Anda di halaman 1dari 37

ANATOMI dan PERTUMBUHAN GIGI

BY : Linda Rachmawati

ANATOMI GIGI

Jaringan gigi terdiri dari: Email : Jaringan keras yang melindungi dentin Dentin : Jaringan keras yang membuat bentuk gigi Sementum : jaringan mesenkim yang terkalsifikasi, dan merupakan bagian terluar dari akar Rongga Pulpa : Kamar dalam gigi tempat pulpa ( sal pulpa, kamar pulpa, tanduk pulpa ) Pulpa : Jaringan lunak ( gigi vital )

Jaringan pendukung gigi

Gusi jaringan lunak dalam mulut yang meliputi tulang alveolar dan yang mengelilingi gigi geligi Membran periodontal struktur jaringan ikat yang mengelilingi akar dan berhubungan dengan tulang Sementum jaringan mesenkim yang terkalsifikasi, dan merupakan bagian terluar dari akar Tulang alveolar bagian dari rahang dimana akar gigi terletak, yang mengikat suatu gigi dalam posisi relasi terhadap lainnya di dalam lingkaran gigi

Email
Berasal dari jaringan ektoderm. Komposisi kimia : 96% zat inorganik dan 4 % organik serta air Jaringan gigi paling keras, paling kuat, merupakan pelindung gigi yang paling kuat terhadap rangsangan Sebab- sebab kerusakan email : Abrasi : karena mekanis misalnya karena menyikat gigi dengan cara yang salah Erosi : karena kimia misalnya makan makanan yang banyak mengandung cuka Atrisi : karena dipakai untuk pengunyahan

Dentin
Berasal dari jaringan mesoderm Lebih lunak dari email tapi lebih keras dari sementum atau tulang Berwarna kuning Komposisi kimia 70% zat inorganik dan 30% zat organik dan air Terdapat tubula dentin yang berfungsi untuk melanjutkan rangsangan yang terdapat dalam dentin ke sel-sel saraf .

Sementum
Berasal dari jaringan mesoderm Jaringan mesenkim yang meliputi bagian luar dari akar Komposisi kimia semen : 45%-50% zat anorganik dan 50%-55% zat organik Sementum tipis pada garis servikal dan menebal sampai apek akar Macam-macam semen: - semen primer : terdapat pada waktu erupsi - semen fisiologis: terbentuk karena pe+ usia - semen patologis: karena iritasi, penyakit,dll

Pulpa Jaringan lunak ( gigi vital ) Pulpa terhubung dengan periodontal ligamen melalui foramen apical (tempat keluar masuk pembuluh darah/ limfe dan saraf) Gingiva Jaringan lunak dalam mulut yang meliputi tulang alveolar dan yang mengelilingi gigi geligi. Bagian paling tebal dari membran mukosa

Tulang alveolar bagian dari rahang dimana akar gigi terletak, yang mengikat suatu gigi dalam posisi relasi terhadap lainnya di dalam lingkaran gigi. Periodontal Ligament Lapisan kolagen padat yang membungkus akar gigi Berfungsi melekatkan gigi pada soketnya dan meredam tekanan gigi pada alveolus

MACAM-MACAM GIGI MANUSIA 1. Menurut Erupsinya :


GIGI DECIDUI GIGI TETAP (DECIUOUS TEETH) (PERMANENT disebut juga : gigi TEETH) sulung, gigi susu (milk teeth), gigi sementara (temporary teeth)

2. Menurut Fungsi dan bentuk


A. INCISIVUS (GIGI SERI) C. CANINUS (GIGI TARING)

B. PREMOLAR D. MOLAR (GERAHAM KECIL) (GERAHAM BESAR)

3. MENURUT LETAKNYA
1. GIGI ANTERIOR : INCISIVUS DAN CANINUS 2. GIGI POSTERIOR : PREMOLAR DAN MOLAR

4. MENURUT FUNGSINYA
Sebagai pemotong makanan (gigi seri / gigi incisivus) Sebagai penyobek makanan (gigi taring / caninus) Sebagai pengunyah atau menghaluskan makanan (premolar dan molar)

GIGI DECIDUI
Umumnya terdapat pada anak-anak Warna lebih putih dari gigi tetap Jumlah 20 ( atas / maxilla 10 element, bawah mandibulla 10 element) Pada setiap rahang terdiri dari 2 central incisor ( i1 ), 2 lateral incisor ( i2 ), 2 Cuspid (caninus), 2 first molar (m1), 2 second molar (m2) Funsi gigi sulung : mastikasi, estetik, phonetik, memacu pertumbuhan rahang ( pemberi jalan atau tempat bagi gigi permanent)

GIGI PERMANENT
Terdapat pada orang dewasa Warna > kuning dari gigi sulung Jumlah 32 element 2 central incisor ( I1), 2 lateral incisor (I2), 2 Cuspid (C), 2 first bicuspid (P1), 2 second bicuspid (P2), 2 first molar (M1), 2 second molar (M2), 2 third (M3) Fungsi gigi permanent : mastikasi, estetik, phonetik

PERBEDAAN GIGI DECIDUI & PERMANENT


1. BAG. ENAMEL GIGI SUSU > TIPIS 2. BAG. FOSSA OCCLUSAL DARI DIDNDING PULPA GIGI SUSU > TEBAL 3. SERVIKAL RIDGE GIGI SUSU > TEBAL 4. ENAMEL ROD PD BAG LERENG SEVIKS GIGI SUSU, KEARAH OKLUSAL (GIGI TETAP KE GINGIVA)

Cont
5. GIGI SUSU MEMILIKI LEHER > KECIL 6. AKAR GIGI SUSU > PANJANG DAN RAMPING 7. AKAR GIGI SUSU > MEKAR PD BAG. DEKAT SERVIKS 8. TANDUK PULPA GIGI SUSU > TINGGI & RONGGA PULPA > BESAR 9. BAG APIKAL SALURAN AKAR GIGI SUSU > BESAR SEDIKIT 10. RUANG DENTIN BAG INCISAL GIGI SUSU LEBIH SEMPIT

MASA PERTUMBUHAN GIGI


MASA GIGI DECIDUI terjadi pd umur s/d 6 th (dlm RM hanya terdapat jenis gigi sulung saja) MASA GIGI PERALIHAN / CAMPURAN / MIXDENTITION terjadi pd umur 6 th s/d 12 th (dlm RM terdapat gigi permanent dan gigi decidui) MASA GIGI PERMANENT terjadi umur 12 th sampai ompong ( dlm RM hanya terdapat gigi permanent saja)

NOMENTKLATUR
GIGI dlm RM dibagi 4 klp disebut kwadrant oleh : median line & horizontal line MEDIAN LINE : Garis yang lewat antara 2 gigi central incisor atas bawah yang membagi tubuh menjadi 2 bagian secara symetris kanan dan kiri HORIZONTAL LINE/OCCLUSAL LINE/GARIS OKLUSAL : Garis khayal yang tterdapat diantara daerah kunyah gigi rahang atas dan bawah

MACAM-MACAM NOMENKLATUR PENULISAN FORMULA GIGI


1. SISTEM ZHIGMONDY UNTUK GIGI DECIDUI : I : incisivus pertama decidui II : incisivus kedua decidui III : caninus decidui IV : molar pertama decidui V : molar kedua decidui

Untuk gigi decidui :


V IV III II I I II III IV V V IV III II I I II III IV V Contoh : III = caninus kanan atas decidui V = molar kedua kiri atas decidui

UNTUK GIGI PERMANENT :


1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. INCISIVUS PERTAMA PERMANENT INCISIVUS KEDUA PERMANENT CANINUS PERMANENT PREMOLAR PERTAMA PREMOLAR KEDUA MOLAR PERTAMA PERMANENT MOLAR KEDUA PERMANENT MOLAR KETIGA PERMANENT

Untuk gigi permanent :


8765432112345678 8765432112345678 Contoh : 3 = Caninus kiri atas permanent

6 = Molar pertama kanan atas permanent

2. CARA UTRECHT/BELANDA
DENGAN MENGGUNAKAN TANDATANDA : S = Superior (atas) I = Inferior (bawah) d = dextra (kanan) s = sinistra (kiri)

CONTOH PENULISAN
UNTUK GIGI TETAP (dipakai huruf Besar) contoh : P2 atas kanan = P2 Sd I1 bawah kiri = I1 Is UNTUK GIGI SUSU (dipaki huruf kecil) contoh : c bawah kiri = c Id m2 atas kiri = m2 Ss

3. CARA AMERIKA : dengan menghitung dari atas kiri, kekanan, kebawah kanan lalu kebawah kiri
Untuk gigi permanent : 16 15 14 13 12 11 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 171819 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 CONTOH : P2 ATAS KANAN = 13 I1 BAWAH KIRI = 25

CARA AMERIKA UNTUK GIGI DECIDUI :


Untuk gigi decidui dipakai angka ROMAWI X IX VIII VII VI V IV III II I XI XII XIII XIV XV XVI XVII XVIII XIV XX Contoh : c bawah kanan = XIII m2 atas kiri =I

4. CARA APLEGATE

KEBALIKAN DARI CARA AMERIKA YAITU DENGAN MENGHITUNG DARI ATAS KANAN, KE ATAS KIRI, KE BAWAH KIRI, LALU KE BAWAH KANAN

Untuk gigi permanent:


1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 32 31 30 29 28 27 26 25 24 23 22 21 20 19 18 17 Contoh : P2 atas kanan I1 bawah kiri =4 = 24

Untuk gigi decidui


I II III IV V VI VII VIII IX X XX XIX XVIII XVII XVI XV XIV XIII XII XI CONTOH : c bawah kanan = XVIII m2 atas kiri =X

5. CARA HADERUP
Untuk gigi tetap : + + -

Contoh gigi tetap : P2 atas kanan = 5+ M1 bawah kiri = -6

Untuk gigi decidui :


Untuk gigi tetap : 0+ +0 0-0

Contoh gigi tetap : c atas kanan = 30+ m1 bawah kiri = -04

6. FEDERATION DENTAL INTERNATIONAL/ FDI / WHO


Untuk gigi permanent : 1 2 4 3 1. Angka pertama menunjukkan KWADRAN 2. Angka kedua menunjukkan gigi apa dlm kwadran Contoh : P1 atas kanan = 14

Untuk gigi decidui :


5 6 8 7 Contoh : c atas kanan = 53 m2 bawah kiri = 75 1. Cara ini mudah di mengerti, diajarkan, dicetak, ditulis 2. Untuk memudahkan pengolahan data dlm sistem kinformasi kesehatan menggunakan sistem komputeris pengkodingan digunakan cara WHO/FDI dengan 2 (dua) digit