Anda di halaman 1dari 7

Sabtu, 03 Desember 2011

Makalah Kewirausahaan
KATA PENGANTAR

Assalamualaikum, W. W. Segala puji hanya mili Allah yang telah memberikan kita kesempatan untuk bisa bernafas dan menuntut ilmu. Sholawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada junjungan kita, Rasul Muhammad SAW, tanpa beliau, gelap dunia ini dari ilmu yang bermanfaat. Dalam fakta yang terjadi seorang wirausahawan ternyata dapat terbagi kedalam beberapa golongan sesuai dengan cara atau model usaha dan fungsinya. Ada yang memiliki ide usaha dibidang pemanfaatan suatu ilmu, bahkan ada juga yang berwirausaha dengan ide memecahkan masalah, dan itu dapat dijadikan ide untuk berwirausaha oleh seorang pengusaha yang kreatif. Pengelompokan ide ini, menarik minat kami untuk membahas untuk mengetahui lebih terperinci tentang model dan fungsi wirausaha tersebut yang kami tuangkan dalam makalah yang berjudul Fungsi Dan Model Peran Wirausaha. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang ikut membantu dan berperan dalam penulisan makalah ini, kami menyadari masih banyak kekurangan dalam penulisan makalah ini, maka dari itu kami sangat mengharapkan saran dan pesan demi kemajuan pengetahuan kami. Terima Kasih. Wassalamualaikum, W. W.

PENULIS

BAB I PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Dalam fakta yang terjadi seorang wirausahawan ternyata dapat terbagi kedalam beberapa golongan sesuai dengan cara atau model usaha dan fungsinya. Ada yang memiliki ide usaha dibidang pemanfaatan suatu ilmu, bahkan ada juga yang berwirausaha dengan ide memecahkan masalah, dan itu dapat dijadikam ide untuk berwirausaha oleh seorang pengusaha yang kreatif. Pengelompokan ide menarik minat kami untuk membahas untuk mengetahui lebih terperinci tentang model dan fungsi wirausaha. Maka atas dasar itu, kami mencoba menuangkan pikiran kami kedalam makalah ini, berdasarkan informasi yang kami dapat dari beberapa sumber terpercaya.

2. Tujuan
Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini kami rangkum dalam beberapa poin berikut ini : Menambah wawasan wirausaha bagi kami khususnya, umumnya bagi para pembaca, sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang mandiri. Sebagai pemenuhan tugas mata kuliah kewirausahaan.

3. Batasan Masalah
Pengertian fungsi dan model peran wirausaha Profil wirausaha Fungsi wirausaha Fungsi Makro

Fungsi Mikro

Kewirausahaan dalam konteks global

BAB II ISI

A.

Pengertian Wirausaha

Bekerja merupakan salah aktifitas yang kita lakukan untuk memperoleh penghasialan, selain bekerja kita dapat berwirausaha untuk mendapatkan penghasilan lebih. sebelum kita memulai sebuah usaha sebaiknya kita harus tahu yang dimaksud dengan wirausaha. Ada banyak pendapat yang mendefinisikan tentang wirausaha seperti dikutip pendapat dari beberapa tokoh berikut ini, 1. Peter F Drucker Kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (ability to create the new and different) . 2. Thomas W Zimmerer Kewirausahaan adalah penerapan kreativitas dan keinovasian untuk memecahkan permasalahan dan upaya memanfaatkan peluang-peluang yang dihadapi orang setiap hari. 3. Andrew J Dubrin
Seseorang yang mendirikan dan menjalankan sebuah usaha yang inovatif (Entrepreneurship is a person who founds and operates an innovative business).

4. Robbin & Coulter

Kewirausahaan adalah proses dimana seorang individu atau kelompok individu menggunakan upaya terorganisir dan sarana untuk mencari peluang untuk menciptakan nilai dan tumbuh dengan memenuhi keinginan dan kebutuhan melalui inovasi dan keunikan, tidak peduli apa sumber daya yang saat ini dikendalikan

5. Soeharto Prawiro, 1997 Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha (start-up phase) dan perkembangan usaha (venture growth). Namun dari beberapa pendapat diatas kami mencoba menarik kesimpulan bahwa wirausaha adalah kemampuan untuk berdiri sendiri, berdaulat, merdeka lahir dan bathin, sumber peningkatan kepribadian, suatu proses dimana orang mengejar peluang, merupakan sifat mental dan sifat jiwa yang selalu aktif dituntut untuk mampu mengelola, menguasai, mengetahui dan berpengalaman untuk memacu kreatifitas.

B.
berikut.

Profil Wirausaha

Menurut Roopke dikutip Suryana (2001) profil wirausaha dapat dijabarkan sebagai

1. Kewirausahaan Rutin (Wirt) Wirausaha yang melakukan kegiatan sehari-harinya cenderung menekankan pada pemecahan masalah dan perbaikan standar prestasi tradisional. Fungsi wirausaha rutin adalah mengadakan perbaikan-perbaikan terhadap standar tradisional, bukan penyusunan dan pengalo-kasian sumber-sumber. Wirausaha ini berusaha untuk menghasilkan barang, pasar, dan teknologi.

2. Kewirausahaan Arbitase Wirausaha yang selalu mencari peluang melalui kegiatan penemuan (pengetahuan) dan pemanfaatan (pembukaan). Kegiatan kewirausahaan ini tidak perlu melibatkan pembuatan

barang dan tidak perlu menyerap dana pribadi wirausaha, kegiatan-nya adalah spekulasi dalam memanfaatkan perbedaan harga jual dan harga beli.

3. Kewirausahaan Inovatif Wirausaha dinamis yang menghasilkan ide-ide dan kreasi-kreasi baru yang berbeda, ia merupakan promotor, tidak saja dalam memperkenalkan teknik dan produk baru, tetapi juga dalam pasar dan sumber pengadaan (pembekalan), peningkatan teknik manajemen, dan metode distribusi baru. Ia mengadakan proses dinamis pada produk, proses, hasil, sumber pembekalan, dan organisasi yang baru.

C.
mikro.

Fungsi Makro dan Mikro Wirausaha

Wirausaha mempunyai dua fungsi, kedua fungsi tersebut adalah fungsi makro dan fungsi

1. Fungsi Makro Secara makro wirausaha berperan sebagai penggerak, pengendali, dan pemacu perekonomian suatu bangsa. Di amerika serikat, eropa barat, dan negara-negara di asia, kewirausahaan menjadi kekuat-an ekonomi negara tertentu, sehingga negara-negara itu menjadi kekuatan ekonomi dunia yang kaya dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Hasil-hasil dari penemuan ilmiah, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi rekayasa telah menghasilkan kreasi-kreasi baru dalam produk barang dan jasa-jasa yang berskala global, yang merupakan hasil dari proses dinamis wirausaha yang dinamis. Bahkan para wirausahalah yang berhasil menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Peranan wirausaha melalui usaha kecilnya tidak diragukan lagi, karena ; a. Usaha kecil dapat memperkokoh pereko-nomian nasional melalui berbagai

keterkaitan usaha, seperti fungsi pemasok, fungsi produksi, fungsi penyalur, dan pemasar bagi hasil produk-produk industri besar. b. Usaha kecil dapat meningkatkan efisiensi ekonomi khususnya dalam menyerap

sumber daya yang ada, dapat menyerap tenaga kerja lokal, sumber daya lokal, dan meningkatkan sumber daya manusia menjadi wirausaha-wirausaha yang tangguh.

c.

Usaha kecil dipandang sebagai sarana pendistribusian pendapatan nasional, alat

pemerataan berusaha, dan pemerataan pendapatan, karena jumlahnya tersebar baik di perkotaan maupun di pedesaan.

2. Fungsi Mikro Secara mikro peran wirausaha adalah penanggung risiko dan ketidakpastian, mengombinasikan sumber-sumber ke dalam cara yang baru dan berbedauntuk menciptakan nilai tambah dan usaha-usaha baru. Dalam melakukan fungsi mikronya menurut marzuki usman (1977) secara umum wirausaha memiliki dua peran, yaitu sebagai penemu (innovator) dan sebagai perencana (planner).

a.

Innovator

Wirausaha berperan dalam menemukan dan menciptakan ; 1) Produk baru (the new product) 2) Teknologi baru (the new technologi) 3) Ide-ide baru (the new image) 4) Organisasi usaha baru (the new organization)

b.

Planner

Wirausaha berperan dalam merancang ; 1) Perencanaan usaha (corporate plan) 2) Strategi perusahaan (corporate strategy) 3) Ide-ide dalam perusahaan (corporate image) 4) Organisasi perusahaan (corporate organi-zation)

D.

Kewirausahaan Dalam Konteks Global


Dalam konteks persaingan global yang semakin terbuka sekarang ini, banyak Setiap negara dan bangsa harus bersaing dengan menonjolkan keunggulan sumber Sebaliknya negara-negara yang tidak memiliki keunggulan bersaing dalam sumber

tantangan yang harus dihadapi. dayanya, negara-negara yang unggul dalam sumber dayanya akan memenangkan persaingan. dayanya akan kalah dalam persaingan dan tidak akan banyak kemajuan yang dicapainya.

Negara-negara yang memiliki keunggulan bersaing adalah negara yang dapat

memberdayakan sumber daya ekonominya dan dapat memberdayakan sumber daya manusianya secara nyata. Sumber ekonomi dapat diberdayakan apabila sumber daya manusia memiliki keterampilan kreatif dan inovatif.
Diposkan oleh Elhadiization di 21.17 Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook