dokumen berupa a.l. : KEPMENDIKNAS ttg JADWAL KEGIATAN PENDIDIKAN NASIONALBSNP: Hari-hari untuk Ujian Nasional, dll.; JADWAL KEGIATAN PEMDA (PROP&KOTA&KAB.):hari-hari kegiatan khusus kedaerahan, dll. bila ada; JADWAL KEGIATAN PENDIDIKAN (DINAS PROP-KAB. TANGERANG); hari-hari untuk libur khusus, Ulangan Akhir Semetster, libur Akhir Semester, dll. II. KEDUDUKAN KALENDER PENDIDIKAN DALAM KURIKULUM (KTSP) : Panduan Penyusunan KTSP Jenjang DIKDASMEN, BSNP 2006, Bab I, huruf C, alinea ketiga :

... . KTSP terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan, struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan, kalender pendidikan dan silabus. ... . KTSP terdiri dari : (1) tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan, (2) struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan, (3) kalender pendidikan dan (4) silabus.

III. TENTANG KALENDER PENDIDIKAN :


PP 19/2005 ttg STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN:Ps.52,(1): Setiap satuan pendidikan harus memiliki pedoman yang mengatur tentang : b. Kelender pendidikan/akademik, yang menunjukkan seluruh kategori aktivitas satuan pendidikan selama satu tahun dan dirinci secara semesteran, bulanan, dan mingguan. Setiap Satuan Pendidikan (Sekolah) harus memiliki pedoman yang mengatur tentang Kelender pendidikan yang menunjukkan seluruh kategori aktivitas satuan pendidikan selama satu tahun dan dirinci secara : 1) semesteran, 2) bulanan, dan 3) mingguan. PERMENDIKNAS 19/2007 ttg Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, Lampiran A. 5. b.: Kalender Pendidikan : 1) Sekolah/Madrasah menyusun kalender pendidikan/akademik yang meliputi jadwal pembelajaran,ulangan,ujian,kegiatan ekstrakurikuler, dan hari libur. 2) Penyusunan kalender pendidikan/akademik didasarkan pada Standar Isi, berisi mengenai pelaksanaan aktivitas sekolah/ madrasah selama satu tahun dan dirinci secara semesteran, bulanan, dan mingguan diputuskan dalam rapat dewan pendidik dan ditetapkan oleh kepala sekolah/madrasah. Sekolah menyusun kalender pendidikan yang meliputi : 1) Jadwal pembelajaran 2) Jadwal ulangan 3) Jadwal ujian 4) Jadwal kegiatan ekstrakurikuler, dan 5) Hari libur Kalender Pendidikan meliputi : 1. Jadwal kegiatan (pembelajaran, ulangan,ujian, ekstra-kurikuler) dan 2. Hari libur. Penyusunan kalender pendidikan didasarkan Pada Standar Isi (Permendiknas no.22 tahun 2006)

Kalender pendidikan berisi mengenai pelaksanaan aktivitas sekolah selama satu tahun dan dirinci secara : 1) semesteran, 2) bulanan, dan 3) mingguan.

Penyusunan Kalender Pendidikan : diputuskan dalam rapat dewan guru dan ditetapkan oleh kepala sekolah.
LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 22 TAHUN 2006, TANGGAL 23 MEI 2006 ttg. STANDAR ISI : BAB IV : KALENDER PENDIDIKAN Kurikulum satuan pendidikan pada setiap jenis dan jenjang diselenggarakan dengan mengikuti kalender pendidikan pada setiap tahun ajaran. Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran yang mencakup permulaan tahun pelajaran, minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur. Kurikulum satuan pendidikan pada setiap jenis dan jenjang diselenggarakan dengan mengikuti: kalender pendidikan pada setiap tahun ajaran. Kalender pendidikan adalah : pengaturan waktu untuk kegiatanpembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran yang mencakup : 1) permulaan tahun pelajaran, 2) minggu efektif belajar, 3) waktu pembelajaran efektif dan 4) hari libur.
IV. ALOKASI WAKTU :
Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan. Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan. Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu, meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal, ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri. Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal pada satuan pendidikan yang dimaksud. Waktu libur dapat berbentuk jeda tengah semester, jeda antar semester, libur akhir tahun pelajaran, hari libur keagamaan, hari libur umum termasuk hari-hari besar nasional, dan hari libur khusus.

Permulaan tahun pelajaran adalah :


waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan (hari Pertama minggu ketiga bulan Juli).

Minggu efektif belajar adalah :


jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan(min. 34 maks.-38 minggu efektif belajar,SMK = 38 minggu efektif belajar).

Waktu pembelajaran efektif (WPE)


adalah : jumlah jam pembelajaran setiap minggu meliputi : jml jam pembelajaran utk seluruh mata pelajaran termasuk : muatan lokal, ditambah : jml jam utk kegiatan pengembangan diri.

Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan
pembelajaran terjadwal. Waktu libur dapat berbentuk : 1) jeda tengah semester, (maksimum 1 minggu) 2) jeda antar semester, ( 2 minggu) 3) libur akhir tahun pelajaran, 4) hari libur keagamaan, 5) hari libur umum termasuk hari-hari besar nasional, 6) hari libur khusus.
B V. PENETAPAN KALENDER PENDIDIKAN : 1. Permulaan tahun pelajaran adalah bulan Juli setiap tahun dan berakhir pada bulan Juni tahun berikutnya. 2. Hari libur sekolah ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional, dan/atau Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan hari raya keagamaan, Kepala Daerah tingkat Kabupaten/Kota, dan/atau organisasi penyelenggara pendidikan dapat menetapkan hari libur khusus. 3. Pemerintah Pusat/Provinsi/Kabupaten/Kota dapat menetapkan hari libur serentak untuk satuan-satuan pendidikan. 4. Kalender pendidikan untuk setiap satuan pendidikan disusun oleh masingmasing satuan pendidikan berdasarkan alokasi waktu sebagaimana tersebut pada dokumen Standar Isi ini dng. memperhatikan ketentuan dari pemerintah/pemerintah daerah.
Tabel 25. Beban Belajar Kegiatan Tatap Muka Keseluruhan utk setiap Satuan Pendidikan (Lampiran Permendiknas22/2006,Bab III): Satu jam pemb. tatap muka (menit) Jumlah jam pemb. Per minggu Minggu Efektif per thn ajaran Jumlah jam per tahun (@60 menit)

Satuan Pendidikan

Kelas

Waktu pembelajaran per tahun

SD/MI/ SDLB*)

I s.d. III

35

26-28

34-38

884-1064 jam pembelajaran (3094037240 menit) 1088-1216 jam pembelajaran (38080-42560 menit) 1088 - 1216 jam pembelajaran (43520 - 48640 menit) 1292-1482 jam pembelajaran

516-621 jam

IV s.d. VI

35

32

34-38

635-709 jam

SMP/MTs/ SMPLB*)

VII s.d. IX

40

32

34-38

725-811 jam

SMA/MA/ SMALB*)

X s.d. XII

45

38-39

34-38

969-1111,5 jam

(58140 - 66690 menit) 1368 jam pelajaran (61560 menit) 1026 jam (standar minimum)

SMK/MAK

X s.d XII

45

36

38

Alokasi waktu minggu efektif belajar, waktu libur dan kegiatan lainnya tertera pd Tabel 26 (Lampiran Permendiknas 22/2006,BabIV): No 1. Kegiatan Minggu efektif belajar Alokasi Waktu Minimum 34 minggu dan maksimum 38 minggu Maksimum 2 minggu Maksimum 2 minggu Maksimum 3 minggu Keterangan Digunakan untuk kegiatan pembelajaran efektif pada setiap satuan pendidikan Satu minggu setiap semester Antara semester I dan II Digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun pelajaran Daerah khusus yang memerlukan libur keagamaan lebih panjang dapat mengaturnya sendiri tanpa mengurangi jml minggu efektif belajar danwaktu pembelajaran efektif

2.

Jeda tengah semester Jeda antarsemester Libur akhir tahun pelajaran

3. 4.

5.

Hari libur keagamaan

2 4 minggu

6.

Hari libur umum/nasional

Maksimum 2 minggu

Disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah

7.

Hari libur khusus

Maksimum 1 minggu

Untuk satuan pendidikan sesuai dengan ciri kekhususan masing-masing Digunakan untuk kegiatan yang diprogramkan secara khusus oleh sekolah/madrasah tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif

8.

Kegiatan khusus sekolah/madrasah

Maksimum 3 minggu

Jml Minggu Efektif Belajar (MEB) dlm satu tahun Pelajaran: minimum 34 dan maksimum 38 MEB. KEPUTUSAN MENDIKNAS NO: 125/U/2002 TENTANG KALENDER PENDIDIKAN DAN JUMLAH JAM BELAJAR EFEKTIF Dl SEKOLAH Pasal 3 : Permulaan tahun pelajaran dimulai pada hari Senin minggu ketiga bulan Juli, dan apabila hari tersebut merupakan hari libur, maka permulaan tahun pelajaran dimulai pada hari berikutnya yang bukan hari libur.
Pasal 4 : Hari-hari pertama masuk sekolah merupakan serangkaian kegiatan sekolah pada permulaan tahun pelajaran baru yang dapat diisi dengan kegiatan masa orientasi siswa. Hari-hari pertama masuk sekolah berlangsung selama 3 (tiga) hari. Pasal 5-7 (sudah ada ketentuan baru); Pasal 8 : Sekolah dapat menyelenggarakan kegiatan pendidikan 5 (lima) atau 6 (enam) hari belajar perminggu yang setara dengan 200 hari sampai dengan 245 hari belajar efektif per tahun sepanjang tidak mengurangi jumlah jam belajar efektif yang telah ditetapkan. Pasal 9-11 : (ada ketentuan baru) Pasal 12 : Hari libur sekolah adalah hari yang ditetapkan untuk tidak diadakan proses pembelajaran di sekolah. Pasal 13 :(ada ketentuan baru tentang Libur semester I dan semester II ). 6

Pasal 14 : Hari libur pada bulan Ramadhan, diatur sebagai berikut: - satu hari sebelum bulan Ramadhan dan - dua hari pertama bulan Ramadhan untuk seluruh sekolah; - enam hari sebelum tanggal 1 Syawal yang ditetapkan oleh Menteri Agama untuk seluruh sekolah. Libur dalam rangka Idul Fitri berlangsung selama 6 (enam) hari sesudah tanggal 1 Syawal yg ditetapkan oleh Menteri Agama untuk seluruh sekolah. Kepala Sekolah dapat menetapkan hari-hari dalam bulan Ramadhan selain dimaksud dalam ayat 1 sebagai hari belajar atau hari libur dg persetujuan Komite Sekolah dan dilaporkan kepada Kepala Dinas Provinsi/Kabupaten- Kota atau KantorWilayah/Kantor Departemen Agama setempat sesuai dengan kewenangannya. Pasal 15 : Libur Umum meliputi hari besar keagamaan dan hari-hari besar Naisonal yang ditetapkan oleh Pemerintah. Pasal 16 : Libur khusus yang diadakan sehubungan dengan peringatan keagamaan, keadaan musim, bencana alam, atau libur lain diluar ketentuan libur umum, ditetapkan oleh Kepala Dinas Provinsi atau Kepala Dinas Kabupaten/Kota menurut kewenangan masing-masing atau Kepala Perwakilan Republik Indonesia bagi sekolah Indonesia di luar negeri. Pasal 17 : Pengaturan jadwal hari libur sebagaimana dimaksud pada Pasal 12, dan Pasal 13 ditetapkan oleh Kepala Dinas Provinsi atau Kepala Dinas Kabupaten/Kota menurut kewenangan masing-masing atau Kepala Perwakilan Republik Indonesiabagi sekolah Indonesia di luar negeri, dengan ketentuan tidak mengurangi jumlah jam belajar efektif sekolah. Pasal 18 : Penyelenggara satuan pendidikan yang melakukan penyimpangan terhadap ketentuan yang diatur dalam Keputusan ini dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

LAMPIRAN : KEPUTUSAN BERSAMA MENTERI AGAMA, MENTERI TENAGA KERJA DAN TRASMIGRASI DAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA. NO. 7 TAHUN 2011, NO. 04/MEN/VII/2011, NO. SKB/03/M.PAN-RB/07/2011 tentang HARI LIBUR NASIONAL DAN CUTI BERSAMA TAHUN 2012. A. HARI LIBUR NASIONAL TAHUN 2012 : No. Tanggal Hari Keterangan 1 1 Januari Minggu Tahun Baru Masehi 2 23 Januari Senin Tahun Baru Imlek 3 5 Februari Minggu Maulid Nabi Muhammad SAW 4 23 Maret Jumat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1934 5 6 April Jumat Wafat Yesus Kristus 6 6 Mei Minggu Hari Raya Waisak Tahun 2556 7 17 Mei Kamis Kenaikan Yesus Kristus 8 17 Juni Minggu Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 9 17 Agustus Jumat Hari Kemerdekaan RI 10 19-20 Agst. Mg.-Sn. Hari Raya Idul Fitri 1433 H
7

11 12 13

26 Oktober 15 Nov. 25 Des.

Jumat Kamis Selasa

Hari Raya Idul Adha 1433 H Tahun Baru Hijriyah 1434 Hari Raya Natal

B. CUTI BERSAMA TAHUN 2012 : No. Tanggal Hari 1 18 Mei Jumat 2 21-22 Agst. Sls.-Rb. 3 16 Nov. Jumat 4 24 Des. Senin
V.

Keterangan Cuti Bersama Kenaikan Yesus Kristus Cuti Bersama Idul Fitri 1 Syawal 1433 H Cuti Bersama Tahun Baru 1434 H Cuti Bersama Hari Raya Natal

Komponen kalender pendidikan dan yang dilibatkan dalam perumusannya :

No 1 2 3 4 5 6 7 8

Perihal Penyusunan Jadwal Pembelajaran Penetapan : permulaan tahun pembelajaran, menghitung jml minggu efektif belajar Penetapan jml tatap muka per mapel per guru per kelas per smster per tahun pembelajaran Penetapan Jadwal Ulangan(UTS-UAS) dan US Jadwal Ujian (UN) Penetapan Jadwal Kegiatan Ekskul Penetapan Hari Libur Nasional dan khusus dst.

Ditetapkan/dikerjakan oleh : Wakasek Kurikulum-Kepsek Rapat Dewan Guru-Wakasekkur-Kepsek Masing-masing guru atas mapel & kls yg diajarnya Rapat Dewan Guru-Wakasekkur-Kepsek dan atau Dindik Kab./Kota-Provinsi (U.bersama) Kemendiknas-BSNP-Dinas Pendidikan Rapat Dewan Guru-Pembimbing-Kepsek Mendiknas,Menag,Gub./Bup./Walkot/Yysan dst.

VI. RANGKUMAN :

Kurikulum satuan pendidikan pada setiap jenis dan jenjang diselenggarakan dengan mengikuti kalender pendidikan pada setiap tahun ajaran;
Permulaan tahun pelajaran pada bulan juli dan berakhir pada bulan juni; Permulaan tahun pelajaran dimulai pada hari Senin minggu ketiga bulan

Juli, dan apabila hari tersebut merupakan hari libur, maka permulaan tahun pelajaran dimulai pada hari berikutnya yang bukan hari libur; Hari-hari pertama masuk sekolah merupakan serangkaian kegiatan sekolah pada permulaan tahun pelajaran baru yang dapat diisi dengan kegiatan masa orientasi siswa. Hari-hari pertama masuk sekolah berlangsung selama 3 hari; Sekolah dapat menyelenggarakan kegiatan pendidikan 5 (lima) atau 6 (enam) hari belajar perminggu yang setara dengan 200 hari sampai dengan 245 hari belajar efektif per tahun sepanjang tidak mengurangi jumlah jam belajar efektif yang telah ditetapkan; Jumlah Minggu Efektif Belajar sebanyak minimum 34 dan maksimum 38 Minggu dalam satu Tahun Pembelajaran dari 52 minggu yang ada; Dalam satu semester Minggu Efektif Belajar sebanyak minimum 17 dan maksimum 19 Minggu, dan bila misal: Mapel PKn/ORKES/Sejarah/Muatan Lokal/dll.,sekali tatap muka mempunyai alokasi 2 jam pelajaran, maka
8

mapel ini memiliki 16 kali wajib tatap muka dalam satu semester (Catatan : karena JP yang tersedia di dalam struktur kurikulum ada 192 JP selama 3 Tahun Pelajaran utk mapel ini);
Hari pelaksanaan Ujian Nasional (UN) ditetapkan berdasarkan Permendiknas; Hari libur nasional dan cuti bersama berdasarkan keputusan bersama 3 kementerian; Hari libur khusus ditetapkan berdasarkan Keputusan Bupati/Walikota dan/atau organisasi penyelenggara pendidikan; Hari libur serentak dapat ditetapkan oleh Pemerintah Pusat/ Provinsi/Kabupaten/Kota; Jeda tengah semester = libur tengah semester selama satu minggu; Jeda antarsemester = libur antara semester gasal dan genap paling banyak dua minggu; Libur akhir tahun pelajaran maksimum 3 minggu (pada bulan Juni-Juli); Penyelenggara satuan pendidikan yang melakukan penyimpangan terhadap ketentuan yang diatur dalam Keputusan ini dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam penyusunan KALENDER PENDIDIKAN : o Peran Sekolah: menyusun dan menetapkan kalender pendidikan; o Peran Kepala Sekolah : menetapkan kalender pendidikan; o Peran Dewan Pendidik : memutuskan kalender pendidikan; o Peran guru secara individu: menghitung/menetapkan jumlah tatap muka untuk setiap kelas yang diampunya per semester, misal guru Mata Pelajaran : Pendidikan Agama/Penjaskes/PKn/Sejarah/Keterampilan/Muatan Lokal/dll. Dalam struktur alokasi waktu sebanyak 192 jam pel. Selama tiga tahun pelajaran (Kls. VII-VIII-IX atau X-XIXII). Satu tahun pelajaran = 192 : 3 = 64 jam pel, semester gasal = 32 jam pel.dan semester genap = 32 jam pel., karena setiap tatap muka terdiri dari 2 jam pel. dan dilaksanakan per minggu, maka guru ini harus melaksanakan 32 : 2 = 16 kali tatap muka/pertemuan atau wajib melaksanakan 16 minggu efektif dalam satu semester. Dengan kata lain, guru ybs menggunakan alokasi waktu/jumlah = 16 kali tatap muka untuk PBM SK/KD yang ditetapkan dalam satu semester dimaksud. o Peran Dinas Pendidikan : menetapkan rencana kegiatan bidang/terkait kegiatan pendidikan, memberi pertimbangan kepada Bupati/Walikota terkait penetapan libur khusus, dll. o Peran walikota/Bupati : menetapkan libur khusus-libur serentak, Rencana kegiatan dalam bidang/terkait kegiatan pendidikan, dll. o Peran Gubernur : Rencana kegiatan dalam bidang/terkait kegiatan pendidikan,dll. o Peran Menteri Pendidikan : penetapan jadwal UN dan atau US, libur tertentu,dll.? o Peran Menteri Agama, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, MenegPAN-RB : Menetapkan libur Nasional dan Cuti Bersama, dll. o Peran Yayasan, mis.YPLP PGRI, dll. : menetapkan libur khusus (Ultah Yayasan, dsb.)

VII.
1)

Contoh tata cara penyusunan kalender pendidikan :


Menghimpun semua dasar hukum, pedoman, acuan penyusunan kalender pendidikan, sebagaimana disebut di atas, juga almanak/kalender yang ditetapkan oleh Kemenag-Kemenpan-Kemendiknas,dll.(terutama tentang harihari libur) ketetapan Kemendiknas/ BSNP(terutama tentang pelaksanaan UN dan US), Kepgub,Bup,Walkot,Kadindik, dll.(tentang Libur khusus, libur serempak, dll); Buat 12 kotak, kotak pertama untuk bulan Juli, dan kotak ke-12 untuk bulan Juni tahun berikutnya, masing masing kotak ditulis angka 1 s.d. 28/30/31 sesuai jumlah hari per bulannya atau cara lain yang intinya sama dengan pemetaan bulan dan tanggal pada kalender;

2)

3)

4)

5)

6)

7)

8) 9)

10)

11) 12) 13)

Beri tanda pada tanggal tertentu dengan warna/simbol yang berbeda (misal: merah untuk hari minggu, biru untuk kegiatan ulangan, dll. Segi tiga, bulatan untuk hari minggu, dll.) yaitu tanggal/hari yang tidak digunakan kegiatan PBM, sesuai acuan dan pedoman hari-hari libur di atas, sehingga terlihat dengan jelas antara hari-hari yang dapat dipakai untuk PBM dan yang tidak dipakai untuk PBM (karena ditetapkan sebagai hari libur, dll.); Menetapkan hari pertama kegiatan awal tahun pelajaran, yaitu hari kerja pertama,setelah hari libur panjang akhir tahun pelajaran, untuk tahun pelajaran 2012/2013 adalah 16 Juli 2012/hari senin minggu ketiga Juli, lihat Kepmendiknas no.125/U/2002 ps.3; Menghitung/menetapkan minggu efektif, dimulai dari minggu yang ada hari pertama masuk sekolah (Mg.III Juli dimulai tgl.16-07-2012). Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran, sekurang-kurangnya 34 dan sebanyak-banyaknya 38 minggu efektif dari jumlah minggu yang ada dalam satu tahun pelajaran. Catatan : pada semester gasal T.P 2012/2013, jumlah minggu yang tersedia ada 23 ? dan pada semester genap tersedia 25 ?,Jml Semua 48 dan dalam satu tahun ada 52 minggu (agar diteliti), Menghitung/menetapkan hari-hari yang dapat digunakan untuk kegiatan PBM, kegiatan ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, ulangan kenaikan kelas dan ujian serta hari-hari untuk libur tengah semester( bila diperlukan), libur akhir semester dan libur akhir tahun serta untuk kegiatan ekstrakurikuler (Pengembangan diri), dll.; Memastikan/menetapkan minggu efektif dan atau waktu belajar efektif yang dapat digunakan PBM, untuk menyelesaikan kewajiban beban belajar sebagai mana ditetapkan dalam Standar Isi (Permendiknas 22/2006, Bab III: Tabel 25: SMP 34-38 Mg/1088-1216 jam pel. & SMA 34-38 Mg/1292-1482 jam pel.) & SMK 38 Mg/1368 jam pel.(standar minimum); Menetapkan jadwal Ulangan, Ujian Sekolah, Ujian Nas., kegiatan ekstrakurikuler; Membuat narasi dalam bentuk tabel/kolom tentang hari-hari dari seluruh kegiatan dalam kalender pendidikan yang disusun yaitu a.l. menerangkan ttg hari pertama masuk sekolah, hari kegiatan pada minggu pertama seperti MBS, hari libur keagamaan,minggu belajar efektif, waktu belajar efektif, dst.; Masing-masing guru dapat menghitung jml hari tatap muka bagi yg bersangkutan, sesuai dengan beban mengajar dari mata pelajaran yang diampu dan hari yang ditetapkan dalam jadwal pelajaran-16/32 kali tatap muka dlm satu semester, dll.; Menyusun jadwal pelajaran TP 2012/2013, jadwal kegiatan ekstrakurikuler; Mengadakan rapat penetapan. Kalender pendidikan diputuskan dalam rapat dewan pendidik dan ditetapkan oleh kepala sekolah/madrasah. Mensosialisasikan Kalender Pendidikan kepada seluruh pemangku kepentingan dalam kegiatan Sekolah.

VIII.

DRAFT KALENDER PENDIDIKAN (MODEL) T.P. 2012/2013 :

Semester 1, 3 dan 5
JULI 2012 M S S R K J
1 8 2 9 3 10 4 11 5 12 6 13

S
7 14

AGUSTUS 2012 M S S R K J
5 6 7 1 8 10 2 9 3 10

S
4 11

SEPTEMBER 2012 M S S R K J S
2 3 4 5 6 7 1 8

15 22 29

16 17 23 24 30 31

18 25

19 26

20 27

21 28

12 19 26

13 20 27

14 21 28

15 22 29

16 23 30

17 24 31

18 25

9 16 23 30

10 17 24

11 18 25

12 19 26

13 20 27

14 21 28

15 22 29

OKTOBER 2012 M S S R K J
7 14 21 28 1 8 15 22 29 2 9 16 23 30 3 10 17 24 31 4 11 18 25 5 12 19 26

S
6 13 20 27

NOVEMBER 2012 M S S R K J S
4 11 18 25 5 12 19 26 6 13 20 27 7 14 21 28 1 8 15 22 29 2 9 16 23 30 3 10 17 24

DESEMBER 2012 M S S R K J S
2 3 9 10 16 17 23 24 30 31 4 11 18 25 5 12 19 26 6 13 20 27 7 14 21 28 1 8 15 22 29

JANUARI 2013 M S S R K J
6 13 20 27 7 14 21 28 1 8 15 22 29 2 9 16 23 30 3 10 17 24 31 4 11 18 25

S
5 12 19 26

Semester 2, 3 dan 6 FEBRUARI 2013 M S S R K J S


3 10 17 24 4 11 18 25 5 12 19 26 6 13 20 27 7 14 21 28 1 8 15 22 2 9 16 23

M S
3 10 17 24 31 M 2 9 16 23 30 4 11 18 25

MARET 2013 S R K J
5 12 19 26 6 13 20 27 7 14 21 28 1 8 15 22 29

S
2 9 16 23 30

APRIL 2013
M 7 14 21 28 S 1 8 15 22 29 S 2 9 16 23 30 R 3 10 17 24 K 4 11 18 25 J 5 12 19 26 S 6 13 20 27 M 5 12 19 26 S 6 13 20 27

MEI 2013
S 7 14 21 28 R 1 8 15 22 29 K 2 9 16 23 30 J 3 10 17 24 31 S 4 11 18 25 S 3 10 17 24

JUNI 2013
S 4 11 18 25 R 5 12 19 26 K 6 13 20 27 J 7 14 21 28 S 1 8 15 22 29

URAIAN :(catatan: masih perlu dikonfirmasi mis. ttg. pelaksanaan UNUS?)


N0
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

TANGGAL
16 Juli 2012 16, 17 dan 18 Juli 2012 20 dan 21 Juli 2012 17 Agst. 2012 13-25 Agst. 2012 8 s.d. 13 Okt 2012 26 Oktober 2012 15 November 2012 16 November 2012 10 s.d. 15 Des 2012 22 Des.2012 25 Des. 2012 26 s.d. 31 Des 2012 1 Januari 2013 2 Januari 2013 24 Januari 2013? 25 Januari 2013? 4 s.d 9 Maret 2013

KEGIATAN
Hari Pertama masuk sekolah Kegiatan Awal bagi kelas VII/X (MOS) Libur awal Ramadhan Hari Proklamasi Libur Lebaran (21-22 Ags.Cuti bersama) UTS Semester Gasal Iedul Adha 1433 H. Tahun Baru Hijriyah 1434 H Cuti bersama Tahun Baru Hijriyah 1434 UAS Semester Gasal Titi mangsa/penyerahan rapor semester gasal Libur Natal Libur semester gasal Libur Tahun Baru 2012 Masuk sekolah pada semester gasal Libur Tahun Baru Imlek Maulid Nabi SAW UTS Semester Genap/Ul. Kenaikan Kls
11

19 20 21 22 23 24 25 26 27

12 Maret 2013? 29 April 2013? II-III April-Mei 2013? 9 Mei 2013? 25 Mei 2013? 10-15/17-22*) Jun.2013 6 Juni 2013? 22 Juni 2012 dst.

Hari Raya Nyepi Wafat Isa Almasih US-UN Hari Raya Waisak Kenaikan Isa Almasih UAS/UUK Isra Miraj Nabi SAW Titimangsa/PenyerahanRapor (Kenaikan) dst.

Catatan : - Ditetapkannya hari Pertama masuk sekolah hari Senin, tgl 16 juli 2012, mengacu kepada : KEP MENDIKNAS NO: 125/U/2002 ttg KALENDER PENDIDIKAN DAN JUMLAH JAM BELAJAR EFEKTIF Dl SEKOLAH. Pasal 3 : Permulaan tahun

pelajaran dimulai pada hari Senin minggu ketiga bulan Juli, dan apabila hari tersebut merupakan hari libur, maka permulaan tahun pelajaran dimulai pada hari berikutnya yang bukan hari libur. - TENTANG HARI LIBUR NASIONAL DAN CUTI BERSAMA UNTUK TAHUN 2012 MENGACU PADA KEPUTUSAN BERSAMA MENTERI AGAMA, MENTERI TENAGA KERJA DAN TRASMIGRASI DAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA. NO. 7 TAHUN 2011, NO. 04/MEN/VII/2011, NO. SKB/03/M.PAN-RB/07/2011 tentang HARI LIBUR NASIONAL DAN CUTI BERSAMA TAHUN 2012, tetapi untuk tahu 2013 keputusan bersamanya belum terbit, keputusan ini diperlukan untuk kegiatan semester genap.
- IMPLEMENTASI KALENDER PENDIDIKAN BAGI GURU dan WAKASEK KURIKULUM BERKAITAN SEKALI DENGAN URAIAN BEBAN MENGAJAR/BELAJAR. lihat Beban Bellajar (Bab III, Lampiran Permendiknas 22/2006) Tangerang, Mei 2012 Draft disusun oleh : Ahmad Chaerani Pengawas Sekolah Disdik Kota Tangerang. (waAllahualam)

12