Anda di halaman 1dari 1

BAB III KESIMPULAN Polusi udara atau pencemaran udar adalah masuknya atau dimasukkannya zat, energi, dan/atau

komponen lain ke dalam udara oleh kegiatan manusia, sehingga mutu udara turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan atau mempengaruhi kesehatan manusia. Polusi udara berdasarkan sumbernya di bagi menjadi indoor air pollution dan outdoor air pollution. Pencemaran udara dalam ruangan sangat berbahaya terhadap kesehatan. Sumber pencemaran udara dalam ruangan antara lain bangunan (misal; asbes), struktur bangunan (misal; ventilasi), bahan pelapis untuk urniture serta interior (pada pelarut organiknya), kepadatan hunian, kualitas udara luar rumah ( ambient air quality), radiasi dari !adon (!d), ormaldehid, debu, dan kelembaban yang berlebihan. Pencemaran udara luar ruangan paling banyak bersumber dari emisi kendaran dan sektor industri. "ahan pencemar udara antara lain sul urdioksida, carbon monoksida, nitrogen oksida, dan lain# lain. Polusi udara yang melebihi batas kemampuan alam untuk membersihkan dirinya dapat membahayakan kesehatan manusia dan juga dapat memberikan dampak yang luas terhadap lora, auna, dan ekosistem yang ada. $ampak pencemaran udara terhadap keseahatan dapat terjadi secara langsung (setelah terpajan) antara lain yaitu iritasi mata, iritasi hidung dan tenggorokan, serta sakit kepala, mual dan nyeri otot (fatigue), termasuk asma, hipersensitivitas pneumonia, lu dan penyakit%penyakit virus lainnya. Sedangkan gangguan kesehatan secara tidak langsung dampaknya dapat terjadi beberapa tahun kemudian setelah terpajan, antara lain penyakit paru, jantung, dan kanker, yang sulit diobati dan berakibat atal. &leh karena diperlukan upaya pengendalian dampak dari pencemaran udara baik dalam ruangan maupun luar ruangan (ambien).

'(