Anda di halaman 1dari 6

V.

Liturgi Ragam Profesi (dengan pakaian dan gaya profesi) Prolog: Karena manusia sudah jatuh ke dalam dosa, maka hatinya selalu dikuasai oleh iblis sehingga manusia itu hanya mau memikirkan dirinya sendiri dan menganggap hanya dirinya yang baik di antara sesamanya, terlebih lagi karena dia mempunyai pekerjaan yang dapat memberikan keuntungan kepada orang lain. Manusia itu menjadi egois dan tinggi hati. Inilah liturgi beragam profesi. 1). Petani: Aku seorang petani yang pada mulanya dikatakan Tuhan dalam kitab Kejadian 3:17d Dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu maka aku mengerjakan tanah ini agar dari tanah yang kutanami padi dan tumbuh-tumbuhan lainnya dapat menghasilkan. Aku bekerja mulai dari pagi hingga sore dan tidak mengenal lelah. Aku mencangkul dan mengolah tanah supaya ada bahan makanan. Itu berarti pekerjaanku tepat sekali, dan kalau aku tidak ada, pastilah kalian tidak bisa makan. 2). Artis: (sambil menyanyikan satu kata lagu). Aduh teman-teman semua, nih penampilanku, akulah yang paling benar. Pekerjaanku menghibur orang dan aku selalu terhibur. Aku selalu diperlihatkan oleh khalayak ramai dan aku selalu membuat orang tertawa. Akulah public figure yang selalu bersih dan cantik sehingga membuat orang banyak simpatik. 3). Tukang Ojek: Memang, supir itu penting namun apakah supir dapat mengantar kamu sampai ke pelosok pelosok kampong? Hanya ojek yang bisa melalui jalan sempit maupun jalan setapak, apalagi kalau pulang orang rantau mau antar ke kampong yang tidak bisa dilalui mobil, biar juga mereka punya uang untuk bayar taksi tapi akulah yang antar mereka sampai ke tempat. 4). Pendeta: Saudara-saudari yang kekasih dalam Yesus Kristus, marilah kita sejenak merenungkan arti pekerjaan kita masing-masing . Perlu juga merenung mengapa kita ada di dunia ini, dan untuk apa kita tercipta di dunia ini yaitu supaya kita saling menolong dan melengkapi. Kalaupun kita memiliki profesi yang berbeda, itu semua adalah berkat Tuhan. Ingatlah saudara-saudara bahwa kita adalah ciptaan Tuhan. Dialah yang memberikan jabatan dan profesi dalam pekerjaan kita agar kita mengabdi kepadaNya melalui pekerjaan kita masingmasing. Kalaupun kita harus bekerja, syukurilah karena itu kita lakukan untuk kemuliaanNya saja agar apa yang kita kerjakan itu dapat menghasilkan sukacita bagi kita dan orang lain juga. Karena itu, janganlah kita menjadi sombong dan membanggakan diri, tetapi marilah kita merendahkan diri di hadapan Tuhan supaya kita ditinggikan karena ada tertulis dalam Yakobus 4:10 Rendahkanlah dirimu dihadapanNya maka ia akan meninggikan kamu. Marilah kita kerjakan dengan baik profesi kita tersebut karena Bapa di sorgapun masih bekerja seperti yang dikatakan Yesus dalam Johannes 5:17b; BapaKu bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga. Amin.

DRAMA NATAL: HADIAH YANG KEKAL


Nah, kakak-kakak yang lagi mikirin buat naskah drama Natal, mungkin yang satu ini juga bisa dipakai sebagai alternatif pilihan, atau sekedar sebagai pembangkit ide kakak-kakak. Selamat membaca. (sayang versi audionya nggak ketemu) HADIAH YANG KEKAL Ide cerita dan Naskah : Kak Yudi Prolog Si Cakep, Si Kaya, Si Gendut, Si Miskin sedang duduk (berpikir) ada yang melihat ke atas, ada yang bertopang dagu, ada yang memegangi dahinya, dsb) Narator Sebentar lagi Natal tiba. Beberapa anak sedang duduk dan mereka-reka bingkisan apa yang ingin mereka minta kepada papa-mama mereka sebagai hadiah di Hari Natal. BABAK I (Setting : Taman) (Para penari masuk ketika terdengar musik) Tarian : Feliz Navidad (Natal Tlah Tiba) (Para penari keluar, tiga anak berkostum aneh yang mewakili mainan pakaian dan coklat masuk panggung) Si Cakep (berdiri, maju ke depan dan melambaikan tangan ke penonton) Hai, teman-teman! Biasanya setiap Hari Natal tiba, saya pasti akan dibelikan sepatu dan baju baru oleh mama dan papaku. Baju & Sepatu: (kedua tangan ditarik di depan dada) Yess!! Anak-anak tidak pernah melupakan saya, setiap Tahun, bila Hari Natal tiba, mereka pasti akan minta dibelikan baju dan sepatu baru. Papa dan mama mereka sampai mengeluarkan uang banyak untuk membeliku. (berhenti sebentar) Tapi sayang..saya hanya dipakai beberapa kali saja, setelah itu saya hanya disimpan di dalam lemari sampai saya menjadi butut dan rusak! Kalau udah begitu, pasti saya cuma dijadikan lap atau kain pel Si Kaya (berdiri, membusungkan dada dan menepuk dada) Kalau Saya, setiap Hari Natal tiba, saya pasti mendapat mainan yang bagus dan yang paling mahal, karena Mama dan Papa belinya di Mega Mall yang keren. Eh, pernah juga loh, dibeli dari luar negeri.EmmPapaku kan kolor melorot, eh salah, kolong merat, eh salah lagiapa sih temen-temenya, itu. Konglomerat! Mainan (Menyenggol sepatu dan baju dengan gaya mencibir) Hei, bukan kamu saja yang disukai anakanak, karena model saya beraneka ragam, tapi.saya sering dibanting dan dirusak oleh mereka, yachnggak awet juga!

Si Gendut Nah, kalau saya maunya minta coklat yang u..enak! Silver queen, tobleron, cadsburry..ah, kalau itu sih udah bosen. Pokoknya, saya mau coklat yang istimewa di Hari Natal tahun ini. Coklat Ih, saya paling mahal harganya, lho! Apalagi kalau di import dari luar negeri dan rasanya enak sekali!! Tapi sayang, saya tidak bisa disimpan lama nanti bisa rusak dan kalau sudah masuk mulut anak-anak itu, saya jadi lembek dan jelek, lalu habis ditelan mereka. Iya, yach, ternyata saya juga tidak bisa awet seperti hadiah yang lainnya! Oh, sedihnya. (pasang wajah cemberut) Si Miskin Kalau saya , sich, maunya hadiah yang nggak habis-habis, nggak pernah rusak sampai saya besar nanti dan saya nggak perlu beli, jadi gratis aja! Soalnya, papa dan mama lagi nggak punya uang untuk beli hadiah yang mahal-mahal. Si Cakep+Kaya+Gendut (mencibir dan mengejek sambil mengacungkan jari telunjuknya dan menggoyangkan tangannya dari atas ke bawah) Aduhkasihan deh, lo Si Cakep Masa mau minta hadiah yang nggak habis-habis, nggak pernah rusak dan nggak usah beli Si Kaya Mana ada hadiah seperti itu? Si Gendut Iya, biar sampai dunia ini persegi, nggak bakalan kamu dapat! Si Miskin (tangan bersedakep di depan dada dan memandang ketiga anak itu lalu tersenyum) Kita lihat aja, nanti ! Narator Itulah yang dipikirkan mereka. Satu hadiah yang tidak akan rusak, tidak akan habis dan tetap mereka miliki sampai selama-lamanya.Kalian tahu, hadiah apakah itu??? Babak 2 Si Murung (duduk menekuk lututnya dan meletakkan dagunya di atas kedua lututnya dengan wajah sedih) Hadiah Natal? Mungkin itu tinggal kenangan. Dulu Mama-Papa selalu ingat membelikanku hadiah untuk Hari Natal. Tapi sekarang.jangankan hadiah, mereka bahkan tidak ingat padaku lagi Si Miskin Hai, teman. Kenapa kau kelihatan sedih. Bukankah seharusnya kamu bersukacita menyambut hari kelahiran Yesus.. Si Murung

Aku kehilangan papa-mamaku Si Miskin Apa? Kehilangan papa-mama? Maksudmu mereka sudah meninggal? Si Murung Tidak, mereka tidak meninggal. Tetapi mereka terlalu sibuk untuk mengingatku lagi. Senin sampai Sabtu sibuk kerja mencari uang. Minggu mereka sibuk di gereja, katanya sih, pelayanan. Aku sering ditinggal sendirian. Sekarang, Hari Natal pun mereka tidak ingat untuk membelikanku hadiah Si Miskin Ya, sudah. Aku akan menemanimu sekarang. Kamu tidak perlu bersedih, bukankah masih banyak hal lain yang bisa membuat kita senang, misalnya lagu Natal yang merducerita Natal yang indahdan tarian Natal yang ceria. TARIAN HYMNE OF JOY (Kesukaan bagi Dunia) Si Murung (berdiri dan menatap Si Miskin) Tunggu! Kau ingat tentang Yesus? Si Miskin (tersenyum) Ya, tentu. Aku sangat mengasihi Yesus. Si Murung Bukan itu maksudku, tetapi kau.Kau seperti Yesus!! Yesus yang kudengar di Sekolah Minggu. Yesus yang mengasihi semua manusia: yang sakit, yang susah, yang menderita, dan yang kesepian seperti aku ini Si Miskin Oh, ya? (menutup mulutnya dengan telapak tangan) Ya, Tuhan. Kenapa aku tidak menyadari kalau aku sudah mendapatkan hadiah yang kekal itu.. Si C+K+G Apa? Kau sudah mendapatkan hadiah itu!? Si Miskin Benar, teman-teman. Aku sudah mendapatkan hadiah yang kekal itu. Dia tidak bisa rusak, tidak pernah habis dan akan menjadi milikku sampai aku besar nanti, bahkan sampai selamanya.. Si Gendut Wah, hebat! Kalau gitu bagi dooong Si Kaya Hei, gendut. Aku duluan

Si Cakep (menarik kedua temannya) Aku dong yang duluan. Tadi kan yang keluar panggung aku duluan Si Miskin TenangSebenarnya kita semua bisa memilikinya. Hadiah yang kekal itu adalah Yesus. Allah Bapa telah memberikan-Nya kepada kita sebagai hadiah yang kekal. Si Murung Ya, karena begitu besar kasih Allah kepada kita, maka Ia mengaruniakan Yesus kepada kita supaya kita selamat dan beroleh hidup kekal (menengok si Miskin) Begitu kan? Si Miskin (mengacungkan jempol) Hadiah itu bisa kalian miliki, bila kalian mau menerima Dia dalam hati kalian Si Kaya Aku mau Si Cakep Aku mau Si Gendut Aku juga Si Miskin Nah, hadiah yang termahal, terindah dan kekal selama-lamanya tidak kita dapatkan di dunia ini, tetapi telah diberikan oleh Allah, yaitu pada malam Natal ketika Yesus turun ke dunia untuk menyelamatkan kita semua Epilog Narator Nah, adik-adik. Ternyata hadiah yang kekal itu adalah Tuhan Yesus sendiri. Semua hadiah di dunia ini akan rusak dan musnah, tetapi Yesus akan menjadi milik kita sampai selamalamanya. Amin. Theme Song Di antara yang indah Dialah terindah Di antara yang mulia Dia lebih mulia Dia tak akan pudar dan tak kan pernah musnah Dialah Yesus, Hadiah dari Sorga Dia diberikan kepada kita Sbagai anugrah dari Allah Bapa Untuk tebus dosa kita semua Bagi kita yang percaya pada-Nya Di antara yang indah Dialah terindah Di antara yang mulia Dia lebih mulia

Dia tak akan pudar dan tak kan pernah musnah Dialah Yesus, Hadiah dari Sorga Dialah Yesus, Hadiah yang kekal Dialah Yesus, untuk kita semua

CATATAN: Setting Panggung Taman dengan beberapa tanaman hias dan lampu taman Perlengkapan & Tokoh: 1.Si Cakep: (Perempuan, centil dengan pakaian pesta putih dan pita rambut merah) 2.Si Kaya: (Laki-Laki, berdasi, pakai jas, gayanya sedikit sombong) 3.Si Gendut: (Laki-laki, gendut dengan pakaian warna-warni cerah) 4.Si Murung: (Laki-laki, berpakaian santai dengan topi) 5.Si Miskin: (Perempuan, pakaian sederhana, ceria, penuh senyum) 6.Baju & Sepatu : Kostum bentuk sepatu atau baju atau bisa juga dibuat dari karton 7.Mainan: Kostum bentuk mobil, boneka, dsb..dari karton 8.Coklat: Kostum bentuk coklat dari karton, bisa ditempeli iklan coklat 9.Dua team penari untuk lagu Feliz Navidad dan Hymne of Joy Drama bisa diakhiri setelah epilog, tetapi bisa juga diakhiri dengan menyanyikan lagu tema bersama seluruh pemain drama dan penari. Selamat berlatih. Tuhan memberkati. Selamat Natal..