Anda di halaman 1dari 14

TUGAS MATERIAL TEKNIK MATERIAL SELECTION RANGKA SEPEDA GUNUNG

Adiputra Noviarman 06312038 Juliandisaa Helia Reliadi 06312094 Nisrina Kemala Dewi 06312103 Widya Tri Astuti 063120105 Vita Pangestika 06312120

Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri Universitas Trisakti Jakarta 2013

LAPORAN TUGAS
Rangkuman Kegiatan Dan Konstribusi Anggota Untuk Tugas Terstruktur ini dengan Topik: Material Selection , dalam kurun waktu 3 hari ini kelompok kerja melakukan bebrapa pembagian tugas, masing-masing memberikan kostribusi yaitu: Tugas Mencari bahan mengenai sifat kimia, sifat fisis dari bahan Titanium, mencari gambar sepeda bahan titanium Mencari bahan mengenai sifat mekanik dan sifat teknologi dari bahan Titanium. Mencari bahan mengenai sifat fisis dan teknologi dari bahan Carbon Fiber. Membuat pengaturan dan penambahan/koreksi detail informasi setiap bagian pada pengolahan Microsoft Word. Mencari bahan mengenai sifat mekanik, sifat kimia dari bahan Carbon Fiber Mencari bahan mengenai aspek keterbuatan, aspek estetika, dan aspek lingkungan operasi kedua bahan Mencari bahan mengenai pertimbangan ekonomi, gambar rangka sepeda carbon fiber Vita Pangestika 06312120 Widya Tri Astuti 063120105 Nisrina Kemala Dewi 06312103 Juliandisaa Helia Reliadi 06312094 Kontributor Adiputra Noviarman 06312038

TITANIUM
SIFAT-SIFAT Sifat mekanik Titanium merupakan bahan yang sangat bagus untuk membangun sebuah frame, dan memberikan kombinasi terbaik antara daya tahan dan bobot. Tingkat kekakuan dan kepadatan titanium hampir sama dengan baja. Frame titanium membutuhkan diameter tube lebih lebar daripada baja namun tidak sebesar aluminum. Titanium sangat tahan terhadap karat dan sangat ringan tetapi kuat. Pesepeda berbadan gemuk/besar juga dapat menggunakan frame dengan bahan ini secara nyaman dan aman. Biasanya frame titanium dicampur 3%-6% aluminum dan 2,5%-4% vanadium hingga mencapai kombinasi terbaik.

Sifat teknologi Titanium di alam berbentuk bijih seperti rutil (TiO2) dan ilmenit (FeTiO3). Meskipun melimpah di bumi, tetapi untuk mendapatkan unsur ini harus melalui proses yang panjang dan biaya yang mahal. Salah satu cara yang digunakan dalam proses pembuatan titanium adalah Metode Kroll yang banyak menggunakan klor dan karbon. Hasil reaksinya adalah titanium tetraklorida yang kemudian dipisahkan dengan besi triklorida dengan menggunakan proses distilasi. Senyawa titanium tetraklorida, kemudian direduksi oleh magnesium menjadi logam murni. Lalu, udara dikeluarkan agar logam yang dihasilkan tidak dikotori oleh unsur oksigen dan nitrogen. Sisa reaksi adalah antara magnesium dan magnesium diklorida yang kemudian dikeluarkan dari hasil reaksi menggunakan air dan asam klorida sehingga meninggalkan spons titanium. Spon ini akan mencair dibawah tekanan helium atau argon yang pada akhirnya membeku dan membentuk batangan titanium murni. Sifat fisis Titanium merupakan logam transisi yang bewarna putih keperakan. Titanium bersifat ringan dan kuat sehingga Tidak memiliki masa kelelahan. Selain itu, titanium memiliki massa jenis yang rendah, keras, tahan karat, dan mudah diproduksi. Titanium juga tidak larut dalam larutan asam kuat dan tidak reaktif di udara karena memilki lapisan oksida dan nitrida sebagai

pelindung. Logam ini tahan pengikisan 20 kali lebih besar daripada logam campuran tembaga nikel. Batu permata titania lebih tampak cemerlang dari intan apabila dipotong dan dipoles dengan baik. Titanium mengkilap, berwarna putih metalik seperti perak. Titik leleh 660.37C, titik didih 2467C. Massa jenisnya 2,7 g/ml, ringan dan kuat. Dapat ditarik (jadi seperti kawat) dan ditempa (seperti lempengan). Merupakan konduktor yang baik, dan lebih murah dibandingkan perak atau tembaga.

Pada sistem periodik terletak pada golongan IVB dan periode 4. Nomor atom titanium adalah 22 dengan massa atom relatifnya adalah 47,88 gr/mol. Titanium memiliki titik lebur 1.660*C dan titik didih 3.287*C.

Sifat kimia Tahan korosi, Paramagnetik Reaksi dengan Air

Titanium akan bereaksi dengan air membentuk Titanium dioksida dan hydrogen. Ti(s) + 2H2O(g) TiO2(s) + 2H2(g)

Reaksi dengan Udara

Ketika Titanium dibakar di udara akan menghasilkan Titanium dioksida dengan nyala putih yang terang dan ketika dibakar dengan Nitrogen murni akan menghasilkan Titanium Nitrida. Ti(s) + O2(g) TiO2(s) 2Ti(s) + N2(g) TiN(s)

Reaksi dengan Halogen

Reaksi Titanium dengan Halogen menghasilkan Titanium Halida. Reaksi dengan Fluor berlangsung pada suhu 200C. Ti(s) + 2F2(s) TiF4(s) Ti(s) + 2Cl2(g) TiCl4(s) Ti(s) + 2Br2(l) TiBr4(s) Ti(s) + 2I2(s) TiI4(s) Reaksi dengan Asam

Logam Titanium tidak bereaksi dengan asam mineral pada temperatur normal tetapi dengan asam hidrofluorik yang panas membentuk kompleks anion (TiF6)32Ti(s) + 2HF (aq) 2(TiF6)3-(aq) + 3 H2(g) + 6 H+(aq) Reaksi dengan Basa

Titanium tidak bereaksi dengan alkali pada temperatur normal, tetapi pada keadaan panas.

ASPEK-ASPEK 1. Aspek Keterbuatan: The 2010 X Ti, diproduksi oleh Titus, adalah sepeda gunung suspensi penuh. Ini memiliki 26 roda inci, standar bagi banyak sepeda gunung. Ukuran ban ini lebih manuverable. Namun, satu set yang lebih besar dari roda memiliki rolling resistance kurang dan mungkin lebih mudah untuk menyingkirkan akar, batu, dan kendala lainnya. The 2010 Titus X Ti dijual dalam ukuran bingkai berikut: LG (19 "-21"), MD (17 "-19"), SM (15 "-17"), XL (21 "-23"), XS (13 "-15"), dan XXS (-13 "). Sebagian besar berat sepeda ditetukan oleh frame. The 2010 X Ti memiliki frame titanium yang menyerap kejutan seperti baja dan mereka ringan seperti aluminium. mereka biasanya lebih mahal daripada daripada material biasa.

2.

Aspek Estetika:

Sepeda ringan yang juga merupakan perpaduan antara jenis sepeda XC [Cross Country] dan juga DH [Down Hill]. Desain sepeda ini juga sudah dikhususkan untuk melintasi alam yang lumayan berat seperti di dalam hutan, menaiki atau menuruni bukit, menjelajah medan offroad, hingga melintasi jalanan berbatu. Sepeda ini memiliki 2 suspensi untuk menahan guncangan yang akan terasa sedikit lebih berat disbanding dengan medan medan lainnya. Suspensi yang digunakan pada sepeda ini bertujuan untuk menambah ketahanan dan juga kenyamanan bagi para penggunannya..

3.

Aspek Lingkungan Operasi:

Rangka sepeda dari bahan logam seperti baja, aluminium, dan titanium, membutuhkan biaya energi yang mahal. Namun, rangka yang terbuat dari bahan ini lebih tahan lama dan dapat didaur ulang.

PERTIMBANGAN EKONOMIS Sepeda gunung dari Titanium Harga frame Titanium dulunya mahal sekali, tetapi sekarang harganya telah turun menjadi terjangkau untuk sebagian pesepeda gunung. Harganya sudah turun sejak beberapa tahun belakang ini karena material ini termasuk kelas yang eksotik. Harga rangka menjadi sangat mahal karena proses membuatnya rumit (menyambung rangka). Pada dasarnya titanium adalah logam campuran antara vanadium dan aluminimum. Rangka titanium jarang digunakan untuk model dual suspension. Titanium sebanding dengan aluminium dalam hal berat jenisnya tapi sekuat Chromoly. Kelemahan Titanium ada di sambungan / sendi nya. Jadi pastikan untuk membeli frame Titanium yang berkualitas. Terutama kualitas pengelasan nya. Keunggulan lain titanium bersifat lentur,sehingga dengan desain yang baik akan berfungsi meredam getaran. Tetapi Tingkat kekakuan setengahnya dari baja dan Sangat sulit untuk diperbaiki.

CARBON FIBER (SERAT KARBON)


SIFAT-SIFAT

Sifat Mekanik Juga disebut composite, berupa campuran benang-benang karbon dan epoxy resin. Seperti fiberglass namun dengan campuran benang-benang karbon. Carbon fiber kuat dan ringan dan karena pabrik dapat memutuskan mengenai arah penggunaan fiber, frame dapat dibuat kaku dan frame lain dibuat elastis. Mudah dibentuk bahkan bisa dibuat bentuk frame yang eksotis juga sangat ringan namun kuat tetapi pada saat pembuatan dapat telalu kaku atau terlalu lentur.

Sifat teknologi
Carbon Fiber (serat karbon), sebagai alternatif grafit serat, karbon grafit atau CF,merupakan bahan yang sangat tipis yang terdiri dari serat sekitar 0,005-0,010 mm dan sebagian besar terdiri dari karbon atom. Atom karbon terikat bersama dalam kristal mikroskopis yang lebih atau kurang sejalan sejajar dengan sumbu panjang serat. The alignment kristal membuat serat yang sangat kuat untuk ukurannya. Beberapa ribu serat karbon yang terbelit bersama untuk membentuk sebuah benang , yang dapat digunakan dengan sendirinya atau ditenun menjadi kain. Carbon Fiber memiliki pola yang berbeda banyak menenun dan dapat dikombinasikan dengan resin plastik dan luka atau dibentuk untuk membentuk material komposit seperti plastik yang diperkuat serat karbon (juga dirujuk sebagai serat karbon) untuk menyediakan bahan kekuatan-to-weight ratio tinggi. K epadatan serat karbon ini juga jauh lebih rendah dari kepadatan dari baja, sehingga ideal untuk aplikasi yang memerlukan berat badan rendah. Sifat serat karbon seperti kekuatan tarik tinggi, berat badan rendah, dan ekspansi termal rendah membuatnya sangat populer di ruang angkasa, teknik sipil, militer, dan olahraga motor, bersama dengan olahraga kompetisi lainnya. Namun, relatif mahal jika dibandingkan dengan bahan mirip seperti fiberglass atau plastik. Carbon Fiber sangat kuat ketika diregangkan atau bengkok, tapi lemah ketika tekanan atau terkena shock tinggi (misalnya bar serat karbon sangat sulit untuk membungkuk, tetapi akan retak mudah jika dipukul dengan palu).

Sifat Fisis Karbon serat yang berasal dari Polyacrylonitrile (PAN) adalah turbostratik, sedangkan serat karbon yang berasal dari lapangan mesophase adalah graphitic setelah perlakuan panas pada suhu melebihi 2.200 C. turbostratik serat karbon cenderung memiliki kekuatan tarik tinggi, sedangkan serat karbon-pitch mesophase yang diturunkan dari dipanaskan mempunyai nilai modulus Young tinggi dan konduktivitas termal yang tinggi.

Sifat kimia Sifat-sifat fiber-carbon, yaitu sebagai berikut : 1. Densitas karbon cukup ringan yaitu sekitar 2,3 g/cc. 2. Struktur grafit yang digunakan untuk membuat fiber berbentuk seperti kristal intan. 3. Mempunyai karakteristik yang ringan, kekuatan yang sangat tinggi, kekakuan (modulus elastisitas) tinggi, tahan korosi 4. Memisahkan bagian yang bukan karbon melalui proses 5. Terdiri dari + 90% karbon 6. Dapat dibuat bahan turunan : grafit yang kekuatannya dibawah serat karbon 7. Diproduksi dari Polyacrylnitril (PAN), melalui tiga tahap proses, yaitu sebagai berikut: a. Stabilisasi = Peregangan dan oksidasi. b. Karbonisasi = Pemanasan untuk mengurangi O, H, N c. Grafitisasi = Meningkatkan modulus elastisitas.

ASPEK-ASPEK 1. Aspek Keterbuatan: Bentuk kerangka yang terbuat bahan komposit serat karbon (Carbon Fiber Reinforced Plastic) dan menggunakan shock breaker (peredam goncangan). Sedangkan ban yang dipakai adalah yang memiliki kemampuan untuk mencengkeram tanah dengan kuat. Sepeda gunung memiliki 18-30 gear pindah yang berguna untuk mengatur kecepatan dan kenyamanan dalam mengayuh pedalnya. Sepeda gunung dengan 30 gear berarti memiliki crankset depan dengan 3 piringan dan cassette sprocket dengan 10 piringan, sehingga 3 x 10 = 30 tingkat kecepatan yang berbeda. 2. Aspek Estetika:

Rangka yang kuat, memiliki suspensi, SRAM komponen transmisi menjamin kecepatan shifter stabil dan kecepatan cukup cepat. Didesain agar efisien dan optimal pada saat mengayuh ditanjakan, di jalan aspal hingga jalan tanah pedesaan. Berat relatif ringan, sehingga pengendara sepeda yang lebih baik dapat menguasai orientasi, dan membawanya lebih mudah.Serta ketahanan dan kenyamanannya untuk dikendarai. Dan juga dapat digunakan sebagai atraksi lompatan tinggi dan atraksi atraksi ekstrim lainnya. Seat bisa disesuaikan, dan pelana juga lembut sehingga cocok untuk perjalanan jauh. 3. Aspek Lingkungan Operasi:

Tidak semua orang tahu rangka sepeda terbuat dari beragam bahan. Jika Anda menemukan sepeda dengan rangka terbuat dari serat karbon. Pembuatan dan pencetakan bahan ini menghasilkan limbah racun. Rangka yang terbuat dari bahan ini juga tak tahan lama dibanding jenis bahan lainnya dan sulit diperbaiki.

PERTIMBANGAN EKONOMIS

Serat Sarbon (Carbon Fiber) terbuat dari campuran antara benang karbon dan epoxy resin. Kelenturannya bisa di atur sesuai dengan kebutuhan dan tahan terhadap korosi. Bobotnya cukup ringan dan kekuatannya bisa dikendalikan. Harganya terbilang sedang, tidak terlalu mahal atau terlalu murah. Kekurangannya adalah mudah rusak, gampang retak dan pecah jika kena benturan keras serta ada jangka waktunya. Selain itu, bahan ini tidak tahan api atau panas yang tinggi.

Termasuk frame kategori Top Level, karena frame ini dibuat dengan teliti tiap sambungan antar main tube, side tube dan top tube yang nyaris tidak terlihat. Kelemahan frame dengan bahan dasar ini tidak sekuat alloy, sehingga sangat rapuh jika jatuh, pada kondisi ekstrim bisa patah. Banyak pabrikan telah menerapkan teknologi monocoque construction, yaitu dengan frame dibuat dengan cara di cor. Pembalap sepeda professional banyak yang menggunakan frame jenis ini.

DAFTAR PUSTAKA
http://aghnanisme.blogspot.com/2012/10/titanium-keberadaan-sifat-fisis.html http://aghnanisme.blogspot.com/2012/10/titanium-keberadaan-sifat-fisis.html http://answers.yahoo.com/question/index?qid=20111001061028AA5scAT http://bilangapax.blogspot.com/2011/02/titanium-dan-paduannya_09.html http://answers.yahoo.com/question/index?qid=20111001061028AA5scAT http://describe-kyvlan.blogspot.com/2013/03/sifat-fisik-sifat-teknologi-dan-sifat.html http://bilangapax.blogspot.com/2011/02/titanium-dan-paduannya_09.html http://mountain-bikes.findthebest.com/l/567/2010-Titus-X-Ti
http://arcc-mtbers.blogspot.com/2012/05/jenis-dan-bahan-rangka-sepeda-mtb.html http://gunungsepeda.blogspot.com/2012/09/panduan-pembelian-sepada.html#more

http://jingtian.en.alibaba.com/product/509650179220488018/30_Speed_Carbon_Fiber_M untain_Bike.html https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=5&cad=rja&ved=0F M rIGuknsvg&sig2=apj3wAeMZmbo6BmOJ_-R8A&bvm=bv.58187178,d.bmk http://matoa.org/pilih-sepeda-ramah-lingkungan/ http://gowesbike.com/blog/cara-memilih-frame-sepeda-yang-tepat http://jingtian.en.alibaba.com/product/509650179220488018/30_Speed_Carbon_Fiber_Mountain_Bike.html


http://arcc-mtbers.blogspot.com/2012/05/jenis-dan-bahan-rangka-sepeda-mtb.html http://gunungsepeda.blogspot.com/2012/09/panduan-pembelian-sepada.html#more

Anda mungkin juga menyukai