Anda di halaman 1dari 4

Air Umpan Boiler

Uap atau steam merupakan gas yang dihasilkan dari proses yang disebut penguapan. Bahan baku yang digunakanuntuk menghasilkan steam adalah air. Secara umum air yang akan digunakan sebagai air umpan boiler adalah air yang tidak mengandung unsur yang dapat menyebabkan terjadinya endapan yang dapat membentuk kerak pada boiler, air yang tidak mengandung unsur yang dapat menyebabkan korosi terhadap boiler. Dengan demikian air ini di treatment hingga memenuhi standar karakteristik air umpan boiler. Berikut ini merupakan persyaratan baku mutu air umpan boiler: Tabel 1.1 Baku Mutu Air Umpan Boiler Parameter pH Conductivity TDS P-Alkalinity M-Alkalinity O-Alkalinity T Hardness Silika Besi Phospat residual Sulfite residual pH condensate Satuan unit mhos/cm ppm ppm ppm ppm ppm ppm ppm ppm ppm unit Ukuran 10,5-11,5 5000, max 3500, max 800, max 2,5 x SiO2, min 150, max 2,max 20-50 8,0-9,0

Di dalam industri kimia, steam merupakan suatu komponen penunjang yang sangat penting. Penggunaan steam dalam industri kimia misalkan sebagai pembangkit tenaga, pemanas, fluida pada jet ejector , dan lain sebagainya. Steam ini dihasilkan dari suatu alat yan g dinamakan boiler.

1.1 Boiler Boiler atau ketel uap merupakan sebuah alat untuk pembangkit uap (uap air), dimana uap ini berfungsi sebagi zat pemindah tenaga kaloris. Tenaga kalor yang di kandung dalam uap dinyatakan dengan entalpi panas. Boiler secara umum terdiri dari 2 bagian, yaitu : 1. Dapur pemanasan, yaitu untuk menghasilkan panas yang didapat dari pembakaran bahan bakar 2. Boiler proper , yaitu sebuah alat yang mengubah air menjadi uap. Fluida panas (uap) kemudian disirkulasikan dari ketel untuk berbagai proses dalam aplikasi industri, seperti untuk penggerak, pemanas, dan lain-lain. Hal-hal yang mempengaruhi effisiensi boiler adalah bahan bakar dan kualitas air umpan boiler. Parameter -parameter yang mempengaruhi kualitas air umpan boiler an tara lain : 1. Oksigen terlarut; Dalam jumlah yang tinggi dapat menyebabkan korosi pada peralatan boiler. 2. Kekeruhan; Dapat mengendap pada perpipaan dan peralatan proses serta mengganggu proses. 3. pH; Bila tidak sesuai dengan standart kualitas air umpan boiler dapat menyebabkan korosi pada peralatan. 4. Kesadahan; Merupakan kandungan ion Ca dan Mg yang dapat menyebabkan kerak pada peralatan dan perpipaan boiler sehingga menimbulkan local overheating. 5. Fe; Fe dapat menyebabkan air berwarna dan mengendap di saluran ai r dan boiler bila teroksidasi oleh oksigen. 6. Asiditas; Kadar asiditas yang tinggi dapat menyebabkan korosi.

Prinsip Dasar Ketel Uap 1.2 Tipe Boiler


Secara umum, boiler digolongkan menjadi dua tipe: 1. Boiler Pipa Api (Fire Tube Boiler) Pada boiler pipa api, api dan gas panas yang dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar mengalir melalui pipa-pipa yang dikelilingi oleh air yang berfungsi sebagai penyerap panas. Panas dihantarkan melalui dinding-dinding pipa dari gas-gas panas ke air disekelilingnya. Boiler pipa api dapat menggunakan bahan bakar minyak, gas, dan bahan bakar padat.

2. Boiler Pipa Air (Water Tube Boiler)

Pada boiler pipa air, air berada di dalam pipa-pipa yang dikelilingi oleh api dan gas-gas panas yang berada di luar pipa, sehingga pembentukan uap terjadi di dalam pipa-pipa. Pada dinding dapur boiler pipa air, hampir semuanya tertutup oleh pipa-pipa air. Pipa-pipa air ini berfungsi sebagai permukaan perpindahan panas, dan sebagai pendingin dinding dapur boiler sehingga akan memperpanjang usia pakainya.

1.3 Bagian-Bagian Boiler


1. 2. 3. 4. 5. Ruang bakar/furnace merupakan tempat berlangsungnya pembakaran. Alat pembakar/burner merupakan tempat bercampurnya bahan bakar dengan udara dan melakukan pembakaran. Permukaan penguap/steaming surface, berfungsi menangkap energi kalor dari gas dan meneruskannya ke air sehingga air menjadi uap. Cerobong/stack berfungsi sebagai saluran pembuangan gas asap dan menarik api. Drum uap/steam drum berfungsi sebagai pengumpul uap, pemisah uap dan tempat pemasukan air.

Instalasi Ketel Uap


Komponen Utama : 1. Pompa air umpan ketel 2. Economiser 3. Boiler 4. Superheater 5. Alat Pemanas Udara ( APL) 6. Ruang Bakar 7. Cerobong Asap 8. Blower

1.4 Mekanisme Pembentukan Uap Air umpan ketel dari tangki dipompakan ke economizer untuk dipanaskan awal sebelum masuk ketel uap. Dari economizerair yang sudah hangat dialirkan ke ketel selanjutnya dipanaskan sampai menghasilkan uap jenuh (saturated steam). Uap jenuh dari ketel dipanaskan lanjut di pemanas lanjut (superheater) dan menghasilkan uap panas lanjut (superheated steam) yang siap untuk digunakan, seperti : Menggerakkan turbin uap (steam turbine) Untuk keperluan pemrosesan (merebus, memanaskan, dll.) Steam generation juga dilengkapi dengan peralatan peralatan keselamatan, seperti : Pengukur level air di ketel Pengukur tekanan di ketel, dll.