Anda di halaman 1dari 9

DRAF KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR BAHASA JAWA SMP/MTs.

KUR 2013

KELAS VII

KOMPETENSI INTI

KOMPETENSI DASAR

1. Menghargai dan menghayati 1.1 Menghargai dan mensyukuri keberadaan bahasa ajaran agama yang dianutnya Jawa sebagai anugerah Tuhan Yang Mahaesa sebagai ciri khas keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta untuk memperkaya ragam bahasa dan budaya Indonesia.1.2 Menghargai dan mensyukuri keberadaan bahasa Jawa sebagai anugerah Tuhan Yang Mahaesa sebagai sarana memahami informasi lisan dan tulis.1.3 Menghargai dan mensyukuri keberadaan bahasa Jawa sebagai anugerah Tuhan Yang Mahaesa sebagai sarana menyampaikan informasi lisan dan tulis. 1.4 Menghargai dan mensyukuri keberadaan bahasa Jawa sebagai anugerah Tuhan Yang Mahaesa untuk mengajarkan pendidikan karakter, adat, sopan-santun berbahasa serta bertingkah laku yang menjalin sistem tata hubungan masyarakat Jawa. 1. Menghargai dan menghayati 2.1 Menghargai dan menghayati kesantunan dalam perilaku jujur, disiplin, berbahasa dan bertingkah laku dalam melaksanakan tanggung jawab, peduli komunikasi fungsional antar pribadi dengan teman, guru, (toleransi, gotong-royong), dan orang tua.2.2 Memiliki perilaku percaya diri dan santun, percaya diri, dalam tanggung jawab dalam membuat tanggapan pribadi atas berinteraksi secara efektif karya budaya masyarakat Jawa yang penuh makna dengan lingkungan sosial dan sebagai ciri khas keistimewaan Daerah Istimewa alam dalam jangkauan Yogyakarta.2.3 Memiliki perilaku kreatif, tanggung pergaulan dan keberadaannya. jawab, dan santun sebagai ciri khas karakter masyarakat Yogyakarta sebagai daerah istimewa dalam bermusyawarah mengenai suatu masalah yang terjadi di masyarakat. 2.4 Memiliki perilaku percaya diri, peduli, dan santun dalam merespon suatu peristiwa. 1. Memahami pengetahuan 3.1 Memahami teks lisan berupa sapaan, pamitan, (faktual, konseptual, dan ucapan terima kasih, dan permintaan maaf yang sesuai prosedural) berdasarkan rasa dengan unggah-ungguh Jawa untuk menjalin kedekatan ingin tahunya tentang ilmu pribadi dengan orang lain di lingkungan keluarga, pengetahuan, teknologi, seni, sekolah, dan masyarakat.3.2 Memahami tujuan, budaya terkait fenomena dan struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks lisan dan kejadian tampak mata. tulis untuk menceritakan pengalaman pribadi / kegiatan/ kejadian/ peristiwa pendek.3.3 Memahami tujuan, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks lisan dan tulis untuk menanggapi cerita pengalaman pribadi.

KOMPETENSI INTI

KOMPETENSI DASAR

3.4 Memahami tujuan, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks lisan dan tulis dari teks khusus yang memuat cangkriman dan parikan. 3.5 Memahami tujuan, struktur teks, unsur kebahasaan, dan pesan moral dari teks lisan dan tulis yang berupa puisi Jawa (geguritan). 3.6 Memahami tujuan, struktur teks, unsur kebahasaan, dan pesan moral dari teks lisan dan tulis yang berupa lagu dolanan dan tembang Macapat Kinanthi 3.7 Memahami teks khusus yang berupa kalimat sederhana beraksara Jawa. 1. Mencoba, mengolah, dan 4.1 Menyusun teks lisan untuk mengucapkan dan menyaji dalam ranah konkret merespon sapaan, pamitan, ucapan terima kasih, dan (menggunakan, mengurai, permintaan maaf dengan unsur kebahasaan yang benar merangkai, memodifikasi, dan dan sesuai konteks, serta sesuai dengan unggah-ungguh membuat) dan ranah abstrak Jawa.4.2 Menyusun teks lisan dan tulis untuk (menulis, membaca, menceritakan pengalaman pribadi / kegiatan/ kejadian/ menghitung, menggambar, dan peristiwa pendek dengan unsur unggah-ungguh yang mengarang) sesuai dengan benar dan sesuai konteks.4.3 Menyusun teks khusus yang dipelajari di sekolah dan yang memuat cangkriman dan parikan dengan sumber lain yang sama dalam memperhatikan tujuan, struktur teks, dan unsur sudut pandang/ teori kebahasaan secara benar dan sesuai dengan konteks. 4.4 Menyusun teks lisan dan tulis untuk mengungkapkan perasaan terhadap berbagai hal dalam bentuk puisi Jawa (geguritan). 4.5 Mengungkapkan pesan moral dalam geguritan

4.6 Melagukan lagu dolanan dan tembang Macapat Kinanthi 4.7 Mengungkapkan pesan dalam lagu dolanan dan tembang Macapat Kinanth 4.8 4.9 Membaca kalimat sederhana beraksara Jawa. Menulis kalimat sederhana beraksara Jawa.

Tuladha Silabus, RPP Basa Jawa Kurikulum 2013 SMP/MTs.


SILABUS Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Wonosari Mata Pelajaran : Bahasa Jawa Kelas/ Semester : VII/ Ganjil Standar Kompetensi Memahami wacana lisan sastra/ non sastra dalam kerangka budaya Jawa No Kompetensi Kompetensi Materi Inti Dasar 1.1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya Menanggapi geguritan tradisi gotong royong di lingkungan tempat tinggal. Geguritan gotong royong di masyarakat

Indikator 1. Mengarti kan katakata sulit dengan tepat 2. Menyeb utkan intisari gegurita n dengan santun 3. Menyeb utkan nilai moral dalam gegurita n dengan santun 4. Memberi kan

Pengalaman Belajar Siswa 1. Siswa dapat mengerti kan katakata dalam gegutita n., 2. Siswa memberi kan pendapa t tentang isi gegurita n dengan santun 3. Siswa menjaw ab pertanya an guru dengan santun

Alokasi Waktu 1 X 40

Penilaian Sumber Bausastra Jawa Buku teks LKS Tes tertulis

pendapat tentang isi gegurita n dengan santun

Menget ahui,

Kepala Sekolah

Wonosari, 16 Juli 2013 Guru Mata Pelajaran ..

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ Semester Materi Pokok Tema Sub Tema Alokasi Waktu : SMP N 1 Wonosari : Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa : VII/ Ganjil : Geguritan : Gotong royong : Geguritan tentang gotong royong : 1 X 40 menit

A. Kompetensi 1. B.

Memahami wacana lisan sastra dalam kerangka budaya Jawa

Kompetensi Dasar Menanggapi geguritan tradisi gotong royong di lingkungan tempat tinggal.

C.

Indikator Pencapain Kompetensi 1. 2. 3. 4. Mengartikan kata-kata sulit dengan tepat Menyebutkan intisari geguritan dengan tepat Menyebutkan nilai moral dalam geguritan Memberikan pendapat tentang isi geguritan dengan santun

D. Materi Pembelajaran Ayo Gotong Royong Kembang-kembang terong Mbang terong megare sore Ayo gotong royong Gotong royong nyambut gawe Kembang-kembang lembong Mbang lembong dironce-roce Ayo gotong royong Guyup rukun kabeh wargane Wus dadi kodrate Manungsa mono tan bisa urip dhewe Saka lahir prapteng patine Tansah gumantung sapepadhane Mula, urip gotong royong kang pinatri ing telenging nala Tindakna ywa nganti kepeksa Kudu lila legawa Sepi ing pamrih rame ing gawe Iku semboyane Mempeng makarya kiwakna pepulih Murih salwiring gati Titi tamat telas lulus basuki Kabeh pakaryan linakwan Kanthi seneng ulat padhang tan nggresula Urun bau suku, penggalihan, apadene redana Kanthi dhasar karukunan

Mahanani bebrayan kang tata tentrem karta raharja

E.

Metode Pembelajaran Metode : Permodelan, Tanya jawab, Penugasan Model : Kegitan Pembelajaran a. Kegiatan Pendahuluan 1. Siswa merespon salam dan pertanyaan dari guru berhubungan dengan kondisi dan pembelajaran sebelumnya. 2. Siswa menerima informasi tentang keterkaitan pembelajaran sebelumnya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan. 3. Siswa menerima informasi kompetensi, materi tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan. 4. Siswa mengungkapkan pengalaman siswa dalam membaca geguritan. b. Kegiatan Inti 1. Guru sebagai model membacakan membaca geguritan tradisi gotong royong dengan intonasi, lafal, dan ekpresi yang tepat, 2. Guru menunjuk siswa untuk membaca geguritan didepan kelas dengan penuh percaya diri 3. Siswa dan guru bertanya jawab tentang isi geguritan dengan santun 4. Siswa memberikan pendapat tentang isi geguritan dengan santun 5. Siswa menjawab pertanyaan guru dengan santun c. Kegiatan Penutup 1. Siswa dan guru melakukan refleksi dengan menanyakan ke siswa hambatan yang dihadapi dalam menemukan ciri-ciri geguritan dari buku antologi geguritan 2. Guru bersama Siswa menyimpulkan pelajaran. 3. Pemberian tugas mencari geguritan melalui internet atau majalah berbahasa Jawa

F.

G. Teknik dan Bentuk Instrumen Teknik Pengamatan sikap Tes tertulis Bentuk Lembar pengamatan sikap Tes uraian

a.

Pengamatan sikap Lembar pengamtan sikap


T a n g g u n g j a w a b
M T M B M K B T M T M B M K

N o .

N a m a S i s w a

R e l i g i u s

J u j u r

S a n t u n

B T

M T

M B

M K

B T

B T

M T

2 3 .

b. Pedoman sikap Rubrik Sama sekali tidak menunjukan usaha sungguh-sungguh dalam melakukan kegiatan Menunjukan sudah ada usaha susngguh-sungguh dalam melakukan kegiatan tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten Menunjukan data usaha sungguhsungguh dalam melakukan kegiatan yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten Menunjukan adanya usaha sungguh-sungguh dalam melakukan kegiatan secara terusmenerus dan ajeg/konsisten c. Tes tertulis Tes uraian 1. Indikator soal a. Sisws dapat mengartikan kata-kata sulit dengan tepat b. Siswa dapat menyebutkan isi geguritan dengan tepat c. Siswa dapat menyebutkan nilai moral dalam geguritan Soal
1. Apa undheraning gagasan geguritan ing dhuwur? 2. Terangna tegese tembung-tembung iki! a. gotong royong b. kodrat c. prapteng d. telenging nala e. sepi ing pamrih rame ing gawe 3. Tulisna isine geguritan 4. Sebutna bebuden luhur kang kamot ing geguritan! 5. Apa wae pigunane gotong royong iku? Kunci

Ket.

1. Gotong royong/gotong royong 2. Tegesipun tembung: a. nyambut gawe bebarengan b. pepesthen, takdir c. tekan

d. jroning ati e. Nyamput gawe kanthi mempeng lan ora ngarep-arep pituwas /sembulih
3. Isinipun : Sampun dados kodratipun bilih gesang ing donya menika tansah gumantung tiyang sanes.Gotong royong kedah katindakaken kanthi manah iklas kanthi semboyan sepi ing pamrih rame ing gawe Kanthi makaten sedaya pakaryan saged rampung kanthi slamet Pakaryan ingkang katindakaken kanthi iklas badhe nuwuhaken karukunan lan katentreman 4. Kita kedah nengenaken kegotong royongan kangge nggayuh karukunan lan katentreman 5. Pigunanipun gotong royong antawisipun kangge njagi/ memetri : Karukunan, silaturahmi, katentreman, kasalarasan, persamaan derajad, lsp Pedoman Penilaian 1. Soal nomor 1 skor maksimal 2 2. Soal nomor 2 skor maksimal 5 3. Soal nomor 3 skor maksimal 5 4. Soal nomor 4 skor maksimal 4 5. Soal nomor 5 skor maksimal 4 Jumlah skor ideal 20 Rentang Nilai 10 100 NILAI AKHIR = Perolehan Skor Skor Maksimum (20) X Skor (100) Ideal =

Mengetahui Kepala Sekolah

16 Juli 2013 Guru Mata Pelajaran

..

BAHAN/MATERI BAHASA JAWA KELAS VII 1.1. Menanggapi geguritan tradisi gotong royong di lingkungan tempat tinggal Mengartikan kata-kata sulit dengan tepat, seperti gotong royong, dasanamane gotong royong, dll. Menyebutkan intisari geguritan dengan tepat, seperti apa yang harus diperhatikan ketika maca geguritan, dll. Menyebutkan nilai moral dalam geguritan, seperti kaitanya dengan Pancasila, dll Memberikan pendapat tentang isi geguritan dengan santun, seperti maksud macammacam puisi, dll. 1.2 Menanggapi tembang macapat tentang tradisi gotong royong di lingkungan sekolah Melagukan tembang macapat secara bersama-sama sesuai titilaras dengan percaya diri, seperti melagukan lagu pocung, dll Mengartikan kata-kata penting dalam syair tembang macapat dengan tepat, seperti mengerti dengan tepat maksud dari macampat, dll Menjawab pertanyaan isi tembang dengan santun, seperti dapat menjawat tembang macapat dengan tepat, dll Menuliskan isi tembang macapat dengan santun Bahasa Jawa krama, seperti dapat menulis maksud tembang macapat, dll. Mengindentifikasikan struktur metrum tembang dengan tepat, seperti mampu mengidentifikasi struktur tembang, dll

1.3 Menanggapi parikan - Mengartikan parikan dengan tepat, seperti mampu mengerti benar arti dari parikan, mengerti bentuk-bentuk parikan, dll. - Melengkapi kalimat parikan dengan tepat, seperti mengenal sampiran dan isi dalam membuat parikan, dll - Mengidentifkasikan ciri-ciri parikan dengan tepat, memahami dan bisa memberi contoh 6 macam bentuk parikan, dll. 1.4 Menanggapi cangkriman - Mengartikan cangkriman dengan tepat, mengerti yang dimaksud dengan cangkriman, dapat menyebutkan dan memberi contoh 5 macam bentuk cangkriman, dll. - Mencari contoh cangkriman, hafal dan memahami macam-macam cangkriman yang sudah pernah dibahas di kelas, dll. - Menyebutkan bentuk-bentuk cangkriman, dapat menyebutkan dengan tepat bentuk cangkriman, dll