Anda di halaman 1dari 20

REFERAT

OTITIS MEDIA AKUT

Penyusun : Annisa Nadira 1102010311

Pembimbing: dr. Andi F, Sp.THT- !, ". es

epani#eraan $ini% &$mu Te$inga Hidung Tengg'r'% RS( T . && ) ". R&*+AN "E(RA SA Peri'de , -anuari . / Februari 2010 Fa%u$#as ed'%#eran (ni1ersi#as 2ARS&

BAB I PENDAHULUAN

3#i#is media a%u#, '#i#is media a%u# ada$a4 peradangan pada #e$inga #enga4 yang bersi5a# a%u# a#au #iba-#iba.617 3#i#is media a%u# merupa%an sa$a4 sa#u %e$ainan #e$inga #enga4 yang pa$ing sering di#emu%an #eru#ama pada ana%-ana%. "es%ipun masi4 da$am pene$i#ian da$am pen8ega4an dan #erapi, ang%a %e9adian penya%i# ini #erus mening%a#.Se%i#ar 2: 9u#a 'rang per#a4un mengun9ungi d'%#er a%iba# '#i#is media a%u#. &n5e%si pada #e$inga ini merupa%an diagn'sis yang pa$ing sering di#ega%%an pada ana% di Ameri%a dan diagn'sis %edua #ersering da$am %ed'%#eran menye$uru4. ;ayi dan ana% beresi%' pa$ing #inggi #erin5e%si '#i#is media a%u#, dengan ang%a %e9adian pada ana% berusia 1 #a4un se%i#ar ,2<, sedang%an ana%-ana% berusia 3 #a4un se%i#ar /3<.627 *i Ameri%a Seri%a#, diper%ira%an=:< ana% menga$ami minima$ sa#u epis'de '#i#is media sebe$um usia 3 #a4un dan 4ampir se#enga4 dari mere%a menga$ami #iga %a$i a#au $ebi4. &nsiden 3#i#is media a%u# #er#inggi #er9adi pada usia 2 #a4un per#ama %e4idupan, dan yang %edua pada >a%#u berusia : #a4un bersamaan dengan ana% masu% se%'$a4 &nsiden ini 8enderung menurun pada ana% dengan usia $ebi4 dari , #a4un. 3#i#is "edia A%u# a#au 63"A7 banya% #er9adi pada ana% %arena sumber in5e%si dari #engg'r'% a#au pi$e% yang #er9adi #erus menerus.637 &nd'nesia sebagai negara ber%embang per$u memper4a#i%an masa$a4 %ese4a#an ini,namun 4a$ ini #ida% didu%ung dengan penda#aan yang 9e$as #en#ang insidensi '#i#is media a%u# i#u sendiri. *a#a yang didapa# dari Pr'5i$ ese4a#an *inas ese4a#an '#a ;e%asi, 3#i#is "edia A%u# 63"A7 se$a$u ada pada 20 besar penya%i# dengan insidensi #ersering. Penyebab 3"A dapa# berupa 1irus a#au ba%#eri. Pada 2:< pasien, #ida% di#emu%an mir''rganisme penyebabnya. ?irus di#emu%an pada 2:< %asus dan %adang mengin5e%si #e$inga #enga4 bersama ba%#eri.607

BAB II ANATOMI DAN FISIOLOGI TELINGA

II.1.

Anatomi Telinga (n#u% mema4ami #en#ang gangguan pendengaran per$u di%e#a4ui dan dipe$a9ari ana#'mi

#e$inga dan 5isi'$'ginya. Te$inga #erdiri dari #iga bagian@ #e$inga $uar, #enga4, dan da$am. ;agian $uar dan #enga4 #e$inga menya$ur%an ge$'mbang suara dari udara %e #e$inga da$am yang berisi 8airan, un#u% memper%ua# energi suara da$am pr'ses #ersebu#.6:7

II.1.1. Anatomi Telinga Luar Te$inga $uar #erdiri dari pinna 6bagian daun #e$inga, auricula7, meatus auditorius eksternus 6$iang #e$inga7, dan membrana #impani 6gendang #e$inga7. Pinna, sua#u $empeng #u$ang ra>an e$as#in #erbung%us %u$i#, yang ber5ungsi mengumpu$%an ge$'mbang suara dan menya$ur%annya %e $iang #e$inga. *aun #e$inga se8ara parsia$ mena4an ge$'mbang suara yang mende%a#i #e$inga dari ara4 be$a%ang, dengan demi%ian memban#u sese'rang membeda%an apa%a4 suara da#ang dari ara4 depan a#au be$a%ang.6,7 !iang #e$inga berben#u% 4uru5 S dengan rang%a #u$ang ra>an pada seper#iga bagian $uar, sedang%an dua per#iga bagian da$am rang%anya #erdiri dari #u$ang. Pada seper#iga bagian $uar %u$i# #e$inga #erdapa# banya% %e$en9ar serumen. e$en9ar %eringa# #erdapa# pada se$uru4 %u$i# $iang #e$inga. Pada duaper#iga bagian da$am 4anya sedi%i# di9umpai %e$en9ar serumen. 6:7

II.1. . Anatomi Telinga Tenga! "embran #impani yang #eregang menu#upi pin#u masu% %e #e$inga #enga4. "embran #impani berben#u% bundar dan 8e%ung bi$a di$i4a# dari ara4 $iang #e$inga dan #er$i4a# 'b$i% #er4adap sumbu $iang #e$inga. ;agian a#as disebu# pars 5$a%sida sedang%an bagian ba>a4 disebu# pars #ensa.6,7 ;ayangan pen'n9'$an bagian ba>a4 ma$eus pada membran #impani disebu# sebagai

umb'. *ari umb' bermu$a sua#u re5$e%s 8a4aya %e ara4 ba>a4 yai#u pada pu%u$ = un#u% membran #impani %iri dan pu%u$ : un#u% membran #impani %anan. Re5$e%s 8a4aya ada$a4 8a4aya dari $uar yang dipan#u$a%an '$e4 mamran #impani. "embran #impani dibagi da$am 0 %uadran, dengan menari% garis seara4 dengan pr'sesus $'ngus ma$eus dan garis yang #ega% $urus pada garis i#u di umb', se4ingga didapa#%an bagian a#as-depan, a#as-be$a%ang, ba>a4-depan, ser#a ba>a4-be$a%ang, un#u% menya#a%an $e#a% per5'rasi membran #impani.6:7 Tu$ang pendengaran di da$am #e$inga #enga4 sa$ing ber4ubungan. Pr'sesus $'ngus ma$eus me$e%a# pada membran #impani, ma$eus me$e%a# pada in%us, dan in%us me$e%a# pada s#apes. S#apes #er$e#a% pada #ing%ap $'n9'ng yang ber4ubungan dengan %'%$ea. Tuba eus#a84ius #ermasu% da$am #e$inga #enga4 yang meng4ubung%an daera4 nas'5aring dengan #e$inga #enga4. Tuba eus#a84ius da$am %eadaan n'rma$ #er#u#up, #e#api dapa# dibua# #erbu%a dengan gera%an menguap, mengunya4, a#au mene$an. Pembu%aan #ersebu# memung%in%an #e%anan udara di da$am #e$inga #enga4 menyama%an diri dengan #e%anan a#m's5er, se4ingga #e%anan di %edua sis membran #impani men9adi se#ara. &n5e%si yang berasa$ dari #engg'r'% %adang-%adang menyebar me$a$ui #uba eus#a84ius %e #e$inga #enga4.6,7

Aambar 1.1 Ana#'mi Te$inga Tenga4

Aambar 1.2. "embran Timpani anan

II.I.". Anatomi Telinga Dalam Te$inga da$am #erdiri dari %'%$ea 6ruma4 sipu#7 yang berupa dua se#enga4 $ing%aran dan 1es#ibu$er yang #erdiri dari 3 bua4 %ana$is semisir%u$aris. (9ung a#au pun8a% %'%$ea disebu# 4e$i%'#rema, meng4ubung%an peri$im5a s%a$a #impani dengan s%a$a 1es#ibu$i. Pada irisan me$in#ang %'%$ea #ampa% s%a$a 1es#ibu$i sebe$a4 a#as, s%a$a #impani di sebe$a4 ba>a4 dan s%a$a media 6du%#us %'%$earis7 berada dian#aranya. 6,7 S%a$a 1es#ibu$i dan s%a$a #impani berisi peri$im5a, sedang%an s%a$a media berisi end'$im5a. *asar s%a$a 1es#ibu$i disebu# membran 1es#ibu$i (Reissners membrane) sedang%an dasar s%a$a media ada$a4 membran basa$is. Pada membran basa$is ini #er$e#a% 'rgan 8'r#i. Pada s%a$a media #erdapa# bagian yang disebu# membran #e%#'ria$ dan pada membran basa$ me$e%a# se$ rambu# yang #erdiri dari se$ rambu# da$am, se$ rambu# $uar, dan 8ana$is 8'r#i yang memben#u% 'rgan 8'r#i 6gambar 1.07.6:7

Aambar 1.3 Ana#'mi Te$inga

Aambar 1.0 Ana#'mi Te$inga *a$am

II. .

Fi#iologi Telinga Pr'ses mendengar dia>a$i dengan di#ang%apnya energi bunyi '$e4 daun #e$inga da$am

ben#u% ge$'mbang yang dia$ir%an me$a$ui udara a#au #u$ang %e %'%$ea. Ae#aran #ersebu# mengge#ar%an membran #impani di#erus%an %e #e$inga #enga4 me$a$ui rang%aian #u$ang pendengaran 6ma$eus, in%us, dan s#apes7. Ran#ai #u$ang ini bergera% dengan 5re%uensi yang sama, meminda4%an ge#aran dari membran #impani %e 9ende$a '1a$ yang meng4ubung%an %e #e$inga da$am. Tu$ang-#u$ang pendengaran i#u yang a%an mengamp$i5i%asi ge#aran me$a$ui daya ung%i# #u$ang pendengaran dan per%a$ian perbandingan $uas membran #impani dan #ing%ap $'n9'ng.6,7 Energi #u$ang yang #e$a4 diamp$i5i%asi a%an di#erus%an %e s#apes yang menggera%%an #ing%ap $'n9'ng se4ingga peri$im5a pada s%a$a 1es#ibu$i berge#ar. Ae#aran di#erus%an me$a$ui membrana Reissner yang mend'r'ng end'$im5a, se4ingga a%an menimbu$%an gera% re$a#i5 an#ar membran basi$aris dan membra #e%#'ria$. Pr'ses ini merupa%an rangsangan me%ani% yang mnyebab%an #er9adinya de5$e%si s#ere'si$$ia se$-se$ rambu# se4ingga %ana$ i'n #erbu%a dan #er9adi penge$epasan i'n bermua#an $is#ri%. sara5 audi#'rius.6/7 eadaan ini menimbu$%an pr'ses dep'$arisasi se$ rambu#, se4ingga me$epas%an neur'#ransmi##er %e sinaps yang a%an menimbu$%an p'#ensia$ a%si pada

BAB III OTITS MEDIA AKUT

III.1. De$ini#i 3#i#is media ia$a4 peradangan sebagian a#au se$uru4 mu%'sa $iang #e$inga #enga4, #uba Eus#a84ius, an#rum mas#'id, dan se$-se$ mas#'id. 3#i#is media #erbagi a#as '#i#is media supura#i5 dan '#i#is media n'n-supura#i5, dimana masing-masing memi$i%i ben#u% a%u# dan %r'nis. 3#i#is media a%u# #ermasu% da$am ben#u% '#i#is media supura#i5.6:7 3#i#is media a%u# ia$a4 peradangan #e$inga #enga4 yang mengenai sebagian a#au se$uru4 peri's#eum dan #er9adi da$am >a%#u %urang dari 3 minggu.

III. . Etiologi %an Fa&tor Pre%i#'o#i#i Te$inga #enga4 biasanya s#eri$, mes%ipun #erdapa# mi%r'ba di nas'5aring dan 5aring. Se8ara 5isi'$'gi% #erdapa# me%anisme pen8ega4an masu%nya mi%r'ba %e da$am #e$inga #enga4 '$e4 si$ia mu%'sa #uba Eus#a84ius, enBim, dan an#ib'di. 3#i#is media a%u# ini bisa #er9adi %arena per#a4anan #ubu4 ini #erganggu. Sumba#an #uba Eus#a84ius merupa%an 5a%#'r penyebab u#ama dari '#i#is media. Sumba#an 9uga dapa# di%arena%an adanya massa yang menyumba# seper#i #um'r a#aupun a%iba# pemasangan #amp'n.6C7 arena 5ungsi #uba #erganggu, pen8ega4an in1asi %uman %e da$am #e$inga #enga4 9uga #erganggu, se4ingga %uman masu% %e da$am #e$inga #enga4 dan #er9adi peradangan. &n5e%si sa$uran napas a#as 9uga a$ergi dapa# men9adi pen8e#us 6gambar1.07. ;ayi dan ana%-ana% memi$i%i #uba Eus#a84ius yang $ebi4 4'riB'n#a$, pende%, dan

$ebi4 $ebar, 4a$ ini mempermuda4 #er9adinya '#i#is media a%u# pada ana% yang sering #erserang in5e%si sa$uran napas 6gambar 1.:7.
6107

uman penyebab u#ama pada '#i#is media a%u# ia$a4 ba%#eri pi'geni%, seper#i S#rep#'%'%us 4em'$#i%us, S#a5i$'%'%us aureus, Pneum'%'%us. Se$ain i#u %adang-%adang di#emu%an 9uga Hem'5i$us in5$uenBa yang sering di#emu%an pada ana% yang berusia diba>a4 : #a4un, Es84eri84ia 8'$$i, S#rep#'%'%us an4em'$i#i%us, Pr'#eus 1u$garis, dan Pseud'm'nas aurugen'sa. 6117

Aambar 1.0. Pa#'genesis 3"A

Aambar 1.: #uba Eus#a84ius

III.". Pato$i#iologi %an Sta%ium 3#i#is media sering dia>a$i dengan in5e%si pada sa$uran napas a#as seper#i ba#u%, pi$e%, dan radang #engg'r'%an. &n5e%si menyebar %e #e$inga #enga4 me$e>a#i #uba Esu#a84ius. uman
6/7

yang masu% %e #uba Eus#a84ius menyebab%an rea%si radang dan edema di dinding #uba #e$inga #enga4 #erganggu.

Eus#a84ius, 4a$ ini menyebab%an 5ungsi #uba Eus#a84ius sebagai pen8ega4 in1asi %uman %e uman dapa# #erus menyebar %e #e$inga #enga4, #er9adi pr'ses radang dan edema 4eba# di #e$inga #enga4. Terben#u%$a4 se%re# yang a>a$nya ser'sa $a$u beruba4 men9adi puru$en yang ma%in $ama ber#amba4 banya% yang menyebab%an bu$ging pada membran #impani dan dapa# #er9adi per5'rasi. 6127

Aambar 1., Pa#'5isi'$'gi 3"A

;erdasar%an peruba4an mu%'sa #e$inga #enga4 sebagai a%iba# in5e%si '#i#is media a%u# dapa# dibagi da$am : s#adium@ 6:7 S#adium 3#i#is "edia A%u# 1. S#adium 3%$usi Tuba Eus#a84ius Tanda adanya '%$usi #uba Eus#a84ius ia$a4 gambaran re#ra%si membran #impani a%iba# #er9adinya #e%anan nega#i5 di da$am #e$inga #enga4, a%iba# abs'rpsi udara. adang%adang membran #impani #ampa% n'rma$ 6#ida% ada %e$ainan7 a#au ber>arna %eru4 pu8a#. E5usi mung%in #e$a4 #er9adi, #e#api#ida% dapa# di de#e%si. S#adium ini su%ar dibeda%an dengan '#i#is media ser'sa yang disebab%an '$e4 1irus a#aupun a$ergi. 2. S#adium Hiperemis 6Pre-Supurasi7 Pada s#adium 4iperemis,#ampa% pembu$u4 dara4 yang me$ebar di membran #impani a#au se$uru4 membran #impani #ampa% 4iperemis ser#a edema. Se%re# yang #e$a4 #erben#u% mung%in masi4 bersi5a# e%suda# yang ser'sa se4ingga su%ar #er$i4a#. 3. S#adium Supurasi

Edema yang 4eba# pada mu%'sa #e$inga #enga4 dan 4an8urnya se$ epi#e$ super5isia$, ser#a #erben#u%nya e%suda# yang puru$en di %a1um #impani menyebab%an membran #impani men'n9'$ (bulging) %e ara4 $iang #e$inga $uar. Pada %eadaan ini pasien #ampa% sanga# sa%i#, nadi dan su4u mening%a#, ser#a rasa nyeri #e$inga ber#amba4 4eba#. Apabi$a #e%anan nana4 di %a1um #impani #ida% ber%urang, ma%a #er9adi is%emia, a%iba# #e%anan pada %api$er-%api$er, ser#a #imbu$ #r'mb'5$ebi#is pada 1ena-1ena %e8i$ dan ne%sr'sis mu%'sa dan submu%'sa. Ne%r'sis ini pada membran #impani #er$i4a# sebagai daera4 yang $embe% dan ber>arna %e%uningan. *i #empa# ini biasanya a%an #er9adi rup#ur. ;i$a #ida% di$a%u%an insisi membran #impani 6miring'#'mi7 pada s#adium ini, ma%a %emung%inan besar membran #impani a%an rup#ur dan nana4 %e$uar %e $iang #e$inga $uar. *engan me$a%u%an miring'#'mi, $u%a insisi a%an meu#up %emba$i sedang%an apabi$a #er9adi rup#ur, ma%a $ubang #empa# rup#ur 6per5'rasi7 #ida% muda4 menu#up %emba$i. 0. S#adium Per5'rasi arena beberapa sebab seper#i #er$amba#nya pemberian an#ibi'#i%a a#au 1iru$ensi %uman yang #inggi, ma%a dapa# #er9adi rup#ur membran #impani dan nana4 %e$uar menga$ir dari #e$inga #enga4 %e #e$inga $uar. Ana% yang #adinya ge$isa4 se%arang men9adi #idur dengan #enang, su4u badan #urun, dan ana% dapa# #er#idur nyenya%. disebu# dengan '#i#is media a%u# s#adium per5'rasi. :. S#adium Res'$usi ;i$a membran #impani #e#ap u#u4, ma%a %eadaan membran #impani per$a4an-$a4an a%an n'rma$ %emba$i. ;i$a suda4 #er9adi per5'rasi, ma%a se%re# a%an ber%urang dan a%4irnya %ering. ;i$a daya #a4an #ubu4 bai% a#au 1iru$ensi%uman renda4, ma%a res'$usi dapa# #er9adi >a$aupun #anpa peng'ba#an. eadaan ini

III.(. Ge)ala Klini&

Ae9a$a %$ini% '#i#is media supura#i5 a%u# 63"A7 #ergan#ung dari s#adium penya%i# dan umur penderi#a. Ae9a$a s#adium supurasi berupa demam #inggi dan su4u #ubu4 menurun pada s#adium per5'rasi. Ae9a$a %$ini% '#i#is media supura#i5 a%u# 63"A7berdasar%an umur penderi#a, yai#u. 6:,127 ;ayi dan ana% %e8i$ Ae9a$anya : demam #inggi bisa sampai 3CD merupa%an #anda %4as, su$i# #idur, #iba-#iba men9eri# saa# #idur, men8re#, %e9ang-%e9ang, dan %adang-%adang ana% memegang #e$inga yang sa%i#. Ana% yang suda4 bisa bi8ara Ae9a$anya : biasanya rasa nyeri da$am #e$inga, su4u #ubu4 #inggi, dan ri>aya# ba#u% pi$e% sebe$umya. Ana% $ebi4 besar dan 'rang de>asa Ae9a$anya : rasa nyeri dan gangguan pendengaran 6rasa penu4 dan pendengaran ber%urang7.

III.*. Diagno#i# 1. Anamnesis ge9a$a yang didapa#i pada pasien 2. Pemeri%saan #e$inga dengan mengguna%an $ampu %epa$a 3. 3#'s%'p un#u% me$i4a# gambaran membran #impani yang $ebi4 9e$as 0. u$#ur se%re# dari membran #impani yang per5'rasi un#u% menge#a4ui mi%r''rganisme penyebab *iagn'sis '#i#is media a%u# 9uga a4rus memenu4i 3 4a$ beri%u#6107 1. Penya%i#nya mun8u$ mendada% 6a%u#7 2. *i#emu%an #anda e5usi 6e5usi: pengumpu$an 8airan disua#u r'ngga #ubu47 di #e$inga #enga4. E5usi dibu%#i%an dengan adanya sa$a4 sa#u #anda beri%u#: "engembungnya membran #impani

Aera%an membran #impani yang #erba#as Adanya bayangan 8airan di be$a%ang membran #impani Dairan yang %e$uar dari membran #impani 3. Adanya #anda)ge9a$a peradangan #e$inga #enga4 yang dibu%#i%an dengan adanya sa$a4 sa#u dian#ara #anda beri%u#: emera4an pada membran #impani

Nyeri #e$inga yang mengganggu #idur dan a%#i1i#as n'rma$

3#i#is media a%u# 4arus dibeda%an dengan '#i#is media dengan e5usi yang sanga# menyeru'ai '#i#is media a%u#. (n#u% dapa# membeda%annya per4a#i%an 4a$-4a$ beri%u#@6107 Ae9a$a dan Tanda Nyeri #e$inga, demam, ge$isa4 E5usi #e$inga #enga4 "embran #impani suram "embran #impani bulging Aera%an membran #impani ber%urang E
Tabe$ 1.=. 3"A dan 3#i#is "edia E5usi

3#i#is "edia A%u# E E E E)-

3#i#is "edia E5usi E E)E

III.+. Penatala&#anaan Terapi '#i#is media a%u# #ergan#ung pada s#adium penya%i#nya@ 6/7 1. S#adium 3%$usi Tuba Eus#a84ius

Teru#ama ber#u9uan un#u% membu%a %emba$i #uba Eus#a84ius dari sumba#an, se4ingga #e%anan nega#i5 di #e$inga #enga4 meng4i$ang. *iberi 'ba# #e#es 4idung HD$ e5edrin 0,:< da$am $aru#an 5isi'$'gi% 6ana% F12 #a4un7 a#au4 HD$ e5edrin 1< da$am $aru#an 5isi'$'gi% un#u% yang berumur di a#as 12 #a4un dan pada 'rang de>asa. Se$ain i#u sumber in5e%si 4arus di'ba#i An#ibi'#i%a diberi%an bi$a penyebab penya%i# ad$a4 %uman, bu%a '$e4 1irus a#au a$ergi.

2. S#adium Hiperemis 6S#adium Pre-Supurasi7 Pemberian an#ibi'#i%a yang dian9ur%an ia$a4 g'$'ngan penisi$in a#au ampisi$in. Ampisi$in dengan d'sis :0-100mg)%g;; per 4ari dibagi da$am 0 d'sis a#au am'%sisi$in 00mg)%g; per 4ari dibagi da$am 3 d'sis. ;i$a pasien a$ergi #er4adap penisi$in dapa# diberi eri#r'misin dengan d'sis 00mg)%g;; per 4ari. Pemberian an#ibi'#i%a dian9ur%an diberi se$ama = 4ari. Se$ain i#u dapa# diberi%an 'ba# #e#es 4idung dan ana$ge#i%a. 3. S#adium supurasi Pemberian an#ibi'#i%a diser#ai miring'#'mi bi$a membran #impani masi4 u#u4. *engan miring'#'mi ge9a$a-ge9a$a %$inis $ebi4 8epa# 4i$ang dan rup#ur dapa# di4indari.

0. S#adium Per5'rasi Pada s#adium ini se%re# banya% %e$uar dan #er%adang %e$uar se8ara berdenyu#, se%re# yang banya% ini merupa%an media yang bai% un#u% per#umbu4an %uman, '$e4 %arena i#u sanga# per$u di$a%u%an pen8u8ian #e$$inga un#u% meng4i$ang%an se%re#. Peng'ba#an yang diberi%an ada$a4 'ba# 8u8i #e$inga H232 3< se$ama 3-: 4ari ser#a an#ibi'#i%a yang ade%ua#. :. S#adium Res'$usi

;i$a #ida% #er9adi s#adium res'$usi biasanya se%re# a%an #erus menga$ir me$a$ui per5'rasi membran #impani. Pada %eadaan ini mpemberian an#ibi'#i%a dapa# di$an9u#%an smapai 3 minggu. ;i$a 3 minggu se#e$a4 peng'ba#an se%re# masi4 #er$i4a# banya% %e$uar ma%a %emung%inan #e$a4 #er9adi %'mp$i%asi mas#'idi#is. 6:7

Miringotomi "iring'#'mi ada$a4 #inda%an insisi pada pars #ensa membran #impani, agar #er9adi drenase se%re# dari #e$inga #enga4 %e $iang #e$inga $uar. "iring'#'mi merupa%an #inda%an pembeda4an %e8i$ yang di$a%u%an se8ara a-1ue 6di$i4a# $angsung7, ana% 4arus #enang, dan dapa# di%uasai, se4ingga membran #impani dapa# di%uasai dengan bai%. !'%asi miring'#'mi ia$a4 di %uadran p's#eri'r in5eri'r %arena didaera4 ini #ida% didapa#%an #u$ang pendengaran. (n#u% #inda%an ini 4arus mengguna%an $ampu %epa$a yang mempunyai sinar 8u%up #erang, mema%ai 8'r'ng #e$inga, dan pisau %4usus 6miring'#'m7 yang beru%uran %e8i$ dan s#eri$ 6#abe$ 1./7 6:7

Tabe$ 1./. "iring'#'mi

III., -

Kom'li&a#i 3#i#is media supura#i5 %r'ni%, yang di#andai dengan %e$uarnya se%re# dari #e$inga $ebi4 dari 2 bu$an. 6:7 3#i#is media yang #ida% di'ba#i dapa# menyebar %e 9aringan se%i#ar #e$inga #enga4, se4ingga dapa# #imbu$ mas#'idi#is, abses-subperi's#ea$, sampai %'mp$i%asi yang menyerang '#a% seper#i meningi#is dan abses '#a%.6=7

3#i#is media yang #ida% dia#asi 9uga dapa# menyebab%an 4i$angnya pendengaran permanen#, 8airan di #e$inga #enga4 dan '#i#is media %r'ni% dapa# mengurangi pendengaran ana% ser#a dapa# menyebab%an masa$a4 da$am %emampuan bi8ara dan ba4asa.6127

BAB IKESIMPULAN

3#i#is media a%u# ada$a4 peradangan sebagian a#au se$uru4 mu%'sa #e$inga #enga4, dan an#rum ser#a se$ se$ mas#'id. 3#i#is media a%u# #erdiri dari : s#adium. Penyebab '#i#is media a%u# dapa# berupa in5e%si ba%#eri maupun 1irus. ;ayi dan ana%-ana% dan ana%-ana% $ebi4 sering #erserang '#i#is media a%u# dibanding 'rang de>asaa. Ae9a$a %$inis yang didapa#i pada '#i#is media a%u# #ergan#ung pada s#adium penya%i# dan usia pasien. Terapi yang per$u di$a%u%an 9uga bergan#ung pada s#adium. 3#i#is media a%u# yang #ida% #er#angani dengan bai% bisa ber$an9u# dan dapa# menimbu$%an %'mp$i%asi. 3$e4 %arena i#u, diper$u%an %e#epa#an diagn'sis dan #erapi yang #epa#.

DAFTA. PUSTAKA

1. Tee$e.*>,

$ein -': *epar#men# '5 pedia#ri8s, ;'s#'n Di#y H'spi#a$: Epidemi'$'gy '5

'#i#is media during #4e 5irs# se1en years '5 $i5e in 84i$dren. A1ai$ab$e 5r'm: 4##p:))>>>.n8bi.n$m.ni4.g'1)pubmed)2=32:1C 2. "ans9'er A, Triyan#i , Sa1i#ri R, e# a$. api#a Se$e%#a ed'%#eran. Edisi %e#iga. -a%ar#a@ Penerbi# F (&@ 2000. p. 10:-0,.
3. An'nym'us.

3#i#s

"edia

A%u#.

A1ai$ab$e

5r'm:

4##p:))84i$dren8$ini8.>'rdpress.8'm.200C)0/)02)'#i#is-media-a%u#-in5e%si-#e$inga-padaana%) 0. Su>en#' R. Epidemi'$'gi Penya%i# THT di = Pr'pinsi. umpu$an ma%a$a4 dan ped'man

%ese4a#an #e$inga. !'%a%arya THT 'muni#as. -a%ar#a, 200C:/-C

:. S'epardi EA, &s%andar N, ;as4iruddin -, e# a$. ;u%u A9ar &$mu eenam. -a%ar#a@ ;a$ai Penerbi# F (&@ 2010. p. 10:-1:3. ,. Auy#'n, Ar#4ur D. G -'4n E. Ha$$, 1CC=, ;u%u A9ar Fisi'$'gi Edi#'r: &ra>a#i Se#ia>an. -a%ar#a@ EDA:2001.p.1=/-1/2

ese4a#an THT. Edisi

ed'%#eran, Edisi C,

=. Tierney ! ", "8P4ee S -, PapadaHis " A. 200:. Durren# "edi8a$ *iagn'sis And Trea#men#. "8Ara> Hi$$ App$e#'n !ange, T'r'n#' (SA. Eb''%. /. Adams A!, ;'eis, !R, Hig$er PA. ;u%u A9ar Penya%i# THT. Edisi %eenam. -a%ar#a@ Penerbi# ;u%u ed'%#eran EAD@ 2000. p. 200-:C. 9. Ab'e#.As%ar'e$$a4. *iagn'sis and "anagemen# '5 A8u#e 3#i#is "edia. A1ai$ab$e 5r'm: 4##p:))>>>.s8ribd.8'm)d'8)/000022/)0,,0:202-3#i#is-"edia-A%u# 10. 3#i#s "edia 6Ear &n5e8#i'n7 A1ai$ab$e 5r'm: 4##p))>>>.nid8d.ni4.g'1)4ea$#4)4earing)'#'#ism)asp 11. ?e#ri R+, Sprin%$e P"., E#i'$'gi Peradangan Te$inga !uar dan Tenga4. ;a$$enger --. Ed. Penya%i# Te$inga Hidung Tengg'r'% epa$a dan !e4er. Edisi 13. ;a4asa &nd'nesia, 9i$id &. -a%ar#a: ;inarupa A%sara@ 1CC0:1C0-220 12. D4an !S, Ta%a#a AS, S4e%e$$e P, "'r#'n SD, "as'n +, "ar8y S". E1iden8e assessmen# '5 managemen# '5 a8u#e '#i#is media: &&. Resear84 gaps and pri'ri#ies 5'r 5u#ure resear84. Pedia#ri8s.2001@10/ :20/. 2:0
13. Karma PH, Penttil MA, Sipl MM, Kataja MJ. Otoscopic diagnosis of middle ear

effusion in acute and non acute otitis media. !. "#e $alue of different otoscopic findings. Int J Pediatr Otorhinolaryngol.1989%17 & 7' ()