Anda di halaman 1dari 6

Resume FG-5 Anggota : - Evan Benedict - Nurfitriana Tri Utami -Arrief Rahman -Akhmad Muntako -Anggita Larasati

Biogeografi Global 1. Ekosistem terbagi menjadi 2 : a. Ekosistem Perairan b. Ekosistem Dataran 2. Ekosistem Dataran dibedakan berdasarkan Bioma, dan berdasarkan Formasi Vegetasi nya, terbagi atas : a. Bioma Hutan i. Hutan Hujan Daratan Rendah ii. Hutan Monsoon iii. Hutan Evergreen Subtropis iv. Hutan Gugur Daun v. Hutan Daun Jarum vi. Hutan Skelerofil b. Bioma Padang Rumput Dibagi dua : i. Padang Rumput Tinggi (Prairie) Cocok untuk dijadikan tempat perternakan. Vegetasinya adalah rumput dan tumbuhan liar ii. Padang Rumput Rendah (Stepa) Vegetasinya terdiri dari rumput kerbau, bunga matahari, gulma, semak-semak, dan pohon rendah atau pendek c. BIoma Savanna Terdapat di iklim tropis seperti Afrika, Amerika Selatan, dan Indonesia. i. Flora Vegetasinya padang , semak, sampai rumput. Dibagi lagi menjadi dua : 1. Hutan Kayu Savana 2. Thorntree-Tall-Grass Savanna ii. Fauna Terdapat bermacam-macam hewan yang hidup Contoh : Wildebeast, Hyena, dan Singa d. Bioma Gurun Bioma ini terletak di zona iklim kering tropis, subtropics, dan ioccupies the tropical,

subtropical, dan lintang sedang. Terbagi menjadi : i. Semi Gurun Beradaptasi dengan iklim dengan musim panas yang panjang Contoh : Pohon Xerofit dan Semak ii. Gurun Kering Contoh tumbuhan : Kaktus, semak berduri, dan hard grasses e. Bioma Tundra Tumbuhan yang hidup berciri kecil, bersemi, dan berbiji di musim panas yang singkat, serta mampu beradaptasi dengan musim yang ekstrim. Binatang yang hidup antara lain Burung Sandpiper, Caribou, dan Musk Oxen. Iklim di daerah tersebut sesuai untuk binatang-binatang tersebut. Berdasarkan letaknya, dibagi menjadi : i. Arctic Tundra Tumbuhan tumbuh selama musim panas yang singkat dengan waktu siang yang panjang ii. Alpine Tundra Tumbuhan dapat tumbuh di bawah zona bebatuan dan salju abadi 3. Ekosistm Dataran ditutupi oleh Tumbuhan. a. Berdasarkan Life Form-nya (Struktur,Ukuran dan Bentuk), dibedakan menjadi : i. Pohon Tumbuhan besar dengan satu batang utama, sedikit cabang di bagian bawah, bercabang di bagian atas membentuk kanopi ii. Semak Batang bercabang mulai dari pangkal dekat tanah, membentuk suatu massa daun yang dekat dengan permukaan tanah iii. Liana Tumbuhan berkayu, batang bersandar pada pohon dan semak (English ivy, poison ivy or oak, dan Virginia creeper) iv. Herba Tumbuhan tidak berkayu, pendek, batang lunak, mempunyai banyak variasi bentuk dan tipe daun v. Liken Simbiosis antara algae dan kapang(fungi), membentuk satu struktur tumbuhan b. Pembagian berdasarkan waktu hidup : i. Tumbuhan Annual Tumbuhan yang hanya hidup selama satu musim ii. Tumbuhan Perennial Tumbuhan yang jaringan berkayunya dapat bertahan selama setahun 4. Gradien ketinggian merupakan tingkat ketinggian atau elevasi permukaan bumi yang mempengaruhi iklim dan tipe ekosistem suatu wilayah. Semakin tinggi tingkat elevasi suatu wilayah akan mengakibatkan curah hujan lebih tinggi, dan suhui lebih dingin. Hal itu

menyebabkan terbentuknya zonasi ekosistem.

Ketinggian (m) 500-1000 1000-1500 1500-2000 2000-2500 2500-3000 3000-3500 3500-4000 Gurun semak

Tipe vegetasi

Curah hujan (mm per tahun) 120-150 250-300 300-500 460-600 560-860 800-900 Salju abadi

Padang rumput Woodland Western yellow pins Douglas fir forest Engelman spruce forest Alpine meadows

5. Ekosistem Dataran ini dipengaruhi oleh 2 faktor : a. Iklim Iklim dipengaruhi oleh. Presipitasi. i. Dipengaruhi : 1. Suhu dan tingkat presipitasi itu sendiri tergantung ketinggian dan overspace 2. Garis lintang Wilayah ekuator sampai tropic of cancer di Afrika terdapat empat iklim lintang rendah : a. Ekuator Basah b. Monsoon dan Trade-Wind-Coastal c. Tropis basah kering d. Tropis kering Untuk lintang menengah tinggi di wilayah Afrika dan Eurasia terdiri dari : a. Subtropis kering b. Kontinen rendah tundra mediteranean c. Hutan boreal Untuk wilayah Amerika terbagi menjadi :

a. Iklim daerah kering b. Daerah lembab b. Aktivitas Manusia i. Terdiri dari : 1. Pertanian 2. Penggembalaan 3. Penebangan hutan liar 4. Pembakaran hutan 5. Introduksi Flora dan Fauna asing 6. Penggunaan kayu bakar (Disebabkan karena kurangnya bahan bakar. Namun kekurangan tersebut dapat digantikan oleh kotoran, yang juga berdampak bagi produktivitas tanah) ii. Dampaknya 1. Penurunan luas hutan a. 13 Juta Hektar/Tahun b. 50% di Afrika, Amerika Selatan, dan Asia Tropis 2. Melepas CO2 3. Mengurangi tutupan tanah 4. Melepakan nutrien (Sehingga tanah kurang produktif dan kurang subur) 5. Menurunkan curah hujan 6. Meningkatkan suhu 7. Mengurangi laju Evapotranspirasi 8. Desertification a. Definisi Degradasi Dataran menjadi : i. Daerah Kering ii. Daerah Semi-Kering iii. Daerah Kering Lembab Sedang b. Ciri-Ciri : i. Tanah tidak memiliki lapisan humus ii. Salinitas tanah meningkat iii. Kerusakan tanaman iv. Penurunan iklim v. Penurunan Biodiversitas

Proses-Proses Biogeografi
Proses-proses biogeografi diantaranya adalah aliran energy dan materi di ekosistem. Dalam aliran ini terdapat 5 macam siklus yaitu : Jaring-jaring makanan- bagaimana energy makanan mengalir diantara organism dalam ekosistem. Dalam jarring-jaring makanan terdapat produsen primer dan decomposer. Fotosintesis dan respirasi Siklus karbon- aktivitas manusia mempengaruhi siklus karbon, menyebabkan konsentrasi karbondioksida pada penyimpanan karbon di atmosfer meningkat. Karbon mengalir di atmosefer dalam bentuk gas, cair, padat. Siklus nitrogen- siklus nitrogen terbagi menjadi 5 yaitu, Fiksasi, Ammonufikasi, Denitrifik, Asimilasi, Nitrifikasi Produktivitas primer bersih- tingkat akumulasi oleh produsen primer. Factor yang mempengaruhinya adalah lamanya siang hari, suhu udara dan tanah, serta ketersediaan air

Selain itu salah satu proses biogeogrefi adalah ekologi biogeografi. Factor yang mempengaruhi ekologi biogeografi adalah Kebutuhan air- tumbuhan dan hewan beradaptasi untuk menghadapi kondisi air yang melimpah atau sedikit. Adaptasi tumbuhan seperti yang dulakukan oleh kaktus. Dan adaptasi hewan seperti yang dilakukan oleh bunglon namaqua Suhu- suhu mempengaruhi proses fisiologi pada tumbuhan dan hewan. Iklim yang lebih hangat membutuhkan adaptasi untuk mendinginkan suhu tubuh Factor iklim- factor iklim ekologi yang mempengaruhi pola distribusi adalah intensitas cahaya, lamanya siang hari, lamanya musim pertumbuhan, dan intensitas durasi angin Factor geomorfik- yang mempengaruhi persebaran tumbuhan dan hewan adalah kemiringan lereng,, aspek lereng, dan relief Factor endafik- tanag dapat bervariasi di lokasi yang berbeda, maka ini akan mempengaruhi persebaran. Factor endafik meliputi ukuran partikel tanah, materi organic tanah, jumlah materi organic, dan sifat materi organic. Gangguan- dalam proses ekosistem terdapat gangguan seperti kebakaran, banjir dan angin kencang Interaksi diantara spesies- interaksi diantara spesies ada yang menguntungkan dan ada yang merugikan. Yang merugikan adalah kompetisi, predasi,parasitisme,herbivore, dan allelopati. Dan yang menguntukan adalah komensalisme, protocooperation dan mutualisme

Biogeografi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang keanekaragaman hayati berdasarkan ruang dan waktu. Sejarah biogeografi tersebut dibagi menjadi 6, yaitu evolusi, spesiasi, kepunahan, wilayah biogeografi, pola sebaran, dan penyebaran. Evolusi ini dapat terjadi jika ada seleksi alam, variasi, rekombinasi genetic baru, dan organism. Spesiasi adalah proses pembentukan spesies baru. Dapat terjadi spesiasi dengan cara Gene Flow, genetic drift, mutasi dan seleksi alam, serta isolasi yang mendukung terjadinya spesiasi. Kepunahan yaitu proses matinya suatu komunitas akibat perubahan lingkungan yang cepat. Wilayah biogeografi adalah wilayah yang dapat menentukan suatu keterkaitan antar komunitas. Jika batas suatu wilayah berdekatan, berarti memiliki sejarah evolusi yang mirip dan berkaitan memiliki keterkaitan. Pola sebaran adalah suatu pola yang dibuat karena jenjang

waktu ke waktu sehingga terjadi evolusi, spesiasi kepunahan, dan penyebaran. Terdapat 2 pola sebaran yaitu pola sebaran luas yang akan menyebabkan spesies kosmopolitan dan pola sebaran terbatas yang menyebabkan spesies endemic. Sedangkan penyebaran adalah kemampuan untuk berpindah lokasi. Salah satu proses biogeografi adalah dengan adanya suatu ekologi suksesi. Ekologi suksesi adalah kejadian dimana sebuah ekosistem melewati beberapa tahap untuk sampai ke kondisi klimaks. Suksesi terbagi menjadi 2 jenis, yaitu suksesi primer dan suksesi sekunder. Contoh dari suksesi pimer adalah tanah yang baru terbentuk. Proses pembentukannya terjadi secara alami. Sedangkan contoh dari suksesi sekunder adalah lahar gunung berapi yang menghilangkan atau mengubah komunitas yang ada. Ini menyebabkan terbentuknya suatu lingkungan baru lagi karena adanya gangguan. Selain itu juga ada suksesi autogenic yaitu suksesi yang terjadi tanpa bantuan dan dapat dihambat oleh angin, kebakaran, banjir, pembukaan lahan untuk pertanian, dan pembalakan. Proses biogeografi lainnya adalah biodiversitas. Biodiversitas adalah variasi dari kehidupan biologi. Aktivitas manusia dapat menyebabkan biodiversitas menurun. Kegiatan manusia memberikan dampak tersendiri terhadap siklus karbon. Kegiatan-kegiatan tersebut diantaranya pembakaran bahan bakar fosil dan perubahan penutupan lahan. Kegiatan pembakaran bahan bakar fosil menyebabkan CO2 terlepas ke udara dan menyebabkan pemanasan global. Kegiatan lainnya adalah perubahan penutupan lahan, contohnya pembukaan lahan hutan dan meninggalkan lahan pertaniannyya sehingga CO2 mudah diikat oleh atmosfer. Penginderaan jauh kebakaran dapat dilakukan dengan cara mencaro bright spot (pencitra panas pendeteksi kebakaran), tidak terlihat kalau tertutup oleh awan, smoke plume (identifikasi lokasi kebakaran), dan burn scars (mecari letak kejadian setelah peristiwa itu terjadi) serta dengan penutupan lahan.