Anda di halaman 1dari 9

PORTOFOLIO KASUS BEDAH

Fraktur Kompresi Vertebra Thoraka !II "a# $e"era %e"u a Spi#a is&

Dia'uka# kepa"a (th) "r) *u#a+a# Sa#tosa

Disusu# o eh , "r) Rat#a -u+ita U.SOED Pe#"ampi#/ , "r) *u#a+a# Sa#tosa .IP) 01234254 544505 0 446

RSUD DR) R) *OETE.* TAROE.ADIBRATA PURBALI.**A 5405

Bora#/ Porto7o io .ama Peserta .ama 8aha#a Topik Ta#//a 9kasus: Pe#"ampi#/ 'eilmuan Diagnostik $eonatus Deskripsi: (ria/ #& tahun/ dengan paraparese in0erior/ hipestesi/ dan dis0ungsi miksi e.". 0raktur kompresi vertebra thorakal !! dan "edera medulla spinalis Tu'ua#: +enegakkan diagnosis dan menetapkan terapi Baha# bahasa# $ara membahas A) DATA PASIE. $ama Usia Jenis 'elamin -lamat (eker*aan Status $o. R+ Tanggal +asuk : ,pk. +into : 23 tahun : .aki4laki : ,an*arkerta &#5&2/ 'arangan)ar/ (urbalingga : (etani : +enikah : 6&.73.8& : # $ovember %&1% : : Tin*auan (ustaka Diskusi Riset 'asus 1mail -udit (os : dr. Ratna Juwita : RSUD DR.R. Goeteng Taroenadibrata : Fraktur kompresi vertebra thorakal !! dan "edera medulla spinalis : # $ovember %&1% : dr. Gunawan Santosa 'eterampilan +ana*emen ,a)i -nak (en)egaran +asalah Rema*a Tin*auan (ustaka Ti !stimewa Dewasa .ansia ,umil

Ob;ekti7 Prese#tasi :

(resentasi dan Diskusi

Data utama u#tuk baha# "iskusi , 1. Diagnosis 5 Gambaran 'linis : 'eluhan Utama : kedua kaki tidak dapat digerakkan Riwa)at (en)akit Sekarang : (asien datang ke !GD RSUD Goeteng Taroenadibrata dengan keluhan kedua kaki tidak dapat digerakkan. (asien *uga mengeluhkan terasa baal dari pinggang sampai u*ung kedua kaki. (asien merasakan n)eri pada sekitar punggung tulang belakang serta tidak bisa duduk. (asien *uga tidak bisa ,-'/ walaupun pasien merasakan perasaan ingin ,-'/ tetapi tidak bisa mengeluarkann)a. (asien post *atuh dari pohon kelapa setinggi 7 meter kurang lebih 2 *am sebelum masuk !GD. (asien *atuh dalam posisi terduduk. Saat ke*adian/ setelah ke*adian/ dan sampai di !GD pasien dalam keadaan sadar. %. Riwa)at pen)akit dahulu : Tidak ada riwa)at trauma sebelumn)a Tidak pernah menderita sakit seperti ini sebelumn)a Tidak ada riwa)at pen)akit ken"ing manis/ gin*al/ dan tekanan darah tinggi 2. Riwa)at pen)akit keluarga : Tidak ada anggota keluarga )ang memiliki pen)akit )ang sama seperti pasien #. Riwa)at pengobatan : Tidak ada riwa)at alergi terhadap obat4obatan. 6. 'ondisi lingkungan sosial dan 0isik : .ingkungan sosial mendukung kesembuhan pasien/ status ekonomi menengah ke bawah.

Hasi pembe a'ara# , 1. Diagnosis paraparese in0erior/ hipestesi/ dan dis0ungsi miksi e.". 0raktur kompresi vertebra thorakal !! dan "edera medulla spinalis/ didapatkan melalui anamnesis/ pemeriksaan 0isik dan pemeriksaan penun*ang %. +ana*emen penanganan 0raktur kompresi vertebra thorakal !! dan "edera medulla spinalis 2. 1dukasi mengenai komplikasi dari 0raktur kompresi vertebra thorakal dan "edera medulla spinalis #. (rognosis dari 0raktur kompresi vertebra thorakal spinalis Ra#/kuma# hasi pembe a'ara# porto7o io , 0) Sub;ekti7 'eluhan Utama : kedua kaki tidak dapat digerakkan Riwa)at (en)akit Sekarang : (asien datang ke !GD RSUD Goeteng Taroenadibrata dengan keluhan kedua kaki tidak dapat digerakkan. (asien *uga mengeluhkan terasa baal dari pinggang sampai u*ung kedua kaki. (asien merasakan n)eri pada sekitar punggung tulang belakang serta tidak bisa duduk. (asien *uga tidak bisa ,-'/ walaupun pasien merasakan perasaan ingin ,-'/ tetapi tidak bisa mengeluarkann)a. (asien post *atuh dari pohon kelapa setinggi 7 meter kurang lebih 2 *am sebelum masuk !GD. (asien *atuh dalam posisi terduduk. Saat ke*adian/ setelah ke*adian/ dan sampai di !GD pasien dalam keadaan sadar. -namnesis Sistem : Demam 94: Sistem ;erebrospinal Sistem ;ardiovaskular Sistem Respirasi : ke*ang 94: : sesak saat aktivitas 94:/ berdebar4debar 94: : na0as "epat94:/sesak na0as 94:/ n)eri dada 94: !! dan "edera medulla !!

Sistem Gastrointestinal : ,-, $ormal/ mual 94:/ muntah 94:

Sistem Genitourinari n)eri perut bawah 94:

: tidak bisa ,-' 9<:/ n)eri pinggang 94:/

Sistem +uskuloskeletal : n)eri punggung tulang belakang 9<: Sistem $euromuskuler Sistem !ntegumen : kedua kaki tidak dapat digerakan 9<:/ terasa : U'' 94: baal dari pinggang sampai u*ung kedua kaki 9<:

5) Ob;ekti7 PE%ERIKSAA. FISIK 'eadaan Umum : ;ompos +entis/ G;S 1#=6+8/ kesan gi>i "ukup Tanda =ital Tekanan darah : 1%&57& mm?g $adi (ernapasan Suhu 'epala +ata ?idung +ulut .eher Thora@ ;or (ulmo : S1AS%/ murmur 94:/ gallop 94: : Simetris kanan B kiri/ stem 0remitus ka B ki/ ketertinggalan gerak 94:/ sonor <5</ vesikuler <5</ Ronkhi 454 : 77 kali5menit/ regular : %& kali5menit : 28; : +eso"ephal : 'on*ungtiva anemis 454/ s"lera ikterik 454/ re0lek "aha)a <5</ pupil isokor diameter % mm5%mm : Dis"harge 9454:. $;? 9454: : .idah kotor 94: : .im0onodi tidak teraba/ de0ormitas 94:

-bdomen : Datar/ supel/ peristaltik 9<: normal/ timpani/ n)eri tekan 9<: suprapubik/ hepar5 lien ttb. 1kstremitas : -kral hangat/ nadi kuat/ per0usi *aringan baik/ ;RTC% detik 1dema 4 4 4 4 6

Status .okalis Regio =ertebralis .ook Feel +ove : De0ormitas 94:/ rotasi 94:/ angulasi 94:/ pemendekan 94:/ edem : n)eri tekan 9<: vertebra thorakal !!/ krepitasi 94:/ : n)eri bila digerakkan 9<:/ RD+ terbatas.

94:/ luka terbuka 94:

Status $eurologis Tanda perangsangan selaput otak Tanda peningkatan T!' $ervi 'ranialis +otorik Sensorik Re0leks Fisiologis Re0leks patologis Fungsi Dtonom Fungsi .uhur PE%ERIKSAA. PE.U.-A.* ?asil pemeriksaan Rontgen Thorako.umbal -(4.at 9# $ovember %&1%:: : tidak ada : tidak ada : $ormal : 6666 6666 1111 1111 : protopatik dan propioseptik hipestesia setinggi dermatom thorakal !! :< < E E :E E E E : dis0ungsi miksi : tidak ada kelainan eutonus4eutro0i

!nterpretasi hasil Rontgen: 8

Fraktur 'ompresi =ertebra Thorakal !! 6) Assessme#t 9pe#a ara# k i#is: , (asien mengeluh kedua kakin)a tidak dapat digerakkan/ rasa baal dari pinggang sampai kedua u*ung kaki/ tidak bisa ,-' walaupun dapat merasakan ingin ,-'/ serta n)eri di punggung hal ini disebabkan oleh ter*adin)a 0raktur kompresi pada vertebra thorakal spinalis/ lesi medulla spinalis setinggi thorakal !! akibat trauma *atuh !!/ akibat 0raktur dari ketinggian dalam keadaan terduduk. Ter*adi "edera dari medulla kompresi sehingga mengakibatkan *aras motorik kortikospinalis terganggu mengakibatkan kedua kaki pasien tidak dapat digerakkan. .esi medulla spinalis setinggi thorakal !! *uga mengakibatkan perasaan baal dari u*ung kaki sampai dermatom kulit setinggi lesi/ akibat terganggun)a *aras sensorik spinotalamikus. Terdapat gangguan miksi *uga diakibatkan adan)a lesi transversal setinggi thorakal !!/ dimana 0ungsi otonom 9miksi dan de0ekasi: )ang diinervasi oleh S%/S2/S# terputus setinggi lesi. $)eri punggung diakibatkan adan)a 0raktur kompresi dari vertebra thorakal !!. <) P a# , Dia/#osis , (araparese in0erior/ hipestesi/ dan dis0ungsi miksi e.". 0raktur kompresi vertebra thorakal !! dan "edera medulla spinalis Pe#/obata# , 4 !=FD R. %& tpm makro 4 !n* +etilprednisolon %@1%6mg iv 4 !n* 'etorola" %@1 amp iv 4 !n* Ranitidine %@1 amp iv 4 !n* ;e0tria@one %@1 gr iv 9ST: 4 (asang D;

4 ;ek DR/ Golongan darah/ ;T/ ,T/ (rotein/ SGDT/ SG(T/ Ureum/ 'reatinin/ kolesterol/ GDS 4 Ru*uk ke dokter bedah s)ara05ortopedi Pe#"i"ika# , (erlu dilakukan pada pasien agar dapat memahami sakitn)a dan kepada keluarga pasien untuk membantu proses pen)embuhan pasien. Dibutuhkan kesiapan pasien untuk terapi pembedahan. Ko#su tasi , Di*elaskan se"ara rasional akan pentingn)a konsultasi dengan dokter spesialis bedah s)ara05ortopedi sebagai upa)a agar pen)akit dapat ditangani dengan tepat. Ru'uka# , Diren"anakan untuk dilakukan ru*ukan spesialis bedah s)ara05ortopedi untuk penanganan lebih lan*ut Ko#tro , Ke/iata# Perio"e 'epatuhan minum obat Satu bulan sekali dan pemantauan e0ek samping obat Ge*ala klinis 9n)eri punggung/ kedua kaki terasa baal dari pinggang sampai u*ung kaki/ tidak dapat ,-': 1dukasi untuk tata ,ila hasil rontgen laksana bedah lebih telah *elas adan)a Sesaat setelah pemberian pain kortikosteroid Hasi ;a#/ "iharapka# Segera diketahui e0ek samping obat dan atau kesalahan "ara minum obat $)eri punggung berkurang. Fungsi motorik/ sensorik dan otonom tidak bertambah buruk/ dan mengalami perbaikan. (en)ebab pasti diketahui/ dapat diketahui letak

tidak dapat digerakkan/ killer dan

lan*ut

0raktur kompresi vertebra

kelainan se"ara antomis )ang men)ebabkan kompresi dari medulla spinalis Untuk men"egah komplikasi )ang lebih 0atal/ )aitu kehilangan 0ungsi motorik/ senosorik/ dan otonom )ang irreversible. Rehabilitasi medik untuk mengembalikan 0ungsi motorik/ sensorik dan otonom serta pemahaman terhadap pen)akit lebih meningkat

1dukasi untuk men"egah komplikasi

Setiap kali kun*ungan

$asihat

Setiap kali kun*ungan

(urbalingga/ 1% $ovember %&1% +engetahui.

9dr. Gunawan Santosa: