Anda di halaman 1dari 10

Klasifikasi sumbatan jalan napas

Sumbatan jalan nafas


Sumbatan jalan nafas atau airway obstruction adalah tersumbat nya saluran pernapasan akibat benda asing atau penyempitan saluran karena berbagai aspek.

Klasifikasi sumbatan jalan napas berdasarkan derajat sumbatan


Sumbatan jalan napas dibagi atas: 1. Sumbatan total 2. Sumbatan parsial

Sumbatan jalan napas dapat terjadi parsial atau total dimana dapat menghalangi udara masuk ke dalam paru Sumbatan jalan napas parsial hanya menyumbat sebagian dari jalan napas Masih ada pertukaran udara Korban masih sadar dan dapat batuk sekeras-kerasnya

Tanda Klinis sumbatan jalan napas partial dapat berupa :


Bising napas berisik atau noisy (snoring, Crowing, Gurgling, Wheezing) Retraksi (+) Usaha napas (+) batuk dan berbicara

Tanda Klinis sumbatan jalan napas totalis dapat berupa :


Bising napas (-) Retraksi (-) Usaha napas (-) 5-10 menit tidak dikoreksi terjadi Asfiksia, Apnea, dan Henti jantung.

Berdasarkan lokasi anatomi


Obstruksi saluran napas dibagi atas: 1. Obstruksi nasal 2. Obstruksi faring 3. Obstruksi laring 4. Obstruksi saluran nafas bagian bawah

Klasifikasi jackson
Sumbatan saluran napas atas dapat dibagi menjadi 4 derajat berdasarkan kriteria Jackson: 1. Jackson I ditandai dengan sesak, stridor inspirasi ringan, retraksi suprasternal, tanpa sianosis. 2. Jackson II adalah gejala sesuai Jackson I tetapi lebih berat yaitu disertai retraksi supra dan infraklavikula, sianosis ringan, dan pasien tampak mulai gelisah. 3. Jackson III adalah Jackson II yang bertambah berat disertai retraksi interkostal, epigastrium, dan sianosis lebih jelas. 4. Jackson IV ditandai dengan gejala Jackson III disertai wajah yang tampak tegang, dan terkadang gagal napas

TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai